Arsip Tag: Kota Kupang

Jelang Natal Penjabat Wali Kota Kupang Rutin Sidak Pasar

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S.H. bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Kupang (TPID) berupaya keras mengendalikan harga pasar menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar dan distributor secara rutin dilakukan untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan stok. Selasa (6/12/2022), bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah dan stakeholder terkait, Penjabat Wali Kota melakukan pemantauan di Pasar Oebobo, pabrik tahu dan distributor telur. Turut mendampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang, Ramly K. T. Kusumo, SP., M.AP, Asisten Manager Perencanaan Operasional dan Data Pangan Bulog NTT, Norin Samma, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega, S.H.

Pemantauan berawal dari Pasar Oebobo, Kelurahan Fatululi, di mana Penjabat Wali Kota berkesempatan menyapa langsung para pedagang sambil menanyakan harga bahan makanan seperti daging ayam, bawang dan tomat. Dari hasil pemantauan ditemukan kenaikan harga barang hingga Rp 5 ribu rupiah. Kenaikan harga diakibatkan stok yang berkurang dan adanya kenaikan biaya pengangkutan barang dari produsen ke pasar.

Selanjutnya Penjabat Wali Kota bersama rombongan sempat singgah di Pabrik Tahu Pink Jaya, Kelurahan Oebufu. Pemilik pabrik yang ditemui mengakui ada kenaikan harga tahu akibat kenaikan harga kacang kedelai impor, dari semula Rp 400 ribu/karung (isi 50 kg) naik bertahap Rp 25 ribu setiap bulan hingga sekarang mencapai Rp 700 ribu/karung.

Pemantauan berakhir di gudang distributor telur milik H. Muhammad, M.S. di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM). Oleh distributor dijelaskan bahwa telur saat ini mereka jual dengan harga Rp 60 ribu/papan. Dikawatirkan akan mengalami kenaikan harga, karena permintaan menjelang Natal akan tinggi sementara stok terbatas.

Dalam rapat evaluasi yang dilaksanakan usai melakukan pemantauan, Penjabat Wali Kota menegaskan menjelang Natal, sidak pasar perlu secara rutin dilakukan bersama stakeholder terkait termasuk TNI dan Polri untuk turut mengawasi, guna mencegah kenaikan harga yang tidak terkendali dan merugikan masyarakat. Yang perlu mendapat perhatian serius adalah komoditi yang didatangkan dari luar daerah, seperti telur, daging ayam dan beras. Petugas lapangan harus turun setiap hari memantau perkembangan harga barang di pasar. Pemantauan juga menurutnya penting untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan harga sehingga dapat diintervensi. Apakah karena soal stok di distributor yang terbatas, atau kah karena kenaikan biaya pengangkutan barang dari produsen hingga ke pasar. Penjabat juga minta dukungan Bulog perlu bekerja sama dengan para distributor dan pengecer untuk membantu mengendalikan harga barang kebutuhan pokok lewat operasi pasar.

George juga menyinggung peluang kerja sama Pemkot Kupang dengan Bulog yang dapat berperan sebagai distributor penyalur sebagai tindak lanjut kesepakatan kerja sama yang baru disepakati dengan Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur dan Kabupaten Bangli, Bali, khusus soal pasokan telur.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang, Ramly K. T. Kusumo, S.P. M.AP. pada kesempatan yang sama menyampaikan fenomena kenaikan harga barang kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan sudah biasa terjadi. Senada dengan Penjabat Wali Kota menurutnya yang perlu dilakukan saat ini adalah fokus pada komoditas yang naik harga, dengan memastikan ketersediaan stok yang didatangkan dari luar, serta menjalin kerja sama dengan daerah luar sebagai pemasok, sehingga paling lambat 1 minggu sebelum Natal harga barang di pasar sudah terkendali. Diakuinya, perlu ada upaya yang lebih keras untuk memastikan stok telur aman menjelang Natal.

Sementara itu, Asisten Manager Perencanaan Operasional dan Data Pangan Bulog NTT, Norin Samma memastikan Bulog NTT siap mendukung upaya Pemkot Kupang dan siap untuk membahas lebih lanjut rencana kerja sama tersebut. Menurutnya yang perlu menjadi perhatian serius saat ini untuk pengendalian harga adalah bagaimana memastikan barang kebutuhan pokok yang dipasok dari luar bisa cepat sampai di Kupang sehingga stok tetap aman. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Pemkot Kupang Perkenalkan Pengembangan Aplikasi Sodamolek dan Aplikasi Si Pejuang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Pemerintah Kota Kupang memperkenalkan pengembangan Aplikasi Sodamolek dan Aplikasi Si Pejuang (Sistem Informasi Persetujuan Ruang) yang berkaitan dengan pelayanan publik kepada masyarakat Kota Kupang. Sosialisasi berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Selasa (6/12/2022) disaksikan langsung oleh Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT , Drs. Aba Maulaka, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Kepala BAPPEDA Kota Kupang, para camat, perwakilan mitra Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang serta insan pers.

Aplikasi Sodamolek dan Aplikasi Si Pejuang merupakan rancangan proyek perubahan dari utusan tugas Pemerintah Kota Kupang yaitu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, SH dan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP, MM, yang dimentori oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang. Proyek perubahan tersebut mengambil tindakan pengembangan aplikasi terkait perizinan di Kota Kupang yang dapat digunakan untuk mempermudah pelaksanaan pelayanan publik yang nantinya bisa diakses oleh masyarakat Kota Kupang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, SH, dalam penjelasannya menyampaikan pengembangan aplikasi Sodamolek dan Si Pejuang merupakan bagian dari teknologi informasi yang juga menjadi bagian dari organisasi pembelajaran yang adaptif dengan kebutuhan publik. Dasar dari proyek perubahan pengembangan kedua aplikasi tersebut merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Yang Berbasis Elektronik serta Perwali Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Rencana Induk SPBE Lingkup Pemerintah Kota, yang basisnya yaitu pada integrasi tersistem dan kerja kolaboratif. Kedua inovasi tersebut diharapkan juga akan terintegrasi sehingga ke depannya akan menjadi virtual front office bagi pelayanan publik di Kota Kupang secara menyeluruh dan terintegrasi.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP, MM, menambahkan kehadiran Aplikasi Si Pejuang merupakan jawaban atas kesulitan masyarakat dalam pengurusan PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) yang outputnya sampai pada PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) disesuaikan dengan tata ruang yang ada di Kota Kupang. Dalam aplikasi Si Pejuang, masyarakat dapat memantau sejauh mana dokumen melewati tahapan pengusulan hingga tahap akhir proses verifikasi terkait PKKPR dan PBG yang mana dalam aplikasi tersebut melibatkan Kantor Pertanahan dan Dinas Pekerjaan Umum yang membidangi tata ruang di Kota Kupang sehingga penyesuaian tata ruang akan langsung diadaptasi oleh aplikasi.

Sedangkan tentang pengembangan aplikasi sodamolek, Andre menjelaskan berasal dari bahasa Rote yang memiliki arti ‘salam sejahtera”. Sodamolek dalam konteks transformasi budaya berkaitan dengan komitmen pemberian pelayanan dan komitmen menyejahterakan masyarakat. Sodamolek sendiri telah mencapai kompetisi inovasi pelayanan publik top 40 dan Indonesia inovation award tahun 2019. Sodamolek terbaru yang telah dikembangkan memberikan akses layanan baru yaitu untuk fitur administrasi publik, fitur untuk sistem informasi manajemen puskesmas fitur pemantauan harga pasar untuk membantu pemerintah dalam mengetahui laju inflasi yang terjadi di Kota Kupang serta fitur tambahan laporan penanganan sampah dan keamanan yang terkoneksi langsung dengan stakeholder terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Kepolisian, serta fitur tambahan untuk Brigade Kupang Sehat dan pemadam kebakaran. Aplikasi sodamolek yang baru dikembangkan juga menyediakan fitur layanan laporan 15 menit sebelum dan sesudah berkantor, terkait dengan aktivitas pembersihan oleh seluruh pegawai pemerintah Kota Kupang yang selanjutnya semua perangkat daerah akan diberikan user untuk dapat mengakses penggunaan aplikasi pengembangan sodamolek yang baru untuk dapat melakukan penginputan.

Penjabat Walikota Kota Kupang George Melkinus Hadjoh,SH, yang turut mengikuti sosialisasi kedua aplikasi tersebut minta agar sebelum aplikasi tersebut dilaunching, harus dimulai dengan sosialisasi bahwa pemerintah akan memiliki aplikasi yang bisa menjawab berbagai macam kepentingan masyarakat yang berkaitan dengan pelayanan publik. Menurutnya sebelum melaunching pengembangan aplikasi Sodamolek dan aplikasi Si Pejuang juga perlu dilihat sejumlah hal penting yang perlu untuk menjadi perhatian terkait penggunaan dua aplikasi tersebut agar mengintegrasikan secara sistematis yaitu data inflasi, pelayanan publik, data stunting, sistem informasi kesehatan dan hal-hal penting lainnya yang menjadi masukan untuk segera diperbaiki dan integrasikan. Masukan-masukan yang didapatkan dalam sosialisasi bertujuan untuk memperkaya sistim aplikasi Sodamolek dan aplikasi Si Pejuang. Apa yang dilaksanakan hari ini masih dalam tahapan menghimpun input atau masukan sebagai bahan evaluasi, sehingga pada saat dilaunching dua aplikasi tersebut sudah bisa menjawab kebutuhan-kebutuhan walaupun tidak secara menyeluruh kebutuhan tersebut terakomodir, namun aplikasi tersebut dapat untuk membantu kebutuhan dan kepentingan masyarakat dalam peningkatan pelayanan publik tertentu pada kantor pelayanan publik milik pemerintah menjadi lebih inovatif dan efisien.

“Ini kita belum launching. Ini bagian dari upaya memperkenalkan dan juga menyampaikan informasi bahwa ke depan nanti Pemerintah Kota Kupang memiliki satu sistem yang bisa diakses oleh masyarakat Kota Kupang, dibantu oleh teman-teman mitra untuk bagaimana segala macam kebutuhan pelayanan publik, pelayanan kesehatan, pelayanan administrasi pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan dapat diakses secara cepat di sini dan langsung di aplikasi ini,” ungkapnya. Menurutnya ini bagian dari proses, sehingga masukan dari pihak lain yang ada ini akan memperkaya sistem ini, lalu dibuat sedemikian rupa sehingga terhubung dengan seluruh hotel, restoran, rumah makan serta apapun yang ada hubungannya dengan pajak dan retribusi akan bisa terpantau.

Lebih lanjut dikatakan sebagai media kerja, maka pengembangan aplikasi sodamolek dan Si Pejuang masih perlu uji publik berulang-ulang. Karena untuk menjadi satu sistem aplikasi pemerintah, aplikasi harus mampu mengakomodir berbagai macam kepentingan yang dikehendaki oleh masyarakat sehingga jika diperlukan maka harus juga dilibatkan pakar informatika, pakar ekonomi supaya memberikan input dan bisa mendesain sistem tersebut, sehingga benar-benar bisa dipakai dan mampu mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat secara terkini. George menambahkan diperlukan motivasi dan itikad baik untuk mendukung pengembangan sistem aplikasi Sodamolek dan aplikasi Si Pejuang sehingga bisa mengakomodir berbagai pekerjaan penting termasuk upaya penyelesaian masalah persampahan di berbagai lokasi di Kota Kupang, yang memungkinkan untuk bisa diakses dalam aplikasi agar cepat mendapat penangan oleh Pemerintah Kota Kupang melalui dinas terkait. (*PKP_rdp)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Meriahkan HUT Pos Kupang dan Dharma Wanita, Sekda Buka Lomba Menggambar dan Mewarnai

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, membuka kegiatan Lomba Menggambar dan Mewarnai untuk siswa-siswi TK dan SD se-Kota Kupang dalam rangka HUT Pos Kupang Ke-30 dan HUT Dharma Wanita ke-23. Lomba yang diikuti oleh ribuan anak itu berlangsung di GOR Oepoi, Sabtu (03/12/2022).

Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan PT. Timor Media Grafika, Margaretha Iin Wahyuningrum, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi NTT, Ny. Narwasty Danga Hinda, Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay – Pellokilla.

Dalam sambutannya Sekda menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Kupang saya ingin mengucapkan selamat dan proficiat kepada Harian Umum Pos Kupang yang pada tanggal 1 desember kemarin merayakan ulang tahun yang ke-30.

Dia berharap di usia yang ke-30 ini Pos Kupang terus konsisten dengan visinya untuk menyajikan informasi terbaik dan benar serta fokus mencerdaskan masyarakat, membuka isolasi berpikir dan menjadi kontrol sosial masyarakat terhadap pemerintah.

Sekda juga berharap Pos Kupang yang saat ini sudah mampu bersaing dalam era digital dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk menyajikan informasi dengan cepat dan akurat bisa menjangkau semua kalangan, termasuk anak-anak generasi penerus bangsa.

Kegiatan lomba mewarnai dan menggambar ini menurutnya menjadi bukti bahwa Pos Kupang tidak hanya fokus dengan penyajian data dan informasi, tapi juga memiliki tanggung jawab moril untuk berperan serta mencerdaskan generasi bangsa yang kreatif dan berkarakter.

Pada kesempatan yang sama Sekda juga mengucapkan selamat Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-23. Menurutnya momentum ini bertujuan mengingatkan ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan, bahwa mereka tidak hanya sekedar sebagai pendamping suami, pendidik dan pendamping anak-anak tapi juga perlu meningkatkan perannya untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan di daerah ini, sesuai bidang dan keterampilannya masing-masing.

Ketua Panitia Lomba Menggambar dan Mewarnai, Sari Novita Safur menyampaikan jumlah peserta lomba seluruhnya 1600 anak. Peserta dibagi dalam tiga kelompok, yaitu kelompok TK/PAUD, kelompok SD Kelas 1-3, dan kelompok SD kelas IV –kelas VI. (*PKP_ans/NA)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

Penjabat Wali Kota Kupang Berkantor di Manutapen, Warga Minta Perbaiki Jalan Rusak

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Warga Kelurahan Manutapen minta Pemerintah Kota Kupang segera memperbaiki jalan di wilayah mereka yang rusak akibat pekerjaan pemasangan pipa SPAM Kali Dendeng. Permintaan tersebut disampaikan Ketua LPM Kelurahan Manutapen, Semuel Hauteas, saat Penjabat Wali Kota Kupang berkantor di Kelurahan Manutapen, Kamis (02/12/2022).

Hadir mendampingi Penjabat Wali Kota Kupang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, SH, para Staf Ahli Wali Kota Kupang, para Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Kota Kupang, Camat Alak dan para lurah sekecamatan Alak, beserta tokoh masyarakat setempat.

Menanggapi permintaan tersebut, Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH langsung minta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang untuk segera membangun koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti kontraktor SPAM Kali Dendeng dan Balai Jalan untuk melihat persoalan ini secara serius. Dia mengakui hingga saat ini infrastruktur publik seperti jalan dan drainase di sejumlah kelurahan belum memadai. Ada yang rusak karena adanya penggalian untuk pemasangan pipa, sebagian butuh peningkatan kapasitas jalan dan sebagian lagi perlu dibangun baru.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini Kota Kupang juga masih memiliki persoalan tentang tingkat kesadaran masyarakat yang masih tergolong rendah dengan buang sampah sembarang. Perilaku ini menurutnya menjadi fenomena yang perlu mendapat solusi agar kota kita jauh lebih baik dari waktu ke waktu. Tidak disadari bahwa perilaku buang sampah sembarang menjadi salah satu penyebab adanya genangan air yang cukup banyak di beberapa tempat pada saat intensitas hujan cukup tinggi sebagai akibat dari tersumbatnya saluran drainase, yang pada suatu saat bakal menjadi sarang penyakit yang membahayakan warga.

Pada kesempatan yang sama Penjabat Wali Kota Kupang menyampaikan beberapa hal terkait dengan program Pemerintah Kota ke depan, antara lain penanaman sorgum, kelor, budidaya perikanan air tawar, ternak ayam pedaging dan ayam petelur di tanah milik Pemkot dan masyarakat yang telah dimulai beberapa waktu lalu. George juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan setiap lahan pekarangan rumahnya dengan mengembangkan pertanian hortikultura (cabai, tomat dan sayur-mayur) sebagai sebuah gerakan bersama. Menurutnya ini penting dilakukan agar mampu menekan laju inflasi sekaligus siap menghadapi isu resesi ekonomi tahun depan.

Kepada para pimpinan perangkat daerah, Penjabat Wali Kota menegaskan agar setiap usulan masyarakat yang disampaikan segera disikapi dengan melihat urgensi persoalannya. “Jika bisa ditangani segera maka langsung diselesaikan tidak perlu ditunda-tunda. Sedangkan untuk usulan yang membutuhkan biaya besar dicatat oleh masing-masing dinas kemudian diusulkan pada pembahasan anggaran berikut,” tegasnya.

Sementara itu pada saat yang sama Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang, Maxi Dethan menjelaskan bahwa telah ada pertemuan koordinasi antara PUPR Kota Kupang, Balai Jalan serta Pemerintah Provinsi NTT. Koordinasi para pihak tersebut telah disepakati untuk membagi kewenangan dalam menyelesaikan beberapa hal sekaligus antara lain jalan dan drainase. “Kami telah menyepakati untuk membagi kewenangan, apa yang menjadi kewenangan Provinsi akan diselesaikan oleh Provinsi, begitu juga Pemkot dan Balai Jalan akan menyelesaikan persoalannya masing-masing sesuai kewenangannya. Sedangkan yang menjadi kewenangan kota, akan segera dilakukan survei oleh PUPR Kota Kupang bersama pemerintah kelurahan,” ungkapnya.

Selain perbaikan infrastruktur jalan dalam pertemuan tersebut sejumlah usulan lain disampaikan oleh ketua LPM Kelurahan Manutapen, sebagai rangkuman hasil rapat bersama dengan perangkat RT dan RW setempat, antara lain terkait pelayanan instalasi air bersih pipa PDAM (SPAM Kali Dendeng), koordinasi dengan Pemprov NTT berkaitan dengan Kawasan Kehutanan RI yang telah ditempati oleh masyarakat. Warga juga minta Pemkot Kupang memperhatikan kesempatan kerja bagi pemuda Kelurahan Manutapen di PDAM pasca berakhirnya pembangunan proyek SPAM tersebut, lampu penerangan jalan, TPS, tembok penahan jalan di RT 03 dan 16, jalan setapak, pertanian hidroponik memanfaatkan embung yang sudah ada serta bedah rumah tidak layak huni bagi masyarakat. (*PKP_jms/NA)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

Penjabat Wali Kota Kupang Terima Kunker Komisi I DPRD TTU

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, menerima kunjungan kerja Ketua dan para Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Pertemuan berlangsung di ruang rapat Penjabat Wali Kota Kupang, Kamis (01/12/2022).

Rombongan Komisi I DPRD TTU dipimpin oleh Ketua Komisi I, Hilarius Ato, SE. Turut mendampingi Penjabat Wali Kota Kupang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si beserta jajaran.

Ketua Komisi I DPRD TTU, Hilarius Ato, SE, menjelaskan tujuan kunjungan kerja mereka kali ini adalah untuk mempelajari sejauh mana Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang menegakkan Perda di Kota Kupang. Diakuinya meskipun wilayah Kota Kupang terbilang kecil namun jumlah penduduk yang padat dan majemuk tentunya membutuhkan pola yang tepat dalam menegakan perda. Sebagai mitra Satpol PP, Komisi I menurutnya perlu belajar dari Satpol PP Kota Kupang yang sudah cukup sukses dalam menegakan perda.

Selain di Satpol PP, mereka juga berencana melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPRD Kota Kupang, khususnya di Bagian Risalah dan Persidangan. Diakuinya selama ini untuk proses perekaman risalah persidangan di DPRD TTU masih dilakukan secara manual, yang kurang efektif. Karena itu dalam kunjungan kali ini mereka ingin mempelajari metode ataupun teknologi yang digunakan oleh Setwan Kota Kupang untuk risalah persidangan.

Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, menyambut baik kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten TTU. Mengenai penegakan Perda oleh Satpol PP menurutnya perlu ada komitmen dan tidak boleh ada negosiasi atau tawar menawar. Ditambahkannya, dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak Perda, para anggota Satpol PP harus memiliki keberanian. Selain itu mereka juga perlu membekali diri dengan kecerdasan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Mantan atlet Kempo itu juga menambahkan, anggota Satpol PP harus memiliki kondisi fisik yang sehat dan bugar, karena itu harus secara rutin dilakukan upgrade untuk mengoptimalkan peran para pegawai yang masih muda. Satpol PP juga menurutnya harus memberi respons yang lebih cepat terhadap keluhan atau pengaduan masyarakat, serta secara aktif melakukan penertiban di pasar dan pada para pedagang kaki lima yang menggunakan trotoar untuk berjualan.

Pada kesempatan yang sama, George juga memaparkan tentang komitmennya sejak awal menjabat yakni menjadikan Kota Kupang sebagai salah satu kota terbersih di Indonesia dan kota yang bebas dari sampah plastik. Diakuinya bersama seluruh ASN setiap hari gencar memotivasi warga untuk selalu menjaga kebersihan kota.

Dia juga menyinggung tentang upaya Gubernur NTT, Victor B. Laiskodat untuk membangun free trade zone di wilayah perbatasan antara Indonesia dan RDTL, khususnya wilayah Wini yang masuk dalam Kabupaten TTU dengan wilayah Oekusi, RDTL. Menurutnya warga TTU perlu mempersiapkan diri agar tidak menjadi penonton saat free trade zone berlaku. Pemerintah Kota Kupang menurutnya siap menawarkan kemungkinan-kemungkinan peluang kerja sama dengan Pemkab TTU. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Penjabat Wali Kota Ajak Grab Terlibat Tangani Stunting di Kota Kupang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, mengajak Grab dan perusahaan jasa transportasi online lainnya yang beroperasi di Kota Kupang untuk mendukung upaya pemerintah menekan angka stunting di Kota Kupang. Permintaan tersebut disampaikan saat menerima audiens sejumlah petinggi Grab di Wilayah Nusa Tenggara, di ruang kerjanya, Kamis (01/12/2022).

Hadir dalam pertemuan ini Head of Business Development Grab Bali Nusra, Ratni Mulyana Nelwan, Manager of Business Development Bali Nusra, Florentina Anggika, Public affairs manager territory East Indonesia, Andi Faramuli Aswari dan City Manager Nusa Tenggara, Aditya Wiwekananda. Turut mendampingi Penjabat Wali Kota Kupang, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji, SSTP, M.Si.

Menurut George bentuk dukungan Grab bisa berupa jasa antar jemput barang atau bantuan sosial kepada keluarga bayi stunting di wilayah Kota Kupang. Diakuinya saat ini Pemkot Kupang tengah gencar berupaya menekan angka stunting sesuai arahan Presiden hingga 14 persen. Grab dengan keunggulan aplikasinya yang menjangkau seluruh wilayah Kota Kupang dipercaya dapat membantu pemerintah terutama dalam hal distribusi bantuan. Dia berharap kerja sama tersebut bisa dikolaborasikan dengan stakeholder terkait lainnya termasuk dengan UMKM. Selain untuk penanganan stunting, menurut George, Grab juga bisa berperan mendukung Pemkot Kupang dalam upaya menjaga kebersihan kota. Para pengemudi grab diminta untuk ikut mensosialisasikan kepada para penumpang atau pengguna jasa agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi dari atas kendaraan.

Dia berencana dalam waktu dekat akan memberikan kesempatan kepada pihak Grab untuk mensosialisasikan program atau fitur-fitur layanannya kepada seluruh pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang serta pihak terkait termasuk pelaku UMKM. Selain untuk membiasakan para pegawai dengan digitalisasi, dia berharap produk-produk layanan dari Grab bisa dimanfaatkan untuk mendukung program-program kerja perangkat daerah serta usaha para pelaku UMKM.

Head of Business Development Grab Bali Nusra, Ratni Mulyana Nelwan, mengakui kunjungan mereka hari ini selain untuk memperkenalkan diri, juga sekaligus menawarkan kemungkinan kerja sama yang bisa dilakukan Grab untuk mendukung program kerja Pemerintah Kota Kupang. Dia mengapresiasi dan menyambut baik rencana Penjabat Wali Kota Kupang yang akan mempertemukan mereka dengan para pimpinan perangkat daerah dan pelaku UMKM di Kota Kupang. Pihak Grab menurutnya siap mendukung penuh program Pemkot Kupang melalui sejumlah program layanannya. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Pemkot Kupang Raih Penghargaan Mitra Pengendalian Inflasi Terkolaboratif BI NTT 2022

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Penjabat Wali Kota Kupang, George Melkianus Hadjoh, S.H. menghadiri acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia dan Temu Responden 2022, hari ini, Rabu, (30/11/2022), bertempat di Auditorium Nemberala lantai III Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam acara tersebut bank Indonesia Perwakilan NTT menganugerahkan sejumlah penghargaan kepada para stakeholder/mitra maupun responden dari berbagai kategori. Dalam acara tersebut, Pemerintah Kota Kupang menerima penghargaan BI NTT 2022 sebagai pemenang dari kategori kedua, sebagai Mitra Pengendalian Inflasi Terkolaboratif Kabupaten/Kota Non Indeks Harga Konsumen (IHK) Wilayah NTT, menyisihkan 2 nominasi lainnya, yaitu Kabupaten Sikka dan Kabupaten Sumba Timur.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Johanna Lisapaly yang diterima langsung oleh Penjabat Wali Kota Kupang.

Usai menerima penghargaan tersebut, Penjabat Wali Kota Kupang mengatakan bahwa urban farming menjadi salah satu solusi pengendalian inflasi yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Kupang saat ini. “Kurang lebih seribu hektar lahan kosong di Kota Kupang sudah berhasil diidentifikasi dan siap untuk ditanami kelor, sorgum serta tanaman hortikultura. Bahkan Pemkot Kupang sudah mulai gerakan menanam di dua lahan kosong milik Pemkot di Kelurahan Naimata dan Kelurahan Naioni,” kata George.

Penjabat Wali Kota mengaku kerja pemerintah tentunya membutuhkan peran serta semua stakeholder agar bersama-sama berkolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat. Selain urban farming, seperti menanam kelor dan sorgum di sejumlah lahan kosong, menurutnya Pemkot Kupang juga sudah mulai membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemasok bahan-bahan kebutuhan pokok pemicu inflasi seperti telur dan ayam potong, yang selama ini didatangkan dari luar NTT.

“Kerja sama juga dilakukan dengan daerah-daerah lain yang ada di daratan Timor yang selama ini memasok suplai barang kebutuhan pokok warga Kota Kupang. Kami juga sudah minta Dinas Perhubungan untuk mengintervensi kenaikan harga barang akibat kenaikan biaya transportasi, dengan memberikan subsidi kepada penyedia jasa angkutan barang-barang kebutuhan dari luar Kota Kupang, seperti mobil pick up,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kupang, lanjut George, yang dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Kupang pada 22 Agustus 2022 silam, juga melakukan intervensi anggaran sebesar Rp 10 miliar pada APBD Tahun 2023 untuk penanganan inflasi dan dampak sosial bagi masyarakat. “Agar dapat mengendalikan inflasi, Pemerintah Kota Kupang telah dan akan terus melakukan langkah-langkah teknis, antara lain sidak pasar yang dilaksanakan setiap hari serta operasi pasar yang dilaksanakan masing-masing 2 kali seminggu di kelurahan dan tempat-tempat ibadah guna menekan kenaikan harga beberapa komoditas serta menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat melibatkan Tim Satgas Pangan Provinsi NTT, unsur TNI Polri, pihak Bulog, Pelindo, Pertamina dan PT Angkasa Pura,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, S. Donny H. Heatubun, dalam laporannya menyampaikan pada tahun 2022 ini, TPID Provinsi NTT dan TPID Kota Kupang terpilih menjadi salah satu nominasi TPID Provinsi dan TPID Kota Terbaik dalam seremoni TPID Awards. Dia mengapresiasi seluruh upaya extra effort dan sinergi yang telah dilakukan bersama melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota serta koordinasi seluruh stakeholder yang terlibat. Menurutnya sinergi dan kolaborasi TPID telah diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Pulau Flores dan Sumba, Gerakan Tanam Holtikultura di pekarangan rumah, pelaksanaan high level meeting secara berkala serta operasi dan sidak pasar dalam rangka menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

BI NTT 2022 merupakan ajang penghargaan yang diberikan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT kepada para stakeholder/mitra maupun responden terbaik yang telah berdedikasi dan berkontribusi nyata bersama Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT dalam memajukan perekonomian di Provinsi NTT.

Dalam acara yang mengusung tema “Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Menuju Indonesia Maju” tersebut, BI NTT menganugerahkan berbagai apresiasi tahun 2022 kepada 15 nominasi dengan 5 pemenang kategori. Kategori pertama, Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) Terbaik Wilayah Provinsi NTT tahun 2022 dimenangkan oleh PT Citra Timor. Kategori ketiga, Mitra Pengendalian Inflasi Terkolaboratif Kabupaten/Kota Non IHK Wilayah NTT Tahun 2022, dimenangkan oleh Kabupaten Nagekeo. Kategori keempat, Mitra Strategis Terkolaboratif dalam Mendukung Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah Wilayah Provinsi NTT tahun 2022, dimenangkan oleh PT BPD NTT. Kategori kelima UMKM Binaan/Mitra Terkolaboratif di wilayah Provinsi NTT Tahun 2022, dimenangkan oleh Kelompok Tani Noetnana.

Selain itu, apresiasi BI NTT 2022 juga diberikan kepada responden terbaik tahun 2022, Kategori Pertama Contact Kegiatan Liaison Terkooperatif BI Wilayah Provinsi NTT Tahun 2022 diberikan kepada Kristal Hotel Kupang. Kategori kedua, Responden Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Pedagang Besar dan Data Pasokan Terkooperatif BI Wilayah Provinsi NTT Tahun 2022 diberikan kepada PT Multi Niaga Jaya Abadi. Kategori ketiga, Responden Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Terkooperatif BI Wilayah NTT Tahun 2022 diberikan kepada PT Ramayana Lestari Sentosa. Kategori keempat, Responden Survei Penjualan Eceran (SPE) Terkooperatif BI Wilayah Provinsi NTT Tahun 2022 diberikan kepada PT Mitra Pinasthika Mustika Cabang Kupang. Kategori kelima, responden PIHPS Pedagang Eceran Terkooperatif BI Wilayah Provinsi NTT Tahun 2022 diberikan kepada Bapak Mohamad Yusuf, Toko Rizky Boga. Kategori keenam, Responden Survey Pemantauan Harga (SPH) Terkooperatif BI Wilayah Provinsi NTT Tahun 2022 diberikan kepada Ibu Waode Ayama.

Sedangkan, juara pertama peserta Pitching Proposal Bisnis Terbaik, Program BI YES (Bank Indonesia Young Entrepeneur School) Batch II tahun 2022 diberikan kepada UMKM Hyuna.id, pengembangan produk madu tanah Desa Belemana Kabupaten Alor, Ibu Paulina Alu. Juara kedua, UMKM Antique Cake, pengembangan produk kue dan coklat Kota Kupang, Ibu Raden Rara Ekawati Astuti, S.H. Juara ketiga, UMKM Sedotan Rumput, pengembangan sedotan minuman dari rumput kabupaten Alor, Bapak Benny Leonard. (*PKP_ans/nt)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Penjabat Wali Kota Kupang Serahkan SK P3K dan Satyalancana Karya Satya di Momen Ulang Tahun KORPRI

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Pemerintah Kota Kupang menggelar upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 51 Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI), bertempat di lapangan upacara kantor Wali Kota Kupang, Selasa (29/11/2022). Bertindak selaku Inspektur dalam upacara tersebut, Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S.H., dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Kupang, Para Staf Ahli Wali Kota, Para Asisten Sekda, Para Pimpinan Perangkat Daerah, Para Camat dan Lurah serta seluruh ASN lingkup pemerintah Kota Kupang.

Penjabat Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan bahwa masyarakat saat ini sangat mengharapkan kualitas layanan publik yang tinggi. Untuk memenuhi harapan masyarakat ini, setiap anggota KORPRI harus memiliki karakter dasar sebagai birokrasi yang melayani serta berkarya bagi bangsa dan negara. Spirit sebagai pelayan masyarakat harus ditanamkan kuat dalam hati sanubari dan diwujudkan menjadi pelaku yang melayani secara profesional. dengan teknologi yang semakin canggih, cara bekerja kita juga harus berubah. kecepatan merupakan faktor kunci kesuksesan dalam berkarya, yang cepat akan mengalahkan yang lambat.

Saat ini pemerintah sedang mempersiapkan diri menghadapi krisis ekonomi yang diprediksi melanda dunia pada tahun 2023 mendatang. Mendagri dalam arahannya pada rapat pengendalian inflasi daerah yang diselenggarakan secara rutin setiap hari Senin berharap agar pemerintah daerah melakukan 6 langkah konkret, di antaranya; melaksanakan operasi pasar murah, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, kerja sama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, gerakan menanam, merealisasikan Biaya Tidak Terduga (BTT), serta dukungan transportasi dari APBD. Untuk itu semua perangkat daerah diharapkan bekerja kolaborasi melakukan langkah konkret yang sudah diarahkan pemerintah pusat untuk menekan laju inflasi di Kota Kupang.

Pada kesempatan tersebut, diserahkan juga tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya secara simbolis kepada 3 orang perwakilan dengan masa bakti 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun, serta penyerahan Surat Keputusan Wali Kota Kupang tentang pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang dan Surat Perintah Melaksanakan Tugas kepada 423 orang P3K.

“Pada momen yang berbahagia ini secara resmi kita juga menyambut 423 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K), ditandai dengan penyerahan SK pengangkatan yang sudah kami tanda tangani per 1 September 2022 lalu. Atas nama Pemerintah Kota Kupang saya ingin memberikan ucapan selamat dan proficiat kepada 423 P3K yang baru bergabung. Terima kasih karena sudah mengikuti proses yang cukup panjang ini. Tentu menjadi suatu kebanggaan tersendiri, karena dari sekian banyak orang yang mendaftar saudara-saudari yang terpilih dan dinyatakan lulus,” ungkap George.

Harapannya bagi P3K agar setelah aktif di unit kerja masing-masing, mampu meningkatkan motivasi, pengetahuan dan keterampilan serta ikut membantu Pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan pelayanan di Kota Kupang.

Lebih lanjut, atas nama Presiden Republik Indonesia, Penjabat Wali Kota menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 61 PNS di lingkungan Pemerintah Kota Kupang yang telah dinilai pantas dan layak untuk mendapatkannya. Penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya merupakan suatu bentuk penghargaan Pemerintah Republik Indonesia atas kerja keras serta jasa-jasa aparatur sipil negara dalam melaksanakan tugas dengan penuh pengorbanan, kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan serta telah memenuhi syarat masa kerja secara terus menerus dan tidak terputus untuk periode 10, 20, dan 30 tahun.

”Penghargaan ini juga dimaksudkan sebagai motivasi bagi seluruh PNS untuk lebih meningkatkan pengabdian dan prestasi kerjanya sehingga keberadaan PNS sebagai abdi negara dan abdi masyarakat sungguh-sungguh berarti melalui sikap kesetiaan kepada bangsa dan negara, jujur, tertib, dan disiplin, serta mampu menjaga citra pemerintah dimata masyarakat dengan pelayanan yang prima,”

Di akhir sambutannya Penjabat Wali Kota kembali berpesan kepada seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kota Kupang untuk terus fokus dalam menekan laju inflasi, salah satu fokus yang sedang gencar dilaksanakan adalah pemanfaatan lahan tidur/lahan kosong untuk ditanami kelor dan sorgum, sedangkan lahan pekarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman seperti cabai, tomat dan sejenisnya. Selain itu pemerintah mulai dari tingkat RT hingga kelurahan agar tetap fokus dalam penanganan stunting di wilayahnya masing-masing sehingga target yang ingin dicapai pemerintah dalam beberapa tahun ke depan dapat terealisasi. Tak lupa terkait kebersihan lingkungan terus digelorakan oleh Penjabat Wali Kota dalam upaya dan impian menjadikan Kota Kupang menjadi salah satu kota terbersih di Indonesia. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Enam Startup Baru NTT Beradu Solusi Digital di Demo Day 1000 Startup Digital Regional NTT

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dalam melahirkan para talenta muda di bidang digital, Kementerian Kominfo telah menginisiasi program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dan telah hadir di Nusa Tenggara Timur sejak tahun 2020. Program di Nusa Tenggara tahun inipun telah selesai dilaksanakan dengan acara puncak Demo Day pada tanggal 23 November 2022 dengan menampilkan 6 startup baru yang mempresentasikan ide bisnis mereka di hadapan para tamu dan praktisi bisnis NTT.

Tahapan program Gerakan 1000 startup digital di Nusa Tenggara Tahun 2022 telah melalui berbagai tahapan. Mulai dari Roadshow, Ignition, Workshop, Hacksprint hingga Bootcamp, dari serangkain tahapan yang dilalui, para startup dibina dan dibimbing oleh para mentor yang berpengalaman pada bidang startup dan entrepreneurship. Melalui bimbingan dari para mentor terpilihlah enam startup yang beradu dalam pitch-battle pada “Demo day” Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Regional Nusa tenggara timur.

Enam startup yang mengikuti demo day adalah LapakDekra, Kios Beta, Beta Pandai, Donasisampahmu, Callmechanic, dan Flobamora school. Dalam adu pitching ini setiap startup diberikan tiga menit untuk menyampaikan bisnis model startup mereka di depan para praktisi bisnis di Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan demo day gerakan nasional 1000 Startup Digital Regional NTT dimulai pukul 15:00 WITA dan dilakukan secara Hybrid yang berlokasi di aula kampus Universitas Muhamadiyah dan online melalui platform zoom. Demo day ini dihadiri oleh beberapa praktisi bisnis yaitu dari perwakilan KADIN NTT dan Akademisi dari UNDANA.

Dalam sesi pitching setiap perwakilan dari 6 startup tampil dengan semangat dan penuh percaya diri dalam menyampaikan bisnis startup yang mereka bangun. Diawali Oleh Dimas Sedy dari startup Flobamora school yang menyakinkan bahwa startup mereka menjadi solusi untuk permasalahan kesenjangan manajemen pendidikan anak dan para orang tua. Kemudian dilanjutkan  dari startup Beta Pandai yang diwakili oleh Awad Alkatri yang meyakini bahwa startup mereka ini dapat membantu untuk mengembangkan potensi dan skill anak-anak dari NTT. Tak kalah dari startup Kios Bbeta yang diwakili oleh Pricher Samane menyampaikan bahwa dengan Kios Beta masyarakat dapat berbelanja dengan simple.  Startup selanjutnya adalah Donasisampahmu yang menawarkan perubahan bagi masyarakat NTT dalam hal penanggulangan sampah, yang disampaikan oleh Zulkhaedir Abdussamad. Startup yang kelima dari adalah Callmechanic yang diwakili oleh Satrio Gery Saba yang menawarkan solusi baru dalam jasa service dan ganti oli motor yang dapat dipesan secara online. Sebagai penutup adalah Lapakdekra yang diwakili oleh Benny Leonard yang menyampaikan startup mereka hadir sebagai e-commerce & digital Ecosystem for creative industry yang menjual berbagai produk lokal dari NTT.

Setelah Sesi pitching selesai, para praktisi selaku juri pada demo day  menyampaikan pendapat dan saran mereka kepada para startup founders yang telah melakukan pitching untuk startup mereka. Dan pada sesi penutup bapak Wildrian Ronald Otta, S.Stp., M.M. dari Dinas Kominfo Kota Kupang menekankan untuk berkolaborasi sehingga dapat mengembangkan opportunity dan membangun ekosistem dengan komponen-komponen lain. Hal senada juga disampaikan  Apriyanto Arkiang, salah satu mentor di tahapan Bootcamp,  sebagai anak asli dari NTT yang pernah berkerja di Traveloka memberikan semangat kepada para startup founders dan anak-anak dari daerah timur terkhususnya dari NTT untuk tetap semangat dan bermimpi serta dapat menunjukan bahwa anak-anak dari NTT dapat bersaing secara nasional.

Di akhir dari rangaikain tahapan program ini diharapkan bahwa enam startup ini dapat terus bertumbuh serta berkembang dan dapat menjadi solusi yang akurat bagi setiap permasalahan yang ada di Nusa Tenggara Timur. (*)

Antusias Masyarakat Tinggi, SBM NTT Perpanjang Event Pesta Akhir Tahun

NTT AKTUAL. KUPANG. Melihat antusias masyarakat Kota Kupang  yang tinggi dalam event promo  Pesta Akhir Tahun yang di selenggarakan PT. Surya Batara Mahkota (SBM) NTT di Lippo Plaza Kupang, membuat Manajemen PT SBM memperpanjang event Pesta Akhir Tahun nya.

Sebelumnya event Pesta Akhir Tahun atau promo besar-besaran Mobil Suzuki ini hanya berlangsung tiga hari yakni dari tanggal 24 hingga 26 November 2022, tetapi dengan adanya antusias masyarakat yang tinggi PT. SBM NTT memperpanjang event Pesta Akhir Tahun ini hingga esok, Minggu (27/11/2022).

Selain memberikan banyak promo bagi para konsumen, PT. SBM NTT juga menyediakan hadiah yakni Souvenir menarik bagi para konsumen.

Branch Manager PT. SBM NTT, Theo Pareira saat memberikan hadiah berita voucher menarik kepada salah seorang masyarakat yang sudah membeli mobil Suzuki, Sabtu (26/11/2022). Dokumentasi : istimewa

Branch Manager PT. SBM NTT, Theo Pareira kepada Wartawan mengatakan hingga Sabtu (26/11/2022) malam jumlah mobil Suzuki yang sudah terjual dalam Pesta Akhir Tahun 2022 yaitu sebanyak 25 Mobil dengan jenis dan variasi yang berbeda.

“Hingga malam ini sudah ada 25 Mobil Suzuki yang terjual yang di mana hingga saat ini sudah ada 25 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan),” ujar Theo.

Melihat antusias masyarakat Kota Kupang yang tinggi hingga malam ini PT. SBM NTT akan memperpanjang event Pesta Akhir Tahun hingga besok Minggu (27/11/2022), jelas Theo.

“Semoga dengan di perpanjang nya event Pesta Akhir Tahun ini dapat di manfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kota Kupang untuk mendapatkan promo mobil Suzuki yang menarik,” tutur nya.

Untuk di ketahui jenis-jenis mobil Suzuki yang telah terjual dalam Pesta Akhir Tahun 2022 ini yaitu Ertiga GL Vit, New Carry FD, XL 7 Zeta MT,  New Carry ED AC dan sejumlah jenis Mobil Suzuki lainnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata