Arsip Tag: Undana Kupang

Ungkapan Terima Kasih, Mahasiswa Prodi Teknik Sipil Undana Berikan Plakat Bagi Frederikus Tahadi Bria

NTT AKTUAL. KUPANG. Sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memberikan plakat kepada Frederikus Tahadi Bria yang akrab di sapa Fredi Tahadi Bria, Rabu (25/05/2022).

Pemberian plakat sebagai ungkapan terima kasih ini diserahkan kepada Fredi Tahadi Bria karena dirinya telah menjadi Narasumber atau Pembicara pada kegiatan Webinar Kewirausahaan yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Undana Kupang, pada Sabtu (7/05/2022) lalu.

Frederikus Tahadi Bria (kanan) saat menjadi Narasumber dan memaparkan materi kewirausahaan dalam kegiatan Webinar yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Undana Kupang, pada Sabtu (7/05/2022) lalu. Dokumentasi : Istimewa

Plakat ungkapan terima kasih ini diserahkan langsung oleh Ketua panitia pelaksana kegiatan Webinar Kewirausahaan Prodi Teknik Sipil Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Melkior Kalan Pati, bertempat di salah satu toko milik Fredi Tahadi Bria yang yakni Toko Indo Motor yang terletak di Jln. Taebenu Kelurahan Liliba Kota Kupang.

Seperti pemberitaan sebelumnya di Media ini Fredi Tahadi Bria merupakan seorang pengusaha yang memiliki toko yang bergerak di bidang otomotif atau menjual suku cadang sepeda motor dan juga merupakan pemilik toko bangunan. Tokonya ini bernama Indo Motor dan Indo Bangunan, yang berada di Jln. Taebenu Kelurahan Liliba Kota Kupang. Selain itu Fredi saat ini juga mulai membuka toko otomotif dan toko bangunan yang berada di Penfui.

Melkior Kalan Pati (kiri) saat menyerahkan plakat sebagai ungkapan terima kasih kepada pelaku Entrepreneur atau Kewirausahaan, Fredi Tahadi Bria di depan Toko milik Fredi, Rabu (25/05/2022). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Saat ditemui Media ini, Melkior Kalan Pati mengatakan materi Kewirausahaan yang dibawakan pak Fredi sangat bagus dan efektif apabila dikolaborasikan dengan materi dari Narasumber lainnya.

Frederikus Tahadi Bria. Dokumentasi : Istimewa

“Saya merasa materi ini bisa menjadi bekal bagi kami mahasiswa untuk bisa lebih mengenal jiwa Entrepreneur di bidang Konstruksi pada Era Industri 4.0,” ungkapnya.

Mahasiswa semester 6 Prodi Teknik Sipil Undana Kupang ini menambahkan kegiatan Webinar Kewirausahaan ini sangat bermanfaat untuk teman-teman mahasiswa dari teknik sipil Undana, karena melalui kegiatan ini dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa teknik sipil Undana untuk bisa mendengar langsung kisah, perjuangan serta kiat-kiat untuk menuju kesuksesan berwirausaha.

“Salah satu poin penting yang saya petik dari materi-materi nya pak Fredi yaitu ‘jangan pernah takut untuk memulai sebuah usaha’,” tandasnya.

Kegiatan dialog seperti ini sudah sering dilakukan oleh Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dan karena covid-19 saja maka kegiatan ini dilakukan secara daring yakni Webinar.

Ditempat yang sama, salah seorang panitia kegiatan yang juga mahasiswa semester 6 Prodi Teknik Sipil Undana Kupang Robertus B. Erasmus mengatakan dirinya mendapat pembelajaran yang berarti dari pemaparan pak Fredi saat Webinar.

“Pembelajaran ini saya peroleh karena dalam memaparkan materi Kewirausahaan nya pak Fredi juga menyempatkan diri berbagi tentang kisah nya saat berusaha dan disitu dirinya memberikan motivasi jangan pernah takut gagal dan menyerah dalam berwirausaha,” ujarnya.

Robertus merasa dengan materi dan motivasi yang diberikan pak Fredi, tidak menutup kemungkinan bagi dirinya untuk juga menekuni dunia Entrepreneur atau kewirausahaan kedepannya, tutupnya.

Untuk diketahui Webinar Kewirausahaan yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Undana Kupang ini diselenggarakan pada Sabtu (7/05/2022) lalu mengusung tema besar yaitu “Membangun jiwa Entrepreneur di bidang Konstruksi pada Era Industri 4.0”.

Selain Frederikus Tahadi Bria yang menjadi Narasumber, Narasumber lainnya yang turut menjadi pembicara atau pemateri dalam kegiatan Webinar ini adalah Dr. Yunita A. Messah, ST..,MT. Kegiatan Webinar ini berlangsung dari pukul 09.00 sampai dengan 13.00 WITA. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur VBL Tantang Mahasiswa  Buat Riset Permasalahan di Desa

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menantang para mahasiswa yang melakukan kegiatan praktek, kuliah kerja nyata, kemah kerja bakti ataupun kegiatan sejenisnya di desa untuk membuat riset-riset sederhana terkait permasalahan di wilayah tersebut.

“Saya harap kalau kamu lakukan kegiatan di desa, tidak hanya lakukan  sosialisasi. Tapi sebagai mahasiswa harus melakukan riset-riset sederhana terkait permasalahan di desa dan melakukan analisis. Catat dan tulis semua hal itu, lalu buat kesimpulan kira apa yang harus dibuat,regulasi dan kebijakan apa yang dibutuhkan serta pola kepemimpinan seperti apa yang diharapkan,” kata Gubernur VBL saat menerima pengurus Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Stanislaus Fakultas Hukum Undana, Rabu (18/05/2022) di ruang Kerja Gubernur.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat foto bersama dengan pengurus Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Stanislaus Fakultas Hukum Undana, Rabu (18/05/2022) di ruang Kerja Gubernur. Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

KMK Santo Stanislaus Fakultas Hukum Undana akan melaksanakan kegiatan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) selama seminggu dari tanggal 30 Mei sampai 5 Juni di Desa Manamas Kecamatan Naibenu Kabupaten Timor Tengah Utara.

Menurut Gubernur, mahasiswa yang lakukan praktek lapangan di desa harus mampu menghasilkan data-data riil yang seringkali luput dari perhatian pemerintah.

“Misalnya terkait persoalan stunting di desa, mahasiswa bisa buat penelitian terkait bagaimana dari aspek gizinya, lalu bagaimana pengaruh budaya patriarki terhadap pola asuh anak, bagaimana peran tokoh masyarakat dan tokoh agama. Konvergensi seperti apa yang dibutuhkan. Juga catat siapa saja yang stunting dan berpotensi kalau hamil akan stunting. Tidak boleh lagi berbicara prosentase kalau wilayahnya desa,” jelas Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur VBL menegaskan, data-data seperti ini akan sangat membantu pemerintah terutama dalam melakukan intervensi dan membuat kebijakan yang komprehensif.

“Termasuk melihat potensi sumber daya yang ada di desa dan BUMDes seperti apa yang dibutuhkan agar sumber daya yang dimiliki oleh masyarakat dapat dioptimalkan. Juga terkait produktivitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki. Sebagai mahasiswa hukum, kamu juga harus bisa memberikan masukan tentang konstruksi hukum seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat desa untuk menopang pengembangan ekonomi untuk kesejahteraan mereka,”kata Gubernur VBL.

Gubernur berharap agar kegiatan KKBM dan sejenisnya dapat meningkatkan pemahaman terkait berbagai permasalahan dan tata kelola pemerintahan desa.

“Pulang dari desa, kamu harus bisa bantu orang lain. Juga menambah pengetahuan tentang manajemen pemerintahan desa serta tahu struktur berpikir masyarakat tersebut. Data-data konkret penting sebagai masukan untuk pemerintah baik kabupaten maupun provinsi,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Ketua KMK Santo Stanislaus Fakultas Hukum Undana,Adan Daman mengungkapkan ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan dalam KKBM seperti penyuluhan kesehatan, advokasi hukum, pendampingan terhadap Bumdes dan beberapa kegiatan lainnya. Dikatakan Adan,  prosentase stunting di desa Manamas  masih cukup tinggi serta berbagai persoalan lainnya dalam tata kelola pemerintahan.

“Kami datang untuk meminta arahan bapak Gubernur terkait kegiatan yang akan kami lakukan. Kami akan berupaya untuk menjalankan arahan bapak gubernur agar kegiatan KKBM ini sungguh bermanfaat terutama dalam menghasilkan data-data sederhana yang dibutuhkan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan persoalan yang dihadapi masyarakat,” jelas Adan.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut staf khusus Gubernur, Imanuel Blegur dan pengurus KMK Santo Stanislaus. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Ikatan Alumni Faperta Undana Serahkan Beasiswa Bantuan Kuliah Bagi 12 Mahasiswa Berprestasi

NTT AKTUAL KUPANG. Bertempat di Aula Kampus Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana, hari ini Selasa 26 April 2022, Ikatan Alumni Universitas Nusa Cendana Fakultas Pertanian (IKADANA FAPERTA) merupakan wadah organisasi bagi para Alumni Faperta, kembali menyerahkan Beasiswa/bantuan kuliah bagi 12 (dua belas) orang mahasiswa berprestasi dari program studi  Agroteknologi, Program Studi Agribisnis dan Program Studi Kehutanan serta bantuan dukungan operasional kegiatan ekstra untuk kampus Faperta Undana.

Ketua Ikatan Alumni Universitas Nusa Cendana Fakultas Pertanian (Ikadana Faperta)  Nixon Balukh, SP, M,Si dalam sambutannya mengatakan bahwa Ikadana Faperta sebagai wadah profesi yang diharapkan dapat mengoptimalkan potensi alumni Fakultas Pertanian Undana dalam mendukung pemberdayaan alumni, mendukung pengembangan kampus dan juga mendukung pembangunan di daerah.

 

Lebih lanjut Nixon mengatakan bahwa Program/kegiatan Ikadana Faperta yang sudah berjalan antara lain (1) kuliah Umum dari alumni untuk kampus setiap bulan, (2) Pemberian beasiswa alumni bagi mahasiswa berprestasi dengan kemampuan ekonomi terbatas, (3) pembekalan kewirausahaan bagi wisudawan/alumni baru serta (4) pengabdian masyarakat/penyuluhan bersama alumni dan dosen, (5) Webinar Nasional Pengembangan Porang melalui Kultur Jaringan, (6) Pembekalan Mahasiswa Baru sebagai masyarakat Ilmiah, (7) Promosi/sosialisasi kampus Faperta Undana. di Adapun Tagline dari Ikadana Faperta adalah Dari Alumni, Oleh Alumni dan Untuk Faperta. Jumlah alumni sekarang tercatat sebanyak 4.432 alumni yang berasal dari 3 program Studi yaitu Agroteknologi, Agribisnis dan Kehutanan merupakan potensi yang terus digerakan untuk mendukung kampus dan pembangunan. Pemberian beasiswa tahun ini merupakan tahun yang kedua sebagai salah satu perwujudan dukungan alumni terhadap mahasiswa berprestasi untuk menyelesaikan studinya. Setiap penerima beasiswa dua tahun berturut menerima beasiswa Ikadana Faperta.

Penyerahan beasiswa dari Ikadana Faperta yang di terima 12 mahasiswa berprestasi Fakultas Pertanian UNDANA, Selasa (26/4/2022)

Dekan Fakultas Pertanian Undana Dr. Ir. Muhammad S. M. Nur, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa Alumni merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung pengembangan kampus terutama dalam mendukung akreditasi kampus sekaligus juga berkolaborasi dengan kampus mendukung pengembangan kapasitas masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah baik Provinsi maupun kabupaten/kota.

Muhhamad Nur menambahkan bahwa atas nama civitas akademik Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para alumni melalui wadah Ikadana Faperta dan mengharapkan agar Ikadana Faperta terus dapat berkolaborasi dengan Fakultas untuk melaksanakan berbagai program/kegiatan. Kepada para mahasiswa penerima beasiswa agar dapat memanfaatkan beasiswa ini untuk mendukung aktivitas perkuliahannya serta menjadikan momentum ini sebagai pembelajaran agar nanti ketika kalian menjadi alumni,  disamping dapat berbuat sesuatu bagi masyarakat dan pembangunan juga dapat berbuat sesuatu bagi kampus/almamater seperti apa yang dilakukan oleh kakak/senior kalian saat ini bagi kalian sekaligus harus siap menerima estafet sebagai generasi penerus penggerak Ikadana Faperta. (*)

Alumni FAPERTA UNDANA Gelar Penyuluhan di Kecamatan Amfoang Selatan

NTT AKTUAL. OELAMASI. Alumni Fakultas Pertanian (Faperta) bersama Dosen Fakultas Pertanian  Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang melaksanakan pengabdian masyarakat bersama melalui kegiatan penyuluhan di Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang pada Sabtu (12/06/2021).

Alumni Fakultas Pertanian (Faperta) bersama Dosen Fakultas Pertanian  Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang foto bersama petani yang berada di Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang pada Sabtu (12/06/2021). Dokumentasi : Istimewa

Menurut Dekan Fakultas Pertanian Undana, Damianus Adar bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan perwujudan dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi dimana civitas akademik dapat mengiplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan Damianus Adat bahwa Alumni merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung pengembangan kampus terutama dalam mendukung akreditasi kampus sekaligus juga berkolaborasi dengan kampus mendukung pengembangan kapasitas masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Pada kesempatan yang sama Ketua Ikatan Alumni Universitas Nusa Cendana Fakultas Pertanian (Ikadana Faperta)  Nixon Balukh mengatakan bahwa Kolaborasi alumni dan dan civitas akademik ini merupakan perwujudan perjanjian kerjasama alumni dan kampus untuk bersama melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan bersama. Ini langkah awal yang baik dan Kecamatan amfoang selatan dipilih karena merupakan salah satu pelaksana program Pemerintah Provinsi NTT Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS).

Pada Kegiatan penyuluhan kali ini Fokus materi nya yaitu meliputi “Untuk Meningkatkan Pengetahuan Petani Dalam Budidaya Jagung” yang dibawakan oleh Dosen Fakultas Pertanian (Faperta) Undana Anto Ndiwa, Materi lainnya adalah “Meningkatkan Kapasitas  dan Dinamika Kelompok Tani yang dibawakan oleh Dosen Faperta Undana, Niko Serman dan Meteri berikutnya yakni “Mempersiapkan Petani Menjadi Penangkar Benih Jagung” yang dibawakan oleh alumni Faperta Undana, Eric Ricardo.

Kegiatan ini akan berlanjut pada pada lokasi lain bisa fokus materi penyuluhan yang sama bisa juga berbeda tergantung kebutuhan masyarakat.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Amfoang Selatan Siprianus Egong mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu kesiapan petani/kelompok tani pelaksana program TJPS. Pada Musim tanam april-september di Amfoang Selatan akan ditanam jagung seluas 32 Ha dan 4 Ha merupakan areal penangkaran benih pada 3 desa yaitu Desa Lelogama, Desa Leloboko dan Desa Fatumetan. Jadi kegiatan penyuluhan ini dilakukan kepada petani/kelompok tani pelaksana pada 3 desa. Terima kasih kepada Ikadana Faperta dan Fakultas Pertanian Undana yang telah melakukan kegiatan penyuluhan ini. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Badan Pengurus KMK Fisip Undana Periode 2020/2021 Resmi Di Kukuhkan

NTT AKTUAL. KUPANG. Kmk St Agustinus Fisip Undana menggelar Pelantikan Badan Pengurus periode 2020/2021, bertempat di Gua Maria Bintang Kejora Bikono, Baumata kupang, Sabtu (13/03/2021).

Ketua panitia Ucik Roswita dalam laporan nya menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksud untuk melegitimasi Kepengurusan baru.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Saya sangat bersyukur, kepada semua pihak yang sudah mendukung guna kesuksesan kegiatan ini,” ungkap Roswita.

Sementara itu Ketua Umum Periode 2020/2021 Sandro Najong, dalam sambutannya mengajak kepada semua pihak untuk saling bersinergi dan bahu membahu dalam membawa KMK Fisip Undana ke arah yang lebih baik dan senantiasa semangat dalam tugas dan tanggung jawab sebagai pengurus dengan memaknai tema yang tertera “Pergilah, Kalian Diutus”.

Lebih lanjut, Sandro mengucapkan terima kasih atas kepercayaan forum RUA kepadanya sebagai Ketua Umum.
” Terima kasih kepada segenap keluarga KMK St. Agustinus fisip Undana yang dalam momentum RUA,memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi pemimpin dalam satu kepengurusan kedepan, tutup Sandro.

Selaku Dewan Pembina KMK St Agustinus Fisip Undana, Markus Tae dalam kesempatan yang sama saat memberikan sambutannya mengapresiasi kepada keluarga mahasiswa Katolik St. Agustinus Fisip Undana yang dengan semangat menyukseskan kegiatan ini.

“Luar biasa semangat kalian, semoga semangat ini akan terus berlanjut dalam satu kepengurusan kedepan,” tandas Markus. (*)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Tingkatkan Pengetahuan Mahasiswa, Prodi Kimia Undana Gelar Seminar Sehari

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka untuk lebih meningkatkan pengetahuan, Mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menggelar kegiatan Seminar Sehari yang bertempat di Aula BAAK Lama Undana, Sabtu (14/03/2020)

Kegiatan Seminar Sehari ini mengusung tema “Eksistensi Ilmu Kimia Dalam Upaya Pengembangan Budaya Lahan Kering, Kepulauan dan Pariwisata NTT, di Era Revolusi Industri 4.0”, dan kegiatan seminar dimulai pada pukul 09.00 WITA, dengan menghadirkan empat pembicara diantaranya yaitu Drs. Theodorus M. Da Cunha, M.Si, Philiphi De Rosari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D, Yosep Lawa, S.Pd., M.Biotech, dan Umbu Wulang T. Paranggi, S.Sos.

Ketua Panitia Fransiskus T. Ndarung, dalam laporan panitia menyampaikan tujuan dari kegiatan ini.

“Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menambah dan juga meningkatkan pengetahuan serta mengembangkan potensi diri mahasiswa. Selain itu tujuannya lainnya adalah untuk membentuk dan meningkatkan intelektual quantity mahasiswa tentang pengembangan budaya lahan kering, kepulauan dan pariwisata dengan teknologi kimia,” kata Fransiskus.

Ketua Himapro Kimia Muhamad Revandy, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai respon dari mahasiswa terhadap sumber daya manusia

“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan Himapro Kimia yang diselenggarakan sebagai bagian dari responsibilitas mahasiswa Prodi Kimia terhadap Sumber Daya Manusia serta relasinya, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan dapat membentuk mental, meningkatkan kecerdasan intelektual dan emosional serta membangun kerja sama segenap civitas akademika,” ungkap Revandy

Theodorus Da Cunha mengatakan  bahwa mahasiswa secara aktual di butuhkan kecerdasannya dalam mengelola ilmu teknologi.

“Di Era Revoludi Industri 4.0, mahasiswa secara aktual di butuhkan kecerdasannya dalam mengelola ilmu teknologi dan mahasiswa kimia mempunyai kompetensi ilmu-ilmu alam untuk melakukan riset-riset di NTT dan untuk itu diharapakan pula untuk dapat selalu menjaga kearifan lokal, agar kearifan lokal di NTT dapat selalu terjaga,” ungkap Theo.

Philiphi De Rozari menyampaikan bahwa dengan hadirnya teknologi, diharapkan bahwa mahasiswa dengan cepat mendapatkan pekerjaan ataupun dapat melakukan studi lanjut dengan akhlak yang baik”.

Yosep Lawa menyampaikan bahwa pada dasarnya manusia NTT adalah manusia yang cerdas sejak lahir

Salah satu tantangan dalam kimia adalah adanya stigma bahwa ilmu kimia adalah ilmu yang sulit, namun hal ini dapat diatasi dengan melakukan pendekatan-pendekatan yang edukatif.

Lanjutnya, namun yang menjadi potensi adalah manusia NTT sudah dilahirkan dengan kualitas yang cerdas. Hal ini menjadi suatu potensi yang besar dalam menganalisis dan menyelesaikan masalah sehingga menjadi suatu potensi besar untuk pengembangan teknologi kimia,” jelas Yosep

Sementara itu Umbu Wulang memotivasi para mahasiswa untuk terus menjaga kearifan lokal dan mengembangkan budaya lahan kering di era revolusi industri 4.0 saat ini. (Red)

Penulis     : Folkes Timu
Editor        : Nataniel Pekaata