Arsip Tag: sensus penduduk tahun 2020

Walaupun Ditengah Pandemi, BPS NTT Tetap Berkomitmen Sukseskan SP 2020

NTT AKTUAL. KUPANG. Walaupun ditengah situsi yang sulit akibat pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT tetap berkomitmen untuk mencatat data penduduk secara akurat yaitu lewat Sensus Penduduk (SP) 2020.

“Intinya yang mau kita lakukan, walaupun ditengah situasi yang sulit ini yaitu ada komitmen besar kita jangan sampai ada satupun penduduk yang tidak tercatat di SP 2020,”

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Darwis Sitorus, S.Si, M.Si, pada kegiatan jumpa pers yang berlangsung di Aula Kantor BPS NTT, Selasa (01/09/2020).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Darwis Sitorus, S.Si, M.Si (tengah) saat menjadi pembicara pada kegiatan jumpa pers yang berlangsung di Aula Kantor BPS NTT, Selasa (01/09/2020). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT Aktual

Turut hadir dalam kegiatan jumpa pers yang berlangsung di Kantor BPS NTT ini yaitu Kepala BPS Kota Kupang Ramly Kurniawan Tirtokusumo, Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi NTT Demarce Sabuna, sejumlah perwakilan dari Dinas serta instansi serta dihadiri pula oleh awak Media baik dari Media Online, cetak dan elektronik.

Pada kesempatan ini Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Darwis Sitorus, S.Si, M.Si juga menjelaskan bahwa Sensus Penduduk merupakan pekerjaan besar dan dalam hal ini BPS juga melibatkan peran aktif dari Ketua RT serta pengurus RT.

“Ketua RT dan pengurus RT merupakan tumpuan harapan kita, untuk melakukan pemeriksaan terhadap data penduduk yang sudah kita susun berdasarkan data penduduk yang di daftar sebelumnya pada SP Online. Petugas SP Offline itu membawa data penduduk termasuk data yang sudah didaftar di SP Online, dan distu dilakukan verifikasi apakah ada perubahan data masyarakat setelah pengisian data di SP Online, mungkin ada anak yang baru lahir, ada yang sudah meninggal, dan ada yang sudah pindah ataupun masuk,” kata Darwis.

“Kita pastikan Petugas SP Offline 2020 tidak terlibat dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Sesuai kontrak kerja, kalau ketauan ada petugas SP Offline 2020 yang melakukan kampanye terselubung di daerah-daerah di NTT yang melakukan Pilkada otomatis kita putuskan hubungan kerjanya dan dia tidak menerima imbalan,” ujarnya.

Selain itu terkait dengan SP 2020 ini Darwis juga menerangkan bahwa pada dasarnya Petugas SP Offline 2020 juga di lengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) yaitu meliputi masker, sarung tangan, face shield, dan hand sanitizer.

“Selain dilengkapi dengan APD tersebut petugas SP Offline 2020 juga dilengkapi dengan tanda pengenal serta surat tugas,” tambahnya.

Dirinya mengharapkan masyarakat secara sukarela bertanya kepada Ketua RT atau disaat petugas SP 2020 datang masyarakat bisa menerima petugas dengan memberikan data yang benar dan jujur, dimana kerahasian data dilindungi Undang-Undang.

“Hal ini penting karena guna mengidentifikasi Nomor Induk Kependudukan dengan harapan besar semua penduduk yang sudah tercatat mempunyai Nomor Induk Kependudukan. Selain itu karena kedepannya Nomor Induk Kependudukan menjadi single identity yang digunakan untuk semua hal baik seperti pendidikan, kesehatan dan sebagainya,” jelas Darwis.

SP 2020 merupakan kolaborasi BPS dengan Kementerian Dalam Negeri yang dimana artinya keberadaan penduduk sangat ditentukan pada saat sensus penduduk ini, oleh karena itu diharapkan pula agar masyarakat tidak acuh terhadap kegiatan SP 2020, tutupnya.

Untuk diketahui Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Sensus Penduduk secara offline yaitu dari tanggal dari tanggal 01 sampai dengan 30 September 2020, dan sebagai informasi pula bahwa sebelumnya sejak tanggal 15 Februari sampai dengan 29 Mei 2020 lalu BPS juga sudah melaksanakan Sensus Penduduk secara online. (Red)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Wakil Wali Kota Kupang : Semua Wajib Berperan Aktif Sukseskan SP2020

NTT AKTUAL. KUPANG. Pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2020 (SP2020) merupakan program prioritas nasional pemerintah yang strategis. Oleh karenanya semua wajib berperan aktif untuk keberhasilan program ini.

Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Kupang dr. Hemanus Man saat membuka acara Rapat Koordinasi Sensus Penduduk Tahun 2020 Tingkat Kota Kupang “Monitoring Dan Evaluasi Sensus Penduduk Online” bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Selasa (17/03/2020).

Dalam kesempatan ini Wakil Wali Kota Kupang dr. Hemanus Man didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Ir. Elvianus Wairata, M.Si dan Kepala BPS Kota Kupang, Ramli K.T. Kusumo, SP., MAP.

Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan prosentase sensus online ditingkat ASN lingkup Pemerintahan Kota Kupang yang baru mencapai kisaran 30%, sehingga perlu adanya percepatan dalam konteks sensus online ditingkat ASN kita bisa mencapai 80% dengan segera mengakses Website sensus.bps.go.id. Data ekonomi Kota Kupang mencatat bahwa 90% masyarakat Kota kupang memiliki Hand Phone/ Smarth Phone (HP) oleh Karenanya tidak ada alasan bagi kita untuk terlambat melakukan sensus online sebagaimana program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, ujarnya.

Wakil Wali Kota Kupang juga mengatakan pada kesempatan tersebut bahwa, Pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020 (SP2020) merupakan program prioritas nasional pemerintah yang strategis. Oleh karenanya semua wajib berperan aktif untuk keberhasilan program ini.

Lanjut dr. Hermanus Man menyampaikan pada kesempatan tersebut, ada dua tahapan dalam sensus penduduk 2020, yang pertama sensus penduduk secara online (SP Online) dan sensus penduduk wawancara (SP Wawancara). Untuk tahapan pertama yaitu Sensus Penduduk Online telah dimulai sejak tanggal 15 Februari dan akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2020. Pada kesempatan ini, tuturnya maka seluruh masyarakat dapat mengakses alamat website sensus.bps.go.id dan memutakhiran data kependudukannya secara mandiri. Keterlibatan aktif semua pihak dalam pelaksanaannya SP Online merupakan bukti bahwa kita turut mengambil bagian dalam gerakan #MencatatIndonesia, pungkasnya.

Lanjut kata Wakil Wali Kota Kupang, bahwa Sensus penduduk 2020 ini akan dijadikan dasar perumusan kebijakan pemerintah kaitannya dengan perencanaan pembangunan strategis yang disusun secara berjenjang dari daerah sampai pusat. Dengan demikian mengetahui jumlah penduduk suatu wilayah dengan distribusi penduduk berdasarkan jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan maka mempermudah pemerintah pusat dan daerah bisa memperoleh gambaran tentang kebutuhan suatu wilayah, ujarnya.

Menyambung pernyataannya, dr. Hermanus Man mengatakan bahwa, Rapat koordinasi ini benar-benar menjadi penting untuk kita mencoba menyelaraskan langkah demi suksesnya sensus penduduk tahun 2020. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa, rapat koordinnasi ini boleh jadi dapat memberikan informasi pada kita, sudah sampai sejauh mana perkembangan pelaksanaan SP Online di Kota Kupang dan selain itu juga pemerintah daerah memperoleh masukan terkait kendala atau permasalahan apa saja yang terjadi selama pelaksanaan SP Online berlangsung. Harapannya dari berbagai informasi yang didapat maka, kita semua bisa memaksimalkan sisa waktu pelaksanaan SP Online untuk memperoleh respon positif dari masyarakat, ujar Wakil Wali Kota Kupang.

dr. Hermanus Man, Mengatakan pada bagian akhir sambutannya bahwa, atas nama pemerintah dan kepala daerah saya menginstruksikan kepada seluruh OPD di jajaran lingkup pemeritah kota kupang untuk memberikan dukungan dalam kegiatan SP Online ini dengan melakukan kegiatan antara lain: Satu, Menyebarluaskan mengenai tata cara mengakses SP Online (sensus.bps.go.id) lewat media dan juga berbagai kesempatan (apel pagi, whatsapp group atau media sosial) Kedua, Memastikan semua ASN lingkup pemerintah kota kupang untuk turut ambil bagian dalam pelaksanaan SP Online (men-download atau mengunduh serta menyimpan bukti pengisian SP Online) Tiga, Setiap OPD lingkup pemerintah kota kupang untuk memonitor semua ASN dilingkungan kerjanya masing-masing sehingga dapat diketahui berapa jumlah pegawai yang telah berhasil melakukan SP Online, berapa banyak yang gagal dan berapa jumlah pegawai yang belum melakukan SP Online tersebut, pungkas Wakil Wali Kota Kupang.

Menutup sambutannya Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man mengatakan, harapan saya agar kita semua peserta rapat koordinasi sensus penduduk 2020 tingkat Kota Kupang dapat berpartisipasi secara aktif dan mendukung sepenuhnya kegiatan Sensus Penduduk 2020 demi kemajuan negara kita Indonesia.

Ditempat yang sama Ketua Panitia Kegiatan Monitoring Dan Evaluasi Sensus Penduduk Online, Mangiring Situmorang, SE.,M.Si menyampaikan dalam laporannya bahwa pelaksanaan kegiatan ini dilakulan berdasarkan pada UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan statistik, serta rekomendasi PBB mengenai sensus penduduk dan perumahan.

Lanjut kata ketua panitia, Kegiatan Monitoring Dan Evaluasi Sensus Penduduk Online Tingkat Kota Kupang Tahun 2020, Dalam laporannya mengatakan bahwa, kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan OPD dan Badan sebanyak 55 orang, Kepala Bagian Lingkup Pemerintaha Kota Kupang sebanyak 12 orang, Sekretariat Korpri 1 orang, Staf Khusus sebanyak 3 orang, Perwakilan BPS Provinsi NTT sebanyak 5 orang, BPS Kota Kupang sebanyak 25 orang, Lanud El Tari, Pengadilan Negeri Kupang, Kapolresta Kupang Kota dan Pihak Kejaksaan Negeri Kota Kupang. Sedangkan maksud dan tujuan dari diadakannya kegiatan Rapat Koordinasi ini adalah untuk melakukan koordinasi, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan sensus penduduk 2020 dalam rangka mensukseskan sensus penduduk online tahun 2020 di lingkup Kota Kupang, pungkasnya. (Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang