Arsip Tag: Kabupaten Rote Ndao

Tingkatkan Sinergitas dengan Insan Pers, BI NTT dan OJK Gelar Media Gathering

NTT AKTUAL. BA’A. Dalam rangka untuk meningkatkan sinergitas dengan awak media yang berada di Kota Kupang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT menyelenggarakan kegiatan Media Gathering yang berlangsung di Pantai Nemberala Kabupaten Rote Ndao.

Deputi OJK NTT dan BI NTT beserta Staff saat foto bersama dengan awak media di pantai Nemberala Rote Ndao, Sabtu (20/11/2021). Dokumentasi : Istimewa
Kegiatan Media Gathering yang diadakan selama tiga hari ini (19 sampai dengan 21 November 2021) ini dikemas dalam Kegiatan Pertemuan Triwulan IV Kantor OJK Provinsi NTT dan Kantor Perwakilan BI NTT bersama Media dan acara berikutnya yakni mengelilingi obyek wisata yang ada di Kabupaten Rote Ndao.
Hadir sebagai pembicara dalam Pertemuan Triwulan IV ini yaitu Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT Larry Rupidara, Wakil Ketua Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTT Setia Ariyanto, Deputi Kepala Perwakilan/Kepala Tim Implementasi Kebijakan SP, PUR dan MI Daniel Agus Prasetyo, Deputi NI NTT Harry Catur Wibowo, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTT Fery Jahang dan Ketua Komisi Informasi Provinsi NTT Agustinus L.B. Baja.
Pada kesempatan ini para narasumber membawakan materi nya masing-masing yang meliputi Market Update Industri Jasa Keuangan di NTT, Perkembangan Ekonomi NTT Terkini, Kode Etik Jurnalistik dan Tantangan Tugas Jurnalistik Saat Ini, serta Materi berikut nya yaitu Keterbukaan Informasi Publik.
Sementara itu obyek-obyek wisata yang dikunjungi Staff BI NTT, OJK NTT dan awak media yaitu obyek wisata telaga nirwana, pantai batu pintu, batu termanu dan membeli souvenir serta tenun ikat yang dijual oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Rote Ndao.
Tujuan dikunjungi nya obyek-obyek wisata ini oleh BI NTT, OJK NTT dan awak media yaitu sebagai bentuk dukungan guna memajukan pariwisata NTT. (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Kehadiran Telaga Nirwana, Datangkan Berkat Bagi Pria Paruh Baya Penarik Rakit ini

NTT AKTUAL. BA’A. Bermodalkan rakit bambu yang dimilikinya, pria paruh baya bernama lengkap Elias Litik dapat menyokong kebutuhan keluarganya. Rakit bambu yang dimiliki ini digunakan dirinya untuk mengantar wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang ingin menuju batu berbentuk hati yang terteletak di obyek wisata Telaga Nirwana.

Telaga Nirwana merupakan salah satu obyek wisata yang berada di Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Saat ditemui awak Media, Jumat (19/11/2021) Elias mengatakan profesi sebagai penarik rakit bambu di telaga Nirwana ini sudah ditekuninya selama kurang lebih tiga tahun.
Pria paruh baya yang berprofesi sebagai penarik rakit bambu di Telaga Nirwana, Elias Litik. Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL
“Saya sudah menekuni pekerjaan sebagai pemilik rakit bambu ini selama tiga tahun dan untuk membuat rakit ini saya membeli bambunya dari Kecamatan Rote Timur,” ujar pria yang saat ini berusia 61 tahun.
Dirinya menambahkan pendapatan yang diperoleh nya dari profesi sebagai pemilik rakit bambu ini relatif, ada waktunya ramai pengunjung dan terkadang pengunjung juga sepi.
Para pengunjung telaga nirwana yang menggunakan jasa rakit bambu milik Elias Litik dan menikmati keindahan batu berbentuk hati di telaga nirwana, Jumat (19/11/2021). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL
“Kalau pengunjung sedang ramai saya mendapat keuntungan bisa mencapai kisaran Rp.150.000 hingga Rp.200.000. Tetapi kalau sedang sepi penghasilan yang saya peroleh hanya mencapai Rp.200.000 per minggunya nya. Apalagi di saat Pandemi Corona seperti saat ini pendapatannya minim,” tutur Elias.
Pendapatan yang diperolehnya ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Saya memiliki tiga orang anak, lima orang cucu dan satu orang cece saat ini,” ujarnya.
Dirinya menceritakan selama membawa para wisatawan yang berkunjung ke telaga nirwana dan menaiki rakit miliknya para wisatawan mengisahkan sangat mengagumi keindahan dan pesona alam yang ada di telaga nirwana dan wisatawan juga mengagumi keindahan karang yang berbentuk hati tersebut.
“Wisatawan baik domestik maupun mancanegara sangat mengagumi keindahan telaga nirwana. Saya sudah pernah membawa wisatawan yang berasal dari Australia dan mereka mengagumi keindahan alam yang ada di telaga Nirwana ini, untuk menggunakan rakit bambu ini saya beri tarif yang  murah dan terjangkau yakni Rp.10.000 per orang nya untuk pulang pergi,” pungkasnya.
Untuk diketahui bagi masyarakat yang hendak melihat keindahan telaga nirwana dapat menumpang perahu-perahu kecil yang dimiliki masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan yang berada di sekitar pantai Oeseli Kecamatan Rote Barat Daya dan dengan durasi kurang lebih 10 menit dari pinggir pantai Oeseli pengunjung tiba di telaga nirwana dan pengunjung harus menempuh jalur dengan berjalan kaki dari bibir pantai ke telaga nirwana. (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Sambut HUT RI Ke-76, Serka Semy Lazarus Bulak Bagi Masker dan Bendera Merah Putih

NTT AKTUAL. BA’A. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-76 tahun 2021, Masyarakat, Dinas Instansi diimbau mengibarkan bendera Merah Putih serta memasang umbul-umbul disetiap lingkungan atau perkarangan kantor. Namun masih ada sebagian warga masyarakat belum mematuhinya.

Melihat kondisi tersebut, Babinsa 1627-01/Ba’a, Serka Semy Lazarus Bulak,S.H, berkoordinasi dengan Camat Loa Holu, Jemi Adu,S.H. dan Babinsa Tasilo, Serka Imanuel Ani serta Kepala Desa Tasilo,Isak Dea, Selasa (10/8/2021) membagikan masker gratis dan bendera merah putih kepada warga, di desa Tasilo Kecamatan Loahulu. Karena untuk mematuhi protab Covid, pembagian dilaksanakan dikediaman, Imanuel Fanggi Warga Dusun Oelain, Desa Tasilo, Kecamatan Loa Holu, Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Serka Semy Lazarus Bulak,S.H, saat membagikan masker gratis dan bendera merah putih kepada warga, di desa Tasilo Kecamatan Loa Hulu Kabupaten Rote Ndao, Selasa (10/8/2021). Dokumentasi : Istimewa.

Sasaran pembagian masker dan bendera merah putih adalah warga yang rumahnya tidak dipasang bendera merah putih. Serka Semy Lazarus Bulak kepada Wartawan mengatakan bahwa yang dilakukannya ini yaitu bertujuan untuk membangkitkan semangat kemerdekaan dan rasa Nasionalisme warga Kabupaten Rote Ndao.

Dirinya memberikan bantuan tidak ada tendesi apapun, tetapi murni spontan karena belum lama ini, dirinya bersama keluarga mengunjungi wilayah itu.

Serka Semy Lazarus Bulak, merinci pihaknya memberikan bendera merah putih sebanyak 15 lembar, selanjutnya pembagian masker sebanyak 10 dos.

“Supaya rakyat Indonesia ini cinta negaranya dan cinta pada kesehatannya karena saat ini masih berada di situasi pandemi Covid-19,” tambahnya.

Camat Loa Holu, Jemi Adu, memberikan apresiasi kepada Anggota TNI Kodim 1627 Rote Ndao, Serka Semy Lazarus Bulak yang peduli terhadap warga masyarakatnya.

Dirinya berharap agar masyarakat mengibarkan bendera merah putih sebagai semangat Nasionalisme sedangkan masker dibagikan, agar masyarakat mengantisipasi penyebaran Covid 19 ini dengan cara berdiam diri di rumah, tetap menjaga protokol kesehatan, dan selalu aktif memakai masker, tutup Jemi. (***)

Deny Moy-Nostra Killa Pimpin DPC GAMKI Rote Ndao

NTT AKTUAL. BA’A. Denyson Moy, S.T dan Nostradamus Killa,S.T terpilih dan dilantik menjadi Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Rote Ndao, Periode Tahun 2021-2024.

Deny dan Nostra mendapatkan mayoritas suara saat pemilihan pengurus yang dipimpin oleh Wakil Sekretaris Umum DPP GAMKI, Yosroha Sitompul.

Pemilihan Pengurus berlangsung dalam Konferensi Cabang I DPC GAMKI Kabupaten Rote Ndao yang berlangsung di GMIT Jemaat Imanuel Koli, pada Minggu (30/05/2021).

Deny Moy, Nostra Killa dan Jajaran Pengurus DPC GAMKI Kabupaten Rote Ndao dilantik oleh Wakil Sekretaris Umum DPP GAMKI, Yosroha Sitompul.

Kepada Pengurus yang dilantik, Yosroha Sitompul mengharapkan agar Pengurus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan pihak gereja untuk menghasilkan program-program organisasi yang berdampak bagi pembangunan dan pelayanan di Kabupaten Rote Ndao.

“Teman-teman, kehadiran GAMKI adalah untuk turut bermitra dan membantu pemerintah dan gereja dalam mengupayakan dan menghadirkan damai sejahtera di daerah ini ” pinta Yosroha Sitompul.

Sementara itu, Ketua DPC GAMKI Kabupaten Rote Ndao, Denyson Moy, S.T dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada 32 peserta Konfercab I GAMKI Rote Ndao yang memberikan mandat kepada dirinya dan jajaran pengurus lainnya untuk berkarya dan melayani masyarakat dan jemaat melalui ladang layan GAMKI.

Deny Moy yang di dampingi Sekretaris Nostra Killa bertekad untuk mendayagunakan potensi dan talenta pemuda Kristen di Rote Ndao untuk mendukung pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam pelaksanaan pembangunan.

Asisten Administrasi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Rote Ndao, Armis Saek,S.T yang menghadiri dan membuka Konfercab I GAMKI Rote Ndao saat menyampaikan sambutan Bupati Rote Ndao, meminta agar DPC GAMKI Rote Ndao dapat menjadi wadah yang menyatukan dan mendayagunakan potensi pemuda Kristen yang ada agar dapat berkontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Rote Ndao.

Turut hadir dan memimpin Ibadah dalam Konfercab GAMKI Rote Ndao, Pendeta Faizal De Haan,M.Th. dan Pendeta Fony Hilli-Sonbai,S.Th. (*)

Sumber berita + Foto : Humas GAMKI Rote Ndao

Gubernur NTT Kembali Kunjungi Kabupaten Rote Ndao

NTT AKTUAL. BA’A. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali mengunjungi Kabupaten Rote Ndao untuk kedua kalinya, sejak terjadinya bencana badai akibat siklon tropis seroja. Kunjungan pertama dilaksanakan pada Kamis (8/04/2021) dengan menggunakan pesawat dukungan PT. Garuda Indonesia seri ATR 72-600. Selanjutnya hari Jumat (16/04/2021) dengan menggunakan Pesawat Carter Wings Air seri ATR 72-600.

Pada Jumat (16/04/2021) Gubernur VBL di dampingi Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu memantau Pulau Ndao dan Nuse dengan menggunakan Helikopter BNPB dari Bandar Udara D.C. Saudale Ba’a.

Gubernur Viktor Laiskodat yang selesai mengunjungi Pulau Ndao dan Nusa langsung memerintahkan Kabag Protokol Agar mengkoordinasikan dengan Dinas terkait untuk adanya kapal Pemerintah yang berlabuh di wilayah tersebut untuk mempermudah pergerakan masyarakat dan barang.

“Segera koordinasikan dengan Kadis Perikanan, Kadis Perhubungan untuk mengirimkan Kapal dan berlabuh disana (Ndao dan Nuse), kasihan, masyarakat disana susah, bantu mereka untuk penyebrangan dan distribusi logistik serta Ibu Bupati agar mengkoordinasikan dengan para nelayan di Nembrala dan Ba’a agar perahunya dipakai transportasi bagi masyarakat pulau Ndao dan Nuse ke Rote,” ucap Gubernur.

Selanjutnya Gubernur Viktor didampingi Bupati Rote Ndao bersama rombongan mengunjungi Desa Kuli Aisele, wilayah translok yang terdampak bancana dimaksud untuk memastikan masyarakat ditempat pengungsian dalam kondisi sehat dan ketersediaan logistik cukup serta adanya dukungan Pemerintah terhadap kondisi rumah masyarakat terdampak bencana.

“Apakah basodara semua sehat?sehat bapa, apakah makanan disini cukup?cukup bapa gub (jawab masyarakat), oh…baik sudah, tenang saya, ungkap Gubernur. Bapa dan mama semua, terkait kondisi rumah yang rusak, Pemerintah Pusat akan menggantinya dengan uang sebesar Rp. 10.000.000 untuk kondisi rusak ringan, Rp. 25.000.000 untuk kondisi rusak sedang dan Rp. 50.000.000 untuk kondisi rusak berat. tetapi bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat, tidak diberikan uang tetapi dibangunkan langsung oleh Pemerintah untuk keseragaman dan menghindari ketimpangan dan terkait kebutuhan embung dan irigasi silahkan didata dan diajukan, sehingga melalui Dinas PUPR Provinsi akan berkoordinasi dengan Kementrian PUPR dalam bentuk usulan untuk dianggarkan dan direalisasikan,” jelas Gubernur Viktor.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu menyampaikan apresiasi atas dukungan Bapak Gubernur terhadap masyarakat Kabupaten Rote Ndao yang terdampak bencana khususnya kawasan translok di desa Kuli Aisele.

“Bapak Gubernur bersama saya meninjau Pulau Ndao dan Nuse, setelah itu langsung kesini (daerah translok, Desa Kuli Aisele), terdapat 38 KK yang terdampak bencana tetapi mereka semua dalam kondisi baik, kami juga berterimakasih kepada Pak Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol. Inf. Educ Permadi Eko yang telah mendukung pembangunan Dapur umum di Rote Ndao,” ungkap Bupati Paulina. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Sikapi Dampak Hujan dan Angin Kencang, Ketua DPC PDIP Rote Ndao Angkat Suara

NTT AKTUAL. BA’A. Menyikapi dampak dari hujan berkepanjangan disertai angin kencang di Kabupaten Rote Ndao yang dimana juga membawa dampak signifikan bagi masyarakat, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI-P) Kabupaten Rote Ndao, Denison Moy, ST, angkat suara dan memberikan komentarnya kepada Media ini saat dihubungi melalui seluler, Minggu (4/04/2021) malam.

Pria yang akrab disapa Deni Mooy dan juga merupakan Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao menceritakan bahwa hujan deras disertai angin kencang telah terjadi di Kabupaten Rote Ndao lebih dari 48 jam sehingga mengakibatkan tingginya gelombang dan meluapnya embung serta aliran-aliran kali cukup deras.

“Sekarang ini kondisinya angin sangat kencang dan mengakibatkan banyak pohon tumbang kena rumah-rumah penduduk. Tidak hanya kena rumah penduduk saja melainkan akibat dari pohon-pohon yang tumbang tersebut juga menutup akses jalan bagi masyarakat dan lebih fatalnya lagi berakibat pada terputusnya arus listrik,” ungkap Deni.

Selain itu yang memprihatinkan nya lagi adalah banyak sawah siap panen milik masyarakat yang berprofesi sebagai petani terendam dan di bawah air dan banyak pula perahu milik masyarakat yang bekerja sebagai nelayan hancur (rusak), jelasnya.

“Curah hujan yang tinggi ini juga mengakibatkan sebagian rumah warga ada yang terendam air, dan ada pula sekitar 157 Kepala Keluarga (KK) di desa Papela Kecamatan Rote Timur harus rela mengungsi,” ungkapnya.

Deni menuturkan pula bahwa Lokasi banjir yang terjadi di Kabupaten Rote Ndao itu sendiri ada di wilayah Kota Ba’a, Desa Busalangga Timur, Kelurahan Busalangga, Desa Papela Kecamatan Rote timur dan beberapa desa lainnya.

“Sementara untuk embung yang meluap dan luapannya juga mengakibatkan banjir itu terjadi di Dusun Onieal Desa Busalangga Timur yakni luapan air dari embung Kolidanon,” tandasnya.

Dirinya berharap agar cuaca ini cepat kembali normal dan akibat yang ditimbulkan dari hujan berkepanjangan bisa dibahas bersama-sama dengan pemerintah yaitu dengan mengambil kebijakan jangka pendek yang bisa membantu dan mengatasi kerugian yang dialami masyarakat, jelas Deni.

“Disisi lain saya juga berharap pemerintah bisa memasang papan peringatan kewaspadaan terutama di daerah-daerah rawan bencana misalnya di pinggir laut serta di daerah yang rawan longsor,” katanya.

Selain itu pemerintah juga bisa mengambil langkah cepat yakni dengan segera memfasilitasi dan membantu kebutuhan masyarakat di Desa Papela yang sedang mengungsi, tutup Deni.(NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Memajukan UNSTAR, Daniel Babu Siap Jalin Komunikasi Dengan Semua Elemen

NTT AKTUAL. BA’A. Demi memajukan Universitas Nusa Lontar (UNSTAR) yang ada di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rektor UNSTAR, Daniel Babu, SH.,MH, mengungkapkan bahwa dirinya siap untuk menjalin komunikasi dengan semua elemen masyarakat.

Hal ini disampaikan Rektor UNSTAR, Daniel Babu, SH.,MH kepada NTT Aktual saat diwawancarai melalui seluler (Handphone) pada Senin (23/11/2020) malam.

Sebagai Rektor UNSTAR ada beberapa hal yang menjadi tanggung jawab, yang dimana untuk perguruan tinggi swasta seperti UNSTAR, dosen dan pegawai hidup dari yayasan, oleh sebab itu Rektor mempunyai tanggung jawab yang pertama yaitu harus berani membuka diri untuk membangun komunikasi dengan semua elemen masyarakat serta semua tokoh masyarakat bahkan dengan pemerintah dan DPRD, agar bisa membantu mendukung kemajuan Universitas itu sendiri, jelas Daniel.

Rektor Universitas Nusa Lontar (UNSTAR), Daniel Babu,SH.,MH. Dokumentasi : Istimewa

“Karena itulah untuk menyikapi hal tersebut, setelah saya ditunjuk dan ditetapkan sebagai Rektor saya pastikan saya akan membangun hubungan yang baik dengan Pemerintah, DPRD, Lembaga Vertikal dan Lembaga Horizontal yang ada serta dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan guna bisa memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Rote Ndao, khususnya di UNSTAR karena yang di hasilkan dari Kabupaten Rote Ndao dia juga berguna untuk Indonesia dan berguna untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),” ujar Daniel.

Lanjutnya, tidak boleh karena ada di perbatasan dan ada di daerah yang kecil, kita kalah saing dalam konteks mutu dan perkembangan.

Daniel mengungkapkan target dirinya kedepan sebagai Rektor, UNSTAR tidak boleh tertinggal dalam hal pengembangan dan perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Rote Ndao dan di Provinsi NTT. 

“Saya targetkan UNSTAR tidak boleh kalah dalam hal pengembangan SDM, baik dengan Universitas yang ada di Ibu Kota Provinsi dan Universitas yang ada di Ibu Kota Negara,” kata Daniel.

Diakhir wawancara melalui Handphone ini, Daniel Babu mengutarakan harapannya yaitu dirinya mengharapkan secara khusus adanya dukungan dari Pemerintah, DPRD dan semua elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Rote Ndao dan pada umumnya Daniel mengharapkan pula adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi, DPRD Provinsi dan semua elemen masyarakat yang ada di tingkat Provinsi guna bersama-sama mendukung kemajuan pendidikan di UNSTAR. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Demi Bagikan Paket Sembako, Babinsa ini Rela Gunakan Hasil Jualan Kue Istrinya

NTT AKTUAL. BA’A. Hal positif dan sungguh luar biasa ditunjukkan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1627-01 Ba’a, Kodim 1627/Rote Ndao bernama Serka Semy Lazarus Bulak, SH, yang dimana untuk dapat membantu dan membagikan 50 paket sembako kepada warga binaannya, dirinya harus rela menggunakan hasil jualan kue selama satu bulan dari istri tercintanya.

Tidak sekedar hanya itu saja, demi menyalurkan paket sembako ini, Serka Semy Lazarus Bulak, SH rela memodifikasi motor Pribadinya dengan menyediakan sebuah boks bak penjual Ikan keliling di bagian belakang, hanya untuk bisa mendistribusikan paket-paket sembako kepada warga binaannya yang ada di Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Serka Semy Lazarus Bulak, SH, saat membagikan paket sembako dan masker kepada salah seorang warga binaannya

Terhitung dari Senin 16 November hingga Selasa 17 November 2020, Serka Semy Lazarus Bulak, SH dengan pakaian dinas lengkapnya mengelilingi lima dusun di Desa Inaoe Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao guna berbagi paket sembako kepada warga binaannya.

Serka Semy Lazarus Bulak, SH menggunakan motor pribadi miliknya yang sudah dimodifikasi guna mengantarkan paket sembako kepada warga binaannya

Saat ditemui awak Media, Selasa (17/11/2020) Serka Semy Lazarus Bulak, SH, mengatakan bahwa dirinya tidak hanya mengantarkan paket sembako saja, tetapi saat menemui masyarakat sembari memberikan sembako dirinya juga membagikan masker serta aktif memberikan himbauan kepada masyarakat untuk dapat selalu mematuhi protokol kesehatan guna mencegah Covid-19, atau yang lebih dikenal dengan sebutan virus Corona tersebut.

“Saya berikan himbauan juga kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan yakni harus selalu aktif mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak dan selalu gunakan masker,” ujar Serka Semy Lazarus Bulak, SH.

Sementara itu Vikaris di Desa Inaoe, Martha Kedoh, mengatakan bahwa dirinya mengenal Serka Semy Lazarus Bulak, SH sebagai Anggota TNI yang berhati seperti seorang Pendeta.

“Menurut saya, Serka Semy Lazarus Bulak, SH mempunyai hati seperti seorang Pendeta karena mau berbagi kasih dengan warga binaannya. Hal positif seperti ini patut ditiru, apalagi saat ini kita dilanda Covid-19 jarang ada orang yang mau untuk  berbagi,” ungkap Martha.

Senada dengan Martha, salah seorang lansia yang lumpuh yang ada di desa Inaoe, Fredik Pello mengatakan dirinya merasa sangat terbantu dengan aksi berbagi kasih yang telah dilakukan oleh Serka Semy Lazarus Bulak.

Fredik menceritakan untuk memenuhi kebutuhanya kerap kali dirinya meminta bantuan orang lain, oleh karena itu dengan adanya bantuan paket sembako dari Serka Semy Lazarus Bulak seperti ini dia tidak dapat membalasnya. Dirinya berharap Tuhan yang membalas Budi Baik Anggota TNI ini.

Kepala Desa Inaoe, Ferdinan Siokain mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa diwilayahnya, karena selalu aktif membantu masyarakat dan pemerintah.

Pada kesempatan ini dirinya juga berterimakasih kepada Serka Semy Lazarus Bulak yang telah berbagi kasih dengan masyarakatnya, tutup Ferdinan.

Untuk diketahui Bintara Pembina Desa bernama Serka Semy Lazarus Bulak, SH, setelah ditugaskan sebagai Babinsa di Desa Inaoe, sudah melakukan pembagian paket sembako dan juga masker dengan warga Binaannya sebanyak dua kali. Awalnya yaitu di Syukuran Hari Ulang tahun Istrinya dan Syukuran Kenaikan Pangkatnya, dan ini kali kedua Serka Semy Lazarus Bulak, SH berbagi kasih. (*/NA)

Syukuri Kenaikan Pangkatnya, Serka Semi Lazarus Bulak Berbagi Kasih Dengan Warga

NTT AKTUAL. BA’A. Sebagai bentuk ungkapan syukur atas kenaikan pangkatnya yakni dari Sertu (Sersan Satu) naik menjadi Serka (Sersan Kepala) serta wujud sukacita dengan Hari Ulang Tahun istrinya Oktoviana Huru Lodo,S.T yang ke-43, Serka. Semy Lazarus Bulak, S.H,. pada Minggu (25/10/2020) melakukan aksi berbagi kasih dengan warga binaannya yang ada di Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam aksi berbagi kasih ditengah pandemi Covid-19 ini Serka. Semy Lazarus Bulak, S.H,.yang merupakan Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1627-01 Ba’a, Kodim 1627/Rote Ndao membagikan paket bingkisan berisi sembako dan juga masker kepada Warga binaannya.

Pada kesempatan ini kepada Wartawan Serka. Semy Lazarus Bulak, S.H,. mengatakan Bingkisan kasih yang diberikan diterima oleh lima orang perwakilan dari lima dusun di Desa Inaoe. 
Selanjutnya dirinya akan pula mengantar bingkisan kasih ke rumah tiap warga binaannya agar dirinya bisa mengenal lebih dekat warga binaannya, jelas Serka. Semy Lazarus Bulak, S.H,.

“Dimasa Pandemi ini saya memberikan bingkisan kasih kepada warga binaan, karena saya ingin bisa berbagi berkat dengan warga binaan, serta ini juga merupakan bentuk ungkapan syukur saya atas kenaikan pangkat saya dari Sersan Satu ke Sersan Kepala dan ditempatkan sebagai Babinsa di Desa Inaoe serta sebagai bentuk ungkapan syukur saya karena Ulang Tahun istri yang ke-43. Bingkisan yang disiapkan ada sebanyak 50 (Lima puluh) bingkisan,” ungkap Serka. Semy Lazarus Bulak, S.H,.

“Bingkisan kasih yang saya berikan bersumber dari hasil jualan kue dan tabungan pribadi saya dan saya berharap bingkisan yang saya berikan walaupun tidak seberapa nilainya dapat bermanfaat bagi warga binaan saya,” katanya.

Dengan visi nya yaitu “Memberikan Pelayanan Kasih Secara Holistic”, dirinya ingin bersama aparat Desa Inaoe dapat selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Serka. Semy Lazarus Bulak, S.H. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Resmikan Kecamatan Loaholu-Kabupaten Rote Ndao, Gubernur Laiskodat : Infrastruktur Pelayanan Publik Harus Menjadi Prioritas Utama

NTT AKTUAL. BA’A. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan dalam pembentukan daerah baru termasuk pemekaran Kecamatan, tidak boleh lagi fokus pada pembangunan infrastruktur perkantoran. Namun harus lebih utamakan pembangunan infrastruktur di bidang pelayanan publik.

“Kita banyak kali salah artikan pemekaran suatu wilayah baru, baik itu pemekaran Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan maupun pemekaran Desa. Kita terlalu fokus dan serius dalam membangun kantornya, sehingga uang habis untuk bangun kantor, tapi rakyatnya malah tertinggal. Seharusnya pembangunan dibidang pelayanan publik kita nomorsatukan dibanding kita hanya fokus membangun gedung kantor,” jelas Gubernur Laiskodat saat Peresmian Kecamatan Loaholu yang diikuti dengan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Camat Loaholu beserta perangkatnya di Desa Oelua, Selasa (20/10/2020) siang.

“Mumpung ada Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD di sini. Saya ingatkan lagi agar perencanaan pembangunan kecamatan baru ini tidak boleh dimulai dari pembangunan infrastruktur gedung kantor. Saya harapkan bapa Camat yang nanti dilantik harus buang jauh-jauh cara berpikir lama. Harus mampu dan wajib tahu bagaimana memverifikasi penduduknya, siapa yang miskin, tanahnya ada atau tidak, bagaimana kehidupan sehari-harinya. Itu harus mampu didesain dengan baik,” tambah Gubernur Laiskodat.

Menurut Gubernur Viktor, seorang pemimpin harus memiliki spirit fighting serta kreatif, inovatif dalam mengelola potensi dan memaksimalkan semua keterbatasan yang ada.

“Kita tahu ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang berat buat bapa Camat dan jajarannya. Tapi saya harus katakan bahwa bapa Camat harus punya semangat kerja dan harus mampu maksimalkan semua potensi. Walaupun tanpa uang sekalipun tetap harus mampu berkembang,” tegas VBL.

“Jangan sampai kecamatan yang baru ini nantinya malah menjadi beban daerah dengan meningkatnya penduduk miskin. Oleh karena itu, kita harus efektif, efisien dalam mengelola anggaran. Karena untuk majukan daerah-daerah yang terbatas seperti ini, kita harus mampu menyiasati anggaran kita dengan lebih baik sehingga kemajuan-kemajuan pembangunan itu terasa langsung oleh rakyat kita,” tambah orang nomor satu NTT tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Viktor juga mengapresiasi kinerja Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan kearah yang lebih baik terlebih dalam hal penanganan stunting.

“Pembangunan di Rote Ndao terus bergerak pada setiap kepemimpinan. Dan pada saat ini saya melihat Bupati cukup mampu menggerakkan roda pembangunan di Kabupaten ini dengan baik. Ada keterbatasan itu pasti, tapi yang jelas ada catatan-catatan kemajuan dan prestasi yang juga membanggakan. Catatan-catatan itu antara lain stunting. Data yang ada di saya, stunting di Rote Ndao turun sangat drastis. Itu prestasi yang menurut saya, sangat hebat,” kata Gubernur Viktor.

Ia berharap agar semua prestasi dan kinerja baik Pemerintah kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga desa harus tetap dipertahankan dan terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu Gubernur VBL juga menyinggung soal kebersihan, “Alam, lingkungan, dan laut disini harus selalu kita jaga dan rawat baik-baik dari sampah. Kita tidak mau di Rote yang indah ini, pantainya penuh sampah terlebih sampah pelastik. Dan juga hotel-hotel yang tidak mampu menjaga kebersihannya harus dikenai denda dengan tegas, sehingga makin banyak orang yang datang kesini untuk bangun Rote jadi lebih baik lagi,” pungkas VBL.

Pada kesempatan yang sama Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu menjelaskan bahwa Kecamatan Loaholu adalah kecamatan ke 11 di Kabupaten Rote Ndao yang dimekarkan dari Kecamatan induknya, Kecamatan Rote Barat Laut.

“Pada tahun 2019 kita Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengusulkan untuk 4 kecamatan yang dimekarkan, tetapi yang disetujui hanya satu kecamatan yaitu kecamatan Loaholu, sehingga pada tahun 2020 ini Kabupaten Rote Ndao sudah menjadi 11 kecamatan,” jelas Bupati Paulina.

Gubernur Viktor meresmikan Kecamatan Loaholu dengan melakukan penandatanganan prasasti serta melakukan peletakkan batu pertama secara simbolis pembangunan Kantor Camat Loaholu.

Pada kesempatan tersebut juga Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu melantik lima pejabat administrasi lingkup Setda Kabupaten Rote Ndao.

Lima pejabat tersebut diantaranya Jemi Oktovianus Adu sebagai Camat Loaholu, Masyono Sucipto Dano sebagai Sekretaris Camat, Elyani Timuneno sebagai Kepala Sub Bagian Umum, Pemerintahan dan Kepegawaian, Erwin Nithanel Lau sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan, Aset, Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan, serta Ishak Welhelmus Selly sebagai Kasie Pemerintahan. (*/NA)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata