Arsip Tag: Provinsi NTT

Sepanjang 2022, Pengguna QRIS di NTT Sebanyak 137.459

NTT AKTUAL. KUPANG. Sepanjang 2022, tercatat sebanyak 137.459 penduduk NTT yang telah menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) setidaknya 1 kali untuk melakukan transaksi. Jumlah penduduk yang telah menggunakan QRIS tersebut meningkat pesat karena pada tahun sebelumnya hanya tercatat sekitar 15 ribu penduduk. Sebagai sistem pembayaran non-tunai yang baru diluncurkan pada tahun 2019, QRIS merupakan sistem pembayaran yang CEpat, MUdah, MUrah, Aman, dan Handal (Cemumuah). Bank Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan QRIS melalui sisi supply (merchant QRIS) dan demand (pengguna QRIS).

Dokumentasi : Kantor Perwakilan BI NTT

Dari sisi supply, Bank Indonesia mendorong pertumbuhan pedagang  pengguna QRIS (yang selama ini disebut merchant) dengan meluncurkan program pasar SIAP QRIS. Selama tahun 2022, terdapat pasar Oeba, pasar Kasih Naikoten, pasar Baru Atambua, pasar Boubou, dan pasar Nataga yang diluncurkan sebagai pasar SIAP QRIS. Selain itu juga pusat perbelanjaan Transmart Kupang diluncurkan sebagai pusat perbelanjaan SIAP QRIS. Dengan melalui perluasan merchant QRIS, jumlah merchant di akhir tahun 2022 tercatat sebanyak 141.727 pedagang. Selama bulan Januari hingga Oktober 2022, di Provinsi NTT terdapat 952.073 transaksi QRIS dengan total nominal sebesar Rp129,83 miliar dengan mayoritas transaksi terjadi di Kota Kupang. Selain untuk kegiatan perdagangan, terdapat berbagai merchant QRIS yang menggunakan QRIS dalam skema lainnya, yaitu untuk melakukan transaksi pemerintah daerah, parkir, sumbangan sosial di rumah ibadah. Pemerintah daerah di NTT telah menyediakan fasilitas pembayaran pajak PBB-P2, pajak kendaraan bermotor di Samsat, retribusi pasar. Hal ini juga sebagai salah satu upaya mendorong peningkatan Pendapatan Ekonomi Daerah (PAD). Selain itu, mempertimbangkan kemudahaan dalam pengelolaan keuangan, beberapa rumah ibadah, seperti gereja, masjid, pura telah menyediakan QRIS bagi para jemaat.

Dokumentasi : Kantor Perwakilan BI NTT

Dari sisi demand, tantangan untuk meningkatkan pengguna QRIS adalah masyarakat yang belum terinformasi dan merasakan cara dan manfaat dari penggunaan QRIS. Maka dari itu, Bank Indonesia telah melakukan 29 kali sosialisasi selama 2022 di berbagai komunitas. Beberapa kegiatan sosialisasi dan QRIS experience, yang dilakukan antara lain di Universitas Nusa Cendana, Universitas Widya Mandira, Universitas Citra Bangsa, 12 Kelurahan Kota Kupang, hingga rumah ibadah di Kota Kupang. Selain itu Bank Indonesia juga melakukan berbagai kegiatan promo menarik bagi masyarakat yang mencoba menggunakan QRIS seperti Bazar Sembako Murah pada bulan April di UMKM ApasA dan promo telur dan daging ayam di pasar Kasih Naikoten dan Oeba. Masyarakat yang mencoba menggunakan QRIS telah merasakan manfaat pembayaran non-tunai seperti lebih cepat, tidak memerlukan kembalian, dan terbebas dari risiko uang palsu.

Bank Indonesia terus berkomitmen untuk mendigitalisasi sistem pembayaran di Provinsi NTT dan menargetkan penambahan minimal sebanyak 150 ribu pengguna baru di tahun 2023 dengan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat mencoba pembayaran dengan QRIS melalui QRIS experience, di berbagai komunitas seperti universitas, rumah ibadah, dan lain-lain. (**/NA)

Sumber berita + foto : Kantor Perwakilan BI NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Lidya Sukses Jadi Agen Mobile Banking Bank NTT, Dirut Alex : Semoga ini Menjadi Inspirasi

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Doa dan harapan agar Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT terus bertumbuh, ditiraskan tidak saja oleh pemegang saham, pengurus serta para pelaku bisnis kelas atas. Kali ini, doa itu datang dari seorang agen mobile banking Bank NTT, yakni Ny. Lidya Yanti Taolin. Baginya, Bank NTT harus terus bertumbuh dan hadir tak hanya sebagai agent of development melainkan menjadi berkat bagi masyarakat kecil hingga menengah.

Pernyataan ini disampaikannya di sela-sela peresmian Be Ju BISA agen Laku Pandai Bank NTT yakni kios ELKANA, di Atambua, Senin (30/1/2023) pagi.  Ny Lidya adalah pemilik kios tersebut, yang sudah difasilitasi pembangunannya oleh Bank NTT. Pasalnya, dia adalah agen Laku Pandai, yang masuk nominasi sebagai penerima Dedikasi Award Bank NTT di tahun 2022. Sejak tahun 2019, Ny Lidya sudah bermitra dengan Bank NTT dan memiliki reputasi yang sangat baik, dan layak diunggulkan.

Ny. Lidya Yanti Taolin bersama Bupati Belu, Dirut Bank NTT, Kepala OJK NTT dan Pejabat lainnya saat menekan tombol sirine sebagai tanda peresmian Be Ju BISA agen Laku Pandai Bank NTT yakni kios ELKANA, Senin (30/1/2023) pagi. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

“Saya berharap semoga ke depan Bank NTT semakin jaya dengan terus memperhatikan usaha kecil seperti saya, bukan hanya dengan Kredit Mikro Merdeka tapi bisa dapat yang sedikit lebih besar lagi, terutama nasabah yang sudah lama menjalin hubungan dan yang memiliki track record baik,”tegas Ny Lidya saat itu.

Dia menambahkan, alasannya bermitra dengan Bank NTT untuk membantu mempercepat pertumbuhan usaha. Karena selain mereka memperoleh mesin EDC secara gratis, juga banyak kemudahan dan keuntungan yang didapatnya selama menjadi agen Laku Pandai. Di akhir diskusi dengan media ini, Ny Lidya menegaskan, semoga kedepan Bank NTT memfasilitsi mereka dengan menghadirkan BI Fast di aplikasi yang sudah ada, sehingga kian mempermudah mereka ada pilihan dalam bertransaksi.

“Apalagi, yang paling banyak bertransaksi dengan kami melalui Mobile Banking Bank NTT seperti pembelian pulsa reguler, pulsa listrik, tarik tunai, setor dan transfer. Terimakasih Bank NTT karena sudah memudahkan kami,”pungkasnya.

Sementara Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya di hadapan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT,  Japarmen Manalu, Bupati Belu, dr Taolin Agustinus, serta sejumlah undangan saat itu memberi apresiasi atas keberhasilan Ny Lidya dalam memanfaatkan layanan M Banking Bank NTT.

Dengan bermitra dengan Bank NTT sejak 2019, dia sudah diedukasi dan mampu memanfaatkan layanan ini secara baik sehingga mendatangkan keuntungan. Apa yang dilakoni Ny Lidya menurutnya selaras dengan program OJK dan BI untuk menghadirkan layanan perbankan tanpa adanya kantor bank.

“Kemudian BI juga dalam agenda modernisasi sistem pembayaran untuk digitalisasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan kemudahan, kemurahan, cepat dan handal maka QRIS menjadi salah satu alternatif sistem pembayaran yang ada dalam M Banking kita untuk memfasilitasi kebutuhan jasa layanan perbankan,”ujar Alex.

Ny Lidya bagi Dirut Alex adalah contoh penguna aplikasi M Banking yang sukses, karena keberhasilannya itulah diganjar dedikasi award, lalu berlanjut pada bantuan kios. “Mudah-mudahan beliau menjadi inspirasi bagi ibu-ibu untuk menopang ekonomi rumah tangga dengan aktifitas-aktifitas  yang cerdas. Memanfaatkan waktu secara efektif dengan menggunakan aplikasi Be Pung Mobile Bank NTT,”ujar Alex lagi.

Dengan berbagai koreksi dari BI, kedepan Alex berharap adanya perubahan setelah mereka melengkapi persyaratan untuk nantinya Ny Lidya bisa membantu Bank NTT untuk menginisiasi sejumlah layanan melalui layanan digital yang disiapkan Bank NTT bekerjasama dengan sejumlah pihak. Diantaranya BI, OJK, Dinas Kependudukan untuk validasi penduduk. Dalam menginisiasi layanan perbankan, warga cukup membawa KTP lalu bisa mengakses fitur-fitur yang tersedia.

“Kami harapkan model Laku Pandai ini yang akan diperkuat dengan Siskeudes, akan menjadi media bagi peningkatan PAD. Jadi pembayaran-pembayaran pajak, retribusi dan sebagainya bisa dilakukan di tempatnya Ibu lidya, dan di kios ini layanannya 24 jam, tidak terbatas, menyesuaikan dengan kebutuhaan. Tidak seperti di kantor-kantor pemerintah,”ungkap Alex menambahkan, jenis usaha seperti ini sangat tepat untuk daerah-daerah destinasi wisata karena akan berdampak langsung pada peningkatan PAD, dan Bank NTT sebagai bank pemerintah ikut bertanggungjwab terhadap peningkatan potensi PAD. (***/NA)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Survei Konsumen Januari 2023, Optimisme Konsumen Provinsi NTT Tetap Terjaga

NTT AKTUAL. KUPANG. Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) yang dilakukan di Kota Kupang pada Januari 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi di Provinsi NTT tetap terjaga. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Provinsi NTT di bulan Januari 2023 yang tercatat pada area optimis (indeks > 100) sebesar 125,50 meskipun tidak setinggi dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 129,50.

Dokumentasi : Kantor Perwakilan BI NTT

Berdasarkan komponen pembentuknya, Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) tetap pada level optimis, terutama didukung oleh peningkatan ketersediaan lapangan kerja saat ini dibandingkan 6 (enam) bulan yang lalu. Selanjutnya, berdasarkan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) terpantau tetap pada level optimis meskipun tidak setinggi bulan sebelumnya yang disebabkan oleh termoderasinya seluruh komponen pembentuk IEK.

Secara rinci, Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat sebesar 126,67 sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 127,67.  Komponen pembentuk IKE Provinsi NTT yang termoderasi adalah indeks penghasilan saat ini dan Indeks Pengeluaran untuk konsumsi barang-barang tahan lama saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu masing-masing sebesar 4 poin dan 7 poin menjadi 131 dan 122. Sebaliknya, Indeks ketersediaan lapangan kerja saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu mengalami peningkatan sebesar 8 poin menjadi 127.

Dokumentasi : Kantor Perwakilan BI NTT

Ekspektasi konsumen Provinsi NTT terhadap kondisi ekonomi ke depan terpantau turut termoderasi. Hal ini tercermin dari IEK Provinsi NTT mengalami perlambatan dari 131,3 di bulan Desember 2022 menjadi 124,3 di bulan Januari 2023. IEK pada periode laporan dipengaruhi oleh termoderasinya seluruh komponen pembentuk IEK yaitu Indeks Ekspektasi Penghasilan, Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja dan Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha 6 bulan mendatang masing-masing melambat sebesar 5 poin, 12 poin dan 4 poin menjadi 119, 122 dan 132. (**)

Program Festival Desa Binaan Bank NTT Di Apresiasi Kepala KPP Pratama Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi memberikan apresiasi terhadap program Festival Desa Binaan yang di selenggarakan oleh Bank NTT.

Hal ini di sampaikan dirinya dalam kegiatan Press Confference bersama Direksi Bank NTT dan Wartawan yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (01/2/2023).

“Saya waktu kemarin di tunjuk sebagai salah satu juri dalam kegiatan Festival Desa Binaan dan PAD Bank NTT, saya dapat lokasi nya di Lembata dan Rote. Kenapa saya mau support karena program Festival Desa Binaan ini sangat bagus, sebab tidak hanya terkait penyaluran kredit saja tetapi ada juga peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ada beberapa pelatihan baik dari pengolahan, pengemasan produk serta pemasaran yang di support oleh Bank NTT untuk bisa tentunya membangkitkan masyarakat desa agar bisa memanfaatkan program ini dan pada akhirnya masyarakat desa dapat mandiri dalam usahanya serta meningkatkan kesejahteraan mereka,” ungkap Ayu.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi (kanan) saat menyampaikan apresiasi dirinya terhadap program Festival Desa Binaan Bank NTT  kepada Wartawan, dalam kegiatan Press Confference yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (01/2/2023). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Selain itu terimakasih untuk Bank NTT yang dimana di tahun lalu juga men support KPP Pratama Kupang dengan menjadi narasumber dalam kegiatan Bisnis Development Service yang di selenggarakan KPP Pratama Kupang, tambahnya.

”Kegiatan ini untuk memberikan edukasi perpajakan kepada para pelaku-pelaku UMKM dan tidak hanya edukasi perpajakan tetapi kita juga memberikan edukasi terkait pembiayaan dan Bank NTT dalam hal ini menjadi narasumber terkait aspek pembiayaan,” kata Ayu.

“Kami juga berkoordinasi dengan Bank NTT terkait bantuan Bank NTT untuk membantu mensosialisasikan validasi NIK ke NPWP. Bank NTT ini kan karyawan nya banyak dan bisa mengajak karyawan nya untuk melakukan lebih awal validasi secara mandiri guna persiapan pelaporan SPT Tahunan,” pungkasnya.

Untuk di ketahui turut hadir dalam kegiatan Press Confference ini Direktur Teknologi Informatika dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu, Direktur Kepatuhan Bank NTT, Christofel Adoe dan para Wartawan baik dari Media Online, cetak dan elektronik. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Survei OJK, Bank NTT Berperan Dalam Peningkatan Inklusi dan Literasi di NTT

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu menegaskan bahwa di OJK, mereka selalu melakukan survei inklusi dan literasi keuangan secara nasional.  Dan dalam survei yang dilakukan tiga tahun sekali itu, pada tahun 2016, Provinsi NTT masih di peringkat 33 dari 34 provinsi di Indonesia. Atau NTT nyaris menjadi juru kunci, soal inklusi dan literasi keuangan.

“Jadi sangat rendah baik literasi maupun inklusinya. Tapi kita bersyukur kepada Tuhan, hasil survei tahun 2019 juga masih sama, pada 2022, kita (NTT) masuk 10 besar tingkat nasional. Ini tidak kami klaim sebagai pekerjaan OJK, tidak. Itu adalah pekerjaan dari seluruh pihak termasuk Bank NTT dan lembaga lainnya termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan sebagainya,”tegas Japarmen saat memberikan sambutan, ketika hadir dalam peresmian Be Ju Bisa agen Laku Pandai Bank NTT Kios Elkana Atambua, Senin (31/1/2023).

Hadir saat itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Bupati Belu, dr Taolin Agustinus, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho serta sejumlah undangan lainnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu saat memberikan sambutan, ketika hadir dalam peresmian Be Ju Bisa agen Laku Pandai Bank NTT Kios Elkana Atambua, Senin (31/1/2023). Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Tidak cukup disitu, Japarmen juga menegaskan bahwa dia berharap agar dengan meningkatnya literasi dan inklusi, maka kedepannya keterlibatan publik terhadap jasa-jasa industri jasa keuangan ini semata  untuk keningkatkan kesejahteraan.

Ada satu contoh nyata yang ditemukan OJK bahwa  80 persen dari total kredit yang diberikan oleh bank-bank itu masih lebih banyak menyasar sektor  konsumtif. Dan untuk itu OJK mengharapkan agar kredit-kredit  kedepan lebih ke pertanian, peternakan atau model kerja perdagangan.

“Namun tidak mengapa, ini adalah proses dan kita memahaminya, mudah-mudahan kedepan semakin ada semangat untuk berkembang. Tentunya dari Bank juga, khususnya kepada nasabah, ini ibarat guru dan murid. Murid kalau mau naik kelas, nilai raportnya harus hitam. Jangan merah maksud saya. Kalau bank sudah beri kepercayaan untuk pinjam duit, maka harus jaga kepercayaannya supaya bisa naik kelas. Karena itu kami sangat berharap keberadaan dari Bank  NTT melalui Be Ju Bisa, dan semua sektor bisa dimanfaatkan demi kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya. (***/NA)

Sumber berita foto : HUMAS BANK NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Wagub Nae Soi : Nono Merupakan Generasi Berkualitas

NTT AKTUAL. OELAMASI. Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi mengatakan Peraih Juara 1 Abacus Brain Gym (ABG) International Mathematics Competition 2022 yakni Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay yang akrab disapa ‘Nono’ merupakan generasi berkualitas dan aset berharga bagi dunia pendidikan dan daerah.

Demikian diungkapkan beliau pada saat bersama Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe mendampingi Nono kembali ke Buraen – Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang pada Senin (30/01/2023). Sebelumnya Nono diberangkatkan ke Jakarta dengan berbagai agenda diantaranya berkunjung ke Kantor Pusat Astra Internasional, bertemu dengan Menteri Pendidikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI Nadiem Makarim dan juga tampil dalam acara televisi nasional.

Suasana kedatangan Nono disambut meriah penuh sukacita oleh masyarakat Amarasi Selatan dan juga para guru serta para siswa. Selain disambut dengan tarian adat, Nono juga digendong dan diarak menuju rumahnya yang terletak di Kelurahan Buraen RT 08 / RW 02 Kecamatan Amarasi Selatan.

Wakil Gubernur menyebutkan, Nono memiliki keunggulan dan kecerdasan yang luar biasa. “Nono ini punya kecerdasan luar biasa. Ini contoh generasi yang unggul dan berkualitas dalam bidang pendidikan. Sangat membanggakan bahwa Nono yang adalah Siswa Kelas II SD Inpres Buraen 2 berhasil meraih juara 1 tingkat dunia dalam kompetisi matematika dengan menyisihkan 7000 peserta dari berbagai negara,” ungkap Wagub Nae Soi.

Peraih Juara 1 Abacus Brain Gym (ABG) International Mathematics Competition 2022 yakni Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay yang akrab disapa ‘Nono’ saat foto bersama dengan Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi dan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Senin (30/01/2023). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Tentunya yang telah diraih oleh Nono adalah kebanggaan bagi kita semua. Kita sepatutnya memberikan apresiasi yang setinggi-tinggi terhadapnya. Kita dapat memetik makna bahwa prestasi yang diraih ini sebagai bentuk motivasi bagi kita masyarakat dan juga anak-anak lainnya bahwa walaupun kita berasal dari daerah terpencil atau daerah yang belum terlalu maju namun kita harus punya tekad untuk mampu bersaing dan berkompetisi secara sehat dengan orang lain. Kita tidak boleh malu atau minder dengan daerah atau negara lain,” kata Wakil Gubernur.

“Provinsi NTT ini punya banyak anak-anak cerdas lain dan kita juga harus berikan mereka wadah atau kesempatan seperti Nono. Tentunya kita harus saling mendukung dengan semangat kolaboratif. Untuk menuju pada prestasi hingga pada keberhasilan pembangunan maka harus saling sinergitas antara lembaga pendidikan, masyarakat, pemerintah, serta stakeholder untuk membetuk ikatan utuh sehingga memiliki kesatuan gerak menuju pada kemajuan daerah untuk kesejahteraan kita,” jelasnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada kedua orang tua dan guru SD Inpres Buraen 2 yang memiliki andil besar dalam mendidik Nono. Juga kepada Yayasan Pendidikan Astra, dan segenap Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang. Tentunya kita berharap agar Nono tetap dibimbing dengan baik ke depannya. Saya juga ingatkan agar siapapun kita bila memiliki prestasi maka berbanggalah namun jangan menjadi sombong. Karena Kesombongan akan membawa kita oada kejatuhan,” ungkap Wakil Gubernur.

Bupati Kupang Jerry Manafe mengatakan prestasi level dunia yang diraih Nono mengharumkan nama Kabupaten Kupang, Provinsi NTT dan Indonesia di mata dunia.
“Ini adalah kebanggaan bagi keluarga, dan juga tentunya mengharumkan nama SD Inpres Buraen 2, membanggakan Kecamatan Amarasi Selatan, serta nama Kabupaten Kupang, juga Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga negara Indonesia di kancah Internasional,” puji Wabub Jerry.

“Tentunya kita mengharapkan agar kemampuan atau skill dari peserta didik dapat meraih prestasi juga seperti melalui kompetisi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten hingga Provinsi, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Prestasi dari bidang pendidikan ini juga yang tentunya bukan saja menjadi kebanggaan namun juga menjadi penguatan kapasitas SDM atau generasi kita nantinya,” katanya. (**)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Keren, Sumbangsih Pajak Bank NTT Mencapai 100 Miliar

NTT AKTUAL. KUPANG. Tidak hanya sukses dalam mengembangkan pelayanan perbankan yang baik untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), Bank NTT ternyata merupakan wajib pajak dengan pembayaran pajak tertinggi di sektor Perbankan khususnya di Provinsi NTT yakni di angka 100 Miliar Rupiah lebih.

“Bank NTT melakukan pembayaran terbesar, kisaran setahun diatas 100 Milyar, dan Bank NTT masuk dalam kategori Wajib Pajak Strategis,”

Hal ini di sampaikan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi, dalam kegiatan Press Confference bersama Direksi Bank NTT yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (01/2/2023).

Hadir dalam kegiatan Press Confference ini Direktur Teknologi Informatika dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu, Direktur Kepatuhan Bank NTT, Christofel Adoe dan para Wartawan baik dari Media Online, cetak dan elektronik.

Kepala KPP Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi menambahkan sejak dirinya bertugas di Kupang, Bank NTT memberikan sumbangsih pajak terbesar.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi (kanan) saat menyampaikan penyetoran pajak Bank NTT kepada Wartawan, dalam kegiatan Press Confference yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (01/2/2023). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

“Pajak ini akan kembali ke daerah baik melalui APBN dan APBD dan semua nya ini semua bertujuan kembali bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tutur nya.

Di tempat yang sama, Direktur Teknologi Informatika dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu mengatakan selama ini Bank NTT selalu tertib menyetor pajak badan dari laba yang diperoleh setiap tahun.

Dirinya menjelaskan proses penyetoran pajak dari Bank NTT berjalan dengan baik dengan mengikuti tahapan-tahapan yang ada.

“Tak hanya pajak badan, kami direksi dan staff Bank NTT saat menerima gaji juga ada pajak nya, yang di mana kami aktif pula melakukan pembayaran pajak dari gaji yang kami terima,” kata Hilarius.

Senada dengan Hilarius, Direktur Kepatuhan Bank NTT, Christofel Adoe mengatakan sebagai Bank kita harus taat dalam perpajakan yakni bayar tepat waktu dan tepat jumlah.

“Kemitraan baik yang bangun ini berguna untuk bangsa dan daerah NTT yang kita cintai bersama ini,” pungkasnya. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Terus Tumbuh Positif, Awal 2023 Bank NTT Berhasil Bukukan Laba Rp. 40 M

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Kinerja keuangan Bank NTT, terus mengalami pertumbuhan ke arah positif, dari tahun ke tahun. Hal ini dibuktikan dengan besaran laba yang berhasil dibukukan di awal tahun ini. Memasuki hari ke-29, atau hingga tanggal 29 Januari 2023, laba yang berhasil dicapai Bank NTT adalah sebesar Rp. 40 M.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, dalam laporannya saat peresmian Be Ju BISA agen Laku Pandai Bank NTT yakni kios ELKANA, Atambua, Senin (30/1/2023) pagi, menyampaikan hal itu.

“Di tahun 2023 kita terus mengalami pertumbuhan positif dan laba yang kita capai pada kemarin (29 Januari), sudah mencapai hampir Rp 40 M mudah-mudahan laba akhir bulan mencapai 40-an sehingga akumulasi sampai dengan Desember 2023, pertumbuhan laba kita akan diatas pertumbuhan laba tahun 2022,”demikian Dirut Alex saat itu.

Tidak hanya itu, ditambahkannya juga bahwa  “Untuk pertumbuhan kinerja keuangan Bank NTT untuk tahun 2022, dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga ruang koordinasi yang diberikan oleh Bank Indonesia (BI), dan semua pemilik bank ini serta seluruh masyarakat, kita bertumbuh positif. Dan laba kita sebelum audit, mencapai Rp 327 M,”tegasnya disambut tepuk tangan ratusan tamu undangan.

Hadir saat itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT,  Japarmen Manalu, Bupati Belu, dr Taolin Agustinus, serta sejumlah undangan.

Masih dalam sambutannya, Dirut Alex-demikian disapa, sangat mengharapkan agar dengan pertumbuhan laba ini terus meningkatkan komitmen pengurus membesarkan Bank NTT. Termasuk di dalamnya, dia menyentil pemenuhan modal inti minimum sesuai peraturan OJK tentang konsolidasi bank umum. Dimana, bank-bank seperti Bank Pembangunan Daerah, termasuk di dalamnya Bank NTT, harus memiliki modal inti minimum sebesar Rp. 3 Triliun pada akhir Desember 2024 mendatang. Dan terkait isu ini, sudah banyak langkah yang diambil oleh Bank NTT, termasuk pada 20 Desember 2022 kemarin saat momentum HUT NTT, menandatangani MoU dengan Bank DKI, dalam pelaksanaan konsep Kelompok Usaha Bersama (KUB). Jika tak ada aral merintangi, maka tidak lama lagi akan direalisasikan dengan PKS antara kedua belah pihak.

Masih menurut Dirut Alex di Atambua, dengan meningkatnya laba, tentu akan berdampak pada kontribusi Bank NTT pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena berdasarkan catatan dari Kantor Pajak, Bank NTT merupakan perusahaan pembayar pajak terbesar di Provinsi NTT.

Tak hanya itu, masih dalam laporannya, disebutkan bahwa mengenai deviden yang akan disetor kepada para pemegang saham, hingga tahun 2024 mendatang, apakah alokasinya sesuai dengan komitmen yang dibangun, untuk dibayarkan sebesar 100 persen atau tidak, tergantung keputusan para pemegang saham.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu saat itu dalam sambutannya menegaskan bahwa OJK sangat menaruh apresiasi atas karya-karya inovasi luar biasa yang dilakukan oleh mitra kerja mereka Bank NTT.

“Sejak saya sembilan bulan lalu ditugaskan disini, kami selalu bangun komunikasi positif, yang benar bilang benar, yang harus diperbaiki itu apa kita sampaikan. Semuanya kita lakukan karena ada pertemuan secara berkala antara OJK dengan Bank NTT sebagai bagian dari pengawasan kami. Sebagaimana disinggung Pak Dirut, beberapa minggu ini ada beberapa berita mengenai Bank NTT. Yang keakuratannya belum tentu benar. Tapi kami dari OJK juga melakukan langkah-langkah terukur,”tegas Japarmen menambahkan “Nah kalau ternyata kita pantau terus dan tidak ada dampaknya, kita tetap pantau. Pimpinan kita di Jakarta juga memantau karena industri jasa keuangan adalah industri kepercayaan karena itu kita semua harus membangun kepercayaan.” (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Peduli Gempa Cianjur, Pemprov NTT Serahkan Bantuan 500 Juta ke Pemprov Jabar

NTT AKTUAL. BANDUNG. “Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bapak Viktor Laiskodat, menyampaikan rasa simpati dan empati kami, menyampaikan hormat yang setinggi-tingginya dan keprihatinan yang sedalam-dalamnya atas musibah gempa bumi yang menimpa masyarakat Cianjur, Jawa Barat, pada Senin 21 November 2022 lalu. Gempa bumi tersebut, telah meluluhlantahkan hampir seluruh wilayah Cianjur, serta memakan korban jiwa yang sangat banyak. Kejadian ini menjadi keprihatinan kita bersama. Duka Cianjur adalah duka kita bersama seluruh masyarakat Indonesia”.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur, Josef Adreanus Nae Soi (JNS), saat menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi NTT kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) atas terjadinya musibah Gempa Bumi di Cianjur, Jabar, pada November 2022 lalu. Penyerahan bantuan uang senilai 500 Juta Rupiah dari Pemerintah Provinsi NTT tersebut diserahkan kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, H. UU Ruzhanul Ulum, SE, bertempat di Ruang Lokantara, Lantai I, Gedung Sate, Kantor Gubernur Jawa Barat, Jalan Diponegoro Nomor 22 Bandung.

Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur, Josef Adreanus Nae Soi (JNS), saat menyerahkan bantuan Rp. 500.000.000 dari Pemerintah Provinsi NTT kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang di terima secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. UU Ruzhanul Ulum, SE, bertempat di Ruang Lokantara, Lantai I, Gedung Sate, Kantor Gubernur Jawa Barat, Jalan Diponegoro Nomor 22 Bandung

Hadir mendampingi Wakil Gubernur NTT, JNS, saat acara penyerahan tersebut, masing-masing : Penjabat Sekda Provinsi NTT : Johanna E. Lisapaly,SH.,M.Si, Staf Khusus Gubernur NTT Bidang Pemerintahan dan Organisasi : Dr. David B. W. Pandie, MS, Asisten III Sekda Provinsi NTT Bidang Administrasi Umum : Semuel Halundaka, S. IP, M.Si, Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTT : Ambrosius Kodo, S. Sos, MM, Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT : Drs. Zakarias Moruk, MM, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT : Prisila Q. Parera, SE, Kepala Badan Penghubung NTT di Jakarta : Hendri Donal Izaac, S. Sos, M. Si dan Severinus Poso, M.Si selaku Staf Khusus Wakil Gubernur NTT.

“Kami hadiri disini sekaligus melakukan silaturahmi dengan semua saudara-saudara kami di Provinsi Jabar, khususnya dengan saudara kita yang tertimpa bencana Cianjur kali lalu. Bencana yang dialami oleh seluruh masyarakat Cianjur, Jabar, juga menjadi bagian dari keprihatinan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya dari kami sebagai sesama saudara di Nusa Tenggara Timur. Kita di Indonesia sudah menjadi satu kesatuan dalam persaudaraan dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote Ndao. Sakitnya di Cianjur, maka sakitnya juga sama kami rasakan di NTT. Kami turut merasakan luka dan duka yang amat mendalam, yang dialami oleh seluruh masyarakat Cianjur, oleh karena korban jiwa manusia yang sangat banyak, dan juga kerusakan fisik bangunan serta infrastruktur yang melumpuhkan aktifitas di Cianjur, bahkan sampai bahkan beberapa hari terakhir masih terjadi gempa susulan. Dan hal ini amat mengganggu kenyaman bathin dari seluruh masyarakat, bahkan menjadi sebuah peristiwa traumatik. Oleh sebab itu pada hari ini, kami datang untuk menyampaikan penguatan kepada masyarakat Cianjur, yakinlah bahwa saudara-saudaraku di Cianjur, kalian tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini. Kami datang dan membawa tali kasih kami sebagai wujud kepedulian dan sama-sama merasakan penderitaan dari semua saudara kami di Cianjur”, ujar Wagub Nae Soi sambil menyerahkan bantuan tersebut kepada Wagub Jabar, Ruzhanul Ulum.

Putera Ngada, JNS, yang akan mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktornya pada Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Bandung, pada hari ini, Jumat, 27 Januari 2023, Pukul : 13. 30 WIB nanti, juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kepedulian dan bantuan dari masyarakat dan Pemprov. Jabar, dimana 4 April 2021 lalu, NTT tertimpa bancana Badai Siklon Tropis Seroja.

“Kami menyadari dengan sungguh bahwa saat kami tertimpa bencana Seroja dua tahun lalu, kami juga merasakan dan berterima kasih sekali atas semua perhatian dan kepedulian tulus dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Barat, yang telah sudi meringankan beban kami, saat kami pun diluluhlantahkan oleh Badai Siklon Tropis Seroja. Oleh sebab itu, apa yang dirasakan oleh masyarakat Cianjur, Jabar, sama juga seperti yang kami alami waktu lalu. Terima kasih Pa Wagub dan Pa Gubernur Jawa Barat dan seluruh masyarakat Jawa Barat atas semua simpati dan empati yang telah kami terima waktu itu”, kata Politisi Partai Golkar ini.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, H. UU Ruzhanul Ulum, SE menyambut dengan penuh sukacita dan keakraban kunjungan dari Wagub NTT dan rombongan, saat diterima di Gedung Sate Kantor Gubernur Jawa Barat.

“Selamat Datang kepada Bapak Wagub NTT dan rombongan di Provinsi Jawa Barat. Selamat datang di Gedung Sate salah satu tempat bersejarah dan melegenda yang sangat membanggakan kami serta menjadi ikon Provinsi Jawa Barat. Apa yang terjadi pada hari ini, patut kami syukuri, bahwa dari 37 Provinsi di Indonesia, baru lima provinsi salah satunya NTT, yang memberi perhatian besar untuk musibah Cianjur. Ada begitu banyak simpati dan empati dari saudara-saudara kita di Indonesia, termasuk di NTT, yang sangat memberi perhatian dan dukungan bagi kami sekalian. Inilah semangat gotong royong dalam rasa persaudaraan sebagai sesama anak bangsa di Indonesia yang harus saling peduli. Kami sangat berterima kasih dan merasa tersanjung, karena ada perhatian besar dari seluruh masyarakat NTT. Ini bukti bahwa semangat persaudaraan tetap kita junjung tinggi bersama, untuk saling meringankan beban penderitaan yang dialami, manakala terjadi bencana. Syukur Alhamdulilah, semua proses pemulihan sosial dan ekonomi di Cianjur terus kami kerjakan, mudah-mudahan doa dari kita semua, Cianjur dapat cepat pulih”, respons Wagub Jabar, Ruzhanul Ulum, yang didampingi Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Jabar : Dr. Ir. Hj. Rd. Dewi Sartika, M.Si, sembari memberi apresiasi terhadap kerukunan di NTT yang dikenal sebagai Nusa Terindah Toleransinya.

Politisi PPP ini juga mengatakan bahwa masyarakat Cianjur tetap memohon dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, termasuk dari NTT, karena tanpa dukungan secara menyeluruh maka Cianjur seakan lama untuk cepat pulih.

“Kesempatan ini kami dapat sampaikan, bahwa bantuan dari Pemerintah Provinsi NTT yang dibawa langsung oleh Bapak Wagub ini sangat bermakna dan sangat membantu kami sebagai Pemeritah Provinsi Jawa Barat, karena memang daerah kami ini, termasuk salah satu daerah yang rawan bencana. Walaupun pada setiap tahun kami anggarkan dana yang cukup besar untuk penanganan bencana, namun itupun masih terasa kurang. Oleh sebab itu kami sangat berterimakasi sekali bantuan yang kami terima pada hari ini bagi penanganan Cianjur, karena akibat dari gempa bumi yang terjadi pada Senin 21 November 2022, Pukul 13:21:10 WIB lalu, dengan kekuatan 5,6 Magnitudo tersebut, telah merusak, sampai menimbulkan ratusan orang meninggal, dan ribuan bangunan hancur. Dengan kejadian Gempa Cianjur, maka menambah daftar panjang bencana yang terjadi di Jawa Barat pada 2022 lalu”, ujar Uu sapaan akrab Wagub Jabar ini yang juga adalah Bupati Tasikmalaya dua Periode.

Ketuu DPRD Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2004 – 2009 ini juga menyampaikan salam hormat untuk Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan seluruh masyarakat NTT, dan terus mendoakan agar proses pembangunan di NTT tetap berjalan lancar menuju kemajuan dan kesejahteraan.

“Semoga apa yang Bapak Wagub NTT dan rombongan berikan kepada kami pada hari ini, akan tergantikan dengan pahala yang besar dari Allah SWT bagi Pemerintah dan masyarakat Provinsi NTT. Secara khusus, saya ingin menyampaikan selamat kepada Bapak Wagub NTT, yang akan mengikuti akan ujian dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Padjajaran, semoga berjalan lancar dan sukses. Profisiat kepada Bapak yang akan menjadi Doktor Ilmu Hukum yang baru di Indonesia. Tuhan senantiasa memberkati bapak selalu, dan selalu amanah dalam mengemban tugas sebagai Wakil Gubernur NTT sampai selesai nanti”, pungkas Wagub Jabar, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Periode 2009-2011 menutup audiens tersebut.

Untuk di ketahui turut hadir pada kesempatan ini, Kalak BPBD Provinsi Jabar : Ir. H. Budi Juanda, M.M.f, Karo Kesra Setda Provinsi Jabar : Drs. H. Barnas Adjidin, M.M., M.Pd, dan Karo Adpim Setda Provinsi Jabar : Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si. (**)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT 

Penulis dan Foto : France A. Tiran.

Rayakan HUT Ketua Umum , PDI Perjuangan NTT Distribusi 600 Paket Makanan Sehat

NTT AKTUAL. KUPANG. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan NTT membagikan 600 paket makanan sehat dan bergizi di Kota Kupang, Senin (23/01/2023).

Kegiatan distribusi paket makanan dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan HUT ke- 50 PDI Perjuangan.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Emelia Nomleni, mengatakan ungkapan syukur dalam perayaan ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan menjadi momen refleksi untuk keluarga besar PDI Perjuangan tentang dedikasi dan cinta dari Ibu Megawati untuk bangsa dan negara.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Emelia Nomleni, di dampingi Pengurus DPD PDI Perjuangan NTT dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kupang, Yeskiel Loudoe saat menyerahkan paket makanan sehat yang akan di bagikan kepada masyarakat, Senin (23/01/2023). Dokumentasi : DPD PDI Perjuangan NTT

“Kita berbangga memiliki ibu yang luar biasa. Kita berefleksi apa yang sudah diberikan ibu Megawati untuk Indonesia, dedikasi, spirit dan energi positif beliau jadi inspirasi untuk kita semua,” ujar Emelia.

Emelia menambahkan pemberian paket makanan bergizi ini juga bagian dari program rutin partai untuk percepatan pencegahan stunting di Nusa Tenggara Timur.

“Sesuai arahan Ibu Ketua Umum, PDI Perjuangan secara aktif terlibat dalam pencegahan stunting, menyiapkan generasi yang sehat jadi panggilan ideologis sebagai kader partai,” tandas Ketua DPRD Provinsi NTT ini.

Sementara Ketua Panitia Kristofora Bantang mengatakan kegiatan ini melibatkan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Kupang, Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting.

“Kita rayakan HUT Ibu Ketua Umum dengan berbagi kasih lewat paket makanan bergizi sebanyak 600 paket, ini hasil gotong-royong kader Partai, ” jelas Kristofora.
Menurut Kristofora, kegiatan pembagian paket makanan sehat dilaksanakan secara serentak di seluruh NTT oleh 22 DPC se-NTT.

Acara pembukaan dihadiri Bendahara DPD Patrianus Lalu Wolo, Pengurus DPD PDI Perjuangan NTT, Ketua dan Pengurus DPC Kota Kupang, Pengurus PAC, Pengurus Ranting, Kader Perempuan PDI Perjuangan Lusia Adinda Dua Nurak, Maria Geong, Yuliana Rusmina, dan perwakilan Badan dan Sayap Partai. (**)