Arsip Tag: Pariwisata NTT

Kadis Parekraf Wayan Darmawa Paparkan Langkah Strategis Majukan Pariwisata NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadis Parekraf) Provinsi NTT, Dr. Ir. Wayan Darmawa, MT, memaparkan langkah-langkah strategis Disparekraf NTT dalam memajukan sektor Pariwisata di NTT.

Kadis Parekraf Provinsi NTT, Dr. Ir. Wayan Darmawa, MT, kepada NTT AKTUAL saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/07/2021) mengatakan sesuai dengan kebijakan pembangunan pariwisata yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTT Tahun 2018 – 2023 yaitu salah satunya menjadikan NTT sebagai destinasi unggulan dan salah satu pintu gerbang pariwisata di Indonesia.

“Oleh sebab itu sebagai langkah dalam menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak utama (prime mover) pembangunan ekonomi maka pembangunan pariwisata dilakukan secara inklusif artinya melibatkan stakeholder terkait, serta yang kedua adalah mengedepankan sumber daya setempat sebagai bagian penting dalam pembangunan pariwisata NTT. Selain itu dalam pembangunan pariwisata NTT juga seperti yang diketahui NTT memiliki atraksi wisata sangat banyak, jadi kita mengidentifikasi 1.378 destinasi wisata maka pembangunan pariwisata yang dilakukan bagaimana semua destinasi ini dapat terintegrasi atau terpadu dalam Ring of Beauty, yang dimaksudkan dalam hal ini adalah destinasi wisata yang satu dengan destinasi wisata yang lain bisa saling mendukung untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik pariwisata NTT itu sendiri,” ujar Kadis Parekraf.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadis Parekraf) Provinsi NTT, Dr. Ir. Wayan Darmawa, MT, saat ditemui NTT AKTUAL diruang kerjanya, Senin (5/07/2021). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL.

Guna mewujudkan pembangunan pariwisata secara inklusif dan juga yang mengedepankan sumber daya setempat, Disparekraf NTT membangun pariwisata dengan pendekatan ekosistem pariwisata yakni pariwisata dibangun oleh lintas perangkat daerah, lintas pelaku pariwisata, stakeholder dan juga harus didukung dengan sumber daya yang ada sebagai upaya meningkatkan pemenuhan rantai pasok dan rantai nilai dari kepariwisataan yang ada, jelasnya.

Pada kesempatan ini dirinya juga menuturkan dalam rangka meningkatkan daya saing kepariwisataan NTT telah ditetapkan empat prioritas pembangunan kepariwisataan NTT yaitu yang pertama pembangunan destinasi pariwisata, kedua adalah pengembangan akomodasi, ketiga peningkatan amenitas dan keempat yaitu peningkatan kualitas aksesibilitas.

Dirinya mengharapkan dengan langkah-langkah strategis ini nantinya pariwisata dapat menjadi penggerak utama ekonomi dan memutuskan rantai kemiskinan yang ada di Provinsi NTT, tutup Kadis Parekraf. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Konsulat Jenderal RRT Dukung Gubernur NTT Kembangkan Pariwisata

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan pertemuan secara virtual  bersama Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Zhu Xinglong yang dilaksanakan pada Selasa (29/09/2020) di Ruang Rapat Gubernur NTT. Pertemuan ini juga diikuti oleh para Pimpinan OPD Lingkup Pemprov NTT.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama para Pimpinan OPD Lingkup Pemprov NTT, saat melakukan pertemuan secara virtual  bersama Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Zhu Xinglong, di Ruang Rapat Gubernur NTT, Selasa (29/09/2020). Dokumentasi : Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

“Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan selamat merayakan Hari Kemerdekaan Republik Rakyat Tiongkok ke 71 yang akan jatuh pada tanggal 1 Oktober 2020 ini. Semoga kiranya kita tetap memiliki relasi yang baik secara interasional untuk saling mendukung dalam segala hal,” ujar Gubernur Viktor.

“Kita ke depannya akan terus mau bekerja sama dengan pihak Pemerintah Tiongkok terkait pengembangan pariwisata di NTT. Saya ingin mengundang Konsulat Jenderal RRT untuk berkunjung ke NTT, sebab disini memiliki destinasi-destinasi pariwisata yang sangat indah di Pulau Flores, Sumba, Timor, dan pulau-pulau lainnya,” katanya.

“Ke depannya bila pandemi covid 19 ini selesai maka kami akan berusaha melakukan peningkatan kerja sama penerbangan langsung dari Kupang menuju China. Apabila kerja sama ini terjadi maka tentu akan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Sementara itu Konsulat Jenderal RRT, Zhu Xinglong berharap kerja sama antara RRT bersama Indonesia dan khusunya Pemprov NTT tetap terjalin dengan baik.

“Kami harap kerja sama Tiongkok dengan Indonesia terkhususnya juga NTT akan terus terjalin di berbagai bidang sehingga hubungan strategis internasional yang sudah terjalin selama puluhan tahun maka bisa ada kemajuan yang signifikan seperti pengembangan bidang pariwisata dan bidang lainnya yang mendukung pengembangan Pariwisata,” ujar Zhu.

“Saya setuju dengan gagasan Bapak Gubernur NTT untuk ada penerbangan langsung dari NTT ke China. Kami sarankan agar bisa kerja sama langsung dengan provinsi-provinsi yang ada disana. Ini juga agar bagaimana meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTT yang juga tentunya sangat bermanfaat bagi pengembangan pariwisata di NTT. Saya juga tentunya atas dasar undangan Bapak Gubernur maka saya juga ingin berkunjung ke NTT untuk menikmati destinasi pariwisata disana,” kata Zhu.

Ia juga mengatakan, akan terus bekerja sama untuk pengendalian covid 19. “Kami juga akan memberikan bantuan sembako bagi masyarakat NTT yang terdampak, dan bantuannya akan kami serahkan kepada satgas covid 19 dan kami berharap kiranya Bapak Gubernur bisa melakukan serah terima bantuannya secara virtual nantinya,” tambahnya. (*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata