Arsip Tag: Korinus Masneno

Ketum KONI NTT JNS Lantik Badan Pengurus KONI Kabupaten Kupang

NTT AKTUAL. OELAMASI. Ketua Umum (Ketum) KONI NTT yang juga Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM (JNS) melantik Badan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kupang Masa Bakti 2021-2025. Kegiatan Pelantikan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kupang pada Selasa (27/09/2022).

Untuk diketahui jajaran Badan Pengurus KONI Kupang yang dilantik diantaranya Ketua Umum KONI Kabupaten Kupang : Drs. Korinus Masneno, Ketua Harian : Johanis J. Mase, S.Th, Wakil Ketua Harian : Yosep Lede, SE, Sekretaris : Seprianus Lau.S.Sos, M.Si, Wakil Sekretaris I : Drs Guntur E. Subun Taopan, Wakil Sekretaris II : Joni A. Siokain, S.Sos, Bendahara : Iwan Tukan, SE, MM, Wakil Bendahara : Nely Marianti Dapa, ST serta jajaran pengurus bidang lainnya.

Ketua Umum KONI Provinsi NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM dalam sambutannya meminta jajaran KONI Kabupaten Kupang untuk menyatukan kerja kolaborasi guna meningkatkan prestasi olahraga. “Selamat dan sukses kepada Badan Pengurus KONI Kabupaten Kupang yang baru saja dilantik, dan mari kita rajut semangat kerja bersama untuk meningkatkan pembangunan dan prestasi dibidang olahraga bagi Nusa Tenggara Timur terkhususnya di Kabupaten Kupang,” ujarnya.

“Kita tak lupa untuk bersyukur pula karena melalui perjuangan kita dan dukungan dari masyarakat NTT sehingga Provinsi NTT dan NTB ditetapkan sebagai tuan rumah PON XXII tahun 2028 mendatang. Maka Saya harapkan KONI Kabupaten Kupang ini dapat bersinergi dengan baik bersama Pemerintah agar nantinya juga bisa mendukung terlaksananya PON Tahun 2028 karena akan ada venue yang akan di bangun di Kabupaten Kupang untuk mendukung terlaksanaya ajang tersebut,” katanya.

Kita butuh kerja bersama karena ajang PON ini sangat bermanfaat bukan saja untuk mendorong peningkatan prestasi atlet NTT tetapi juga untuk peningkatan ekonomi daerah. Ini juga sesuai amanat UU Nomor 11 tahun 2022 mengatakan bahwa Olahraga menjadi industri untuk menumbuhkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

“Kita memiliki atlet-atlet yang unggul dan dapat mengharumkan nama NTT dikancah nasional. Saat ini kita juga patut berbangga karena Tim Sepakbola Prapopnas NTT berhasil lolos ke ajang Popnas 2023 tahun depan yang akan diselenggarakan di Provinsi Sumatra Selatan dan Bangka Belitung. Hasil tersebut diraih usai tim sepakbola NTT berhasil meraih poin 9 usai meraih 3 kemenangan masing-masing atas Sulawesi Selatan (2-1), Sulawesi Barat (3-0) dan Jawa Timur (2-0). Adapun kita juga bangga ada 2 pemain asal NTT yang memperkuat timnas sepakbola kita. Ini sungguh membanggakan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Kupang yang juga Bupati Kupang Drs. Korinus Masneno mengatakan, KONI Kabupaten Kupang siap terus meningkatkan prestasi olahraga dan pembangunan bidang olahraga di Kabupaten Kupang. “Terima kasih kepada Ketua Umum KONI NTT yang telah mengukuhkan kami sebagai pengurus KONI Kabupaten Kupang. Kami mohon dukungan dari semua pihak untuk dapat berperan aktif mendukung pembangunan dan meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Kupang,” ujarnya.

“Ini juga momentum bersejarah karena meskipun Sejarah Kepengurusan KONI di negara ini sudah terbentuk sebelum kemerdekaan tepatnya pada tanggal 15 Oktober 1938 , namun harus diakui bahwa ini adalah pertama kalinya Pemerintah Kabupaten Kupang melaksanakan Pengukuhan Kepengurusan KONI,” ungkap Korinus.

“Saya ingin agar eksistensi KONI bukan hanya sebagai organisasi seremonial belaka tetapi KONI mampu berperan dalam peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Kupang. Peranan KONI sebagai satu-satunya organisasi yang berwenang dan bertanggung jawab mengelola, membina dan mengembangkan dan koordinasikan seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga maka harus dioptimalkan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Korinus menjelaskan, prestasi olahraga di Kabupaten Kupang terus memberikan hasil positif. Hal ini ditandai pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Ke-V Provinsi NTT Tahun 2022 lalu Kabupaten Kupang mendapatkan prestasi meraih peringkat 8 dengan perolehan 7 medali emas, 8 medali perak dan 14 medali perunggu.

“Saya sampaikan bahwa Kabupaten Kupang bertekad penuh mendukung pelaksanaan PON XXII tahun 2028 di NTT dan NTB untuk dapat berjalan lancar. Kita sudah memiliki Sport Center yang kita bangun di Tilong Kecamatan Kupang Tengah maka harus kita berdayakan dengan baik. Bendungan Tilong akan digunakan menjadi lomba dayung, dan lahan untuk pembangunan stadion yang sudah ditinjau oleh Pemerintah Pusat juga sudah disiapkan untuk pembangunan stadion. Untuk 1 stadion butuh lahan 4 Ha dan lahan kita yang tersedia dan bersertifikat tersedia 40 Ha. Saya juga menawarkan kepada Kementerian Olahraga agar asrama atlet juga dibangun di kabupaten kupang,” jelasnya.

Untuk diketahui, acara pelantikan tersebut diawali dengan Pembacaan SK Ketua Umum KONI Provinsi NTT oleh Sekretaris Umum KONI NTT, dilanjutkan dengan Pengukuhan Pengurus KONI Kabupaten Kupang Masa Bakti 2021-2025 oleh Ketua Umum KONI NTT, kemudian penyematan PIN dan Badge KONI oleh Ketua Umum KONI Provinsi NTT kepada Ketua KONI Kabupaten Kupang dan dilanjutkan dengan penyerahan bendera KONI dari Ketua Umum KONI NTT kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Kupang. Serta dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pelantikan oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Kupang dan Ketua Umum KONI Porvinsi NTT, kemudian diakhiri dengan foto bersama. (**/NA)

Penulis dan Foto : Meldo Nailopo
Editor : Nataniel Pekaata 

Bupati Kupang Menyerahkan 41 Calon Paskibra Tingkat Kabupaten Kupang Kepada Kapten Inf Nerson Baitanu

NTT AKTUAL. OELAMASI. Bupati Kupang Drs Korinus Masneno,M.Si menyerahkan 41 orang Calon Paskibra tingkat Kabupaten Kupang kepada Kapten Inf Nerson Baitanu selaku Koordinator Pelatih Pasukan pengibar Duplikat Bendera Merah Putih tingkat Kabupaten Kupang untuk dilatih, Rabu (04/8/2021).

Penyerahan calon pasukan pengibar Bendera Merah Putih tingkat Kabupaten Kupang ini berlangsung Aula kantor Bupati Kupang.

41 orang Calon Paskibra ini di rekrut dari sekolah menengah umum dan sekolah menengah kejuruan se-Kabupaten Kupang untuk dilatih dan dibina baik sikap, mental, fisik maupun ilmu dalam mengibarkan Bendera Merah Putih saat HUT Proklamasi kemerdekaan republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2021 nanti di halaman kantor Bupati Kupang.

Kapala Dinas PPO Kabupaten Kupang, Seprianus Lau bersama Koordinator Pelatih Kapten Inf Nerson Baitanu sebelum melaksanakan pemusatan latihan, terlebih dahulu melekasankan Swab Antigen terhadap para calon Paskibraka dan mensterilkan tempat penginapan hotel Romita dari pengunjung untuk mencegah terjadinya penularan Covid 19 di lingkungan tersebut.

“Pelaksanaan kegiatan pelatihan tahun ini kami tetap melaksanakan sesuai protokol kesehatan dan 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga jarak)”, tandas Nerson. (***/NA)

Sumber berita + foto : Pendim 1604/Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

ini Arahan Gubernur NTT dan Ketua DPRD NTT Saat Mengunjungi Amfoang

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan Pulau Timor merupakan salah satu Pulau yang terdapat 5 kabupaten didalamnya menjadi penyumbang Kemiskinan di NTT.

“Pulau Timor ini merupakan salah satu pulau penyumbang Kemiskinan, terdapat lima Kabupaten secara data statistik rilis 19 April 2021, masing-masing kontribusi terhadap kemiskinan NTT, persentase kemiskinannya yakni Kabupaten Kupang sebesar 22,77 persen, TTS sebesar 27,49 persen, TTU sebesar 22,28 persen, Belu sebesar 15,37 persen dan Malaka sebesar 16,04 persen. Kabupaten Kupang berkontribusi terbesar kedua setelah Kabupaten TTS,” ungkap Gubernur saat mengunjungi Desa Manubelon Kecamatan Amfoang Barat Daya, pada Kamis (29/04/2021).

Gubernur Laiskodat menegaskan terkait Pembangunan Pulau Timor berbasis Potensi dan kekuatan Sumber Daya yang ada beserta titik lemah yang dihadapi selama ini.

“Pulau Timor ini, Potensinya Pertanian dan Peternakan, lahan kita luas, air ada dan Kita punya Tuhan. Cuman kelemahan kita adalah kurang optimal dalam bertani dan masih bekerja dalam skala kecil.” Tegas Gubernur Viktor

Sementar itu Gubernur VBL juga menjelaskan terkait strategi pembangunan pertanian terintegrasi sebagai rantai pasok untuk menyuplai kebutuhan produksi Pabrik Pakan Ternak yang dibangun tahun ini di pulau Timor.

“Melalui Program TJPS kita wujudkan model pembangunan Pertanian terintegrasi, Pak Bupati Kupang, Camat di wilayah Amfoang dan Kepala Desa, mari kita berkolaborasi, saya mau kita optimalkan lahan yang ada, dalam musim tanam II, kita kerjakan, Provinsi siapkan Alsintan Pra Tanam dan Paska Panen, bibit, pupuk dan pendamping, Kabupaten siapkan Lahan dan Petani, Camat dan Kepala Desa terlibat dalam pengawasan. Tentunya bulan mei pembukaan lahan baru, selanjutnya tanam minimal luasan lahan 300 hektar keatas dan bulan Oktober saya datang untuk panen, berhasil dapat reward dan gagal dapat sanksi dari Gubernur,” tegas beliau

Sementara itu, Ketua DPRD NTT, Emilia Julia Nomleni dalam arahanya memotivasi masyarakat untuk tetap tegar dan bangkit dari keterpurukan atas bencana yang kita alami serta perhatian Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap Kelompok Rentan, Perempuan, Anak dan Disabilitas.

Saya bersama Pak gubernur sudah merencanakannya sejak hari Selasa, ternyata hari ini terwujud kita berada di Amfoang, tentunya wajib kita menyepakati apa yang dilakukan Pemerintah untuk kesejahteraan rakyat dan perhatian untuk Pemkab Kupang agar paska bencana ini, lebih memperhatikan kelompok rentan, Perempuan, Anak dan Disabilitas,” ungkap Ibu Emy

Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam arahanya juga mengapresiasi atas kunjungan kerja Gubernur NTT di Amfoang.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang, kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Gubernur dan Ketua DPRD NTT yang Memotivasi kami untuk bangkit ditengah badai yang kita alami sekaligus semangat baru untuk mewujudkan kesejahteraan di daerah ini,” Ungkap Bupati Korinus. (*/NA)

Sumber berita + foto ; Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur : Pemulihan Ekonomi Daerah Harus Dilakukan Dengan Kerja Extraordinary

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meminta semua pihak mulai dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Masyarakat, Pihak Perbankan, Lembaga Keuangan, hingga Pelaku Usaha dan UMKM untuk bekerja keras dan bersama-sama dalam pemulihan ekonomi Provinsi NTT. Hal tersebut disampaikannya dalam Pertemuan yang membahas ‘Strategi Percepatan Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur’ yang dilaksanakan di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT pada Rabu (26/08/2020).

“Kondisi saat ini pada pemulihan ekonomi di daerah kita tentunya kita harus benahi semuanya. Mulai dari Pemprov, Kabupaten, pelaku usaha dan pihak perbankan serta Lembaga keuangan. Kinerja kita masih dalam perencanaan program. Belum kita kontrol hingga sampai pelaksanaan di lapangan. Walaupun Pemerintah merencanakan desain program pemulihan dengan baik tapi bila SDM pengelola dilapangan masih timbul masalah ini harus kita tangani bersama,” ujar Viktor.

“Saya mau dalam dua minggu ke depan, kita rapat bersama antara UMKM dan pihak industri dengan melibatkan OJK, dan Perbankan. Kita cari tahu setiap UMKM masalahnya pada apa, kita lihat produknya apa, masalah apa yang dihadapi pada masa pandemi covid 19 ini, apakah ada kendala dalam pemasaranya. Jadi kita bisa tahu langsung masalahnya dilapangan. Dengan demikian maka kita kerja bersama dengan percepatan kredit-kredit yang diberikan pada UMKM ataupun relaksasi dan solusi lainnya,” jelas Beliau.

Gubernur Viktor juga meminta agar penanganan ekonomi daerah harus punya target tertentu untuk bisa mencapai hasil maksimal maka dari itu menurutnya juga harus dikelola dengan cara kerja yang luar biasa untuk menuju pada pemulihan aktivitas ekonomi. Ia pun turut meminta agar dalam menunjang pemulihan ekonomi maka perlu ada suplay chain yang turut memberikan dampak dalam pengelolaan atau pengembangan pariwisata.

“Bila kita berbicara untuk sektor pariwisata, maka kita lihat juga suplay chain yang turut mendukung. Bila kita pergi ke Lelogama dan Bokong, disana itu setiap akhir pekan banyak orang yang berkunjung kesana namun belum ada restoran disana. Ini harus diperhatikan. Harud ada restorannya dan saya juga mau makanan yang disediakan juga harus dari sektor-sektor pendukung di Kabupaten Kupang mulai dari pertanian, perkebunan, dan perikanan yang diantaranya beras, ikan, daging, bawang dan lain-lain. Dengan demikian ada dukungan untuk pariwisata dengan restorannya disana,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Bank Indonesia NTT I Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan pemulihan ekonomi akan didukung dengan biaya-biaya perbankan untuk mendorong pengembangan potensi yang ada di NTT.

“Peluang kita untuk memulihkan ekonomi ini ada pada UMKM dan juga potensi yang ada di NTT. UMKM kita sangat banyak dan berpengaruh besar pada ekonomi kita. Total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk pemulihan ekonomi tahun 2020 ini adalah 677 Triliun dan 356 triliun untuk tahun 2021. Kita harus ambil peluang ini untuk pemulihan ekonomi kita dengan potensi Produksi Garam, Kopi, Jambu Mete, dan Sapi,” jelas I Nyoman.

Bupati Kupang Korinus Masneno mengatakan dalam dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kupang pada pemulihan ekonomi daerah Provinsi NTT dimulai pada sektor-sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

“Dalam kondisi seperti ini, kita harus bisa bangkit kembali. Pemulihan kita mulai dari pertanian, perkebunan dan perikanan. Khusus untuk pertanian tahun ini kami akan panen jagung untuk juga mendukung Program Tanam Jagung Panen Sapi dan saat ini kami akan panen 1000 hektar. Kita kerja bersama mulai dari pengelolaan lahan, air, pengelolaan jagung hingga menghasilkan produksi sapi. Lokasi kami yang dekat dengan Provinsi dan tentunya sangat membantu dan memudahkan kami untuk masuk dalam pasar,” jelas Korinus.

Plt. Direktur Utama Bank NTT Harry A. Riwu Kaho selaku moderatar atau pemimpin diskusi mengatakan, dibutuhkan spirit untuk membangkitkan semangat bersama Pemerintah, Pemangku Kepentingan dan juga kolaborasi antar berbagai pihak untuk mendukung pemulihan ekonomi diberbagai Sektor.

Sejalan dengan itu, Kepala OJK NTT Robert HP. Sianipar mengatakan Sektor Jasa Keuangan sangat ingin mendorong pemulihan ekonomi NTT dengan pola memadukan sektor real dengan sektor keuangan dan juga relaksasi terutama bagi UMKM yang memiliki kapasitas besar dalam pemulihan ekonomi. (*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur : Jangan Lelah Membangun Nusa Tenggara Timur

NTT AKTUAL. OELAMASI. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta para pemimpin wilayah agar jangan pernah lelah membangun Nusa Tenggara Timur. Para Bupati, Para Camat dan Para Kepala Desa dapat berkontribusi dari wilayahnya masing-masing untuk mensejahterakan rakyat Nusa Tenggara Timur.

“Kita mesti bekerja dengan cara-cara yang luar biasa, jangan dengan cara-cara yang biasa,” kata Gubernur Viktor saat menyampaikan sambutan pada acara Panen Perbenihan di Desa Kauniki Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Rabu (12/08/2020).

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, saat menyampaikan sambutan pada acara Panen Perbenihan di Desa Kauniki Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Rabu (12/08/2020). Foto : Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Mantan Anggota DPR RI ini menegaskan,  membangun pertanian di NTT harus dilakukan secara revolusioner. Artinya pola kerjanya harus dengan cara-cara yang luar biasa.
“Pak bupati, kerja dikantor cukup 20 persen saja dan  80 persennya ada dilapangan. Camat mesti menguasai hal teknis. Begitu juga kepala desa. Semua manusia yang terlibat mesti memiliki energi dan keinginan dobel. Lompatan kerjanya eksponensial. Kalau sehari 24 jam, kerjanya 16 jam dan istirahatnya 8 jam,” ujar Gubernur VBL.

Lebih lanjut, Gubernur Viktor mengajak para petani untuk mengolah lahan dengan hati. Bekerja selaras dengan alam.

“Tanaman dan tumbuhan bagian dari makhluk hidup. Para petani harus tanam sesuatu dengan penuh cinta kasih. Kerja mesti selaras antara otak dan hati sehingga direstui oleh Tuhan,” ungkap Gubernur VBL.

Putra asal semau ini mengharapkan keterlibatan dari semua pemangku kepentingan dalam mewujudkan  revolusi pertanian.

“Di sini, potensi airnya luar biasa. Didukung oleh sumberdaya manusia, peralatan, benih serta keterlibatan Undana dan Politani, hasilnya pasti akan luar biasa. Kita bersyukur karena punya Presiden dan Menteri Pertanian yang sangat mencintai dan mendukung pertanian NTT,” kata Gubernur VBL.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur VBL juga menyinggung tentang kemandirian benih. NTT masih belum mampu menyiapkan benih padi maupun jagung.

“Tapi yakinlah,tahun depan kita bisa. Saat ini terbukti bahwa kita mampu menghasilkan benih padi Varietas Ciherang. Ke depanya kita harus mendesaignnya secara lebih baik agar kebutuhan benih di NTT bisa dipenuhi,” ujar Gubernur Viktor.

Mantan anggota DPR itu menegaskan komitmen pemerintah Provinsi NTT untuk mewujudkan hal tersebut  sekaligus meningkatkan hasil produksi pertanian di NTT.

“Tahun depan kita akan menganggarkan 100 miliyar untuk pertanian. Kebijakan ini merupakan anggaran terbesar sepanjang sejarah NTT untuk mengembangkan pertanian di NTT. Tentunya harus jelas perencanaan,pelaksanaan hingga pertanggungjawabanya. Saya harapkan  seluruh  kabupaten/kota dapat saling bersinergi untuk pengembangan pertanian di NTT,” ujar politisi Nasdem tersebut.

Sementara itu Bupati Kupang, Korinus Masneno, mengatakan kehadiran Gubernur NTT dalam acara panen benih memberikan motivasi dan dorongan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kupang untuk bekerja lebih giat.

“Kami percaya pasti akan banyak dukungan buat kami di kabupaten agar bisa bangkit mengoptimalkan potensi dan sumberdaya yang ada dalam  meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Korinus.

Lebih lanjut Korinus mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Kupang memiliki program Revolusi 5P yakni revolusi di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan kelautan dan pariwisata.

“Khusus dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui revolusi  pertanian, kami terus berjuang keras, meskipun ada  keterbatasan, tapi kami tidak putus harapan untuk mendukung NTT Bangkit Menuju Sejahtera,” pungkas Korinus.

Nelson Edison Bulan selaku pengawas perbenihan di Kabupaten Kupang menjelaskan, jumlah penangkar  sebanyak 12 penangkar.

“Lokasi panen perbenihan saat ini adalah milik pak Haji Syarifudin di areal persawahan Dusun Lima Desa Kauniki Kecamatan Takari kabupaten Kupang dengan Nomor ijin penangkar 521.009/1207/UPT PSB/11/2019 dengan luas keseluruhan penanaman adalah 157 Ha. Yang akan dipanen menjadi calon benih seluas 73,5 Ha,” jelas Nelson.

Menurut Nelson, Haji Syarifudin  bekerjasama dengan 3 kelompok tani yang ada di desa Kauniki yaitu  Kelompok Tani Sepakat Sakti, kelompok Tani Tekad Maju dan Kelompok Tani Puin Mad untuk menghasilkan benih padi berlabel. (*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Terkait Aspirasi Penggabungan Semau dengan Kota Kupang, Gubernur NTT : Harus Ada Kajian Komprehensif

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta agar aspirasi masyarakat terkait penggabungan Semau dengan Kota Kupang harus dikaji secara komprehensif. Harus mempertimbangkan berbagai aspek, tidak pada satu aspek saja.

“Harus diperhitungkan secara matang dengan memperhatikan banyak aspek. Aspirasi dari masyarakat harus diberi pisau analisis yang tajam untuk menghasilkan parameter-parameter yang objektif dan ilmiah. Saya tidak ingin agar proses ini hanya didasarkan pertimbangan pragmatis semata misalnya untuk dekatkan pelayanan atau karena banyak orang asal Semau menetap di Kota Kupang,” jelas Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat menerima audiensi Bupati Kupang dan Kepala Badan Pengelola Perbatasan NTT, Linus Lusi di ruang kerja Gubernur, Selasa (04/08/2020).

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat menerima audiensi Bupati Kupang dan Kepala Badan Pengelola Perbatasan NTT, Selasa (04/08/2020). Foto : Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Menurut Gubernur, Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk mengkaji semua aspek seperti ekonomi, tata ruang, teknis pemerintahan, sosio kultural dan politis dan aspek terkait lainnya. Secara historis, Pulau Semau punya kedekatannya dengan Kota Kupang maupun Kabupaten Kupang.

“Pulau Semau ini punya potensi yang luar biasa kalau dikelola dengan baik. Dengan adanya kajian komprehensif, kita bisa lihat secara obyektif. Kalau Pulau Semau lepas dari Kabupaten Kupang, apa akan mengganggu ekonomi kabupaten secara keseluruhan atau tidak. Akan membuat Kabupaten Kupang ambruk atau tidak. Kalau gabung Kota Kupang, bagaimana desain ekonominya, tata ruang dan teknis pemerintahnnya bagaimana. Itu yang perlu dihitung (dipertimbangkan) secara cermat sehingga tidak memunculkan masalah di kemudian hari,” jelas Gubernur.

Gubernur meminta Badan Pengelola Perbatasan untuk segera merampungkan kajian ini sehingga bisa diambil keputusan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat Semau. Apalagi urusan penggabungan seperti ini tidak masuk dalam moratorium sehingga tidak melangkahi undang-undang.

“Sampai sekarang kajian itu belum saya terima, sehingga saya belum bisa mengambil kebijakan lebih lanjut. Biasanya proses penggabungan seperti ini bisa melalui dua tahap yakni aspirasi masyarakat disampaikan dari bawah lewat pemerintah Kabupaten terus ke Kemendagri untuk dibahas di DPR. Atau bisa juga aspirasi ini langsung disampaikan ke DPR. Tentu saya berharap aspirasi itu tetap lewat Bupati agar tetap terjaga hubungan baik,” jelas  mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Perbatasan NTT, Linus Lusi mengungkapkan, Tim kajian dari Undana sedang merampungkan hasil kajian terkait hal tersebut.

“Segera setelah diselesaikan, kami akan serahkan kepada Gubernur untuk proses selanjutnya,” jelas pria yang sejak Senin (03/08/2020) kemarin resmi menjadi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT tersebut.

Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam kesempatan tersebut mengungkapkan pemerintah Kabupaten Kupang juga sangat mendukung adanya kajian tersebut. Hal tersebut menjadi dasar  pengajuan ke DPRD Kabupaten Kupang untuk selanjutnya dikirim ke Kementerian Dalam Negeri.

“Kita ingin cari bentuk yang terbaik untuk masyarakat Semau. Misalnya kalau bisa dijadikan semisal daerah Otorita tentu akan lebih baik lagi. Intinya kita ingin ada kajian ilmiah untuk buat keputusan yang terbaik bagi masyarakat,” jelas Korinus Masneno.

Untuk diketahui tampak hadir pada audiensi ini, Staf Ahli Bidang Politik dan  Pemerintahan, Kepala Biro Humas dan Protokol NTT dan pejabat struktural dari Badan Pengelola Perbatasan NTT. (*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Danrem 161/Wira Sakti tutup TMMD ke 108 TA 2020 Kodim 1604/Kupang

NTT AKTUAL. OELAMASI. Hari ini seluruh masyarakat dan instansi terkait, Pemda serta Prajurit TNI telah dapat menyelesaikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 dengan baik dan sukses.

Dengan semangat, kekompakan dan disiplin serta tanggung jawab dari semua pihak, baik TNI, Polri, Masyarakat dan Instansi Terkait telah bersatu padu bahu membahu menyelesaikan program TMMD ke 108 sehingga semua sasaran dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Foto : Penrem161WS

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya pada Upacara Penutupan TMMD Ke-108 Kodim 1604/Kupang TA 2020, Rabu (29/07/2020) di Lapangan Sepak Bola Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang.

Foto : Penrem161WS

Ucapan terima kasih disampaikan Pangdam IX/Udayana kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya TMMD ini

“Dengan berakhirnya TMMD ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati/Walikota atas dukungan dan partisipasinya yang telah mengalokasikan dana APBD dalam TMMD ke 108 di tengah situasi Pandemi Covid-19, dan juga kepada Kementerian/LPNK yang telah bersinergi dengan baik dalam program TMMD, terlebih kepada masyarakat dan semuae pihak yang membantu kelancaran pelaksanaan TMMD ini,” ungkap Pangdam IX/Udayana.

Diakhir amanatnya, pada penutupan TMMD kali ini, Pangdam IX/Udayana menyampaikan beberapa hal.

“Marilah kita pertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI-Rakyat, Lestarikan Semangat gotong royong, Memelihara dan Merawat hasil Program TMMD ini agar manfaatnya dinikmati masyarakat dalam kurun waktu yang panjang, dan saling mengingatkan untuk disiplin dalam protokol kesehatan sebagai bentuk dalam mencegah penyebaran Covid-19,” tegas Pangdam IX/Udayana.

Usai Upacara Penutupan, dilanjutkan dengan peninjauan sasaran fisik TMMD ke 108 Kodim 1604/Kupang, yang diawali dengan pengguntingan pita oleh Danrem 161/Wira Sakti didampingi Bupati Kupang beserta rombongan di depan SMPN 6 Satap.

Foto : Penrem161WS

Setelah pengguntingan pita, dilanjutkan dengan peninjaun pembangunan tiga ruang kelas SMPN 6 Satap ukuran 8,75 M X 24 M, Pembangunan Satu Ruang Guru SMPN Satap ukuran 8,75 M x 8 M, Pembangunan tiga unit WC SMPN 6 Satap ukuran 2 M X 4,5 M,

Disamping sasaran fisik tersebut diatas, juga sasaran fisik lainnya berupa Pembangunan Rumah Pastori Gereja Imanuel ukuran 9 M x 7 M dan Rehabilitasi Gereja Pante Kosta ukuran 15 M x 8 M.

Selain sasaran fisik, dalam TMMD ini juga dilaksanakan sasaran non fisik, yaitu berbagai penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan ini Bupati Kupang Drs. Korinus Masneno menyampaikan terima kasih kepada Satgas TMMD ke 108 atas pelaksanaan TMMD ini.

“Hasil TMMD ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Terima kasih Pak Danrem dan Satgas TMMD atas pelaksanaan kegiatan ini. Kedepan kegiatan seperti ini diharapkan bisa dilaksanakan dua kali dalam satu tahun,” jelas Bupati Kupang kepada awak media.

Hadir pada Upacara ini Danlantamal VII Kupang Laksma I Gusti Kompiang Aribawa, dan yang mewakili Danlanud El Tari Kupang.

Tampak hadir juga Bupati Kupang Drs.Korinus Masneno, Ketua DPRD Kab Kupang Daniel Taimenas, SH, Kapolres Kabupaten Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para tamu undangan lainnya. (*/Red)

Sumber : Penrem161WS
Editor : Nataniel Pekaata

TMMD ke-108 Kodim 1604/Kupang Resmi Dibuka

NTT AKTUAL. OELAMASI. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Tahun 2020 di Kabupaten Kupang, resmi dibuka dengan dipimpin Bupati Kupang Drs. Korinus Masneno bertempat di Aula Kantor Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Selasa (30/06/2020).

Foto : Pendim1604/Kupang

Kegiatan TMMD kali ini tidak ditandai adanya upacara pembukaan, meskipun kegiatan TMMD kali ini tidak seperti yang dilaksanakan sebelumnya, yaitu dimulai dengan upacara pembukaan. Kegiatan tahunan tersebut tetap digelar dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kupang Drs. Korinus Masneno menyampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama pemerintah saya menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bpk. Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu atas kesuksesan dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Negara untuk mengemban tugas sebagai Dandim 1604/Kupang.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) selain merupakan wujud bhakti TNI dalam program terpadu lintas sektoral secara terintegrasi bersama masyarakat, juga merupakan suatu wadah bagi kita untuk merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan dalam mengatasi persoalan yang dihadapi bangsa ini.

Persoalan yang selain menitikberatkan pada ketersediaan infrastruktur yang memadai dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat juga persoalan dalam membentuk karakter masyarakat serta pengembangan terhadap potensi daerah yang diyakini dapat memberikan konstribusi positif bagi masyarakat, jelas Bupati Kupang.

“Untuk itu TMMD Ke-108 difokuskan pada kegiatan fisik berupa pembangunan sarana pendidikan dan rumah peribadatan, serta kegiatan non fisik berupa penyuluhan tentang teknologi, wasbang, hukum, bela negara, kesehatan, pertanian, Kewilayahan serta keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebagai pemerintah kami sangat menyambut baik dan mendukung program ini dengan seluruh sumber daya yang dimiliki,” ujarnya.

Dandim 1604/Kupang Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu menyampaikan meski tanpa upacara pembukaan, semua kegiatan fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan tetap berjalan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang sudah ada.

Dandim 1604/Kupang meminta kepada seluruh personel Satgas TMMD Ke-108 Kodim 1604/Kupang yang sedang melaksanakan pembangunan di Desa Oebesi Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang untuk senantiasa memelihara kesehatan, menjaga kebugaran tubuh, rajin mencuci tangan, dan istirahat yang cukup.

Pada kesempatan tersebut, Dandim Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu juga mengatakan tentang rumus sukses pada saat melaksanakan Pra TMMD yaitu “kerja tulus, semangat dan selalu gembira,” ujarnya. (*/Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang
Editor : Nataniel Pekaata