Arsip Tag: Kabupaten Lembata

Demokrat dan BMI Lembata Berbagi Masker dan Air Bersih Untuk Para Pengungsi

NTT AKTUAL. LEWOLEBA. Dalam rangka menyongsong HUT Ke – 20 tahun Partai Demokrat (PD), yang puncaknya tanggal 09 September 2021 mendatang DPP PD menginstuksikan seluruh jajarannya dari tingkat DPP, DPD dan DPC se-Indonesia melakukan beberapa kegiatan yakni, perlombaan, menyanyi, melukis, fotografi, Vidio pendek, karikatur, menulis, desain merchandise dan bakti sosial.

Menindak lanjuti itu DPC PD dan Bintang Muda Indonesia atau BMI Kabupaten Lembata, langsung menindaklanjuti dengan mengusulkan beberapa kegiatan bakti sosial berupa bantuan air bersih sebanyak 100.000 liter, yang nantinya dibagikan ke 250 kk yang berada di sejumlah lokasi pengungsian Ileape dan melakukan pembagian masker sebanyak 1000 ex disejumlah titik beberapa hari.

Pada tanggal 24 Agustus 2021 sekitar pukul 05.00 WITA pembagian masker dilaksanakan dipasar TPI (Tempat Pelelangan Ikan) antusias masyarakat sangat merespon positif dan tak lupa pula para kader DPC DEMOKRAT dan BMI yang di Motori oleh Syfrudin Sira atau bung Udin Purab dan sek BMI yoan Lucano Peuobung bersama pengurus mengajak seluruh pedagang dan pengunjung pasar yang dijumpai untuk terus mematuhi prokes yang ditetapkan pemerintah karna semua demi kebaikan kita bersama, apa lagi saat ini Lembata angka penurunan penularan covid suda semakin berkurang.

Mama sarmawati deto, penjual jagung Titi asal desa Kolipadan mengucapkan terimakasih kepada partai Demokrat yang terus bersama mereka dan tak lupa ia mengucapkan doa agar partai yang di pimpin mas AHY semakin maju, semakin sukses dan selalu bersama masyarakat kedepannya. (***)

Partai Hanura Berikan Bantuan Untuk Korban Bencana Seroja di Lembata

NTT AKTUAL. LEWOLEBA. Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Lembata beserta jajarannya atas nama atau mewakili Ketua DPD Partai Hanura NTT memberikan bantuan pada Sabtu (24/04/2021) bagi korban bencana seroja di dua posko penampungan pengungsi yang ada di Kabupaten Lembata.

Posko pertama yang dikunjungi adalah posko penampungan pengungsi yang ada di Kantor Camat Ile Ape, dimana di posko ini menampung sebanyak 215 jiwa yang berasal dari dua desa.

Pada kesempatan ini Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Lembata, Ayub Badhy didampingi pengurus DPC menyampaikan salam hormat dan permohonan maaf bagi bapak ibu ina ama pengungsi dari Ketua DPD Partai Hanura NTT yang tidak sempat hadir untuk menyerahkan langsung bantuan ini berhubung ada tugas penting yang harus di selesaikan dan dihadiri langsung oleh Ketua DPD.

“Pesan beliau kepada bapak ibu semua di penampungan pengungsi adalah kiranya tetap semangat dalam menghadapi situasi ini. Kiranya dengan bantuan dari kami Partai Hanura yang lahir dari suara hati nurani dan terdorong oleh semangat kebersamaan serta kiranya semua ini jangan dilihat dari jumlah dan besar kecilnya bantuan kami, dengan bantuan kami ini bisa bermanfaat dan dapat diterima untuk digunakan sesuai kebutuhan sementara di pengungsian sambil menunggu pemerintah daerah setempat membangun kembali rumah tempat tinggal bapak ibu semua yang terdampak bencana seroja ini,” ujar Ayub.

Dalam keadaan kita semua yang juga terdampak dari bencana seroja ini kiranya tetap melahirkan semangat cinta kasih dan kebersamaan, tandasnya.

Camat Ile Ape, Simon Langoday menyambut dengan gembira bantuan dan dukungan dari Partai Hanura baik Kabupaten maupun Provinsi yang sudah ikut meringankan beban pengungsi yang ada di Ile Ape, yang sudah menderita dan susah sejak adanya bencana alam banjir bandang ini.

“Kami bahagia atas bantuan ini dan atas partisipasi yang tulus dari Partai Hanura dan semoga tetap menjadi berkat bagi banyak orang,” ungkap Simon.

Selanjutnya pada posko pengungsi kedua yakni posko pengungsi mandiri  yang ada di Kecamatan Ile Ape Timur rombongan DPC Partai Hanura Lembata juga menyalurkan bingkisan kasih yang sama kepada kurang lebih 40-an jiwa pengungsi mandiri

Pada titik yang kedua ini rombongan diterima oleh koordinator atau tokoh masyarakat setempat Tomas Topi, kepada rombongan Partai Hanura diri nya sangat terharu dan gembira bersama pengungsi yang lainnya bahwa Partai Hanura masih menyempatkan waktu untuk membantu mereka walau dengan seadanya.

“Kiranya Tuhan menolong kita semua untuk terbebas dari situasi saat ini, dan terimakasih kepada rombongan Partai Hanura yang sudah ikut meringankan beban saudara-saudara saya dan sudah bersedia meluangkan waktu untuk datang  di kampung kami ini,” kata Tomas.

Untuk diketahui bantuan yang diberikan oleh Partai Hanura terdiri dari beras, sabun cuci, sabun mandi, pakaian bayi dan pakaian orang dewasa, seprei, tikar dan sejumlah kebutuhan lainnya untuk bayi serta wanita. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Kunjungi Lembata, Wagub NTT Beri Semangat Kepada Para Relawan

NTT AKTUAL. LEWOLEBA. Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi (JNS), pada Kamis (15/04/2021) kembali melakukan kunjungan ke salah satu daerah yang terdampak bencana badai Siklon Seroja yaitu Kabupaten Lembata. Dengan menggunakan pesawat Caravan BNPB dari Lanud El Tari Kupang, Wagub JNS didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Kadis Perhubungan sekaligus Plt. Kepala BPBD NTT, Isyak Nuka, Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnakertrans) Provinsi NTT, Silvia R. Peku Djawang, Kepala Dinas Sosial, Jamaludin Ahmad.

Wagub Nae Soi menegaskan, Pemerintah Provinsi terus berupaya agar semua daerah dan tempat yang terdampak bencana badai siklon tropis Seroja mendapat bantuan dan pasokan logistik yang memadai. Bantuan yang berasal dari seluruh Indonesia ini tidak hanya diberikan kepada korban bencana yang datang langsung ke posko penanggulangan bencana tetapi pemerintah daerah juga harus berupaya aktif langsung dengan menyalurkan bantuan-bantuan ke daerah yang masih terisolir dengan menggunakan helikopter milik TNI.

Lebih lanjut Wagub JNS menjelaskan bahwa bantuan-bantuan yang ada di gudang penampungan logistik di pelabuhan Lewoleba harus segera disalurkan.
“Tempat penyimpanan ini hanya merupakan tempat “transit” sementara,” kata Wagub JNS.

Pada kesempatan itu Wagub JNS juga memberikan semangat kepada para Relawan yang berada di gudang penampungan logistik di pelabuhan Lewoleba.
“Pekerjaan yang saudara-saudara lakukan merupakan pekerjaan yang mulia dan mempunyai amal ibadah yang tinggi. Jadi saudara-saudara sekalian harus tetap semangat dalam membantu korban bencana,” kata Wagub Nae Soi.

Sementara itu Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur mengatakan logistik yang ada di gudang penyimpanan logistik selanjutnya akan didistribusikan ke dapur umum untuk langsung diolah menjadi makanan sehingga para korban bencana tidak perlu membawa kardus-kardus bahan makanan tetapi langsung mendapatkan makanan yang sudah diolah. “Bantuan logistik yang ada tidak akan langsung diberikan kepada korban bencana karena berkaca dari pengalaman saat erupsi gunung Ile Lewotolok masyarakat memang mendapatkan bantuan logistik tetapi sulit untuk dimasak karena rumah dan dapur korban bencana rusak. Sehingga logistik makanan saat ini didistribusikan ke dapur-dapur umum untuk dimasak dan selanjutnya diberikan kepada masyarkat dalam bentuk makanan,” kata Bupati Sunur. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Kehadiran Presiden Membangkitkan Semangat dan Harapan Bagi Korban Bencana Alam di Lembata dan Adonara

NTT AKTUAL. LEWOLEBA Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo kembali mengunjungi Provinsi NTT pasca bencana alam Siklon Tropis Seroja. Didampingi oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat Presiden melihat langsung kondisi lapangan dan menyapa masyarakat yang terkena musibah bencana alam di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Flores Timur (Adonara) dan Lembata, Jumat (9/04/2021).

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut disambut masyarakat yang terdampak bencana dengan antusias. Isak tangis, rasa haru dan sukacita bercampur aduk saat menyaksikan Presiden Jokowi melangkah dengan penuh semangat untuk memeriksa kondisi reruntuhan bebatuan dan lokasi bencana.
Kehadiran Jokowi memberikan semangat dan harapan bagi masyarakat yang terkena musibah di Lembata dan Adonara.

Presiden RI Kunjungi Kabupaten Lembata

Dalam Jumpa Pers, di Desa Amakaka, Lembata Presiden menegaskan, tim akan terus bekerja untuk pencarian korban bencana yang masih hilang. Presiden juga meminta agar masyarakat yang tinggal di daerah bencana untuk segera direlokasi dengan persetujuan masyarakat. Distribusi bahan pangan yang cukup harus dipastikan di lokasi-lokasi pengungsian.

“Saya berada di desa Amakaka. Data yang diterima, total korban bencana di NTT berjumlah 163 orang dan masih dalam pencarian 45 orang hilang. Semua korban yang hilang agar terus dicari.
Yang mengungsi pastikan logistiknya cukup. Tadi saya terima laporan dari masyarakat BBM mahal,itu saya terima masukannya. Daerah yang terdampak ini harus segera direlokasi. Tadi saya bersama Gubernur dan Bupati sudah mendiskusikan ini, nanti semunya dengan persetujuan masyarakat. Cari segera lokasi relokasi dan secepatnya dibangun dalam waktu secepat-cepatnya. Akhirnya secara pribadi dan mewakili Pemerintah mengucapkan duka yg mendalam atas korban yang ada,” ungkap Presiden

Presiden RI Kunjungi Kabupaten Flores Timur

Presiden RI dalam jumpa persnya di Adonara mengatakan Gubernur dan Bupati harus segera menentukan lokasi relokasi masyarakat dan selanjutnya Kementrian PUPR membangun kembali rumah bagi masyarakat terkena dampak bencana.

“Sore ini saya berada di Adonara, Kabupaten Flores Timur, setelah tadi pagi saya meninjau di Kabupaten Lembata. Sama juga seperti di lokasi ini, Gubernur dan Bupati harus segera menentukan lahan untuk segera lakukan relokasi masyarakat dan Kementrian PUPR secepat-cepatnya bangun Rumah untuk masyarakat. Saya minta masyarakat yang berkumpul agar tetap perhatikan protokol kesehatan dan memakai masker”, tegas Presiden Jokowi.

Gubernur VBL saat diwawancarai mengatakan bahwa instruksi Presiden sangat jelas dan tepat serta kehadiran Beliau membuat NTT menjadi lebih baik.

“Bapak Presiden telah melihat langsung lokasi bencana dan menginstruksikan Gubernur dan Bupati untuk menyiapkan lahan relokasi. Selanjutnya Pemerintah Pusat membangun Perumahan tipe 36 bagi masyarakat terkena dampak bencana” ungkap Gubernur

“Terkait kelangkaan BBM dilokasi tersebut, Bapak Presiden telah menginstruksikan Pertamina untuk membangun infrastruktur Pom Bensin di lokasi tersebut untuk mengatasi kelangkaan BBM”, ungkap Gubernur Viktor

Gubernur juga menghimbau semua pihak agar jangan sesekali mengambil keuntungan dari kondisi bencana ini.
“Mari kita saling bersinergi untuk membantu masyarakat kita dan setiap bantuan yang diberikan untuk dilakukan pendataan dan selanjutnya di audit,”jelas Gubernur Viktor. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Kwarda Pramuka NTT Siap Salurkan Bantuan Tahap Tiga Bagi Pengungsi Ile Lewotolok

NTT AKTUAL. KUPANG. Sebagai bentuk kepedulian nya, Kwartir Daerah (Kwarda) Praja Muda karana (Pramuka) NTT siap untuk menyalurkan bantuan bagi pengungsi erupsi gunung Ile Lewotolok yang berada di Kabupaten Lembata.
Bantuan yang diberikan kali ini merupakan bantuan tahap ketiga, yang dimana sebelumnya Kwarda Pramuka NTT sudah memberikan bantuan bagi pengungsi erupsi gunung ile Lewotolok sebanyak dua kali.
Hal ini disampaikan Ketua Kwarda Pramuka NTT, Drs. Sinun Petrus Manuk atau yang akrab disapa di Pramuka yakni Kaka Piter Manuk kepada awak media saat menggelar jumpa pers di ruang kerjanya, Jumat (11/12/2020).
“Pasca letusan gunung Ile Lewotolok kami Pramuka mengambil langkah cepat yang dimana pasca letusan kami mengeluarkan edaran kepada semua Kwartir cabang di NTT dan juga kepada umum, sehingga tidak hanya Pramuka ada pula donatur umum yang berpartisipasi. Kami sudah melakukan pengiriman barang bantuan sebanyak dua kali. Pertama yaitu pada tanggal 4 Desember dan kedua pada tanggal 8 Desember 2020. Selain itu di tahap ke tiga semestinya di kirim hari ini tetapi karena gelombang feri tidak jalan, kemungkinan baru bisa jalan tanggal 15. Oleh sebab itu direncanakan bantuan tahap ke tiga akan tiba di lokasi pengungsian yaitu pada tanggal 16 Desember 2020, dan saya rasa bantuan tersebut bisa di distribusikan kepada yang membutuhkan disana” ujar Piter.
Dirinya menambahkan bantuan tahap satu di tanggal 4 Desember 2020 yang telah dikirim kepada pengungsi ile Lewotolok yaitu berupa sebanyak 86 paket yang terdiri beras, mie instan, susu balita, susu orang dewasa, selimut, pampers bagi balita serta pakaian layak pakai, dan ini sudah terdistribusi semua kepada para pengungsi.
“Sedangkan tahap dua itu pada tanggal 8 Desember 2020, yang telah dikirim dan terdistribusi semua untuk pengungsi yaitu berupa 126 paket terdiri dari Sembako, perlengkapan mandi, perlengkapan tidur dan pakaian layak pakai. Sementara untuk bantuan tahap ke tiga yang akan dikirim pada tanggal 15 Desember 2020 ini yaitu berjumlah sekitar 140 paket meliputi perlengkapan tidur, beras yang disiapkan sekitar lebih dari setengah ton dan juga sejumlah bantuan lainnya serta bantuan berupa peralatan masak seperti dandang, termos nasi dan juga irus. Bantuan tahap ke tiga ini merupakan pengiriman yang terakhir,” ungkap Piter.
Barang-barang yang dikirimkan bersumber dari bantuan uang yang dibelanjakan dan ada pula dalam bentuk barang. Sampai hari ini uang yang terkumpul Rp 117.101.500 dan juga donasi berupa bentuk barang dalam jumlah banyak selalu dikirimkan ke Lembata.
Dirinya menjelaskan sumbangan dalam bentuk uang yang didapatkan oleh Kwarda NTT adalah berasal dari sumbangan 14 Kwartir cabang di NTT melalui rekening Pramuka Peduli yang dipunyai Kwarda.
“Jumlah uang yang terkumpul sebesar Rp 117.101.500 ini tidak satu kali masuk tetapi bertahap, dan Kwarda NTT membelanjakan barang-barang serta menyatukan pula donasi dalam bentuk barang sesuai dengan kebutuhan di daerah pengungsian itu sendiri. Uang yang telah dibelanjakan dalam bentuk barang hingga saat ini telah mencapai 100 juta Rupiah lebih dan sisanya nanti akan digunakan untuk mendukung kegiatan rehabilitasi psikis yang dilakukan Pramuka bagi para pengungsi Ile Lewotolok. Rehabilitasi psikis ini dilakukan dengan mengunjungi langsung para pengungsi dan juga menghibur,” kata Piter.
Kwarda NTT dalam pendistribusian barang-barang bantuan ini melalui Kwartir cabang Lembata dan Kwarda NTT juga bekerjasama dengan salah satu posko relawan yang khusus menangani pengungsi di rumah-rumah. Posko ini mempunyai data siapa dan berada dirumah mana serta jumlahnya nya berapa pengungsi nya, sehingga Pramuka merasa puas bantuan-bantuan ini langsung disalurkan ke pengungsi-pengungsinya, pungkasnya. (Red)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Pemprov NTT Beri Bantuan Pengungsi Korban Bencana Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok

NTT AKTUAL. LEWOLEBA. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI. Doni Monardo bersama Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi (JNS) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lembata, Rabu (02/12/2020). Turut mendampingi Bupati Lembata, Eliayaser Yentji Sunur.

Kepala BNPB dan Wagub NTT bersama rombongan melihat langsung korban bencana Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok di Halaman Kantor Bupati Lama.

Dalam Kunker tersebut, Doni Munardo menyampaikan, Pemerintah hadir bukan sekedar memberikan dukungan bantuan bagi para korban melainkan juga melakukan langkah preventif terhadap adanya korban jiwa sebagai dampak erupsi dimaksud dan bencana non alam yakni covid 19.

“Kehadiran Pemerintah saat ini yakni bukan sekedar mengantisipasi ancaman erupsi Gunung Api. Tetapi juga dukungan berupa bantuan kebutuhan serta yang lebih penting adalah dilakukanya pemilahan terhadap kelompok rentan yang sangat beresiko lebih berat apabila terpapar Virus Covid 19,” ujar Doni.

Wagub JNS mengatakan, pemimpin mesti merasa sedih manakala rakyatnya sedih serta bergembira manakala rakyatnya bergembira. Terimakasih kepada Bapak Presiden dan Kepala BNPB atas dukungannya terhadap masyarakat Korban bencana alam di Kabupaten Lembata.

“Terimakasih kepada Bapak Presiden atas dukungannya melalui BNPB yang bersama kita hari ini. Kami datang untuk merasakan apa yang dirasakan masyarakat di sini. Pemerintah bersama stakeholder terkait ingin berbagi rasa terhadap musibah yang menimpa saudaraku semua. Setiap musibah mesti direfleksikan agar ke depannya kita mesti lebih baik lagi. Langkah-langkah yang harus kita lakukan yaitu masa tanggap darurat, tahap rekonstruksi dan rehabilitasi,” jelas Wagub Nae Soi.

Selanjutnya Wagub Josef menginginkan adanya penanganan dimasa tanggap darurat ini dengan sistem satu komando.

“Dimasa tanggap darurat hingga rehabilitasi nanti, kami harapkan adanya satu komando dalam penangananya. Agar segala bantuan dari berbagai pihak dan pelaksanaan setiap kebijakan yang diambil dapat terarah dan tepat sasaran,” tegas Wagub JNS.

Pemprov NTT melalui Wagub NTT juga memberikan bantuan terhadap bencana Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata berupa bantuan logistik yaitu beras, peralatan medis, obat-obatan, Biskuit PMT ibu hamil dan balita, makanan anak, makanan siap saji, paket sandang, matras, masker, handsanitiser, cairan disinfektan dan alat semprot, perlengkapan dan kebersihan pribadi kelompok rentan khusus anak, ibu dan lansia.

Turut hadir dalam Kunjungan tersebut Anggota DPR RI Komisi VII, Ali Taher, Kapolda NTT, Irjen (Pol) Lotharia Latif, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Djamaludin Ahmad. (*/NA)

Sumber Berita + Foto : Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata