Arsip Tag: Kabupaten Manggarai Barat

Kegiatan Literasi Digital Mendorong Terwujudnya Masyarakat Digital Indonesia

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. “Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo bersama Siber Kreasi berkomitmen akan terus melakukan berbagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat lewat berbagai inisiatif kegiatan. Adanya berbagai inisiatif kegiatan literasi digital dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia,”
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan secara virtual saat membuka dengan resmi kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Sky Flores Hotel Ruteng, Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (23/10/2021).
Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka dengan resmi secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (23/10/2021)
Kegiatan Webinar Literasi Digital ini terselenggara berkat kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.
KEMENKOMINFO RI sukses menyelenggarakan kegiatan Webinar Literasi Digital di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kesuksesan ini ditandai dengan tingginya antusias masyarakat mengikuti kegiatan Webinar secara virtual melalui Zoom yang dimana setiap kegiatan Webinar Literasi Digital ini diikuti oleh peserta Zoom mencapai 300 orang lebih. Tak hanya itu Narasumber, Host dan Key Opinion Leader yang handal di bidangnya selalu memberikan materi yang mudah dicerna oleh peserta..
Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka dengan resmi kegiatan Webinar Literasi Digital ini secara virtual mengatakan kegiatan Webinar Literasi Digital ini terselenggara berkat kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.
“Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” ujar Dirjen.
Dalam kegiatan Webinar yang mengusung tema “Nyaman Belajar di Rumah di Masa Pandemi” ini Dirjen, Samuel Abrijani Pangerapan juga menjelaskan kegiatan yang diselenggarakan ini yaitu dalam rangka memberikan literasi digital kepada masyarakat.

“Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” ujar Samuel.

Dirinya menambahkan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO dan berbagai stakeholder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini, jelas nya.

“Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo bersama Siber Kreasi berkomitmen akan terus melakukan  berbagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat lewat berbagai inisiatif kegiatan. Adanya berbagai inisiatif kegiatan literasi digital dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia,” kata Samuel.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” tandasnya.

“Akhir kata mari kita membawa perubahan positif bagi Indonesia yang lebih baik. Kita ciptakan inovasi-inovasi berkualitas dengan mengembangkan talenta yang ada dan memaksimalkan potensi masyarakat digital Indonesia. Bersama kita dapat melalui pandemi dengan menjadi lebih baik dari masa sebelumnya,” tutup Dirjen.

Untuk diketahui Narasumber yang berada dan menyampaikan materi di lokasi kegiatan yakni di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat sangat aktif menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang diterapkan panitia penyelenggara kegiatan. Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan Webinar Literasi Digital kepada Narasumber, Host, Key Opinion Leader dan juga seluruh panitia yang mengikuti kegiatan secara offline. Seluruh pihak yang terlibat yang secara offline dalam kegiatan ini sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Narasumber saat menyampaikan materi (kiri) dan para peserta yang mengikuti secara Virtual melalui Zoom (kanan) tampak antusias mengikuti kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Labuan Bajo, Sabtu (23/10/2021)

Kegiatan Webinar Literasi Digital ini ditayangkan melalui Zoom dan YouTube. Narasumber pada kesempatan ini yakni, Penulis & Pegiat Literasi Yusta Roli Ramat,S Sos.,M.Hum, Akademisi Yohanes Jakri,S.Kep.,M.Kes, Dosen UNIKA Santu Paulus Ruteng Kanisius Mandur,M.Pd, Akademisi dan Pegiat Literasi Fabianus Hadiman Bosco, M.Pd, Key Opinion Leader yang juga merupakan Konten Kreator & YouTuber (Konco Konco) Severino Jemadu, dan juga selaku Host dalam kegiatan ini yaitu Yoga Gandur. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

300 Peserta Ikuti Webinar Literasi Digital Yang Diselenggarakan KEMKOMINFO di Labuan Bajo

NTT AKTUAL.LABUAN BAJO.Sebanyak 300 lebih orang peserta mengikuti dengan aktif serta antusias kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung secara Virtual di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ditayangkan melalui Zoom dan YouTube, pada Jumat (22/10/2021).

Kegiatan Webinar Literasi Digital ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Narasumber yang berada dan menyampaikan materi di lokasi kegiatan yakni di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat sangat aktif menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang diterapkan panitia penyelenggara kegiatan. Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan Webinar Literasi Digital kepada Narasumber, Host, Key Opinion Leader dan juga seluruh panitia yang mengikuti kegiatan secara offline. Seluruh pihak yang terlibat yang secara offline dalam kegiatan ini sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kegiatan Webinar Literasi Digital ini mengusung tema “Masa Depan Pariwisata di Era Digital” dan ditayangkan melalui Zoom dan YouTube. Narasumber pada kesempatan ini antara lain yaitu Penggiat Pariwisata Leonardus Nyoman, Pengusaha Bidang Pariwisata Yeremias Jefrisan Aquino, Akademisi Dedy Ricardo Serumena.,M.Kom.,MT, Key Opinion Leader yang juga merupakan Konten Kreator & YouTuber Vianus Jebarus (Inji Bomaratha), serta selaku Host dalam kegiatan ini adalah Asti.

Narasumber saat memaparkan materi pada kegiatan Webinar Literasi Digital (kiri) dan para peserta kegiatan aktif mengikuti kegiatan secara virtual (kanan), Jumat (22/10/2021)

Sementara itu para peserta yang mengikuti secara online dan virtual melalui Zoom juga terlihat antusias mengikuti pemaparan materi dari para Narasumber.

Saat pemaparan materinya, Pengusaha Bidang Pariwisata Yeremias Jefrisan Aquino mengatakan Era Digital memberikan dampak positif terhadap masa depan pariwisata. Dampak positif ini yaitu :

  1. Penggunaan Media Digital yang masif dalam mempromosikan pariwisata kepada wisatawan sehingga pengetahuan wisatawan teehdat destinasi dan akomodasi bisa terpenuhi.
  2. Pengelola pariwisata dapat dengan mudah mempromosikan destinasi wisata dan akomodasi secara luas dan spesifik.
  3. Wisatawan bisa dengan mudah menemukan lokasi destinasi dan akomodasi wisata melalui aplikasi-aplikasi tertentu (google map,dll) sehingga dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya.
  4. Wisatawan juga dengan mudah mendapatkan penilaian dari destinasi dan akomodasi wisata yang ada di wilayah pariwisata (berdasarkan review). Dengan melihat review yang tertulis dalam aplikasi tertentu oarat wisatawan dapat menentukan pilihan destinasi dan akomodasi yang sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Selain itu review juga membantu pelaku pariwisata atau pengusaha pariwisata untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas yang ada.

Pada kesempatan ini dirinya juga menjabarkan kesimpulan dari materi nya yakni, digitalisasi sangat penting dan berpengaruh bagi perkembangan pariwisata di Indonesia dan Negara-negara lain. Sehingga dengan digitalisasi kedua pihak, pelaku wisata dan wisatawan, sama-sama diuntungkan baik dari segi waktu, tenaga dan biaya, jelas Yeremias.

Dikesempatan yang sama, Narasumber lainnya yang juga Penggiat Pariwisata Leonardus Nyoman, saat membawakan materi terkait Masa Depan Pariwisata Flores di Era Digital mengatakan potensi pariwisata di Flores mencakup wisata alam, wisata budaya, wisata agro, wisata religi, wisata petualang, wisata Marina, dll.

Digital Tourism merupakan strategi promosi destinasi dan potensi pariwisata melalui berbagai platform. Artinya tidak sekedar mengenalkan namun juga menyebarkan keindahan pariwisata secara luas dan meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia, pungkasnya. (NA) 

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Merasa Sangat Bermanfaat, Peserta Webinar Literasi Digital Ungkapkan Terimakasih Kepada MENKOMINFO

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Host dan Peserta Webinar Literasi Digital yang berada di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat mengungkapkan rasa terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (MENKOMINFO RI), Jhoni Gerald Plate.

Hal ini diungkapkan para peserta dan Host serta Narasumber kegiatan, karena MENKOMINFO memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat khususnya dalam hal meningkatkan kualitas literasi Digital masyarakat itu sendiri.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan (kiri) saat membuka secara virtual Webinar Literasi Digital dan para peserta yang mengikuti melalui zoom (kanan) terlihat antusias mengikuti kegiatan, Kamis (21/10/2021)

Ungkapan terimakasih dan apresiasi ini disampaikan Host serta peserta Webinar Literasi Digital saat berlangsungnya kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (21/10/2021).

Dalam kegiatan Webinar Literasi Digital yang mengusung Tema “Smart Digital Untuk Milenial” ini menghadirkan sejumlah Narasumber yang handal dan berkompeten di bidangnya. Para Narasumber ini adalah, Akademisi Universitas Flores dan pegiat Literasi Dr. Ernesta Leha.,SE.,M.Agb, Adrianus Nabung S.Fil.,M.Pd, Dosen dan Pegiat Multiliterasi Zephisius R.E, Ntelok.,M.Pd, Akademisi FKIP UNIKA Santu Paulus Fransiskus De Gomes, S.Fil.,M.Pd, hadir juga sebagai Key Opinion Leader yang juga konten kreator & YouTuber Severino Jemadu (Konco Konco) dan selaku Hosy yaitu Asti.

Kegiatan Webinar Literasi Digital ini dibuka secara virtual oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan.

Dalam sambutannya Dirjen mengatakan Dirjen menambahkan dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO RI dan berbagai stage holder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini.

“Kegiatan yang diselenggarakan ini yaitu dalam rangka memberikan literasi digital kepada masyarakat,” ujar Dirjen.

Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” kata Samuel.

Dirinya menjelaskan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” tandasnya.

Untuk diketahui Webinar Literasi Digital ini diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Siber Kreasi. Jumlah penonton di Zoom Meeting yang turut hadir secara virtual dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini mencapai lebih dari 400 orang peserta.

Narasumber, Host dan Key Opinion Leader saat menyampaikan materi pada kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT, Kamis (21/10/2021)

Kegiatan ini juga aktif menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan Webinar Literasi Digital kepada Narasumber, Host, Key Opinion Leader dan juga seluruh panitia yang mengikuti kegiatan. Seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (NA) 

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

KEMKOMINFO Aktif Terapkan Prokes Pada Webinar Literasi Digital

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMKOMINFO RI) Aktif menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam pelaksanaan kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/10/2021).

Tenaga Medis saat melakukan Tes Antigen kepada Narasumber pada kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Labuan Bajo, Rabu (22/10/2021)

Prokes ini aktif diterapkan oleh panitia penyelenggara kegiatan Webinar Literasi Digital kepada Narasumber, Host, Key Opinion Leader dan juga seluruh panitia yang mengikuti kegiatan. Seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Dalam pesan nya saat memberikan sambutan secara virtual, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan seperti di ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas dan bekerja.

“Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” kata Dirjen.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/10/2021)

Dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO RI dan berbagai stage holder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini, jelasnya.

“Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” tutur Dirjen Samuel Abrijani.

Dirinya menjelaskan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui dalam kegiatan Webinar Literasi Digital yang mengusung Tema “Cerdas Bermedia Sosial” ini menghadirkan sejumlah Narasumber yang handal dan berkompeten di bidangnya. Para Narasumber ini adalah Dosen dan juga Pegiat Literasi Dr. Leonardus Par,M.Pd, Akademisi UNIKA Santu Paulus Ruteng Dr. Marianus Tapung,S.Fil.,M.Pd, Akademisi UNIKA Santu Paulus dan Pegiat Multiliterasi Dr. Yuliana Wahyu,M.Pd, Akademisi dan Pegiat Literasi Yosef Firman Narut,M.Pd. Hadir selaku Key Opinion Leader yang merupakan Konten kreator & YouTuber Yeremias Emanuel (YE Channel) dan selaku Host dalam kegiatan ini adalah Martin.

Kegiatan Webinar Literasi Digital di Labuan Bajo, gambar diambil saat Virtual melalui Zoom, Rabu (20/10/2021)

Webinar Literasi Digital ini diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Siber Kreasi. Jumlah penonton di Zoom Meeting yang turut hadir secara virtual dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini mencapai lebih dari 400 orang peserta. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Literasi Digital Merupakan Kunci Menghadapi Perkembangan Teknologi

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. “Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo bersama Siber Kreasi berkomitmen akan terus melakukan berbagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat lewat berbagai inisiatif kegiatan. Adanya berbagai inisiatif kegiatan literasi digital dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia,”

Hal di ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/10/2021).

Dirjen menambahkan dalam rangka mencapai tingkat literasi yang baik pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Kementerian KOMINFO RI dan berbagai stage holder terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia dan salah satunya yaitu lewat kegiatan Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan kali ini.

“Kegiatan yang diselenggarakan ini yaitu dalam rangka memberikan literasi digital kepada masyarakat,” ujar Dirjen.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/10/2021)

“Seperti kita ketahui kehadiran pandemi Covid-19 dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kita harus aktif bekerjasama dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia,” kata Samuel.

Dirinya menjelaskan salah satu pilar penting dalam mewujudkan transformasi digital tersebut adalah menciptakan masyarakat digital. Kemampuan literasi digital adalah kemampuan paling dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun cermat menggunakan teknologi itu sendiri.

Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi diberbagai lini kehidupan. “Maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” tandasnya.

Pada kegiatan Webinar Literasi Digital ini menghadirkan sejumlah Narasumber yang handal dan berkompeten di bidangnya. Para Narasumber ini adalah Pegiat Desa Digital Theresia Evarista Risa, ST, Dosen serta Pegiat Medsos dan Bisnis Digital Richardus Jundu, S.Si.,M.Pd, Pegiat Medsos dan Bisnis Digital serta Pemb. Ekonomi Desa Petrus K. Adendatus Luhur,S.IP.,M.IP, Akademisi Elisabeth Irma Novianti Davidi, M.Pd. Serta hadir pula sebagai Key Opinion Leader Yosep Waldi Mbembo (Fandy Qules) yang merupakan konten kreator YouTube. Menjadi Host dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini yakni Martin.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementerian KOMINFO RI, Samuel Abrijani Pangerapan saat membuka secara virtual kegiatan Webinar Literasi Digital yang berlangsung di Jayakarta Hotels and Resorts, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/10/2021)

Akademisi Elisabeth Irma Novianti Davidi, M.Pd dalam pemaparan materinya terkait ‘Memaksimalkan Startup Sebagai Peluang Bisnis Digital Milenials di Era New Normal’ mengatakan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan sektor penting dalam SDSG. Zaman sudah berubah dan semuanya ‘goes online and borderless’. Peluang untuk berbisnis online di depan mata.

Elisabeth menambahkan Karakteristik Bisnis Startup adalah :

  • Modal yang digunakan akan tergantung dengan pergerakan bisnis
  • Usia perusahaan kurang dari 3 tahun
  • Pendapatan perusahaan selama satu tahun kurang dari USD 100.000
  • Berfokus pada perkembangan bisnis yang cepat
  • Produk yang dihasilkan biasanya adalah upaya untuk mengisi pasar dan juga menjawab kebutuhan masyarakat yang belum ada sebelumnya
  • Mengandalkan lebih banyak teknologi informasi dan elektronik
  • Model bisnis yang adaptif sesuai kebutuhan pasar

Dirinya pada kesempatan ini juga berbagi Tips dalam memulai Startup yaitu

  • Di Mulai dari ide sederhana, jangan mengikuti trend.
  • Tentukan tujuan yang jelas.
  • Tentukan dan analisis target pasar.
  • Susun garis waktu untuk tujuan dan target yang ingin dicapai.
  • Memiliki tim yang kuat dan positif.
  • Bentuk dan pelihara budaya bisnis perusahaan sejak hari pertama.
  • Jangan setengah-setengah, harus fokus dalam menjalankan Startup, dan
  • Percaya Diri, pungkasnya.

Untuk diketahui Webinar Literasi Digital ini diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMENKOMINFO RI) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika yang bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Kegiatan Webinar mengusung tema “Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Masa Pandemi” dan kegiatan ini juga aktif menerapkan protokol kesehatan serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, sudah melalui tes antigen, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Jumlah penonton di Zoom Meeting yang turut hadir dalam kegiatan Webinar Literasi Digital ini mencapai lebih dari 300 peserta. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur VBL Resmikan SMKN 3 Kecamatan Komodo Manggarai Barat

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meresmikan sekolah SMKN 3 Kecamatan Komodo, Manggarai Barat dan didampingi oleh Bupati Manggarai Barat, Edi Endi, Jumat (21/05/2021).

Gubernur Viktor Laiskodat dalam sambutannya mengungkapkan tentang Pengembangan Industri Pariwisata di NTT mesti perkuat Sumber Daya Manusia NTT melalui pendidikan yang menghasilkan manusia spiritual, intelektual, memiliki jejaring nasional dan sehat.

“Pengembangan Industri pariwisata di NTT harus SDM kita bangun dan jangan bangun manusianya berdasarkan indentitas sesama agama, suku dan warna kulit saja, itu bisa membuat kita tidak memiliki energi untuk mewujudkan kesejahteraan,” ungkap Gubernur Viktor Laiskodat.

“Kita bersyukur hari ini, terdapat lembaga pendidikan yang gedungnya berdiri untuk sebuah syarat bagi generasi kita menemukabmn dan nengenali jati dirinya melalui pendidikan, kita mesti dorong, karena dunia pendidikan sudah begitu jauh berkembang, pendidikan tidak menjadikan manusia seperti robot tetapi manusia yang memiliki kompetensi, kemampuan analisis dan melek teknologi,” tegas Gubernur Laiskodat

“Pendidikan yang diharapkan yaitu menghasilkan generasi memiliki spiritual, intelektual serta memiliki jejaring sosial dan sehat jasmaninya, dimana ciri khasnya yaitu manusia spiritual itu manusia yang pantang menyerah, manusia intelektual itu mampu dengan cepat melatih cara berpikirnya, kritis dalam segala hal, mampu menganalisa dalam segala hal dan memiliki jejaring sosial yang bagus serta sehat fisiknya,” tegas Gubernur VBL

“Ingatlah bahwa pariwisata itu abstrak dan imajinatif, sehingga butuh Manusia yang memiliki empat karakter tersebut (Spritual, Intelektual, jejaring sosial dan sehat) barulah mampu mewujudkannya,” tegasnya

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Edi Endi dalam sambutannya menyatakan sinergi pembangunan jenjang Pemerintahan diperlukan untuk pengembangan sektor Pariwisata di Manggarai Barat dengan memperkuat skil Sumber Daya Manusia di Manggarai Barat.

“Kalau Tahun ini bapak Gubernur meresmikan SMKN 3 Komodo, kami yakin 4 tahun ke depan kita bisa melihat anak-anak Manggarai barat mampu bersaing dan berkontribusi terhadap industri pariwisata di Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super premium”, ungkap Bupati Endi

“Kita juga sadari, kewenangan sekolah Menengah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi secara administrasi tetapi dalam pelaksanaannya mari kita sinergi dan koordinasi untuk kemajuan Manggarai Barat karena tujuan kita sama yaitu mewujudkan kesejahteraan”, harap Bupati Edi

Panitia Pembangunan SMKN 3 Komodo dikecamatan komodo, Stefanus Satu melaporkan pembangunan Sekolah tersebut atas dukungan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten dilaksanakan sejak September 2020 dan selesai Desember 2020 untuk memperkuat sumberdaya manusia mendukung pembangunan pariwisata di Manggarai barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Direktur Utama Bank NTT, Staf Khusus Gubernur, Pimpinan OPD Provinsi, Pimpinan OPD Kabupaten. (*)

Sumber berita + foto : Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Presiden : Penataan Labuan Bajo Selesai Tahun Depan

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Komitmen Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi menjadikan Labuan Bajo sebagai kawasan super prioritas atau super premium sungguh besar. Walaupun sebagian besar anggaran negara tersedot untuk penanganan pandemi Covid-19, namun pembangunan dan penataan kawasan wisata Labuan Bajo terus digenjot.

Dalam kurun waktu setahun terakhir, Presiden Jokowi telah melakukan kunjungan kerja sebanyak tiga kali ke Labuan Bajo yakni pada Juli 2019, Januari 2020 dan 1 Oktober 2020.

Tiba di Bandara Komodo dengan menggunakan pesawat Presiden pada Kamis (1/10/2020), Presiden disambut oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di tangga pesawat.

Kemudian, Presiden menuju Kampung Ujung, Waecicu dan Goa Batu Cermin untuk melakukan peninjauan pengerjaan penatasan kawasan-kawasan tersebut. Setelah itu,  Presiden memantau kelanjutan proyek pembangunan terminal multipurpose atau multifungsi Labuan Bajo dan selanjutnya memberikan bantuan modal kerja kepada 60 pelaku usaha mikro dan kecil.
Saat menyampaikan keterangan pers kepada para wartawan, Presiden menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan semua pekerjaan tersebut pada tahun 2021.

“Hari ini saya meninjau sekaligus mengontrol pembangunan di titik-titik kawasan yang telah  direncanakan tahun lalu. Seperti yang kita lihat saat ini di kawasan Goa Batu Cermin dengan progres 47 persen. Penataan Kawasan Puncak Waringin yang dipakai untuk mendisplay handicraft prodak-prodak yang ada di NTT terutama tenun, ukiran dan lainya. Kemudian kawasan kampung ujung sampai ke kawasan Marina, yang akan kita tata trotoarnya termasuk pelabuhannya akan kita pindah ke Wae Kelambu. Kita harapkan penataan pertama selesai tahun 2020 dan penataan tahap dua selesai tahun 2021. Juga  kawasan Pulau Rinca akan ditata sesuai dengan alam yang ada di kawasan tersebut. Kawasan Labuan bajo harus betul-betul menjadi  kawasan premium,” jelas Presiden Jokowi.

Turut hadir dalam kunjungan kerja yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana.

Pasca Kunjungan tersebut, Gubernur VBL saat diwawancarai oleh media menyampaikan apreiasi yang tinggi kepada bapak presiden.
Menurut Gubernur langkah selanjutnya adalah menyiapkan supplay chain untuk pangan dan aktivitas lainya  agar memberikan efek ganda kesejahteraan seluruh masyarakt NTT pada umumnya dan Pulau Flores khusunya.

“Tentunya atas nama masyarakat NTT,  kami sampikan terimakasih kepada Bapak Presiden yang Top Markotop (sangat luar biasa). Selanjutnya Pemerintah daerah bersama stakeholder pembangunan terkait mesti menyiapkan jaringan suplainya untuk semua aspek pendukungnya misalkan kebutuhan pangan: sayuran, telor, daging dan ikan jangan datang dari luar pulau. Jaringan suplainya harus dari dalam pulau agar kita tidak miskin dan  juga pastinya pembangunan di Manggarai Barat memberikan efek ganda bagi Pulau Flores sehingga pasti maju lebih pesat,” ungkap Gubernur Viktor. (*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Kunker ke Labuan Bajo, Presiden di Sambut Gubernur VBL

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, Kamis (1/10/2020).

Saat tiba di Labuan Bajo, Presiden disambut oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di tangga pesawat. Ini merupakan kunjugan ke-5 Jokowi dalam dua tahun kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi (JNS).

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (kanan depan) saat menyambut kedatangan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo di Bandar Udara Komodo, Kamis (1/10/2020). Dokumentasi : Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas menuju Kabupaten Manggarai Barat dengan Pesawat Kepresidenan tiba di Bandar Udara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, setelah menempuh kurang lebih dua jam perjalanan.

Presiden kemudian menuju Kampung Ujung, Waecicu dan Goa Batu Cermin untuk melakukan peninjauan.

Setelah itu, Kepala Negara meninjau kelanjutan proyek pembangunan terminal multipurpose atau multifungsi Labuan Bajo. Terminal tersebut sebelumnya pernah ditinjau oleh Presiden pada 20 Januari 2020 lalu selanjutnya pada 11 September 2020 yang lalu, Menko Marves bersama Menteri PUPR turut mengunjungi proyek tersebut.

Di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo juga memberikan bantuan modal kerja kepada para pelaku usaha mikro dan kecil dan langsung menuju Bandara Komodo untuk bertolak kembali menuju Jakarta.

Untuk diketahui turut hadir dalam kunjungan kerja Presiden ini yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. (*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Kunker Dua Menteri di Labuan Bajo, Gubernur NTT : Mari Bersinergi

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Menteri Koordinator Bidang Kamaritiman dan Investasi RI, Luhut B. Pandjaitan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono melakukan Kunjungan kerja di Labuan Bajo-Manggarai Barat didampingi oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) serta Bupati manggarai Barat, Gusti C.H. Dulah, Kamis (10/09/2020).

Dalam Kunjungan kerja dimaksud, Menteri Koordinator Bidang Kamaritiman dan Investasi RI serta Menteri PUPR, mengunjungi dan melihat langsung Proses Pembangunan Terminal Multipurpose Pelabuahan Multi Purposed atau Multi Guna, Wae Kelambu, Labuan Bajo.

“Ini sangat luar biasa. Saya bersama pak Basuki datang untuk melihat pelaksanaan pembangunan pelabuhan ini. Semoga pasca selesainya pembangunan ini ,(Pelabuhan)dapat  memberikan dampak peningkatan ekonomi yang signifikan  di Manggarai Barat,” Kata Menko Luhut.

Pembangunan Pelabuhan tersebut menggunakan dana APBN dengan total nilai Kontrak pekerjaan hampir mencapai 173 Miliar. Tujuan nya sebagai terminal penunjang pelabuhan Labuanbajo yang ditargetkan selesai dibangun pada Desember tahun ini.

Sementara itu menurut Menteri PUPR, pihaknya juga sedang membangun jalan penunjang untuk kelancaran  distribusi logistik dari pelabuhan Wae Kelambu menuju pusat Labuanbajo dan beberapa proyek infrastruktur lainnya.

“Jalan dan Jembatan sudah kita programkan, sekitar 30 km dari sini ke Tana Mori. Jalannya akan kita lebarkan sesuai dengan standar nasional. Pembangunan berlangsung selama setahun. Dipastikan mulai tahun 2021 dan 2022 selesai kita bangun,” kata Menteri Basuki.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyerukan berkaitan dengan sinergitas dalam pembangunan di seluruh wilayah Flobamorata. Sehingga masyarakat NTT yakin bahwa Negara hadir di NTT. Kami pastikan NTT tetap loyal terhadap Pemerintah Pusat serta mengapresiasi Bapak Presiden RI, Joko Widodo yang telah menetapkan Labuanbajo sebagai salah satu Destinasi Wisata Super Premium di Indonesia.

“Dulu sebelum pak Joko Widodo menjadi Presiden, daerah ini (Labuanbajo) kurang diminati. Tapi setelah menjadi Presiden, beliau menetapkan Labuanbajo sebagai Destinasi Wisata Super Premium dan kami turut berbangga juga sebagai Gubernur. Selamat datang dan selamat menikmati alam indah NTT. Kami tak dapat membalas segala kebaikan Pemerintah Pusat akan tetapi kami tetap loyal dan taat Kepada Pemerintah Pusat,” jelas Gubernur VBL.(*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur VBL Ajak Semua Elemen Serius Bangun Manggarai Barat

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Manggarai Barat dalam rangka memastikan secara langsung komitmen pembangunan pemerintah terealisasi dilapangan dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaanya, kegiatan dimaksud yakni peninjauan ruas jalan provinsi, pertemuan bersama semua jenjang pemerintah dan masyarakat di Kecamatan Boleng, kecamatan Pacar, Kecamatan Kuwus Barat dan didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (04/09/2020).

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (04/09/2020). Dokumentasi : Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Gubernur Viktor mengajak semua elemen untuk serius dalam membangun daerah khususnya Manggarai Barat, dengan bekerja tidak hanya dengan tahu tapi juga paham, mesti dimulai dari pemerintah daerah maupun masyarakatnya, jika tidak ingin mengalami ketertinggalan dari daerah-daerah lain.

Gubernur Laiskodat berharap agar semua pembangunan, salah satunya infrasruktur jalan seperti yang dirasakan saat ini dapat memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di manggarai barat.

“Saya harapkan pembangunan infrastuktur ini juga dapat menjadi stimulus bagi pembangunan ekonomi. Saya yakin geliat ekonomi di daerah ini akan maju luar biasa dan dipastikan semua jalan di NTT, paling lambat tahun 2022 sudah selesai dikerjakan,” jelas Gubernur.

Gubernur VBL juga menyinggung soal permasalahan ketersediaan Listrik, air, dan jaringan komunikasi yang masih kurang di Manggarai Barat.

“Kita masih bicara tentang jalan yang rusak, air yang terbatas, listrik yang tidak ada, signal yang tidak ada. Ini adalah kebutuhan yang harus kita penuhi dan kita harus mengejar ketertinggalan ini, karena itu dengan otoritas yang diberikan masyarakat kepada saya sebagai Gubernur maka koordinasi dan kerja lintas sektor kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan ini” pinta Gubernur Laiskodat.

Di sela-sela arahannya, VBL juga menyinggung kekayaan sumber daya alam yang sangat besar bagi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Manggarai Barat karena memiliki kopi terbaik yang sangat terkenal di tingkat dunia.

“Kita punya perkebunan yang luar biasa, baik itu coklat dan kopi yang merupakan kopi terbaik di dunia, namun kita tidak boleh hanya jual bahan baku saja, tapi kita juga harus mampu harus sediakan industrinya,” jelas Gubernur Viktor.

Gubernur NTT berharap masyarakat Manggarai Barat mesti memiliki jiwa kewirausahaan karena Manggarai Barat merupakan salah satu Pariwisata Super Prioritas yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Beliau juga mengingatkan kepada masyarakat sekitar daerah tersebut untuk tidak menjual tanah kepada orang luar. Tetapi dapat melihat ini sebagai peluang bisnis yang bagus dengan membuka usaha seperti menyediakan rest area bagi para pengunjung baik domestik maupun mancanegara sehingga mereka dapat menikmati keindahan alam di Manggarai Barat dengan nyaman.

“Tanah ini adalah aset berharga milik kita, oleh karena itu saya minta jangan pernah dijual. Cukup disewakan saja kepada orang yang ingin usaha di tanah ibu dan bapak sekalian serta biarkan generasi-generasi setelah kita tetap menjadi pewaris atas tanah didaerah ini!,” tegas Gubernur VBL.

Beliau juga menegaskan untuk menunjang Pariwisata di daerah tersebut, akan dibuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata, sehingga dapat mempersiapkan aspek Sumber Daya Manusia (SDM) agar lebih terampil dan profesional.

“Saya tidak mau bangun SMA disini, tetapi saya akan sediakan SMK Pariwisata agar anak-anak kita mempunyai keterampilan dan keahlian dalam bidang Pariwisata,” pungkas VBL.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Gubenur NTT beserta rombongan. Ketua DPRD berharap dengan Kunker Gubernur VBL kali ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mendapatkan arahan-arahan yang bisa memotivasi dan  membangun sehingga Manggarai Barat semakin maju dan berkembang tidak saja hanya di Labuan bajo tapi juga di kecamatan-kecamatan lainnya yang berpotensi untuk maju dan berkembang.

Ikut hadir bersama Gubernur VBL, staf ahli, para staf khusus, sejumlah  OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Ketua DPRD Manggarai Barat, unsur TNI/Polri Kabupaten Manggarai Barat. (*/Red)

Sumber : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata