Arsip Tag: Kota Kupang

Wawali Buka Pembekalan Baseline Survey Program Kesiapsiagaan Polio di Kota Kupang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, membuka kegiatan pembekalan baseline survey program kesiapsiagaan polio di Kota Kupang yang berlangsung di Aula Hotel Romyta, Kelurahan Oebufu Kota Kupang, hari ini, Selasa (4/01/2022).

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Kupang dalam kegiatan tersebut, Kepala Markas PMI Kota Kupang, Yuliana Manuhutu dan Koordinator Lapangan (Korlap) Kesehatan PMI Provinsi NTT, Marsianus Lanna, S.Pd.

Wawali yang juga menjabat
sebagai Ketua PMI Kota Kupang, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dilaksanakan pembekalan ini adalah guna menyiapkan diri menghadapi penyakit yang disebabkan oleh virus, bukan hanya Covid-19, demam berdarah dan campak, melainkan juga polio. Virus polio ini menurutnya dapat menyerang saraf bahkan otak yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan kecacatan pada anak-anak. Untuk membasmi virus ini perlu dilakukan vaksinasi/imunisasi. Untuk itu, relawan PMI Kota Kupang dapat mengajak anak-anak di Kota Kupang untuk mendapatkan vaksinasi/imunisasi di Posyandu.

Ditambahkannya, Kota Kupang dipilih sebagai salah satu daerah operasi PMI dan dijadikan sebagai salah satu kota untuk promosi percepatan pelaksanaan vaksinasi. Untuk pelaksanaan vaksinasi/imunisasi polio dilakukan di 4 kelurahan di Kota Kupang. Wawali berharap PMI Kota Kupang dapat menggunakan metode pendekatan keluarga atau dari rumah ke rumah untuk mendata anak di bawah umur 15 tahun. Data yang diperlukan yaitu nama, umur, dan alamat domisili. Pendataan juga bisa dilakukan menggunakan Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak (KIA). Untuk itu, seluruh anak yang baru dilahirkan harus segera mempunyai akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) kemudian setelah umur 17 tahun, KIA dapat dialihkan menjadi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Wawali yang juga berprofesi sebagai dokter itu menambahkan, pembekalan ini sekaligus pelatihan bagi relawan PMI dalam melakukan teknik pemberian vaksinasi/imunisasi polio. Dia juga berharap dalam dua minggu mendatang vaksinasi covid-19 di Kota Kupang untuk dosis pertama bisa mencapai 90% dan dosis kedua mencapai 70%.

Kepala Markas PMI Kota Kupang, Yuliana Manuhutu menjelaskan kegiatan pembekalan baseline survey program kesiapsiagaan polio di Kota Kupang ini akan berlangsung selama dua hari sejak 4-5 Januari 2022. Peserta kegiatan terdiri dari 8 orang dari Relawan KSR (Korps Suka Rela) dan 16 orang perwakilan dari 4 kelurahan, yakni Kelurahan Naikoten 2, Kelurahan Nunleu, Kelurahan Oeba dan Kelurahan Fatubesi.

Narasumber kegiatan ini didatangkan dari Dinas Kesehatan Kota Kupang, Korlap PMI  Propinsi NTT dan relawan yang sudah mengikuti training of trainer (TOT). *PKP_ain/ans

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Pimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti ke-76 Kementerian Agama Tingkat Kota Kupang

NTT AKTUAL . KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, memimpin upacara peringatan Hari Amal Bakti  ke -76 Kantor Kementerian Agama Tingkat Kota Kupang. Upacara berlangsung di lapangan upacara Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Senin (3/01/2022).

Turut hadir dalam upacara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang bersama jajarannya, Ketua FKUB Kota Kupang, Ketua MUI Kota Kupang, para Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kota Kupang, para Kepala Madrasah se-Kota Kupang, Ketua dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kota Kupang, pimpinan BRI Cabang Kupang, pimpinan BSI Cabang Kupang, para purnabakti Kementerian Agama serta seluruh ASN di lingkup Kementerian Agama Kota Kupang.

Wawali dalam Sambutan Menteri Agama RI yang dibacakannya menyampaikan sejak dibentuk tanggal 3 Januari 1946 hingga hari ini, Kementerian Agama terus bertumbuh dan berkembang menjadi salah satu instansi pemerintah yang mempunyai peran penting dan strategis dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama serta mewujudkan tatanan kehidupan beragama yang toleran dan ramah bagi semua. Kementerian Agama telah hadir sebagai payung teduh bagi semua unsur umat beragama, memberikan pelayanan prima bagi masyarakat yang membutuhkan layanannya dan menjaga Pancasila, konstitusi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk tetap dalam jalurnya.

Hal tersebut dibuktikan dengan naiknya indeks kesalehan umat beragama dari 82,52 pada tahun 2020 menjadi 83,92 pada tahun 2021. Indeks kerukunan umat beragama juga mengalami peningkatan yang semula tahun 2020 sebesar 67,46 menjadi sebesar 72,39 pada tahun 2021. Indeks kepuasan layanan KUA meningkat pula dari angka 77,28 pada tahun 2019 menjadi 78,90 pada tahun 2021.

Ditambahkannya, di usia yang ke-76 ini, Kementerian Agama harus terus berbenah. Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan dan secara bersamaan perlu terus berinovasi untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik. Untuk itu kepada para ASN Kementerian Agama dia berpesan agar menjadikan agama sebagai inspirasi dan penggerak yang dapat meningkatkan daya kreativitas. Selain itu menjadikan pula lima nilai budaya kerja Kementerian Agama yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi selaku ASN. “Selamat memperingati Hari Amal Bakti ke-76 Kementerian Agama, semoga terus berjaya serta menjadi oase dan pelayan masyarakat yang terbaik,” ucapnya.

Dalam upacara tersebut Wawali juga berkesempatan menyematkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya untuk 33 ASN di Lingkup Kantor Kementerian Agama Kota Kupang untuk masa bakti 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun. Wawali bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang juga menyerahkan SK Kenaikan pangkat untuk 7 orang ASN dan SK pensiun untuk 1 orang ASN di lingkup Kantor Kementerian Agama Kota Kupang.

Pada acara ramah tamah usai upacara, setelah potong tumpeng ulang tahun ke-76 Kementerian Agama, Wawali mengucapkan selamat kepada para ASN yang menerima penghargaan satya lencana hari ini. Menurutnya ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi Negara kepada para ASN yang memiliki integritas. Senada dengan Menteri Agama, Wawali berpesan kepada para ASN di lingkup Kementerian Agama untuk menerapkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, terutama integritas, yang menurutnya ditandai dengan adanya keselarasan antara iman dan perbuatan dari ASN, apa pun agama yang diimaninya.

Menurutnya Kota Kupang memiliki tagline Kupang rukun. Berbagai penghargaan berhasil diraih menjadi bukti Kota Kupang sebagai rumah kerukunan. “Di dalam rumah bisa saja ada perbedaan. Tapi kita harus tetap saling menghormati, menghargai, toleransi dan tidak ada diskriminasi. Semua agama kita mengajarkan tentang persaudaraan. Tema Natal lalu juga tentang persaudaraan, mau ingatkan bahwa kita sebenarnya satu dalam Allah,” pungkasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Yakobus Beda Kleden pada kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada umat beragama dan Pemerintah Kota Kupang yang terus mendukung tugas dan peran mereka selama ini. “Terima kasih sudah menerima kami untuk ambil bagian dalam pembangunan kehidupan umat beragama di Kota Kupang,” ungkapnya. Terima kasih juga disampaikannya kepada FKUB dan para tokoh agama yang telah menjadi mitra yang baik bagi mereka.

Ditambahkannya tema peringatan Hari Bakti kali ini adalah transformasi layanan umat, dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan umat di era transformasi digital. Terutama di tengah pandemi covid 19, pelayanan iman umat sudah memanfaatkan kemajuan teknologi dan bisa berlangsung secara virtual. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Pemkot Kupang Buka Seleksi 6 Jabatan Tinggi Pratama

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Pemerintah Kota Kupang kembali menyelenggarakan seleksi terbuka untuk mengisi 6 jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Kota Kupang. Enam jabatan yang dimaksud antara lain; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Kadis Komunikasi dan Informatika, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan, Kadis Perhubungan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan. Pembukaan seleksi oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, berlangsung di Hotel Naka, Senin (27/12/2021). Turut mendampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega, SH, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Kupang, Abraham D. E. Manafe, S.IP, M.Si, beserta  panitia seleksi dan sejumlah pimpinan perangkat daerah dan camat.

Sekda dalam arahannya menyampaikan, pengisian jabatan lowong pada setiap instansi pemerintah adalah hal lumrah dan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan dalam rangka pengembangan serta peningkatan karier seorang ASN. Hal ini juga dimaksudkan untuk lebih memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Untuk itu, dirinya berharap, kegiatan seleksi tersebut agar dimaknai sebagai bagian dari pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal. Menurutnya pertimbangan utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai adalah kompetensi, pengabdian/loyalitas dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab kepada bangsa dan negara.

Selain itu, diharapkan para pejabat dapat menjadi roda penggerak organisasi yaitu mampu berperan sebagai perencana, pelaksana dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

Kepada para peserta seleksi, Sekda berpesan agar mempersiapkan diri sebaik mungkin dan tidak hanya sekedar ikut-ikutan saja. “Ini bukan sekedar formalitas. Tunjukkan bahwa saudara-saudara mampu dan memiliki kredibilitas. Kita mau tempatkan orang, the right man in the right place,” tegasnya.

Kepala Bidang Mutasi pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang, Yesonia M. N. Manu, SE, dalam laporannya menyampaikan dalam seleksi kali ini pihaknya bekerja sama dengan aksesor dari Badan Kepegawaian daerah Provinsi NTT dan psikolog . Sementara panitia seleksi berjumlah lima orang yang terdiri atas unsur Pejabat  Pimpinan Tinggi Pemkot Kupang dan akademisi/profesional. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

Bank NTT Beri Bantuan 20 Juta Bagi Pembangunan Gedung Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni

NTT AKTUAL. KUPANG. Bank Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) memberikan paket Natal berupa bantuan bahan bangunan Gedung Gereja senilai Rp.20.000.000, yaitu bagi Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni yang terletak di Jln. Sikib Kelurahan Naioni Kecamatan Alak Kota Kupang, Jumat (17/12/2021).

Bantuan yang diberikan dalam rangka berbagi sukacita Natal ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, Yohanis L. Praing dan diterima Ketua Majelis Jemaat GMIT Pukan Aknino Naioni, Pdt. Katrina Y.S. Nakmofa-Sonbait, S.Th. Dalam acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri Kadiv Rencorsec dan Legal Bank NTT, Endri Wardono.

Saat ditemui awak Media, Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, Yohanis L. Praing mengatakan bantuan bahan bangunan senilai Rp.20.000.000, ini diberikan sebagai bingkisan Natal.

“Gereja ini sebelumnya juga terdampak puting beliung yang terjadi pada 18 November 2021 lalu, dan kiranya bantuan ini dapat membantu pembangunan gedung Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan selain memberikan paket Natal berupa bahan bangunan senilai Rp.20.000.000 ini Bank NTT juga menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian Abate bagi masyarakat yang berlangsung di halaman Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni untuk mencegah terjadinya penyakit Demam Berdarah karena ini sudah memasuki musim hujan.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan Bank NTT bertempat di halaman Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni, Jumat (17/12/2021)

Pembagian Abate untuk mencegah demam berdarah ini juga dilakukan di seluruh Kantor Cabang Bank NTT yang ada di Kabupaten/Kota di Provinsi NTT.

“Sementara itu dalam berbagi sukacita menyongsong Natal di tahun 2021 ini kami pihak Bank NTT juga menyelenggarakan aksi donor darah yang bertempat di Kantor Pusat Bank NTT,” tutur Yohanis L. Praing.

Ditempat yang sama, Ketua Majelis Jemaat GMIT Pukan Aknino Naioni, Pdt. Katrina Y.S. Nakmofa-Sonbait, S.Th, mengatakan dirinya dan seluruh jemaat merasa sangat bersyukur, karena ada kepedulian yang tinggi dari Bank NTT.

“Saya bersyukur karena Bank NTT memiliki kepedulian kepada kami di Jemaat GMIT Pukan Aknino Naioni, karena gedung Gereja yang beberapa waktu yakni pada 18 November 2021 lalu terdampak angin puting beliung. Bantuan ini sangat membantu, kami bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Bank NTT,” ujar Pdt. Katrina.

Ungkapan terimakasih ini juga dirinya haturkan karena Bank NTT juga sudah membantu jemaat ditempat ini dengan diselenggarakannya pemeriksaan kesehatan gratis.

“Kiranya Bank NTT semakin maju dan menjadi Bank yang semakin diandalkan oleh masyarakat NTT. Selain itu Bank NTT dapat terus membantu masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui di hari kemarin Kamis (16/12/2021) Bank NTT juga menyelenggarakan kegiatan serupa yakni pemberian bantuan bahan bangunan senilai Rp.20.000.000 bagi pembangunan gedung Gereja, St. Paulus Bello yang terletak di Kecamatan Maulafa Kota Kupang dan pemeriksaan kesehatan gratis yang bertempat di Kapela St. Agustinus Bello. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Persatuan Istri Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Beri Bantuan Kepada Masyarakat Kecil

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam menyambut Hari Raya Natal, Persatuan Istri Anggota (PIA) DPR RI Fraksi PDI Perjuangan membagikan paket bantuan kepada masyarakat kecil yang membutuhkan (wong cilik), Senin (13/12/2021). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kasih dengan sesama.

“Hari ini kita menyalurkan secara serentak pembagian bantuan kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Kita harapkan melalui momen Natal ini, kita dapat saling berbagi kepedulian kepada wong cilik yang menjadi semangat PDIP,” ujar Ketua PIA DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Priyanti Rudianto Tjen.

Menurutnya, pembagian paket bantuan  ini dilaksanakan dengan menggerakkan seluruh istri anggota dewan Fraksi PDI Perjuangan yang berasal dari berbagai daerah pemilihan (Dapil).

Dengan begitu, kegiatan ini diharapkan dapat membawa kegembiraan kepada masyarakat kecil menjelang Natal, terutama di era pandemi seperti sekarang.

“Mudah-mudahan paket bantuan ini wujud perhatian, kepedulian PIA PDI Perjuangan bisa mendatangkan sedikit kegembiraan. Visi aksi ini adalah care and share, peduli dan berbagi pada sesama. Semoga situasi pandemi Covid-19 ini cepat berlalu,” terang Priyanti.

Untuk Dapil NTT sendiri, penyaluran bantuan dilakukan dengan membagikan 100 paket sembako yang berisikan kue kering, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, dan kopi di Kota Kupang.

Bantuan ini diberikan kepada tiga golongan masyarakat, yaitu keluarga nelayan, masyarakat kurang mampu, dan petugas kebersihan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertamanan Kota Kupang.

“Nelayan, masyarakat kurang mampu, dan petugas kebersihan adalah wong cilik yang harus kita bantu. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” tutur Maria Immaculata Inge Lema.

Adapun, penyaluran bantuan paket sembako di Kota Kupang ini merupakan perwujudan kepedulian dari tiga istri anggota dewan dari Dapil NTT, yakni Vonny Kristiani Hery, Maria Immaculata Inge Lema, dan Chatarina V. Dwi Indarwati Pareira.

Penyaluran bantuan diwakilkan secara langsung oleh Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil Kota Kupang Ibu Lili Adoe Yuliana Elisabeth dan Anggota DPRD Kota Kota Kupang dari Fraksi PDI Perjuangan Ibu Dominika Bethan, serta Ludgerus Deru Yosni Menge selaku Staf Ansy Lema. Pembagian bantuan diberikan kepada warga di Kelurahan Oesapa dan Taman Tagepe Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang Bapak Orson Nawa dan Kepala UPT Pertamanan Kota Kupang Ibu Theresia Inacio juga turut hadir dalam kegiatan.***

Jelang Nataru, Wali Kota Kupang Bersama TPID Pantau Stok Dan Harga Kebutuhan Pokok

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kupang melakukan pemantauan ketersediaan stok dan kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) pada distributor dan pasar tradisional di Kota Kupang, pada Rabu (15/12/2021).

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., memimpin dan memantau langsung bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, General Manager Pelindo III Kupang, Agus Nazar.

Turut mendampingi antara lain Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH., Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang , Djidja Kadiwanu, S.E., Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere,  AP. M.Si, Dirut PD Pasar, Kardinad Leonard Kale Lena serta perwakilan Bulog NTT.

Pemantauan diawali pada gudang distributor CV Sumber Cipta yang terletak di Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak. Wali Kota dan TPID disambut langsung oleh Direktur CV Sumber Cipta, Fernando Gontai yang memastikan stok sembako mereka cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Kupang menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru nanti. Rombongan juga berkesempatan meninjau langsung stok persediaan beras, gula dan tepung terigu dan minyak goreng.

Setelah memantau ketersediaan stok pada distributor, rombongan beranjak menuju Pasar Kasih Naikoten I untuk memantau kenaikan harga sembako jelang Hari Raya Natal. Beberapa pedagang diwawancarai untuk mengetahui perkembangan harga sembako seperti daging ayam, daging sapi dan bumbu dapur.

Dari hasil pantauan tidak ditemukan kenaikan harga yang cukup signifikan, kecuali pada harga cabai yang terdapat kenaikan. Naiknya harga cabai diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi di mana banyak cabai yang rusak sebelum panen tiba. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir menjelang perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru ini karena TPID menjamin ketersediaan stok sembako dan kestabilan harga.

Wali Kota dalam sesi wawancara dengan media menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dengan Bank Indonesia dalam upaya memantau harga sehingga kalau ada gejolak harga maka dapat diantisipasi dengan langkah-langkah yang telah dipersiapkan.

“Harga pasar di Kota Kupang masih dalam taraf stabil, dalam artian ketersediaan stok dan kestabilan harga. Meskipun begitu kita akan terus pantau perkembangan harga hingga hari raya nanti. Mengantisipasi adanya indikasi beberapa barang di Kota Kupang dibawa ke daerah lain sehingga ketersediaan stok berkurang dan mengakibatkan lonjakan harga nantinya,” jelas Wali Kota.

Usai melakukan pemantauan di pasar, rombongan kembali ke Kantor Wali Kota Kupang untuk melanjutkan dengan Rapat Koordinasi TPID Kota Kupang guna membahas langkah antisipatif mencegah laju inflasi. Dari data dan hasil pantauan TPID diketahui bahwa stok sembako di Kota Kupang, masih aman untuk beberapa bulan ke depan.

Pada forum rapat TPID Wali Kota menyampaikan bahwa pantauan hari ini untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru telah siap. Langkah ini untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Pemerintah Kota Kupang dan stakeholder yang terlibat sudah siap menyiapkan bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat. Hal ini juga untuk mengantisipasi lonjakan harga dengan mengambil langkah yang tepat.

Selanjutnya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT menyampaikan pada bulan November 2021, Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,59%, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami deflasi 0,20%. Inflasi terutama didorong oleh kenaikan tarif angkutan udara, daging ayam ras dan minyak goreng. Di sisi lain ada beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan harga sehingga menjadi faktor penahan inflasi.

Inflasi bahan makanan terus menurun pasca siklon seroja, namun masih lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Inflasi setiap bulan Desember biasanya meningkat lebih tinggi seiring dengan konsumsi masyarakat yang juga meningkat pada hari raya Natal dan Tahun Baru. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

“Sepe” Kota Kupang Raih Penghargaan Smart Branding

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., hadir pada acara Penutupan Gerakan Menuju Smart City bertempat di Studio GSMC Jakarta, Selasa (14/12/2021). Pada kesempatan tersebut Kota Kupang meraih penghargaan sebagai kota terbaik dalam implementasi program Smart City kategori Smart Branding Gerakan Menuju Smart City yang diterima secara langsung oleh Wali Kota Kupang. Turut mendampingi Wali Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., dan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang, Wildrian R. Otta, S.STP., MM.

Wali Kota menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder, Dinas Kominfo Kota Kupang atas kerja sama dan kerja keras sehingga Pemerintah Kota Kupang dapat meraih penghargaan ini. Apresiasi juga diberikan kepada Dekranasda Kota Kupang dan PKK Kota Kupang yang melalui ide-ide dan inovasinya berhasil memenangkan salah satu penghargaan kebanggaan masyarakat Kota Kupang melalui tenun ikat motif bunga Sepe yang merupakan brand dan ikon Kota Kupang.

Acara ditutup oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny Gerard Plate, S.E., sekaligus menyerahkan penghargaan bagi Kabupaten/Kota berdasarkan kategori yang telah dinilai. Dalam sambutannya Menkominfo menyampaikan Gerakan ini bertujuan membimbing pemerintah kota/kabupaten terpilih dalam membuat rencana induk pembangunan berbasis kota pintar atau Smart City. Rencana induk pembangunan kota pintar ini disusun berdasarkan tantangan serta potensi masing-masing wilayah sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Harapannya, Gerakan Menuju Smart City dapat menciptakan momentum percepatan pembangunan Smart City di seluruh penjuru Indonesia. Dengan begitu, cita-cita untuk meningkatkan taraf hidup seluruh rakyat Indonesia pun akan cepat terwujud. Ditambahkannya penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang efektif untuk mendukung implementasi Smart Government yang juga harus didukung dengan penguatan kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi antar instansi pemerintah dalam satu sistem yang terintegrasi untuk mewujudkan Smart City yang dapat menjawab zaman dan mencapai tujuan demi terselenggaranya pemerintahan dan pembangunan secara efektif, efisien, dan inovatif serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Khusus penerapan Smart City di Kota Kupang ditargetkan selesai pada tahun 2029 yang diharapkan mampu menyejahterakan masyarakat. Hal ini sesuai dengan visi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yaitu mewujudkan Kota Kupang yang Nyaman, Bebas dari KKN, Kota Layak Huni dan Kota Cerdas. Sasaran utama smart city adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat meliputi pembangunan infrastruktur, tata kelola lingkungan pelayanan publik dan lainnya.

Untuk diketahui Gerakan Menuju Smart City sudah dilakukan pada 2017-2019 dengan membimbing 100 kota/kabupaten terpilih. Kota Kupang pada tahun 2019 terpilih sebagai salah satu kota dari 165 kota yang masuk dalam daftar smart city. Pada pelaksanaan 2021, gerakan ini memfokuskan pada tema pariwisata yang sejalan dengan program pemerintah terkait Kawasan Wisata Prioritas. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

DWP Kota Kupang Selenggarakan Puncak Perayaan HUT Ke-22

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang menggelar rangkaian puncak HUT ke-22 DWP dengan tema Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM, di Aula Rujab Sekda Kota Kupang, Sabtu (11/12/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., sekaligus menutup rangkaian acara HUT ke-22 DWP tingkat Kota Kupang yang telah dilaksanakan sejak tanggal 12 November 2021.

Dalam sambutan Ketua Umum DWP Ny. Erni Tjahjo Kumolo, yang disampaikan oleh Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay – Pellokila, S.TP., bahwa saat ini merupakan momentum untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan. Tema HUT DWP ke-22 ini juga untuk memastikan bahwa program-program kerja DWP saat ini dan ke depannya, senantiasa berorientasi untuk mewujudkan kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat melalui pendidikan ekonomi dan sosial budaya.

Tujuan tema  mengenai ketahanan perempuan Indonesia ini juga untuk meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha UMKM khususnya ibu-ibu DWP dalam mempertahankan usaha di masa Pandemi COVID-19. Di tengah Pandemi COVID-19 yang telah melanda dunia termasuk di Indonesia dua tahun ini, tidak hanya berdampak pada lini kesehatan juga dampak ekonomi. Maka melalui HUT DWP ini, mengajak khususnya ibu DWP untuk tetap bangkit dengan menjaga kesehatan mental dan bangkitkan bisnis UMKM.

Selanjutnya Sekda Kota Kupang dalam sambutannya mengatakan peristiwa ini merupakan momen penting bagi DWP, sebagai suatu institusi yang mewadahi istri-istri dari PNS di lingkungan instansi pemerintah dalam keikutsertaannya mewujudkan visi dan misi pembangunan “Terwujudnya Kota Kupang Yang Layak Huni, Cerdas, Mandiri dan Sejahtera Dengan Tata Kelola Bebas KKN”, khususnya dalam melakukan pembinaan terhadap istri-istri PNS pada berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.

Dalam tugasnya mendukung peran suami dalam menjalankan tugas sebagai PNS, Dharma Wanita dituntut untuk mampu berkolaborasi dan berinovasi menciptakan peluang dan kesempatan agar menjadi organisasi yang berdaya guna serta berhasil guna di tengah masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih karena di tengah keterbatasan, Dharma Wanita mampu menciptakan perayaan ulang tahun dalam suasana berbeda dengan berbagai kegiatan serta perlombaan untuk memacu semangat para anggota dan ASN di Kota Kupang. Semoga dengan inovasi oleh para anggota dapat mendukung semangat kerja suami di lingkungan pemerintah di tengah masa pandemi covid 19 saat ini,” ungkap Sekda.

Tak lupa Sekda berpesan agar DWP Kota Kupang dapat berkolaborasi dengan TP PKK Kota Kupang untuk membantu upaya pengurangan angka gizi buruk di Kota Kupang. Selain itu DWP Kota Kupang juga diminta perhatian terhadap upaya pencegahan penyebaran penyakit dengan mengajak seluruh anggota keluarga dan masyarakat di lingkungannya untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Sesuai laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia HUT ke-22 DWP tingkat Kota Kupang, Ny. Anika Sain Bisinglasi, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan antar anggota DWP dan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai pihak serta meningkatkan kepedulian sosial.

Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain ; pembukaan, bazar makanan, bazar emas dan pencanangan penanaman tanaman lidah mertua pada 12 November 2021, Lomba Solo antar unsur pelaksana pada 19 November 2021, penanaman lidah mertua di depam RS Advent Naikoten 1 dan Hyperstore Kampung Baru pada 1 Desember 2021, berbagi kasih dengan Panti Asuhan At Tin Namosain, Panti Asuhan Kristen GMIT 221 Oeba, Panti Asuhan Alma dan Lapas Anak Klas II Penfui pada 3 Desember 2021 serta berbagi kasih dengan ODGJ dan Orang Tidak Mampu dan Pemulung pada TPA Alak pada 4 Desember 2021.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan Kue Ulang Tahun oleh Ketua DWP Kota Kupang, penyerahan hadiah lomba serta persembahan lagu oleh anggota DWP Kota Kupang. Turut hadir para Staf Ahli Wali Kota Kupang, Para Asisten Sekda Kota Kupang, Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, Para Camat se-Kota Kupang, Ketua DWP Kabupaten Kupang, Ny. Ruthchek Laha Dethan, perwakilan DWP Provinsi NTT serta para unsur pelaksana DWP Kota Kupang. (*PKP_chr/NA)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

Tingkatkan Rasa Persaudaraan, KB MANA TTS Selenggarakan Natal Bersama

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka meningkatkan rasa persaudaraan sesama anggota, Keluarga Besar Mafutus Na’Baef (KB MANA) Kabupaten Timor Tengah Selatan yang berada di Kota Kupang menyelenggarakan Acara Natal Bersama, pada Minggu (12/12/2021). Hal ini tersirat dengan jelas dalam sub tema yang diusung dalam kegiatan Natal bersama ini yaitu “Dengan Natal Bersama Keluarga Besar Mafutus Na’Baef Kita Mempererat Tali Persaudaraan Mafutus Na’Baef dan Bangkit Dari Masalah Kehidupan Akibat Covid-19”. Sementara itu Tema Natal nya adalah “Cinta Kasih Kristus Yang Menggerakkan Persaudaraan”.

Natal yang berlangsung penuh penghayatan dan rasa persaudaraan ini diikuti oleh seluruh Badan Pengurus dan Anggota KB MANA TTS beserta keluarga, dan dipimpin oleh Majelis dari GMIT Ora ET Labora Nasipanaf.
KB. MANA Kota Kupang merupakan suatu wadah persaudaraan yang mengumpulkan Warga asli Kabupaten TTS yang saat ini berdomisili di Kota Kupang.
Acara pembakaran lilin dalam Natal bersama KB. MANA Kota Kupang yang berlangsung di Kelurahan Penfui Kota Kupang, Minggu (12/12/2021)
Dalam Acara Natal bersama ini juga diisi dengan Acara pembakaran lilin di pohon Natal dan acara tukaran kado untuk anak-anak dan dan keluarga yang merupakan anggota KB. MANA.
Ketua KB. MANA Kota Kupang, Yusuf Aoetpah, S.Pd, saat ditemui Media ini mengatakan dirinya mengharapkan kedepannya apa yang sudah dialami di tahun 2021 dapat dijadikan pengalaman berharga untuk menjalani tahun 2022.
“Dalam merajut kebersamaan dan persaudaraan tanpa adanya Landasan Sang Juruselamat semuanya akan sia-sia,” tutur Yusuf.
Ketua dan Penasehat KB. MANA Kota Kupang saat foto bersama dengan Majelis GMIT Ora ET Labora Nasipanaf, Minggu (12/12/2021).
Pada kesempatan ini dirinya juga mengharapkan agar lewat acara Natal Bersama ini dapat lebih meningkatkan rasa persaudaraan dan solidaritas sesama Anggota KB. MANA TTS yang berdomisili di Kota Kupang.
Dirinya juga memberikan apresiasi kepada segenap warga yang sudah membantu kelancaran dan kesuksesan acara Natal 2021 ini yang walaupun bukan anggota KB. MANA.
“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang besar kepada warga kota Kupang yang sudah turut serta membantu dan berpartisipasi guna mensukseskan kegiatan Natal Bersama yang diselenggarakan KB. MANA TTS ini,” ungkap Yusuf.
Dia menambahkan jumlah anggota KB. MANA Kota Kupang yang tercatat sampai dengan saat ini yakni sudah mencapai 83 jiwa dan belum lama ini Pengurus KB MANA juga sudah menyelenggarakan pendaftaran anggota baru dan apabila digabungkan secara keseluruhan jumlah anggota KB. MANA yang baru dan digabungkan dengan yang lama keseluruhan nya adalah berjumlah sebanyak 105 orang.
Ditempat yang sama, salah seorang Penasehat KB MANA TTS Simon Aoetpah mengatakan dirinya mengharapkan kedepannya KB. MANA berjalan lebih baik lagi dari sekarang, dan rasa persaudaraan, kekerabatan serta solidaritas dapat semakin lebih tinggi.
Dirinya juga memberikan apresiasi dan rasa terimakasih yang besar atas bergabung nya anggota baru KB. MANA Kota Kupang.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan niat baik dari warga Kota Kupang yang berasal dari Kabupaten TTS yang sudah memiliki inisiatif untuk bergabung dengan kami di KB. MANA Kota Kupang, dan semoga dengan acara Natal bersama ini dapat  menjadi sarana untuk mendekatkan anggota baru dam lama KB. MANA Kota Kupang itu sendiri,”.
Untuk diketahui dalam acara Natal bersama ini juga aktif menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yakni para undangan yang hadir aktif menggunakan masker dan mencuci tangan. (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Satpol PP Kota Kupang Gelar Pelatihan Bagi Satlinmas, Guna Optimalisasi Peran Dalam Masyarakat

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kupang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) tahun 2021 bertempat di Aula Kantor Satpol PP Kota Kupang, Rabu (08/12/2021).

Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., didampingi Kepala Satpol PP Kota Kupang, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si dan Narasumber yang berasal dari pejabat pada Satpol PP Kota Kupang dan BPBD Kota Kupang serta para Camat dan Lurah se-Kota Kupang. Peserta kegiatan merupakan para anggota satlinmas dari 51 kelurahan di Kota Kupang.

Wali Kota Kupang dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu wadah untuk pertemuan yang baik antar anggota linmas yang telah membantu pemerintah dalam menjaga dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di tingkat kelurahan. Wali Kota memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para anggota linmas atas perjuangan dan dedikasi yang telah diberikan demi kenyamanan dalam lingkungan masyarakat

“Anggota satlinmas merupakan garda terdepan yang mengetahui permasalahan dan keadaan yang ada di kelurahan tersebut. Oleh karena itu kita sangat bangga atas kerja keras dari anggota linmas dalam membantu masyarakat di kelurahan masing-masing,” ungkap Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota menyampaikan bahwa tahun ini sedang diperjuangkan agar dapat penambahan sedikit anggaran untuk kesejahteraan para anggota linmas di tahun yang akan datang. Apresiasi juga diberikan kepada Kasat Pol PP Kota Kupang yang memiliki pemikiran dalam meningkatkan kesejahteraan anggota satlinmas yang telah disampaikan untuk dianggarkan oleh Pemerintah Kota Kupang.

Wali Kota berharap agar para Lurah dan anggota Satlinmas dapat membantu menyampaikan program-program yang dicanangkan oleh pemerintah antara lain program vaksinasi, mengingat pandemi covid 19 yang belum berakhir dan masih terdapat masyarakat yang mengikuti program vaksinasi tersebut. Tak lupa Wali Kota juga mengimbau linmas untuk memberikan informasi kepada masyarakat untuk menanam pohon di lingkungan masing-masing, karena dengan tanam pohon Kota Kupang ke depan menjadi hijau dan sejuk agar nyaman untuk ditinggal.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini bertujuan untuk mengoptimalisasi keberadaan linmas di tengah-tengah masyarakat pada situasi Pandemi Covid-19. Linmas diharapkan mampu melakukan pendekatan yang persuasif, edukatif dan parsitipatif dalam masyarakat.

Salah satu tugas pokok dan fungsi linmas saat penanggulangan bencana harus mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Satuan Linmas dapat menjadi pelopor dan penggerak pengamanan swakarsa di tengah-tengah masyarakat. Linmas juga didorong untuk membaur dengan kelompok-kelompok masyarakat guna menciptakan situasi tertib, tenteram dan aman di wilayah kelurahan. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang