Arsip Tag: Kabupaten Kupang

Berkat Bantuan Benih dari Bunda Julie, Petani di NTT Panen Padi 11 Ton

NTT AKTUAL. OELAMASI. Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai NasDem Julie Sutrisno Laiskodat terus menebar kebaikan untuk para petani di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berkat sentuhan kasih istri Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat itu, Kelompok Tani (Poktan) Dalam Kom di Kabupaten Kupang berhasil memperoleh hasil panen yang signifikan, pada musim tanam II tahun ini.

Kegiatan panen perdana Padi sebanyak 11 ton ini digelar Selasa 8 November 2022, dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi NTT Joas Bili Umbu Danga, Wakil Ketua Bidang Pertanian DPW NasDem NTT Herry Nono, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kupang Sofie Dehan, dan beberapa mitra yang selama ini berkolaborasi dengan petani di wilayah setempat.

Hengky Lay, salah satu petani Dalam Kom, Kelurahan Babau, Kabupaten Kupang menyampaikan, pada bulan Juni 2022, Bunda Julie memberikan bantuan benih Padi Mapan P-05 sebanyak 500 Kg untuk 100 orang yang mengelola 50 Hektar lahan.

Benih Padi Mapan P-05 memang bukan benih biasa. Benih Padi jenis hybrida ini memang beredar luas di masyarakat, namun sulit dibeli oleh petani, karena harganya mencapai Rp100 ribu per Kg.

Menurut Hengky Lay, bantuan benih Padi Mapan P-05 saat itu diserahkan oleh Hery Nono sebagai Wakil Ketua Bidang Pertanian DPW Partai NasDem NTT.

“Saya sendiri dapat bibit untuk lahan saya punya seluas setengah hektar. Saya dapat benih Padi Mapan P-05 5 Kg, bantuan dari Bunda Julie. Sekarang sebagian sudah panen, sebagian sudah siap panen. Lahannya, disemai pada bulan 7 jadi sekarang sudah siap panen,” kata Hengky Lay kepada wartawan.

Kepada Bunda Julie, Hengky Lay memberikan doa terbaik kepada Tuhan, agar Bunda Julie selalu diberikan kesehatan, dalam menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI di Senayan.

“Kepada Bunda Julie, kami tidak kasi apa-apa. Kami hanya mendoakan Bunda Julie tetap sehat. Kiranya tugas yang sudah diberikan oleh Tuhan sebagai wakil rakyat di pusat selalu diberkati, dan tetap berada di pihak yang selalu menolong kami petani untuk lebih baik lagi dari hari ini,” ungkap Hengky Lay.

Wakil Ketua Bidang Pertanian DPW Partai NasDem NTT Hery Nono menyampaikan proficiat kepada Kelompok Tani Dalam Kom, juga terima kasih kepada Bunda Julie yang telah memberikan bantuan benih Padi Mapan P-05 sebanyak 500 Kg kepada petani setempat.

“Saya menyampaikan proficiat kepada kelompok dan Bunda Julie yang telah memberikan bantuan benih sebanyak 500 Kg untuk 50 Hektar,” ujar Hery Nonoh.

Ia menambahkan, panen Padi bantuan benih Mapan P-05 dari Bunda Julie bukan hanya dilaksanakan di Babau, tapi di hari esok, panen Padi juga akan dilaksanakan di daerah-daerah lain. Semua berkat bantuan benih dari Bunda Julie.

“Partai NasDem dalam hal ini Bunda Julie pasti selalu ada di tengah-tengah masyarakat dan menyelesaikan berbagai kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat, khsusnya petani,” tandas Hery Nono.

Sementara Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air Dalam Kom, Konstanji Sambera mengatakan, anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai NasDem Julie Sutrisno Laiskodat punya jasa yang besar dalam kegiatan panen hari ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Partai NasDem yang sudah mendukung kami untuk kegiatan ini, sehingga kami boleh berhasil sampai di titik panen ini. Terima kasih, dan salam hormat untuk Bunda Julie Sutrisno Laiskodat,” kata Tanji.

Tanji juga menyampaikan terima kasih untuk Sofie Dehan selaku Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kupang yang selalu hadir waktu penyerahan bibit, sampai panen, sebagai bentuk dukungan untuk petani Dalam Kom.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kupang Sofie Dehan dalam sambutannya menyampaikan salam hormat dan rasa bangga kepada petani Dalam Kom, Kelurahan Babau.

“Terimalah salam hormat dan rasa bangga dari kami untuk bangkit, maju, dan mandiri dari semua segi. Karena saya lihat kita petani ini uang masih habis di biaya-biaya sosial,” ungkapnya.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kupang ini berharap, semua mitra dapat memberi pendampingan yang baik kepada petani di Kabupaten Kupang agar bisa berkembang menjadi lebih baik.

Rafael Djumantara selaku suplyer benih Padi Mapan P-05 mengatakan, ke depan, pihaknya terus membangun komunikasi dengan Bunda Julie Laiskodat, untuk mendukung setiap program peningkatan ekonomi masyarakat terutama di bidang pertanian.

“Ini sebuah kolaborasi yang luar biasa. Kami sangat mengapresiasi kebaikan dan bantuan dari Bunda Julie dan Partai NasDem. Semoga ini terus berlanjut ke depan. Kami akan terus mendukung apapun yang dibutuhkan petani,” tutupnya. (*)

Ketum KONI NTT JNS Lantik Badan Pengurus KONI Kabupaten Kupang

NTT AKTUAL. OELAMASI. Ketua Umum (Ketum) KONI NTT yang juga Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM (JNS) melantik Badan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kupang Masa Bakti 2021-2025. Kegiatan Pelantikan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kupang pada Selasa (27/09/2022).

Untuk diketahui jajaran Badan Pengurus KONI Kupang yang dilantik diantaranya Ketua Umum KONI Kabupaten Kupang : Drs. Korinus Masneno, Ketua Harian : Johanis J. Mase, S.Th, Wakil Ketua Harian : Yosep Lede, SE, Sekretaris : Seprianus Lau.S.Sos, M.Si, Wakil Sekretaris I : Drs Guntur E. Subun Taopan, Wakil Sekretaris II : Joni A. Siokain, S.Sos, Bendahara : Iwan Tukan, SE, MM, Wakil Bendahara : Nely Marianti Dapa, ST serta jajaran pengurus bidang lainnya.

Ketua Umum KONI Provinsi NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM dalam sambutannya meminta jajaran KONI Kabupaten Kupang untuk menyatukan kerja kolaborasi guna meningkatkan prestasi olahraga. “Selamat dan sukses kepada Badan Pengurus KONI Kabupaten Kupang yang baru saja dilantik, dan mari kita rajut semangat kerja bersama untuk meningkatkan pembangunan dan prestasi dibidang olahraga bagi Nusa Tenggara Timur terkhususnya di Kabupaten Kupang,” ujarnya.

“Kita tak lupa untuk bersyukur pula karena melalui perjuangan kita dan dukungan dari masyarakat NTT sehingga Provinsi NTT dan NTB ditetapkan sebagai tuan rumah PON XXII tahun 2028 mendatang. Maka Saya harapkan KONI Kabupaten Kupang ini dapat bersinergi dengan baik bersama Pemerintah agar nantinya juga bisa mendukung terlaksananya PON Tahun 2028 karena akan ada venue yang akan di bangun di Kabupaten Kupang untuk mendukung terlaksanaya ajang tersebut,” katanya.

Kita butuh kerja bersama karena ajang PON ini sangat bermanfaat bukan saja untuk mendorong peningkatan prestasi atlet NTT tetapi juga untuk peningkatan ekonomi daerah. Ini juga sesuai amanat UU Nomor 11 tahun 2022 mengatakan bahwa Olahraga menjadi industri untuk menumbuhkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

“Kita memiliki atlet-atlet yang unggul dan dapat mengharumkan nama NTT dikancah nasional. Saat ini kita juga patut berbangga karena Tim Sepakbola Prapopnas NTT berhasil lolos ke ajang Popnas 2023 tahun depan yang akan diselenggarakan di Provinsi Sumatra Selatan dan Bangka Belitung. Hasil tersebut diraih usai tim sepakbola NTT berhasil meraih poin 9 usai meraih 3 kemenangan masing-masing atas Sulawesi Selatan (2-1), Sulawesi Barat (3-0) dan Jawa Timur (2-0). Adapun kita juga bangga ada 2 pemain asal NTT yang memperkuat timnas sepakbola kita. Ini sungguh membanggakan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Kupang yang juga Bupati Kupang Drs. Korinus Masneno mengatakan, KONI Kabupaten Kupang siap terus meningkatkan prestasi olahraga dan pembangunan bidang olahraga di Kabupaten Kupang. “Terima kasih kepada Ketua Umum KONI NTT yang telah mengukuhkan kami sebagai pengurus KONI Kabupaten Kupang. Kami mohon dukungan dari semua pihak untuk dapat berperan aktif mendukung pembangunan dan meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Kupang,” ujarnya.

“Ini juga momentum bersejarah karena meskipun Sejarah Kepengurusan KONI di negara ini sudah terbentuk sebelum kemerdekaan tepatnya pada tanggal 15 Oktober 1938 , namun harus diakui bahwa ini adalah pertama kalinya Pemerintah Kabupaten Kupang melaksanakan Pengukuhan Kepengurusan KONI,” ungkap Korinus.

“Saya ingin agar eksistensi KONI bukan hanya sebagai organisasi seremonial belaka tetapi KONI mampu berperan dalam peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Kupang. Peranan KONI sebagai satu-satunya organisasi yang berwenang dan bertanggung jawab mengelola, membina dan mengembangkan dan koordinasikan seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga maka harus dioptimalkan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Korinus menjelaskan, prestasi olahraga di Kabupaten Kupang terus memberikan hasil positif. Hal ini ditandai pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Ke-V Provinsi NTT Tahun 2022 lalu Kabupaten Kupang mendapatkan prestasi meraih peringkat 8 dengan perolehan 7 medali emas, 8 medali perak dan 14 medali perunggu.

“Saya sampaikan bahwa Kabupaten Kupang bertekad penuh mendukung pelaksanaan PON XXII tahun 2028 di NTT dan NTB untuk dapat berjalan lancar. Kita sudah memiliki Sport Center yang kita bangun di Tilong Kecamatan Kupang Tengah maka harus kita berdayakan dengan baik. Bendungan Tilong akan digunakan menjadi lomba dayung, dan lahan untuk pembangunan stadion yang sudah ditinjau oleh Pemerintah Pusat juga sudah disiapkan untuk pembangunan stadion. Untuk 1 stadion butuh lahan 4 Ha dan lahan kita yang tersedia dan bersertifikat tersedia 40 Ha. Saya juga menawarkan kepada Kementerian Olahraga agar asrama atlet juga dibangun di kabupaten kupang,” jelasnya.

Untuk diketahui, acara pelantikan tersebut diawali dengan Pembacaan SK Ketua Umum KONI Provinsi NTT oleh Sekretaris Umum KONI NTT, dilanjutkan dengan Pengukuhan Pengurus KONI Kabupaten Kupang Masa Bakti 2021-2025 oleh Ketua Umum KONI NTT, kemudian penyematan PIN dan Badge KONI oleh Ketua Umum KONI Provinsi NTT kepada Ketua KONI Kabupaten Kupang dan dilanjutkan dengan penyerahan bendera KONI dari Ketua Umum KONI NTT kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Kupang. Serta dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pelantikan oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Kupang dan Ketua Umum KONI Porvinsi NTT, kemudian diakhiri dengan foto bersama. (**/NA)

Penulis dan Foto : Meldo Nailopo
Editor : Nataniel Pekaata 

Gubernur VBL dan Wabup Kupang Panen Jagung di Oenesu

NTT AKTUAL. KUPANG. Bertempat di Desa Oenesu Kecamatan Kupang Barat pada Kamis (15/09/2022), dilaksanakan kegiatan Panen Perdana Pembenihan Jagung Hibrida Bima 14 Batara Seluas 8 Ha. Kegiatan panen secara simbolis tersebut dilakukan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe bersama Pimpinan OPD Lingkup Pemprov NTT dan Kabupaten Kupang.

Untuk diketahui, lahan panen tersebut merupakan bagian dari Pengembangan Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Pola Kemitraan serta dikerjakan oleh Kelompok Tani Bunga Tani Sejahtera dan luas lahannya akan dikembangkan lagi menjadi 30 Ha.

Jagung yang diproduksi tersebut awalnya ditanam menggunakan bibit varietas Bima 14 Batata dengan induk jantan jenis Mr 15 dan induk betina N5 juga dengan pola 1 Larik : 4 Larik. Juga dengan jarak tanam 20 cm x 70 cm. Jagung yang dipanen tersebut juga ditanam pada bula Mei tahun 2022 lalu.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Lecky Frederich Koli dalam sambutannya mewakili Gubernur NTT menjelaskan, panen jagung tersebut sebagai momentum bersejarah dalam produksi benih jagung di Nusa Tenggara Timur.

“Ini adalah sejarah bahwa pertama kali kita panen pembenihan jagung hibrida. Ini supaya kita tidak membeli lagi benih dari luar serta merupakan wujud kemandirian kita dalam bidang pertanian. Walaupun skalanya 8 Ha kita juga apresiasi juga karena akan kembangkan lagi menjadi 30 Ha lagi disini,” jelas Lecky.

“Produksi benih ini akan dibawa ke Sumba untuk dikembangkan disana. Dari lahan 8 Ha ini bisa mengsilkan 15 ton benih untuk dikembangkan pada lahan dengan luas 1000 Ha. Kita juga harapkan para petani bisa mengembangkan tanaman hortikultura lainnya seperti cabe, bawang, dan sayuran untuk juga membantu memenuhi kebutuhan pasar bagi masyarakat karena lahan disini cukup luas,” pinta Lecky.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe memberikan apresiasi bagi para petani jagung tersebut.
“Ini kerja luar biasa dari para petani untuk memulai produksi jagung diwilayah ini. Terima kasih kepada Kelompok Tani Bunga Tani Sejahtera. Ini baik karena kita bisa panen bibit hibrida. Kita akan dukung lagi untuk dikembangkan menjadi 30 Ha dengan bantuan sumur bor,” ujarnya.

“Program TJPS ini sudah berjalan baik di Kabupaten Kupang. Kita harus bisa kerja lagi dengan lahan yang lebih besar lagi. Kita didukung dengan lahan kabupaten yang sangat luas luas dan kemauan kerja yang tinggi oleh petani maka kita bisa kembangkan TJPS di Kabupaten Kupang itu bisa capai 30.000 Ha sampai 60.000 Ha. Kita harus berani dan optimis untuk kelola lahan dengan luas seperti itu,” kata Bupati.

Markus Bani, salah seorang anggota Kelompok Bunga Tani Sejahtera memberi apresiasi atas dukungan dadi Dinas Provinsi dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. “Terima kasih dukungan dari Dinas Pertanian Provinsi NTT dengan bantuan 2 unit mesin pompa air (sewa pakai) yang kami gunakan selama ini. Ke depannya kita membutuhkan dukungan tambahan lagi untuk dikembangkan menjadi 30 Ha,” kata Markus. (**)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Puncak Perayaan HUT Ke 21, Demokrat Kabupaten Kupang Helat Rakercab Bahas Strategi Pemenangan Pemilu 2024

NTT AKTUAL. NAIBONAT. Kurang lebih selama sepekan, sejak tanggal 3 hingga 9 September 2022, DPC Demokrat Kabupaten Kupang mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 21 partai Demokrat. Hingga dipuncak perayaan HUT Ke 21 ini DPC Demokrat Kabupaten mengadakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang juga membahas secara tuntas kiat-kiat dan strategi memenangkan Pileg dan Pemilu 2024 mendatang. Demikian hal ini dibenarkan Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kupang, Winston Rondo kepada awak media di Sekretariat Rumah Demokrat, di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur. Jumat (09/09/2022) siang.

Menurut Winston, Rakercab ini menjadi yang kedua karena sebelumnya pihaknya telah mengadakan Rakercab pertama dengan para pengurus lama pada 15 Januari 2022 lalu.

“Dalam rangka pekan perayaan HUT Demokrat ke 21 kami pakai untuk momentum refleksi dan konsiliasi melalui rapat kerja cabang (Rakercab) Ini Rakercab ke 2, yang pertama pengurus lalu kita lakukan pada 15 Januari lalu. Rakerjcab 2 ini ada beberapa agenda yang dibahas secara khusus. Kita kumpulkan semua ketua PAC lalu ilustrasikan semua kerja- kerja Demokrat selama ini bahkan kita juga dikasih masukan melalui suatu diskusi yang menarik tentang peran milenial dan zilenial di perang elektoral Pileg dan Pemilu di 2024.” jelasnya.

Dijelaskan, keterlibatan milenial dalam Pileg dan Pemilu 2024 mendatang dipastikan capai 60 % dan diilustrasikan secara sederhana 4 dr 5 orang yang masuk ke dalam bilik suara TPS adalah kelompok milinial atau orang muda.

Pola rekrutmen partai, konsilidasi pengurus dan strategi kampanye dipastikan juga akan berubah karena kedepan para politikus tidak lagi berhadapan dengan kepala suku, tokoh adat dan orang tua melainkan dengan orang-orang muda yang lincah dan tidak mau terikat pada pendekatan- pendekatan lama.

Hal Ini pastinya akan menjadi kesempatan dan peluang untuk bisa menetapkan target- target konsilidasi organisasi sehingga pada 31 Oktober 2022 mendatang pihaknya harus segera membentuk pengurus ranting di 160 desa/ kelurahan.

“kita mau menang pemilu tapi kalau struktur di tingkat desa/ kelurahan belum bisa kita jangkau maka tidak akan terjadi. Mei tahun depan kita akan bentuk anak ranting setingkat dusun atau lingkungan.dengan demikian struktur Demokrat menjadi lengkap,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga membahas secara khusus sejumlah strategi kemenangan, target- target politik, capaian kursi di Pileg dan siapa yang harus diusulkan menjadi caleg berdasarkan suara dari bawah dan punya potensi mendulang suara. Selanjutnya akan dibuatkan dalam satu komitmen dan kesepakatan bersama.

Usai tampil sebagai Pembicara dalam kegiatan tersebut, Kordinator Brief NTT, Ryan Ngongo kepada media membenarlan, materi yang dibawakan dalam kegiatan tersebut yakni tentang kiat-kiat menjangkau Mijelinial atau kelompok Milenial dan Zilenial berdasarkan label yang diberikan kepada setiap generasi karena perbedaan usia.

Menurutnya, sesuai data sensus penduduk tahun 2020 menerangkan hampir 20% anak muda justru lebih banyak dari orang tua dan tahun 2024 mendatang maka akan lebih banyak lagi yang jelas mereka akan menjadi target konstituen yang paling produktif. Dengan demikian dibutuhkan kiat-kiat dan strategi untuk mendekati mereka.

Sejumlah Pembicara yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut diantaranya, Apolonaris Gai dari DPD PD NTT, yang berbicara soal amanat rapat kerja propinsi dan hal penting yang harus dilakukan DPC dan PAC. Menyusul, Frans Kappe, yang berbicara tentang strategi kunci pemenangan pemilu dan Ryan Ngongo dari Kordinator Brief NTT berbicara soal strategi cerdas menjangkau pemilih Milelinial dan xilenial.

Untuk diketahui, tidak hanya kegiatan Rakercab, dalam kegiatan pekan perayaan HUT Ke 21 ini DPC Demokrat Kabupaten Kupang sudah melaksanakan sejumlah kegiatan sejak tanggal 3 hingga 9 September 2022.

Sejumlah kegiatan-kegiatan itu diantaranya, Gerilya konsolidasi PAC dalam bentuk pemasangan atribut dan bendera partai juga spanduk Hut Demokrat di semua PAC, kerja bakti dan penataan sekretariat, pemasangan gambar dengan desain baru yang lebih segar, kata-kata inspirasi inspiratif dari pimpinan Demokrat serta kolase dari kegiatan-kegiatan partai dalam HUT Demokrat, pemasangan spanduk dan bendera partai di Jalan Timor Raya, kegiatan donor darah dan pembagian 80 paket bantuan sosial untuk keluarga kurang mampu yang memiliki balita. (*/MN)

Pengurus Baru DPC Demokrat Bertemu Bupati Kupang Perkenalkan Diri dan Bahas Layanan Publik

NTT AKTUAL. OELAMASI. Pasca kembali terpilih memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kupang periode 2022 – 2027, Winston Rondo dan pengurus barunya mengadakan pertemuan dengan Bupati Kupang, Korinus Masneno di Oelamasi, Jumat (19/08/2022) pagi.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Kupang itu, Winston dan belasan pengurus serta anggota fraksi Demokrat Kabupaten Kupang terpantau terlibat pembicaraan hangat dengan orang nomor satu di Kabupaten Kupang tersebut.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kupang, Winston Rondo dan belasan pengurus serta anggota fraksi Demokrat Kabupaten Kupang saat bertemu dengan Bupati Kupang, Korinus Masneno di Oelamasi, Jumat (19/08/2022) pagi. Dokumentasi : istimewa

Tidak saja memperkenalkan diri kepada Bupati Kupang, Pengurus baru DPC Demokrat Kabupaten Kupang yang dipimpin Winston Rondo ini juga membahas sejumlah permasalahan pelayanan publik yang dikeluhkan masyarakat.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kupang, Winston Rondo usai menghelat pertemuan tersebut kepada media ini menjelaskan, hal ini sudah menjadi komitmen partai Demokrat yang sudah sejak awal hingga sekarang mendukung penuh kepemimpinan Bupati Korinus Masneno dan Wakil Bupati, Jerry Manafe.

Menurut Winston, dalam pertemuan itu, pihaknya juga menyampaikan sejumlah usul saran dan keluhan masyarakat terkait persoalan pelayanan publik diantaranya, pencairan dana bantuan Seroja yang berjalan lambat dan masih banyak warga penerima yang belum mendapatkan dana mereka.

Tidak hanya itu, praktek calo yang merugikan dan meresahkan bagi kepengurusan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga sudah dibahas pihaknya bersama Bupati Korinus.

Bupati Korinus ungkap Winston juga sudah memberikan atensi dan memastikan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil segera diperbaiki dengan membangin 10 UPT Dukcapil.

Dijelaskan, sejumlah keluhan masyarakat terkait sekolah-sekolah yang rusak akibat bencana badai Seroja di Kecamatan Kupang Barat dan belum juga mendapat perbaikan sudah disampaikan dan mendapat perhatian serius Pemkab Kupang.

Selain pelayanan publik, partai Demokrat juga memberikan usul saran agar disisa waktu dua tahun kepemimpin Bupati Korinus dan Wabup Jerry dapat mengatasi kemunduran ekonomi yang dialami masyarakat akibat pandemi Covid-19 dengan memperbanyak program pro rakyat yang menyentuh langsung pada kebutuhan warga.

“Ini sebagian cara Demokrat untuk ikut mengawasi sekalian memberi pertimbangan supaya produk kepemimpinan Bupati Korinus dan Wabup Jerry dapat berjalan lancar.”ungkapnya.

Selain pemerintah, pihaknya juga telah menjadwalkan pertemuan dan tatap muka dengan pimpinan DPRD Kabupaten Kupang untuk membahas sejumlah keluhan pemerintah Kabupaten Kupang soal rendahnya alokasi DAU, DAK dan APBD yang berkurang sehingga kesulitan membiayai program-program strategis.

Komitmen Bupati Korinus ungkap Winston, sangat kuat untuk memastikan kesejahteraan rakyat sebagai hukum tertinggi sudah berjalan baik di Kabupaten Kupang. (**)

Hadiri Pengukuhan Badan Pengurus Ikarasi, Gubernur VBL Dorong Kembangkan Sektor Pertanian

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menghadiri acara Pengukuhan Badan Pengurus Ikatan Keluarga Amarasi (Ikarasi) masa bhakti 2022-2025 yang bertempat di Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang pada Jumat (29/07/2022) siang.

Disaksikan Gubernur, Pengukuhan Badan Pengurus Ikatan Keluarga Amarasi (Ikarasi) masa bhakti 2022-2025 tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kupang Korinus Masneno.

Turut hadir bersama Gubernur NTT dalam pengukuhan tersebut, Staf khusus Gubernur bidang Ekonomi dan Pembangunan Prof. Daniel Kameo, Wakil Gubernur NTT periode 2008-2013 Esthon Foenay, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, unsur Forkopimda serta Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov. NTT dan Kabupaten Kupang.

Gubernur mengapresiasi kegiatan pengukuhan ini. Karena itu, Ia meminta kepada para pengurus Ikarasi yang baru dilantik, agar memberikan kontribusi melalui program kerja nyata yang memiliki dampak positif langsung kepada masyarakat sekitar.

Gubernur berharap jajaran pengurus tetap solid dan terus konsisten bersinergi dengan pemerintah dalam hal percepatan pembangunan di Kabupaten Kupang dan NTT pada umumnya.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat memberikan sambutannya pada acara Pengukuhan Badan Pengurus Ikatan Keluarga Amarasi (Ikarasi) masa bhakti 2022-2025 yang bertempat di Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang pada Jumat (29/07/2022) siang. Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Selamat atas pengukuhan Ikarasi hari ini. Saya berharap ini tidak sekedar acara seremonial saja. Namun semua pengurus Ikarasi mulai dari Ketua, Wakil Ketua dan jajarannya harus konsisten memiliki semangat solidaritas dan loyalitas hingga akhir masa jabatan. Terlebih dunia sekarang menuntut kita tidak lagi bekerja dengan cara yang biasa-biasa saja. Cara berpikir dan cara kerja kita harus juga luar biasa agar masyarakat sekitar dapat merasakan langsung dampak positifnya,” jelas Gubernur.

Iapun mendorong jajaran pengurus Ikarasi untuk membantu memperkuat ekonomi masyarakat dengan pengembangan potensi daerah, termasuk pengembangan sektor UMKM, pariwisata, perkebunan, serta secara khusus sektor pertanian.

“Program kerja yang para pengurus susun nantinya harus berbasis data yang konkrit. Jangan lagi susun program kerja yang sifatnya abstrak, yang malah nanti habis diwacana saja. Seperti pada sektor pertanian, para pengurus Ikarasi wajib untuk turun terus bersama masyarakat dan pemerintah dalam mendata semua potensi lahan pertanian yang ada, luas lahan berapa, yang sudah ditanami dan yang belum berapa, apa-apa saja kekurangan dan kelebihannya. Dengan basis data yang akurat tersebut maka kita akan paham dalam mengelola dan mengembangkan pertanian di daerah ini,” terangnya.

“Sekali lagi saya tekankan, Ikarasi harus menjadi organisasi kemasyarakatan yang punya gerakan besar, punya kontribusi besar bagi pembangunan sumber daya manusia masyarakat sekitar dan daerah ini,” tegas Gubernur.

Senada dengan Gubernur, Ketua Umum Ikarasi Alberth Neno juga menjelaskan bahwa di Kecamatan Amarasi Barat memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk percepatan peningkatan ekonomi masyarakat, terutama disektor pertanian.

“Kami mengapresiasi Bapak Gubernur yang beberapa waktu lalu sudah mendukung dan melakukan penanaman perdana pisang Cavendish bersama masyarakat di sini. Sebagai awalan kami mulai dengan 6,5 hektar lahan pisang Cavendish. Tapi kedepan akan segera kami kembangkan lagi,” ungkap Alberth.

Alberth pun berharap penanaman perdana pisang Cavendish di lahan seluas 6,5 hektar tersebut mampu menjadi pemicu kepada pemberdayaan petani dan pengembangan agraria serta dapat ditindaklanjuti dengan penguatan kapasitas kelembagaan petani, perluasan lahan, serta penyiapan infrastruktur dan pembiayaan, sehingga pengembangan hortikultura di kawasan tersebut memiliki prospek bagus dikemudian hari. (**)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur NTT Minta Peran Pemuda Untuk Jadi Penggerak Pembangunan

NTT AKTUAL. OELAMASI. Sebagai Pemuda harus memiliki spiritual, intelektual, networking dan kesehatan yang baik sehingga dapat bekerja secara memaksimalkan segala potensi yang ada. Pemuda harus mampu mengelola dan memaksimalkan energinya sehingga juga bisa turut berperan aktif dalam pembangunan dengan langkah-langkah yang visioner.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada acara Pembukaan Kegiatan Camp Pemuda Klasis Amarasi Timur di Gereja Bethesda Pankoto – Desa Tesbatan Kabupaten Kupang pada Rabu (6/07/2022).

“Berbicara tentang pemuda yang inovatif, kreatif dan spiritual berarti berbicara tentang input dan output. Input dari spiritual adalah mengenal Tuhan secara baik dan benar, belajar tentang apa kekuasaan Nya, dan bagaimana mengelola hidup ini dengan baik. Maka pendidikan itu sangat penting. Oleh karena itu sebagai pemuda harus memiliki intelektual dan harus pintar agar dapat mengenal Tuhan dengan baik. Karena outputnya adalah menjadi harapan bagi diri sendiri dan orang lain. Itu merupakan ciri khas manusia spiritual. Sehingga dimanapun dia berada, dia membawa harapan bagi dirinya dan bagi orang lain terutama dalam pembangunan daerah,” jelas Gubernur.

Gubernur VBL menambahkan, tantangan terberat kita dalam pembangunan adalah mengerti tapi tidak mengerjakan potensi yang ada atau juga mengerjakannya dalam pemahaman yang terbatas. Sehingga Ia mengharapkan agar ke depan pemuda harus lebih peka dan mendalami seluruh potensi di NTT dan mengelola serta menumbuhkan seluruh kekayaan potensi alam NTT.

“Pemuda harus juga punya adversity quotient. Yang mana Pemuda harus punya kemampuan daya tahan terhadap kesulitan. Perlu ada tekad yang keras dan tahan banting terhadap segala hambatan ataupun rintangan. Tak mudah lengah bila mengalami suatu masalah. Melainkan terus membangkitkan energi pikiran dan tenaga guna mendapatkan solusi terhadap masalah yang dihadapi untuk bisa mencapi tujuan,” ujar Gubernur Laiskodat.

Gubernur menambahkan bahwa harus ada kolaborasi antara Pemuda GMIT, Sinode, dan Pemerintah untuk membangun NTT lewat pengembangan Program Tanam Jagung (TJPS) dan juga pakan ternak agar Provinsi NTT memiliki pabrik pakan ternak sendiri dan tidak lagi melakukan impor pakan ternak.

Gubernur juga menginginkan agar kemandirian dalam membangun daerah harus melalui cara berpikir yang cerdas, peduli dan berani. “Ini adalah tiga komponen utama dalam membangun manusia. Provinsi ini akan hebat kalau kita dalam semangat yang saling mengingatkan untuk membangun bersama. Provinsi ini akan baik kalau kita menerima seluruh masukan yang baik untuk dipakai dalam membangun provinsi ini,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Kupang, Korinus Masneno menyampaikan apresiasi kepada Gubernur yang turut hadir dalam kegiatan camp pemuda tersebut.

“Kegiatan ini adalah kegiatan bagi pemuda dan saya apresiasi kedatangan Bapak Gubernur bersama rombongan dan tentunya ini memberikan energi positif bagi kami. Terima kasih atas saran dan masukan serta motivasi bagi masyarakat. Ini adalah kegiatan yang sangat bermartabat dan bermanfaat bagi para pemuda dan masyarakat,” tambahnya.

Ketua UPP Kaum Bapak dan Pemuda Majelis Sinode Gmit, Pdt. petrus Tameno, M. Th mengatakan, pemuda harus terbiasa dengan kehiatan kegiatan gereja. Camp pemuda pertanda siap untuk mengerti apa muatan muatannya. Inilah tantangan pemuda untuk mengerti apa maksud Tuhan dalam peristiwa Camp ini, adalah ibada karya dalam artian benar benar siap ketika kembali ke jemaat masing masing.
“Ingatlah dimana ada pemuda disitu ada syalom Allah. Terus bina diri dan jadi pelaku damai tanpa kekerasan. Terus disiplin, produktif,kreatif, dan jadilah pelaku ekonomi, pelaku perubahan, persekutuan yang handal dalam berbagai aspek pelayanan,” ungkapnya.

Sementara itu ketua panitia dalam laporannya mengatakan, Kegiatan Camp Pemuda Klasis Amarasi Timur ini akan dilaksanakan selama 5 hari sejak 6 – 10 juli 2022. Dengan diikuti oleh 1610 orang peserta dengan rincian 35 peserta jemaat dari 40 jemaat di Klasis amarasi Timur. Kegiatan yang dilombakan diantaranya paduan suara, stand terbaik, voli putra putri, fashion show, peragaan busana adat, dan kegiatan bhakti sosial.

Setelah Acara Pembukaan Camp Pemuda Klasis Amarasi Timur, Gubernur VBL beserta rombongan meninjau lokasi TJPS di Desa Tesbatan II yang berjarak kurang lebih dua kilo meter dari Gereja GMIT Bethesda Pankoto dengan berjalan kaki.

Setibanya dilokasi TJPS di Desa Tesbatan II Gubernur melakukan pengolahan tanah dengan menggunakan mesin traktor. Menurut Gubernur VBL lahan tersebut memiliki struktur tanah yg baik sehingga diharapkan penanaman segera dilaksanakan.
“Provinsi, Kabupaten, Gereja dan Masyarakat Desa turut berperan menjaga lahan TJPS, sehingga diharapkan bulan Oktober panen dapat dilaksanakan” ungkapnya. (***/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur NTT Lakukan Kunker Ke Kabupaten Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Kupang pada Selasa sampai dengan Rabu (21-22Juni 2022).

Gubernur memulai kunjungan kerjanya dengan melakukan peninjauan lahan untuk penangkaran bibit jagung Hibrida di Kelurahan Oenesu Kecamatan Kupang Barat. Setelah hampir 20 menit melihat perkembangan lahan seluas 7 hektar tersebut, Gubernur VBL bersama rombongan bergerak menuju ke Oebatu Desa Sumlili untuk melakukan penandatangan prasasti peresmian Rumah Ibadah Gereja Adven Hari Ketujuh di Desa Oebatu. Selanjutnya, Gubernur VBL menuju ke Batulesa Desa Sumlili untuk mengikuti Kebaktian Syukur Panen Jemaat dan Penen Perdana Bawang Merah di Kebun Gereja Jemaat GMIT Aku Ada Batulesa yang dilaksanakan di Kebun Paku Batulesa, Senin (21/06/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memberikan apresiasi kepada seluruh jemaat GMIT Aku Ada Batu Lesa yang mampu membangun nilai dan semangat kebersamaan dengan memanfaatkan kebun gereja untuk menggalang dana bagi pembangunan Gedung Kebaktian Jemaat.

Gubernur dalam sambutannya mengajak Gereja untuk menjadi pionir kecerdasan, kepedulian dan keberanian bagi jemaat.

“Nilai-nilai ini harus ada dan dibangun dalam gereja. Sehingga jemaat yang datang (beribadah,red) di Gereja mampu untuk belajar tentang karakter Yesus yakni jujur, rela berkorban, berani dan cerdas. Input-input seperti ini tentunya akan menjadi kekuatan besar dalam membangun sesama manusia,” jelas Gubernur VBL.

Menurut mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu, sebagai orang-orang yang tertebus oleh Yesus Kristus, manusia Kristen seharusnya tidak boleh terbebani lagi dengan dosa. Yang harus menjadi fokus orang Kristen  sebenarnya adalah menjadi bagian dari kolaborasi dengan Tuhan. Menjadi bagian dalam pembangunan kerajaan Allah dalam semangat kebersamaan.

“Kita cenderung individualistis. Itulah letak kelemahan kita. Tidak ada lagi kebersamaan dan kolektivitas.Cara berpikir seperti ini harus dirubah agar kita bisa  maju. Kekompakan dan militansi harus kita dorong untuk mengoptimalkan potensi-potensi kita  dan mengatasi kemiskinan,” jelas Gubernur VBL.

Lebih lanjut Gubernur Viktor mengingatkan jemaat gereja sangat banyak. Ini merupakan kekuatan besar gereja dengan membangun kemitraan internal untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi gereja.

“Kita sedang lupa bahwa kita merupakan kekuatan besar. Contohnya GMIT punya banyak anggota. Dari seluruh anggota GMIT ini,ekonomi paling besar bertumpu di Kota Kupang. Maka  Kota Kupang harus menjadi gerakan terutama dalam mengentaskan kemiskinan dalam GMIT. Karenanya, setiap panen bawang, panen cabe, panen sayur dan panen apapun dari gereja GMIT,  seluruh di Kota Kupang harus dicek. Sekarang media sosial ini sudah begitu hebat. Kalau panen bawang di Batulesa 50 ton, maka dihitung kebutuhan anggota  GMIT Kota Kupang  berapa ton dalam sebulan dan setahun.  Marketnya tidak usah pusing lagi, sudah jelas. Kemitraan internal ini harus ada,” kata Gubernur VBL.

“Bagaimana merumuskan networking (jejaring) internal dengan smartphone. Misalnya jemaat Oetete, berapa kebutuhan bawangnya, tidak perlu beli di mana-mana,jemaat di Batulesa dan lainnya dapat mensuplai kebutuhan mereka,”lanjut Gubernur VBL.

Putera Semau tersebut mengingatkan pentingnya semangat kolaborasi dalam mengatasi berbagai persoalan di NTT termasuk masalah stunting. Kalau pemerintah dan gereja memiliki gerakan sama dan searah  maka permasalahan itu diatasi.

“Tidak ada lagi pemisahan antara (peran, red) gereja dan pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan kemiskinan dan stunting. Diskusi kita adalah bagaimana membangun kolaborasi kita dalam membangun manusia. Membangun mereka yang lapar, haus, telanjang, terpenjara dan orang asing. Fokus orang Kristen harus menuju ke sini. Sama dengan fokus pemerintah untuk membangun pertanian, peternakan, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur
,”jelas Gubernur VBL.

Sementara itu Ketua Majelis Jemaat GMIT Aku Ada Batulesa, Pendeta Vonika Dolwale Adoe menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur NTT yang berkenan hadir dalam acara Jemaat Aku Ada Batulesa.

“Kehadiran Gubernur merupakan suatu sukacita besar bagi kami. Walaupun jalan kami rusak dan terbatas, tapi kami tetap mengutamakan pendidikan anak-anak kami. Anak-anak bangsa ini mulai dari tingkat PAUD sampai SMP sangat membutuhkan sarana dan prasarana terutama akses jalan dan jembatan agar dapat menikmati pendidikan yang layat,”jelas Pendeta Vonika.

Dikatakan Pendeta Vonika, luas lahan jemaat adalah sekitar 100 hektar. Namun yang baru diolah dan ditanami tanaman jagung, padi dan  holtikultura adalah 50 ha.

“Kami berupaya untuk memanfaatkan lahan yang ada dalam rangka mendukung pembangunan gedung gereja. Masih ada 50 ha yang belum dikelola karena keterbatasan dana dan alat-alat produksi pertanian. Kami sangat membutuhkan dukungan pemerintah untuk mengoptimalkan lahan ini,”jelas Pendeta Vonika.

Acara kebaktian panen jemaat dan panen bawang merah dirangkaiakan dengan Launching Progam Bank NTT Peduli Stunting melalui pemberian makanan tambahan kepada 6.000 Baduta kurang gizi di seluruh NTT yang dihadiri oleh seluruh Bupati/Walikota se-NTT secara virtual.

Selanjutnya Gubernur dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju SMK Negeri 1 Amarasi Barat di Puru, Desa Nakbaun untuk berdialog dengan masyarakat  Amarasi Barat dan bermalam di SMKN tersebut.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Kupang, Staf Khusus Gubernur Bidang Ekonomi, Direktur Bank NTG, Ketua Pokja Stunting NTT, Wakil Ketua Sinode GMIT, Ketua Majelis GMIT Klasis Kupang Barat, para pimpinan perangkat daerah lingkup pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, para jemaat, masyarakat dan undangan lainnya. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur NTT Menerima Kunjungan Badan Pengurus IKARASI

NTT AKTUAL. KUPANG. “Saudara Saya Adalah Mereka Yang Militan, Berani, Peduli, Cerdas dan Mampu Berpikir Maju”.

Hal ini dikatakan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat menerima kunjungan dari Badan Pengurus Ikatan Keluarga Amarasi (IKARASI) di Ruang Kerjanya, Kamis (12/05/2022).

“Sebagai Gubernur saya tidak mau organisasi ini dibentuk hanya untuk duduk – duduk, bercerita, hadir di kedukaan. Tetapi organisasi ini harus menjadi kekuatan dan garda terdepan dalam membangun Amarasi,” ujar Gubernur.
Oleh karena itu, menurut orang nomor satu di NTT ini, bahwa sikap militan, berani, punya kepedulian, cerdas dan mampu berpikir maju adalah kunci utama untuk memajukan wilayah Amarasi.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat foto bersama dengan Badan Pengurus Ikatan Keluarga Amarasi (IKARASI) di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (12/05/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Orang dengan karakter seperti ini saya anggap sebagai saudara, dan sangat cocok untuk kerja dengan saya,” seru Gubernur.

Masih menurut Gubernur, dirinya sangat berharap agar organisasi ini harus mampu melanjutkan karya besar yang telah dicetuskan dan dikerjakan oleh bapak Veky Koroh yang mana pada masanya wilayah Amarasi menjadi salah satu pusat lumbung pangan dan ternak di NTT. Oleh karena itu, sudah menjadi sebuah keharusan bahwa setiap anggota wajib mengetahui apa saja potensi – potensi yang ada di Amarasi, sehingga ketika turun ke lapangan, semua sudah paham apa yang semestinya dikerjakan.

“Kita harus tau jumlah lahan kosong ada berapa banyak, lahannya ada dimana saja, siapa yang mau terlibat didalamnya, kolaborasi dengan pemerintah seperti apa, dan target yang ingin dicapai seperti apa, berapa banyak orang yang akan tertolong dengan kerja seperti ini; itu baru namanya kerja dengan visi yang jelas,” sambung Gubernur.

Pada kesempatan ini pula, mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem ini memperkenalkan gaya kerja baru kepada seluruh anggota IKARASI.
Menurutnya kerja sekarang itu bukan duduk berdiskusi di ruangan atau dikantor, tetapi aksi nyata dan kerja kolaborasi di lapangan adalah kerja sesungguhnya.

“Gedung Kantor itu hanyalah tempat untuk memback-up secara administrasi terhadap tindakan di lapangan. Dalam Setiap kunjungan kerja saya ke kabupaten, jarang saya untuk menginap di hotel. Saya lebih suka berada di lapangan dan memilih untuk tidur di rumah penduduk. Nah kalau gubernur sudah seperti ini, masa Bupati, Kepala Dinas, Camat, Kepala Desa dan juga orang – orang yang tergabung dalam anggota organisasi kemasyarakatan hanya duduk dan berdiam diri di dalam ruangan?” tegas VBL.

Selain aksi nyata di lapangan, gubernur minta agar IKARASI juga terlibat dalam membangun kecerdasan manusia Amarasi, dengan cara menyekolahkan orang. Karena dengan sekolah seseorang bisa menjadi cerdas, dan kecerdasan yang dia peroleh dpat dipakai untuk membangun kembali daerahnya. Dan ilmu yang dipelajarinya harus sesuai dengan potensi yang ada di Amarasi, agar ketika selesai dia bisa kembali untuk membangun wilayahnya.

“Secara pribadi saya siap menanggung beberapa orang, bapak ibu juga mau tanggung berapa orang. Kasi mereka sekolah tentang mesin, agar mereka mampu membuat mesin pakan misalnya, atau sekolah khusus tentang budidaya lobster, karena perairan di Amarasi juga merupakan tempat lobster yang baik. Jadi biaya yang kita keluarkan akan dibayar dengan ilmu yang dipakai untuk bangun Amarasi,” lanjut Gubernur.

Sementara itu, Albert Neno selaku Ketua IKARASI mangatakan bahwa latar belakang dibentuknya organisasi ini untuk tetap menjaga budaya yang telah diwariskan, karena menurutnya saat ini telah terjadi pegeseran nilai budaya yang sudah ada.
Dan menurutnya IKARASI juga siap untuk menjalankan seluruh instruksi bapak Gubernur demi kesejahteraan rakyat Amarasi. Seluruh potensi yang ada di Amarasi akan diolah, dikerjakan dan dikembangkan dengan sistem kerja kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur NTT Resmikan Dapur Resto SMK Kristen ELPIDA

NTT AKTUAL. OELAMASI. “Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya mengucapkan selamat ulang tahun, Dirgahayu yang ke-10 bagi Yayasan ELPIDA. Pemerintah berterima kasih karena lewat yayasan ini banyak warga masyarakat khususnya anak-anak kita bisa dilatih di sini sehingga mereka mampu menjadi manusia yang mandiri. Dan itu merupakan mimpi dari sebuah negara, mimpi dari sebuah provinsi dan mimpi dari kita semua melihat anak-anak kita bisa menjadi manusia yang mandiri”.

Demikian yang disampaikan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat saat mengawali sambutannya pada kesempatan Temu Orang Tua Siswa sekaligus Meresmikan Dapur Resto SMK Kristen ELPIDA di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, setelah sebelumnya melakukan kegiatan TJPS (Tanam Jagung) di Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Rabu (11/05/2022).

Lebih lanjut Gubernur VBL kembali mengingatkan bahwa sampai saat ini masih ada masyarakat yang menganggap bahwa program TJPS (Tanam Jagung Panen Sapi) adalah suatu hal yang belum biasa dan oleh sebab itu, program TJPS ini sengaja dibuat untuk mengganggu cara berpikir dari masyarakat sekaligus merubah Mindset masyarakat. Karena itu, program ini disiapkan agar kedepannya selain jagung yang ditanam itu tidak untuk makan saja tetapi bisa juga digunakan sebagai pakan ternak.

“yang menjadi masalah saat ini adalah bagaimana menyiapkan Sumber Daya Manusia yang mumpuni untuk mengelola ini semua. Semua potensi sudah ada di Nusa Tenggara Timur, hanya sekarang bagaimana membina anak-anak kita untuk mengelola semua potensi itu dengan baik. Yayasan ELPIDA mungkin saat ini baru memulai sebuah langkah untuk membuat perubahan-perubahan kecil, tetapi harus diingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dengan sebuah langkah kecil” timpal gubernur.

Gubernur juga mengapresiasi kehadiran Yayasan ELPIDA di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan harapan kedepan Yayasan ELPIDA dapat menghasilkan tenaga-tenaga kerja muda yang inovatif, penuh dengan semangat dan penuh motivasi serta Mindset yang baik untuk membangun negeri ini, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Karena pekerjaan yang paling berat saat ini adalah bagaimana menciptakan manusia yang baik.

Diakhir dari sambutannya, Gubernur Viktor juga terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat akan Kampanye Makan Ikan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan ELPIDA, Pdt. Edward Dethan, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur atas dukungannya kepada Yayasan ELPIDA.

“apa yang sudah diprogramkan dan yang telah dilaksanakan oleh bapak gubernur itu juga merupakan harapan dari Yayasan ELPIDA dalam mendidik anak-anak dengan harapan yang besar, karena tanpa harapan maka akan sia-sia. Mereka bisa pintar tetapi kalau tidak mau untuk bersyukur dan bekerja keras maka akan sia-sia. Dari kesengsaraan akan menimbulkan ketekunan, dari ketekunan akan menimbulkan tahan uji, dan dari tahan uji akan menimbulkan pengharapan”.

Lebih lanjut, Pdt. Edward mengungkapkan tujuan membangun Yayasan ELPIDA ini adalah untuk menunjukkan harapan dalam Tuhan untuk mendidik anak-anak dengan harapan yang besar untuk bisa berhasil dikemudian hari. Dengan harapan itu juga diharapkan dunia pendidikan tidak berhenti untuk terus belajar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ben Polo Maing, Wakil Bupati Kabupaten Kupang, Jerry Manafe, Staf Khusus Gubernur Bidang Ekonomi, Prof. Kameo, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lucky Koli, Kepala Inspektorat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ruth Laiskodat, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Henderina Laiskodat, dan Direktur Perkreditan Bank NTT. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT