Arsip Tag: Kabupaten TTU

Kadis BUDPAR TTU dan Mahasiswa Kunjungi kolam Renang Oeluan

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Robertus Nahas bersama rombongan dari Dinas kebudayaan dan parawisata (DISBUDPAR) TTU serta di temani Mahasiswa magang dari dua Fakultas yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Ilmu Solial dan Politik (FISIPOL) UNIMOR mengunjungi kolam Renang Oeluan di Kecamatan Noemuti Kabupaten TTU, dengan membawa berbagai properti alat musik, Jumat (31/07/2020).

Di depan Rombongan dan pengunjung,  Robertus Nahas menyapa dan mejelaskan bahwa saat ini DISBUDPAR sedang melakukan uji coba pada berbagai properti wisata band yang di miliki oleh DISBUDPAR TTU serta merakayan pelepasan salah satu pegawai yang telah mengakhiri masa kedinasannya di DISBUDPAR Kabupaten TTU.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas bersama rombongan dari Dinas kebudayaan dan parawisata (DISBUDPAR) TTU serta di temani Mahasiswa magang UNIMOR saat mengunjungi kolam Renang Oeluan, Jumat (31/07/2020). Foto : Yanri Erastus Maunaben/NTT Aktual

“Selamat siang Bapak, Ibu pengunjung semua hari ini merupakan uji coba perdana pada beberapa peralatan yang sudah ada tapi baru coba untuk di rehap dan mudah-mudahan alat ini bisa menjadi daya tarik untuk pengujung obyek wisata oeluan dan tanjung bastian, dan hari ini juga personil dari wisata band akan menghibur bapak, ibu pengunjung semua dan juga menghibur teman kami yang tepat hari ini sudah purna tugas,” kata Robertus.

Kadis BUDPAR TTU, Robertus Nahas (tengah) saat menyapa para pengunjung kolam Renang Oeluan, Jumat (31/07/2020). Foto : Yanri Erastus Maunaben/NTT Aktual

Dirinya pada kesempatan ini juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H kepada para pengunjung yang hadir pada saat itu.

“Bagi saudara-saudara yang merayakan Idul Adha 1441 H selamat merayakannya, dan saya juga turut ucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H,” kata Robertus.

Selain itu Robertus Nahas mengatakan bahwa DISBUDPAR Kabupaten TTU akan kembali menghidupkan wisata band yang mengalami kemandekan sejak 2010 dan akan melakukan live perdananya di Oeluan pada hari Minggu (02/08/2020) besok.

Kolam Renang Oeluan yang terletak di Kecamatan Noemuti Kabupaten TTU. Foto : Yanri Erastus Maunaben/NTT Aktual

“Jadi mulai minggu 02/08/2020 DISBUDPAR Kabupaten TTU akan kembali menghidupakan wisata band yang sudah sempat berhenti sejak 2010. Kami akan hadir dengan jadwal nya yaitu satu minggu ada di Oeluan dan satu minggu ada di Tanjung Bastian, satu bulan dua kali. Kita akan live disini dan tanjung bastian sebagai bentuk kepedulian kita terhadap pengujung supaya pengunjung juga bisa ikut menikmati suasana yang suka cita di lokasi obyek wisata,” ujarnya.

Kegiatan yang di langsungkan sekitar pukul 10:45 Wita sampai pukul 16:00 sore ini di pandu langsung oleh Kadis BUDPAR Kabupaten TTU, Robertus Nahas dengan memanjakan para pengujung lewat bermacam-macam lagu sehingga pengunjung pun merasa terhibur dengan iringan-iringan musik yang di nyanyikan.

Selain memanjakan pengunjung dengan nyanyian Robertus Nahas juga memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk ikut menyumbangkan lagu, seketika suasana pun menjadi lebih hidup dan bersahabat serta berbeda dari biasanya dan pengunjung pun secara bergantian menyumbangkan bermacam-macam lagu yang menambah kemeriahan acara uji coba properti wisata band serta perayaan pelepasan purna tugas tersebut. (Red)

Penulis : Yanri Erastus Maunaben
Editor : Nataniel Pekaata

BPBD, Sat Lantas Polres dan Kodim 1618/TTU Lakukan Penyemprotan Disinfektan

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam rangka mencegah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bersinergi dengan Satuan Lalulintas Polres TTU dan Kodim/1618 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan penyemprotan disenfektan, Rabu (13/05/2020).

Kepala Bidang Pencegahan dan kesiap siagaan BPBD Kabupaten TTU, Amandus Afenpah kepada Media Online NTTAktual.com di sela-sela kegiatan mengatakan kegiatan penyemprotan disenfektan ini merupakan bagian dari upaya pencegehan penyebaran Covid-19.

“Kegiatan penyemprotan disenfektan dan pembagian masker merupakan salah satu dari bentuk pencegahan penyebaran virus corona, jadi dalam upaya pencegahan ini kami dari BPBD bekerja sama dengan TNI dan POLRI yang ada di Kabupaten TTU,” ungkap Amandus.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Lalulintas Polres TTU dan Kodim/1618 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) saat bersinergi melakukan penyemprotan disenfektan, Rabu (13/05/2020). Foto : Yanri Maunaben/NTT Aktual

Amandus juga mengatakan BPBD TTU telah melakukan upaya pencegahan di berbagai tempat di TTU diantaranya di Gua Aplasi di Kefa Tengah dan kali ini di kelurahan Maubeli dan apa bila cuaca memungkinkan akan di lanjutkan ke Bansone.

Sasaran dari penyemprotan disenfektan di fokuskan pada rumah-rumah warga dan tempat-tempat umum di sekitaran kelurahan Maubeli.

“Sasaran dari penyemprotan rumah-rumah penduduk dan tempat-tempat umum yang kita anggap sebagai tempat yang sering di kunjungi oleh orang banyak seperti tadi itu ada rumah makan, ada pertokoan itu kita melakukan penyemprotan tapi umumnya ini semua di lakukan untuk semua rumah penduduk,” jelasnya.

Sementara di tempat yang sama KBO satuan Lantas Polres TTU, Ipda Syawan Soerdika mengatakan ini merupakan rangkaian kegiatan dari beberapa kegiatan yang sebelumnya, dimana hari ini merupakan hari ke 4 yang sebelumnya satuan lantas Polres TTU telah melakukan pembagian masker di tiga lokasi diantaranya di Peoboko, Tanah Putih dan ketiga di depan cabang Dalehi.

“Ini adalah rangkaian kegiatan dari beberapa kegiatan sebelumnya. Kali ini merupakan kegiatan hari ke 4 tujuan utama adalah 1 pembagian masker sudah di laksanakan di 3 titik pertama di Peoboko, ke dua di tanah putih, ketiga di depan cabang Dalehi itu yang pembagian masker kemudian ini hari yang ke 4 tujuannya adalah mencegah Covid-19, dan begitu juga kita dari Sat Lantas Polres TTU mengingatkan pada para pengendara kendaraan bermotor roda 4 dan roda 2 maupun bis untuk tetap menggunakan masker dan juga untuk bis agar dapat menjaga jarak tempat duduk penumpang,” katanya.

Ipda Syawan Soerdika juga mengatakan dirinya masih mendapatkan beberapa masyarakat yang belum menggunakan masker dengan berbagai alasan seperti lupa dan sebagian belum punya.

“Masih ada beberapa masyarakat yang belum menggunakan masker dengan berbagai alasan, satu karena lupa, dua memang dia belum ada. Jadi mereka sudah kita imbau untuk tetap menggunakan masker karena ini penting dan kita tidak tau penyebaran Covid-19 ini dari mana- dari mana, dari siapa kita tidak tau, sehingga yang paling penting intinya kita selalu mengikuti protokol kesahatan sesuai perintah dari Menteri Kesehatan seperti penggunaan masker, menggunakan air yang bersih, gunakan sabun saat mencuci tangan atau hand sanitizer dan tidak lupa kita jangan saling berjabatan tangan atau bersentuhan satu sama lain,” ujarnya.

Sementara itu Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi, saat di hubungi melalui WhatsApp dirinya mengimbau agar masyarakat dapat selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah di tetapkan oleh pemerintah dan mengajak agar masyarakat dapat saling peduli dan saling mengingatkan.

“Himbauan kami kepada masyarakat yakni saat beraktivitas selalu menggunakan masker untuk mencegah penyebaran Covid 19, mematuhi physical dan social distancing. Selain itu masyarakat harus dapat semaksimal mungkin menghindari kerumunan orang. Mari kita budayakan untuk saling Peduli dan saling mengingatkan karena kita tidak hidup sendiri,” jelas Dandim.

Untuk diketahui kegiatan di Kelurahan Maubeli mulai dari Selasa (12/05/2020) yakni pembagian masker bagi pengguna jalan yang tidak bermasker lalu penyemprotan disinfektan, starnya dari cabang Dalehi lalu dilanjutkan sampai cabang RSPD Kefamenanu dan karena hujan maka tidak bisa dilanjutkan kegiatan penyemprotannya.

Kegiatan penyemprotan baru dilanjutkan pada Rabu (13/05/2020) dan titik starnya yakni dari sebelum cabang PLN lalu menuju batas wilayah Kelurahan Maubeli yaitu jembatan Km.6 jurusan kupang lalu kembali ke belakang cabang toko gajah dan sekitarnya sampai belakang PLN. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Cegah Covid-19, Camat kota Kefamenanu Minta Warga Patuhi Imbauan Pemerintah

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Camat Kota Kefamenanu terus lakukan langkah preventif untuk mencegah terjadinya  Covid-19 yakni dengan aktif memberikan imbauan terhadap masyarakat.

Selain memberikan imbauan Camat Kota Kefamenanu Drs. Yonas Tameon, M.Si, juga aktif melakukan pemantauan kepada masyarakatnya.

Camat Kota Kefamenanu Drs. Yonas Tameon, M.Si, saat di temui NTT Aktual di ruang kerjanya, Selasa (14/04/2020) mengatakan berbagai langkah telah dilakukan untuk mencegah Covid-19.

Camat Kota Kefamenanu Drs. Yonas Tameon, M.Si (Foto : Yanri Maunaben/NTT Aktual)

“Untuk langkah-langkah memang kita selalu menyampaikan kepada masyarakat untuk mentaati imbauan dari pemerintah dan dari tokoh-tokoh agama,” ujar Yonas.

Selain mengimbau masyarakat agar dapat selalu menaati imbauan dari Pemerintah dan dari tokoh Agama, dirinya juga berharap agar warga yang berada di luar wilayah Kecamatan Kota Kefamenanu atau yang berada di daerah yang sudah terkapar atau daerah zona merah dapat menahan keinginannya untuk pulang.

“Kami mengimbau pada masyarakat umumnya atau masyarakat yang anaknya atau keluarganya berada di luar wilayah Kecamatan Kota Kefamenanu atau terutama yang berada di daerah yang terpapar atau daerah zona merah, kita imbau untuk sementara tidak usah kembali dulu. Tapi kalau seandainya mereka terpaksa kembali, kita berkoordinasi dengan pihak kesehatan di Puskesmas dan kita kontak ke call center Kabupaten untuk mereka di cek kesehatannya kemudian di imbau untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari,” katanya.

Yonas Tameon juga mengimbau pada warganya agar tidak melakukan perjalanan untuk sementara ini, dan juga menahan keinginan untuk bepergian jika tidak terlalu penting sampai kondisi kembali normal.

Camat Kota Kefamenanu telah mengeluarkan surat edaran Penegasan Himbaun pada seluruh kelurahan se – Kecamatan Kota Kefamenanu dengan Nomor Surat : Kkk. 440/89/IV/2020, pada 8 April 2020 dengan tembusan Bupati Timor Tengah Utara, Wakil Bupati Timor Tengah Utara dan Kepala Dinas Timor Tengah Utara dimana di dalam surat tersebut telah mencantumkan 10 butir himbauan bagi seluruh Lurah se – Kecamatan Kota Kefamenanu untuk memberikan himbauan pada masyarakat.

Dirinya juga menegaskan bahwa akan membubarkan masyarakat jika dalam pemantauan masih di temukan sering kumpul-kumpul baik di tempat-tempat umum atau tempat yang sepi.

“Kita berkordinasi dengan Danramil kemudian Babinsa dan Babinkamtibmas, kita melakukan pemauntauan untuk masyarakat yang masih berkumpul di tempat-tempat umum, yang nongkrong di tempat yang starategis kita imbau untuk pulang dan yang masih bandel akan kita bubarkan,” kata Yonas.

Camat Kota Kefamenanu Yonas Tameon mengharapkan pada seluruh Lurah se – kecamatan Kota Kefamenanu sampai pada tingkat RT agar dapat menginformasikan warganya yang baru pulang dari Zona Merah melalui Call centre di Kabupaten dan call centre di Puskesmas Sasi.

“Harapan kami pemerintah di kelurahan dan sampai di tingkat RT mendukung imbauan dan penegasan dari pemerintah supaya tujuan dan informasi-informasi dari pemerintah itu bisa sampai pada masyarakat dan mereka bisa membantu untuk menginformasikan kepada masyarakat yang baru pulang dari luar daerah untuk bisa menghubungi call centre penanganan Covid-19 di Kabupaten dan melalui call center di Puskesmas sasi sehingga mendapat penanganan,” tutupnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Dampak Covid-19, Bank NTT Cabang Kefamenanu Siapkan Stimulus Restrukturisasi Bagi Debitur

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Di tengah merebaknya pemberitaan terkait Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan dalam upaya mendukung pemerintah mencegah Covid -19, pihak Bank NTT Cabang Kefamananu melakukan upaya dari segi Perbankan.

Kebijakan dari segi Perbankan ini meliputi 6 tindakan yang akan di lakukan pihak Bank NTT Cabang Kefamenanu untuk memberikan Stimulus berupa restrukturisasi pada warga yang terdampak Covid-19.

Hal ini disampaikan Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, Frederikus Mashur Ngganggus, kepada NTT Aktual, Selasa (07/04/2020).

“Yang pertama itu dari sisi perbankan kita lagi melakukan ketentuan kriteria yang layak bagi debitur terutama bagi debitur yang terdampak langsung Covid-19, ini berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No : 11 tahun 2020 bahwa perbankan di minta untuk melakukan stimulus berupa restrukturisasi atas Kredit pada Debitur yang terdampak Covid-19,” ujar Frederikus.

Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, Frederikus Mashur Ngganggus. Foto : Istimewa

Petinggi Bank NTT Cabang Kefamenanu ini juga mengatakan bahwa dalam meyiapkan stimulus restrukturisasi ini akan dilakukan identifikasi terlebih dahulu setelah melakukan identifikasi akan di lakukan 6 restrukturisasi bagi debitur yang terdapampak Covid-19.

“Kita disini ada 6 langkah, pertama itu kita lakukan identifikasi terhadap debitur-debitur yang mengalami kesulitan untuk mengembalikan pinjaman dan nanti dari hasil identifikasi ada kurang lebih 6 bentuk restrukturisasi yang pertama itu, pengurangan tunggakan pokok, kedua pengurangan tunggakan bunga, yang berikut perpanjangan jangka pinjaman, yang berikut penambahan jumlah pinjaman, kemudian penambahan plafon pinjaman baru tergantung dari masalah apa yang di hadapi perusahaan,” jelas Petinggi Bank NTT Cabang Kefamenanu tersebut.

Selain kebijkan dari segi Perbankan ada juga kebijakan yang di lakukan dari segi kenyamanan nasabah di Banking Hall untuk menyikapi Covid-19.

“Kita juga aktif mengurangi tingkat kepadatan, untuk kepadatan sendiri itu mengacu pada beberapa elemen yang pertama itu di dalam karyawan sendiri, di dalam karyawan kita ini, untuk mengurangi kepadatan itu mereka kita off kan masing-masing karyawan itu 2 hari. Jadi untuk Cabang Kefamenanu ini setiap hari itu ada 8 orang karyawan yang kita off kan jadi mereka bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Kemudian untuk nasabah sendiri di Banking Hall kita sudah mengatur cara duduknya jarak 1,5 Meter, kemudian kalau sudah tidak tertampung di dalam itu sebagian kita arahkan untuk antri di luar. Jadi kalau dilihat ada penumpukan di luar kantor itu sebenarnya ada upaya untuk mengurangi penumpukan,” ungkapnya.

Selain itu pihak Bank NTT juga menyediakan Hand Sanitizer sebanyak dua tempat yakni di pintu depan dan di pintu belakang selain dari itu juga semua pihak Bank NTT di wajibkan berjemur setiap pagi kurang lebih setengah jam dan juga Bank NTT cabang Kefamenanu membatasi akses masuk keluar pada orang-orang yang tidak punya kepentingan langsung dengan Bank seperti orang-orang yang berjualan di halaman perbankan untuk sementara di batasi aksesnya, lanjutnya.

Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, Frederikus Mashur Ngganggus juga mengucapkan terimakasih pada Polres TTU yang sudah mengirimkan anggotanya memberikan sosialisasi dan pemahaman langsung pada Masyarakat di Bank NTT Cabang Kefamenanu selama 2 hari.

“Kami ucapkan terimakasih pada pihak Polres TTU yang sudah 2 kali mengirimkan tenaga dari Polres untuk memberikan sosialisasi langsung di Bank NTT Cabang Kefamenanu, untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak terlalu banyak berkumpul di luar rumah,” pungkasnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Galeri Feotnai Ma’tani Hadirkan Beragam Produk Motif NTT

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Toko yang diberi nama Galeri Feotnai Ma’tani yang berada tepatnya di Jalan Eltari KM 2 Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ini menyediakan Beragam Produk bermotifkan berbagai Daerah di Provinsi NTT lebih khususnya daerah yang ada di daratan Timor.

Hal ini di sampaikan pemilik Galeri Feotnai Ma’tani, Vicky Simonis saat di temui NTT Aktual, Selasa (07/04/2020).

“Disini tersedia berbagai produk diantaranya, ada kain tenun Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu dan Malaka, ujarnya”.

Vicky Simonis saat menunjukan berbagai koleksi kain tenun yang dimiliki Galeri Feotnai Ma’tani. Foto : Yanri Maunaben/ NTT Aktual

Selain kain tenun dari empat Kabupaten di Daratan Timor Nusa Tenggara Timur, Vicky Simonis  juga mengungkapkan bahwa toko miliknya menjual pula berbagai produk-produk lain yang di hasilkan dari kain tenun.

“Produk lain dari kain tenun yang kita jual yakni seperti dompet dari kain tenunan, ada Tas, ada juga Topi yang di buat dari tenun juga. Ada juga anting-anting terus muti-muti juga ada dan kita juga menjual madu asli. Selain itu ada pula perhiasan serta pernak-pernik untuk Ritual adat,” ujarnya.

Vikcy Simonis menambahkan harga berbagai produk dari hasil tenunan ini dijual dengan harga yang bervariasi seperti pada harga kain tenun berbeda dengan tas, dompet dan sebagainya.

“Harga dari produk ini berbeda-beda seperti pada kain, kain itu tergantung dari tenunan karena kita pakai kelas tenunan, ada harga kelas tenunan yang mulai dari Rp.150 ribu untuk motif sotis biasa, dan ada yang sampai jutaan,” ungkapnya.

Harga kain tenun yang bervariasi dari RP. 100 ribu hingga jutaan Rupiah ini berbeda dengan harga pada Tas, topi, selendang, anting-anting dan lainnya.

“Untuk tas, topi, selendang dari kain tenun serta anting-anting dan lainnya kami menjualnya dengan harga yang hanya berkisar dari dari Rp. 10 ribu hingga Ratusan ribu saja,” kata Vicky.

Ada pun cara penjualan yang di pakai oleh Vicky Simonis sebagai pemilik Toko, dirinya menjelaskan bahwa selain melakukan transaksi di tempat dirinya juga sering melakukan transaksi secara online dengan memanfaatkan akun media sosialnya seperti Facebook, WhatsApp dan Instagram.

“Sedangkan kalau untuk penjualan ini sayakan memiliki tokoh jadi saya melakukan penjualan disini tapi ada juga sistim penjualan lain yaitu secara online di media sosial contoh nya di Facebook, WhatsApp dan Instagram,” tutupnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Disperindag Kabupaten TTU Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Ditengah maraknya pemberitaan mengenai Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memastikan harga Bahan Pokok dan Bahan Penting di Kabupaten TTU rata-rata masih tetap stabil.

Hal ini disampaikan Kepala Disperindag Kabupaten TTU, Drs. Maksimus Akoit, M.Si, kepada NTT Aktual, saat di temui di Ruang Kerjanya, Jumat (03/04/2020).

“Saat ini kita fokus melakukan pemantauan harga bahan pokok dan bahan penting di dua pasar rakyat yang ada di Kota Kefamenanu yaitu Pasar Rakyat Lama dan Pasar Rakyat baru dan seperti hasil pemantauan untuk harga bahan Pokok dan bahan Penting di Kabupaten TTU rata-rata masih tetap stabil,” ungkap Maksimus.

Kepala Disperindag Kabupaten TTU, Drs. Maksimus Akoit, M.Si. (Foto : Yanri Maunaben/NTT Aktual)

Dirinya menambahkan dalam mencegah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini memang tugas Disperindag adalah untuk memantau tingkat kenaikan harga bahan-bahan pokok dan bahan penting yang beredar di masyarakat, dan sampai dengan minggu ke lima Maret memasuki awal April 2020 ini, harga bahan-bahan pokok dan bahan penting masih sama dengan harga pada minggu ke empat dan ketiga pada bulan Maret 2020, jelasnya.

Meski harga bahan pokok dan bahan penting masig berada di tingkat rata-rata namun dirinya juga mengungkapkan adanya peningkatan harga pada bahan eceran namun masi tetap dapat terkontrol dengan baik.

“Memang ada kenaikan sedikit tapi di tingkat eceran saja, seperti pada jahe dan sere yang naik sedikit dari yang semula di jual dengan harga Rp.3 Ribu kini naik jadi Rp.5 Ribu itu yang kita rasakan. Namun untuk bahan-bahan pokok dan bahan penting masih sama di tingkat rata-rata, untuk beras juga masih sama, itu bervariasi untuk beras Mamramo, beras trenggiling itu rata-rata masih sama yakni berkisar dari Rp.11 Ribu, Rp.12 Ribu sampai Rp.13 ribu itu paling tinggi,” kata Maksimus.

Dirinya juga mengatakan bahwa Stok bahan Pokok dan bahan penting di pastikan akan tetap tersedia sampai akhir bulan April dan harga pun akan tetap stabil.

“Kita pastikan stok aman untuk 1 dan 2 bulan kedepan ini, baik itu stok bahan pokok dan bahan penting serta untuk harga itu tetap stabil karena mulai dari Maret sampai April 2020 ini tidak ada harga yang melonjak rata-rata masih sama. Kita juga setiap saat itu di mintai keterangan baik itu dari Provinsi maupun dari Kementerian dan kita selalu memberikan laporan, karena hal ini penting guna mengantisipasi tidak terjadinya kelangkaan bahan pokok dan lonjakan harga,” terangnya.

Selain itu Kadis juga mengungkapkan dirinya selalu mengimbau kepada setiap Distributor yang ada di Kefamenanu untuk tidak memanfaatkan momen di tengah maraknya pemberitaan wabah virus Corona untuk meruap keuntungan besar.

“Hampir setiap minggu itu kita aktif memberikan imbauan terutama kepada setiap Distributor yang ada di Kabupaten TTU khususnya yang ada di Kota Kefamenanu ini. Kita mengimbau untuk tidak menaikan harga yang tidak wajar, yang berikut itu juga jangan terjadi penimbunan bahan-bahan pokok dan bahan penting,” ujar Maksimus Akoit.

Dirinya berharap dengan adanya imbauan yang rutin dari Bidang Perdagangan pada Disperindag Kabupaten TTU ini, para distributor dapat tetap selalu menjaga tingkat harga yang stabil di pasaran, pungkasnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Cegah Covid-19, Pemkab TTU Siapkan Lokasi Bagi ODP

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam rangka mencegah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (Pemkab TTU) menyediakan lokasi bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Lokasi yang akan menjadi tempat bagi ODP di Kabupaten TTU yaitu Rumah Susun yang terletak di KM 9 BTN Kefamenanu.

Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, saat di temui awak media setelah melakukan peninjauan, Rabu (1/04/2020) menerangkan alasan penempatan ODP yang terpusat ini dikarenakan jumlah Alat Pelindung Diri (APD) terbatas sehingga perlu di lakukan penempatan terpusat.

“Kita pusatkan konsentrasi satu tempat sehingga memudahkan kontrol dari petugas kesehatan, karena kita punya Alat Pelindung Diri (APD) juga terbatas,” kata Raymundus.

Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, saat meninjau Rumah Susun yang terletak di KM 9 BTN Kefamenanu yang dimana akan dijadikan sebagai lokasi bagi ODP, Rabu (1/04/2020). Foto : Yanri Maunaben/NTT Aktual

Lanjutnya, rumah susun yang memiliki 42 ruangan ini siap di pakai, dan dirinya juga tidak menginginkan adanya peningkatan jumlah ODP di Kabupaten TTU.

“Kita tidak inginkan adanya peningkatan jumlah ODP dan rumah susun ini adalah ruangan yang siap di pakai bagi para ODP,” ujar Raymundus.

Bupati juga mengatakan bahwa paling lambat setelah semua fasilitas terpenuhi maka yang sudah masuk dalam daftar ODP sudah bisa menempati Rumah Susun yang di sediakan.

“Diharapkan hari ini, besok dan lusa sudah bisa di tempati, ini kan kita harus bersihkan ruangannya, lampunya kita sediakan, kemudian tempat tidur sprei dan segala macam harus kita siapkan, terus air bersih untuk minum setiap kamar itu harus di siapkan, jadi kita siapkan dispenser untuk setiap kamar itu ada” kata Raymundus Fernandes.

Pada kesempatan ini Bupati TTU juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) tidak punya kewenangan untuk melakukan Lockdown atau karantina wilayah.

Lockdown merupakan kewenangan pemerintah pusat, kita pemerintah daerah tidak bisa mengambil kebjikan itu, itu kewenangan penuh pemerintah pusat, untuk menutup semua pintu masuk dan keluar juga bukan kewenangan kita oleh karena itu kita tetap merujuk mengikuti perintah dari pemerintah Pusat,” tegasnya.

Untuk diketahui turut hadir dalam peninjauan lokasi ini yaitu Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU Thomas J. M. Laka. S.Km, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi, dan  Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas.

Selain itu turut pula dihadiri sejumlah staff Rumah Sakit Umum Daerah TTU  dan ASN dari Dinas Kesehahatan Kabupaten TTU. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Dinkes TTU Himbau Masyarakat Jangan Panik dan Terapkan Pola hidup Sehat

NTT AKTUAL.KEFAMENANU. “Masyarakat harus tetap tenang serta selalu terapkan pola hidup sehat dan bersih agar bebas dari segala jenis penyakit,”

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Thomas J. M. Laka, S. Km, saat ditemui NTT Aktual di Kantor Dinas Kesehatan TTU, Selasa (24/03/2020).

Thomas menambahkan terkait Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dirinya menghimbau agar masyarakat tetap tenang, jangan panik serta harus selalu dapat menerapkan pola hidup sehat dan bersih, biasakan cuci tangan dengan deterjen/Hand Sanitizer sebelum dan sesudah melakukan aktifitas.

“Selain itu saat ini kita juga sudah menyediakan henskrap di setiap puskesmas sehingga di harapkan pada pasien yang melakukan kunjungan atau kontak dengan tenaga medis agar mencuci tangan karna itu yang sedang kita terapkan pada pola kehidupan rumah tangga,” kata Thomas.

Lanjutnya, saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten TTU telah melakukan sejumlah langkah kongkrit seperti memberikan pemahaman dan juga memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Thomas Laka juga mengungkapkan bahwa ada beberapa langkah yang dilakukan untuk menangkal Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten TTU.

“Saat ini kita telah memiliki SK Tim gerak cepat kabupaten untuk melibatkan semua sektor guna mencegah Covid-19. Selain itu di tingkat Kabupaten kita juga telah memiliki posko atau call center. Call center di Kabupaten ini kita telah buat jejaring sampe di puskesmas dan disana juga nanti ada Pak Camat dan Kepala Desa. Tugas dari call center yang di Puskesmas itu sama dengan yang di Kabupaten yaitu menerima informasi dari masyarakat,” ujarnya.

Thomas Laka juga mengatakan bahwa saat ini Bupati TTU telah menurunkan tim yang tersebar di setiap Kecematan untuk menyampaikan penyuluhan keliling dan penyampaian pesan-pesan pada masyarakat.

“Kemudian yang berikut kemarin juga kita sudah lakukan demo terkait dengan penyemprotan desinfektan,” pungkasnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Menjelang Pilkada TTU, KPU Aktif Lakukan Persiapan

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Periode 2021-2026, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten TTU Provinsi Nusa Tengara Timur (NTT) aktif melakukan persiapan guna penyelenggaraan Pilkada yang berintegritas di Kabupaten TTU.

Hal ini disampaikan Ketua KPUD Kabupaten TTU, Yulius Lape Feka, S.Pd, saat di temui NTT Aktual di Ruang kerjanya, Kamis (06/03/2020).

Yulius menambahkan terkait dengan persiapan untuk pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati TTU Periode 2021-2026 sampai sejauh ini masih berjalan lancar.

“Ada beberapa tahapan yang sudah kita lewati yaitu soal penganggaran. Kepala Daerah juga sudah menghibahkan anggaran sehingga bisa memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang sudah kita laksanakan. Kemudian kita juga sementara ini sedang berproses pada verifikasi administrasi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dari calon perseorangan (independen),” ujar Yulius.

Dirinya menambahkan kebetulan pada Pilkada Kabupaten TTU Periode 2021-2026 ada pula yang menggunakan jalur perseorangan atau independen.

“Jalur perseorangan itu sementara dalam proses dan saat ini ada pada tahapan verifikasi administrasi dan itu akan berakhir pada tanggal 25 Maret,” tandasnya.

Yulius menambahkan selain itu saat ini KPUD Kabupaten TTU juga juga sudah selesai melakukan perekrutan panitia Ad Hoc tingkat Kecamatan dan akan dilanjutkan dengan perekrutan panitia Ad Hoc pada tingkat Desa.

Yulius Lape Feka juga menjelaskan bahwa setelah pelantikan, akan ada kegiatan-kegiatan berurutan yang akan dilaksanakan KPUD Kabupaten TTU yakni seperti verifikasi faktual lapangan dan pemetaan pemilih per TPS.

“Memang di bulan Maret 2020 ini ada kegiatan besar yang berurutan akan dilaksanakan, tapi kami upayakan untuk semuanya bisa terlaksana,” terangnya.

Yulius juga mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh warga TTU dan dirinya menghimbau kepada seluruh Warga  TTU untuk menjaga situasi Pilkada tetap kondusif agar Pilkada dapat berjalan lancar.

“Sebagai penyelenggara kita menghimbau supaya setiap warga Negara khusunya yang berdomisili di Kabupaten TTU supaya bisa menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif sehingga kita dapat melahirkan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang berintegritas,” tegas Yulius.

Dirinya juga mengharapkan partisipasi dan keterlibatan aktif dari masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai pemilih ketika di lakukan pendataan selain itu partisipasi dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja KPU, karena itu sangat membantu KPUD Kabupaten TTU dalam melahirkan Pilkada yang berintegritas, pungkasnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Kodim 1618/TTU Bersama Polres dan Dinkes Gelar Sosialisasi Pencegahan Covid-19

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Kodim 1618/TTU bersama dengan Polres TTU dan Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar Kegiatan Sosialisasi dan himbauan tentang pencegahan penularan Corona Virus Desease (Covid-19) yang berlangsung di Terminal dan Pasar Lama Kabupaten TTU, Sabtu (21/03/2020).

Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini yaitu Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi, Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU Thomas Laka, J. M, S.km, Anggota Kodim 1618/TTU, Anggota Polres TTU dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Kesehatan Kabupaten TTU.

Dalam kesempatan ini Dandim 1618/TTU, Kapolres TTU dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU menyampaikan sejumlah hal penting terkait himbauan tentang pencegahan penularan Corona Virus Desease (Covid-19) yang harus dilakukan masyarakat.

Himbauan ini meliputi :

1.Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan meminimalisir terhadap resiko penularan Covid-19 atau Corona agar warga meningkatkan kewaspadaan dan disiplin diri guna mencegah resiko penularan.

2. Menjaga jarak aman antar warga dalam bermasyarakat.

3. Tidak diperkenankan untuk keluar rumah kecuali pada kegiatan penting.

4. Hindari tempat- tempat berpotensi yg menjadi media penularan, misalnya kawasan yang penuh pengunjung.

5. Tunda seluruh kegiatan terkait dengan pengumpulan warga atau massa, sekalipun kegiatan bertujuan baik, penting dan mulia.

6. Terkait kegiatan keagamaan dan peribadatan untuk sebisa mungkin dilakukan dirumah masing-masing.

7. Dihimbau juga untuk tidak berpergian keluar kota, menunda rencana mudik dan sebagainya

8. Kepada para orang tua untuk mengingatkan kepada anak-anaknya agar tidak berpergian dari rumah. Libur sekolah/ kegiatan belajar di sekolah tujuannya untuk bisa berada dirumah masing-masing sehingga mencegah penyebaran virus Covid-19.

9. Jangan lupa cuci tangan rutin dengan hand sanitizer atau menggunakan sabun sebelum dan setelah kegiatan.

10. Hindari kontak fisik antar sesama sampai virus Covid-19 sudah dapat diatasi.

“Mari kita jaga diri kita, keluarga dan masyarakat dari penularan virus Corona, bersama kita pasti bisa dengan tetap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi saat dihubungi Media ini Via WhatsApp. (*/Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata