Arsip Tag: Letkol Arm Roni Junaidi

Kodim 1618/TTU Bersama Polres dan Dinkes Gelar Sosialisasi Pencegahan Covid-19

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Kodim 1618/TTU bersama dengan Polres TTU dan Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar Kegiatan Sosialisasi dan himbauan tentang pencegahan penularan Corona Virus Desease (Covid-19) yang berlangsung di Terminal dan Pasar Lama Kabupaten TTU, Sabtu (21/03/2020).

Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini yaitu Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi, Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU Thomas Laka, J. M, S.km, Anggota Kodim 1618/TTU, Anggota Polres TTU dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Kesehatan Kabupaten TTU.

Dalam kesempatan ini Dandim 1618/TTU, Kapolres TTU dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU menyampaikan sejumlah hal penting terkait himbauan tentang pencegahan penularan Corona Virus Desease (Covid-19) yang harus dilakukan masyarakat.

Himbauan ini meliputi :

1.Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan meminimalisir terhadap resiko penularan Covid-19 atau Corona agar warga meningkatkan kewaspadaan dan disiplin diri guna mencegah resiko penularan.

2. Menjaga jarak aman antar warga dalam bermasyarakat.

3. Tidak diperkenankan untuk keluar rumah kecuali pada kegiatan penting.

4. Hindari tempat- tempat berpotensi yg menjadi media penularan, misalnya kawasan yang penuh pengunjung.

5. Tunda seluruh kegiatan terkait dengan pengumpulan warga atau massa, sekalipun kegiatan bertujuan baik, penting dan mulia.

6. Terkait kegiatan keagamaan dan peribadatan untuk sebisa mungkin dilakukan dirumah masing-masing.

7. Dihimbau juga untuk tidak berpergian keluar kota, menunda rencana mudik dan sebagainya

8. Kepada para orang tua untuk mengingatkan kepada anak-anaknya agar tidak berpergian dari rumah. Libur sekolah/ kegiatan belajar di sekolah tujuannya untuk bisa berada dirumah masing-masing sehingga mencegah penyebaran virus Covid-19.

9. Jangan lupa cuci tangan rutin dengan hand sanitizer atau menggunakan sabun sebelum dan setelah kegiatan.

10. Hindari kontak fisik antar sesama sampai virus Covid-19 sudah dapat diatasi.

“Mari kita jaga diri kita, keluarga dan masyarakat dari penularan virus Corona, bersama kita pasti bisa dengan tetap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi saat dihubungi Media ini Via WhatsApp. (*/Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Atasi DBD, Dandim 1618/TTU Jalin Koordinasi Dengan Dinkes

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam rangka mengatasi serta mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Rabu (11/03/2020).

Kunjungan Dandim 1618/TTU ini merupakan salah satu bentuk koordinasi antara Kodim 1618/TTU dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU dalam upaya penanggulangan bahaya DBD.

Pada kesempatan ini Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, kepada Wartawan mengatakan bahwa pada dasarnya dirinya yang merupakan aparat wilayah harus pula menjalin koordinasi yang aktif bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU terkait penanggulangan penyakit DBD.

“Selaku aparat kewilayahan saya memahami bahwa permasalahan DBD adalah masalah kita bersama, karna kita hidup bersama dalam lingkungan masyarakat,” ungkap Dandim.

Melihat persoalan DBD ini, dirinya mengharapkan masyarakat juga harus terus selalu menjaga lingkungan sekitarnya agar lingkungan yang merupakan tempat tingggal dapat menjadi lingkungan yang bersih dan sehat, jelas Dandim.

“Selama ini kita tau nyamuk hidup di kubangan-kubangan air kotor padahal tidak, pola hidup nyamuk juga ada di kubangan air bersih. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga lingkungan kita agar terhindar dari jentik-jentik nyamuk ini, ujarnya.

Dandim juga berterimakasih karena setelah bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, dirinya mendapatkan banyak Informasi, dan dari pertemuan ini dirinya akan menjalin koordinasi pula dengan seluruh jajaran Kodim 1618/TTU guna membantu pemerintah dalam upaya menanggulangi penyebaran bahaya DBD di Kabupaten TTU.

“Setelah melakukan kordinasi dengan pihak kesehatan kami akan melakukan S. O. P dan akan berkordinasi dengan semua babinsa agar dapat menyampaikan pada warga sehingga kita tidak terlena, dan bisa keluar dari bahaya DBD. Yang paling pertama yang perlu kita lakukan adalah memberikan pemahaman pada semua warga melalui sosialisasi dan tentunya kami akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas J.M. Laka, S.km, menjelaskan bahwa saat ini di Kabupaten TTU sudah terdapat 215 kasus DBD, 58 kasus diantaranya adalah positif terinfeksi DBD, sisanya masih dalam kelas suspek. Bahaya DBD juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. 2 orang yang meninggal itu di Kecamatan Biboki Anleu yaitu Anak usia 12 tahun dan 5 Tahun.

Selain menjelaskan tentang banyaknya kasus akibat DBD tersebut,  Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas Laka juga berterimakasih pada Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, yang sudah melakukan kordinasi dengan Dinas kesehatan, karena secara tim semua punya tanggung jawab yang sama untuk sama-sama memberantas bahaya DBD di Kabupaten TTU. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata