Arsip Tag: Kabupaten Kupang

Babinsa Koramil 1604-04/Amarasi Beri Dukungan Kepada Prajurit dan Masyarakat di Lokasi TMMD Kodim 1604/Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 1604/Kupang yang dilaksanakan di Desa Sahraen, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat di sambut baik oleh warga masyarakat, karena memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Sesuai Siaran Pers dari Pendim 1604/Kupang yang diterima Media ini, Babinsa Koramil 1604-04/Amarasi Sertu Abner Faot, Rabu (23/06/2021) mengatakan sangat senang dengan kehadiran kegiatan TMMD di wilayah binaannya, selain memberikan kesejahteraan bagi warga juga menghidupkan kembali budaya gotong–royong masyarakat, terlihat pada pengerjaan salah satu sasaran fisik warga dan Prajurit TNI serta babinsa bersinergi bahu membahu membangun Gereja, Kapela dan sekolah.

Pelaksanaan TMMD ini juga dilaksanakan selama 30 hari dengan sasaran Kegiatan fisik berupa pembangunan 3 ruang kelas SMP Kristen 1 Amarasi Selatan, Pembangunan 1 ruang guru SMP 1 Amarasi Selatan, Rehap Kapelan St. Benediktus Sahraen Amarasi Selatan, Rehap Gereja Imanuel Sahraen Amarasi Selatan, Rehap Rumah Pastori Bonamhonis Sahraen Amarasi Selatan.

“Ada juga kegiatan Non-fisik meliputi penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, penyuluhan tentang kesadaran hukum, penyuluhan tentang teknologi tepat guna dan penyuluhan tentang kesehatan serta penyuluhan tambahan lainnya,” ungkap Sertu Abner Faot.

TMMD merupakan bentuk kepedulian TNI dan salah satu program Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara lintas sektoral serta terpadu dengan Kementerian, lembaga Pemerintahan non kementerian, POLRI, Pemerintah Daerah beserta seluruh komponen masyarakat, dengan sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan wawasan berbangsa dan bernegara melalui kegiatan fisik dan non fisik. (*)

Sumber berita + foto : Pendim 1604/Kupang

TMMD Ke-111 Kodim 1604/Kupang Laksanakan Sosialisasi Rekrutmen TNI-AD

NTT AKTUAL. KUPANG. Anggota Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1604/Kupang Ke-111 Tahun anggaran 2021 melaksanakan sosialisasi/penyuluhan rekrutmen prajurit TNI-AD kepada para orang tua yang ada di wilayah lokasi TMMD, yang terletak di Kabupaten Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Senin (21/06/2021).

Selain mengerjakan sasaran fisik, anggota Satgas TMMD juga melaksanakan kegiatan sasaran Non fisik lainnya, salah satunya adalah melaksanakan sosialisasi Rekrutmen TNI-AD.

Danramil 1604-07/Alak Kapten Inf. H. Soleman Syukur di dampingi Peltu I Wayan Sukantara memberikan sosialisasi rekrutmen TNI-AD, mulai dari persiapan diri, pendaftaran, seleksi hingga masuk pendidikan.

Ia mengatakan menjadi seorang prajurit TNI-AD cukup mudah, cukup dengan persyaratan tinggi badan seimbang dengan berat badan sesuai dengan standar yang telah ditentukan, sebagai warga negara Indonesia, Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945, Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia.

Di tambahkan, Peltu I Wayan Sukantara bahwa penerimaan calon Prajurit TNI-AD dilaksanakan sebanyak empat kali dalam setahun yaitu Sekolah Akademi Militer (Akmil), Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) dan Sekolah Calon Tamtama Prajurit Karier (Secata PK). Sekarang telah di buka pendaftaran Secaba PK. Bagi yang berminat bisa Mendaftar dan membawa persyaratan masuk menjadi Prajurit TNI AD,” katanya

“ Dijelaskan bahwa dalam seleksi penerimaan calon Prajurit TNI-AD semua jenis pendidikannya tidak dipungut biaya,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini diharapkan agar masyarakat lebih mengenal TNI serta menumbuhkan minat generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit TNI.

Semua warga negara Indonesia bisa menjadi anggota TNI dan mengabdi kepada bangsa melalui jalur TNI. Namun harus diingat, peserta seleksi calon masuk TNI harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan oleh institusi TNI.

“Menjadi anggota TNI berarti siap menyerahkan dirinya untuk mengabdi sepenuhnya kepada NKRI,”.

“Selama proses pendaftaran hingga pendidikan tidak dipungut biaya, apabila ada yang menjanjikan biar masuk menjadi TNI, semuanya itu tidak benar, itu hanya penipuan belaka dari orang yang tidak bertanggung jawab yang sengaja ingin meraup keuntungan dengan memanfaatkan momen penerimaan calon Prajurit ini,” tegas I Wayan Sukantara. (*)

Sumber berita + foto : Pendim 1604/Kupang

TMMD Ke-111 Tahun 2021, Dandim 1604/Kupang Ingatkan Kemanunggalan TNI Rakyat

NTT AKTUAL. KUPANG. TMMD Ke-111 tahun 2021, Dandim 1604/Kupang Ingatkan Kemanunggalan TNI Rakyat.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kabupaten Kupang secara resmi dibuka oleh Bupati Kupang mulai hari Selasa 15 Juni 2021.

Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo selaku Dansatgas TMMD Ke-111 Tahun 2021 pada saat memberikan pengarahan dilapangan Apel Makodim1604/Kupang kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD mengingatkan pada seluruh anggotanya agar dalam pelaksanaan TMMD nantinya tetap
menjaga kesehatan dengan pola makan yang sehat, olahraga dan istirahat yang cukup sehingga pelaksanaan program TMMD berjalan aman, lancar dan tepat waktu dan tidak lupa tetap mengedepankan protokol kesehatan supaya terhindar dari COVID-19.

Dandim Alumnus Akmil 1999 tersebut juga meminta untuk tetap menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD, dan tidak membuat pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan masyarakat, diri sendiri dan keluarga serta satuan.

Adapun sasaran fisik dalam program TMMD Ke-111 yakni Adapun sasaran yang dikerjakan yaitu Sasaran fisik di desa Nekmese meliputi pembangunan 3 ruang kelas SMP Kristen 1 Amarasi Selatan, pembangunan 1 ruang guru SMP 1 Amarasi Selatan pembangunan satu MCK dan di desa Sahraen meliputi Rehap Kapelan St. Benediktus Sahraen Amarasi Selatan, Rehap Gereja Imanuel Sahraen Amarasi Selatan, Rehap rumah Pastori Bonamhonis Sahraen Amarasi Selatan dan di Kelurahan Enoraen pembukaan lahan baru seluas 80 are untuk tanam singkong.

Dijelaskannya, selain kegiatan fisik, dalam program TMMD juga ada kegiatan non fisik seperti Penyuluhan tentang Teknologi tepat guna oleh dinas PMD Kabupaten Kupang, Penyuluhan tentang wasbang oleh Kodim 1604/Kupang, Penyuluhan tentang kesadaran hukum oleh Polres Kupang, Penyuluhan tentang rekrutmen TNI oleh Kodim 1604/Kupang, Penyuluhan bela negara oleh Kodim 1604/Kupang, Penyuluhan peternakan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Penyuluhan COVID-19 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang. (*)

Sumber berita + foto : Pendim 1604/Kupang

Program TMMD Membangkitkan Budaya Semangat Gotong Royong TNI dan Masyarakat Bangun Daerah

NTT AKTUAL. KUPANG. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berlangsung sejak 1980 masih terus dilaksanakan setiap tahunnya sampai dengan saat ini. Pada pertengahan tahun 2021, Kodim 1604/Kupang telah memasuki TMMD yang ke-111 Tahun 2021.

Sebelum pelaksanaan TMMD, Pemilihan tempat dan sasaran (TMMD) Ke-111 telah dilakukan melalui survey bersama oleh Kodim 1604/Kupang bersama pemerintah daerah dan instansi yang terkait.

Komadan Koramil 1604-03/Amarasi Kapten Inf. Lalu Yuli Ifnu Fajar mengungkapkan, kehadiran TMMD di tiga desa di kecamatan Amarasi selatan ini membangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat baik tua mudah, perempuan bahkan anak-anak ikut andil dalam kebersamaan semangat gotong royong.

Semangat kebersamaan gotong royong terlihat mulai dari hari pertama sampai saat ini, jadi semua pekerjaan yang beratpun terasa ringan. Terlihat juga para ibu-ibu sibuk memasak untuk sajian sarapan, makan siang dan makan malam untuk anggota satgas dan masyarakat.

Untuk itu dalam pelaksanaan TMMD, TNI tidak bekerja sendiri. TNI menggandeng banyak pihak terutama masyarakat setempat. Pada TMMD ke-111 dengan tema ‘Sinergi untuk Membangun Negeri’, Kehadiran TMMD untuk membantu pemerintah Daerah untuk mendorong akselerasi pembangunan nasional hingga tersebar ke pelosok di beberapa kabupaten/kota se-Indonesia untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat.

Harapan saya semoga gotong-royong, semangat kebersamaan ini kita terus pelihara, nilai budaya gotong-royong terus kita hidupkan dalam membangun daerah Kabupaten Kupang. Hasil program TMMD ini semoga dapat bermanfaat secara maksimal dan menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Sumber berita + foto : Pendim 1604/Kupang

TMMD ke-111 Kodim 1604/Kupang Jawab Kebutuhan Masyarakat Amarasi Selatan

NTT AKTUAL  KUPANG. Saat ratusan prajurit TNI Kodim 1604/Kupang kembali mengabdikan diri pada rakyat melalui progam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Desa Sahraen, Kelurahan Sonraen dan desa Nekmese, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. Beragam tanggapan positif yang disampaikan oleh warga dan juga Kepala Desa Nekmese.

Tanggapan positif dan ungkapan terimakasih yang datang ini karena masyarakat merasa kebutuhan mereka terjawab dan cukup terbantukan dengan adanya TMMD ke-111 Kodim 1604/Kupang.

Ungkapan rasa syukur yang tak terhingga disampaikan oleh Bapak Krisma Jems selaku kepala desa Nekmese pada Jumat (18/06/2021).

Pertama dirinya menyampaikan bahwa kegiatan TMMD ini sangat positif sekali, disamping itu waktu pengerjaannya hanya satu bulan dalam menyelesaikan pembangunan satu ruang guru, tiga ruang kelas dan ada satu sasaran tambahan yaitu MCK, serta sasaran fisik dan non fisik lainnya di desa Sahraen dan kelurahan Sonraen.

“Itu bukan merupakan pekerjaan yang mudah ya, tetap kalau itu selesai tepat waktu maka ini merupakan sesuatu yang luar biasa bagi kami di desa,” ujar Krisma Jems.

Lebih lanjut, soal keterlibatan masyarakat besar sekali, saat masyarakat mendengar adanya sasaran kegiatan TMMD di desa kami dengan menyasar pembangunan gedung sekolah, mereka sangat senang karena sekolah merupakan tempat menimbah ilmu bagi anak mereka nantinya, sehingga untuk mengendalikan antusias kerja masyarakat, saya selaku kepala desa mengatur waktu untuk roling kerja dan sayapun harus selalu ada dan ikut membantu sebagai pemimpin atau kepala desa Nekmese, tutur Krisma Jems.

Seperti pesan Panglima Besar Jenderal Sudirman mengatakan, Tentara bukan merupakan suatu golongan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri diatas masyarakat, tetapi tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu. Inilah yang selalu jadi motor penggerak seluruh TNI dalam semangatnya menjaga dan melayani masyarakat Indonesia.

Ucapan terimakasih yang disampaikan para guru dan warga masyarakat kepada Satgas TMMD ke-111 Kodim 1604/Kupang atas pelaksanaan TMMD di desanya terus menerus mengalir, terlebih seiring pelaksanaan pengerjaan sasaran-sasaran fisik dan non fisik dibeberapa titik terus dikebut dengan cara bergotong royong, bahu membahu dalam mengejar waktu yang telah di tentukan. (*/NA)

Sumber berita + foto : Pendim 1604/Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

Tokoh Agama dan Warga Amarasi Selatan Merasa Terbantu Dengan Adanya TMMD ke 111 Kodim 1604/Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 TA. 2021 Kodim 1604/Kupang sangat disambut baik oleh warga di Desa Sahraen dan Desa Nekmese, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang.

Pendeta di Jemaat Bonnamhonis Klasis Amarasi Timur, Desa Sahraen, Matham Melkian Niubaby., S. Si., Teol, pada Kamis (17/06/2021) mengatakan dirinya dan jemaat merasa terbantu dengan adanya kehadiran TMMD ini, terbantu baik dari segi anggaran maupun dari kualitas kerja yang sangat luar biasa serta waktu kerja yang di butuhkan sangat singkat.

Lebih lanjut Pdt. Melki (sapaan akrabnya) mengatakan, Kehadiran TNI melalui program TMMD di Desa kami banyak perilaku anggota TNI yang ditiru oleh jemaat dan masyarakat sekitarnya seperti semangat gotong royong, sikap yang diperankan TNI sehari-hari, saat berhadapan dengan kami masyarakat TNI selalu mendahului dengan sapaan kepada kami orang tua maupun pemuda disini, terkadang mereka tidak menyebut nama pribadi kami, namun lebih ke penyebutan kekeluargaan. Itulah yang membuat kami terharu mendengar sapaan mereka para tentara,” ujarnya.

Jemaat sampai menawarkan rumahnya jadi hunian sementara para anggota TNI di rumah-rumah mereka dan sangat membuka diri, tambah Pdt. Melki.

“Kami berterima kasih karena desa kami banyak dibantu TNI, mulai dari Rehab rumah Pastori, Pembangunan 3 ruang kelas SMP Kristen 1 Amarasi Selatan, Pembangunan 1 ruang guru SMP 1 Amarasi Selatan, Bangun 1 Unit MCK dengan 2 ruang, Rehab Kapela St. Benediktus Sahraen Amarasi Selatan, Rehab Gereja Imanuel Sahraen Amarasi Selatan serta beberapa kegiatan non-fisik lainnya.

“Saya mewakili warga lainnya khususnya
Jemaat Bonnamhonis Klasis Amarasi Timur, Desa Sahraen merasa bangga dengan hadirnya bapak-bapak TNI di desa ini. Selain desa kami aman, di Desa kami juga banyak menerima bantuan TMMD. Banyak hal positif yang didapat dan akan dinikmati bersama nantinya,” tutupnya. (*)

Gelar Bakti Sosial, DPD IWAPI NTT Beri Bantuan Bagi Masyarakat Desa Tunbaun

NTT AKTUAL. OELAMASI. Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial bertempat di Desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, pada Jumat (11/06/2021).

Hadir dalam kegiatan bakti sosial ini yaitu Wakil Ketua I DPD IWAPI NTT, Yohana Victoria Lerik Rebo, serta turut pula dihadiri semua wakil ketua bidang dan ketua komite DPD IWAPI NTT, Erna Husin, Sondang Sihotang, Yovi Lerik, Evi Mauboi, Susan Ai, Yanti Kana dan Ani Luik.

Pada kesempatan ini Ketua Umum DPD IWAPI NTT, Inche Sayuna tidak terlihat hadir di karenakan ada kegiatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Wakil Ketua I DPD IWAPI NTT, Yohana Victoria Lerik Rebo, dan Pengurus DPD IWAPI NTT saat menyerahkan bantuan kepada salah seorang warga Desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, pada Jumat (11/06/2021). Dokumentasi : Istimewa

Dalam sambutannya Wakil Ketua I DPD IWAPI NTT, Yohana Victoria Lerik Rebo, mengatakan Kegiatan Bakti Sosial DPD IWAPI NTT ini merupakan program rutin setiap tahun dari IWAPI.

“Dan pasca badai akibat siklon tropis seroja beberapa waktu lalu yang melanda NTT kami dari DPD IWAPI NTT memberikan bantuan kepada warga yang berada di Desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang,” ujar Yohana Victoria.

Dirinya menambahkan bantuan yang diberikan kali ini yaitu berupa bantuan beras, gula, mie , handuk dan baju layak pakai.

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tampak antusias memberikan bantuan kepada warga di Desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, pada Jumat (11/06/2021). Dokumentasi : Istimewa

Selain memberikan paket bantuan ini, dirinya bersama Pengurus DPD IWAPI NTT yang hadir juga memberikan motivasi buat ibu-ibu desa yang juga adalah pengrajin tenun, untuk meningkatkan perekonomian keluarga, jelasnya.

Wakil Ketua I DPD IWAPI NTT, Yohana Victoria Lerik Rebo dan Pengurus DPD IWAPI NTT saat foto bersama warga Desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, pada Jumat (11/06/2021). Dokumentasi : Istimewa

Dirinya mengharapkan bantuan yang diberikan jangan dilihat pada nilai besar kecilnya bantuan, tetapi sekiranya bisa membantu warga yang berada Desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang.

“Selain itu dirinya mengharapkan motivasi yang diberikan bisa memberikan dampak positif sehingga para penenun yang ada di Desa Tunbaun dapat lebih mengembangkan usahanya,” tutup Yohana Victoria. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Alumni FAPERTA UNDANA Gelar Penyuluhan di Kecamatan Amfoang Selatan

NTT AKTUAL. OELAMASI. Alumni Fakultas Pertanian (Faperta) bersama Dosen Fakultas Pertanian  Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang melaksanakan pengabdian masyarakat bersama melalui kegiatan penyuluhan di Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang pada Sabtu (12/06/2021).

Alumni Fakultas Pertanian (Faperta) bersama Dosen Fakultas Pertanian  Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang foto bersama petani yang berada di Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang pada Sabtu (12/06/2021). Dokumentasi : Istimewa

Menurut Dekan Fakultas Pertanian Undana, Damianus Adar bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan perwujudan dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi dimana civitas akademik dapat mengiplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan Damianus Adat bahwa Alumni merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung pengembangan kampus terutama dalam mendukung akreditasi kampus sekaligus juga berkolaborasi dengan kampus mendukung pengembangan kapasitas masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Pada kesempatan yang sama Ketua Ikatan Alumni Universitas Nusa Cendana Fakultas Pertanian (Ikadana Faperta)  Nixon Balukh mengatakan bahwa Kolaborasi alumni dan dan civitas akademik ini merupakan perwujudan perjanjian kerjasama alumni dan kampus untuk bersama melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan bersama. Ini langkah awal yang baik dan Kecamatan amfoang selatan dipilih karena merupakan salah satu pelaksana program Pemerintah Provinsi NTT Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS).

Pada Kegiatan penyuluhan kali ini Fokus materi nya yaitu meliputi “Untuk Meningkatkan Pengetahuan Petani Dalam Budidaya Jagung” yang dibawakan oleh Dosen Fakultas Pertanian (Faperta) Undana Anto Ndiwa, Materi lainnya adalah “Meningkatkan Kapasitas  dan Dinamika Kelompok Tani yang dibawakan oleh Dosen Faperta Undana, Niko Serman dan Meteri berikutnya yakni “Mempersiapkan Petani Menjadi Penangkar Benih Jagung” yang dibawakan oleh alumni Faperta Undana, Eric Ricardo.

Kegiatan ini akan berlanjut pada pada lokasi lain bisa fokus materi penyuluhan yang sama bisa juga berbeda tergantung kebutuhan masyarakat.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Amfoang Selatan Siprianus Egong mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu kesiapan petani/kelompok tani pelaksana program TJPS. Pada Musim tanam april-september di Amfoang Selatan akan ditanam jagung seluas 32 Ha dan 4 Ha merupakan areal penangkaran benih pada 3 desa yaitu Desa Lelogama, Desa Leloboko dan Desa Fatumetan. Jadi kegiatan penyuluhan ini dilakukan kepada petani/kelompok tani pelaksana pada 3 desa. Terima kasih kepada Ikadana Faperta dan Fakultas Pertanian Undana yang telah melakukan kegiatan penyuluhan ini. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Panen Benih Bawang Merah di Desa Sumlili

NTT AKTUAL. OELAMASI. Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Lecky Koli, STP, M.Si didampingi Kepala UPTD Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi NTT Nixon Balukh, SP, M.Si dan Kabid Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Ir. Steven Lay, MM beserta para pejabat dari Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Penyulu Pertanian dan Pengawas Benih Tanaman, melakukan kegiatan panen benih bawang merah seluas 9 Ha varietas Super Philip dan Bima-Brebes pada lahan swadaya milik petani Velky Dethan, Kamis (27/05/2021).

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky Koli, STP, M.Si mengatakan bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTT dan untuk pengembangannya baik melalui dukungan pemerintah maupun dengan mendorong lahan-lahan potensial petani secara swadaya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky Koli, STP, M.Si bersama Kepala UPTD Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi NTT Nixon Balukh, SP, M.Si dan rombongan saat melakukan melakukan kegiatan panen benih bawang merah seluas 9 Ha varietas Super Philip dan Bima-Brebes pada lahan swadaya milik petani Velky Dethan, Kamis (27/05/2021). Dokumentasi : Istimewa

“Oleh karena itu kegiatan panen hari ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sekaligus mendorong masyarakat petani yang berusaha bawang merah agar tetap terus meningkatkan luas areal tanam, produktivitas dan produksi bawang merah guna memenuhi kebutuhan konsumsi dan juga kebutuhan benih di NTT menuju NTT mandiri benih bawang merah,” ujar Lecky.

Dikesempatan yang sama Kepala UPTD Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi NTT Nixon Balukh, SP, M.Si mengatakan kegiatan pengembangan, pengawasan dan sertifikasi benih bawang merah pada musim tanam April – September dilakukan untuk mendukung ketersediaan benih bawang merah musim tanam Oktober – Maret.

“Dan sebaliknya Kegiatan penanaman di musim tanam Oktober – Maret nanti untuk kebutuhan konsumsi juga untuk penyediaan benih musim tanam April – September,” tutup Nixon. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Pemkot dan Pemkab Kupang Sepakati Kawasan Bandara Masuk Wilayah Kota Kupang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Pemerintah Kota dan Kabupaten Kupang menyepakati 543 Ha tanah milik TNI AU yang berada di kawasan Bandara El Tari resmi masuk dalam wilayah Kota Kupang. Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Batas Daerah di Provinsi NTT, Selasa (18/05/2021) bertempat di Ruang Rapat Gubernur.

Wakil Gubernur, Drs. Josef Nae Soi, MM yang memimpin rapat meminta kepada Bupati Kupang dan Walikota Kupang selaku pimpinan kedua wilayah tersebut untuk menyepakati garis batas baru sesuai dengan dengan rekomendasi dari hasil survey Tim Percepatan Penyelesaian Batas Daerah dan menandatangani Berita Acara Kesepakatan.

Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Gubernur NTT sebelumnya telah disepakati bahwa kawasan bandara El Tari masuk ke dalam wilayah administrasi Kota Kupang, namun lahan AURI lainnya milik TNI AU yang berada di sekitar bandara belum termasuk dalam wilayah Kota Kupang. Dalam pertemuan kali ini demi kemudahan administrasi pihak TNI AU, kedua belah pihak bersepakat untuk menyerahkan seluruh wilayah milik TNI AU masuk dalam wilayah administrasi Kota Kupang. Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man menyampaikan bahwa pada prinsipnya apa pun keputusan yang menentukan koordinat garis batas yang dibuat oleh Pemerintah Pusat, Kota Kupang siap dan sepakat untuk menandatanganinya. Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno yang turut hadir dalam rapat tersebut menyatakan dukungannya agar semua tanah milik AU di seputar bandara masuk dalam wilayah administrasi Kota Kupang. Bupati menyerahkan semua keputusan pada Pemerintah Provinsi NTT.

Tim Aset Lanud El Tari, Mayor Sus Wahyu Prabowo, ST menyambut baik arahan Pemerintah Provinsi agar area bandara seluruhnya masuk ke dalam wilayah Kota Kupang termasuk tanah TNI AU yang berada di belakang Undana, dengan demikian tanah itu tidak terpisah lagi karena ada dalam satu sertifikat. Pagar Undana yang dimaksudkan adalah Pilar AURI pada titik 6, 8, 9 dan 10. Batas tersebut membelah tanah TNI AU menjadi dua bagian, seharusnya dalam penegasan itu menjadi satu kesatuan karena tanah TNI AU memiliki sertifikat nomor 485 Tahun 1987 dalam satu keutuhan.

Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, sekaligus Ketua Tim Penegasan Batas Percepatan Penegasan Batas Kabupaten/Kota Provinsi NTT Dr. Thomas Umbu Pati T. B., M.Si juga memberikan apresiasi terhadap upaya percepatan penegasan batas di NTT yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri selaku Tim Teknis.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTT, Drs. Benyamin Lola, M.Pd, Kepala ATR BPN Provinsi NTT serta para Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Kupang dan Pemerintah Kota Kupang. (*PKP_dev)

Sumber berita + foto : Siaran Pers Prokompim Setda Kota Kupang