Arsip Tag: Sekolah Menengah Pertama (SMP)

665 Orang Guru SMP di Provinsi NTT Ikuti Edukasi Keuangan Dari OJK

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) tahun 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT kembali menggelar Edukasi Keuangan kepada 665 peserta guru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Provinsi NTT, Jumat (16/10/2020).

Peserta saat mengikuti kegiatan Edukasi Keuangan yang diselenggaraksn oleh OJK Provinsi NTT melalui aplikasi Zoom, Jumat (16/10/2020). Dokumentasi : HUMAS OJK Provinsi NTT

Kegiatan yang diselenggarakan melalui aplikasi Zoom ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se Provinsi NTT, Kantor Perwakilan BEI NTT, Pegadaian Area Kupang, serta Bank Rakyat Indonesia Cabang Kupang.

Acara yang dimulai pukul 08.30 WITA diawali sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Drs. Dumuliahi Djami, M.Si mewakili Kepala Dinas dan Kebudayaan Kab/Kota di Provinsi NTT mengucapkan terimakasih kepada OJK yang telah melaksanakan edukasi keuangan kepada guru-guru SMP dan meningkatkan pemahaman terkait investasi bodong.

Sementara itu Kepala OJK Provinsi NTT, Robert HP Sianipar, dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja OJK dalam rangka meningkatkan pemahaman kepada para guru khususnya guru tingkat SMP terhadap Lembaga Jasa Keuangan, sehingga diharapkan para guru dapat mengajarkan kembali kepada anak didiknya berbagai pengetahuan mengenai OJK dan Industri Jasa keuangan dengan baik dan tepat.

Kepala OJK Provinsi NTT, Robert HP Sianipar, saat memberikan sambutan pada kegiatan Edukasi Keuangan kepada 665 peserta guru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Provinsi NTT yang diselenggarakan melalui aplikasi Zoom, Jumat (16/10/2020). Dokumentasi : HUMAS OJK Provinsi NTT

Saat ini berdasarkan data nasional tahun 2019, indeks literasi atau pemahaman masyarakat Provinsi NTT mengenai produk dan atau jasa keuangan hanya sebesar 27,82% sedangkan indeks inklusi atau penggunaan dari produk dan atau jasa keuangan di Provinsi NTT hanya sebesar 60,63%, hal ini menunjukan bahwa banyak masyarakat yang telah menggunakan produk jasa keuangan namun belum mengetahui secara jelas resiko, biaya-biaya dan kewajiban terkait produk keuangan tersebut.

Adapun narasumber dalam Edukasi Keuangan ini yakni Dedi Safari Yapudin selaku Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK NTT, Imam Subekti selaku Vice President Pegadaian Area Kupang, Adevi Sabath selaku Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia NTT, dan R Nining Juningsih selaku Relationship Manager Dana Ritel BRI Cabang Kupang. (*/NA)

Sumber : HUMAS OJK Provinsi NTT
Editor : Nataniel Pekaata