Arsip Tag: Viktor Laiskodat

Gubernur VBL Minta ATK Bisa Hasilkan Produk Mesin yang Membanggakan

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan ke Kampus Akademi Teknik Kupang (ATK) pada selasa (15/06/2021). Dalam kunjungan tersebut Gubernur juga melakukan pertemuan bersama para pengurus Kampus ATK.

Melalui sambutannya Gubernur meminta agar ATK bisa menghasilkan produk-produk yang membanggakan bagi Provinsi NTT. “Saya punya mimpi kampus ini bukan hanya menghasilkan lulusan teknik tetapi juga bisa menghasilkan produk-produk mesin yang bagus dan berhasil serta dipakai oleh provinsi-provinsi lain,” kata Gubernur.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat memberikan sambutannya dalam kunjungan ke Akademi Teknik Kupang (ATK), Selasa (15/06/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Kampus ATK dan lulusannya harus bisa bermimpi terhadap target-target industrialisasi. Misalnya selama ini kita punya banyak komoditi unggulan tapi kita hanya jual komoditinya. Pengolahannya masih belum maksimal, maka kehadiran teknologi diperlukan untuk meningkatkan produktivitas komoditi kita menjadi tingkatan industri,” jelasnya.

“Semua harus punya mimpi besar, kampus ini harus memberikan kebanggaan bagi kita. Harus bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Gubernur juga berharap, Kampus ATK bisa memberikan pengetahuan dan pelatihan bagi masyarakat di pedesaan mengenai teknologi untuk pengairan pertanian serta mengenai teknologi peternakan.

“Kita bukan hanya bangun gedung tetapi bagaimana kampus mampu untuk mengajarkan atau mentransfer _knowledge_ sampai ke desa-desa di NTT. Sekarang pendidikan jarak jauh mulai berkembang pesat, Kampus ATK harus bisa memberikan pengetahuan melalui pendidikan jarak jauh untuk mengajarkan dan melatih SDM di desa-desa mengenai inovasi dan kreatifitas pemanfaatan teknologi untuk pertanian dan peternakan untuk mampu mendorong ekonomi kita,” jelas beliau.

“Kita perlu lompatan-lompatan pada untuk bisa menjadi industrial.
Saat ini IT sudah sangat berkembang dan kita semua sudah saling terkoneksi dan dalam desain digitalisasi. Maka kampus ATK harus mengambil bagian untuk percepatan pembelajaran bersama anak-anak kita yang pintar dan hebat untuk bisa menghasilkan inovasi hebat bersama masyarakat,” ujarnya. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Pemprov Papua Barat Serahkan Bantuan untuk Korban Seroja di NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Solidaritas masyarakat Indonesia untuk korban badai Siklon Tropis Seroja di NTT masih terus berdatangan. Setelah pada Jumat (11/06/2021), Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) menyerahkan bantuan dari Pemerintah dan masyarakat Kaltara, giliran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyerahkan bantuan senilai Rp. 1 miliar untuk korban badai Siklon Tropis Seroja pada Senin (14/06/2021) di ruang kerja Gubernur NTT.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi.

“Bantuan ini merupakan hasil partisipasi dari seluruh masyarakat Provinsi Papua Barat untuk membantu masyarakat NTT. Salam hangat dari Gubernur, Wakil Gubernur serta seluruh masyarakat Papua Barat,” kata Derek Ampnir dalam kesempatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut juga, Clinton Tallo, Ketua Ikatan Keluarga Flobamorata Papua Barat yang mendampingi rombongan dari Pemprov Papua Barat, mengundang Gubernur dan Wakil Gubernur NTT untuk hadir dalam pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Flobamorata Papua Barat.

“Masyarakat NTT di provinsi Papua Barat cukup banyak, sekitar 25 ribu orang. Kami mengundang Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT agar berkenan hadir dalam acara pelantikan pengurus Ikatan Flobamorata yang rencananya dilaksanakan pada Agustus nanti karena masyarakat NTT di sana rindu bertemu bapak Gubernur,” kata Clinton Tallo.

Gubernur VBL menyampaikan apresiasi atas bantuan dari masyarakat Papua Barat.

“Terima kasih atas segala perhatian dan kepedulian dari masyarakat Papua Barat terhadap masyarakat NTT. Sampaikan salam kami untuk Gubernur Papua Barat. Harus dicarikan waktu yang pas agar Gubernur NTT, Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat bertemu untuk membicarakan langkah-langkah percepatan pembangunan ekonomi di tiga daerah ini, “jelas Gubernur VBL.

Menanggapi permintaan dari Ketua Ikatan Keluarga Flobamorata, Gubernur VBL menyatakan kesediaanya untuk hadir.

“Saya pasti akan ke sana nanti. Tolong protokol jadwalkan dan komunikasikan dengan pengurus Ikatan Keluarga Flobamorata Papua Barat,” kata Gubernur VBL.

Dalam kesempatan tersebut Kepala BPBD Papua Barat dan Gubernur NTT saling bertukar cinderamata.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan sekaligus Plt. Kepala BPBD NTT, Isyak Nuka, Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT, Silvya Pekudjawang, Staf Khusus Gubernur, Imanuel Blegur serta rombongan dari pemerintah Provinsi Papua Barat. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

ini Pesan Gubernur VBL Saat Kunjungi BKD Provinsi NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menekankan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Untuk mewujudkanya, diperlukan inovasi yang lebih efektif dan efesien demi mempermudah dan memperlancar pelayanan kepada masyarakat.

“Demi mewujudkan mimpi Provinsi kita ini, sudah jelas kita sebagai Pelayan Publik dituntut untuk terus bekerja dan berkarya. Karena aset terbesar dari Provinsi ini adalah pada pelayanan publiknya. Jadi jika pelayanan publiknya bobrok, maka pembangunan dalam Provinsi ini sudah pasti bobrok pula,” tegas Gubernur Laiskodat saat melakukan kunjungan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT yang bertempat di Lantai I Gedung Sasando pada Rabu (8/06/2021) siang.

Kedatangan Gubernur Viktor Laiskodat yang didampingi oleh Staf Khusus Gubernur, Anwar Pua Geno dan Ima Blegur tersebut disambut langsung oleh Kepala BKD Provinsi NTT, Henderina S. Laiskodat beserta seluruh pegawai BKD.

Dalam kunjungannya, Gubernur juga memberikan dukungan dan motivasi kepada para pegawai BKD sekaligus meninjau ruang kerja dan sarana prasana penunjang kerja.

“Sudah jelas bahwa cara berpikir lama yang sudah tidak relevan dalam menunjang pekerjaan kita harus ditinggalkan. Cara-cara seperti itu jelas cenderung menghambat kita dalam memberikan pelayanan. Kita harus punya pola pikir baru, kreatif, inovatif namun tetap berpedoman pada aturan yang berlaku. Harus bisa juga untuk berpikir out of the box agar bisa menjawab semua tantangan serta menjadi pegawai yang produktif bagi Provinsi ini,” jelas Gubernur Viktor.

“Dan disetiap tempat organisasi apapun, kepemimpinan menjadi kunci keberhasilan. Karena dalam kepemimpinan itu, aspek manejerial mempunyai peran penting dalam mendesain suatu organisasi beserta setiap unsur didalamnya jadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Lebih lanjut Gubernur juga mengajak dan menyemangati agar setiap pegawai untuk tidak mudah berpuas diri atas pencapaian dan pengetahuan yang dimiliki, namun terus mengasah diri melalui jenjang pendidikan pascasarjana baik program Magister dan Doktoral serta Diklat-diklat yang ada.

“Tidak ada orang yang berhasil tanpa pendidikan. Saya mau mendorong kalian semua agar kalian punya semangat dan motivasi diri untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Manfaatkan sebaik-baiknya program S2 dan S3 yang ada. Tetap asah diri dengan banyak belajar dari segala aspek, agar ketika kita ditempatkan dimana saja, kita tentu selalu siap,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Kepala BKD Provinsi NTT, Henderina S. Laiskodat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur atas kunjungannya.

“Kepada Bapak Gubernur, merupakan suatu kehormatan bagi kami, karena Bapak Gubernur berkenan hadir disini bersama-sama dengan kami. Atas nama semua pegawai BKD Provinsi NTT, saya ucapakan terima kasih atas kunjungan serta arahan dari Bapak, yang sudah tentu memberi semangat bagi kami untuk dapat selalu bekerja secara maksimal, inovatif dalam menghasilkan karya serta tetap konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan Provinsi NTT yang kita cintai ini,” ujar Henderina.

Kunjungan Gubernur tersebut diakhiri dengan makan siang bersama dalam tata cara Table Manner dengan seluruh pegawai BKD Provinsi NTT. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur VBL Audiensi Dengan Pengurus Gerakan Kwarda Pramuka NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta gerakan Pramuka untuk sungguh-sungguh terlibat dalam pembentukan karakter generasi muda. Terutama membentuk mental dan kepribadian generasi penerus yang tangguh.

“Tantangan generasi muda ke depan sangat serius. Mereka memikul beban yang berat dengan berbagai percepatan dan keterbukaan akibat perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat. Kalau tidak punya daya tahan kuat dan mental yang kokoh, mereka akan mudah menyerah dan tersisih. Di sinilah pramuka dan lembaga pendidikan memiliki peranan penting, ” kata Gubernur VBL saat menerima Audiensi Pengurus Gerakan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi NTT di ruang Kerja Gubernur, Rabu (9/06/2021).

Menurut Gubernur Viktor, ketergantungan anak-anak muda khususnya kaum milenial terhadap teknologi komunikasi dan informasi terutama internet sangat tinggi. Mereka kurang tertarik untuk melakukan proses internalisasi pengetahuan karena semua sudah tersedia di berbagai aplikasi seperti google dan aplikasi digital lainnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (kanan depan) saat menerima Audiensi Pengurus Gerakan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi NTT di ruang Kerja Gubernur, Rabu (9/06/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

“Ini tantangan kita ke depannya. Kita sedang mengalami krisis dalam membangun karakter. Pendidikan kita lebih banyak terarah untuk membentuk manusia artifisial atau manusia robot. Yang penting sudah kerja, muncul di media dan ada laporan, tanpa ada landasan nilai dan daya tahan dalam bekerja. Ini harus kita benahi, ” kata Gubernur VBL.

Lebih lanjut mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu mengajak Pramuka, lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan untuk terlibat dalam mendesain pembentukan manusia dengan kemampuan jamak. Tidak hanya mendidik dan membina generasi muda supaya pintar, bertingkah laku baik dan punya keterampilan tapi juga punya daya tahan yang kokoh untuk menghadapi tantangan.

“50 Persen keberhasilan seorang manusia ditentukan oleh mental dan daya tahan yang kokoh. Banyak orang pintar tapi tidak punya daya tahan, akhirnya alami kegagalan. Pramuka harus bentuk generasi muda dengan karakter kuat, bukan karakter palsu. Latih anak-anak muda untuk tumbuh dalam tantangan dan punya kemampuan analisis,” pungkas Gubernur Viktor.

Sementara itu Ketua Kwarda Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk dalam kesempatan tersebut melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan untuk mewujudkan anggota pramuka yang pancasilais dan berkarakter. Di antaranya kegiatan duta wisata pramuka, kegiatan perbaikan hutan wisata Mangrove Oesapa yang rusak akibat badai seroja, pembersihan sampah, turun ke kelurahan-kelurahan yang rawan DBD di Kota Kupang, terlibat dalam kegiatan trauma healing untuk anak-anak pengungsi akibat badai siklon tropis Seroja. Juga memberikan bantuan untuk pengungsi erupsi Ili Lewotolok Lembata, pembagian puluhan ribu masker di seluruh Kabupaten/Kota se-NTT serta melalui pramuka peduli lakukan pendistribusian satu tangki air 2 kali seminggu untuk pengungsi akibat bencana badai seroja di Lembata.

“Untuk mendukung pembentukan karakter, Kwarda Pramuka NTT menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT untuk pembentukan Gugus Depan (Gudep) pada semua SMK/SMU di seluruh NTT. Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang untuk pembentukan Gudep pada sekolah-sekolah di Kota Kupang. Kita juga sedang menjajaki untuk bekerja sama dengan perguruan L2Dikti NTT untuk pembentukan Gudep pada perguruan tinggi di NTT. Ini semua dilakukan dalam rangka pembentukan pramuka garuda atau pramuka paripurna yang punya kepribadian unggul dan karakter yang kokoh, ” jelas Sinun Manuk.

Dalam kesempatan tersebut, Sinun juga melaporkan, kegiatan Hari Pramuka pada tanggal 14 Agustus akan disatukan dengan peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus. Sinun Manuk juga meminta kesediaan Gubernur sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) NTT untuk hadir dalam pelantikan pengurus Kwarda Pramuka NTT yang rencananya akan dilantik okeh Ketua Kwarnas Pramuka, Budi Waseso pada bulan Oktober.

“Kami juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi untuk kelancaran berbagai aktivitas dan kegiatan kepramukaan di NTT. Kegiatan Jambore Pramuka Tingkat Provinsi akan dilaksanakan pada tahun depan di Labuan Bajo, ” tutup Sinun Manuk.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Staf Ahli Gubernur, Imanuel Blegur dan para pengurus Gerakan Pramuka Kwarda NTT. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur NTT Dorong Pemuda GMIT Kembangkan Potensi Daerah

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta para Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) untuk turut serta mengembangkan potensi daerah yang memiliki daya guna bagi kebutuhan masyarakat. Demikian di katakannya saat beraudiens bersama Pemuda GMIT pada Selasa (8/06/2021).

“Pemuda itu harus punya mimpi besar dan semangat membangun daerah. Kita lihat di NTT ini masih banyak potensi yang belum secara serius dikerjakan. Banyak Lahan kosong dibiarkan ‘tidur’ tanpa ada pengembangan untuk pertanian maka Pemuda GMIT harus bisa memikirkan untuk pengolahan lahan tersebut,” ujarnya.

“Saya mau Pemuda GMIT bergerak bersama masyarakat. Misalnya di Timor ini sangat cocok sekali dengan metode pertanian lahan kering. Maka dengan masyarakat kita lihat potensi yang cocok diantaranya jagung dan sorgum dan juga yang lain. Kemudian kolaborasi bersama juga pemerintah dengan untuk menyiapkan sarana penunjang kebutuhan air,” jelas Gubernur.

Ia menambahkan, pengelolaan lahan baru sangat diperlukan dengan luas yang bisa mencapai ribuan hektar. “Nantinya bisa dibanggakan bahwa kita panen dari lahanbaru dan luas yang selama ini dibiarkan. Dengan itu maka ekonomi akan tumbuh dari kreativitas mengolaah lahan yang baru,” ucap beliau.

Gubernur juga menegaskan agar tidak boleh kerja secara kerja asal-asalan sehingga hasilnya bisa membantu masyarakat bisa keluar dari kemiskinan.

“Tidak ada hasil yang luar biasa dari kerja yang tidak luar biasa. Harus dengan semangat extraordinary.  Saya yakin NTT akan punya masa depan cerah, dari gerakan kita bersama pemerintah dan masyarakat dan juga pemuda,” paparnya

“Kita semua jangan terbebani dengan omongan orang atau pihak yang meremehkan semangat dan mimpi besar kita untuk pembangunan. Juga jangan terbelenggu karena perbedaan agama dan suku. Kita semua kerja untuk daerah ini dan juga untuk dinikmati anak dan cucu kita,” tegasnya. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur NTT Dampingi Kunker Menteri PPN/Kepala Bappenas di Pulau Sumba

NTT AKTUAL. SUMBA. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional ( Menteri PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ( Bappenas), Dr.Ir. Suharso Monoarfa melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Pulau Sumba, Jumat (4/06/2021).

Menteri PPN/Kepala Bappenas bersama rombongan tiba menggunakan menggunakan Pesawat Private Flight Type A/C di Bandar Udara Umbu Mehang Kunda, Kabupaten Sumba Timur sekitar pukul 09.10 Wita.

Kedatangan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa disambut langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati Sumba Timur, Kristofel Praing, Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Tampak pula hadir Karo Administrasi Pimpinan Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, Kadis PUPR NTT, Maxi Nenabu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Lecky Koli, staf khusus Gubernur NTT, Daniel Kameo, Imanuel Blegur, Pius Rengka.

Dalam agendanya pertamanya, Menteri Suharso bersama Gubernur NTT beserta rombongan bertolak mengunjungi dan melihat secara langsung kondisi Bendungan Kambaniru di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur yang rusak parah dikarenakan pada bulan April lalu diterjang banjir bandang akibat Badai Siklon Tropis Seroja.

Sementara itu demi mencukupi kebutuhan air petani dan masyarakat sekitar, dilakukan penanganan yang bersifat darurat, yakni dengan merencanakan empang dan tanggul di hulu sungai sejauh 300 meter dari sungai dengan menggunakan beronjong. Dengan tujuan mengalirkan air ke bangunan pengambilan air dengan saluran pengalih. Sehingga air mampu mengalir kembali ke saluran irigasi.

Untuk penanganan permanen perbaikan masih dalam tahap persiapan desain dengan kebutuhan rehab Bendungan Kambaniru sebesar Rp 90 miliar, yakni melalui APBN tahun 2021 sebesar Rp 67,5 miliar dan tahun 2022 sebesar Rp 22,5 miliar.

Ditemui ditempat terpisah, Bupati Sumba Timur, Kristofel Praing menyampaikan terima kasih kepada Menteri PPN/Bappenas dan Gubernur NTT atas kunjungannya, serta menjelaskan bahwa Bendungan Kambaniru sebagai salah satu infrastruktur yang memiliki peran penting dalam sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama masyarakat di Sumba Timur.

“Saya pikir dengan kunjungan Pak Menteri dan Pak Gubernur, memberi harapan bagi masyarakat Sumba Timur dan Pemerintah Kabupaten untuk dapat bangkit menyelesaikan beberapa infrastruktur yang diantaranya Bendungan Kambaniru. Kita tahu bahwa bendungan Kambaniru mengairi 1440 hektar sawah dan ribuan masyarakat menggantungkan hidupnya pada bendungan tersebut. Terima kasih kepada Pak Menteri dan Pak Gubernur kami, karena kedatangan Bapak berdua bersama rombongan tentu memberi secercah harapan dan semangat bagi kami semua untuk bangkit kembali, “ tuturnya.

Setalah meninjau Bendungan Kambaniru Menteri bersama Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta rombongan mengunjungi Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba Timur yang merupakan satu satunya universitas yang ada di Pulau Sumba.

Kunjungi Areal Food Estate di Sumba Tengah

Masih dihari yang sama setelah melaksanakan kunjungan pada dua lokasi berbeda di Kabupaten Sumba Timur, sekitar pukul 15.30 Wita, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat beserta rombongan langsung menuju areal _food estate_ (lumbung pangan) di Kabupaten Sumba Tengah.

Menteri PPN/Bappenas menyampaikan bahwa food estate adalah wujud dan komitmen Pemerintah Daerah NTT dalam menjaga stabilitas pangan serta menghadirkan pertanian yang maju dan modern.

“Tentunya saya ingin melihat major project yang ada di Sumba seperti food estate dapat berjalan dengan baik kedepannya sehingga benar-benar dapat mewujudkan apa yang dinamakan ketahanan pangan, serta pertanian juga semakin maju dan modern,” paparnya.

“Selain itu, terkait dengan potensi energi terbarukan yang ada di Pulau Sumba, kita dari Pusat tentu sangat mendukung melalui penelitian yang sementara kita kerjakan. Karena untuk hasilkan listrik dalam jumlah yang besar, sekitar 20 Gigawatt dalam kawasan ini, maka diperlukan beberapa indikator tertentu yang harus terpenuhi, seperti lamanya sinar matahari, keterikan mataharinya, dan dimana titik inklimasi yang paling baik kita peroleh,” jelasnya.

Untuk diketahui sejak tahun 2020 Pulau Sumba dijadikan daerah percontohan untuk energi terbarukan di Indonesia. Potensi yang dimiliki Pulau Sumba sehingga menjadi daerah percontohan untuk energi terbarukan melalui program “Sumba Iconic Island”. Dimana Program “Sumba Iconic Island” merupakan wujud keberpihakan negara untuk menciptakan pemerataan pembangunan di pulau-pulau terluar dan daerah tertinggal melalui peningkatan akses energi berkelanjutan. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur VBL Resmikan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Provinsi NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meresmikan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Provinsi NTT yang terletak di Jalan Palapa pada Kamis (3/06/2021). Dalam sambutannya Gubernur mengharapkan agar dengan kantor baru tersebut maka Inspektorat Daerah Provinsi NTT bersapa OPD lainnya bisa menguatkan kolaborasi dalam digitalisasi untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Kita bersyukur hari ini Inspektorat sudah punya kantor yang baru. Tentunya bisa memotivasi bersama OPD yang lain untuk bersinergi dan lebih optimal dalam pelayanan publik. Saya juga apresiasi karena Inspektorat saat ini sudah bekerja dengan menguatkan aplikasi atau digitalisasi sehingga ini merupakan kemajuan kita bersama dan juga saya harapkan ada penguatan pada sistem data yang kita punya,” ujar Gubernur.

“Dengan sistem digitalisasi melalui berbagai aplikasi, maka kita (NTT) punya peluang besar untuk mengejar ketertinggalan kita. Saya harapkan bisa mengimbangi kemajuan yang ada. Harus ada kolaborasi dalam digitalisasi. Hasil riset bank dunia mengatakan, negara atau daerah yang mampu mendigitasilasi dalam bidang pemerintahan dan sosial kemasyarakatan akan semakin cepat pertumbuham perkonomiannya,” jelas beliau.

Gubernur juga sangat menekankan data kemiskinan yang tepat agar dalam mengentaskan kemiskinan maka akan secara cepat dan lebih tepat. Saling percaya pada data yang ada. Harus dengan sistem yang baik dalam mengentaskan kemiskinan. Tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi dalam digitalisasi yang menuju kesatuan kinerja bersama secara profesional,” ucapnya.

Sementara itu Inspektur Daerah NTT Ruth Laiskodat menjelaskan, Kantor Inspektorat ini dibangun dengan sumber pembiayaan APBD T.A. 2020 dan 2021.
“Hari ini adalah hari bersejarah dimana sejak terbentuknya Pemerintah Provinsi NTT pada 20 Desember 1958 baru kali ini di tahun 2021 kami memilik gedung kantor sendiri,” katanya.

Ruth mengatakan, pembangunan gedung dilaksanakan pada tahun 2020 berkat dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Ketua DPRD NTT dan Komisi III DPRD NTT dengan jumlah anggaran untuk pembangunan sebesar Rp 10.035.200.000.

“Pengerjaan kantor ini dilaksanakan dimulai pada 16 Maret 2020 – 10 November 2020 oleh PT Cipta Karsa Bumi Lestari. Dengan perencanaan oleh CV Archilogic dan pengawasan oleh PT Konindo Panorama Konsultan.
Sementara itu pada tahun 2021 dilakukan pengadaan mebeleur sebesar Rp 1.370.321.000 oleh CV. Dimensi Cakrawala. Peralatan kantor sebesar Rp 233.900.000 oleh CV. Arsikon Indonesia dan pengadaan genset sebesar Rp 174.000.000 oleh CV Sahabat Sejati,” tuturnya.

“Gedung ini dibangun di atas tanah milik Pemprov NTT dengan luas 2.000 meter persegi dan luas bangunan 1.985 meter persegi. Bangunan kantor terdiri dari 3 lantai diantaranya lantai pertama terdiri dari 22 ruangan, lantai 2 terdiri dari 12 ruangan, dan lantai 3 sebanyak 14 ruangan. Juga dilengkapi dengan cctv, alat pemadam kebakaran, dan generator sebesar 50.000 VA,” jelas Ruth

Ia mengharapkan, dengan diresmikan gedung kantor ini diharapkan kinerja inspektorat daerah NTT semakin baik sesuai dengan motto Profesional, Terpercaya, Bersinergi Dalam Pembinaan dan Pengawasanan. Diharapkan dapat menjadi teladan bagi perangkat daerah yang lain.

Pada kesempatan tersebut juga turut diluncurkan 2 aplikasi yaitu Sistem Otomatis Audit Berbasis Resiko E-Sasando) dan Sistem Pengaduan Kecurangan (E-Sidak) yang akan digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan Inspektorat Daerah NTT. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur NTT Audiens bersama Tim Pasca Sarjana Undana

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor bungtilu laiskodat beraudiensi dengan Tim Pasca Sarjana Universitas Nusa Cendana (Undana) di ruang kerja Gubernur pada Senin (31/05/2021).

Dalam pertemuan tersebut tim Pasca Sarjana Undana meminta dukungan dalam proses beasiswa LPDP dengan dukungan anggaran dari Pemprov NTT bagi kuota 20 orang penerima beasiswa untuk satu tahun pertama .

Tim pascasarjana Undana juga meminta agar kesediaan Pemprov NTT untuk mendorong para ASN agar memilih Undana sebagai kampus tujuan para ASN yang ingin melanjutkan studi baik untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan untuk mendukung kinerja ASN.

Gubernur NTT, Viktor bungtilu laiskodat (kanan depan) saat beraudiensi dengan Tim Pasca Sarjana Universitas Nusa Cendana (Undana) di ruang kerja Gubernur pada Senin (31/05/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat juga menanggapi positif permintaan tersebut. “Pemerintah Provinsi NTT akan mendukung mengenai beasiswa tersebut dan tentunya para penerima beasiswa juga saya harap saat kembali nanti bisa berkontribusi untuk daerah ini,” ujarnya.

“Untuk ASN yang diminta untuk melanjutkan studi di Undana saya pikir itu sangat bagus dan saya juga setuju karena Undana ini merupakan salah satu universitas yang terbaik di NTT dan juga memiliki fasilitas sarana prasarana pendidikan yang baik dengan dukungan tim pengajar dari para doktor dan profesor,” jelasnya.

“Saya juga ingin ke depan agar Undana sendiri dibanggakan melalui riset-riset yang hebat. Kita bukan hanya saja mencetak sarjana, magister ataupun doktor tetapi juga menghasilkan suatu riset di berbagai bidang untuk digunakan demi demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur,” tambahnya.

“Saya menitikberatkan pada bidang peternakan dan pertanian. Harus ada riset-riset ilmiah yang luar biasa untuk mengembangkan pertanian dan peternakan. Pemprov siapkan lahan dan dosen serta mahasiswa harus turun di lapangan. Saya mau suatu saat NTT bisa dibanggakan dari bidang peternakan dan pertanian,” jelasnya. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur Harapkan Graha PPNI Jadi Pusat Informasi Kesehatan

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meresmikan gedung Graha Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, senin (31/05/2021).

Dalam sambutannya, Gubernur VBL memberikan apresiasi dan menyambut gembira kehadiran gedung Graha PPNI NTT tersebut.
“Saya sangat gembira dengan diresmikannya gedung Graha PPNI ini. Karena berarti para perawat di NTT mempunyai markas komando yang baik dan punya fasilitas-fasilitas yang bagus untuk menunjang pelayanan kesehatan di NTT. Kita ingin juga tempat ini menjadi pusat informasi dan pusat pelayanan (kesehatan) kepada masyarakat sampai ke tingkat desa dengan proses digitalisasi yang baik,” jelas Gubernur VBL.

Menurut Gubernur Viktor, digitalisasi merupakan suatu keharusan dalam dunia modern dewasa ini.
“Hidup dalam dunia modern saat ini pilihan bagi manusia adalah digitalisasi dari seluruh pekerjaan-pekerjaan kita. Desain digitalisasi untuk seluruh pekerjaan kita adalah bagaimana kita bekerja tanpa harus tubuh atau fisik kita sampai ditempat itu tetapi dengan digitalisasi kita bisa mengerjakan pekerjaan yang jauh tanpa harus ada ditempat itu. Karna itu saya berharap agar kantor ini adalah sebuah kantor yang pelayanannya digital terutama informasi kesehatan bisa sampai pada tingkat desa,” harap Gubernur Viktor.

Lebih lanjut Gubernur VBL menjelaskan perawat dan tenaga kesehatan lainnya punya peran penting dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia. “Saya sangat bersyukur hari ini dapat hadir disini karena perawat adalah salah satu kunci keberhasilan pemerintah dalam menjawab tantangan indeks pembangunan manusia. Jadi indeks pembangunan manusia di NTT bertumbuh jika sektor kesehatan bekerja dengan baik. Jadi seluruh teman-teman yang bekerja pada bidang kesehatan sangat menolong NTT untuk tidak lagi dipermalukan secara nasional dalam bidang kesehatan. Maka dari itu kita semua yang berada pada bidang kesehatan mempunyai peran yang sangat penting,” ungkap pria asal Semau tersebut.

“Saya terus mendorong seluruh tenaga kesehatan di NTT untuk serius memikirkan masalah kesehatan khususnya masalah stunting serta kematian ibu dan anak karena ini sangat memprihatinkan. Permasalahan stunting ini diakibatkan karena ketidaktahuan dari masyarakat mengenai perawatan yang baik saat mengandung dan keharusan mengkonsumsi makanan yang baik pada masa pertumbuhan bayi. Karena itu saya mengharapkan kepada para perawat harus menjadi garda terdepan agar mengajak para ibu-ibu muda untuk mengedukasi mereka cara merawat dirinya dan bayi yang dikandung dengan baik dan benar,” lanjut Gubernur Viktor.

Di akhir arahannya Gubernur menjelaskan perawat adalah profesi yang mulia.
“Dari tempat ini saya menyampaikan kepada seluruh perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia yang ada di NTT bahwa Bapak Ibu sekalian harus bangga karena Bapak Ibu mempunyai Profesi yang sangat mulia. Saya juga menyampaikan apresiasi dan selamat atas berdirinya Graha PPNI NTT ini. Semoga dari tempat ini muncul manusia-manusia berkualitas dalam melayani masyarakat Indonesia terkhususnya di NTT dalam bidang kesehatan,” tutup Gubernur Viktor.

Selanjutnya Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadilah dalam sambutannya terkait pembangunan Graha PPNI NTT belau menyampaikan apresiasi kepada DPW PPNI NTT.
“Kami dari pengurus DPP PPNI mengapresiasi kerja keras, kerja cerdas dan tuntas dari DPW PPNI NTT yang dalam waktu singkat bisa menghadirkan sebuah karya nyata yaitu sebuah gedung yang kita sebut Graha PPNI NTT karena belum semua provinsi di Indonesia mempunyai gedung seperti ini. Dengan kemauan yang keras sambil terus berkonsultasi kepada DPP PPNI dan berkoordinasi dengan DPD serta DPK seluruh NTT akhirnya gedung ini bisa diluncurkan,” jelas Harif. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur NTT Melakukan Audiensi Bersama Ketua Bawaslu RI

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan audiensi bersama Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan di ruang kerja Gubernur, pada Jumat (28/05/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bawaslu RI, Abhan mengapresiasi Pemprov NTT yang sudah mendukung proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di beberapa kabupaten beberapa waktu yang lalu.

“Kami sangat berterima kasih pada Pemprov NTT terutama Bapak Gubernur dan juga Wakil Gubernur yang bersama-sama mendukung dan mengawasi proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dari beberapa kabupaten di NTT sehingga dapat berjalan dengan lancar,” ujar Abhan.

“Kami juga berterima kasih pada Bapak Gubernur yang sudah melantik para Bupati dan Wakil Bupati terpilih agar mereka dengan tanggung jawabnya bisa melanjutkan kepemimpinan pemerintahan di daeahnya masing-masing,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga Ketua Bawaslu RI meminta dukungan kepada Pemprov NTT untuk bersama-sama mengontrol proses PSU atau Pemilihan Suara Ulang di Kabupaten Sabu Raijua atas pembatalan keputusan KPU terhadap Calon Bupati Orient Riwu Kore dan Calon Wakil Bupati Thobias Uly.

“Atas dasar keputusan pembatalan dari KPU maka kami sangat mengharapkan agar PSU ini dilakukan lancar pula sehingga tidak ada pelanggaran-pelanggaran lainnya,” tambahnya. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata