Arsip Tag: Robert H.P Sianipar

Memperingati BIK 2021, OJK NTT Gelar Cerdas Cermat Keuangan Tingkat SMP

NTT AKTUAL. KUPANG.  Memperingati Bulan Inklusi Keuangan tahun 2021 (BIK 2021) dengan tema “Inklusi Keuangan Untuk Semua Bangkitkan Ekonomi Bangsa”, OJK NTT menyelenggarakan perlombaan Cerdas Cermat Keuangan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2021 yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT.

Perlombaan cerdas cermat keuangan tingkat SMP ini di ikuti oleh 18 SMP dari 18 Kabupaten/Kota Se-provinsi NTT.

Kepala OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Robert H.P Sianipar bersama Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Dedi Safari Yapudin secara simbolis menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Cerdas Cermat Keuangan Tingkat Sekolah Menengah Pertama tahun 2021 dengan data pemenang sebagai berikut, juara 1 SMPK Santo Gabriel Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Juara 2 SMP Dian Harapan Kupang, Kota Kupang, Juara 3 SMP Santo Albertus Agung Weleun, Kabupaten Malaka.

Sampai dengan posisi Triwulan II tahun 2021, realisasi simpanan pelajar di Provinsi NTT mencapai 1.370.375 rekening dengan nominal sebesar Rp527 Miliar. SimPel merupakan sebuah produk tabungan yang secara khusus didesain untuk kalangan pelajar, baik berbasis konvensional (SimPel) maupun berbasis syariah (SimPel iB). Program ini diluncurkan oleh Presiden RI Jokowi bersama OJK dan beberapa bank pelaksana pada tanggal 14 Juni 2015, dengan beberapa fitur yang disesuaikan dengan karakteristik pelajar, seperti setoran awal yang ringan hanya Rp5.000 untuk jenis konvensional (SimPel) dan Rp1.000 untuk jenis syariah (SimPel iB), setoran selanjutnya minimum hanya Rp1.000, dijamin oleh LPS, dan tentunya menggunakan nama pelajar sendiri.

OJK berkomitmen akan terus mengkampanyekan budaya menabung sejak dini melalui beragam bentuk kegiatan dan dukungan kebijakan yang dibutuhkan, serta berkolaborasi secara aktif dengan pemerintah pusat dan daerah, industri perbankan, kementerian/lembaga, serta stakeholders terkait lainnya. (*/NA)

Sumber berita + foto : HUMAS OJK NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Ikatan Pegawai OJK NTT Beri Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

NTT AKTUAL. KUPANG. Ikatan Pegawai Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTT (IPOJK NTT) melakukan kegiatan sosial sebagai bentuk aksi kepedulian OJK terhadap masyarakat yang terdampak langsung pada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kepala OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Robert HP Sianipar beserta IPOJK NTT secara simbolis menyerahkan bantuan sosial di beberapa titik lokasi di sekitar Kantor OJK Provinsi NTT dan Rumah Jabatan Kepala OJK Provinsi NTT berupa 100 paket sembako yang di serahkan kepada beberapa pengemudi Grab, pengemudi angkot, petugas kebersihan, dan pedagang kaki lima, Kamis (29/07/2021).

Kepala OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Robert HP Sianipar saat memberikan bantuan kepada salah seorang warga Kota Kupang, Kamis (29/07/2021). Dokumentasi : HUMAS OJK NTT.

Kepala OJK Provinsi NTT menyatakan bahwa kegiatan sosial OJK ini diselenggarakan di berbagai Kantor Regional dan Kantor OJK di seluruh wilayah Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut OJK terus berupaya aktif menyusun berbagai program dan kebijakan dalam rangka mendorong percepatan pemulihan perekonomian nasional melalui peran Industri Jasa Keuangan (IJK) dan peningkatan literasi serta inklusi keuangan masyarakat.

Selain itu, OJK dan Bank Indonesia bersama dengan Lembaga Jasa Keuangan serta stakeholders lainnya diantaranya dari asosiasi perbankan, Kadin dan REI terus mendukung Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam upaya menggerakkan perekonomian daerah untuk menopang pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid 19 melalui program vaksinasi Covid-19. Target program ini secara nasional sesuai harapan Presiden diharapkan dapat diberikan kepada 10 juta orang hingga akhir Desember 2021 yang mencakup pula program di Provinsi NTT yang telah dimulai pada bulan Juli 2021 dan akan terus dilaksanakan pada bulan-bulan berikutnya. Hal ini merupakan salah satu wujud nyata upaya percepatan kegiatan vaksinasi nasional dari sektor lembaga jasa keuangan. (*)

Sumber berita + foto : HUMAS OJK NTT

Di Provinsi NTT, Ikatan Pegawai OJK Serahkan 18 Hewan Qurban

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1442 H yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah 1442 H atau 20 Juli 2021, Ikatan Pegawai Otoritas Jasa Keuangan (IPOJK) bekerjasama dengan Dompet Dhuafa mengadakan Program Insan OJK Tebar Berkah Qurban 1442 H untuk menggalang donasi hewan qurban dari seluruh pegawai OJK di Indonesia. Pada program tahun ini, khusus untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur telah dialokasikan 17 (tujuh belas) ekor Sapi dan 1 (satu) ekor kambing yang akan didistribusikan kepada 10 (sepuluh) Kabupaten/Kota yang terdampak bencana Seroja pada bulan April 2021 lalu yakni pada Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kabupaten Alor, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ende dan Kabupaten Sabu.

Penyerahan hewan qurban secara simbolis dilakukan oleh Kepala OJK Provinsi NTT kepada Pengurus Masjid Nabawi Raknamo di Kabupaten Kupang. Penyaluran selanjutnya untuk Kabupaten/Kota lainnya dilakukan bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Provinsi NTT sesuai alokasi masing-masing wilayah. Proses penyerahan di Kabupaten Kupang dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Dalam kesempatan penyerahan tersebut, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Robert HP. Sianipar menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk implementasi budaya kerja OJK, yakni OJK Tangkas terkait peduli sosial dan lingkungan dari seluruh Insan OJK. Dengan penggalangan donasi hewan qurban ini diharapkan bisa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Tuhan yang Maha Esa dan membangun solidaritas antar sesama, khususnya masyarakat di 10 Kabupaten/Kota yang terdampak bencana Seroja bulan April lalu. Atas nama pengurus Masjid Nabawi Raknamo, Ustad Thohir, menyampaikan ucapan terima kasih atas qurban yang diberikan oleh IPOJK seraya mendoakan semoga qurban yang diberikan mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Saat ini masyarakat sedang menghadapi ujian terberat terkait pandemi Covid 19 melalui pemberlakukan PPKM Darurat oleh Pemerintah Pusat untuk pencegahan penyebaran Covid 19 yang mengantarkan pada persoalan pada aspek ekonomi khususnya bagi masyarakat yang bergantung kehidupannya pada kegiatan ekonomi yang saat ini terbatas aktivitasnya. Oleh sebab itu, qurban menjadi bagian penting dalam konteks berbagi kepada sesama yang lebih membutuhkan. Dengan adanya kejadian bencana badai Seroja di Provinsi NTT beberapa waktu lalu semakin menguatkan komitmen IPOJK untuk memilih 10 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT sebagai target kegiatan Program Insan OJK Tebar Berkah Qurban 1442 H.

Mari menjadikan Idul Adha momentum untuk berbagi dan bersilaturahmi. Semoga semangat berkurban menjadi pengingat ketakwaan kita kepada Allah SWT dan saling tolong menolong dengan sesama. Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H bersama keluarga (Hms – ojkntt)

Sumber berita + foto : HUMAS OJK NTT

Dukung Pemkot Kupang, OJK Gelar Vaksinasi Massal

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan penyebaran covid 19 di Kota Kupang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) menggelar vaksinasi massal. Vaksinasi yang diperuntukkan bagi pelaku perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya beserta keluarga berlangsung di Poltekes Kemenkes Kupang, Jumat (17/07/2021).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Robert HP Sianipar, Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT, Daniel Agus Prasetyo, Direktur Poltekes Kemenkes Kupang, Dr. R. H. Kristina, SKM, M.Kes, Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi NTT, Hary Alexander Riwu Kaho dan sejumlah pimpinan perbankan yang ada di Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada FKLJK Provinsi NTT yang sudah bersedia mendukung upaya pemerintah memutus rantai penyebaran covid 19 lewat vaksinasi. Menurutnya dalam kaitan dengan vaksinasi, Presiden Republik Indonesia menugaskan tiga hal kepada semua kepala dan wakil kepala daerah. Yang pertama adalah penanggulangan covid 19, yang kedua adalah memperhatikan pemulihan ekonomi nasional dalam skala kecil dan mikro di wilayahnya masing-masing serta ketiga adalah melanjutkan program bantuan sosial.

Ditambahkannya pelaksanaan vaksinasi covid-19 hari ini, selain bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan covid-19 di lembaga jasa keuangan, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat dan melindungi para pelaku jasa keuangan dari covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi, juga sekaligus untuk memotivasi seluruh lapisan masyarakat agar ikut ambil bagian dalam program vaksinasi ini.

Wawali mengakui bahwa sektor perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya sangat rentan terhadap penyebaran covid 19. Demi menjaga keberlangsungan operasional sistem pembayaran yang aman, lancar, efisien, dan andal, serta memastikan ketersediaan uang rupiah di masyarakat, bank dan lembaga jasa keuangan harus tetap beroperasi di tengah pandemi covid 19 yang terus mengancam. Karena itu perlu ada upaya untuk memastikan para karyawan dan pelaku jasa keuangan tetap aman dan terlindungi dari virus ini. Selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat, vaksinasi yang diselenggarakan hari ini juga turut membantu memutus rantai penyebaran covid 19 di tempat kerja masing-masing.

Ditambahkannya total cakupan vaksinasi 1 dan vaksinasi 2 di Kota Kupang sejak Januari hingga awal Juli 2021 lalu masih rendah. Untuk dosis-1: 33.88% dan dosis-2:15.32%. Namun jika dilihat dari pencapaian penyerapan vaksin di Kota Kupang menurutnya sudah mencapai 99 persen. Dari 164.254 dosis yang diterima, sudah 162.611 dosis yang terpakai.

Sementara Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT Robert HP Sianipar, menyampaikan vaksinasi ini merupakan bagian dari program nasional yang sudah dicanangkan bersama Presiden RI pada bulan Juni yang lalu dan target vaksinasi massal sektor jasa keuangan sampai akhir tahun 2021 sebesar 10.000.

Tema vaksinasi massal yang diusung adalah “Atasi pandemik, Pulihkan ekonomi” diharapkan dapat membantu program pemerintah untuk mencapai kekebalan komunal dan targetnya pada bulan November program vaksinasi sudah mencapai 70%, sehingga bisa menciptakan kekebalan komunal. Karena menurutnya dengan adanya kekebalan komunal aktivitas dan mobilitas masyarakat dapat normal kembali.

Direktur Bank NTT sekaligus Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi NTT Hary Alexander Riwu Kaho, mengapresiasi OJK Provinsi NTT yang mampu melaksanakan vaksinasi massal bagi semua karyawan dan jasa keuangan yang ada di FKLJK. “Tentu pelaksanaan vaksinasi massal covid 19 dapat memberikan peningkatan imun tubuh bagi karyawan dan jasa keuangan dalam melaksanakan tugas yang berat dengan baik sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT, Daniel Agus Prasetyo. Menurutnya vaksinasi ini juga sesuai dengan arahan Gubernur Bank Indonesia tentang pentingnya vaksinasi, karena tanpa vaksinasi aktivitas ekonomi jadi terbatas. Dia berharap dengan adanya vaksinasi kegiatan ekonomi dapat berjalan dengan aman, lancar, efisien, andal dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Direktur Poltekes Kemenkes Kupang, DR. R. H. Kristina, SKM, M.Kes, mengapresiasi OJK Provinsi NTT yang telah memberikan kepercayaan kepada Poltekes Kupang melalui jurusan keperawatan untuk melaksanakan vaksinasi. Vaksinasi massal yang sudah dilaksanakan sampai hari Kamis sebanyak 350 vaksinasi dan hari ini kurang lebih 300 vaksinasi. (*PKP_eh)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19, OJK Bantu Salurkan Vaksinasi untuk Pelaku Industri Jasa Keuangan di Provinsi NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi NTT dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi NTT bekerjasama dengan Pemerintah Daerah menyelenggarakan vaksinasi Covid 19 untuk Pegawai, Keluarga Pegawai dan Konsumen Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan vaksinasi ini dimulai di Kupang pada hari Jumat tanggal 16 Juli 2021, bertempat di Kampus Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang yang diperuntukan bagi 500 peserta yang berdomisili di Kota/Kabupaten Kupang sesuai pendataan yang telah dilakukan LJK. Berdasarkan data yang telah disampaikan oleh LJK, program vaksinasi untuk Insan LJK secara agregat ditargetkan sebanyak 1.800 peserta yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu ke depan di beberapa Kota/Kabupaten di Provinsi NTT.

Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi NTT, Harry Alexander Riwu Kaho yang hadir dalam sambutannya mengharapkan dengan kegiatan vaksinasi ini dapat meningkatkan imunitas insan lembaga jasa keuangan sebagai salah satu sektor esensial sehingga mampu mendukung agar sektor ekonomi dapat terus bertumbuh dan berdaya tahan.

Kepala OJK Provinsi NTT, Robert HP Sianipar dalam sambutannya menjelaskan “kegiatan vaksinasi ini merupakan tindaklanjut atas launching program secara nasional di Jakarta pada tanggal 16 Juni 2021 yang dihadiri Presiden Republik Indonesia, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Gubernur Bank Indonesia dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia”.

“Selama bulan Juli 2021 OJK dan BI bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan akan menyebarkan sekitar 335 ribu vaksin COVID-19 untuk Insan LJK di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya membantu Pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 ke seluruh Indonesia. Secara nasional, OJK bekerja sama dengan Industri Jasa Keuangan dan Kementerian Kesehatan menargetkan vaksinasi kepada 10 Juta orang hingga akhir Desember 2021. Target ini diharapkan juga akan didukung dengan program vaksinasi yang dilakukan oleh beberapa Industri Jasa Keuangan secara mandiri. OJK mengapresiasi adanya sinergi dengan Politeknik Kesehatan Kupang, baik dalam penyediaan tempat maupun tenaga kesehatan dalam pelaksanaan vaksinasi yang diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Provinsi NTT”, lanjut Robert.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Walikota Kupang Hermanus Man yang dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan vaksinisasi ini sebagai bagian percepatan vaksinasi khususnya bagi warga masyarakat Kota Kupang.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi massal hari ini, karena sejalan dengan kegiatan yang telah kami canangkan yaitu “aksi percepatan vaksinasi Covid-19” yang mulai hari ini sampai dengan tanggal 21 Juli 2021 dengan target vaksinasi kepada 10.500 warga Kota Kupang” katanya.

Otoritas Jasa Keuangan mendukung penuh upaya percepatan vaksinasi di tengah tingginya laju penyebaran Covid-19 yang menjadi faktor penting tetap terjaganya stabilitas sektor jasa keuangan dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi. Percepatan vaksinasi diharapkan akan menciptakan kekebalan komunal yang mendukung mobilitas masyarakat dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga perekonomian khususnya di Provinsi NTT bisa kembali bergerak. (*)

Sumber berita + foto : HUMAS OJK NTT

OJK NTT Gelar PCR Test untuk Pegawai

NTT AKTUAL. KUPANG. Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTT (OJK NTT) melakukan kegiatan PCR Test kepada seluruh pegawainya bekerjasama dengan Rumah Sakit Siloam Kupang, Kamis (1/07/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor OJK Provinsi NTT mengikuti arahan dari OJK Pusat agar pegawai diseluruh Kantor OJK di Seluruh Indonesia dilakukan PCR Test untuk mendeteksi adanya potensi penularan Covid-19 di tengah melonjaknya kasus Covid-19 yang berasal dari cluster perkantoran.

Kepala OJK Provinsi NTT, Robert H.P Sianipar mengatakan dengan adanya pendeteksian dini ini diharapkan dapat memberikan keyakinan bagi seluruh pegawai OJK untuk tetap melaksanakan tugasnya dan meningkatkan kinerja sesuai perannya agar tetap mendukung stabilitas industri keuangan dan program pemulihan ekonomi nasional khususnya di Provinsi NTT.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Robert H.P Sianipar saat mengikuti PCR Test di Kantor OJK Provinsi NTT, Kamis (1/07/2021). Dokumentasi : Humas OJK Provinsi NTT.

Secara rutin, ke depannya seluruh pegawai OJK NTT akan dilakukan pengecekan potensi Covid-19 secara berkala menggunakan peralatan GeNose yang dimiliki Kantor OJK Provinsi NTT, jelas Kepala OJK NTT.

Sampai dengan saat ini, mempertimbangkan pandemi Covid-19 yang masih cukup memprihatinkan, Kantor OJK Provinsi NTT belum melakukan pelayanan tatap muka. Pelayanan sementara masih dilakukan secara daring, baik pelayanan permintaan data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) maupun Pengaduan Konsumen. Permintaan SLIK dapat dilakukan melalui whatsapp di 0821 4747 4884  dan pengaduan konsumen dilakukan melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) pada website www.kontak157.ojk.go.id

Mari kita semua bersama-sama melawan penyebaran Covid-19, dengan tetap patuh menjaga protokol kesehatan, imbau Kepala OJK Provinsi NTT. (*/NA)

Sumber berita + foto :, Humas OJK Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata