Arsip Tag: Wakil Walikota Kupang

Paket FirmanMu Kebut Pemenuhan Air Bersih di 7 Bulan Tersisa Masa Jabatan

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Masa jabatan pasangan Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH dan Wakil Wali Kota, dr. Hermanus Man yang dikenal dengan paket FirmanMu, tersisa kurang lebih 7 bulan lagi. Selama 4 tahun terakhir sudah banyak pencapaian dan prestasi yang diraih oleh kedua pemimpin ini. Banyak juga pekerjaan dan penataan kota yang dimulai selama periode ini, yang telah mengubah wajah Kota Kupang menjadi jauh lebih indah dan menarik. Salah satu mega proyek yang menjadi buah tangan kepemimpinan keduanya adalah mega proyek SPAM Kali Dendeng yang sebentar lagi sudah bisa dinikmati warga Kota Kupang. Proyek yang mendapat dukungan dana dari pemerintah pusat itu akan memenuhi kebutuhan air dari 12 ribu kepala keluarga di Kota Kupang.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH, dalam acara nonton Vlog pembangunan Mega Proyek Air Bersih bersama Wali Kota Kupang dengan awak media di Aula Garuda, Kamis (13/01/2022), memastikan akan mengupayakan agar mega proyek SPAM Kali Dendeng ini sudah bisa dinikmati oleh warga Kota Kupang sebelum masa jabatannya berakhir. Diakuinya saat ini masih ada kendala teknis di lapangan, karena masih ada warga yang menolak pemasangan jalur pipa di wilayah Mantasi. Namun dipastikannya masalah tersebut dapat diselesaikan dan pekerjaan dapat dilanjutkan. Menurutnya pekerjaan SPAM Kali Dendeng saat ini adalah tahap I dari rencana besar pemenuhan air bersih di Kota Kupang. Dengan kapasitas produksi 150 liter per detik, diharapkan proyek ini akan memenuhi kebutuhan 12 ribu sambungan rumah di wilayah Kota Kupang bagian barat. Di tahap kedua nanti, akan ada pekerjaan untuk pemenuhan air bersih bagi warga Kota Kupang di wilayah lainnya. Pemerintah pusat juga akan memberikan dukungan dana untuk pengelolaan air bersih di Air Sagu kelurahan Batuplat. Selain itu menurutnya Gubernur NTT juga telah memberikan lampu hijau dukungan untuk pembangunan bendungan Kolhua yang saat ini sedang dalam proses penyesuaian desain. Dia berharap proyek-proyek ini bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga Kota Kupang.

Selain pemenuhan air bersih, Pemkot Kupang juga memberi perhatian serius pada pekerjaan penataan kota seperti pembangunan taman, bundaran dan gerbang masuk yang sudah disetujui pemerintah pusat. Di samping itu, Wali Kota juga menambahkan dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR tentang rencana pembangunan jembatan kembar Liliba, untuk mengurai kemacetan di jalur tersebut.

Wali Kota Jeriko yang merayakan HUT ke-62 pada hari ini juga memastikan, di sisa masa jabatannya bersama Wawali akan terus mengupayakan program-program yang membantu masyarakat yang tidak beruntung seperti program bedah rumah. Menurutnya di tahun 2022 ini ditargetkan akan membedah 359 unit rumah. 249 unit dibangun dengan dukungan Dana Alokasi Khusus Pemerintah Pusat dan 110 unit rumah akan dibedah dengan menggunakan dana APBD Kota Kupang. Dia berharap program pro rakyat ini bisa dilanjutkan oleh Penjabat Wali Kota yang akan menggantikannya di Agustus 2022 nanti.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menambahkan saat ini cakupan pemenuhan air bersih untuk warga Kota Kupang baru 51 persen. Dengan tambahan layanan SPAM Kali Dendeng ada peningkatan persentasenya. Target mereka di waktu mendatang dengan pekerjaan-pekerjaan pengelolaan air bersih yang didukung oleh pemerintah pusat ini, 60 hingga 70 warga Kota Kupang bisa dilayani.

Laurens Leba Tukan, jurnalis Media Selatan Indonesia dalam acara tersebut mengakui selain penataan kota seperti taman dan bundaran, masa kepemimpinan FirmanMu juga menonjol dengan program bedah rumahnya. Dia berharap apa yang ditargetkan untuk dibangun atau dibedah bisa terwujud sebelum akhir masa jabatan keduanya, karena sangat membantu warga kurang mampu. Tentang pekerjaan pengelolaan air bersih SPAM Kali Dendeng, Laurens berharap agar di tahap berikutnya bisa menjangkau juga warga Kota Kupang di wilayah lainnya seperti Oesapa dan Liliba.

Acara nonton Vlog pembangunan Mega Proyek Air Bersih bersama Wali Kota Kupang tersebut dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe, para Asisten Sekda dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

Wawali : Praja IPDN Calon Pemimpin Masa Depan

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Para Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah para calon pemimpin. Mereka ditempah dalam lembaga pendidikan yang tidak sembarangan, dengan disiplin dan aturan yang ketat agar kelak menjadi pemimpin masa depan. Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat menerima audiens dari 41 Praja IPDN asal Kota Kupang di Ruang Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (5/01/2021).

Menurutnya lembaga pendidikan dengan disiplin yang ketat seperti IPDN tentunya banyak memberi tantangan kepada para praja, yang harus mereka jawab dengan kreativitas dan inovasi baru. Dia yakin di kampus IPDN mereka tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan tapi juga dibina dalam pendidikan karakter agar memilik budi pekerti.

Kepada para praja Wawali berpesan agar mulai membiasakan diri belajar jadi pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan sejak dari kampus. Pemimpin menurutnya harus memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain untuk dengan sukarela melakukan apa yang diminta. Untuk menjadi seorang pemimpin menurutnya minimal harus memiliki 4 unsur, antara lain; kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sensitivitas atau kepekaan terhadap kebutuhan lingkungan sekitar serta legalitas. Selain itu para praja juga diminta untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris yang sudah menjadi kebutuhan global.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP, M.Si yang juga senior praja IPDN, pada kesempatan yang sama menjelaskan, 41 orang praja IPDN yang hadir hari ini semuanya berasal dari Kota Kupang. Mereka tiba di Kota Kupang sejak 20 Desember 2021 lalu untuk berlibur bersama keluarga dan rencananya akan kembali ke IPDN pada 6 Januari 2022. 41 orang tersebut terdiri atas 15 orang Muda Praja (Tingkat I), 5 orang Madya Praja (Tingkat II), 5 orang Nindya Praja (Tingkat 3) dan 16 Wasana Praja/Praja Utama.

Turut hadir dalam audiens tersebut Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Kupang, Hengky Malelak, S.STP, Lurah Naikoten II, Christo V. Amalo, S.IP,MM serta sejumlah purna praja lainnya.*PKP_ans

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Pantau Vaksinasi Anak di Sekolah Dasar

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man memantau vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun di dua Sekolah Dasar di Kota Kupang, Kamis (6/01/2022). Dua sekolah yang dikunjungi antara lain, SD Inpres Nunbaun Delha dan SD Katolik St. Maria Assumpta. Dalam kunjungan tersebut Wawali didampingi oleh Lurah Nunbaun Delha, Nixon Nggauk, SH, Lurah Kayu Putih, Jane Juliana Ndaomanu, S.Sos, Kepala Puskesmas Alak, dr. Panondang Panjaitan serta Kepala Puskesmas Oepoi, dr. Yohanes Lisangan, serta kepala sekolah dan guru di masing-masing sekolah. Turut hadir dalam pemantauan di SDK Assumpta, CEO Subregional Siloam Hospitals, dr. Hans Lie, M.Sc dan Direktur RS Siloam, dr. Andreas Wijaya.

Wawali yang ditemui usai pemantauan menjelaskan, hari ini ada sekitar 5 hingga 6 Sekolah Dasar di Kota Kupang yang melaksanakan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun. Diakuinya dari hasil pemantauan hari ini terlihat ada koordinasi dan kerja sama yang baik tidak hanya antara Dinas Kesehatan, puskesmas dan pihak sekolah tapi juga dengan lurah dan tokoh masyarakat setempat, phak swasta se[erti RS Siloam serta orang tua siswa.

Dukungan orang tua menurutnya sangat kuat, ditandai dengan semua anak diantar oleh orang tua masing-masing. “Ini bukti para orang tua sangat memperhatikan kesehatan anaknya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Pemerintah Kota Kupang menargetkan pada akhir Februari 2022 mendatang vaksinasi untuk anak-anak sudah bisa terlaksana 100 persen. Jika tercapai maka proses pembelajaran tatap muka tidak lagi dilakukan secara terbatas seperti saat ini. Untuk vaksinasi orang dewasa menurutnya akan ditata ulang berdasarkan data yang aktual dari Kementerian Kesehatan. Wawali juga berterima kasih kepada RS Siloam yang telah berkomitmen mendukung Pemkot Kupang dalam upaya percepatan vaksinasi, dengan menyelanggarakan vaksinasi di sejumlah sekolah.

Kepala Sekolah SD Inpres Nunbaun Delha, Anita Adriana Djula, S.Pd yang turut mendampingi Wawali dalam pemantauan menjelaskan, target vaksinasi di sekolah mereka berjumlah 267 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 SD.

Sementara itu Direktur RS Siloam, dr. Andreas Wijaya, menambahkan RS Siloam mendukung penuh upaya percepatan vaksinasi di Kota Kupang, termasuk vaksinasi untuk anak-anak. Dukungan yang mereka berikan berupa para petugas vaksinator yang akan melaksanakan vaksinasi di 5 SD di Kota Kupang dengan jumlah sasaran 1600 siswa untuk vaksin dosis pertama dan dosis kedua. 5 SD dimaksud antara lain, SDK ST. Maria Assumpta, SD Kristen Citra Bangsa, SD Bertingkat Kelapa Lima I, SD Dian Harapan dan SD Stella Gracia TDM. Khusus untuk SDK St. Maria Assumpta dilaporkan ada 700 siswa yang siap divaksin selama 3 hari ke depan.

Sambil memantau, untuk menghibur anak-anak yang akan divaksin, Wawali mengajukan sejumlah pertanyaan berhadiah untuk anak-anak. Anak yang berhasil menjawab diberikan hadiah berupa masker dan hadiah menarik lainnya. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Buka Pembekalan Baseline Survey Program Kesiapsiagaan Polio di Kota Kupang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, membuka kegiatan pembekalan baseline survey program kesiapsiagaan polio di Kota Kupang yang berlangsung di Aula Hotel Romyta, Kelurahan Oebufu Kota Kupang, hari ini, Selasa (4/01/2022).

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Kupang dalam kegiatan tersebut, Kepala Markas PMI Kota Kupang, Yuliana Manuhutu dan Koordinator Lapangan (Korlap) Kesehatan PMI Provinsi NTT, Marsianus Lanna, S.Pd.

Wawali yang juga menjabat
sebagai Ketua PMI Kota Kupang, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dilaksanakan pembekalan ini adalah guna menyiapkan diri menghadapi penyakit yang disebabkan oleh virus, bukan hanya Covid-19, demam berdarah dan campak, melainkan juga polio. Virus polio ini menurutnya dapat menyerang saraf bahkan otak yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan kecacatan pada anak-anak. Untuk membasmi virus ini perlu dilakukan vaksinasi/imunisasi. Untuk itu, relawan PMI Kota Kupang dapat mengajak anak-anak di Kota Kupang untuk mendapatkan vaksinasi/imunisasi di Posyandu.

Ditambahkannya, Kota Kupang dipilih sebagai salah satu daerah operasi PMI dan dijadikan sebagai salah satu kota untuk promosi percepatan pelaksanaan vaksinasi. Untuk pelaksanaan vaksinasi/imunisasi polio dilakukan di 4 kelurahan di Kota Kupang. Wawali berharap PMI Kota Kupang dapat menggunakan metode pendekatan keluarga atau dari rumah ke rumah untuk mendata anak di bawah umur 15 tahun. Data yang diperlukan yaitu nama, umur, dan alamat domisili. Pendataan juga bisa dilakukan menggunakan Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak (KIA). Untuk itu, seluruh anak yang baru dilahirkan harus segera mempunyai akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) kemudian setelah umur 17 tahun, KIA dapat dialihkan menjadi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Wawali yang juga berprofesi sebagai dokter itu menambahkan, pembekalan ini sekaligus pelatihan bagi relawan PMI dalam melakukan teknik pemberian vaksinasi/imunisasi polio. Dia juga berharap dalam dua minggu mendatang vaksinasi covid-19 di Kota Kupang untuk dosis pertama bisa mencapai 90% dan dosis kedua mencapai 70%.

Kepala Markas PMI Kota Kupang, Yuliana Manuhutu menjelaskan kegiatan pembekalan baseline survey program kesiapsiagaan polio di Kota Kupang ini akan berlangsung selama dua hari sejak 4-5 Januari 2022. Peserta kegiatan terdiri dari 8 orang dari Relawan KSR (Korps Suka Rela) dan 16 orang perwakilan dari 4 kelurahan, yakni Kelurahan Naikoten 2, Kelurahan Nunleu, Kelurahan Oeba dan Kelurahan Fatubesi.

Narasumber kegiatan ini didatangkan dari Dinas Kesehatan Kota Kupang, Korlap PMI  Propinsi NTT dan relawan yang sudah mengikuti training of trainer (TOT). *PKP_ain/ans

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Pimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti ke-76 Kementerian Agama Tingkat Kota Kupang

NTT AKTUAL . KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, memimpin upacara peringatan Hari Amal Bakti  ke -76 Kantor Kementerian Agama Tingkat Kota Kupang. Upacara berlangsung di lapangan upacara Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Senin (3/01/2022).

Turut hadir dalam upacara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang bersama jajarannya, Ketua FKUB Kota Kupang, Ketua MUI Kota Kupang, para Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kota Kupang, para Kepala Madrasah se-Kota Kupang, Ketua dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kota Kupang, pimpinan BRI Cabang Kupang, pimpinan BSI Cabang Kupang, para purnabakti Kementerian Agama serta seluruh ASN di lingkup Kementerian Agama Kota Kupang.

Wawali dalam Sambutan Menteri Agama RI yang dibacakannya menyampaikan sejak dibentuk tanggal 3 Januari 1946 hingga hari ini, Kementerian Agama terus bertumbuh dan berkembang menjadi salah satu instansi pemerintah yang mempunyai peran penting dan strategis dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama serta mewujudkan tatanan kehidupan beragama yang toleran dan ramah bagi semua. Kementerian Agama telah hadir sebagai payung teduh bagi semua unsur umat beragama, memberikan pelayanan prima bagi masyarakat yang membutuhkan layanannya dan menjaga Pancasila, konstitusi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk tetap dalam jalurnya.

Hal tersebut dibuktikan dengan naiknya indeks kesalehan umat beragama dari 82,52 pada tahun 2020 menjadi 83,92 pada tahun 2021. Indeks kerukunan umat beragama juga mengalami peningkatan yang semula tahun 2020 sebesar 67,46 menjadi sebesar 72,39 pada tahun 2021. Indeks kepuasan layanan KUA meningkat pula dari angka 77,28 pada tahun 2019 menjadi 78,90 pada tahun 2021.

Ditambahkannya, di usia yang ke-76 ini, Kementerian Agama harus terus berbenah. Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan dan secara bersamaan perlu terus berinovasi untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik. Untuk itu kepada para ASN Kementerian Agama dia berpesan agar menjadikan agama sebagai inspirasi dan penggerak yang dapat meningkatkan daya kreativitas. Selain itu menjadikan pula lima nilai budaya kerja Kementerian Agama yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi selaku ASN. “Selamat memperingati Hari Amal Bakti ke-76 Kementerian Agama, semoga terus berjaya serta menjadi oase dan pelayan masyarakat yang terbaik,” ucapnya.

Dalam upacara tersebut Wawali juga berkesempatan menyematkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya untuk 33 ASN di Lingkup Kantor Kementerian Agama Kota Kupang untuk masa bakti 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun. Wawali bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang juga menyerahkan SK Kenaikan pangkat untuk 7 orang ASN dan SK pensiun untuk 1 orang ASN di lingkup Kantor Kementerian Agama Kota Kupang.

Pada acara ramah tamah usai upacara, setelah potong tumpeng ulang tahun ke-76 Kementerian Agama, Wawali mengucapkan selamat kepada para ASN yang menerima penghargaan satya lencana hari ini. Menurutnya ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi Negara kepada para ASN yang memiliki integritas. Senada dengan Menteri Agama, Wawali berpesan kepada para ASN di lingkup Kementerian Agama untuk menerapkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, terutama integritas, yang menurutnya ditandai dengan adanya keselarasan antara iman dan perbuatan dari ASN, apa pun agama yang diimaninya.

Menurutnya Kota Kupang memiliki tagline Kupang rukun. Berbagai penghargaan berhasil diraih menjadi bukti Kota Kupang sebagai rumah kerukunan. “Di dalam rumah bisa saja ada perbedaan. Tapi kita harus tetap saling menghormati, menghargai, toleransi dan tidak ada diskriminasi. Semua agama kita mengajarkan tentang persaudaraan. Tema Natal lalu juga tentang persaudaraan, mau ingatkan bahwa kita sebenarnya satu dalam Allah,” pungkasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Yakobus Beda Kleden pada kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada umat beragama dan Pemerintah Kota Kupang yang terus mendukung tugas dan peran mereka selama ini. “Terima kasih sudah menerima kami untuk ambil bagian dalam pembangunan kehidupan umat beragama di Kota Kupang,” ungkapnya. Terima kasih juga disampaikannya kepada FKUB dan para tokoh agama yang telah menjadi mitra yang baik bagi mereka.

Ditambahkannya tema peringatan Hari Bakti kali ini adalah transformasi layanan umat, dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan umat di era transformasi digital. Terutama di tengah pandemi covid 19, pelayanan iman umat sudah memanfaatkan kemajuan teknologi dan bisa berlangsung secara virtual. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Minta Pol PP Bekali diri dengan Pengetahuan, Skill dan Atitude

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man meminta para anggota Satuan Polisi Pamong Praja membekali diri tidak hanya dengan pengetahuan dan kemampuan (skill) namun juga dengan attitude atau sikap yang baik. Permintaan tersebut disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis Kesamaptaan dan Peraturan Baris-Berbaris Bagi Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang di Aula Kantor Satuan Pol PP Kota Kupang, Rabu (1/12/2021). Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kasat Pol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si, Kasat Binmas Polres Kupang Kota, Iptu Saladin, para pejabat struktural pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang dan pelatih dari Polres Kupang Kota.

Menurutnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan roda pemerintahan. Selain menjadi penegak peraturan daerah dan kebijakan pemerintah lainnya, Pol PP juga memiliki fungsi untuk memelihara ketentraman dan ketertiban umum, agar aktivitas pemerintahan berjalan lancar dan pembangunan dapat terwujud bagi kesejahteraan yang merata bagi masyarakat.

Dengan Bimtek yang dilaksanakan hari ini para peserta diharapkan dibekali dengan tiga hal  dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Satpol PP,  antara lain; knowledge atau pengetahuan agar para anggota  mengetahui dasar dan bagaimana melaksanakan tugasnya sebagai Satpol Pol PP. hal lain yang perlu dibekali oleh para anggota Pol PP adalah skill atau keterampilan, salah satunya adalah bagaimana menerapkan peraturan baris-berbaris. Hal ketiga yang tidak kalah pentingnya menurut Wawali adalah attitude atau sikap dalam melayani dan saling menghormati.

Plh. Kepala Bidang SDA, Abdon S. Takatpei, S.Sos selaku Ketua Panitia, dalam laporannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan lainnya dalam penyelenggaraan Bimtek bagi Satpol PP adalah untuk meningkatkan pemahaman anggota Satpol PP terhadap tupoksinya, sekaligus dapat mempraktekannya saat bertugas dilapangan dan untuk membentuk sikap, mental dan kesatuan (jiwa korsa) dalam melaksanakan tugas. Bimtek ini diikuti oleh 40 orang peserta yang merupakan anggota Satpol PP Kota Kupang dan akan berlangsung selama tiga hari. Adapun materi yang akan diberikan selama bimtek ini antara lain, terkait tugas, fungsi dan kewenangan Satpol PP; pengetahuan dasar mengenai peraturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali) serta pengetahuan dasar mengenai kesamaptaan, peraturan baris-berbaris dan tata upacara. Materi lain yang dibagikan kepada peserta selama bimtek ini adalah praktek pengetahuan dasar mengenai Turjawali dan praktek pengetahuan dasar mengenai kesamaptaan, peraturan baris-berbaris dan tata upacara, serta dinamika kelompok. (*PKP_ain/ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Tutup Kupang Festival Online, Wali Kota dan Wawali Launching Sejumlah Program Inovasi

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Kupang Festival Online yang berlangsung selama 3 hari ditutup dengan launching sejumlah program inovasi oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH, bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man didampingi Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE,M.Si dan beberapa pimpinan perangkat daerah. Acara penutupan berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (12/11/2021) yang dilaksanakan secara hybrid.

Sebagai bagian dari komitmen untuk melanjutkan perubahan, Pemerintah Kota Kupang menyiapkan sejumlah program inovasi dalam rangka mewujudkan Kota Kupang sebagai Smart City. Antara lain aplikasi hemat BBM Si Hebat, aplikasi sistem informasi penghematan BBM terpadu berupa aplikasi e-voucher yang merupakan salah satu wujud transformasi digital dalam penghematan penggunaan bahan bakar minyak bagi kendaraan dinas Pemerintah Kota Kupang.

Pemkot juga melaunching aplikasi asuransi bagi para nelayan tangkap dan pada kesempatan yang sama Pemkot Kupang juga melaunching BPJS Ketenagakerjaan untuk RT RW dan LPM. Inovasi bantuan perlindungan ini ditujukan bagi para pekerja informal dalam hal ini para Ketua LPM, Ketua RT dan Ketua RW se-Kota Kupang yang berjumlah 1.822 orang;

Selain itu ada juga launching Kota Kupang menuju Kota Literasi yang didahului dengan bedah buku “Melukis Kata Menulis Asa” di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Di acara penutupan Kupang Online Fest ini juga Wali Kota didampingi Wawali dan Sekda menandatangani nota kesepahaman pembangunan jaringan internet broadband dan penyediaan jasa internet broadband di Kota Kupang dengan PT Mora Telematika Indonesia dan PT Lintas Artha, serta melaunching pemasangan wifi gratis di pasar tradisional oleh Lintas Artha dan di Kantor Sinode GMIT oleh Biznet.

Saat ini, Pemerintah Kota Kupang juga sudah memiliki Command Center dan data center dengan standar internasional yang akan menjadi pusat data bagi perangkat daerah maupun masyarakat. Dengan infrastruktur 200 kilometer Fiber Optic Inner City yang didukung oleh Kupang Intermedia, Pemerintah Kota Kupang menargetkan pelayanan publik yang terintegrasi sesuai dengan Peraturan Walikota No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan pilot project sistem kepegawaian yang terintegrasi pada awal tahun 2022.

Menyadari pentingnya kesadaran masyarakat akan kebenaran informasi yang diterima, Pemerintah Kota Kupang menghadirkan KOTA KABAS HOAX, akronim dari Kota Kupang bebas hoax sebagai inovasi proaktif guna melindungi masyarakat terhadap berita-berita palsu melalui kolaborasi dengan berbagai elemen. Menyikapi kondisi pandemi yang masih berlangsung Pemerintah Kota Kupang juga mendorong pemulihan ekonomi pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan digital marketing secara daring bagi 1000 UMKM di Kota Kupang.

Wakil Wali Kota, dr. Hermanus Man dalam sambutannya menyampaikan tagline tahun ke 4 kepemimpinan Firmanmu “Ayo Lanjutkan Perubahan” yang menjadi tema Kupang Online Fest ini merupakan gambaran komitmen dan optimisme mereka dalam akselerasi percepatan pembangunan di segala bidang, seperti halnya 3 tagline sebelumnya. Berkat dukungan dan partisipasi semua elemen dan masyarakat dan dengan dukungan kekuatan anggaran dari pusat, keduanya masih terus fokus pada pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial.

Menurutnya kegiatan ini didedikasikan kepada seluruh elemen dan masyarakat atas kegigihannya untuk terus berjuang ditengah pandemi dan pasca badai seroja. “Meningkatnya cakupan vaksinasi merupakan salah satu bukti yang berangkat dari kesadaran masyarakat melawan pandemi, sehingga kini aktivitas masyarakat dan perekonomian mulai pulih,” ungkapnya.

Wawali mengakui di sisa kurang lebih 10 bulan masa kepemimpinan dirinya bersama Wali Kota perlu bekerja lebih giat dan keras untuk mengoptimalkan sisa masa kepemimpinan periode ini. Untuk itu, menurutnya dukungan melalui partisipasi dan kemitraan tetap diharapkan.

Atas nama Pemkot Kupang dan seluruh warga Kota Kupang Wawali menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas penyelenggaraan seluruh rangkaian acara Kupang Online Fest Lanjutkan Perubahan ini. Terima kasih juga disampaikannya kepada DPRD Kota Kupang, Forkopimda, Sinode GMIT, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata, semua organisasi, lembaga serta komunitas atas kebermanfaatannya pada seluruh event 3 hari ini, lewat sesi berbagi pengetahuan dan keterampilan.

Selain melaunching program inovasi dan menandatangani MoU dengan pihak ketiga, dalam acara tersebut Wali Kota bersama Wawali dan Sekda juga berkesempatan menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada para peserta dan pemenang Tourism Video Contest Beta Kreatif yang diraih oleh Heru Cahyono Junianto sebagai juara pertama. Lomba ini diikuti oleh cukup banyak peserta dan uniknya salah satu pesertanya adalah seorang anak usia 9 tahun yang masih duduk di Kelas IV SD, atas nama Deveney Alexandra Princess Salean sebagai peserta termuda.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M.D. Gheta, ST, MM, beserta jajaranya dan segenap pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah yang mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun secara virtual. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Apresiasi Vaksinasi dan Peluncuran Program Kota Masa Depan Grab, Emtek dan Bukalapak

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man hadir dalam peluncuran Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan (Kota Masa Depan) yang digagas oleh Grab, Emtek dan Bukalapak pada Kamis (14/10/2021) bertempat di halaman kantor PMI Kota Kupang.

Kegiatan ini merupakan sebuah program akselerator ekstensif yang menargetkan UMKM di kota-kota kecil di seluruh Indonesia yang berfokus pada tiga prioritas yakni, vaksinasi, adopsi platform digital (aplikasi grab dan bukalapak) dan pemberdayaan UMKM melalui pendampingan untuk pengembangan usaha melalui teknologi digital. Kota Kupang merupakan kota pertama dimulainya kegiatan tersebut. Salah satu prioritas kegiatan yang dilaksanakan adalah vaksinasi bagi masyarakat bekerja sama dengan PMI Kota Kupang.

Wawali dalam sambutannya mengapresiasi Grab dan PMI Kota Kupang yang saling berkoordinasi dengan baik dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya tujuan mulia kegiatan vaksinasi adalah agar semua masyarakat dapat memperoleh kesehatan yang layak, karena dalam membangun Kota Masa Depan kesehatan merupakan sebuah syarat mutlak di tengah pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Wawali mengatakan dalam membangun sebuah Kota Masa Depan saat ini teknologi memiliki peranan penting. Dalam artian teknologi membuat segala hal menjadi lebih hidup dan semakin mudah. Grab, Emtek dan Bukalapak merupakan bagian dari teknologi digital yang banyak memberikan kemudahan bagi para pengguna khususnya di Kota Kupang.

Terkait masalah kesehatan, sesuai data terakhir yang diterima sudah 80% masyarakat Kota Kupang yang melakukan vaksinasi dosis pertama. Hal ini perlu diapresiasi mengingat target minimal vaksinasi telah tercapai sehingga dengan adanya kegiatan vaksinasi dapat mencapai Herd Immunity bagi masyarakat Kota Kupang.

“Saya sangat berbangga kepada warga Kota Kupang yang dengan kesadaran mau mengikuti program vaksinasi yang tengah digencarkan. Hal ini karena keinginan bapak, ibu dan keluarga menjadi sehat dan saya berharap juga pada bulan desember nanti memjelang hari raya Natal dan Tahun Baru sudah lebih dari 70% masyarakat Kota Kupang menerima vaksin dosis kedua untuk membentuk Herd Immunity,” ungkap Wawali.

Wawali menyampaikan terima kasih kepada Grab yang telah menginisiasi kegiatan ini dan berharap terus melakukan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada PMI Kota Kupang yang terus melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan baik melalui donor darah maupun vaksinasi di masa pandemi covid 19 saat ini.

Sementara itu Direktur Grab Indonesia Timur, Halim Wijaya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini kepada Bapak Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man yang sudah mendukung penyelenggaraan acara vaksinasi UMKM sebagai bagian dari Program Kota Masa Depan. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan yang sudah turun tangan serta para pengurus Palang Merah Indonesia yang turut menjadi garda terdepan dalam program vaksinasi ini.

Menurut Halim, Kota Kupang memiliki potensi ekonomi daerah yang cukup besar; memiliki lebih dari 40.000 UMKM dengan produk unggulan yang sangat beragam, mulai dari kuliner, hingga kerajinan tangan berkualitas.

“Kami menyadari kesehatan dan digitalisasi adalah pondasi ekonomi dan masyarakat, untuk itu Grab, Emtek dan Bukalapak memulai program Kota Masa Depan dengan vaksinasi UMKM, karena jika UMKM sehat, tentu bisnisnya juga akan kuat,” ungkap Halim

Disampaikannya Kesenjangan pengetahuan dan akses digital terhadap UMKM di kota-kota kecil menjadi tantangan besar bagi UMKM untuk bertahan dan meningkatkan usaha. Oleh karena itu, perlu pendukung terutama dari teknologi untuk mendorong percepatan transformasi digital UMKM terutama di kota-kota kecil dan menciptakan lebih banyak peluang pendapatan bagi jutaan wirausahawan, melalui program ekstensif yaitu adopsi platform digital di mana tim hadir langsung ke pasar-pasar tradisional, mengajak dan melakukan pendampingan ke para pedagang atau UMKM untuk onboarding ke aplikasi Grab dan Bukalapak. Selain itu ada program akselerator ekstensif mencakup pendidikan, penilaian daya saing bisnis dan produk di mana tim menyediakan mentor yang kredibel untuk berbagi topik penting bagi UMKM.

Di akhir acara Grab bekerja sama dengan Benihbaik.com, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Pusat, serta Oxygen for Indonesia memberikan donasi 1 (satu) unit oxygen generator kepada Pemerintah Kota Kupang untuk penanganan medis COVID-19 di Kota Kupang, yang selanjutnya oleh Wawali untuk pemanfaatannya diserahkan ke Rumah Sakit S.K. Lerik Kupang. Inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye ‘Bersatu untuk bangkit dari pandemi covid-19 di Indonesia’. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Apresiasi PT Pegadaian Tuntaskan Vaksinasi di Tiga Lokasi

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada PT Pegadaian (Persero) Kupang yang telah membuktikan komitmennya mendukung percepatan vaksinasi di Kota Kupang. Seperti yang diberitakan sebelumnya, PT Pegadaian bekerja sama dengan PMI Kota Kupang telah menggelar vaksinasi massal bagi warga Kota Kupang. Target mereka 1000 orang warga Kota Kupang.

Lokasi pertama vaksinasi yang digelar PT. Pegadaian dan PMI Kota Kupang adalah di halaman PT Pegadaian Syariah, Kelurahan Oebobo, Kamis (16/9/2021) lalu. Di lokasi tersebut vaksinasi berlangsung selama dua hari. Dihari kedua dipadukan dengan perayaan HUT PMI ke-76. Kemudian vaksinasi kedua hasil koborasi PT. Pegadaian dan PMI Kota Kupang adalah Pegadaian Kampung Solor, yang digelar Jumat (24/9/2021) lalu. Wawali yang juga selaku Ketua PMI Kota Kupang berkesempatan memantau langsung pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Lokasi ketiga sekaligus yang terakhir dari rangkaian gelaran vaksinasi PT Pegadaian dan PMI berlangsung di halaman Pegadaian Kantor Unit Oebobo, Jalan Alfons Nisnoni, Sabtu (25/9/2021). Ketua PMI Kota Kupang dr. Hermanus Man, bersama anggota PMI kembali turun langsung memantau pelaksanaan vaksinasi massal tersebut.

“PT Pegadaian Kota Kupang sudah melaksanakan vaksinasi massal yang ketiga. Vaksinasi massal tahap pertama pada tanggal 16 dan 17 September di Pegadaian Cabang Syariah Kelurahan Oebobo, tahap kedua pada tanggal 24 September di Pegadaian Cabang Kupang Kelurahan Solor dan tahap ketiga pada hari ini,” ungkapnya.

Wawali menyampaikan terima kasih kepada PT Pegadaian di Provinsi NTT, khususnya Kota Kupang yang telah melaksanakan vaksinasi massal. Hal ini menurutnya sesuai dengan komitmen pegadaian menyukseskan program pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sehat dan bebas dari Covid-19. Dalam setiap kesempatan memantau vaksinasi, kepada warga Wakil Wali Kota selalu mengimbau bahwa vaksinasi tidak hanya bermanfaat bagi orang yang divaksin sendiri tetapi juga akan menyelamatkan keluarga dan sesama di lingkungannya dari penyebaran covid 19. Karena itu warga didorong untuk secara sukarela divaksin mendukung upaya Pemkot Kupang mencapai 80 persen dan herd immunity. Menurutnya jika target kekebalan kelompok tercapai, maka warga bisa lebih leluasa beraktivitas.

Turut hadir bersama Wawali pada kesempatan tersebut, Kepala Departemen Pegadaian Area Kupang, Sherly Rosinta Siahaan, Pimpinan Cabang Pegadaian Oepura, Vebby Seubelan, Kepala Unit Pelayanan Pegadaian Cabang Oebobo Imelda Dethan dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Bakunase. (*PKP_eh)

Sumber berita + foto ; Prokompim Setda Kota Kupang

WAWALI Sambut Baik Beras Fortivit Produksi Bulog

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, menerima kunjungan Kepala Divisi Regional Perum Bulog Kanwil NTT, Asmal beserta jajarannya di ruang kerja Wawali, Jumat (24/9/2021). Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus mempromosikan beras berkualitas dan memiliki kandungan gizi Fortivit yang diproduksi oleh Bulog.

Wawali mengapresiasi langkah Perum Bulog melalui beras bergizi tersebut sebagai upaya menekan tingginya angka stunting di Indonesia khususnya Kota Kupang. Hal ini diungkapkan mengingat angka stunting di Kota Kupang dalam beberapa tahun terakhir yang terus mengalami peningkatan. Diharapkan dengan hadirnya beras Fortivit yang dibagikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dapat mengurangi angka stunting.

“Saya bersyukur Bulog kanwil NTT dapat hadir bersama masyarakat di Kota Kupang dengan memberikan bantuan beras, baik bantuan ppkm dalam masa pandemi covid-19 maupun bantuan bagi masyarakat yang terdampak badai siklon seroja, juga dengan adanya beras fortivit yang dibagikan kepada KPM dapat meningkatkan kualitas gizi warga di Kota Kupang,” ungkap Wawali.

Selanjutnya Wawali berharap Perum Bulog NTT juga dapat mengambil bagian dalam program vaksinasi covid 19 yang sedang gencar dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kupang. Hingga saat ini jumlah penerima vaksin covid 19 telah mencapai 75% sehingga butuh peran BUMN dalam membantu program vaksinasi setidaknya 80% di Kota Kupang untuk mencapai Herd Immunity.

Kepala Divre Bulog Kanwil NTT menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang yang telah ikut membantu dalam penyaluran beras bagi KPM di Kota Kupang yang terdampak badai seroja maupun pandemi covid 19. Bagi warga Kota Kupang yang terdampak bencana dan terdata sebagai KPM mendapatkan bantuan 10kg per KPM. Untuk Kota Kupang memperoleh bantuan 60 Ton beras dan telah tersalurkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pemerintah sekarang gencar mengatasi stunting. Adapun produk dari bulog berupa beras jenis fortivit yg memiliki kandungan gizi yang dijual per 15.000/kg dan 75.000/5kg. Beras fortivit tersebut juga disertakan pada bantuan kepada masyarakat penerima manfaat dengan jumlah 2 kilogram per KPM.

“Untuk menekan angka prevalensi stunting, kami meminta dukungan pemerintah Kota Kupang melalui puskesmas-puskesmas agar dapat menyampaikan manfaat-manfaat beras Fortivit ini kepada masyarakat,” tutur Kadivre.

Diharapkan agar masyarakat bisa mengenal beras fortivit sebagai beras yang sehat, yang bisa menjadi salah satu alternatif preferensi masyarakat yang ingin melakukan gaya hidup sehat serta cocok diberikan kepada ibu hamil untuk mencegah bayi cacat lahir. Perempuan usia remaja untuk mencegah anemia, juga anak-anak pada usia pertumbuhan untuk mengatasi stunting. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang