Arsip Tag: Sinun Petrus Manuk

Wagub JNS : Gerakan Pramuka wujudkan Generasi Unggul dan Berkarakter

NTT AKTUAL. KUPANG. “Gerakan Pramuka Wujudkan Generasi Unggul dan Berkarakter,” Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS), saat menerima audiens Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Ka Sinun Petrus Manuk bersama Jajaran Pengurus Kwarda NTT, masing-masing : Wakil Ketua Kwarda NTT : Ka Maria Patrisia Sumarni dan Ka Siprianus Tua Beketekeneng, Kepala Sekretariat Kwarda NTT : Jono Sakka dan Hendro Teme selaku Anggota Bidang Humas Kwarda NTT, Selasa (4/01/2022).

“Berbagai kegiatan kreatif yang dikembangkan di dalam organisasi Pramuka sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dan meningkatkan mental spiritual dan moral anak-anak kita, sehingga kelak mereka dapat menjadi pemimpin yang tangguh dalam menjunjung tinggi Pancasila dan sanggup mempertahankan jati diri sebagai Praja Muda Kirana Indonesia, yang mencintai NKRI dan selalu memiliki semangat rela berkorban, solider dan gotong royong”, ungkap Wagub JNS.

Lebih lanjut Wagub NTT menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT senantiasa mendukung berbagai program pembinaan generasi muda, salah satunya melalui wadah Pramuka, karena Hal tersebut menjadi salah satu modal utama dalam pembentukan karakter bangsa.

“Jangan lelah untuk mengabdi dengan tetap memiliki komitmen moral tinggi, dalam melakukan aktifitas kepramukaan, karena itu merupakan panggilan dan tugas mulia dalam mewujudkan generasi Indonesia dan generasi NTT yang berkarakter. Kalian merupakan orang-orang pilihan yang mampu menyiapkan dan mencerdaskan generasi muda yang siap mengabdi untuk membangun bangsa dan daerah ini. Bekerjalah dengan penuh dedikasi dan loyal terhadap panggilan ini. Sebagai pembina Pramuka bekerjalah pantang menyerah”, tegas Wagub Josef.

Wagub Nae Soi juga mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT sangat mendukung suksesnya kegiatan Jambore Daerah NTT, di Labuan Bajo dan Jambore Nasional 2022 di Cibubur.

“Saya berharap Jajaran Kwarda dan Kwarcab di seluruh Kabupaten/Kota NTT serius untuk mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan tersebut, karena sangat penting untuk mendorong peningkatan mental spiritual anak-anak, bahkan bagaimana bisa berprestasi dengan saling menghargai satu dengan yang lain. Mereka harus memegang teguh dan melaksanakan Satya Dharma Pramuka, agar dapat menjadi generasi unggul dan berkarakter dalam menggapai cita-citanya,” jelas Wagub

“Saya juga mengingatkan, dalam pelaksanaannya,perhatikan kondisi Pandemi Covid-19, apalagi dengan masuknya varian baru Omicron di Indonesia, tolonglah ini juga bisa dipertimbangkan dengan baik, termasuk juga dalam mempersiapkan anggaran dengan proporsional, karena bagiamanapun sebuah kegiatan dapat sukses, karena adanya dukungan anggaran yang memadai. Kita juga harus mampu berpikir reealistis dan fleksibel dengan keadaan menghadapi pandemi saat ini,”, tegas Wagub JNS

Dalam kesempatan tersebut Ketua Kwarda NTT, Sinun Petrus Manuk, yang biasa disapa Ka Piet mengatakan bahwa salah satu agenda penting dalam rangka pembinaan karakter dan peningkatan keterampilan anggota Pramuka Penggalang adalah Kegiatan Jambore Daerah dan Jambore Nasional di tahun 2022 ini.

“Di bulan Juni 2022 nanti akan dilaksanakan kegiatan Jambore Daerah (Jamda) NTT, di Labuan Bajo, dan Jambore Nasional (Jamnas) 2022 di Cibubur pada bulan Juli atau Agustus 2022 mendatang. Kami tengah mempersiapkan anak-anak Pramuka Penggalang dari setiap Kwarcab di seluruh NTT, guna bisa berpartisipasi dalam kegiatan akbar pengembangan ketrampilan dan pembentukan karakter anak-anak kita. Berbagai persiapan telah dan tengah dilakukan sejak tahu kemarin untuk menyukseskan dua event tersebut”, ungkap Piet Manuk.

Turut hadir pada audiens tersebut Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi NTT, Hilda Bria Seran. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur VBL Audiensi Dengan Pengurus Gerakan Kwarda Pramuka NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta gerakan Pramuka untuk sungguh-sungguh terlibat dalam pembentukan karakter generasi muda. Terutama membentuk mental dan kepribadian generasi penerus yang tangguh.

“Tantangan generasi muda ke depan sangat serius. Mereka memikul beban yang berat dengan berbagai percepatan dan keterbukaan akibat perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat. Kalau tidak punya daya tahan kuat dan mental yang kokoh, mereka akan mudah menyerah dan tersisih. Di sinilah pramuka dan lembaga pendidikan memiliki peranan penting, ” kata Gubernur VBL saat menerima Audiensi Pengurus Gerakan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi NTT di ruang Kerja Gubernur, Rabu (9/06/2021).

Menurut Gubernur Viktor, ketergantungan anak-anak muda khususnya kaum milenial terhadap teknologi komunikasi dan informasi terutama internet sangat tinggi. Mereka kurang tertarik untuk melakukan proses internalisasi pengetahuan karena semua sudah tersedia di berbagai aplikasi seperti google dan aplikasi digital lainnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (kanan depan) saat menerima Audiensi Pengurus Gerakan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi NTT di ruang Kerja Gubernur, Rabu (9/06/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

“Ini tantangan kita ke depannya. Kita sedang mengalami krisis dalam membangun karakter. Pendidikan kita lebih banyak terarah untuk membentuk manusia artifisial atau manusia robot. Yang penting sudah kerja, muncul di media dan ada laporan, tanpa ada landasan nilai dan daya tahan dalam bekerja. Ini harus kita benahi, ” kata Gubernur VBL.

Lebih lanjut mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu mengajak Pramuka, lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan untuk terlibat dalam mendesain pembentukan manusia dengan kemampuan jamak. Tidak hanya mendidik dan membina generasi muda supaya pintar, bertingkah laku baik dan punya keterampilan tapi juga punya daya tahan yang kokoh untuk menghadapi tantangan.

“50 Persen keberhasilan seorang manusia ditentukan oleh mental dan daya tahan yang kokoh. Banyak orang pintar tapi tidak punya daya tahan, akhirnya alami kegagalan. Pramuka harus bentuk generasi muda dengan karakter kuat, bukan karakter palsu. Latih anak-anak muda untuk tumbuh dalam tantangan dan punya kemampuan analisis,” pungkas Gubernur Viktor.

Sementara itu Ketua Kwarda Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk dalam kesempatan tersebut melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan untuk mewujudkan anggota pramuka yang pancasilais dan berkarakter. Di antaranya kegiatan duta wisata pramuka, kegiatan perbaikan hutan wisata Mangrove Oesapa yang rusak akibat badai seroja, pembersihan sampah, turun ke kelurahan-kelurahan yang rawan DBD di Kota Kupang, terlibat dalam kegiatan trauma healing untuk anak-anak pengungsi akibat badai siklon tropis Seroja. Juga memberikan bantuan untuk pengungsi erupsi Ili Lewotolok Lembata, pembagian puluhan ribu masker di seluruh Kabupaten/Kota se-NTT serta melalui pramuka peduli lakukan pendistribusian satu tangki air 2 kali seminggu untuk pengungsi akibat bencana badai seroja di Lembata.

“Untuk mendukung pembentukan karakter, Kwarda Pramuka NTT menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT untuk pembentukan Gugus Depan (Gudep) pada semua SMK/SMU di seluruh NTT. Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang untuk pembentukan Gudep pada sekolah-sekolah di Kota Kupang. Kita juga sedang menjajaki untuk bekerja sama dengan perguruan L2Dikti NTT untuk pembentukan Gudep pada perguruan tinggi di NTT. Ini semua dilakukan dalam rangka pembentukan pramuka garuda atau pramuka paripurna yang punya kepribadian unggul dan karakter yang kokoh, ” jelas Sinun Manuk.

Dalam kesempatan tersebut, Sinun juga melaporkan, kegiatan Hari Pramuka pada tanggal 14 Agustus akan disatukan dengan peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus. Sinun Manuk juga meminta kesediaan Gubernur sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) NTT untuk hadir dalam pelantikan pengurus Kwarda Pramuka NTT yang rencananya akan dilantik okeh Ketua Kwarnas Pramuka, Budi Waseso pada bulan Oktober.

“Kami juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi untuk kelancaran berbagai aktivitas dan kegiatan kepramukaan di NTT. Kegiatan Jambore Pramuka Tingkat Provinsi akan dilaksanakan pada tahun depan di Labuan Bajo, ” tutup Sinun Manuk.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Staf Ahli Gubernur, Imanuel Blegur dan para pengurus Gerakan Pramuka Kwarda NTT. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur NTT : Lahirkanlah Generasi Pramuka Pancasilais, Berkebangsaan dan Mandiri

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan kegiatan tatap muka dengan Pengurus Pramuka Kwartir Provinsi NTT, yang bertempat di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (10/07/2020).

Dalam pertemuan ini, Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengajak para pengurus agar mampu mereformasi karakter dari anak – anak Pramuka NTT.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat, saat melakukan kegiatan tatap muka dengan Pengurus Pramuka Kwartir Provinsi NTT, Jumat (10/07/2020).

“Dengan tidak meninggalkan identitasnya sebagai Anggota Pramuka, mereka harus dibentuk melalui pola pembinaan yang baik, agar karakter mereka bisa dibentuk,” ujar Viktor.

Menurut Viktor, mereka harus dibentuk menjadi manusia milenial NTT yang punya karakter Pancasilais, berkepribadian kebangsaan, mandiri, berpikiran modern serta manusia yang survive. Jika dalam diri mereka sudah tertanam nilai – nilai ini, maka mereka sudah siap menghadapi tantangan hidup sesungguhnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (tengah) foto bersama dengan Pengurus Pramuka Kwartir Provinsi NTT serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius A. Jelamu

Hal penting lainnya yang dikatakan Gubernur saat pertemuan ini adalah bagaiman anak – anak Pramuka NTT didesain agar mereka mengerti tentang pariwisata, karena sektor ini menjadi penggerak utama pembangunan di Nusa Tenggara Timur saat ini.

“Mereka harus bisa berbahasa Inggris dengan baik, dan juga harus peka dan peduli tentang kebersihan,” imbau Viktor Laiskodat.

Menurut Viktor Laiskodat bahwa masalah kebersihan sebenarnya merupakan hal kecil tetapi sangat penting untuk menentukan peradaban seseorang, karena salah satu ciri manusia beradab adalah mereka yang punya kepedulian tinggi tentang kebersihan.

Selain kebersihan, hal lain yang menentukan peradaban seseorang, bahkan suatu daerah atau negara adalah penelitian. Menurut mantan Anggota DPR RI ini, penelitian sangatlah penting agar seseorang bisa mengetahui banyak hal.

Masih menurut Viktor Laiskodat, anak – anak sekarang adalah anak – anak milenial yang akrab dengan tekhnologi berbasis digital. Komunikasi antar mereka sering melalui dunia maya, oleh karena itu dalam pembinaan kedepan kemampuan menggunakan tekhnologi secara bertanggungjawab sangat perlu disosialisasikan. Mereka juga harus mengenal daerahnya dengan baik, mengetahui potensi daerahnya untuk dikembangkan kedepan saat mereka sudah dewasa dan bekerja, karena mereka adalah agen pembangunan masa depan.

Sebelum mengakhiri pertemuan ini, Gubernur kembali mengingatkan para Pangurus Pramuka Kwartir NTT agar serius untuk membangun Sumber Daya Manusia.

Sementara itu, Sekretaris Pengurus Pramuka Kwartir NTT, Sinun Petrus Manuk, menyampaikan terimakasih atas dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi guna kelancaran kegiatan Kepramukaan di Nusa Tenggara Timur.

“Kami akan adakan Musyawarah Daerah pada tanggal 30 Oktober mendatang, selanjutnya pada bulan Agustus tahun depan akan dilaksanakan Jambore Daerah di Labuan Bajo, dan langsung mengikuti Jambore Nasional di Cibubur,” ungkap Manuk.

Untuk diketahui turut hadir pada kesempatan ini, Pengurus Pramuka Kwartir Provinsi NTT dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius A. Jelamu. (*/Red)

Sumber : Siaran Pers Sam Harly Babys/Staf Biro Humas dan Protokol NTT

Editor : Nataniel Pekaata