Arsip Tag: Kemenparekraf

Hadapi Tatanan Kenormalan Baru, Kemenparekraf Selenggarakan Sosialisasi & Simulasi CHSE

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka menghadapi tatanan kenormalan baru, khususnya pada sektor MICE, Kementerian pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Panduan Kebersihan, Kesehatan Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) pada Penyelenggaraan Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (MICE).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) ini yakni terhitung sejak hari ini Selasa 28/9/2021 hingga esok Rabu 29/9/2021.

Dalam kegiatan Press Conference bersama awak Media usai acara pembukaan Sosialisasi dan Simulasi CHSE yang berlangsung di Aston Hotel Kupang, Selasa (28/9/2021) Direktur Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) Masruroh, S.Sos., MAB, mengatakan salah satu pedoman yang langsung disimulasikan pada acara pembukaan Sosialisasi CHSE hari ini adalah sebelum mengikuti kegiatan para peserta dan awak Media dan Panitia harus terlebih dahulu di Swab Anti Gen, di atur jaraknya dan semuanya wajib menggunakan masker.

Direktur Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) Masruroh, S.Sos., MAB, (kiri) dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT mengatakan Zet Sony Libing (tengah) saat memberikan keterangan pers kepada awak Media dalam kegiatan Press Conference yang berlangsung di Aston Hotel Kupang, Selasa (28/9/2021). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Dirinya menambahkan selain itu simulasi lainnya yang juga diaplikasikan yakni dalam pembukaan kegiatan hari ini sebelum pembicara yang baru ingin memaparkan materi nya, terlebih dahulu cover mic nya digantikan barulah narasumber selanjutnya memaparkan materi nya.

“Dalam kegiatan ini para pelaku UMKM juga dilibatkan untuk membantu UMKM memperkenalkan produknya dan para pelaku UMKM juga bisa belajar menggunakan online payment, dan transaksi online guna meminimalisir kontak fisik,” ujar Masruroh.

Harapannya setelah kegiatan ini semua aktivitas ekonomi kreatif dan pariwisata bisa kembali berjalan tetapi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, tandasnya.

“Hal ini perlu dilakukan karena membangkitkan ekonomi itu jangan juga mengabaikan kesehatan,” kata Masruroh.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT mengatakan Zet Sony Libing mengatakan pemerintah Provinsi NTT saat ini sudah mulai membuka beberapa destinasi pariwisata.Tujuan nya yaitu ekonomi rakyat harus kembali tumbuh dan pariwisata juga harus berjalan. Walaupun demikian pemerintah Provinsi membuat berbagai kebijakan tentang protokol kesehatan.

“Vaksinasi kami jalankan kesemua elemen dan kesemua tempat bahkan sampai di desa-desa. Kemudian di setiap festival ataupun pertemuan yang kita lakukan tetap selalu aktif menerapkan protokol kesehatan yakni dengan melakukan Swab anti gen dan kegiatan yang dilakukan juga dengan jumlah peserta yang terbatas. Jadi pemerintah Provinsi NTT menyiapkan berbagai hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan dan pada saat yang sama secara paralel pembangunan ekonomi kreatif dan pariwisata dijalankan,” kata Sony Libing.

Lanjutnya, saat ini di Labuan Bajo sudah mulai muncul geliat ekonomi itu, kota Kupang juga sudah mulai muncul. “Destinasi-destinasi wisata pun sudah kita buka supaya masyarakat bisa berkunjung. Pantai Liman juga sudah kita buka dan pengunjung bisa menikmati keindahan alam dan laut. Pemerintah Provinsi NTT juga sudah menyiapkan berbagai kegiatan-kegiatan Festival yang akan dilakukan tahun ini,” tuturnya.

Kesimpulannya pemerintah Provinsi NTT siap untuk membangun ekonomi kreatif dan pariwisata serta disaat yang sama juga siap melaksanakan berbagai vaksinasi untuk masyarakat dengan demikian ada herd imunity yang terbangun dengan baik dan rakyat pun sejahtera disaat pandemi, jelas Sony Libing.

“Prinsip kami tidak boleh masyarakat jatuh hanya karena Covid-19, pemerintah harus membangkitkan itu dengan cara membangun ekonomi kreatif dan pariwisata sembari menjaga protokol kesehatan,” ujar nya.

Diakhir pemaparannya Sony Libing menjabarkan pula Lewat kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Panduan Kebersihan, Kesehatan Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) pada Penyelenggaraan Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (MICE) ini adalah kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat yakni untuk melatih pelaku pariwisata di NTT untuk selalu menjaga protokol kesehatan sembari membangun pariwisata serta ekonomi kreatif, tutup Sony Libing. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata