Arsip Tag: Ruteng

Kementerian KOMINFO Selenggarakan Webinar Literasi Digital di Ruteng

NTT AKTUAL. RUTENG. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Cyber Kreasi menyelenggarakan kegiatan Webinar Literasi Digital bertempat di Sky Flores Hotel Ruteng, Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (18/10/2021).

kegiatan Webinar Literasi Digital bertempat di Sky Flores Hotel Ruteng, Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (18/10/2021)

Kegiatan Webinar mengusung tema “Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Masa Pandemi” dan kegiatan ini juga aktif menerapkan protokol kesehatan serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencucui tangan dan menjaga jarak.

Saat memberikan sambutan dan membuka dengan resmi secara virtual  Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan kegiatan yang diselenggarakan ini yaitu dalam rangka memberikan literasi digital kepada masyarakat.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat memberikan sambutan dan membuka dengan resmi secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital, Senin (18/10/2021)

“Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” ujar Samuel.

Dirinya menambahkan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO dan berbagai stage holder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini, jelas nya.

“Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo bersama Cyber Kreasi berkomitmen akan terus melakukan  berbagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat lewat berbagai inisiatif kegiatan. Adanya berbagai inisiatif kegiatan literasi digital dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia,” kata Samuel.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” tandasnya.

Dalam kegiatan ini turut hadir sebagai Narasumber yaitu Akademisi dan Pakar Teknologi Pendidikan Dr. Marselus Ruben Payong, M.Pd, Akademisi Yohanes Mario Vianney,SS.,MM, Akademisi dan Pegiat Literasi Fabianus Hadiman Bosco, Akademisi dan Pegiat Budaya Agustinus Hartono, serta hadir selaku Key Opinion Leaders Vianus Jebarus (Inji Bomatra) yang merupakan  konten kreator dan YouTuber. Hadir pula selaku host dalam kegiatan ini yaitu Feliks Hatam.

Untuk diketahui jumlah penonton di Zoom Meeting yang turut hadir dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini mencapai lebih dari 300 peserta dan para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

 

Gubernur NTT Membuka Kembali Destinasi Wisata Kampung Adat Wae Rebo

NTT AKTUAL. RUTENG. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam kunjungan kerja di Kabupaten Manggarai tepatnya di Kampung Adat Wae Rebo menegaskan membuka kembali Kampung adat tersebut yang sudah ditutup kurang lebih enam bulan sejak mewabahnya Covid -19.

“Mulai hari ini, kampung adat Wae Rebo kita buka kembali. Kita buka untuk umum, kita mulai untuk menerima tamu kembali dengan tetap mamatuhi protokol kesehatan,” jelas Gubernur Viktor ketika melakukan kunjungan di Kampung Adat Wae Rebo, Minggu (06/09/2020) pagi.

Setelah bertemu dan melakukan dialog bersama para tetua adat dan tokoh masyarakat setempat, Gubernur Viktor mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama masyarakat Kampung Adat tersebut sepakat untuk kembali membuka destinasi pariwisata kampung adat Wae Rebo serta serius dalam menata tempat itu terlebih dalam membangun infrastruktur pendukung agar menjadi lebih baik lagi supaya bisa menarik lebih banyak wisatawan baik domestik bahkan wisatawan mancanegara.

“Kita juga akan siapkan rest area untuk yang berkunjung, serta akses jalan yang baik sehingga kendaraan roda dua bisa masuk keluar terutama untuk kepentingan logistik dan juga untuk evakuasi,” kata Gubernur VBL.

Ini merupakan kali ke tiga Kunjungan Gubernur Viktor ke Kampung Adat Wae Rebo, satu kali sewaktu belum menjadi Gubernur serta dua kali setelah menjabat sebagai Gubernur NTT.

Melalui dialog tersebut Gubernur Laiskodat meminta agar masyarakat menyampaikan semua kendala selama Pandemi Covid-19 yang dialami sehingga Pemerintah Provinsi dapat membantu untuk memulihkan roda ekonomi masyarakat yang sempat mengalami kesulitan pemasukan. Selain itu juga Gubernur Viktor berharap agar nantinya kampung adat ini juga bisa menjadi mandiri dalam pertanian dan peternakan.

“Jika ada kendala-kendala saya harap disampaikan segera, agar kita dapat cepat memulihkan situasi ini dan semuanya dapat bertumbuh dengan baik kembali,” ujar Gubernur Laiskodat.

Gubernur VBL dalam kesempatan tersebut bersama Badan Otorita Pariwisata pun turut menyinggung soal permasalahan di bidang pendidikan dan kesehatan. Gubernur VBL berharap agar dengan adanya fasilitas pendidikan dan kesehatan yang memadai akan memudahkan masyarakat untuk mengakses dan menikmati fasilitas tersebut tanpa harus membuang waktu dan biaya yang besar untuk turun kebawah.

“Saya tugaskan agar Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Manggarai untuk bangun Sekolah Dasar disini, sehingga anak-anak kita jangan turun lagi kebawah buang banyak waktu. Dan juga Pustu yang ada kita tingkatkan statusnya jadi Puskesmas,” tegas politisi Nasdem tersebut.

Orang nomor satu NTT itu pun tidak lupa berpesan agar masyarakat lokal selalu menjaga keaslian dan keunikan Desa Adat Wae Rebo sebagai salah satu kekayaan warisan budaya Kebanggaan masyarakat setempat.

“Desa Adat ini tidak boleh diubah, harus tetap natural begini, harus tetap dengan keunikannya, karena ini sudah aturan budaya dan warisan leluhur,” tegas Gubernur VBL.

Untuk diketahui Kampung Adat Wae Rebo terletak diketinggian 1.200 m diatas permukaan laut dan untuk mencapai ke kawasan eksotis tersebut harus ditempuh dengan berjalan kaki dengan jarak kurang lebih 4,2 km.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Para Staf Ahli dan Staf khusus Gubernur NTT, sejumlah pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT, unsur TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta Insan Pers. (*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata