Arsip Tag: Kominfo RI

Pertunjukan Rakyat Virtual, Usung Tema “Membangun Personal Branding di Era Masyarakat Digital”

NTT AKTUAL. SIKKA. Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit yang berlangsung di Kabupaten Sikka, pada Minggu (31/10/2021) mengusung tema besar yaitu “Membangun Personal Branding di Era Masyarakat Digital”.

Kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) serta Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

“Di era digital seperti saat ini kemampuan untuk membentuk personal branding itu penting,” Oleh karena itu kalau kita merasa diri kita mampu membuat personal branding jangan pernah merasa ragu. Tetapi yang juga perlu diingat dalam mempromosikan diri jangan pernah mencantumkan data-data pribadi kita di internet,”
Hal ini dikatakan Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik KEMKOMINFO RI, Hasyim Gautama saat menyampaikan keynote speech melalui Zoom, pada kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit yang berlangsung di Maumere, pada Minggu (31/10/2021).
Dalam kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit yang berlangsung secara online dan offline di Hotel Sylfia Maumere ini mengusung tema besar yaitu “Membangun Personal Branding di Era Masyarakat Digital”. Kegiatan ini di lakukan secara offline dan online melalui Zoom dan YouTube (Ditjen IKP Kominfo). Pertunjukan Rakyat ini menampilkan budaya dan kesenian dari Kabupaten setempat seperti tari-tarian daerah dan juga performa band lokal yang menyanyikan lagu-lagu daerah khas Provinsi NTT. Kegiatan ini juga aktif menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan. Seluruh pihak yang terlibat secara offline dalam kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit sudah melalui tes antigen serta aktif memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik KEMKOMINFO RI, Hasyim Gautama saat menyampaikan keynote speech nya juga menjelaskan bahwa walaupun ditengah pandemi Covid-19, tak bisa dipungkiri Kemajuan teknologi saat ini berkembang pesat. Hal ini terlihat dari jumlah pengguna internet di Indonesia yang semakin meningkat, dimana saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai sekitar 170 juta jiwa lebih. Melihat kenyataan ini KEMENKOMINFO ingin selalu meningkatkan aksesibilitas terhadap internet sehingga kebutuhan akan informasi bagi masyarakat semakin lancar.
Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik KEMKOMINFO RI, Hasyim Gautama saat menyampaikan keynote speech melalui Zoom, pada kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit yang berlangsung di Maumere, pada Minggu (31/10/2021). Dokumentasi : YouTube (Ditjen IKP Kominfo)
 
“Terimakasih atas partisipasi dari para narasumber dan peserta yang aktif mengikuti kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit ini, karena walaupun di tengah pandemi kita masih bisa berinteraksi secara online melalui Zoom,” ungkap Hasyim Gautama.
Dirinya menambahkan Internet dan Media sosial saat ini gencar digunakan masyarakat untuk mempromosikan suatu produk atau jasa dan promosi pariwisata. “Berbicara personal branding kita berbicara tentang kemampuan kita sejauh mana bisa mengangkat kemampuan dan keunggulan yang kita miliki dan juga potensi pariwisata hingga bisa menjadi daya tarik buat orang lain dan pada akhirnya orang tersebut memiliki ketertarikan kepada produk kita itu sendiri. Dalam hal ini diperlukan kepercayaan diri. Dalam hal menumbuhkan rasa percaya diri dan Sumber Daya Manusia (SDM), KEMKOMINFO menyediakan program untuk meningkatkan kemampuan SDM Digital namanya Digital Talent Scholarship (DTS). Jika masyarakat ingin mengetahui cara membuat desain grafis, bagaimana cara ingin mengetahui jaringan komputer, bagaimana bisa membuat aplikasi sebagai programmer dan lain-lain dan ini disediakan KEMKOMINFO secara online dan gratis. Masyarakat yang ingin mengetahui nya bisa mengecek di digitalent.kominfo.go.id,” jelas Hasyim Gautama.
 
Di era digital seperti saat ini kemampuan untuk membentuk personal branding itu penting,” Oleh karena itu kalau kita merasa diri kita mampu membuat personal branding jangan pernah merasa ragu. Tetapi yang juga perlu diingat dalam mempromosikan diri jangan pernah mencantumkan data-data pribadi kita,” ujar Hasyim Gautama.
 
Pada kesempatan ini dirinya juga menyampaikan sejumlah pesan penting yaitu : 
 
1. Generasi Milenial harus bisa menjaga budaya asli dan tradisi bangsa Indonesia
 
2. Perkembangan teknologi harus mampu dikemas secara kreatif
 
Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik KEMKOMINFO RI, Hasyim Gautama pada kesempatan ini juga mengingkatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir jadi masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yakni aktif menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga jarak.
Untuk diketahui hadir sebagai Narasumber dalam kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit di Kota Maumere ini yaitu Akademisi dan Pakar ilmu Komunikasi Dr. Jonas K.G.D. Gobang, S.Fil.,MA, Akademisi Universitas Nusa Nipa Maumere Dr. Hendrikus Pedro, S.Fil.,MA, Kepala Bidang Statistik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka Yohana Chrisosta E,P. Christini Tepa,S.Sos  Hadir selaku Host dalam kegiatan ini yaitu Daniel Owon dan Kikan Nong Goa.
Tiga orang Narasumber (tengah) saat memaparkan materinya pada kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit yang berlangsung di Hotel Sylfia Maumere, Minggu (31/10/2021). Dokumentasi : YouTube (Ditjen IKP Kominfo)
 
Turut hadir mementaskan tari-tarian dan lagu daerah khas Kabupaten Ende dan Provinsi NTT secara offline dalam kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit ini yaitu Studio Teater KAHE, Band: Anak Cabang Akustik dan Tari: Sanggar John Paul II. (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Pertunjukan Rakyat Virtual Diharapkan Bisa Menambah Wawasan Pelaku UMKM

NTT AKTUAL. ENDE. “Lewat kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit ini diharapkan bisa menambah wawasan baru bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) terkait trend bisnis saat ini, serta memahami dengan baik bentuk transformasi digital yang harus mereka lakukan agar mampu bertahan diketat nya persaingan yang timbul karena pandemi Covid-19,”
 
Hal ini disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Ende, Hiparkus Hepi,SE, saat membacakan sambutan Bupati Ende dan membuka dengan resmi kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit, bertempat di Hotel Syifa Ende, pada Kamis (28/10/2021).
Kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) serta Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).
Panitia kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit, Bobby Ciputra, S.I.P (kiri) saat menyerahkan plakat penghargaan kepada Pemda Kabupaten Ende yang diterima oleh Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Ende, Hiparkus Hepi,SE (tengah), Kamis (28/10/2021). Dokumentasi : YouTube (Kemkominfo TV)
Kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit di Kabupaten Ende mengusung Tema “Pentingnya Transformasi Digital Bagi UMKM Di Masa Pandemi”. Kegiatan ini di lakukan secara offline dan online melalui Zoom dan YouTube (Kemkominfo TV). Pertunjukan Rakyat ini menampilkan budaya dan kesenian dari Kabupaten setempat seperti tari-tarian daerah dan juga performa band lokal yang menyanyikan lagu-lagu daerah khas Provinsi NTT. Kegiatan ini juga aktif menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan. Seluruh pihak yang terlibat secara offline dalam kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit sudah melalui tes antigen serta aktif memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Hadir pula dalam kegiatan ini para Narasumber yaitu Sekretaris Diskominfo Kabupaten Ende Drs. Ali Dionisius, Akademisi Universitas Flores (UNFLOR) & Pegiat Literasi Dr. Ernesta Leha,SE.,M.Agb, Dosen dan Pakar Literasi Sabra Wahab Thalib, SE.,M.Acc. Sebagai Host dalam kegiatan ini yaitu Oston dan Desy Natalia.
Saat membacakan sambutan Bupati Ende, Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Ende, Hiparkus Hepi,SE, mengatakan dalam era digital seperti saat ini, perkembangan media digital dan teknologi informasi memberikan tantangan bagi pengguna dalam mengakses, memilih dan memanfaatkan informasi.
 
Dalam menelusuri informasi digital tersebut membutuhkan ketepatan dan kualitas informasi yang diperoleh oleh pengguna nya. Kemajuan teknologi dan digital yang semakin hari semakin maju dengan sangat pesat memaksa masyarakat dari segala sektor untuk mampu mengikuti perkembangan digital tersebut, namun keterbatasan informasi dan pelatihan digital di masyarakat menjadi kendala terbesar bagi masyarakat untuk bisa memperbarui informasi dan kemampuan menggunakan teknologi digital, jelasnya.
Asisten III Bidang Administrasi Setda Kabupaten Ende, Hiparkus Hepi,SE, saat membacakan sambutan Bupati Ende dan membuka dengan resmi kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit yang berlangsung di Hotel Syifa Ende, Kamis (28/10/2021). Dokumentasi : YouTube (Kemkominfo TV)
“Disatu sisi masyarakat di perhadapkan dengan kenyataan yang mengharuskan mereka untuk menggunakan teknologi digital itu sendiri. Namun disisi lain masyarakat belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang teknologi informasi. Keadaan inilah yang menjadikan alasan mengapa program pelatihan media digital sangat diperlukan. Program pelatihan media digital diperlukan untuk mewujudkan pengguna yang mampu mengetahui apa yang mereka butuhkan, strategi dalam menelusuri sumber informasi yang relevan, menimbang, menggunakan serta menyebarkan nya secara benar pada seluruh kalangan masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, pelaku usaha dan kalangan lainnya,” ujar Asisten III.
 
Lewat kegiatan Pertujukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit ini diharapkan bisa menambah wawasan baru bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) terkait trend bisnis saat ini, serta memahami dengan baik bentuk transformasi digital yang harus mereka lakukan agar mampu bertahan diketat nya persaingan yang timbul karena pandemi Covid-19, tambahnya. 
 
“Saya memberikan apresiasi kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang telah menggelar kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual ini. Saya sangat mengharapkan kegiatan ini dapat memperluas informasi digital dan turut serta memperkenalkan budaya daerah, juga memberikan pemahaman tentang dunia digital yang semakin hari semakin maju pesat seiring berjalannya waktu,” pungkasnya.
  
Saat menyampaikan key note speech melalui Zoom, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik KEMKOMINFO RI, Hasyim Gautama mengatakan berkat teknologi internet dirinya merasa senang bisa bertatap muka walupun melalui zoom dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Ende. Dirinya pada kesempatan ini juga menyampaikan agar masyarakat jangan pernah lengah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yaitu selalu aktif mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.
Dirinya menambahkan bahwa bapak Menteri KOMINFO dalam hal ini memiliki komitmen yang kuat untuk secara bertahap membawa masyarakat semua tidak ada yang ketinggalan di era digital ini, baik dalam mengakses internet untuk meningkatkan ekonomi dan lain-lain. Masa-masa seperti saat ini internet merupakan kebutuhan yang dominan bagi masyarakat agar bisa bertransformasi digital.
“Jadi sebelumnya kita melakukan kegiatan ekonomi menggunakan cara-cara yang biasa, tetapi saat ini di era Transformasi digital kita dapat dengan mudah menggunakan cara-cara transformasi digital, yang dimana kita bisa memasarkan produk-produk kita melalui market place, agar pada akhirnya kita bisa mempertahankan usaha kita di tengah pandemi itu sendiri,” ungkap Hasyim Gautama.
Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik KEMKOMINFO RI, Hasyim Gautama saat menyampaikan key note speech melalui Zoom pada kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit yang berlangsung di Kabupaten Ende, Kamis (28/10/2021). Dokumentasi : YouTube (Kemkominfo TV)
Terkait dengan perkembangan ekonomi ini, Kementerian KOMINFO juga menyediakan Literasi Digital dan pelatihan-pelatihan (training) bagi masyarakat dan ada sertifikatnya, tambahnya.
“Di background virtual saya ada juga Ucapan Hari Sumpah Pemuda ke-93, karena hari ini bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda yang merupakan hari spesial yang merupakan semangat bagi para pemuda,” ujarnya.
Selain itu tambah nya, budaya-budaya yang ada dapat dijadikan sebagai konten-konten Digital guna memenuhi konten-konten positif yang ada di internet. “Kabupaten Ende memiliki destinasi-destinasi wisata yang luar biasa yang bisa dimunculkan dan bisa dijadikan sebagai konten digital yang dapat di upload sehingga dapat menjadi lebih terkenal potensi-potensi wisata yang ada di Kabupaten Ende tersebut, agar pada akhirnya pariwisata dan perekonomian kita dapat bangkit kembali,” tutup Hasyim Gautama.
Untuk diketahui Kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit yang berlangsung secara online melalui zoom diikuti oleh 400 orang lebih.
Turut hadir mementaskan tari-tarian dan lagu daerah khas Kabupaten Ende dan Provinsi NTT secara offline dalam kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit ini yaitu Young Culture Dance, Teater Mata Community dan Music Culture Milenial (MCM). (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Perkembangan Teknologi Digital Harus Dimanfaatkan Secara Baik

NTT AKTUAL. MBAY.“Perkembangan teknologi digital harus dapat dimanfaatkan secara baik serta bijak oleh semua kalangan demi mempererat persaudaraan, meningkatkan ekonomi dan mewujudkan Nagekeo yang sejahtera, nyaman dan bermartabat dalam tag line mari kita berubah untuk Indonesia Sehat Indonesia Bangkit,”
Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Nagekeo, Marianus Waja, SH saat membuka dengan resmi Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit yang di selenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) bekerjasama dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) bertempat di Hotel Pepita, Selasa (26/10/2021).
Kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit dengan tema “Pemberdayaan & Inovasi Teknologi Digital Untuk Meningkatkan Produktivitas Ekonomi Bisnis” ini di lakukan secara offline dan online melalui Zoom dan YouTube. Pertunjukan Rakyat ini menampilkan budaya dan kesenian dari Kabupaten setempat seperti tari-tarian daerah dan juga performa band lokal yang menyanyikan lagu-lagu daerah khas Provinsi NTT.
Pertunjukan Rakyat Virtual ini juga menghadirkan narasumber-narasumber yang membawa kan materi terkait teknologi digital dan manfaatnya serta menghadirkan Host Fath Papu dan Ryan Depa
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit ini, Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja, SH mengatakan dalam era digital seperti saat ini media sosial menjadi salah satu alternatif dan banyak digunakan bahkan ada pula orang-orang tidak bertanggungjawab yang menyalahgunakan media sosial.
Dirinya menambahkan terdorong oleh pandemi Covid-19, media sosial menjadi efektif karena memudahkan orang berinteraksi dengan peralatan digital yang canggih. Kementerian KOMINFO bersama KPCPEN menyelenggarakan Pertunjukan Rakyat Virtual untuk Indonesia Sehat Indonesia Bangkit, dengan mengusung tema “Pemberdayaan & Inovasi Teknologi Digital Untuk Meningkatkan Produktivitas Ekonomi Bisnis”.
Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja, SH saat memberikan sambutan dan membuka dengan resmi kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit, bertempat di Hotel Pepita, Selasa (26/10/2021). Dokumentasi : YouTube (Maksimal Promosindo)
“Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nagekeo memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada KEMKOMINFO dan KPCPEN yang sudah menyelenggarakan kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit di Kabupaten Nagekeo. Lewat kegiatan ini pula masyarakat dapat lebih memahami betapa luhur budaya nenek moyang kita dan patut kita lestarikan,” ungkap Wabup.
Perwakilan dari Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik KEMENKOMINFO RI, ibu Mulyani saat membacakan sambutan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik KEMENKOMINFO RI mengatakan diketahui bersama pandemi Covid-19 sudah berlangsung hampir dua tahun dan sampai ini juga masih ada, walaupun angka positif nya sudah mulai menurun dan membaik. Covid-19 ini memang fenomena yang mendunia. 
 
“Kondisi pandemi Covid-19 juga membawa dampak besar bagi masyarakat di Indonesia termasuk bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Nagekeo. Meskipun demikian kita tidak boleh terpuruk dengan keadaan ini, kita harus tetap bangkit. Sebagai generasi bangsa di saat yang sulit kita harus bisa mengembangkan pemikiran yang kreatif agar siap menghadapi era new normal. Terlebih khususnya lagi bagi generasi milenial perlu meningkatkan kreatifitas termasuk dalam belajar, bahkan bekerja dan berbisnis” ujarnya.
Panitia Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit, Bobby Ciputra, S.I.P saat menyerahkan plakat penghargaan kepada Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja, SH, Selasa (26/10/2021) Dokumentasi : YouTube (Maksimal Promosindo)
 
Menjadi salah satu solusi untuk menghadapi dan beradaptasi dengan era new normal adalah transformasi digital dalam bidang pemasaran. Disini Kementerian KOMINFO juga sudah meluncurkan beberapa hari yang lalu literasi Digital oleh MENKOMINFO secara Nasional, Bapak Presiden juga sebelumnya sudah mencanangkan transformasi digital ini, jelas Mulyani.
 
Di era media sosial saat ini bermunculan juga e-commerce untuk berjualan secara online. e-commerce ini banyak membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ditengah pandemi Covid-19, karena dalam keadaan sulit akibat pandemi para pelaku UMKM masih bisa memasarkan produk-produknya melalui e-commerce, tambahnya.
 
“Transformasi pemasaran konvensional ke pemasaran digital ini menjadi tantangan bagi para pelaku UMKM, yakni bagaimana dapat memperluas jaringan pemasaran dan mendorong roda perekonomian. Kami juga berharap Dinas Kominfo di daerah dan Dinas-dinas lainnya dapat Mendukung dan menjembatani inkubasi potensi usaha-usaha kreatif melalui platform digital,” ujarnya.
Pada kesempatan ini dianjurkan juga agar masyarakat cerdas menggunakan media sosial dan hindari hoax serta terus terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, aktif menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak, tutup Mulyani. (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Kegiatan Literasi Digital Mendorong Terwujudnya Masyarakat Digital Indonesia

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. “Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo bersama Siber Kreasi berkomitmen akan terus melakukan berbagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat lewat berbagai inisiatif kegiatan. Adanya berbagai inisiatif kegiatan literasi digital dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia,”
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan secara virtual saat membuka dengan resmi kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Sky Flores Hotel Ruteng, Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (23/10/2021).
Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka dengan resmi secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (23/10/2021)
Kegiatan Webinar Literasi Digital ini terselenggara berkat kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.
KEMENKOMINFO RI sukses menyelenggarakan kegiatan Webinar Literasi Digital di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kesuksesan ini ditandai dengan tingginya antusias masyarakat mengikuti kegiatan Webinar secara virtual melalui Zoom yang dimana setiap kegiatan Webinar Literasi Digital ini diikuti oleh peserta Zoom mencapai 300 orang lebih. Tak hanya itu Narasumber, Host dan Key Opinion Leader yang handal di bidangnya selalu memberikan materi yang mudah dicerna oleh peserta..
Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka dengan resmi kegiatan Webinar Literasi Digital ini secara virtual mengatakan kegiatan Webinar Literasi Digital ini terselenggara berkat kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.
“Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” ujar Dirjen.
Dalam kegiatan Webinar yang mengusung tema “Nyaman Belajar di Rumah di Masa Pandemi” ini Dirjen, Samuel Abrijani Pangerapan juga menjelaskan kegiatan yang diselenggarakan ini yaitu dalam rangka memberikan literasi digital kepada masyarakat.

“Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” ujar Samuel.

Dirinya menambahkan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO dan berbagai stakeholder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini, jelas nya.

“Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo bersama Siber Kreasi berkomitmen akan terus melakukan  berbagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat lewat berbagai inisiatif kegiatan. Adanya berbagai inisiatif kegiatan literasi digital dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia,” kata Samuel.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” tandasnya.

“Akhir kata mari kita membawa perubahan positif bagi Indonesia yang lebih baik. Kita ciptakan inovasi-inovasi berkualitas dengan mengembangkan talenta yang ada dan memaksimalkan potensi masyarakat digital Indonesia. Bersama kita dapat melalui pandemi dengan menjadi lebih baik dari masa sebelumnya,” tutup Dirjen.

Untuk diketahui Narasumber yang berada dan menyampaikan materi di lokasi kegiatan yakni di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat sangat aktif menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang diterapkan panitia penyelenggara kegiatan. Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan Webinar Literasi Digital kepada Narasumber, Host, Key Opinion Leader dan juga seluruh panitia yang mengikuti kegiatan secara offline. Seluruh pihak yang terlibat yang secara offline dalam kegiatan ini sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Narasumber saat menyampaikan materi (kiri) dan para peserta yang mengikuti secara Virtual melalui Zoom (kanan) tampak antusias mengikuti kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Labuan Bajo, Sabtu (23/10/2021)

Kegiatan Webinar Literasi Digital ini ditayangkan melalui Zoom dan YouTube. Narasumber pada kesempatan ini yakni, Penulis & Pegiat Literasi Yusta Roli Ramat,S Sos.,M.Hum, Akademisi Yohanes Jakri,S.Kep.,M.Kes, Dosen UNIKA Santu Paulus Ruteng Kanisius Mandur,M.Pd, Akademisi dan Pegiat Literasi Fabianus Hadiman Bosco, M.Pd, Key Opinion Leader yang juga merupakan Konten Kreator & YouTuber (Konco Konco) Severino Jemadu, dan juga selaku Host dalam kegiatan ini yaitu Yoga Gandur. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

300 Peserta Ikuti Webinar Literasi Digital Yang Diselenggarakan KEMKOMINFO di Labuan Bajo

NTT AKTUAL.LABUAN BAJO.Sebanyak 300 lebih orang peserta mengikuti dengan aktif serta antusias kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung secara Virtual di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ditayangkan melalui Zoom dan YouTube, pada Jumat (22/10/2021).

Kegiatan Webinar Literasi Digital ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Narasumber yang berada dan menyampaikan materi di lokasi kegiatan yakni di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat sangat aktif menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang diterapkan panitia penyelenggara kegiatan. Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan Webinar Literasi Digital kepada Narasumber, Host, Key Opinion Leader dan juga seluruh panitia yang mengikuti kegiatan secara offline. Seluruh pihak yang terlibat yang secara offline dalam kegiatan ini sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kegiatan Webinar Literasi Digital ini mengusung tema “Masa Depan Pariwisata di Era Digital” dan ditayangkan melalui Zoom dan YouTube. Narasumber pada kesempatan ini antara lain yaitu Penggiat Pariwisata Leonardus Nyoman, Pengusaha Bidang Pariwisata Yeremias Jefrisan Aquino, Akademisi Dedy Ricardo Serumena.,M.Kom.,MT, Key Opinion Leader yang juga merupakan Konten Kreator & YouTuber Vianus Jebarus (Inji Bomaratha), serta selaku Host dalam kegiatan ini adalah Asti.

Narasumber saat memaparkan materi pada kegiatan Webinar Literasi Digital (kiri) dan para peserta kegiatan aktif mengikuti kegiatan secara virtual (kanan), Jumat (22/10/2021)

Sementara itu para peserta yang mengikuti secara online dan virtual melalui Zoom juga terlihat antusias mengikuti pemaparan materi dari para Narasumber.

Saat pemaparan materinya, Pengusaha Bidang Pariwisata Yeremias Jefrisan Aquino mengatakan Era Digital memberikan dampak positif terhadap masa depan pariwisata. Dampak positif ini yaitu :

  1. Penggunaan Media Digital yang masif dalam mempromosikan pariwisata kepada wisatawan sehingga pengetahuan wisatawan teehdat destinasi dan akomodasi bisa terpenuhi.
  2. Pengelola pariwisata dapat dengan mudah mempromosikan destinasi wisata dan akomodasi secara luas dan spesifik.
  3. Wisatawan bisa dengan mudah menemukan lokasi destinasi dan akomodasi wisata melalui aplikasi-aplikasi tertentu (google map,dll) sehingga dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya.
  4. Wisatawan juga dengan mudah mendapatkan penilaian dari destinasi dan akomodasi wisata yang ada di wilayah pariwisata (berdasarkan review). Dengan melihat review yang tertulis dalam aplikasi tertentu oarat wisatawan dapat menentukan pilihan destinasi dan akomodasi yang sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Selain itu review juga membantu pelaku pariwisata atau pengusaha pariwisata untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas yang ada.

Pada kesempatan ini dirinya juga menjabarkan kesimpulan dari materi nya yakni, digitalisasi sangat penting dan berpengaruh bagi perkembangan pariwisata di Indonesia dan Negara-negara lain. Sehingga dengan digitalisasi kedua pihak, pelaku wisata dan wisatawan, sama-sama diuntungkan baik dari segi waktu, tenaga dan biaya, jelas Yeremias.

Dikesempatan yang sama, Narasumber lainnya yang juga Penggiat Pariwisata Leonardus Nyoman, saat membawakan materi terkait Masa Depan Pariwisata Flores di Era Digital mengatakan potensi pariwisata di Flores mencakup wisata alam, wisata budaya, wisata agro, wisata religi, wisata petualang, wisata Marina, dll.

Digital Tourism merupakan strategi promosi destinasi dan potensi pariwisata melalui berbagai platform. Artinya tidak sekedar mengenalkan namun juga menyebarkan keindahan pariwisata secara luas dan meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia, pungkasnya. (NA) 

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Merasa Sangat Bermanfaat, Peserta Webinar Literasi Digital Ungkapkan Terimakasih Kepada MENKOMINFO

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Host dan Peserta Webinar Literasi Digital yang berada di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat mengungkapkan rasa terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (MENKOMINFO RI), Jhoni Gerald Plate.

Hal ini diungkapkan para peserta dan Host serta Narasumber kegiatan, karena MENKOMINFO memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat khususnya dalam hal meningkatkan kualitas literasi Digital masyarakat itu sendiri.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan (kiri) saat membuka secara virtual Webinar Literasi Digital dan para peserta yang mengikuti melalui zoom (kanan) terlihat antusias mengikuti kegiatan, Kamis (21/10/2021)

Ungkapan terimakasih dan apresiasi ini disampaikan Host serta peserta Webinar Literasi Digital saat berlangsungnya kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (21/10/2021).

Dalam kegiatan Webinar Literasi Digital yang mengusung Tema “Smart Digital Untuk Milenial” ini menghadirkan sejumlah Narasumber yang handal dan berkompeten di bidangnya. Para Narasumber ini adalah, Akademisi Universitas Flores dan pegiat Literasi Dr. Ernesta Leha.,SE.,M.Agb, Adrianus Nabung S.Fil.,M.Pd, Dosen dan Pegiat Multiliterasi Zephisius R.E, Ntelok.,M.Pd, Akademisi FKIP UNIKA Santu Paulus Fransiskus De Gomes, S.Fil.,M.Pd, hadir juga sebagai Key Opinion Leader yang juga konten kreator & YouTuber Severino Jemadu (Konco Konco) dan selaku Hosy yaitu Asti.

Kegiatan Webinar Literasi Digital ini dibuka secara virtual oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan.

Dalam sambutannya Dirjen mengatakan Dirjen menambahkan dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO RI dan berbagai stage holder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini.

“Kegiatan yang diselenggarakan ini yaitu dalam rangka memberikan literasi digital kepada masyarakat,” ujar Dirjen.

Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” kata Samuel.

Dirinya menjelaskan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” tandasnya.

Untuk diketahui Webinar Literasi Digital ini diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Siber Kreasi. Jumlah penonton di Zoom Meeting yang turut hadir secara virtual dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini mencapai lebih dari 400 orang peserta.

Narasumber, Host dan Key Opinion Leader saat menyampaikan materi pada kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT, Kamis (21/10/2021)

Kegiatan ini juga aktif menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan Webinar Literasi Digital kepada Narasumber, Host, Key Opinion Leader dan juga seluruh panitia yang mengikuti kegiatan. Seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (NA) 

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

KEMKOMINFO Aktif Terapkan Prokes Pada Webinar Literasi Digital

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMKOMINFO RI) Aktif menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam pelaksanaan kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/10/2021).

Tenaga Medis saat melakukan Tes Antigen kepada Narasumber pada kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Labuan Bajo, Rabu (22/10/2021)

Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan Webinar Literasi Digital kepada Narasumber, Host, Key Opinion Leader dan juga seluruh panitia yang mengikuti kegiatan. Seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Dalam pesan nya saat memberikan sambutan secara virtual, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan seperti di ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas dan bekerja.

“Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” kata Dirjen.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/10/2021)

Dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO RI dan berbagai stage holder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini, jelasnya.

“Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” tutur Dirjen Samuel Abrijani.

Dirinya menjelaskan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui dalam kegiatan Webinar Literasi Digital yang mengusung Tema “Cerdas Bermedia Sosial” ini menghadirkan sejumlah Narasumber yang handal dan berkompeten di bidangnya. Para Narasumber ini adalah Dosen dan juga Pegiat Literasi Dr. Leonardus Par,M.Pd, Akademisi UNIKA Santu Paulus Ruteng Dr. Marianus Tapung,S.Fil.,M.Pd, Akademisi UNIKA Santu Paulus dan Pegiat Multiliterasi Dr. Yuliana Wahyu,M.Pd, Akademisi dan Pegiat Literasi Yosef Firman Narut,M.Pd. Hadir selaku Key Opinion Leader yang merupakan Konten kreator & YouTuber Yeremias Emanuel (YE Channel) dan selaku Host dalam kegiatan ini adalah Martin.

Kegiatan Webinar Literasi Digital di Labuan Bajo, gambar diambil saat Virtual melalui Zoom, Rabu (20/10/2021)

Webinar Literasi Digital ini diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Siber Kreasi. Jumlah penonton di Zoom Meeting yang turut hadir secara virtual dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini mencapai lebih dari 400 orang peserta. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Literasi Digital Merupakan Kunci Menghadapi Perkembangan Teknologi

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. “Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo bersama Siber Kreasi berkomitmen akan terus melakukan berbagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat lewat berbagai inisiatif kegiatan. Adanya berbagai inisiatif kegiatan literasi digital dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia,”

Hal di ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/10/2021).

Dirjen menambahkan dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO RI dan berbagai stage holder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini.

“Kegiatan yang diselenggarakan ini yaitu dalam rangka memberikan literasi digital kepada masyarakat,” ujar Dirjen.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/10/2021)

“Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” kata Samuel.

Dirinya menjelaskan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” tandasnya.

Pada kegiatan Webinar Literasi Digital ini menghadirkan sejumlah Narasumber yang handal dan berkompeten di bidangnya. Para Narasumber ini adalah Pegiat Desa Digital Theresia Evarista Risa, ST, Dosen serta Pegiat Medsos dan Bisnis Digital Richardus Jundu, S.Si.,M.Pd, Pegiat Medsos dan Bisnis Digital serta Pemb. Ekonomi Desa Petrus K. Adendatus Luhur,S.IP.,M.IP, Akademisi Elisabeth Irma Novianti Davidi, M.Pd. Serta hadir pula sebagai Key Opinion Leader Yosep Waldi Mbembo (Fandy Qules) yang merupakan konten kreator YouTube. Menjadi Host dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini yakni Martin.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/10/2021)

Akademisi Elisabeth Irma Novianti Davidi, M.Pd dalam pemaparan materinya terkait ‘Memaksimalkan Startup Sebagai Peluang Bisnis Digital Milenials di Era New Normal’ mengatakan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan sektor penting dalam SDSG. Zaman sudah berubah dan semuanya ‘goes online and borderless’. Peluang untuk berbisnis online di depan mata.

Elisabeth menambahkan Karakteristik Bisnis Startup adalah :

  • Modal yang digunakan akan tergantung dengan pergerakan bisnis
  • Usia perusahaan kurang dari 3 tahun
  • Pendapatan perusahaan selama satu tahun kurang dari USD 100.000
  • Berfokus pada perkembangan bisnis yang cepat
  • Produk yang dihasilkan biasanya adalah upaya untuk mengisi pasar dan juga menjawab kebutuhan masyarakat yang belum ada sebelumnya
  • Mengandalkan lebih banyak teknologi informasi dan elektronik
  • Model bisnis yang adaptif sesuai kebutuhan pasar

Dirinya pada kesempatan ini juga berbagi Tips dalam memulai Startup yaitu

  • Di Mulai dari ide sederhana, jangan mengikuti trend.
  • Tentukan tujuan yang jelas.
  • Tentukan dan analisis target pasar.
  • Susun garis waktu untuk tujuan dan target yang ingin dicapai.
  • Memiliki tim yang kuat dan positif.
  • Bentuk dan pelihara budaya bisnis perusahaan sejak hari pertama.
  • Jangan setengah-setengah, harus fokus dalam menjalankan Startup, dan
  • Percaya Diri, pungkasnya.

Untuk diketahui Webinar Literasi Digital ini diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Kegiatan Webinar mengusung tema “Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Masa Pandemi” dan kegiatan ini juga aktif menerapkan protokol kesehatan serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Jumlah penonton di Zoom Meeting yang turut hadir dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini mencapai lebih dari 300 peserta. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Kementerian KOMINFO Selenggarakan Webinar Literasi Digital di Ruteng

NTT AKTUAL. RUTENG. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Cyber Kreasi menyelenggarakan kegiatan Webinar Literasi Digital bertempat di Sky Flores Hotel Ruteng, Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (18/10/2021).

kegiatan Webinar Literasi Digital bertempat di Sky Flores Hotel Ruteng, Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (18/10/2021)

Kegiatan Webinar mengusung tema “Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Masa Pandemi” dan kegiatan ini juga aktif menerapkan protokol kesehatan serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencucui tangan dan menjaga jarak.

Saat memberikan sambutan dan membuka dengan resmi secara virtual  Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan kegiatan yang diselenggarakan ini yaitu dalam rangka memberikan literasi digital kepada masyarakat.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat memberikan sambutan dan membuka dengan resmi secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital, Senin (18/10/2021)

“Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” ujar Samuel.

Dirinya menambahkan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO dan berbagai stage holder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini, jelas nya.

“Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo bersama Cyber Kreasi berkomitmen akan terus melakukan  berbagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat lewat berbagai inisiatif kegiatan. Adanya berbagai inisiatif kegiatan literasi digital dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia,” kata Samuel.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” tandasnya.

Dalam kegiatan ini turut hadir sebagai Narasumber yaitu Akademisi dan Pakar Teknologi Pendidikan Dr. Marselus Ruben Payong, M.Pd, Akademisi Yohanes Mario Vianney,SS.,MM, Akademisi dan Pegiat Literasi Fabianus Hadiman Bosco, Akademisi dan Pegiat Budaya Agustinus Hartono, serta hadir selaku Key Opinion Leaders Vianus Jebarus (Inji Bomatra) yang merupakan  konten kreator dan YouTuber. Hadir pula selaku host dalam kegiatan ini yaitu Feliks Hatam.

Untuk diketahui jumlah penonton di Zoom Meeting yang turut hadir dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini mencapai lebih dari 300 peserta dan para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

 

Pertunjukan Rakyat “Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit” Sukses Diselenggarakan Kominfo

NTT AKTUAL. JAKARTA. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI) sukses menyelenggarakan acara Pertunjukan Rakyat ‘Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit’ dengan mengusung tema besar yaitu “Peran Milenial Dalam Menjaga Nilai Budaya di Era Digital”, Sabtu (18/9/2021).

Acara yang diselenggarakan secara langsung di The Sultan Hotel & Residence Jakarta ini juga berlangsung via Zoom dan disiarkan pula melalui Channel YouTube Kemkominfo TV.

Acara ini diisi Keynote Speech via Zoom oleh Plt. Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kominfo RI, Bambang Gunawan. Selain itu turut hadir sebagai pembicara dalam kegiatan ini yakni, Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Pusat Fauzan Fadel Muhammad. Hadir pula sebagai narasumber lainnya yakni dr. Kristin Tjandra.

Acara ini dipandu oleh Host Jeremy Teti dan Bella Fauzi. Turut pula dimeriahkan oleh penampilan bintang tamu Dian Sorowea serta musik yang diisi oleh Boma & Friend’s.

Pada kesempatan ini Plt. Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kominfo RI, Bambang Gunawan mengatakan teknologi komunikasi dan informasi di Indonesia semakin berkembang pesat. Saat ini hampir semua orang memiliki akses yang mudah untuk memperoleh informasi melalui internet. Hal ini dibuktikan oleh angka penetrasi pengguna internet di Indonesia yang mencapai 73,3 persen (73,3%). Data ini merupakan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia Tahun 2020.

Dengan jumlah penduduk 270,20 juta jiwa hasil sensus penduduk tahun 2020. Dimana 64,69 persen (64,69 %) merupakan Milenial yang lahir pada tahun 1981 sampai dengan tahun 2013. Para Milenial ini juga merupakan pengguna internet terbesar di Indonesia. “Mereka pada umumnya belum mempunyai kecakapan yang memadai dalam memanfaatkan internet dan Media digital yang dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna nya”, jelas Bambang Gunawan.

Sehubungan dengan hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika baru-baru ini telah meluncurkan program ‘Literasi Digital’ untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman masyarakat termasuk para Milenial dalam penggunaan teknologi informasi dan internet yang benar, tambahnya.

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan budaya dan oleh sebab itu hendaklah para generasi muda dan Milenial dapat selalu menjaga serta melestarikan budaya bangsa Indonesia.

“Dizaman sekarang dimana kemajuan teknologi telah maju sedemikian pesat, tidak seharusnya kita lalai dengan peninggalan-peninggalan budaya. Kemampuan teknologi internet dengan   kemampuannya menembus batas-batas geografis bahwa seakan dunia tak berjarak bukanlah penghalang untuk selalu melestarikan budaya kita sendiri,” ujar Bambang Gunawan.

Ada beberapa catatan kecil untuk generasi Milenial terhadap budaya bangsa Indonesia di tengah maraknya teknologi informasi. Catatan tersebut antara lain adalah :

  1. Generasi Milenial harus bisa menjaga budaya tradisi asli bangsa Indonesia, karena itu adalah identitas dan bernilai luhur dari nenek moyang bangsa Indonesia.
  2. Kemajuan teknologi justru bisa kita manfaatkan untuk mengemas secara kreatif budaya asli Indonesia untuk diperkenalkan di dunia internasional.
  3. Budaya asli Indonesia bukanlah hal yang kuno dan ketinggalan zaman, justru akan bernilai positif jika bisa dengan kreatif ditampilkan dan diperkenalkan kepada dunia. Banyak orang asing yang belajar tentang budaya Indonesia dan telah membuktikannya bahwa budaya Indonesia mempunyai nilai yang tinggi. (*)