Arsip Tag: Provinsi NTT

Bank NTT Serahkan Donasi Untuk Aldo Lusi, Dirut Alex : Terimakasih Kepada Seluruh Nasabah

NTT AKTUAL. KUPANG. Setelah membuka donasi untuk menggugah simpati publik agar terkibat dalam aksi kemanusiaan membantu Aldo Lusi pada 6 Mei 2022 lalu melalui rekening Bank NTT Peduli, maka Senin (23/05/2022), PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT) secara resmi menutup dan menyerahkan donasi kepada yang bersangkutan.

Penyerahan ini berlangsung Senin petang, di tempat kostnya Aldo Lusi tepatnya di RT 8/RW 3 Gang 4a, Jl. Kota Dia Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Dia sedang menjalani perawatan di RSU. Prof. DR. W.Z Johannes Kupang.

Kadiv Rencorsec & Legal Bank NTT, Endry Wardono atas nama lembaga menyerahkan donasi kepada Aldo Lusi, Senin (23/5/2022) yang diterima mama kandungnya, Mama Paulina Suka. Ikut hadir, Kasubdiv Humas, Treace Dianne Mudin dan Kasubdiv Promosi Korporasi, Egbert Balukh. Aldo Lusi sementara berada di tempat tidur, kondisinya membaik. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Kepala Divisi Rencorsec dan Legal, Endri Wardono hadir mewakili pengurus untuk menyerahkan donasi tersebut. Adapun donasi yang berhasil dikumpulkan adalah sejumlah Rp. 9.151.000 yang adalah bentuk kepedulian dari segenap komponen masyarakat NTT yang mendonasikan bantuannya melalui aplikasi B’Pung Mobile Bank NTT, QRIS Bank NTT ataupun secara tunai dengan mendatangi kantor terdekat.

Donasi ini diterima langsung oleh ibu kandungnya, Mama Paulina Suka didampingi Oma Helana. Saat menyerahkan donasi itu, Endri menegaskan bahwa ini adalah wujud kepedulian nasabah dan masyarakat yang ikut peduli. “Kami berharap agar bantuan ini dipergunakan untuk pengobatan adik Aldo, semoga lekas sembuh,”tegas mantan Pimca Bank NTT Kefamenanu itu. Sang ibu berterimakasih kepada Bank NTT yang sudah ikut peduli terhadap sakit anaknya. “Kondisi Aldo semakin baik, luka-lukanya mulai kering,”jelasnya.

Untuk diketahui bahwa Leontius Ronaldo Lusi, alias Ado Lusi adalah remaja asal Bobou, RT 005/ RW 001 Kelurahan Faobata Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Berdasarkan diagnosa medic, mengalami luka pada belakang tubuhnya hingga bokong dan Aldo pun mengalami kelumpuhan fisik karena kecelakaan lalulintas. Luka-luka ini terus membesar, bahkan menghitam dan membusuk sehingga kondisi Aldo kian tak berdaya. Hari-harinya dia jalani dengan tidur terlentang dalam kamar.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menegaskan dengan terkumpulnya donasi tersebut menandakan bahwa masyarakat NTT adalah masyarakat yang memiliki empati yang cukup tinggi. “Tak dipungkiri bahwa saat ini kita sedang dalam kondisi transisi menuju pemulihan pasca COVID-19 dan semua pasti terganggu, namun kondisi ini tidak merubah kepekaan sosial masyarakat kita untuk ikut memberi bagi sesama. Dan kepada adik Aldo dan keluarga, pemberian ini masih jauh dari jumlah yang dibutuhkan, kiranya sedikit meringankan bebannya,”tegas Alex menambahkah, “Kami sangat berterimakasih atas empati yang luar biasa dari masyarakat NTT yang ikut memberi, meringankan beban Aldo.  Kiranya Yang Kuasa memberi kita waktu untuk kehidupan yang lebih berarti bagi sesama,” tutup Alex. (***)

 Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Bermodalkan Bakat Luar Biasa, Yusten Kaesmetan Wakili NTT ke Yogyakarta

NTT AKTUAL. KUPANG. Bermodalkan Bakat Luar Biasa, Pria bernama lengkap Yusten Kaesmetan pada akhirnya mampu mewakili NTT ke Yogyakarta. Dirinya masuk 10 Besar Piala Kapolri.

Yusten Kaesmetan yang mewakili NTT ke Yogyakarta berprofesi sebagai penyanyi Cafe dan berkat kemau yang dimiliki dirinya  akhirnya mewakili Provinsi NTT ke Yogjakarta.

Keberangkatan Musisi jalanan ini karna, dirinya berhasil masuk dalam 10 besar Lomba Cipta lagu musisi jalanan memperebutkan piala Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.,M.Si.

Yusten dipastikan akan bertolak menuju Yogjakarta pada tanggal 25 Mei 2022 mendatang untuk melakoni babak Final mewakili Polda NTT.

Yusten Kaesmetan. Dokumentasi : Istimewa

Penyanyi Cafe ini akan bersaing dengan 9 Provinsi lainnya seperti, Sulawesi, Jakarta dan Surabaya.

Yusten Kaesmetan kepada media ini Minggu, (22/03/2022) menjelaskan, apa yang ia capai bukan karna kekuatannya namun karna campur tangan sang pencipta dan juga dukungan dari kerabat juga para rekan serta kerabat.

“Ini bukan karena saya semata,, tetapi ini semua berkat kasih dan penyertaan Tuhan,” ujarnya.

Apapun hasil yang  diraih nantinya, itu adalah usaha maksimal yang sudah di lakukan, dirinya hanya bisa berusaha semaksimal mungkin,” pungkasnya. (*)

Gubernur NTT Lantik Penjabat Bupati Flores Timur dan Lembata

NTT AKTUAL. KUPANG. Bertempat di Aula El Tari Kupang pada Minggu (22/05/2022) dilaksanakan Pengambilan Janji Jabatan Serta Pelantikan Pejabat Bupati Flores Timur dan Penjabat Bupati Lembata Oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Atas Nama Presiden Republik Indonesia.

Kedua Penjabat Bupati tersebut masing-masing Penjabat Bupati Flores Timur Drs. Doris Alexander Rihi M.Si (Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT) dan Penjabat Bupati Lembata Drs. Marsianus Jawa M.Si (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT). Keduanya dilantik langsung oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Gubernur NTT saat melantik Penjabat Bupati Flores Timur dan Lembata, Bertempat di Aula El Tari Kupang pada Minggu (22/05/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Pelantikan kedua Penjabat Bupati tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.53-1202 Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Pejabat Bupati Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.53-1206 Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Pejabat Bupati Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Acara Pengambilan Janji Jabatan Serta Pelantikan Pejabat Bupati Flores Timur dan Penjabat Bupati Lembata tersebut diawali dengan Pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, Pengambilan Janji Jabatan oleh Gubernur NTT, Pengukuhan oleh Rohaniawan, Penandatanganan Berita Acara, kemudian diikuti dengan Penyematan Tanda Jabatan oleh Gubernur, Penandatanganan Pakta Integritas, serta Penyerahan Memori Jabatan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Benediktus Polo Maing bersama Istri, dan Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Para Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Para Keluaga Penjabat Bupati yang dilantik, serta para tamu undangan lainnya.

Usai Pelaksanaan Pelantikan Penjabat Bupati Flores Timur dan Lembata tersebut, ditempat yang sama juga dilaksanakan Pelantikan Penjabat Ketua TP PKK / Dekranasda Kabupaten Flores Timur dan Lembata oleh Ketua TP PKK / Dekranasda Provinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Bank NTT Raih Predikat BUMD Terbaik se-Indonesia 2022 Versi Infobank

NTT AKTUAL. JAKARTA. Bank NTT kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Bank kebanggaan masyarakat NTT ini, boleh masuk dalam jajaran BUMD terbaik se-Indonesia, dalam ajang tahunan bertajuk ‘Top BUMD 2022’ yang  diselenggarakan oleh majalah nasional Infobank. Adapun penghargaan ini diberikan dalam sebuah seremoni yang berlangsung, Kamis (19/05/2022) di Hotel Alila Solo. Untuk diketahui bahwa acara penghargaan yang mendasarkan penilaiannya pada Rating BUMD Keuangan Infobank 2022 dari Biro Riset Infobank (birI) ini, mencakup bank pembangunan daerah (BPD), bank perkreditan rakyat (BPR), dan bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS).

Terdapat 20 BPD, 5 BPRS, dan 50 BPR, yang meraih predikat “The Best” pada Rating BUMD Keuangan Infobank 2022 setelah tim juri menyaringnya dari ratusan bank di tanah air peserta kontestasi paling bergengsi di bidang perbankan ini.

Secara penilaian, rating BUMD Keuangan ini berbeda dengan rating bank dan BPR yang biasa dibuat Infobank setiap tahun. Pembeda utamanya terletak pada bahan baku rating, atau laporan keuangan masing-masing bank.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho ketika memberikan keterangan pers seusai RUPS, awal tahun ini di Labuan Bajo. Saat itu hadir seluruh direksi dan komisaris. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Jika rating bank dan BPR menggunakan data hingga Desember tahun terakhir, maka pada rating BUMD Keuangan, laporan keuangan yang digunakan adalah laporan keuangan per September atau triwulan ketiga tahun terakhir. Rating BUMD Keuangan yang meliputi penilaian terhadap BPD, BPR, dan BPRS milik Pemda ini, menerapkan lima tahapan dalam menentukan pemenang kategori.

Kelima tahapan besar itu, yakni menentukan formula rating berdasarkan perkembangan industri dan kebijakan regulator, mengumpulkan data berdasarkan periode kinerja September 2020 hingga September 2021, mengolah angka-angka dengan berbagai rasio, mengelompokkan bank-bank sesuai besaran aset, dan pemberian notasi akhir untuk pemberian predikat. Pemberian notasi hanya untuk memudahkan pembaca. Karena bagi Biro Riset Infobank (birI), yang utama adalah predikat, dan bukan nomor urut.

Bank NTT yang dinahkodai oleh Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Direktur Utama (Dirut), Hilarius Minggu (Direktur TI & Ops), Yohanis Landu Praing (Direktur Dana), Paulus  Stefen Messakh (Direktur Kredit) dan Christofel Adoe (Direktur Kepatuhan) ini berada pada posisi BUMD dengan aset Rp 10 triliun-dibawah Rp 25 triliun.

Bank yang mengusung slogan ‘Melayani Lebih Sungguh’ ini, terhitung September 2021 memiliki aset Rp 17 triliun serta modal inti Rp 1,9 triliun. Inilah yang membuat Bank NTT berada pada kelompok bank yang  setara asetnya dengan  BPD DIY dan Bank Jambi. Bank NTT berada pada urutan tig menyusul   Bank Maluku Utara, Bank Kalbar, Bank Lampung serta Bank Pembangunan Kalteng. Sementara dalam kategori aset yang lebih besar, ada beberapa bank diantaranya Bank BJB, Bank Jatim, Bank DKI, Bank Jateng dan beberapa bank lainnya.

Eko B. Supriyanto selaku Chairman Infobank Media Group menjelaskan, Infobank Top BUMD 2022 ini, membuktikan kapasitas bank-bank daerah, yang tidak kalah dengan lembaga bank swasta. Kapasitas yang baik sekaligus menunjukkan kualitas layanan dan operasional lembaga bank itu sendiri.

“Industri BPD mampu mencatatkan kinerja yang cukup baik tahun lalu. Bahkan, pertumbuhan di beberapa pos keuangannya lebih tinggi daripada industri bank umum. Namun demikian, industri bank daerah perlu terus melakukan inovasi, agar dapat menjawab permintaan pasar yang semakin digital,” ujarnya, saat membuka sesi penghargaan Infobank Top BUMD 2022.

Pada acara pemberian penghargaan hasil kolaborasi antara Majalah Infobank dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah Se-Indonesia (Perbamida) ini, turut disertai dengan webinar bertajuk “Holdingisasi BPD: Peran Pemilik dan Pengurus Dalam Memajukan dan Membuat BUMD Semakin Adaptif Pada Era Digital”, yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Pengiriman Perdana 1.000 Ton Jagung TJPS Pola Kemitraan NTT

NTT AKTUAL. TAMBOLAKA. Menjadi salah satu momentum penting bagi Kabupaten Sumba Barat Daya dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni pada Sabtu (21/05/2022) bertempat di Pelabuhan Waikelo Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi NTT berlangsung prosesi pengiriman perdana jagung hibrida varietas R7 Program Integrasi Pertanian Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Pola Kemitraan sebanyak 1.000 ton secara curah pada Kapal Motor Kalimas I.  Jagung ini dibeli oleh Offtaker TJPS Pola Kemitraan PT. Agro Investama untuk dikirim ke PT SREEYE Sewu Indonesia, Sidoarjo-Jawa Timur.

Pengiriman perdana jagung hibrida varietas R7 Program Integrasi Pertanian Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Pola Kemitraan sebanyak 1.000 ton secara curah pada Kapal Motor Kalimas I, bertempat di Pelabuhan Waikelo Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi NTT, Sabtu (21/05/2022). Dokumentasi : Sekretariat TJPS NTT

Pengiriman Perdana ini dilakukan oleh Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Kornelis Kodi Mete didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT yang diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Nixon Balukh, SP, M.Si, Offtaker PT. Gama Agro Investama (GAI) Andung Triwenda, Sekda Kabupaten SBD, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten SBD beserta sejumlah pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten SBD, Bank NTT Cabang Tambolaka, para penyuluh, pendamping lapangan TJPS, KTNA, Petani dan kelompoktani, juga turut hadir Anggota Komisi IV DPR RI Edward Tanur, SH.

Prosesi acara diawali dengan Doa dan dilanjutkan dengan Laporan dari Kepala Dinas Pertanian dan KP Kabupaten SBD Rofinus D. Kaleka, SP, melaporkan bahwa TJPS Pola Kemitraan di Kabupaten SBD sudah dimulai dari Musim Tanam  Oktober-Maret (MT. Okmar) 2021/2022 seluas 1.163 ha dan dilanjutkan pada Musim Tanam April-September (MT. Asep) 2022 seluas 726,5 ha. Panen mulai dilakukan pada Bulan maret dan akan berlanjut terus sejalan dengan waktu panennya. Hasil 1.000 ton ini merupakan sebagian dari hasil panen yang sudah dilakukan seluas 454 ha. Pada MT. Asep 2022  terus didorong arela penanaman TJPS Pola Kemitraan juga akan ditanam jagung hibrida melalui program pusat seluas  10.300 ha sekaligus mempersiapkan areal tanam dan petani atau wiarausahawan mandiri TJPS Pola Kemitraan MT. Okmar 2022/2023.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT yang diwakili oleh Kabid. Tanaman Pangan dan Hortikultura Nixon Balukh, SP, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah dan masyarakat petani Kabupaten SBD atas hasil yang telah dicapai ini dengan harapan terus ditingkatkan melalui  kolaborasi bersama.

Lebih lanjut Nixon menyampaikan bahwa TJPS Pola Kemitraan merupakan exit program dari TJPS Pola Regular yang dilaksanakan melalui suatu ekosistem pembiayaan dengan melibatkan stakeholders terkait dengan tiga pilar utama yaitu Dinas Pertanian dan KP Provinsi dan Kabupaten NTT memfasilitasi aspek manajemen dan teknis, Perbankan memfasilitas permodalan usahatani melalui kredit KUR dan Non KUR dan atau Mikro Merdeka Bank NTT dan Offtaker memfasilitasi sarana produksi serta membeli hasil dari wirausahawan mandiri. Nixon juga menyampaikan bahwa ini sejarah pertama NTT dapat mengirim jagung secara curah, kalau kirim menggunakan kontainer itu sudah biasa dan  untuk Tahun 2022 TJPS Pola Kemitraan NTT ditargetkan seluas 105.000 ha pada 21 kabupaten selain Kota Kupang dan Kabupaten SBD ditargetkan seluas 11.200 ha.

Pada kesempatan ini Anggota Komis IV DPR RI Edward Tanur, SH yang juga turut hadir menyampaikan bahwa pada Periode ini di Komisi IV yang juga membidangi pertanian ada 3 anggota dari Provinsi NTT siap mendukung kebangkitan pertanian di NTT dan kabupaten SBD melalui bantuan alat dan mesin pertanian serta Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada para petani.

