Arsip Tag: Vaksinasi Covid-19

Percepat Pembentukan Kekebalan Komunitas, PMI NTT Terus Lakukan Vaksinasi Kepada Masyarakat

NTT AKTUAL. KUPANG. Palang Merah Indonesia (PMI) NTT terus menggencarkan upaya vaksinasi untuk membantu pemerintah Provinsi NTT dalam rangka membentuk Herd Immunity atau Kekebalan Komunitas di Provinsi NTT.

“Dengan dukungan dari PMI pusat, PMI NTT telah melakukan vaksinasi covid-19 kepada 11.332 orang penerima manfaat. Para penerima ini tersebar di Kabupaten Sabu Raijua, Ende, Alor, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Sikka. Target vaksinasi PMI NTT yang difasilitasi oleh PMI pusat adalah 25.000 orang penerima. Kita akan terus menggencarkan vaksinasi untuk mencapai target tersebut,” jelas Ketua PMI NTT, Josef A. Nae Soi saat pertemuan Virtual di Kupang bersama Ketua Umum PMI Pusat Muhammad Jusuf Kalla dan para Ketua PMI dari seluruh Indonesia, Selasa (22/02/2022).

Menurut Nae Soi, PMI NTT juga telah melakukan vaksinasi yang difasilitasi oleh Komite Internasional Palang Merah (ICRC) kepada 10.978 orang penerima di PMI NTT dan PMI kabupaten Belu.

Ketua PMI NTT, Josef A. Nae Soi saat pertemuan Virtual di Kupang bersama Ketua Umum PMI Pusat Muhammad Jusuf Kalla dan para Ketua PMI dari seluruh Indonesia, Selasa (22/02/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Saat ini lonjakan kasus covid-19 di NTT masih dapat dikendalikan. Tantangan kami di NTT bukan hanya Covid-19 tapi juga bencana alam. Saat ini potensi banjir di NTT sangat besar. Kami harapkan dukungan dan kolaborasi dari PMI Pusat terhadap kebutuhan kami di PMI NTT, ” kata Josef Nae Soi.

Menurut Josef Nae Soi yang juga Wakil Gubernur NTT tersebut, Pengurus PMI NTT periode 2021-2026 baru berusia 2 bulan. Fokus pertama pengurus yang baru tersebut adalah pada data pendonor darah.

“Kegiatan kami yang pertama adalah menginvetarisasi donor darah hidup. Donor darah hidup adalah orang yang setiap saat siap mendonorkan darahnya. Untuk ini kami bekerja sama dengan TNI/Polri dan universitas-universitas,” jelas Josef Nae Soi.

Sementara itu, Ketua Umum PMI Pusat, Muhammad Jusuf Kalla dalam arahannya mengungkapkan, pandemi Covid-19 telah berlangsung selama 3 tahun sejak pertama kali muncul di Indonesia pada Maret 2020. PMI telah terlibat dan berupaya secara aktif membantu pemerintah untuk penanganan Covid-19.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus PMI Daerah yang telah bekerja keras untuk melakukan upaya ini. Saat ini angka penderita covid juga terus meningkat setelah sempat melandai akibat munculnya varian omicron. Saya minta jajaran pengurus PMI daerah untuk kembali mensosialisasikan penegakan Prokes, melakukan disinfektan di sekolah-sekolah dan tempat-tempat umum, menyalurkan masker kepada masyarakat dan melakukan upaya vaksinasi, ” jelas mantan Wakil Presiden dua periode tersebut. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Ratusan Awak Media di Kota Kupang Ikuti Vaksinasi Tahap III

NTT AKTUAL. KUPANG. Ratusan Awak Media yang ada di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti kegiatan Vaksinasi Covid-19 Tahap III yang diselenggarakan Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT bekerjasama dengan Biro Umum dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Rabu (19/01/2022).

Awak Media di Kota Kupang saat mengikuti Vaksinasi Tahap ke III yang berlangsung di Aula El Tari Kupang, Rabu (19/01/2022).

Kegiatan Vaksinasi yang berlangsung di Aula El-Tari Kompleks Gedung Sasando,Jln El-Tari No. 52  ini diikuti oleh Awak Media baik dari Media Online, Cetak dan Elektronik.

Saat ditemui Awak Media di Lokasi kegiatan Vaksinasi, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Prisila Parera,SE, mengatakan tujuan diselenggarakannya kegiatan Vaksinasi Covid-19 ini yaitu supaya mengikuti target Nasional untuk terciptanya Herd Immunity.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Prisila Parera,SE, saat dikonfirmasi Awak Media di sela-sela kegiatan Vaksinasi Tahap III yang berlangsung di Aula El-Tari, Rabu (19/01/2022)

“Kegiatan kali ini yakni kita memediasi para Awak Media untuk melakukan Vaksin Booster yaitu jenisnya Vaksin Pfizer, dan tujuan yaitu untuk menciptakan Herd Immunity seperti target Nasional,”

Dalam melakukan melakukan kegiatan Vaksinasi Covid-19 ini Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT menjalin kerjasama dengan Biro Umum Setda NTT dan dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, jelas Prisila.

Untuk diketahui para Awak Media sangat antusias mengikuti kegiatan Vaksinasi Covid-19 ini guna mendukung pemerintah dalam rangka menciptakan Herd Immunity. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Dorong Percepatan Vaksinasi, OJK NTT Kembali Gelar Vaksinasi Massal Sektor Jasa Keuangan

NTT AKTUAL. KUPANG. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 secara massal yang ketiga kalinya untuk vaksin dosis pertama dan kedua bagi masyarakat. Kegiatan kali ini dilaksanakan di 4 lokasi di Kabupaten Kupang yaitu Kecamatan Takari, Kelurahan Baumata, Kelurahan Raknamo dan Kabupaten Malaka.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong percepatan vaksinasi agar tercipta herd immunity masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi Indonesia khusunya  Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan vaksinasi di Kecamatan Kecamatan Takari, Keluarahan Baumata, Kelurahan Raknamo dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2022 bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dan Bank NTT. Target total vaksinasi untuk ke tiga tempat ini adalah sebanyak 1.000 dosis vaksin.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Malaka pada tanggal 30 November 2021 sampai dengan 4 Desember 2021 bekerjasama dengan Bank Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka dan Bank BCA. Total terdapat 5.491 peserta yang divaksin.

Kedepannya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus bekerjasama dengan Industri Jasa Keuangan (IJK), Kementerian Kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyalurkan vaksinasi kepada 10 juta masyarakat hingga akhir Desember 2021. (*)

Sumber berita + foto : Humas OJK NTT

Sektor Jasa Keuangan & REI NTT Selenggarakan Vaksinasi, ini Link Pendaftaran nya

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, Sektor Jasa Keuangan bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 pada tanggal 20 hingga 24 September 2021 mendatang bertempat di Pitoby Sport Center yang terletak di Jl. H.R Koroh, Bello, Maulafa Kota Kupang.

Vaksinisasi Covid-19 ini akan diselenggarakan sejak pukul 08.00 – 15.00 WITA. Masyarakat yang ingin memperoleh pelayanan Vaksinisasi ini dapat mendaftarkan diri melalui link : https://reipeduli.id/

Ketua DPD REI Provinsi NTT, Bobby Pitoby dalam kegiatan Press Conference bersama awak media bertempat di Cafe Petir Kupang, Kamis (16/9/2021) sore mengatakan jenis vaksin yang akan diberikan dalam kegiatan Vaksinisasi Covid-19 nantinya di Pitoby Sport Center yaitu jenis Sinovac.

Ketua DPD REI Provinsi NTT, Bobby Pitoby (pojok kiri) saat memberikan keterangan pers dalam Press Conference bersama awak media di Cafe Petir Kupang, Kamis (16/9/2021) sore. Dok : Nataniel Pekaata/ NTT AKTUAL

“Sebelum melakukan kegiatan Vaksinasi bagi masyarakat Kota Kupang ini, REI NTT bersama Sektor Jasa Keuangan juga sudah melakukan kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Kota Maumere,” kata Bobby.

Bobby Pitoby mengungkapkan terimakasih kepada BI dan OJK dan Pemerintah yang selalu aktif mendukung pemulihan ekonomi pasca Covid-19 dan diharapkan lewat diselenggarakan nya vaksinasi ini dapat segera memulihkan perekonomian.

Pada kegiatan Press Conference ini yang berlangsung di Cafe Petir Kupang ini juga turut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan BI NTT I Nyoman Ariawan Atmaja, Deputi Kepala OJK Provinsi NTT dan Karo Ekonomi NTT.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan dirinya mengharapkan Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan ini mendapatkan dukungan dari semua lapisan masyarakat terutama sentra-sentra ekonomi agar aktivitas perekonomian cepat segera pulih. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Sukses Vaksinasi 1150 Orang Dosis Pertama, NasDem NTT Siap Vaksinasi Dosis Kedua

NTT AKTUAL. KUPANG. Sudah empat pekan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTT menggelar kegiatan Vaksinasi Covid-19. Vaksinasi yang diperuntukan bagi warga Kota Kupang dan sekitarnya ini dilakukan Gedung DPW NasDem NTT sejak Bulan Juli yang lalu.

Hingga kini DPW NasDem NTT sudah berhasil melakukan pelayanan vaksinasi Covid-19 bagi 1.150 warga. Adapun vaksin yang diberikan adalah Sinovac. Kendati sudah ribuan orang divaksin, namun tidak sedikitpun terjadi kerumunan masa. Hal itu terjadi karena pengelolaan vaksinasi yang terbilang sangat rapih.

Data para penerima Vaksin dikirimkan oleh para Ketua RT melalui Kelurahan di Kota Kupang. Selanjutnya data penerima vaksin berserta nomor kontak akan diserahkan ke Sekretariat DPW NasDem NTT. Calon penerima vaksin akan dikirimkan layanan pesan pendek terkait jam untuk menerima vaksin.

Sekretaris DPW NasDem NTT, Yusak Meok, kepada awak media menjelaskan, apa yang dilakukan adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat NTT.

Lebih lanjut Yusak menjelaskan, untuk menghindari kerumunan massa, pihaknya bekerja sama dengan pihak kelurahan untuk mendata warga yang belum divaksin.

“Data kami ambil pihak kelurahan, kemudian kami kirim sms kepada warga yang direkomendasikan oleh pihak kelurahan, sehingga warga yang datang tidak berkerumun,” jelas Yusak.

Menurutnya, setiap minggu DPW NasDem melayani 250 orang.

“Untuk sementara vaksinasi tahap pertama kami tutup hari ini. Total yang sudah terima vaksin sebanyak 1.150 orang,” ungkap Yusak.

Sementara bulan depan akan dilanjutkan dengan vaksinasi tahap 2.

“Kami akan undang peserta vaksin tahap 1 pada bulan Juli kemarin. Setelah tahap 2 selesai kami akan buka kembali untuk tahap pertama,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesehatan NasDem NTT, dr Debby Veronica Abineno, menyampaikan terima kasih kepada warga yang sudah berpartisipasi dalam vaksinasi tahap pertama.

“Bagi yang belum divaksin tahap 1 akan kami layani setelah vaksin tahap 2 digelar. Kegiatan vaksinasi ini akan kami laksanakan hingga minggu kedua bulan Desember,” tandas dr Debby. (***)

Terima Vaksin Dosis ke 2, Wali Kota Kupang Imbau Warga Jangan Takut Divaksin

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH, didampingi Istri yang juga adalah Ketua TP. PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe beserta anak-anaknya mendatangi Rumah Sakit S. K. Lerik untuk mendapatkan vaksin dosis ke 2, Jumat (06/8/2021).

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH, saat disuntik vaksin dosis ke 2 di Rumah Sakit S. K. Lerik, Jumat (06/8/2021). Dokumentasi : Prokompim Setda Kota Kupang.

Setelah disuntik vaksin oleh petugas vaksinator, Wali Kota Kupang menyempatkan diri menyampaikan kepada sejumlah warga yang sedang menunggu giliran untuk divaksin bahwa beliau baru saja selesai divaksin untuk menunjukkan bahwa vaksin tersebut aman.

Ketua TP. PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe saat disuntik vaksin dosis ke 2 di Rumah Sakit S. K. Lerik, Jumat (06/8/2021). Dokumentasi : Prokompim Setda Kota Kupang.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH, mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang yang belum divaksin agar tidak terpengaruh isu-isu yang keliru yang membuat orang takut divaksin.

“Semua vaksin yang diberikan pemerintah aman dan halal, jadi bapa mama tidak usah takut,” imbau Wali Kota.

Wali Kota Kupang menambahkan bahwa dalam situasi pandemi yang sedang melanda Kota Kupang saat ini dirinya berharap semua masyarakat Kota Kupang bisa mendapatkan vaksin. Menurutnya saat ini Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTT sudah menyediakan vaksin untuk Kota Kupang.

Wali Kota Kupang mengatakan bahwa hingga saat ini cakupan warga Kota Kupang yang sudah mendapatkan vaksin sebesar 48%. Beliau berharap dalam waktu dekat cakupan dapat segera meningkat menjadi 80%. “Saya mengajak masyarakat Kota Kupang yang belum vaksin untuk datang ke faskes-faskes untuk divaksin. Sebelum mengikuti vaksin, setiap orang akan diperiksa terlebih dahulu jika dinyatakan sehat baru bisa divaksin, jadi tidak usah takut dulu karena sebelum vaksin akan diperiksa,” jelas Wali Kota.

Wali Kota Kupang mengajak masyarakat untuk terus mendoakan Kota Kupang agar kasus Covid cepat menurun sehingga aktivitas masyarakat bisa normal kembali. (*PKP_ainun/NA)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

Cakupan Vaksinasi Tahap I dan II Covid-19, Kota Kupang Tertinggi di NTT

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Antusiasme masyarakat Kota Kupang untuk mendapat vaksin covid-19 cukup tinggi. Dalam kurun waktu 6 bulan, sudah 48 persen warga layak vaksin sudah menerima vaksin tahap I. Untuk vaksinasi tahap II, tercatat baru 22,5 persen. Berdasarkan data resmi dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), periode Januari-Juli 2021, vaksinasi tahap I di Kota Kupang mencapai 48 persen. Angka ini merupakan yang tertinggi di NTT saat ini.

Berikut angka vaksinasi Kota Kupang dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten lain di NTT:

1. Manggarai Timur: vaksin I 7,2%), vaksin II 3,5%;
2. Ende: vaksin I 7,7%, vaksin II 3,9%;
3. Flores Timur: vaksin I 7,8%, vaksin II 4,7%;
4. TTS: vaksin I 8,3%, vaksin II 4,4%;
5. Alor: vaksin I 8,3%, vaksin II 5,0%;
6. Malaka: vaksin I 8,6%, vaksin II 5,8%;
7. Lembata: vaksin I 9,0%, vaksin II 6,1%;
8. SBD: vaksin I 9,1%, vaksin II 4,2%
9. TTU: vaksin I 9,3%, vaksin II 6,2%;
10. Ngada: vaksin I 10,1%, vaksin II 5,6%;
11. Sikka: vaksin I 10,6%, vaksin II 5,7%;
12. Nagekeo: vaksin I 11,0%, vaksin II 5,5%;
13. Manggarai: vaksin I 12,7%, vaksin II 8,7%;
14. Sabu Raijua: vaksin I 12,9%, vaksin II 7,6%;
15. Sumba Timur: vaksin I 12,9%, vaksin II 5,2%;
16. Rote Ndao: vaksin I 13,4%, vaksin II 5,6%;
17. Sumba Tengah: vaksin I 13,3%, vaksin II 6,3%;
18. Belu: vaksin I 17,4%, vaksin II 10,0%;
19. Sumba Barat: vaksin I 17,5%, vaksin II 8,1%;
20. Manggarai Barat: vaksin I 23,5%, vaksin II 14,9%;
21. Kab. Kupang: vaksin I 25.0%, vaksin II 6,4%;
22. Kota Kupang: vaksin I 48,0%, vaksin II 22,5%.

Sementara rata-rata cakupan Provinsi NTT untuk vaksin I sebesar 15,3% dan vaksin II sebesar 7,6%.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes, Kamis (05/8/2021) menjelaskan tingginya cakupan vaksinasi di Kota Kupang karena masyarakat mulai antusias dan sadar akan pentingnya vaksin anticovid-19. Saat ini sedang berjalan vaksinasi jenis AstraZeneca dosis ke-2 untuk warga yang telah menerima dosis pertama. Vaksinasi dilaksanakan di 19 fasilitas kesehatan.

Ia mengatakan, ada 332.000 warga Kota Kupang yang akan menerima vaksin. Saat ini persentase yang sudah vaksin sebanyak 48% dan berada pada urutan pertama di NTT. “Angka ini (332.000) harus dicapai untuk menjadikan Kota Kupang aman, sehingga lambat laun pandemi ini bisa berakhir,” ungkapnya.

Retnowati juga mengatakan setiap hari di Kota Kupang vaksinasi dilakukan untuk 1.600-2.000 warga. (*PKP)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Dorong Percepatan Vaksinasi, Wawali dan Forkopimda Pantau Puskesmas

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man melakukan pemantauan dan pengendalian hasil vaksinasi pada 3 puskesmas di Kota Kupang dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi di Kota Kupang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kupang, Kamis (05/8/2021).

3 Puskesmas yang dikunjungi antara lain; Puskesmas Oepoi, Puskesmas Sikumana dan Puskemas Bakunase. Turut hadir Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo, S.Sos., Kasi Intel Kejari Kota Kupang, Noven Bulan, SH., Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Maxi Jemy Deerens Didok, S. Pd., M. Si, serta para Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas setempat.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man bersama Forkopimda Kota Kupang saat mengunjungi Puskesmas Oepoi, Kamis (05/8/2021). Dokumentasi : Prokompim Setda Kota Kupang.

Dalam pantauannya di Puskesmas Oepoi yang pertama kali dikunjungi, data yang diperoleh untuk Vaksin Covid 19 jenis Sinovac dosis 1 total penerima berjumlah 3.266 orang dan dosis 2 berjumlah 1.912 orang. Sedangkan untuk Vaksin jenis Astra Zeneca dosis 1 total penerima berjumlah 483 orang dan dosis 2 berjumlah 260 orang yang tersebar di 4 kelurahan, antara lain; Oebufu, Liliba, Kayu Putih dan Tuak Daun Merah. Menurut Pelaksana Harian Kepala Puskesmas Oepoi, dr. Hani ada kesenjangan antara vaksin dosis pertama dan dosis kedua dikarenakan masih ada masyarakat yang belum mau vaksin dosis 2.

Selanjutnya pada Puskesmas Sikumana dalam pengamatan Wawali, proses pendataan alur informasi tercatat secara baik pada papan informasi. Tiap kelurahan diberikan informasi mengenai jumlah penerima vaksin dan data terus diperbarui tiap harinya. Sesuai data yang diperoleh sasaran penerima vaksin di atas 18 tahun berjumlah 46.108 orang dengan rincian 7.056 orang sudah divaksin dan 39.052 orang yang belum divaksin. Artinya masih sekitar 82% masyarakat di 6 kelurahan yang masuk pelayanan Puskesmas Sikumana yang belum di vaksin antara lain; Sikumana, Naikolan, Oepura, Kolhua, Belo dan Fatukoa.

Kemudian untuk Puskesmas Bakunase target penerima vaksin berjumlah 39.880 orang yang berusia di atas 18 tahun yang tersebar di kelurahan se-Kecamatan Kota Raja. Pada Puskesmas Bakunase total pelayanan vaksin jenis Sinovac berjumlah 12.586 dosis dan jenis Astra Zeneca berjumlah 1.330 dosis dengan sisa stok vaksin berjumlah 34 vial. Untuk pelayanan vaksin jenis Sinovac dosis 2 masih membutuhkan sekitar 160 vial.

Dalam pelayanan masih ditemukan beberapa kendala antara lain, masyarakat yang menerima vaksin tidak berdasarkan wilayah domisili sehingga puskesmas tidak dapat mengetahui secara pasti berapa jumlah warga di wilayah pelayanan yang sudah menerima vaksinasi sehingga puskesmas mengalami kesulitan menghitung jumlah kebutuhan vaksin khususnya untuk dosis ke 2.

Selain itu keterbatasan jumlah vaksinator yang terlatih juga menjadi kendala, mengantisipasi apabila ada tenaga vaksinator yang terkonfirmasi positif covid 19 maupun sakit. Kendala lainnya menurut pengamatan puskesmas, masyarakat yang tidak patuh pada aturan yang berlaku, misalnya tetap ke faskes atau ke puskesmas untuk meminta pelayanan vaksin namun memberi informasi yang tidak benar padahal yang bersangkutan sedang menunggu hasil tes Swab/PCR.

Wawali menjelaskan kepada tiap puskesmas agar mengolah data vaksinasi secara baik dan ditampilkan kepada masyarakat. “Pendataan dilakukan secara komputerisasi maupun manual agar tidak ada masyarakat yang terlewatkan sebagai penerima vaksin. Diharapkan koordinasi yang baik antara puskesmas, kelurahan/kecamatan dengan Dinkes untuk mendata setiap warganya,” imbau Wawali.

“Saya nanti akan buat zoom meeting untuk semua puskesmas di Kota Kupang yang dikunjungi, akan ditentukan puskesmas mana yang mempresentasikan tentang keberhasilannya dalam pelayanan dan upaya mempercepat program vaksinasi agar menjadi contoh bagi puskesmas lain,” ungkap Wawali.

Di akhir kunjungannya, Wawali mengapresiasi pelayanan vaksin yang telah dilakukan dengan baik dan berjalan lancar dengan jumlah target per hari yang tidak menimbulkan kerumunan dan antrean masyarakat. (*PKP_chr/ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Dukung Pemkot Kupang, OJK Gelar Vaksinasi Massal

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan penyebaran covid 19 di Kota Kupang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) menggelar vaksinasi massal. Vaksinasi yang diperuntukkan bagi pelaku perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya beserta keluarga berlangsung di Poltekes Kemenkes Kupang, Jumat (17/07/2021).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Robert HP Sianipar, Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT, Daniel Agus Prasetyo, Direktur Poltekes Kemenkes Kupang, Dr. R. H. Kristina, SKM, M.Kes, Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi NTT, Hary Alexander Riwu Kaho dan sejumlah pimpinan perbankan yang ada di Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada FKLJK Provinsi NTT yang sudah bersedia mendukung upaya pemerintah memutus rantai penyebaran covid 19 lewat vaksinasi. Menurutnya dalam kaitan dengan vaksinasi, Presiden Republik Indonesia menugaskan tiga hal kepada semua kepala dan wakil kepala daerah. Yang pertama adalah penanggulangan covid 19, yang kedua adalah memperhatikan pemulihan ekonomi nasional dalam skala kecil dan mikro di wilayahnya masing-masing serta ketiga adalah melanjutkan program bantuan sosial.

Ditambahkannya pelaksanaan vaksinasi covid-19 hari ini, selain bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan covid-19 di lembaga jasa keuangan, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat dan melindungi para pelaku jasa keuangan dari covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi, juga sekaligus untuk memotivasi seluruh lapisan masyarakat agar ikut ambil bagian dalam program vaksinasi ini.

Wawali mengakui bahwa sektor perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya sangat rentan terhadap penyebaran covid 19. Demi menjaga keberlangsungan operasional sistem pembayaran yang aman, lancar, efisien, dan andal, serta memastikan ketersediaan uang rupiah di masyarakat, bank dan lembaga jasa keuangan harus tetap beroperasi di tengah pandemi covid 19 yang terus mengancam. Karena itu perlu ada upaya untuk memastikan para karyawan dan pelaku jasa keuangan tetap aman dan terlindungi dari virus ini. Selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat, vaksinasi yang diselenggarakan hari ini juga turut membantu memutus rantai penyebaran covid 19 di tempat kerja masing-masing.

Ditambahkannya total cakupan vaksinasi 1 dan vaksinasi 2 di Kota Kupang sejak Januari hingga awal Juli 2021 lalu masih rendah. Untuk dosis-1: 33.88% dan dosis-2:15.32%. Namun jika dilihat dari pencapaian penyerapan vaksin di Kota Kupang menurutnya sudah mencapai 99 persen. Dari 164.254 dosis yang diterima, sudah 162.611 dosis yang terpakai.

Sementara Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT Robert HP Sianipar, menyampaikan vaksinasi ini merupakan bagian dari program nasional yang sudah dicanangkan bersama Presiden RI pada bulan Juni yang lalu dan target vaksinasi massal sektor jasa keuangan sampai akhir tahun 2021 sebesar 10.000.

Tema vaksinasi massal yang diusung adalah “Atasi pandemik, Pulihkan ekonomi” diharapkan dapat membantu program pemerintah untuk mencapai kekebalan komunal dan targetnya pada bulan November program vaksinasi sudah mencapai 70%, sehingga bisa menciptakan kekebalan komunal. Karena menurutnya dengan adanya kekebalan komunal aktivitas dan mobilitas masyarakat dapat normal kembali.

Direktur Bank NTT sekaligus Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi NTT Hary Alexander Riwu Kaho, mengapresiasi OJK Provinsi NTT yang mampu melaksanakan vaksinasi massal bagi semua karyawan dan jasa keuangan yang ada di FKLJK. “Tentu pelaksanaan vaksinasi massal covid 19 dapat memberikan peningkatan imun tubuh bagi karyawan dan jasa keuangan dalam melaksanakan tugas yang berat dengan baik sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT, Daniel Agus Prasetyo. Menurutnya vaksinasi ini juga sesuai dengan arahan Gubernur Bank Indonesia tentang pentingnya vaksinasi, karena tanpa vaksinasi aktivitas ekonomi jadi terbatas. Dia berharap dengan adanya vaksinasi kegiatan ekonomi dapat berjalan dengan aman, lancar, efisien, andal dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Direktur Poltekes Kemenkes Kupang, DR. R. H. Kristina, SKM, M.Kes, mengapresiasi OJK Provinsi NTT yang telah memberikan kepercayaan kepada Poltekes Kupang melalui jurusan keperawatan untuk melaksanakan vaksinasi. Vaksinasi massal yang sudah dilaksanakan sampai hari Kamis sebanyak 350 vaksinasi dan hari ini kurang lebih 300 vaksinasi. (*PKP_eh)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Gubernur NTT Lakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap I

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan vaksinasi tahap pertama pada Rabu (14/07/2021) di Kantor Gubernur NTT.

Gubernur melakukan vaksinasi dengan jenis vaksin Astrazeneca juga bersama bersama para pejabat Eselon II lainnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat melakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap I, Rabu (14/07/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Usai melakukan vaksinasi, Gubernur menghimbau kepada Bupati dan Walikota se NTT untuk tetap mendorong masyarakat agar segera melakukan vaksinasi dalam tujuan mencegah penyebaran covid 19 yang lebih banyak.

“Sebagai Gubernur saya sangat berterima kasih kepada masyarakat NTT yang punya kesadaran bersama-sama untuk melakukan vaksinasi karena kita saat ini mengejar herd immunity juga sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi untuk kita segera dalam kita mengejar herd immunity kita semua,” kata Gubernur.

“Bagi masyarakat di seluruh NTT, vaksin juga memberikan manfaat bagi kita yakni menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat covid 19, mendorong terbentuknya herd immunity dengan syarat minimal 70 persen masyarakat NTT telah melakukan vaksin dan meminimalkan dampak ekonomi dan sosial yaitu jika sebagian besar mayarakat sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik melawan virus covid 19 maka aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat bisa terlaksana kembali dengan normal,” ungkap Gubernur VBL.

“Kita harapkan seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota bersama TNI dan Polri untuk bergerak membantu agar masyarakat kita dapat melakukan vaksinasi secara keseluruhan dan lancar,” ujar beliau.

“Kita semua harus tetap tertib dan teratur melaksanakan vaksinasi sebagaimana target utama kita adalah semua anggota masyarakat harus tervaksin. Oleh sebab itu kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar vaksin-vaksin dapat dikirim terus sehingga kita semua dapat terlayani dengan baik,” jelas VBL.

“Kita harapkan nanti bulan desember kita sudah tidak lagi menggunakan masker, tentunya dengan memastikan kalau kita semua telah divaksin. Kita lihat kemarin di Eropa semua penonton sepakbola bola menyaksikan pertandingan di stadion tanpa masker dan itu menunjukkan kalau herd immunity mereka sudah hampir mencapai 100% melalui vaksinasi,” ujar Gubernur. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata