Arsip Tag: Provinsi NTT

Gubernur NTT : Tenau Harus Jadi Pelabuhan Favorit

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mendorong agar pihak PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tenau Kupang berkomitmen mengembangkan pelabuhan Tenau Kupang menjadi salah satu pelabuhan favorit dan modern.

“Tenau kita siapkan dan harus kita kembangkan menjadi salah satu pelabuhan favorit dan modern, yang wajib dilengkapi peralatan bagus serta sistem IT yang dapat bekerja dengan maksimal,” tegas Gubernur Viktor saat menerima audiens dari General Manager PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Kupang, Agus Nazar di ruang kerja Gubernur, Senin (17/05/2021).

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat foto bersama dengan General Manager Pelindo III Cabang Tenau Kupang, Agus Nazar di ruang kerja Gubernur, Senin (17/05/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Menurut Gubernur VBL, pelabuhan menjadi salah satu sektor penting dalam mendongkrak kehidupan ekonomi, sosial, budaya serta pemerintahan, sehingga infrastruktur dan fasilitas pelabuhan serta kualitas sumber daya manusia haruslah yang terbaik.

“Buat perencanaan yang baik. Sumber daya manusia harus yang terbaik. Crane yang sudah tidak layak jangan dipakai lagi tapi harus diganti dengan yang baru serta Depo Kontainer yang tersedia saat ini harus didata dan ditata dengan baik,” jelas Gubernur VBL.

Selain itu Gubernur juga mengingatkan agar potensi daerah berupa kekayaan alam maupun produk-produk lokal yang bisa dijual ke daerah lain dapat dioptimalkan melalui pengiriman via pelabuhan.

“Supaya jangan hanya produk dari luar saja yang masuk. Tapi yang saya lihat banyak komoditi lokal yang berkualitas ekspor belum dikelola dengan baik. Semua produk-produk lokal harus kita dorong agar pendapatan daerah juga dapat meningkat,” kata Gubernur Viktor.

Tidak lupa Gubernur VBL pun berpesan agar Pimpinan beserta jajaran karyawan Pelindo III Cabang Tenau Kupang untuk tetap bekerja keras membangun Provinsi NTT menuju lebih baik lagi kedepannya.

Sementara itu, Agus Nazar selaku GM. Pelindo III Cabang Tenau Kupang mengaku siap bersama tim akan bekerja kreatif dalam membenahi dan meningkatkan pengoperasian Pelabuhan Tenau.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas arahannya. Saya bangga bisa bergabung dengan Tim pembangunan dibawah komando Bapak. Bersama jajaran Pelindo Tenau Kupang, saya siap untuk secara kreatif membenahi serta meningkatkan segala potensi yang ada disini,” tutup Nazar. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur VBL Terima Kunjungan Panitia Pelaksana Malam Anugerah Pesona Indonesia Award 2021

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima kunjungan Panitia Pelaksana Malam Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021, pada Senin (17/05/2021) bertempat di ruang kerja Gubernur.

Tim tersebut dipimpin Wakil Ketua Panitia yang juga adalah Direktur Umum Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTT, Abednego Frans, yang biasa disapa Abed, dan Panitia lainnya : Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Wayan Darmawa, Karo Umum Setda Provinsi NTT, George Hadjo, Ketua BPPD Provinsi NTT, Rocky Pekudjawang, Andre Porsiana bersama anggota panitia lainnya.

Gubernur VBL memberi apresiasi atas kerja keras panitia menyongsong digelarnya Malam API Award 2021, yang akan digelar di Inaya Bay Komodo Resort, Labuan Bajo, Manggarai Barat, 20 Mei 2021 mendatang.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat menerima kunjungan Panitia Pelaksana Malam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021 di ruang kerja Gubernur, Senin (17/05/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Saya minta panitia harus bekerja sungguh-sungguh agar sukses, karena NTT sudah dikenal dengan branding pariwisata sebagai Prime Mover Pembangunan di NTT. Kita harus tunjukan kerja yang terpadu dan berkualitas, sehingga NTT pantas menjadi tuan rumah event tersebut. Apalagi Labuan bajo telah ditetapkan dan terus didandani sebagai destinasi super premium di Indonesia. Tetap perhatikan disiplin pada protokol kesehatan, agar kegiatan tersebut tidak menciptakan kerumunan. Upayakan agar sebagian undangan dapat menyaksikan juga dari tempat menginapnya masing-masing. Manfaatkan fasilitas zoom, undangan bisa menyaksikan dari Hotel La Prima, Jayakarta, Bintang Flores dan bisa juga diikuti secara virtual di Bacarita Café. Ini penting agar tidak semua penonton harus menyaksikan malam puncak API Award langsung dari Inaya Hotel,” tegas Putera Semau tersebut.

Lebih jauh Gubernur VBL menyampaikan bahwa API Award ini harus memberi dampak bagi pertumbuhan dan perkembangan serius pariwisata di NTT.

“Kita harus punya hospitality dan SDM yang benar-benar berkualitas untuk bisa memajukan NTT melalui pariwisata, majukan pariwisata melalui amenitas dan atraksi yang berkualitas dan pantas dikonsumsi oleh wisatawan yang berkunjung ke NTT. Hospitality harus benar-benar bisa menjadi budaya masyarakat NTT. Standarisasi kebersihan, produk kerajinan tangan, dan atraksi seni budaya harus menarik minat para pengunjung. Penguasaan Bahasa Asing seperti Bahasa Inggris harus menjadi perhatian serius kita semua. Dampak dari penguasaan Bahasa Asing secara terampil pasti membawa pariwisata NTT dapat dipromosi optimal. Pariwisata NTT harus ditata kelola dengan manajemen terbaik, sehingga Pariwisata bisa merubah mindset manusia NTT agar lebih berkeadaban. Perlu diingat, bahwa Malam API Award 2021 ini baru menjadi pekerjaan minimal, pekerjaan maksmimalnya adalah Pariwisata harus bisa dikembangkan menjadi industri, dan memberi dampak yang maksimal bagi kemajuan ekonomi masyarakat NTT. Pekerjaan ini memang tidak main-main, hanya bisa dilakukan dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja di luar kebiasaan “out of the box”. Dan konsep ini juga memang harus diterapkan di 7 (tujuh) Destinasi Prioritas sebagai Pariwisata Estate yang tengah dikembangkan, masing-masing : Pantai Liman Semau Kabupaten Kupang , Fatumnasi Kabupaten TTS, Wolwal Kabupaten Alor, Mulut Seribu Kabupaten Rote Ndao, Lamalera Kabupaten Lembata, Pramaidita Kabupaten Sumba Timur dan Koanara Kabupaten Ende,” tegas Mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI tersebut.

Pada kesempatan tersebut Abed Frans sebagai Wakil Ketua Panitia menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan Malam API Award 2021 yang sudah mencapai lebih dari 50 persen secara fisik. Total tamu yang akan hadir berkisar 540 s.d. 560 orang. “Yang sudah konfirmasi untuk hadir adalah Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly, Menteri Parekraf, Sandiaga Uno, dan Menteri Kominfo, Johny Plate bersama Gubernur Riau, H. Syamsuar dan sejumlah undangan penting lainnya,” kata Frans.

Di akhir kunjungan tersebut, Gubernur VBL menyampaikan bahwa mulai Bulan Juni 2021 akan melakukan kunjungan pada setiap Perangkat Daerah sekaligus melakukan upaya promotif dan edukatif terkait Table Manner, ini sebagai langkah meningkatkan kesadaran ASN dalam berpartisipasi aktif memajukan pariwisata NTT.

Nampak hadir pada pertemuan tersebut Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Demokrasi dan Pemerintahan, Imanuel Blegur, Staf Khusus Gubernur Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga, Anwar Pua Geno, dan Pius Rengka selaku Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

DPRD NTT Hargai Langkah Cepat PEMPROV NTT Dalam Menangani Dampak Bencana Seroja

NTT AKTUAL. KUPANG. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hargai Langkah Cepat Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dalam menangani dampak bencana seroja.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi NTT, Emilia J. Nomleni saat menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-8 DPRD Provinsi NTT : Penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 sekaligus Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, usai Rapat Paripurna Pelantikan Anggota PAW DPRD Provinsi NTT, yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi NTT, pada Selasa (11/05/2021).

“Atas nama Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Provinsi NTT, kami menyampaikan dukacita dan sepenanggungan kepada seluruh masyarakat yang mengalami bencana Seroja. Tuhan akan menolong kita untuk kembali bangkit dan pulih. Penanggulangan bencana alam merupakan tanggung jawab kita bersama, untuk itu kita perlu membangun kesadaran bersama dalam upaya meningkatkan kekompakan dan kebersamaan dalam penanggulangan berbagai bencana di NTT. Dalam rangka penanganan bencana yang terjadi di beberapa daerah di NTT, DPRD terus mendorong dan mendukung langkah-langkah Pemerintah Provinsi NTT dalam upaya percepatan dan penanganan rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana. Dewan juga berusaha untuk terus hadir di tengah masyarakat untuk mendorong dan memotifasi masyarakat, untuk tetap tegar dan bangkit dari berbagai keterpurukan usai badai siklon tropis seroja yang melanda NTT,” kata Ketua DPRD NTT

Lebih jauh Emilia Nomleni mengatakan bahwa pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020/2021 DPRD Provinsi NTT telah melaksanakan fungsinya sesuai dengan agenda utama yaitu pembahasan terhadap LKPJ Gubernur NTT TA. 2020 dengan membentuk Pansus yang ditetapkan dengan keputusan DPRD Provinsi NTT. Pansus telah bekerja dengan menghasilkan sejumlah catatan kritis dan rekomendasi DPRD atas LKPJ Gubernur tersebut, yang telah disampaikan kepada Gubernur pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT tanggal 27 April 2021 lalu. “Untuk itu kiranya rekomendasi DPRD atas LKPJ Gubernur mendapatkan perhatian serius dari Gubernur, untuk dilaksanakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan program serta kegiatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat NTT,” ujar Emilia.

Lebih jauh Ketua DPRD NTT, Emilia Nomleni juga menyampaikan bahwa DPRD juga telah melaksanakan fungsi Pembentukan peraturan daerah dengan menetapkan 6 (enam) Ranperda Provinsi NTT usul prakarsa DPRD. DPRD terus mendorong pemerintah Provinsi secara bersama untuk menyelesaikan tahapan akhir proses Ranperda tersebut. Dirinya juga mengingatkan bahwa pelaksanaan APBD untuk TA. 2021 telah memasuki triwulan kedua. “Fungsi APBD dalam situasi Pandemi Covid-19 maupun bencana alam yang dialami hampir di seluruh wilayah NTT, menjadi sangat strategis dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi, baik melalui kebijakan maupun program pembangunan. DPRD melalui komisi-komisi dan alat kelengkapan terkait, terus melakukan monitor dan mengevaluasi pelaksanaan APBD pada kuartal pertama tahun 2021, agar dapat dijalankan secara cepat, tepat dan efektif dalam mendorong pemulihan sosial ekonomi di NTT. DPRD Juga telah melakukan fungsi pengawasan dengan melakukan kunjungan secara langsung dan mengevaluasi pelaksanaan program kegiatan, agar mempunyai korelasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat”, tandas Srikandi NTT yang sangat intens memperjuangkan hak-hak anak dan kaum perempuan ini.

Penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020/2021 DPRD Provinsi NTT diawali dengan Penempatan Anggota PAW DPRD Provinsi NTT, Johan J. Oematan sabagai anggota Komisi II dan Sebagai Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah. Dilanjutkan dengan penyerahan Laporan Reses DPRD Provinsi NTT pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 oleh Ketua DPRD Provinsi NTT kepada Wakil Gubernur NTT, Josef Adreanus Nae Soi. Dalam rapat paripurna tersebut juga dibacakan Laporan Sekretaris DPRD Provinsi NTT tentang Pelaksanaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 dan Agenda Kegiatan DPRD Provinsi NTT pada Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil-wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, masing-masing : Inche D.P. Sayuna, P. Christian Mboeik dan Aloysius Malo Ladi, serta diikuti oleh Para Anggota DPRD Provinsi NTT secara luring maupun daring. Nampak hadir juga : Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi NTT dan beberapa Perwakilan Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Antusias Customer Tinggi, PT SBM NTT Berencana Gelar Lagi Event SUZUKI FIESTA

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Melihat antusias customer yang tinggi di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang pada event SUZUKI FIESTA perdana yang digelar oleh PT Surya Batara Mahkota atau disingkat PT SBM pada tanggal 3 hingga 7 Mei 2021 lalu di Showroom Suzuki Mobil Jln Timor Raya No 01 Kota Kupang, PT SBM NTT selaku Main Dealer Suzuki Mobil wilayah Nusa Tenggara Timur berencana untuk menggelar kembali event “SUZUKI FIESTA tahap II”.

Branch Manager PT SBM NTT, Theo Pareira saat ditemui Media ini, Senin (10/05/2021) mengatakan mudah-mudahan bisa terpenuhi kedepannya, PT SBM NTT berencana menggelar event SUZUKI FIESTA setiap tiga bulan sekali (per triwulan).

“Rencana ini agar dapat lebih merangsang masyarakat untuk dapat membeli mobil dengan paket yang murah. Selain itu agar masyarakat yang tidak sempat membeli mobil Suzuki pada event SUZUKI FIESTA tahap I yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 7 Mei lalu, dapat membelinya pada event SUZUKI FIESTA tahap II berikutnya,” ujar Theo.

Dirinya menceritakan pada event SUZUKI FIESTA perdana yang diadakan PT SBM NTT dari tanggal 3 sampai dengan 7 Mei 2021, PT SBM NTT memperoleh hasil yang baik karena hasil penjualan yang diperoleh melampaui dari target yang ditentukan sebelumnya.

“Sebelumnya pada pelaksanaan event SUZUKI FIESTA tahap I kami dari PT SBM NTT menargetkan target penjualan 50 mobil, tetapi hingga penutupan SUZUKI FIESTA tahap I pada 7 Mei 2021 lalu, kami memperoleh sebanyak 61 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk 61 Mobil Suzuki di PT SBM NTT,” ujar Theo.

Dirinya menambahkan dalam hal ini PT SBM NTT merasa senang dan puas dikarenakan customer menaruh kepercayaan terhadap produk Suzuki.

Pada pelaksanaan event SUZUKI FIESTA perdana yang berlangsung dari tanggal 3 sampai dengan 7 Mei 2021 itu Konsumen Suzuki mendapatkan sejumlah bonus yang menarik dan uang muka atau DP yang murah, jelasnya.

“Seperti khusus nya untuk mobil Suzuki Pick Up New Carry kita memberikan bonus yaitu uang muka atau DP yang murah yakni hanya Rp.16.000.000, dan yang membeli Pick Up New Carry mereka mendapatkan bonus hadiah pula seperti kaca film, talang air, karpet, alat pemadam api ringan dan juga diberikan paket sehat Suzuki dimana di dalamnya itu ada Multi vitamin, masker dan lain sebagainya,” ungkap Theo.

Lanjut nya, sementara itu untuk mobil Suzuki seperti Ignis, Ertiga dan XL 7 uang mukanya hanya Rp.20.000.000 dan paket bonus hadiah nya juga hampir sama seperti pada pembelian Mobil Suzuki Pick Up New Carry tersebut.

“Selain itu kami juga di support oleh Leasing yang luar biasa dengan paket yang menarik sehingga konsumen juga antusias berminat memperoleh kesempatan saat event SUZUKI FIESTA tahap I kemarin. Leasing-leasing tersebut yakni Suzuki Finance, Indo Mobil Finance, Leasing Mandiri Tunas Finance (MTF) dan Adira Finance,” tutur Theo.

Dirinya menerangkan pula selama berlangsungnya event SUZUKI FIESTA tahap I dari tanggal 3 hingga 7 Mei 2021 lalu, PT SBM NTT sangat memperhatikan dan juga aktif menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam penerapan protokol kesehatan PT SBM NTT ini membatasi jam kunjungan customer ke showroom Suzuki Mobil baik pembatasan kunjungan per harinya dan per jam nya. Selain itu PT SBM NTT juga menyediakan alat cuci tangan, hand sanitizer dan alat pengukur suhu tubuh,” kata Theo.

Diakhir wawancara ini, Theo Pareira selaku Branch Manager PT SBM NTT mengucapkan terimakasih kepada para konsumen yang telah menaruh kepercayaan terhadap produk Suzuki dan juga kepada pihak Leasing yang sudah memberikan support serta dukungan yang luar biasa dengan paket yang menarik.

“Tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada Media yang sudah membantu mempublikasikan SUZUKI FIESTA tahap I sehingga customer bisa lebih mendapatkan informasi tentang event SUZUKI FIESTA tahap I tersebut,” tutupnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Wakil Gubernur NTT Audiens Bersama Bupati dan Wakil Bupati Malaka

NTT AKTUAL. KUPANG. Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM menerima kunjungan Bupati Malaka Simon Nahak dan Wakil Bupati Louise Lucky Taolin bertempat di ruang kerjanya pada Senin (10/05/2021).

Dalam pertemuan audiensi tersebut Wakil Gubernur meminta agar Pimpinan Daerah Kabupaten Malaka bersinergi bersama Pemerintah Provinsi NTT dalam mewujudkan Pembangunan Daerah.

“Kita mau agar dalam melaksanakan pembangunan di daerah, maka Pemerintah Kabupaten/Kota harus terus bergandengan dengan Pemerintah Provinsi untuk searah dalam pembangunan menuju kesejahteraan. Saya yakin dengan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Malaka yang baru saja dilantik ini bisa melanjutkan tongkat estafet pembangunan dengan baik,” ujar Wagub Josef.

“Kami pihak pemprov juga akan terus mendukung kinerja Bupati dan Wakil Bupati Malaka bersama DPRD Kabupaten Malaka agar bisa mengedepankan kesejahteraan masyarakat sebagai yang utama. Pengelolaan anggaran harus bisa sampai ke masyarakat sehingga mereka bisa menikmati hasilnya. Saya juga minta agar dalam bekerja harus tetap memperhatikan aspek toleransi, tidak pedului perbedaan agama ataupun suku, asalkan kita tetap fokus sama-sama bekerja,” jelas Wagub Josef.

Selanjutnya Wagub Josef juga mengarahkan terkait pembangunan di Kabupaten Malaka sebagai salah satu kabupaten perbatasan di Indonesia agar menjadi prioritas dalam pembangunan.

“Pembangunan di Kabupaten Malaka tidak bisa tercapai kalau tanpa bersinergi, apalagi Malaka merupakan salah satu Kabupaten yang berbatasan langsung dengan RDTL (Republik Demokratik Timor Leste) sehingga pendekatan pembangunannya perlu adanya dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Malaka dengan mengedepankan pembangunan wilayah perbatasan sehingga semua sektor dan pelaku pembangunan mengambil peran dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Malaka,” ungkap Wagub Josef.

Sementara itu Bupati Malaka Simon Nahak mengatakan saat ini ia bersama wakilnya sedang dalam program 100 hari bekerja.

“Kami saat ini sedang dalam program 100 hari kerja dengan membenahi penataan dan berbagai pembenahan. Saat ini kami sedang melakukan rencana penataan kota mulai dari koordinasi dengan Dinas PUPR untuk pembangunan perkantoran, pembangunan trotoar, saluran air, lampu lalu lintas dan alun-alun kota. Kita sedang mendesain semuanya,” ujar Bupati Simon.

“Saat ini juga kami juga sedang menegaskan pada transparansi pengelolaan anggaran agar tidak ada tindak korupsi mulai dari Pemerintahan Desa hingga Tingkat Pemerintahan Kabupaten Malaka. Kerja harus tulus, jujur dan tulus agar bisa mencapai keejahteraan rakyat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan saat ini juga dilakukan rencana desain kawasan percepatan ekonomi di perbatasan Kabupaten Malaka – RDTL. “Kami sedang usahakan untuk pembangunan kawasan percepatan ekonomi di lintas batas Malaka dan RDTL. Juga kami meminta agar pihak Pemerintah Provinsi NTT juga bisa bersama mendampingi melalui Pokja penanganan stunting Kabupaten Malaka dalam penanganan stunting,” tambahnya. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Luar Biasa, 61 Mobil Suzuki Terjual di Event SUZUKI FIESTA PT SBM NTT

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Pencapaian yang luar biasa di raih PT Surya Batara Mahkota atau di singkat PT SBM selaku Main Dealer Suzuki Mobil wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni sebanyak 61 Mobil Suzuki laku terjual dalam event SUZUKI FIESTA yang diselenggarakan oleh PT SBM NTT dari tanggal 3 hingga 7 Mei 2021 lalu bertempat di Showroom Suzuki Mobil Jln Timor Raya No 01 Kota Kupang.

Saat ditemui Media ini, Senin (10/05/2021), di ruang kerjanya Branch Manager PT SBM NTT, Theo Pareira mengatakan pada event SUZUKI FIESTA yang diadakan PT SBM NTT dari tanggal 3 sampai dengan 7 Mei 2021, PT SBM NTT memperoleh hasil yang baik karena hasil penjualan yang diperoleh melampaui dari target yang ditentukan sebelumnya.

“Sebelumnya pada pelaksanaan event SUZUKI FIESTA kami dari PT SBM NTT menargetkan target penjualan 50 mobil, tetapi hingga penutupan SUZUKI FIESTA pada 7 Mei 2021 lalu, kami memperoleh sebanyak 61 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk 61 Mobil Suzuki di PT SBM NTT,” ujar Theo.

Dirinya menambahkan dalam hal ini PT SBM NTT merasa senang dan puas dikarenakan customer menaruh kepercayaan terhadap produk Suzuki. “Selain itu kami juga di support oleh leasing yang luar biasa dengan paket yang menarik sehingga konsumen juga antusias berminat memperoleh kesempatan saat event SUZUKI FIESTA kemarin. Leasing-leasing tersebut yakni Suzuki Finance, Indo Mobil Finance, leasing Mandiri Tunas Finance (MTF) dan Adira Finance,” tutur Theo.

“61 unit mobil Suzuki yang sudah dipesan oleh para konsumen ini paling lambat akan sampai ke tangan konsumen pada bulan Mei 2021. Saat ini kami sudah memesan unit-unit mobil yang belum ada di stock kami agar bisa di kirim di bulan Mei, tapi sebagian besar mobil yang dipesan ada pada stock kami di Kupang, sehingga costumer yang sudah memesannya jangan khawatir karena pasti cepat dapat unit mobil yang diinginkan,” katanya.

Tipe-tipe mobil Suzuki yang terjual pada event SUZUKI FIESTA yaitu tipe Pick Up New Carry terjual sebanyak 44 unit, Mikrolet 1 unit, Karimun 1 unit, Ignis 6 unit, Ertiga 5 unit, APV 1 unit dan XL 7 sebanyak 3 unit, jelas Theo.

“Pencapaian ini sungguh luar biasa karena melampaui target, dan terimakasih kepada para customer atas kepercayaannya kepada produk Suzuki,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan pula bahwa pemesanan dan pembelian Mobil ini ada dilakukan melalui leasing dan ada pula yang melakukan pembelian secara cash.

“Leasing Suzuki Finance memperoleh 7 unit, leasing Indo Mobil Finance sebanyak 18 unit, leasing Mandiri Tunas Finance (MTF) 9 unit, Adira Finance 17 unit dan pembelian cash sebanyak 10 unit. Semua aplikasi sudah di survei terutama yang kredit, dan semuanya untuk delivery unit nya akan di dorong pada bulan ini,” tandasnya.

Atas pencapaian ini, tidak lupa juga terimakasih PT SBM NTT ucapkan kepada Media yang sudah membantu mempublikasikan SUZUKI FIESTA sehingga costumer bisa lebih mendapatkan informasi tentang event SUZUKI FIESTA dan pada akhirnya para customer melakukan pemesanan kendaraan, pungkasnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Lakukan Groundbreaking Rusun di Seminari Mataloko, Wagub : Tempat ini Punya Arti Besar Buat Saya

NTT AKTUAL. BAJAWA. Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Sekolah di Seminari Santo Yohanes Berkhmans Mataloko, Rabu (5/05/2021). Rusun tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pada kesempatan tersebut, Wagub JNS mengungkapkan arti penting Seminari Mataloko.

“Tempat ini tidak hanya memberikan sekolah kepada saya tapi juga memberikan hidup dan pendidikan secara utuh. Tempat ini mengajarkan apa arti hidup dan pendidikan sebagai dasar yang kuat untuk saya berpijak dan melangkah, ” ungkap Wagub JNS dalam sambutannya.

Menurut Wagub Nae Soi, dengan sistem asrama yang diberlakukan di Seminari, telah memberikan arti penting bagi para siswa. Karena dalam asrama para siswa dapat berinteraksi, berinterelasi dan punya waktu untuk lakukan instrospeksi diri.

“Masuk asrama bukan sekadar supaya bisa belajar dengan teratur tapi lebih dari itu. Karena itu, saya dan pak Gubernur selalu mendorong agar kalau dapat anak-anak SMA/SMK bisa diasramakan. Karena di asrama, anak-anak dibentuk baik pengetahuan, keterampilan maupun prilakunya secara lebih optimal,” jelas Wagub Nae Soi.

Wagub Nae Soi juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian PUPR yang telah turut memajukan pendidikan di NTT dengan mendirikan rusun bagi sekolah-sekolah berasrama.

“Masih banyak sekolah-sekolah berasrama di NTT yang membutuhkan rusun. Minggu depan kami akan ke Sumba untuk acara peletakan batu pertama rusun bagi sekolah tinggi Teologia. Terima kasih kepada kementerian PUPR,” ungkap Wagub.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Nae Soi juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten Ngada agar memperhatikan arahan Presiden Jokowi terkait realisasi APBD. Dalam masa pandemi covid-19, dana APBD tidak boleh terlalu lama disimpan di Bank tapi harus beredar di masyarakat.

“Dalam masa covid-19, yang beredar di masyarakat adalah uang Pemerintah. Kalau kita simpan saja di bank maka masyarakat akan susah. Saya mengajak Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Desa supaya belanjakan uang (dana) Pemerintah supaya ekonomi masyarakat bisa berkembang,” pungkas Wagub Nae Soi.

Tampak hadir pada kesempatan ini Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II Kementerian PUPR, Jublina Bunga, Wakil Bupati Ngada, Unsur Forkopimda Kabupaten Ngada, Kadis Perhubungan NTT, Romo Kepala Sekolah Seminari Mataloko, tokoh agama, para guru, insan pers dan undangan lainnya. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur Minta Para Bupati/Walikota Pacu Belanja APBD di Atas 50 Persen pada Akhir Kuartal II tahun 2021

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta para Bupati/Walikota se-NTT agar memacu belanja APBD di atas 50 persen pada akhir kuartal II tahun 2021. Dalam keadaan extraordinary akibat pandemi covid-19, perlu upaya luar biasa untuk menggerakan ekonomi.

“Presiden Jokowi serius sekali agar covid-19 jangan sampai melonjak drastis karena punya dampak ekonomi. Hal ini akan buat negara-negara lain takut masuk ke Indonesia untuk investasi. Kalau investasi asing tidak masuk, kita hanya berharap kepada seluruh APBN dan APBD sebagai tiang penyanggah dan penggerak ekonomi, ” kata Gubernur VBL saat memberikan arahan pada Rapat Kerja bersama para Bupati/Walikota dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruang rapat Gubernur, Kamis (6/05/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD NTT, Kapolda NTT, Danrem Wirasakti 161 Kupang, Danlanud El Tari Kupang, Kabinda NTT, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) NTT, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, Sekretaris Daerah NTT, para staf khusus Gubernur dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT. Para Bupati/Walikota se-NTT mengikuti pertemuan ini secara virtual.

Rapat tersebut membahas tiga hal yakni penanganan covid-19, progres penyerapan APBD Kabupaten/Kota dan perizinan dalam rangka investasi.

Menurut Gubernur Viktor, refocussing tidak boleh jadi alasan realisasi anggaran yang rendah. Karena refocussing ini bukan hal yang baru dan sudah beberapa kali dilakukan.

“Masa sudah beberapa kali lakukan refocussing, belum juga paham dan pintar. Saya minta kita sudah masuk kuartal II, penyerapan anggaran harus ada di atas 50 persen pada akhir kuartal II. Ada Kapolda dan Wakajati, harus kerja sama dalam sebuah kelembagaan untuk mendorong realisasi baik APBN maupun APBD di seluruh NTT sehingga mampu jadi penopang utama saat pandemi covid-19 seperti ini, ” jelas Gubernur.

Terkait dengan perizinan untuk investasi, Gubernur meminta agar diambil langkah-langkah extraordinary. Karena saat ini kita berada dalam bencana global akibat pandemi covid-19. Kalau sudah sudah keluar izin dan tidak ada geliat selama 3 bulan, cabut kembali izinnya.

“Bupati/Walikota cek kembali ini. Dalam situasi seperti ini, ada sektor-sektor tertentu yang diminati banyak pihak, tapi izn sudah terlanjur diberikan kepada orang lain namun mereka tidak bergerak. Ambil langkah tegas. Begitu juga kalau sertifikat ganda, harus ambil langkah extraordinary. Di sini ada Kapolda, Wakajati, Danrem dan Forkopimda, orang mau investasi, tapi masih terkendala masalah lahan. Ini harus ambil langkah luar biasa karena situasi bencana, yang penting jangan peras untuk dapatkan sesuatu, ” jelas Gubernur VBL.

Ketua DPRD NTT, Emy Nomleni mengatakan DPRD NTT mendorong dan mendukung upaya percepatan penyerapan APBD Kabupaten/Kota Se-NTT. Tidak hanya agar terjadi penyerapan lebih besar, tapi agar program dan kegiatan mendorong pergerakan perekonomian lebih cepat.

“Khusus untuk daerah-daerah yang terkena bencana, percepatan berbagai program dan kegiatan tentu akan bantu pemulihan ekonomi. Karena pastinya dalam beberapa bulan ke depan, masyarakat di daerah-daerah ini masih cukup sulit dapatkan makanan. Tolong perhatikan secara khusus perempuan dan anak di daerah bencana dalam penanganan dan pemulihan ekonomi, ” jelas Ketua PDIP NTT itu.

Sementara itu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Rudi Margono mengatakan, pihak Kejaksaan Tinggi mendukung penuh upaya percepatan penyerapan anggaran dan perizinan untuk investasi. Seluruh Kejari dan jajarannya tidak boleh minta proyek dan tidak boleh KKN dalam penyerapan APBD. Kejaksaan akan memberikan
rasa aman dan membantu dalam percepatan penyerapan anggaran.

“Strategi konkret yang dilakukan, silahkan para Bupati/Walikota gunakan kejaksaan dari sisi kualitas. Kalau ada keraguan ambil keputusan dalam putuskan proyek mulai dari lelang sampai eksekusi, manfaatkan kejaksaan. Ini sudah triwulan II, mohon proaktif dari para Kajari dan Bupati/Walikota karena APBD adalah titipan dari negara untuk rakyat. Apabila masih ragu juga, konsultasikan dengan kejaksaan tinggi. Begitu juga dengan percepatan investasi,”kata Rudi.

Rudi meminta agar mulai saat ini, para Kajari bersinergi dengan para Bupati/Walikota. Kalau perlu buat jadwal dengan para Bupati/Walikota untuk lihat bersama APBD, bagian mana yang masih belum dilelang dan masalahnya apa.

“Pastikan bahwa uang rakyat akan sampai kepada masyarakat untuk kesejahteraan mereka,”pungkas Rudi.

Sekretaris Daerah NTT, Benediktus Polo Maing mengatakan total belanja APBD Kabupaten/Kota seluruh NTT Tahun 2021 mencapai Rp. 23,286 Triliun dengan realisasi sampai dengan Maret adalah Rp. 1,462 Triliun (6,28 persen). Untuk belanja modal serta belanja barang dan jasa tahun 2021 mencapai Rp. 9,849 triliun dan realisasi sampai Maret baru mencapai Rp. 224,41 miliar.

“Ini tentu butuh perhatian bersama untuk langkah-langkah percepatan, ” jelas Sekda Polo Maing.

Seperti diketahui Presiden Jokowi dalam arahannya pada tanggal 29 April lalu menegaskan sampai Maret masih ada 182 Triliun dana APBD yang terparkir di Bank dan belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah.

Minta Percepatan Upaya Vaksinasi

Dalam upaya penanganan covid-19, Gubernur Viktor mengharapkan agar upaya vaksinasi dapat dilakukan secara maksimal. Dikatakan Gubernur VBL, Vaksin memang bukan untuk bebas dari covid, tapi terutama untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Supaya tubuh kita paham dan terbiasa dengan virus ini karena vaksin berarti memasukan virus yang sudah dimatikan atau dinonaktifkan untuk meningkatkan imun dan antibodi tubuh supaya tubuh kita kenal dan mampu melakukan perlawanan kalau virus ini datang. Karena virus ini tidak mungkin hilang dan akan ada terus bersama-sama dengan kita. Kalau tidak vaksin, maka kemungkinan akan berdampak parah kalau terserang virus ini. Karena itu saya minta para Bupati/Walikota bersama Forkopimda untuk mendorong vaksinasi secara optimal sehingga tubuh seluruh masyarakat familiar dengan virus ini, “jelas Gubernur.

Untuk diketahui, target total vaksinasi di NTT adalah 3.643.275 orang. Target untuk gelombang pertama dari Januari sampai April untuk para tenaga kesehatan, petugas publik dan lansia mencapai 877.852 orang. Namun realisasi sampai 3 Mei 2021 untuk dosis pertama mencapai 160.585 dan dosis kedua mencapai 86.739 orang. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur NTT Restui Pelaksanaan Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional XXXI di Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melegitimasi kepanitiaan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) ke-31 tahun 2021 untuk tingkat Provinsi NTT, dengan menandatangani SK Kepanitiaan yang diserahkan oleh Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya NTT, Timbul Batubara yang juga adalah Ketua Panitia Pelaksana HKAN 2021 Tingkat Provinsi NTT, bertempat di Ruang Kerja Gubernur, pada Kamis (6/05/2021). Acara Peringatan HKAN XXXI Tahun 2021, akan dilaksanakan di Taman Wisata Alam Laut Teluk Kupang dan Pantai Lasiana Kota Kupang, pada tanggal 8 – 10 Agustus 2021 mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, Timbul melaporkan kesiapan dari panitia pelaksana yang sudah melakukan rapat terpadu dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT.

Timbul juga menyampaikan, telah disahkannya SK Menteri LHK RI Nomor : 176/MENLHK/KSDAE/KSA. 3/4/2021 tentang Penyelenggaraan Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2021. SK tersebut telah ditandangani oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada tanggal 23 April 2021.

HKAN ke-31 kali ini mengangkat tema “BHAVANA SATYA ALAM BUDAYA NUSANTARA” yang bermakna “Memupuk Kecintaan Pada Alam dan Budaya Nusantara. Acara Puncak akan dilaksanakan di Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang, Kota Kupang pada 10 Agustus 2021, rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Peringatan HKAN kali ini dilaksanakan di Provinsi NTT, karena NTT adalah daerah kepulauan yang memiliki karakteristik potensi daya tarik wisata alam yang indah, dan ditunjang dengan keragaman budaya, dimana NTT saat ini sangat dikenal sebagai provinsi yang unik dan kaya dari sisi alam dan budaya yang sangat eksotik.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sangat mengapresiasi rencana Peringatan HKAN di NTT kali ini.
“Kami Pemprov dan masyarakat NTT sangat senang dengan rencana kegiatan ini, karena sejalan dengan gencarnya program pemerintah dalam memperkenalkan pariwisata sebagai prime mover pembangunan ekonomi di daerah kami, dan juga tentunya dapat menjadi sebuah kebanggaan bagi kami, karena kami terus berupaya keras menjadikan NTT sebagai New Paradise, agar nyata sebagai New Tourism Territory,” ujar Gubernur Viktor.

Pada kesempatan tersebut juga, Kepala BBKSDA Timbul Batubara menyerahkan buku yang ditulisnya, tentang kepariwisataan NTT dengan judul Ring Of Beauty East Nusa Tenggara kepada Gubernur NTT. “Buku tersebut saya dedikasikan untuk NTT sebagai karya monumental menjelang masa pensiun pada 1 Juli 2021 nanti “, ujar Timbul yang sangat mencintai alam dan budaya NTT.

Sesuai informasi, panitia pelaksana melalui BBKASDA NTT dan Dinas LHK Provinsi NTT juga telah melaksanakan aksi solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat dan para ASN yang terdampak bencana alam siklon tropis seroja dibeberapa kabupaten yang terdampak seperti di Kabupaten Flotim, Alor, Manggarai, Sumba Timur, Sikka, Ende dan Malaka, dengan pemberian sembako dan uang tunai.
“Adapun bantuan yang kami berikan sebanyak 1505 paket sembako dan 800 Nasi Bungkus dari BBKSDA NTT dan Kementerian LHK kepada masyarakat terdampak, dan bantuan uang bagi ASN di lingkungan UPT KLHK Provinsi NTT senila 1 juta untuk 113 ASN yg rumahnya terdampak, ditambah bantuan bedah rumah yang tergolong rusak berat, bagi 3 ASN sebanyak 10 juta/ASN”, jelas Timbul, yang juga sebagai Ketua Pelaksana II Panitia Nasional HKAN 2021.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut yaitu : Kepala Dinas LHK Provinsi NTT, Ondy Christian Siagian, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT, Alex Lumba, Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Pius Rengka, Sekretaris Dinas Parekraf Provinsi NTT, Naftaly Huki, Kabid Industri dan Ekraf, Johny Rohi, Kabid Destinasi Disparekraf NTT, Wemmy Hermanus, Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan BBKSDA NTT, Imanuel Ndun dan Kasubag Program dan Kerjasama BBKSDA NTT, Kriswoyo. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT 

Talk Show HARDIKNAS 2021 Bersama Bank NTT, OJK NTT dan Dinas P&K Provinsi NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Lewat Talk Show Bank NTT bersama OJK Provinsi NTT dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT yang mengusung tema “Melalui Literasi Inklusi Keuangan, NTT Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar” ini menjadikan momentum Hari Pendidikan Nasional sebagai dasar untuk membangkitkan semangat belajar di masa Pandemi yang masih melanda dunia, dengan mewujudkan “Merdeka Belajar”. Salah satu bentuk dukungan Bank NTT dalam Program OJK yakni Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) adalah memberikan tabungan bagi 1000 pelajar di NTT dalam periode Mei 2021 sampai dengan Oktober 2021 saat bulan Inklusi Keuangan.

Talk Show dipandu moderator Feby Angi Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Nusa Cendana Kupang, dilaksanakan secara hybrid yaitu tatap muka dan virtual meeting dengan peserta dari perwakilan Dosen/Guru, perwakilan Mahasiswa/Siswa yang keduanya dari Universitas dan Sekolah mitra Bank NTT di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten se-NTT, juga ada Perwakilan dari media cetak dan elektronik.

Acara yang berlangsung di Pallacio Ballroom 3 Aston Hotel Kupang pada Kamis (6/05/2021) ini menggunakan Protokol Kesehatan yang maksimal, dengan pembicara yaitu Linus Lusi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Dony Prasetyo Kasubag Adm/Plh. Kasubag Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi NTT, Harry Alexander Riwu Kaho Direktur Utama Bank NTT dan juga hadir memberikan special testimoni Dinna Noach Staff Khusus Gubernur NTT Bidang Disabilitas yang juga adalah Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Program Ramai Sekali Bank NTT 2019.

Menurut Dony Prasetyo berdasarkan survey nasional literasi dan inklusi Keuangan pada tahun 2019, tingkat literasi keuangan di NTT hanya sebesar 27,82 persen, berada di bawah nasional sebesar 38,03 persen. Sedangkan, tingkat inklusi keuangan di NTT sebesar 60,63 persen, sedangkan nasional berada pada angka 76,19 persen. Literasi keuangan adalah kemampuan masyarakat mengetahui tentang informasi produk keuangan, sedangkan inklusi keuangan adalah penggunaan produk tersebut oleh masyarakat.

 

Target inklusi keuangan dari Presiden Joko Widodo untuk tahun 2024 adalah 90 persen. Oleh karena itu, program KEJAR merupakan upaya untuk mengejar target tersebut. Tak hanya itu, OJK juga melakukan berbagai kegiatan edukasi rutin untuk membantu memperkenalkan produk keuangan. Bahkan, OJK juga telah membuat dan mencetak buku menyesuaikan kurikulum terbaru yang bisa diakses di laman OJK sikapiuangmu.ojk.go.id atau laman perpustakaan Provinsi NTT arprus.nttprov.go.id. (*)

Sumber berita + foto : Humas OJK NTT