Bupati Sumba Barat Daya Kornelis Kodi Mete dalam sambutannnya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT bersama jajarannya yang mendukung pengembangan jagung di Kabupaten SBD melalui TJPS Pola Kemitraan. Kabupaten SBD mempunyai potensi areal jagung yang dapat ditanam pada musim hujan dan juga memanfaatkan sumber-sumber air yang ada pada musim kering melalui bantuan pompa. Kita akan terus mendorong penanaman pada semua areal potensi jagung yang ada meskipun hama belalang sekarang lagi mengembara di tanaman jagung dan untuk itu Pemerintah Kabupaten SBD telah menetapkan serangan hama belalang ini sebagai bencana untuk dilakukan penanganan secara menyeluruh serta mengharapkan dukungan pemerintah provinsi NTT lebih lanjut.  Kornelis Kodi Mete juga menyampaikan bahwa ini baru 1.000 ton kita akan panen terus dan kirim lebih banyak lagi pada periode berikut 2.000 sampai 3.000 ton bahkan tahun depan kalau bisa puluhan ribu ton. Kornelis Kodi Mete juga menyampaikan terima kasih kepada PT. Gama Agro Investama, KTNA, para penyuluh pertanian dan masyarakat petani/kelompoktani sekaligus mengajak untuk terus dan terus menanam jagung berbasis TJPS Pola Kemitraan.

Pengiriman perdana Jagung hibrida R7 sebanyak 1.000 ton secara curah, ditandai dengan rombongan berada di atas kapal motor Kalimas I dan diawali dengan prosesi penutupan ruang penampung jagung, dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan penyerahan sertifikat karantina. (*)

Sumber berita + foto : Sekretariat TJPS NTT

Pantai Sulamanda Destinasi Memikat Akhir Pekan

NTT AKTUAL. KUPANG. Pantai Sulamanda yang terletak di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang menghadirkan suasana wisata bahari nan memikat. Keistimewaan yang hadir secara harafiah ini karena para pengunjung pantai Sulamanda akan merasa sensasi pemandangan super indah baik yang dihadirkan dari hembusan angin dan pohon bakau di sekitar nya serta gugusan daratan Kabupaten Kupang yang terpampang dengan jelas secara kasat mata. Gugusan daratan Kabupaten Kupang ini terlihat memikat dengan jelas dan hamparan nan memukau.

Selain itu pengunjung juga dimanjakan dengan lopo-lopo baik yang beratapkan genteng maupun daun kelapa, fenomena kearifan lokal ini hadir dengan gagahnya di Pantai Sulamanda, Minggu (22/05/2022).

Tidak hanya di akhir pekan Pantai Sulamanda ini terlihat ramai dengan pengunjung, tetapi dihari-hari biasa pantai asri ini juga selalu ramai dengan pengunjung.

Salah seorang pengunjung pantai Sulamanda, Nonci. M. Messah mengatakan dirinya merasa senang datang ke pantai Sulamanda karena di pantai Sulamanda ini dirinya merasakan sensasi keindahan yang indah sekali, baik dari segi pantai nya yan indah dan hamparan pulang yang terlihat jelas di seberang pantai.

Pengunjung pantai Sulamanda saat menikmati keindahan pantai Sulamanda, Minggu (22/05/2022). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

“Selain itu saya juga nyaman ditempat ini, karena disaat merasakan suasana pantai yang indah, kita juga bisa merasakan lopo yang indah dibalut daun kelapa nan elok,” ungkapnya.

Salah seorang pengunjung pantai Sulamanda lainnya, Veronika V. Obesi mengatakan tempatnya indah dan sajian lopo serta bakau nya juga memikat.

“Selain itu tempatnya juga bersih dan enak dipandang. Jujur saya berkesan datang,” ujar sosok yang diakrab sapa Indhy. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

1000 Ton Jagung Hasil TJPS Bakal di Kirim Ke Surabaya

NTT AKTUAL. KUPANG. Provinsi Nusa Tenggara Timur akan mengirim 1000 Ton Jagung Hasil Program Tanam Jagung panen Sapi (TJPS) pada esok Sabtu 21 Mei 2022. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky Koli saat diwawancarai Tim Liputan Biro Administrasi Pimpinan di ruang kerjanya pada Jumat (20/05/2022).

“Besok Kita akan kirim 1000 ton jagung TJPS dari Kabupaten Sumba Barat Daya ke Surabaya. 1000 ton jagung tersebut, sudah dibeli dgn offtaker PT Gama Agroinvestama dan akan dikirim ke Surabaya dalam hal ini kepada PT Sreya Seru Indonesia Menggunakan Kapal Motor Kalimas I,” kata Lecky.

“Jagung yang kita kirim ini adalah hasil TJPS di Kabupaten Sumba Barat Daya, dengan lahan seluas 2000 Ha yang ditanam mulai bulan oktober 2021 lalu sehingga kita panen bulan februari sampai bulan Mei ini. 1000 ton itu diperoleh dari panen lahan seluas 445 Ha dengan dikerjakan oleh 322 Petani. Kemudian dibeli variasi harga diantaranya Rp 3700 utk 100 ton, Rp 3800 utk 300 ton, Rp 3900 utk 70 ton, Rp 4000 utk 497,5 ton dan Rp 3850 utk 32,5 ton,” selanjutnya dari lahan 2000 Ha yang dikerjakan panen pertama seluas 445 Ha sedangkan sisanya seluas 1555 Ha akan di panen pada tahap berikutnya ungkap Lecky.

Ia menambahkan, hal Ini yang memberikan spirit kepada petani-petani yang ada di wilayah Sumba untuk termotivasi dan buktinya sekarang para petani terus menanam jagung khususnya para Petani di Wilayah Kodi Sumba Barat Daya.

“Masyarakat petani sudah mulai giat menjalankan Program TJPS ini karena sudah ada jaminan pembiayaan yang datang dari Off Taker dan Perbankan termasuk Bank NTT melalui kredit merdeka dan ada jaminan pasar yang memang sudah disiapkan oleh Pemerintah dalam ekosistem TJPS pola kemitraan untuk mengcover kapasitas produksi,” jelas Lecky.

Ia juga menambahkan, Kabupaten lain juga sudah mulai gencar mengikuti Program ini. Misalnya kemarin di Kabupaten TTU, saya bersama Kepala Dinas Pertaniannya dan sesuai arahan Bupati bahwa sudah disiapkan lahan seluas 16.500 Ha. Nama-nama Petani pengelola sudah ada dan sudah diberikan ke Bank NTT untuk diverifikasi data-datanyanya dan akan ditanam pada musim hujan tahun ini,” jelasnya.

“Di Malaka juga sudah mulai menanam jagung seluas 1.200 Ha lebih dan dibiayai Bank NTT melalui pelayanan kredit merdeka. Mereka sementara tanam mulai bulan mei sampai bulan juli. Sementara ini mereka mulai menanam dan dimusim hujan itu sudah bisa mencapai angka 15.000 Ha. Untuk Kabupaten Timor Tengah Selatan juga masyarakat dan tokoh adat sudah siap lahan untuk mulai mengerjakan TJPS pada luas 15.000 – 20.000 Ha. Ini menandakan masyarakat Nusa Tenggara Timur sudah mulai antusias dan percaya bahwa peranan jagung melalui Program TJPS ini sudah mampu berperan untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,” tutup beliau. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Mempererat Persaudaraan, Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang Selenggarakan Halal Bihalal

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka untuk meningkatkan dan lebih mempererat tali persaudaraan, Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang menyelenggarakan acara Halal Bihalal yang bertempat di Aula Lantai II Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Jumat (20/05/2022).

Acara Halal Bihalal ini dihadiri Staff Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang dan para Purna Bakti Karantina Pertanian Kelas I Kupang.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, DRH. Yulius Umbu Hunggar saat ditemui Media ini usai Acara Halal Bihalal mengatakan pada dasarnya tujuan diadakannya Acara Halal Bihalal ini yaitu untuk Silaturahim guna mempererat hubungan persaudaraan dan juga kekeluargaan di Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, DRH. Yulius Umbu Hunggar (tengah) saat foto bersama dengan Ustad Sofyan Abdurahman (ujung kiri) dan Staff Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang serta sejumlah undangan yang mengikuti acara Halal Bihalal yang diselenggarakan Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Jumat (20/05/2022). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

“Kita harapkan dengan kebersamaan ini, akan tumbuh satu kekompakan dalam kita melaksanakan tugas yang diamanatkan kepada kita semua yang ada di Karantina Pertanian Kelas I Kupang,” ujar Yulius Umbu Hunggar.

Dirinya menambahkan pula dari kekompakan dan kebersamaan yang ada tersebut dapat menjadi kekuatan untuk pada akhirnya Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Dikesempatan yang sama, Ustad Sofyan Abdurahman mengatakan Acara Halal Bihalal yang diselenggarakan Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang merupakan Acara yang luar biasa karena lewat Halal Bihalal ini menjadi jembatan untuk mempererat tali persaudaraan.

“Acara Halal Bihalal ini merupakan sesuatu yang sangat baik, dan kiranya dapat tetap dilakukan Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang di tahun-tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Dirinya mengharapkan lewat acara Halal Bihalal ini semoga kinerja Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang semakin lebih baik kedepannya, serta dapat mempererat hubungan antara sesama Staff dan juga Pimpinan. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur VBL : Kerja Kolaboratif Untuk Peningkatan Kemajuan Ekonomi Daerah

NTT AKTUAL. KUPANG. Bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Rabu (18/05/2022) dilaksanakan Jamuan malam bersama antara Gubernur dan KSAD serta jajaran Forkopimda dan juga Pimpinan Kepala Daerah. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam kesempatan tersebut mengatakan, apresiasi kepada jajaran Forkopimda yang sudah bekerja bersama dalam mendukung Program kerja Pemerintah Provinsi.

“Kita bersyukur karena dengan kerja kolaboratif selama ini dan terima kasih kepada Jajaran Forkopimda yang terus bersama Pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi NTT kembali baik meskipun diterpa pandemi covid 19 dan juga bencana seroja. Kita harus terus pertahankan kerja kolaborasi ini untuk tetus meningkatkan kemajuan ekonomi daerah,” ujar Gubernur.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutannya pada Jamuan malam bersama antara Gubernur dan KSAD serta jajaran Forkopimda dan juga Pimpinan Kepala Daerah yang bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Rabu (18/05/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Provinsi ini masuk dalam jajaran Provinsi yang miskin bukan karena tidak punya potensi daerah. Kita sangat kaya dengan potensi-potensi yang ada namun belum kita kerjakan dan kelola secara optimal. Saya harap juga kita berikan spirit bersama untuk mengerjakan itu semua dengan lebih baik,” tambahnya.

Gubernur juga mengapresiasi kedatangan
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam kesempatan tersebut. “Terima kasih Bapak Jenderal sudah datang ke tempat ini. Ini juga memberikan kami semangat yang baru karena kedatangan beliau ini juga untuk melihat langsung kondisi yang terjadi ditengah masyarakat. Kita sangat apresiasi terhadap hal itu,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menambahkan pengembangan potensi daerah didukung dengan adanya 43 pelabuhan kapal dan juga 15 bandara. “Kira harus bisa manfaatkan hal itu. Hanya ada di NTT saja ada 43 pelabuhan kapal dan 15 bandara dan kita bisa tingkatkan kemajuan logistik kita dari itu,” tambahnya.

Pemprov NTT akan terus melakukan pencegahan stunting, peningkatan pembangunan di sektor pariwisata, perikanan, pertanian dan juga lainnya

Dalam Pertemuan tersebut, KSAD meminta Pangdam dan Danrem bersama jajarannya mendukung penuh program Pemprov NTT.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam sambutannya meminta agar pengelolaan potensi di NTT harus dikerjakan dengan baik dan didukung oleh Pangdam dan Danrem bersama jajarannya masing-masing. “Pangdam dan Danrem bersama pasukannya harus dukung full pemerintah daerah. Harus bersama kembangkan lagi potensi-potensi lain di daerah ini. Sehingga ada produk-produk yang bisa jadi output dan juga outcome,” kata Jenderal Dudung Abdurachman.

“Daerah ini akan maju dengan sumber daya manusia yang baik dan berdampak pada kemajuan. Prajurit harus bisa turun dan bermanfaat bagi rakyat dengan begitu maka juga akan dicintai masyarakat sebagai abdi negara yang terus dikenal.
Siang tadi saya terharu sekali tadi kita panen jagung bersama masyarakat dan jagung tersebut luar biasa karena bisa dipanen 3 kali dalam setahun. Ini memang luar biasa,” kata beliau.

“Saya optimis bahwa dibawah kepemimpinan Bapak Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan juga Wakil Gubernur Josef Nae Soi maka NTT ini pasti ada kemajuan. Kalau kita ingin berhasil kita harus punya mimpi dan cita-cita yang besar dan juga inovasi dan terobosan hebat,” tambahnya. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur VBL Tantang Mahasiswa  Buat Riset Permasalahan di Desa

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menantang para mahasiswa yang melakukan kegiatan praktek, kuliah kerja nyata, kemah kerja bakti ataupun kegiatan sejenisnya di desa untuk membuat riset-riset sederhana terkait permasalahan di wilayah tersebut.

“Saya harap kalau kamu lakukan kegiatan di desa, tidak hanya lakukan  sosialisasi. Tapi sebagai mahasiswa harus melakukan riset-riset sederhana terkait permasalahan di desa dan melakukan analisis. Catat dan tulis semua hal itu, lalu buat kesimpulan kira apa yang harus dibuat,regulasi dan kebijakan apa yang dibutuhkan serta pola kepemimpinan seperti apa yang diharapkan,” kata Gubernur VBL saat menerima pengurus Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Stanislaus Fakultas Hukum Undana, Rabu (18/05/2022) di ruang Kerja Gubernur.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat foto bersama dengan pengurus Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Stanislaus Fakultas Hukum Undana, Rabu (18/05/2022) di ruang Kerja Gubernur. Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

KMK Santo Stanislaus Fakultas Hukum Undana akan melaksanakan kegiatan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) selama seminggu dari tanggal 30 Mei sampai 5 Juni di Desa Manamas Kecamatan Naibenu Kabupaten Timor Tengah Utara.

Menurut Gubernur, mahasiswa yang lakukan praktek lapangan di desa harus mampu menghasilkan data-data riil yang seringkali luput dari perhatian pemerintah.

“Misalnya terkait persoalan stunting di desa, mahasiswa bisa buat penelitian terkait bagaimana dari aspek gizinya, lalu bagaimana pengaruh budaya patriarki terhadap pola asuh anak, bagaimana peran tokoh masyarakat dan tokoh agama. Konvergensi seperti apa yang dibutuhkan. Juga catat siapa saja yang stunting dan berpotensi kalau hamil akan stunting. Tidak boleh lagi berbicara prosentase kalau wilayahnya desa,” jelas Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur VBL menegaskan, data-data seperti ini akan sangat membantu pemerintah terutama dalam melakukan intervensi dan membuat kebijakan yang komprehensif.

“Termasuk melihat potensi sumber daya yang ada di desa dan BUMDes seperti apa yang dibutuhkan agar sumber daya yang dimiliki oleh masyarakat dapat dioptimalkan. Juga terkait produktivitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki. Sebagai mahasiswa hukum, kamu juga harus bisa memberikan masukan tentang konstruksi hukum seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat desa untuk menopang pengembangan ekonomi untuk kesejahteraan mereka,”kata Gubernur VBL.

Gubernur berharap agar kegiatan KKBM dan sejenisnya dapat meningkatkan pemahaman terkait berbagai permasalahan dan tata kelola pemerintahan desa.

“Pulang dari desa, kamu harus bisa bantu orang lain. Juga menambah pengetahuan tentang manajemen pemerintahan desa serta tahu struktur berpikir masyarakat tersebut. Data-data konkret penting sebagai masukan untuk pemerintah baik kabupaten maupun provinsi,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Ketua KMK Santo Stanislaus Fakultas Hukum Undana,Adan Daman mengungkapkan ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan dalam KKBM seperti penyuluhan kesehatan, advokasi hukum, pendampingan terhadap Bumdes dan beberapa kegiatan lainnya. Dikatakan Adan,  prosentase stunting di desa Manamas  masih cukup tinggi serta berbagai persoalan lainnya dalam tata kelola pemerintahan.

“Kami datang untuk meminta arahan bapak Gubernur terkait kegiatan yang akan kami lakukan. Kami akan berupaya untuk menjalankan arahan bapak gubernur agar kegiatan KKBM ini sungguh bermanfaat terutama dalam menghasilkan data-data sederhana yang dibutuhkan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan persoalan yang dihadapi masyarakat,” jelas Adan.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut staf khusus Gubernur, Imanuel Blegur dan pengurus KMK Santo Stanislaus. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata