Arsip Tag: Wali Kota Kupang

Doa dan Harapan Wali Kota Kupang di Hari Idul Fitri dan Kenaikan Yesus Kristus

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Perayaan Idul Fitri 1442 Hijriyah yang jatuh pada Kamis (13/05/2021) hari ini bertepatan juga dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus (Isa Almasih). Masih seperti tahun lalu, perayaan Idul Fitri tahun ini masih dibayang-bayangi pandemi covid-19.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH mengatakan walaupun Idul Fitri tahun ini dirayakan di tengah keterbatasan akibat wabah covid-19, namun tidak mengurangi rasa syukur atas berkah yang diterima. “Kini tiba saatnya saudara-saudari kita umat Muslim menyambut kemenangan yang penuh kebahagiaan. Walaupun tangan tak dapat berjabat dan raga tidak dapat berjumpa, semoga doa dan harapan mampu menjamah sanubari dan mempererat persaudaraan dan kekeluargaan di antara kita,” kata Wali Kota.

“Saya atas nama pribadi, keluarga dan seluruh jajaran pemerintah Kota Kupang mengucapkan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah kepada seluruh bapa, mama, basodara umat Muslim Kota Kupang, mohon maaf lahir dan batin,” tambah Wali Kota yang akrab disapa Jeriko ini.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas disiplinnya umat menerapkan protokol kesehatan selama menjalankan ibadah puasa hingga perayaan Idul Fitri. “Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam setiap karya bagi kemajuan daerah ini,” ucapnya.

Wali Kota juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus bagi seluruh umat Kristiani di Kota Kupang. Melalui kenaikan Yesus Kristus, kiranya semua umat mendapat sukacita baru dalam menjalani kehidupan.

“Kita masih bergelut dengan pandemi Covid-19 namun dengan memahami pesan iman dari peristiwa kenaikan Yesus Kristus ke surga, kita semakin diteguhkan untuk selalu berbuat kebaikan, peduli kepada sesama dan juga melaksanakan setiap ajaran cinta kasih, baik di dalam pekerjaan, keluarga maupun pelayanan kemasyarakatan,” kata Wali Kota.

Ia berharap, semangat toleransi antar umat beragama di Kota Kupang untuk merawat kerukunan menjadikan Kota Kupang sebagai rumah besar persaudaraan takkan pernah padam. Dengan toleransi yang kuat, keberagaman di Kota Kupang akan makin indah.

Wali kota juga mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan semua elemen untuk terus bergandeng tangan menghadapi pandemi covid-19 dan juga pemulihan pasca serangan badai Seroja. “Hanya dengan kerja sama dan kerja keras kita bisa keluar dari persoalan ini untuk menjadikan Kota Kupang lebih maju,” pungkas Wali Kota. (*)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wali Kota Kupang Apresiasi Program 100 Hari Kapolri

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH memberikan tanggapannya terhadap kinerja Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, terutama pasca berakhirnya Program Kerja 100 Hari Kapolri pada 9 Mei 2021, kemarin. Wali Kota menilai Program Presisi Kapolri telah memberi dampak yang luar biasa, terutama dalam mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang gencar diupayakan pemerintah saat ini akibat pandemi Covid-19.

“Menurut saya bahwa Program Presisi-nya Pak Kapolri sejalan dan mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional. Presisi atau akronim dari Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan bukti respon Polri terhadap keadaan negara saat ini, dimana Pemerintah tengah berupaya keras memulihkan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19. Hal ini wajib didukung semua stakeholder,” jelas Wali Kota dalam siaran pers Prokompim Setda Kota Kupang yang diterima Media ini, Rabu (12/05/2021).

Bulan Januari 2021 lalu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, saat memaparkan program kerja 100 harinya pasca dilantik menjadi Kapolri, menyatakan bahwa Polri mendukung penuh upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional dengan jalan bergandeng tangan bersama Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang ada di daerah untuk melaksanakan pengawasan bersama guna mencegah terjadinya penyimpangan dan meminimalisir kendala di lapangan atas semua pelaksanaan program kerja pemerintah yang merupakan penjabaran dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Saya kira upaya PEN yang diupayakan Polri melalui program Presisi ini perlu dipertahankan karena dampaknya dapat kita rasakan cukup mendukung upaya Pemulihan Ekonomi Nasional. Secara umum pelaksanaan program sejauh ini berjalan dengan baik, tanpa kendala yang berarti,” tambah Wali Kota yang akrab disapa Jeriko ini.

Pada kesempatan lain, Direktur Reskrimsus Polda NTT Kombes Pol Johannes Bangun, S.Sos, S.IK yang juga selaku Penanggung jawab kegiatan Polri Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional untuk Wilayah Nusa Tenggara Timur menyatakan pelaksanaan program PEN di Provinsi NTT berjalan dengan baik.

“Di tingkat daerah, terutama di Kabupaten dan Kota se-NTT, Polri bergandengan tangan dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang ada di daerah Kabupaten/Kota melaksanakan pengawasan dan berharap program PEN di daerah ini tetap dilaksanakan secara profesional, tepat sasaran dan berkualitas,” kata Johannes. (*)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wali Kota Terima Sumbangan Pelindo III Kupang dan Yayasan Gema Kasih Yobel Bagi Korban Badai Siklon Tropis Seroja

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Badai akibat siklon tropis seroja yang melanda Kota Kupang dan sekitarnya beberapa waktu lalu, telah mengetuk hati banyak pihak untuk memberikan bantuan bagi warga yang terdampak. Di antaranya adalah BUMN PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Kupang dan Yayasan Gema Kasih Yobel, Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY), Wanfu Jakarta dan Yayasan Ipeka. Hari ini, Selasa (20/04/2021) bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M.,M.H., di aula Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Kota Kupang.

Turut hadir pada acara penyerahan ini Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, S.E, M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si serta sejumlah pejabat terkait.

Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Kupang dan Yayasan Gema Kasih Yobel, Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY), Wanfu Jakarta dan Yayasan Ipeka yang sudah memberi perhatian khusus pada masyarakat Kota Kupang yang terdampak bencana badai seroja beberapa waktu lalu.

“Ini adalah bantuan yang dapat meringankan beban masyarakat kami. Nantinya akan di catat oleh Dinas Sosial dan diserahkan kepada masyarakat. Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tapi niat hati mereka yang tulus. Atas nama Pemerintah Kota Kupang saya ucapkan terima kasih,” pungkasnya.

General Manager PT Pelindo III Tenau Kupang Agus Setiawan Nazar dalam acara penyerahan tersebut berharap bantuan yang mereka berikan setidaknya dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam beberapa waktu yang lalu. Menurutnya sebelumnya PT Pelindo III Kupang juga mendata warga terdampak di wilayah Kecamatan Alak dan memberikan bantuan berupa seng yang di serahkan di masing – masing titik terdampak. Bantuan yang diserahkan kepada Pemkot Kupang hari ini dalam bentuk bahan makanan berupa beras, minyak goreng, gula, teh, dan lainnya.

Pada kesempatan yang sama Pemerintah Kota Kupang juga menerima bantuan bagi warga terdampak badai seroja dari Yayasan Gema Kasih Yobel, Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY), Wanfu Jakarta dan Yayasan Ipeka. Ketua Komite Sekolah Gema Kasih Yobel Kupang, Miky Natun, ST, M.Si yang menjadi perwakilan yayasan dalam penyerahan tersebut menyampaikan bantuan yang mereka berikan berupa 17 unit genset dan 865 paket sembako yang terdiri atas beras, telur, biskuit, minyak goreng, susu, popok bayi, makanan bayi, mie instan dan air mineral. Sebelumnya mereka juga memberikan bantuan dua unit sensor untuk membantu membersihkan pohon dan ranting yang tumbang akibat badai seroja. Dia berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga Kota Kupang yang terdampak bencana badai seroja. (*PKP_jck/ans/NA)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang 

Editor : Nataniel Pekaata

Sampah Menumpuk, Wali Kota Kupang Minta Bantuan Pemilik Mobil Truk dan Pick Up Angkut Sampah

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Seusai badai Seroja melanda Kota Kupang, beberapa hari lalu. Kini Kota Kupang dipenuhi sampah organik maupun anorganik dan tak mampu diangkut oleh mobil milik dinas kebersihan dan pertamanan, untuk itu, Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore minta keterlibatan dan bantuan para pemilik truk dan pick up agar bisa membantu mengangkut sampah-sampah tersebut agar bisa di buang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Alak.

“Saya sudah keliling lihat semua keadaan di kelurahan di Kota Kupang setelah badai Seroja. Sudah berapa hari ini, kita belum bisa mampu membersihkan sampah-sampah dan puing-puing bekas rumah dampak badai Seroja” pungkas Jeriko sapaan akrab Walikota Kupang, Jumat (9/4/2020) di Kupang seusai melakukan kegiatan kerja bakti.

Kegiatan gotong royong yang dilakukan oleh masyarakat sudah sangat efektif untuk Kembalikan keadaan Kota Kupang seperti biasanya. “Sekarang kita lihat dimana-mana ada banyak sampah, baik organik maupun anorganik. Saya minta bantuan dan keterlibatan dari pemilik mobil truk dan pick agar bisa angkut sampah yang ada lalu di buang ke TPA” pungkasnya

Sedangkan untuk tenaga pengangkut sampah, Wali Kota Jeriko mengatakan akan melibatkan seluruh ASN, PTT dan masyarakat agar bisa memuatkan sampah ke dalam mobil yang siap membuang sampah ke TPA Alak.

“Armada kita sangat terbatas, sampah sangat banyak. Kita lihat sendiri kan, dimana-mana ada banyak sampah yang menumpuk, kalau dibiarkan terus akan menggangu kesehatan kita semua, atau mungkin bisa menyebabkan kebakaran mungkin ada yang sengaja membakar sampah-sampah itu lalu berdampak ke rumah warga sekitar. Ini yang perlu kita antisipasi” pinta Jeriko

Lebih lanjut, Wali Kota Jeriko pun meminta dengan kerendahan hati pada seluruh pemilik mobil truk dan pick up untuk membantu dengan secara suka rela demi Kota Kupang yang kita cintai bersama.

“Badai ini kita semua merasakan, kita harus saling gotong royong, kita harus bangkitkan semangat kembali. Saya yakin dan percaya bahwa semua menginginkan Kota Kupang cepat kembali pulih seperti biasanya,” ujarnya.

Dirinya, juga menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh jajaran ASN, PTT, Lurah, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh pemuda, masyarakat yang telah bahu-membahu membantu memulihkan kembali keadaan Kota Kupang seusai badai Seroja.

“Hanya ucapan terimakasih dan doa untuk semua yang telah membantu pulihkan keadaan Kota Kupang. Saya yakin dan percaya kita telah bangkit bersama untuk Kota Kupang yang lebih kuat lagi sesudah badai seroja. Tuhan Memberkati kita semua,” pungkas Wali Kota Jeriko. (*)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wali Kota Kupang Promosi Tenun Motif Sepe di Exotic Tenun Fest

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menghadiri Festival Exotic Tenun yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTT, di Gedung Dekranasda Provinsi NTT, Senin (22/03/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Dekranasda Provinsi NTT yang telah melibatkan Pemerintah dan Dekranasda Kota Kupang dalam kegiatan tersebut. Dirinya mengapresiasi BI yang telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun Kota Kupang dengan menghidupkan aktivitas penenun di NTT, dan saat ini, menurutnya, BI sedang membangun gedung untuk membantu para penenun, yang terletak di Kelurahan Penkase Oeleta.

“Ada satu gedung yang sementara dibangun oleh BI untuk membantu saudara-saudara kita, ini akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat, kalau dulu pembuatannya lama dan harganya tidak terjangkau, gedung inilah yang akan menjadi wadah pembuatan dan promosi tenun sepe asli Kota Kupang nantinya,” ucap Walikota Jeriko.

Mantan anggota DPR RI dua periode ini tidak lupa mempromosikan bunga sepe sebagai motif tenunan yang akan menjadi ikon ciri khas Kota Kupang, “selama ini Kota Kupang belum mempunyai ikon tertentu, kalau Rote, Sabu ataupun suku lainnya di NTT sudah ada, tapi Kota Kupang kan belum ada, berkat kreativitas Dekranasda Kota Kupang didukung Bank Indonesia akhirnya terciptalah tenun motif sepe khas Kota Kupang. Motif baru ini akan ditenun di Kota Kupang, memakai bahan alami untuk pewarna,” ungkapnya.

Dirinya meyakini bahwa melalui festival ini, masyarakat Indonesia bahkan dunia bahwa Kota Kupang dapat mengenal ikon baru kebanggaan Kota Kupang, “sekarang kalau orang mau ke Kupang, orang bisa membawa pulang tenun sepe sebagai suvenir selain yang sudah ada lainnya, ini yang akan terus kita promosikan,” ujar Walikota yang menjabat sejak Agustus 2017 itu.

Dirinya dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang rencananya akan turut serta dalam pameran Bangga Buatan Indonesia di Labuan Bajo, “akan terlibat di sana, walaupun baru mendapatkan HKI, ini sesuatu yang akan terus mendorong dan membangkitkan semangat kami, untuk terus mempromosikan tenun sepe ke luar Kota Kupang,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala BI Perwakil NTT, I Nyoman A. Atmaja mengatakan bahwa target penjualan tenun NTT berkisar 1,2 milyar, “mudah-mudahan dengan banyaknya promosi diharapkan terjadinya penjualan secara online, caranya gampang tinggal klik www.exotenunfes.com kita bisa langsung pilih produknya, kemudian ketika memilih produk, maka sudah langsung terhubung dengan shopee sebagai e-commerce tempat terjadinya transaksi,” kata Nyoman.

Sementara itu, jika ada yang mau membelinya secara offline, kata Nyoman bisa langsung datang membelinya di Gedung Dekranasda Provinsi NTT dan beberapa Dekranasda Kota/Kabupaten lainnya di NTT.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang terus menerobos kondisi yang terbatas dengan langkah-langkah cerdas dan adaptif untuk mengajak masyarakat memasuki era new normal yang mempertemukan UMKM dengan platform e-commerce yang ada.

Kegiatan Exotic Tenun Fes 2021 turut dihadiri Oleh Wakil Gubernur NTT, Josef A. Naesoi, Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore-Manafe dan diikuti secara daring oleh Deputi Gubernur BI, Anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Yohan, Bupati se-NTT, Pimpinan Satuan Kerja BI dan pemerhati/pencinta tenun serta pelaku UMKM.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka melestarikan dan menguatkan identitas tenun NTT sebagai salah satu warisan budaya Indonesia serta mendukung program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI)dan Karya Kreativitas Indonesia (KKI) Bank Indonesia bersama Dekranasda NTT. Exotic Tenun Fes 2021 rencananya akan dilangsungkan selama tiga hari terhitung sejak Senin, 22/03/2021. (PKP_ sny/chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wali Kota Tawar IKKEF Kota Kupang Kerja Sama

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore menawarkan kerja sama kepada Badan Pengurus Ikatan Keluarga Kabupaten Ende Flores (IKKEF) Kota Kupang. Tawaran tersebut disampaikannya saat menghadiri acara pelantikan Badan Pengurus IKKEF Periode 2021-2024 yang berlangsung secara virtual, Sabtu (20/03/2021).

Kerja sama dimaksud berupa bantuan kepada anggota IKKEF di Kota Kupang yang kurang beruntung, lewat program-program prioritas Pemerintah Kota Kupang seperti bedah rumah dan bantuan kemanusiaan lainnya. IKKEF bisa mendukung Pemerintah Kota Kupang dengan memberikan rekomendasi dan nama-nama anggota yang layak mendapatkan bantuan.

Pada kesempatan yang sama, mantan anggota DPR RI tersebut menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang telah ditunjukkan IKKEF selama ini, terutama dalam program pembangunan Pemerintah Kota Kupang termasuk dalam upaya penanganan covid 19. Diakuinya IKKEF sudah terlibat secara nyata membantu Pemkot Kupang dalam menegakkan protokol kesehatan, termasuk dengan menyelenggarakan acara pelantikan ini secara virtual sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa.

Kepada badan pengurus yang baru dilantik serta seluruh anggota IKKEF di Kota Kupang, Wali Kota berpesan untuk terus menjaga persatuan sebagai kekuatan yang luar biasa dari organisasi ini. Selain mendukung pembangunan di Kota Kupang, Wali Kota juga minta agar IKKEF tidak lupa pula mendukung dan membantu pembangunan di Kabupaten Ende sebagai daerah asalnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Ende, Abraham Badu, M.Si, yang turut hadir secara virtual mewakili Bupati Ende. Menurutnya IKKEF tidak hanya hadir sebagai wadah yang mempersatukan keluarga Ende-Lio yang ada di Kota Kupang, tetapi juga bisa memberikan kontribusi bagi tanah leluhur walaupun ada di tanah rantau.

Pemerintah Kabupaten Ende berterima kasih untuk kontribusi nyata IKKEF selama ini terutama dalam kegiatan di tingkat provinsi yang diselenggarakan di Kota Kupang, IKKEF selalu hadir memberikan dukungan dan spirit. Dia berharap koordinasi yang harmonis antara IKKEF dan Pemkab Ende bisa terus dijaga.

Ketua IKKEF periode 2021-2024, Yosep Meba menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang yang sudah berkenan mengikuti acara pelantikan tersebut, meskipun secara virtual. “Sebagai orang Ende yang tinggal di Kota Kupang, kami siap memberikan dukungan terhadap semua program pembangunan di Kota Kupang,” tegasnya. Saat ini ada 69 kelompok arisan keluarga Ende-Lio yang bergabung di dalam wadah IKKEF, dengan jumlah anggota sekitar 20 ribuan jiwa.

Dia yakin dengan dukungan semua kalangan, tugas mereka untuk memajukan IKKEF jadi lebih mudah. Segala perbedaan yang mewarnai organisasi tersebut justru dilihatnya sebagai kekuatan untuk membangun IKKEF lebih baik lagi.

Sementara itu sesepuh IKKEF, Raymundus Lema dalam pesannya berharap agar IKKEF yang berasal dari Ende, tempat lahirnya Pancasila bisa menjadi duta pengamalan Pancasila dalam semua aspek kehidupannya. Harapan yang sama juga disampaikan oleh Ketua IKKEF periode 2018-2020, Rofinus Ga’a. Dia berharap agar IKKEF bisa menjadi organisasi yang mewadahi semua orang Ende-Lio dan paguyubannya yang ada di Kota Kupang, serta bisa merangkul pihak-pihak yang selama ini masih belum bergabung.

Acara pelantikan Badan Pengurus oleh sesepuh IKKEF tersebut berlangsung di Aula Balai Pengembangan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Provinsi NTT dan disaksikan oleh segenap sesepuh, ketua paguyuban dan kelompok arisan serta kelompok pemuda secara virtual melalui aplikasi zoom. (*Pkp_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi, Ini Harapan Wali Kota Kupang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM.,MH dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu di Kota Kupang, yang merayakan Nyepi Tahun Baru Saka 1943 pada Minggu (14/03/2021) hari ini.

“Selamat merayakan Nyepi Tahun Baru saka 1943, mari mensyukuri semua anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa bagi kita umat manusia dan alam semesta,” kata Wali Kota dalam rilisnya kepada media.

Ia mengajak semua umat agar dalam momentum ini makin memperkokoh persaudaraan dan kerukunan demi terciptanya toleransi di Kota Kupang. Jadikan Kota Kupang sebagai rumah besar persaudaraan dan kerukunan bagi semua warga kota.

Dalam situasi pandemi covid-19, Wali Kota juga mengajak semua umat untuk saling mendoakan, saling mendukung dan membantu satu sama lain, sehingga Kota Kupang bisa melewati cobaan yang berat ini.

“Mari kita semua bersatu untuk melawan pandemi ini. Tetap optimis dan mendukung pemerintah dalam pelayanan kemasyarakatan,” kata Wali Kota yang juga mantan Anggota Komisi X DPR RI ini. (*)

Wali Kota Kupang Pantau Pengerjaan IPA Kali Dendeng

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., di dampingi Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore – Manafe, mengunjungi dan memantau proses pembangunan IPA SPAM Kali Dendeng, Jumat (12/03/2021).

Beberapa tempat yang dikunjungi antara lain; pengerjaan bak Pra-Sedimentasi dan Kolam In Take di Kali Dendeng, Kelurahan Fontein, Lokasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kelurahan Manutapen dan Reservoir di Kelurahan Penkase Oeleta.

Proyek IPA Kali Dendeng tersebut dikerjakan dalam 2 tahap dengan waktu pengerjaan multiyears. Tahap pertama dapat menghasilkan kapasitas air mencapai 150 liter per detik, sehingga keseluruhan pemanfaatan debit air kali dendeng dapat menghasilkan kapasitas mencapai 300 liter per detik.

Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 150 liter per detik ini diharapkan dapat menyuplai 12 ribu Sambungan Rumah (SR) yang dapat dimanfaatkan oleh penduduk Kota Kupang. PDAM Kota Kupang segera melakukan pembangunan sebagian jaringan distribusi serta pemasangan SR sehingga ketika pembangunan Intake dan IPA selesai dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara itu IPA Manutapen berfungsi untuk mengolah air menjadi bersih kemudian didistribusikan ke 2 reservoir. Pengendalian pengelolaan IPA tidak lagi dikerjakan secara manual, tapi menggunakan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) yang berbasis komputer. Pemerintah Pusat juga akan membangun gedung kantor IPA yang akan dipergunakan oleh PDAM Kota Kupang. Selanjutnya Wali Kota Kupang mengunjungi 2 reservoir di Kelurahan Penkase Oelete dengan kapasitas 1000 meter kubik dan 2000 meter kubik.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Kupang, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si., Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, S.H., M.Si., Direktur PDAM Kota Kupang, Johannis S. Ottemoesoe, S.E., Kasie Pelaksanaan Wilayah I/PPK Perencanaan Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Doddy Pradityo Hidayat Soetopo, S.T., M.T., Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I NTT, Roy Marthen, S.T., PPK Air Minum, Yasintha EMN Mbake, S.T., M.T., para Camat dan Lurah setempat. (*Pkp_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Pemkot Kupang Mulai Vaksinasi Covid 19 Tahap II

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Pemerintah Kota Kupang secara resmi memulai vaksinasi Covid-19 tahap II bagi para lansia dan pejabat publik. Vaksinasi tahap II tersebut ditandai dengan pemberian vaksin kepada Sekretaris Daerah Kota Kupang, sejumlah anggota DPRD Kota Kupang dan para pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang di lobi RSUD S.K Lerik Kota Kupang, Rabu (3/03/2021).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH dan beberapa anggota DPRD Kota Kupang, antara lain, Yoseph Dogon, Adrianus Talli, Djuneidi Kana, Maudy Dengah dan Mokrianus Lay.

Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hari ini, selain bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi, juga sekaligus untuk memotivasi seluruh lapisan masyarakat agar ikut ambil bagian dalam program vaksinasi ini.

Menurutnya sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua adalah kelompok masyarakat dengan tingkat interaksi serta mobilitas tinggi sehingga rentan tertular Covid-19. sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua antara lain; lansia, tenaga pendidik (guru dan dosen), pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, petugas keamanan, pelayanan publik (perangkat desa, BUMN, BUMD dan pemadam kebakaran), petugas transportasi, atlet, wartawan dan pekerja sektor pariwisata (staf hotel, restoran, dan tempat wisata). Diyakininya jika kelompok ini terlindungi, laju penularan Covid 19 di Kota Kupang bisa ditekan.

Ditambahkannya untuk wilayah Kota Kupang saat ini tercatat data penerima vaksinasi tahap kedua terdiri atas kategori lanjut usia (lansia) sebanyak 10.139 orang dan kategori masyarakat yang bekerja di tempat pelayanan publik sebanyak 937 orang. “Hingga saat ini masih terus dilakukan pendataan dan penyesuaian, karena di Kota Kupang tidak hanya ada pegawai Pemerintah Kota Kupang tetapi juga ada BUMN, BUMD, pegawai provinsi NTT, instansi vertikal dan lainnya,” katanya.

Sekda memaparkan untuk pelayanan vaksinasi di Kota Kupang selain RSUD SK Lerik, ada 26 fasilitas kesehatan yang bisa dikunjungi oleh masyarakat yang telah terdaftar untuk menerima vaksinasi. Bagi lansia yang usianya di atas 60 tahun bisa mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat, termasuk di dalamnya 11 puskesmas yang ada di Kota Kupang.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH usai memantau pelaksanaan vaksinasi tahap II kepada wartawan menyampaikan, saat ini Pemkot Kupang akan menambah kurang lebih 50-an ruang isolasi untuk pasien covid 19 di RSUD SK Lerik. Pembenahan yang dibiayai dengan dana dari hasil refokusing itu akan diawasi langsung oleh Wali Kota. “Selama kurang lebih dua bulan ke depan saya akan berkantor di sini untuk kawal langsung proses pembenahan rumah sakit ini,” ujarnya.

Selain menambah ruang isolasi, menurut Wali Kota Pemkot Kupang juga berencana akan menambah sekitar 10 orang dokter spesialis. Dengan dana hasil refokusing Pemkot Kupang juga akan membantu warga Kota Kupang yang saat ini tengah melakukan isolasi mandiri di rumah. “Warga yang reaktif atau terkonfirmasi positif nantinya bisa datang ambil obat secara gratis di RSUD SK Lerik,” pungkasnya.(*PKP_ans/jky/jms)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wali Kota Kupang Terima Piagam Penghargaan Dari Ditjen Pajak

NTT AKTUAL.KOTA KUPANG.Direktorat Jenderal Pajak, Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara menyerahkan piagam penghargaan kepada Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala KPP Pratama Kupang, Moch. Luqman Hakim, di Kantor KPP Pratama Kupang, Jl. Palapa Kupang, Selasa (2/03/2021).

Kepala KPP Pratama Kupang mengatakan bahwa, piagam penghargaan tersebut diberikan kepada Wali Kota Kupang karena kontribusinya berupa sinergi dalam optimalisasi penerimaan pajak dan penanganan pandemi covid-19. “Ini merupakan bentuk apresiasi kami dari Dirjen pajak kepada bapak Wali Kota selaku kepala daerah di Kota Kupang atas dukungannya selama ini kepada kami sehingga optimalisasi penerimaan pajak di Kota Kupang ini bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Kepala KPP Pratama.

Dirinya melanjutkan bahwa yang target penerimaan pajak oleh Dirjen Pajak dapat tercapai, baik dari tahun sebelumnya hinggga tahun ini, karena adanya kontribusi Wali Kota Kupang terutama karena terus menghimbau warganya untuk taat membayar pajak, “kami berterimakasih kepada Bapak Wali Kota atas dukungannya sehingga wajib pajak di Kota Kupang bisa melaksanakan kewajibannya dengan baik, dan Kota Kupang berkontribusi penerimaan terbesar hingga mencapai 85 persen,” ujarnya lagi.

Luqman Hakim juga membeberkan bahwa kontribusi Kota Kupang dalam pembayaran pajak cukup besar melebihi lima daerah lainnya dibawah naungan KPP Pratama Kupang. “Wilayah kerja kami mencakup lima daerah, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Alor. Dari total penerimaan seluruhnya 85 persen penerimaan HBP berasal dari Kota Kupang, jadi sangat signifikan sekali meskipun ditengah pandemi Covid-19. Pencapaian kita berada di angka satu triliun seratus dua puluh empat miliar, berarti 900 milyar berasal dari Kota Kupang ini,” sebutnya.

Sementara itu Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar pihak KPP Pratama juga mempunyai terobosan baru dalam pelayanan pembayaran pajak, misalnya menciptakan sistem layanan pembayaran pajak secara online, yang memudahkan masyarakat Kota Kupang dalam menunaikan kewajiban dalam membayar pajak.

Mantan anggota DPR RI ini juga meminta agar KPP Pratama Kupang melakukan edukasi secara terus-menerus kepada masyarakat agar taat pajak, terutama kepada para ASN sehingga menjadi contoh bagi masyarakat umum lainnya. Seperti halnya penyampaian LHKPN yang selalu digiatkan di lingkup Pemkot Kupang.

Wali Kota Jeriko mengakui bahwa di Kota Kupang masih banyak masyarakat yang belum disiplin membayar pajak, “jadi memang perlu ada edukasi-edukasi kepada masyarakat, supaya mereka bisa mengerti, kadang-kadang kita ini malas bayar pajak nanti pada saat tertentu yang mendesak, baru mulai bayar. Kebiasaan ini harus diubah,” ungkapnya.

Diakhir pertemuan tersebut tak lupa Wali Kota Jeriko menyampaikan terimakasih kepada KPP Pratama Kupang atas perhatian dan pelayanannya kepada masyarakat Kota Kupang, dirinya pun berharap agar sinergitas antara Pemkot dan Ditjen Pajak melalui KPP Pratama terus terjalin. Ia juga meminta masukan apabila ada sistem maupun pelayanan perijinan pada Pemkot berkaitan dengan perpajakan yang belum optimal, Wali Kota berjanji dengan senang hati membuka diri untuk berdiskusi. (*PKP_Sny)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang