Arsip Tag: Work From Home (WFH)

Dinas P&K Kota Kupang Perpanjang WFH Hingga 14 Juni 2020

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Kupang memperpanjang waktu Work Form Home (WFH) yakni terhitung sejak 2 Mei 2020 sampai dengan 14 Juni 2020 mendatang.

Hal ini dituangkan dalam Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang dengan Nomor Surat : 629/Disdikbud.004.5/SEK/2020 dan yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si dan ditujukan kepada Kepala Sekolah TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs Negeri Swasta Sekota Kupang

Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Kupang terkait perpanjangan waktu Work From Home (WFH). Foto : Istimewa

Dalam Surat Edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menekankan bahwa sekalipun WFH di perpanjang, pelayanan publik tetap dilakukan yakni dengan empat poin Mekanisme nya yaitu :

1. Kepala Sekolah wajib hadir setiap hari disekolah.
2. Para guru diatur jadwal piket sehingga hadir di sekolah secara bergilir.
3. Petugas piket wajib berpakaian Dinas resmi sesuai ketentuan.
4. Proses Belajar Mengajar tetap dilaksanakan secara daring (online) dan dilaporkan secara berkala bersamaan dengan jadwal piket dan daftar hadir piket ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si, kepada Media ini saat di konfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (02/06/2020) malam mengatakan Guru-guru juga sudah menyelesaikan persiapan kelulusan dan untuk kenaikan kelas, jadi tanpa siswa/siswi masuk sekolah pun itu tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil yang mereka capai sehingga memang sebaiknya siswa/siswi baik SD dan SMP di Kota Kupang tetap untuk sementara waktu dirumah dulu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si. (Foto : Istimewa)

Alasan lain di perpanjang nya masa WFH dan proses Belajar Mengajar secara daring (online) karena sampai dengan saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang dan Pemerintah Kota Kupang belum memutuskan apakah di Tahun Ajaran Baru proses Belajar Mengajar nya kembali ke sekolah seperti biasa, atau tetap siswa/siswi SD dan SMP di Kota Kupang belajar di rumah yakni dengan ‘Panduan’ yang dibuat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang bersama Kepala Sekolah dan guru-guru, jelas Dumuliahi Djami.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si. (Foto : Istimewa)

“Terkait dengan proses Belajar Mengajar ini, pada dasarnya kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang tetap menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Kupang,” pungkasnya. (*/Red)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata