Arsip Tag: Kapolda NTT

Kapolda NTT Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto Silaturahmi dengan Gubernur NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT) Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto, SH, MH, bersilaturahmi dengan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Kantor Gubernur NTT, Selasa (4/01/2022).

Kunjungan ini merupakan kunjungan perdana Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto setelah menjabat sebagai Kapolda NTT.

Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto, SH, MH (kiri) saat bersilaturahmi dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (kanan), di Kantor Gubernur NTT, Selasa (4/01/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Kapolda NTT Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto, SH, MH, menyampaikan bahwa kehadirannya untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kerja sama Kepolisian Daerah NTT dan Pemerintah Provinsi NTT dalam mendukung program pemerintah serta menjaga stabilitas Keamanan Ketertiban Masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Dalam meningkatkan kerja sama perlunya menjalin hubungan komunikasi dan kerja sama yang baik dalam mendukung program pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, sehingga ekonomi tetap tumbuh dan keamanan di wilayah ini pun tetap kondusif, jelas Setyo Budiyanto.

Dengan pertemuan ini, pihaknya berharap bisa mendapat informasi-informasi untuk membantu mendorong pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Ke depannya kerja sama ini terus dilakukan dan ditingkatkan,” pinta Setyo Budiyanto.

Sementara itu Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyambut baik dan menyampaikan harapannya dan mohon dukungan dari Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto guna bersama menuntaskan permasalahan-permasalahan yang ada di wilayah NTT.

Gubernur NTT VBL pun menyampaikan situasi kondisi dan permasalahan wilayah NTT dalam kaitannya terkait potensi-potensi yang dimiliki NTT yang perlu dikembangkan melalui strategi-strategi maupun inovasi tertentu.

Kami juga sangat bergembira dengan kehadiran Kapolda NTT yang baru Bapak Irjen Pol Drs. Setyo Budiyanto SH, M.H, yang juga mantan Direktur Penyidikan KPK dan saya mau semangat sebagai Penyidik itu terus diterapkan di NTT. Negara atau sebuah daerah itu maju kalau pemerintahannya tidak rakus tidak ada ketamakan,” katanya.

VBL juga mengharapkan Kehadiran Bapak juga sebagai energi positif untuk kita dalam menyelesaikan beberapa masalah diantaranya perizinan-perizinan di setiap kabupaten untuk kita percepat. Kita harus bentuk tim untuk menangani itu. Presiden juga sudah menginstruksikan agar setiap perizinan itu dipercepat.

Begitupun persoalan-persoalan yang ada di wilayah ini baik itu, persoalan tanah maupun investasi. Ia pun memperkenalkan hasil Karya para UMKM yang ada di NTT kepada Kapolda NTT, Irjen Pol Setyo Budiyanto.

Gubernur NTT berharap dalam membangun Provinsi Nusa Tenggara Timur lebih baik ke depan butuh kerja sama dari semua pihak terutama dari Polri (Polda NTT).

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT, Bernadeta Meriani Usboko, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Nusa Tenggara Timur, Cornelis Wadu. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Semua Komponen Harus Bersinergi Siap Siaga Mengantisipasi Bencana Alam dan Karhutla

NTT AKTUAL. KUPANG. Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan dalam kesiapsiagaan mengantisipasi dan menghadapi bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) maka diperlukan sinergitas yang tinggi antara komponen TNI, Polri, BPBD, Basarnas serta Pemerintah Daerah dan masyarakat. Pernyataan tersebut diungkapkannya pada saat memberikan sambutan pada Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam dan Pengendalian Karhutla bertempat di Lapangan Utama Mapolda NTT pada Senin (22/03/2021).

Kegiatan tersebut diikuti oleh TNI, Polri, BMKG, BPBD, Basarnas, Instansi Pemerintah Provinsi NTT Terkait. Turut hadir pula Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae, Soi, MM.

“Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat dilakukan pengecekan kesiapsiagaan personil dan sarana pra sarana yang dimliki. Sehingga kesiapsiagaan penanggulangan bencana dari semua komponen dapat bersinergi mewujudkan output adanya kesiapan dalam menghadapi situasi bencana alam yang kemungkinan terjadi di Provinsi NTT,” ujar Kapolda Latif.

“Bencana alam dan kebakaran hutan masih kemungkinan besar terus terjadi baik di darat dan laut. Ini harus ada kesiapsiagaan kita bersama dalam mengantisipasi untuk mencegah adanya korban jiwa dan kerugian materil, serta kerusakan ekosistem,” tambahnya.

Beliau mengatakan kondisi NTT dalam beberapa tahun terakhir juga dilanda bencana diantaranya tahun 2019 -terdapat bencana banjir yang mengakibatkan 165 buah rumah terendam banjir, 1 sekolah dan Kantor Bupati Sumba Tengah rusak akibat angin kencang. Tahun 2020 terdapat 4 desa terendam banjir, rumah warga rusak dan ruas jalan putus akibat tanah longsor, dan 36 rumah rusak akibat angin kencang dengan 1 korban jiwa. Juga gelombang laut yang mengakibatkan tenggelamnya kapal di Manggarai barat dan Alor.

Adapun juga tahun 2021 terdapat 20 kejadian bencana alam diantaranya banjir dengan 9 kejadian dengan 270 rumah dan 80 Ha sawah terendam banjir, 5 kejadian tanah longsor salah satunya di Kota Kupang yang mengakibatkan 2 orang meninggal, serta angin puting beliung dengan 6 kejadian masing-masih di Sumba barat, Alor dan Rote Ndao.

Kapolda Latif juga mengatakan data kebakaran hutan di NTT periode tahun 2019 seluas 139.920 Ha dan tahun 2020 yang terbakar seluas 114.719 Ha. Serta Wilayah NTT yang memiliki cuaca ekstrem yaitu musim kemarau lebih lama dari musim hujan yang menyebabkan kekeringan dibeberapa tempat.

Kapolda Lotharia Latif juga meminta agar semua kesiapsiagaan bencana dapat dilakukan sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo.

“Sesuai arahan Bapak Presiden RI tentang antisipasi Karhutla dan bencana alam di Indonesia yang disampaikan pada acara Rakornas Pengendalian Karhutla pada tanggal 22 Februari 2021 untuk diperhatikan beberapa hal seperti, Pencegahan diprioritaskan dengan deteksi dini, pemantauan di area rawan (titik api), infrastruktur pemantauan dan pengawasan harus sampai ditingkat bawah. Presiden juga meminta agar unsur Pemerintahan, Polri dan TNI juga terus mensosilisasikan pencegahan karhutla dan siap siaga bencana pada masyarakat, juga pemua pihak harus mencari solusi yang permanen untuk tahun-tahun ini dan selanjutnya. Kemudian pastikan juga permukaan air tanah dijaga dalam kondisi tinggi dan baik serta penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi,” jelasnya. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Audiensi Dengan Kapolda NTT, Gubernur : Mari Bersinergi Untuk Mensejahterakan Masyarakat

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan, kita mesti bersinergi sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing untuk menuju pembangunan yang optimal dan mensejahterahkan masyarakat NTT.

Hal tersebut diungkapkannya saat  beraudiensi dengan Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, SH, M.Hum di Ruang Kerja Gubernur, Senin (14/09/2020).

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat foto bersama dengan Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, SH, M.Hum di Ruang Kerja Gubernur, Senin (14/09/2020). Dokumentasi : Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

“Kita mesti duduk bersama. Dalam hal ini Gubernur, Kapolda, Kejati dan TNI agar kita memiliki persepsi yang sama untuk optimalisasi pembangunan guna mensejahterakan masyarakat NTT. Apalagi di masa sulit sekarang ini, di saat daerah lain khawatir dengan Covid 19 yang melanda dunia dan tidak bekerja. Kita di NTT tetap mematuhi Protokol covid 19, namun harus juga bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan kita,” ujar VBL.

Terkait anggaran pengamanan Pilkada, Gubernur mengungkapkan, Pemprov tetap mendukung Polda NTT selama yang dilakukan adalah untuk kepentingan bersama. Terlebih berkaitan tentang keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk penganggaran, prinsipnya kami siap mendukung selama anggaran tersebut tidak masuk dalam kategori anggaran rutin karena ada regulasi yang mengaturnya. Perlu pemantauan terhadap 2 Kabupaten dari 9 Kabupaten yang selenggarakan Pilkada yaitu Kabupaten Manggarai dan Sumba Barat agar pelaksanaannya (Pemilukada) tetap kondusif,” jelas Gubernur Viktor

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga menghimbau masyarakat agar tetap menjaga dan memperkuat imunitas tubuh serta mematuhi Protokol Covid 19.

“Saya dalam keadaan sehat dan terus  mencermati serius perkembangan virus ini (Covid 19) di NTT. Saya menghimbau kepada masyarakat NTT agar menghadapi virus, tetap mematuhi protokol covid 19 dan yang terpenting adalah menjaga imunitas pribadi dan keluarga,” tegas Gubernur VBL.

Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, SH, M.Hum juga menyampaikan, siap mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) yaitu Pariwisata sebagai lokomotif pembangunan di NTT, Pengamanan Pelaksanaan Pilkada serentak di 9 Kabupaten, Penanganan Covid 19 dengan menganut prinsip-prinsip preventif dan humanis.

“Pada prinsipnya kami siap mendukung  pelaksanaan pembangunan di NTT. Tentunya berkaitan dengan pariwisata, kami telah menghimbau kepada seluruh jajaran  Polda NTT agar menjadi agen promosi pariwisata NTT. Berkaitan dengan Pemilukada serentak yang dilakukan di 9 Kabupaten, kami tetap kawal dengan baik agar pelaksanaannya aman dan kondusif. Sedangkan penanganan Covid 19 tetap kami himbau seluruh elemen pelaku pembangunan agar tetap mematuhi protokol covid 19. Tentunya semua ini kami lakukan dalam prinsip Prenventif dan Humanis,” tutup Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, SH, M.Hum.

Untuk diketahui turut hadir dalam pertemuan ini Kapolda NTT beserta Jajaranya, Staf Khusus Gubernur dan Kepala Badan Keuangan Provinsi NTT.(*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata