Arsip Tag: Jefri Riwu Kore

Musorkot KONI Kota Kupang Tetapkan Jeriko Sebagai Ketum KONI Kota Kupang Periode 2022-2026

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., kembali terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang periode 2022-2026. Terpilihnya Jeriko sapaan akrab Wali Kota Kupang tersebut melalui hasil Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Kupang yang dibuka oleh Wakil Gubernur NTT yang juga selaku Ketua KONI Provinsi NTT terpilih, Drs. Josef A. Nae Soi, MM., yang digelar di Hotel Pelangi Kupang, Selasa (18/01/2022).

Wali Kota menyambut baik pelaksanaan musyawarah olah raga KONI ini karena merupakan wahana untuk membahas program-program yang strategis secara berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kemajuan olah raga di Kota Kupang.

Selain itu momentum ini juga dimaksudkan untuk melakukan persiapan menyusun kerangka atau landasan untuk menentukan program-program kerja ke depan dan kajian strategis terhadap berbagai persoalan yang di hadapi terkait dengan pengembangan berbagai jenis olahraga yang ada di Kota Kupang, karena seperti kita ketahui bahwa KONI Kota Kupang merupakan salah satu kunci yang diharapkan akan memberi nilai tambah terhadap kemajuan olahraga di daerah ini.

“Saya menyarankan agar segera melakukan evaluasi secara menyeluruh dengan memfokuskan perhatian pada beberapa hal mendasar terkait dengan pengembangan cabang-cabang olahraga tersebut,” harap Jeriko

Beberapa hal yang akan menjadi perhatian Jeriko selaku Ketum KONI Kota Kupang, antara lain; pertama, perlu ditingkatkan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan olahraga, terutama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memberi solusi terhadap berbagai tuntutan dalam upaya pengembangan olahraga ke depan, karena pembinaan olahraga secara profesional membutuhkan penganggaran yang cukup besar dengan dukungan infrastruktur dan superstruktur yang memadai. Kedua, upaya perekrutan dan pembinaan atlet, peningkatan profesionalitas pelatih, serta pelaksanaan pergelaran even-even invitasi perlu diprioritaskan dan terjadwal secara baik. Ketiga, perlu dipikirkan penghargaan yang proporsional bagi para atlet, guna mendorong keseriusan mereka menggeluti bidang olahraga, sekaligus mendongkrak peningkatan prestasi.

Harapannya melalui momentum ini menjadi bagian dari kebulatan tekad untuk memulai gebrakan baru, menyongsong kemajuan olahraga daerah Provinsi NTT khususnya di Kota Kupang melalui dedikasi, kerja keras dan kerja cerdas untuk melanjutkan upaya kaderisasi atlet-atlet muda berbakat dengan melaksanakan sebanyak mungkin even-even olahraga untuk berbagai jenjang usia.

Wagub NTT sekaligus Ketum KONI Provinsi NTT terpilih dalam sambutannya mengatakan olahraga memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian di daerah. Pemikiran seperti ini yang harus dikembangkan, sebagai contoh pada PON XX Papua sebelumnya pertumbuhan ekonomi Papua hanya 1,2%, tetapi dengan diselenggarakannya PON, pertumbuhan ekonomi di Papua meningkat menjadi 16,8%. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu meningkatkan perekonomian suatu daerah.

Ditambahkannya bahwa olahraga prestasi adalah sebuah industri masa kini untuk memajukan perekonomian nasional maupun daerah, oleh karena itu olahraga dapat mendatangkan uang maupun keuntungan bagi suatu daerah. Hal ini menjadi positif ke depan agar pembiayaan olahraga tidak hanya bergantung kepada pemerintah, namun dapat membiayai olahraga itu sendiri. Lebih lanjut Wagub menjelaskan dengan adanya even-even olahraga di daerah dapat merangsang pengelola UMKM-UMKM dan industri perhotelan yang dengan kreativitasnya memperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut.

“Tugas KONI adalah memperhatikan dan meningkatkan olahraga prestasi menjadi sebuah industri olahraga yang menghasilkan dan memajukan perekonomian, karena dengan memajukan perekonomian maka kesejahteraan atlet-atlet kita akan tercapai. Dengan demikian KONI tidak lagi meminta uang ke pemerintah namun dapat membiayai organisasi itu sendiri atau bahkan dapat memberikan sumbangsih ke pemerintah,” jelas Wagub.

Musorkot ini juga dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH. M.Si., Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, SH., Sekretaris KONI Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., dan para pengurus cabang olahraga. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wali Kota Kupang Kunjungi Balai Jalan Nasional, Perjuangkan Jembatan Kembar Liliba

NTT AKTUAL. KOTA. KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore,MM,MH mengunjungi Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X NTT di wilayah Tanah Merah, Kabupaten Kupang, Jumat (14/01/2022). Kunjungan tersebut dalam rangka memperjuangkan pembangunan jembatan kembar Liliba, untuk mengurai kemacetan yang makin parah di titik tersebut serta membahas sejumlah pekerjaan penataan Kota Kupang dengan dukungan dana dari pemerintah pusat yang ditangani oleh Balai Jalan Nasional. Dalam kunjungan tersebut Wali Kota didampingi Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega, SH, Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Ir. Benyamin Hendrik Ndapamerang, beserta para kabid. Wali Kota dan rombongan diterima langsung oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X NTT, Agustinus Junianto, ST, MT bersama jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut Wali Kota yang akrab disapa Jeriko itu minta Balai Jalan Nasional Provinsi NTT membantu Pemkot Kupang, untuk memperjuangkan pembangunan jembatan kembar Liliba yang sudah sejak lama direncanakan. Menurutnya beberapa tahun lalu sudah pernah menemui Direktur Jenderal Bina Marga untuk memperjuangkan ini dan sudah disetujui, namun dalam perjalanan tidak dilanjutkan akibat realokasi anggaran selama pandemi covid 19 dan prioritas lainnya. Dia berharap upaya ini mendapat dukungan dari Balai Jalan Nasional agar bisa segera dimulai pekerjaannya. Pemerintah Kota Kupang siap men-support data dan rekomendasi yang dibutuhkan.

Selain jembatan kembar Liliba, Wali Kota juga membahas tentang rencana pembangunan trotoar di beberapa titik di Kota Kupang, dengan dukungan dana dari pemerintah pusat. Dia berharap pekerjaan tersebut jadi dilaksanakan. “Sebentar lagi masa jabatan kami sudah selesai. Harapan kani pekerjaan-pekerjaan ini bisa diselesaikan. Terima kasih Balai Jalan Nasional dari Kementerian PUPR yang sudah membantu kami selama ini membuat Kota Kupang makin berkembang,” tambahnya.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X NTT, Agustinus Junianto, ST, MT, mengakui pembangunan jembatan Liliba sudah pernah diusulkan beberapa tahun yang lalu. Bahkan sudah ada pembebasan lahan sejak 2017 lalu. Saat ini, Jembatan Liliba menjadi salah satu titik macet paling parah di Kota Kupang. Dia bersama timnya sudah mengambil gambar menggunakan drone untuk menggambarkan kemacetan di titik tersebut guna dilaporkan ke Jakarta. Ditambahkannya, pada Desember 2021 lalu, pihaknya bersama Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian PUPR sudah turun langsung meninjau lokasi jembatan Liliba. Mereka juga sudah mengirim tim untuk menyurvei kondisi dua jembatan di Kota Kupang, yakni jembatan Liliba dan Petuk, namun hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut. Menurutnya dalam komunikasi dengan rekan-rekannya di Jakarta, pihaknya diminta untuk mengajukan kembali usulan pembangunan tersebut. “Kita berusaha agar tahun ini atau tahun depan sudah bisa terlaksana,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Agustinus juga menyinggung tentang antisipasi genangan air di Kota Kupang yang cukup parah saat hujan. Menurutnya beberapa sudah teratasi, namun di beberapa lokasi harus sudah memiliki sumur resapan, karena volume air terlalu besar menimbulkan genangan yang cukup mengganggu pengguna jalan, seperti di Bundaran Tirosa/PU. Karena itu pihaknya minta pertimbangan teknis dari Dinas PUPR Kota Kupang untuk pembuangan air dari lokasi tersebut. Selain itu mereka juga membahas pencurian penutup lubang pembuangan pada trotoar yang baru selesai dibangun. Dikawatirkan akan membahayakan para pengguna jalan, karena lubangnya cukup dalam. Menanggapi permintaan-permintaan tersebut, Wali Kota langsung memerintahkan Kadis PUPR dan para kabidnya untuk segera menindaklanjuti dan membuat kajian. Mengenai pencurian penutup lubang pembuangan, Wali Kota berjanji akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengamanan. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wali Kota Kupang dan Ny. Hilda Rayakan Momen Ulang Tahun Bersama Anak-Anak Panti Asuhan

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., pada Kamis, 13 Januari 2022 tepat berusia 62 tahun. Momentum sukacita Hari Ulang Tahun (HUT) kali ini dirayakan bersama anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Kristen GMIT 221 Oeba, Kupang. Didampingi istri, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe, Wali Kota tampak bahagia dapat merayakan ulang tahun bersama anak-anak panti asuhan dalam suasana penuh kesederhanaan dan khidmat. Diakuinya, sudah menjadi tradisi tahunan keluarga untuk merayakan ulang tahun bersama anak-anak panti.

Acara diawali dengan tarian penyambutan oleh anak-anak panti asuhan dan pengalungan selendang oleh Ketua Panti Asuhan, ibu Alberthina Pattipelohy. Syukuran yang berlangsung di aula panti asuhan tersebut diisi dengan persembahan lagu oleh anak-anak panti asuhan yang bernyanyi bersama Wali Kota dan istri serta persembahan puisi dari salah seorang anak panti.

Pada kesempatan menyampaikan kesan dan pesan, Wali Kota mengatakan bahwa merupakan suatu kebanggaan baginya dan istri untuk dapat hadir bersama anak-anak dan pengasuh di panti asuhan tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas pertambahan usianya yang ke 62 tahun. Dengan haru Wali Kota yang akrab disapa Jeriko itu menyatakan bahwa momen tersebut merupakan anugerah luar biasa yang telah diberikan Tuhan. Wali Kota menambahkan, bahwa pertambahan usia di setiap awal tahun dimaknainya sebagai anugerah Tuhan agar dirinya dapat memulai langkah awal untuk terus bekerja dan berjuang bagi masyarakat Kota Kupang khususnya mereka yang membutuhkan perhatian, seperti anak-anak maupun sama saudara penghuni panti sosial.

Harapan Wali Kota pada tahun 2022 ini, sebelum mengakhiri masa jabatan memimpin Kota Kupang dirinya dapat lebih banyak membantu para penyandang disabilitas yang kurang beruntung di Kota Kupang. Tak lupa Wali Kota juga menyampaikan apresiasi juga kepada Ibu Hilda yang turut mendukung tugas dan pelayanannya selaku Wali Kota dan selalu memberi perhatian terhadap kebutuhan warga di Kota Kupang, seperti ikut memberikan kebutuhan para keluarga penerima manfaat program bedah rumah berupa perabotan isi rumah dan sembako.

“Kami sebagai pribadi ingin berbagi sedikit kebahagiaan bersama anak-anak dan sama saudara di panti melalui momen ini. Selanjutnya dalam konteks tugas Pemkot kami akan berjuang agar warga yang kurang beruntung di kota ini dapat lebih diperhatikan lagi melalui Program dan Kegiatan di Dinas Sosial Kota Kupang di tahun ini, khususnya bagi saudara-saudara penyandang disabilitas, kami mohon doanya agar dapat memprogramkan pengadaan rumah bagi mereka sebagai wujud tanggung jawab pemerintah kepada kaum disabilitas dan mereka yang kurang beruntung ⁰,” ungkap Wali Kota.

Apresiasi dan ucapan terima kasih juga diberikan kepada istri Wali Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe yang melalui buah pikirannya telah membantu Wali Kota dalam menata dan membangun Kota Kupang melalui perhatian yang diberikan kepada masyarakat khususnya anak-anak. Diakui Wali Kota, salah satunya terwujud melalui desain-desain taman dan penataan Kota Kupang merupakan sumbangan ide-ide dan inovasi ibu Hilda.

Ucapan terima kasih diberikan kepada Ketua Panti Asuhan dan seluruh anak-anak atas penyambutan luar biasa kepada Wali Kota. Bahkan Wali Kota dan Ibu tampak tak kuasa menahan rasa haru atas persembahan puisi yang sangat menyentuh hati dan ikut melantunkan lagu pujian yang dinyanyikan anak-anak. Puisi tersebut menurutnya tidak akan terlupakan dan akan terus tersimpan dihati, menjadi motivasi untuk semakin giat bekerja dalam memimpin, membangun dan menata Kota Kupang.

Lebih lanjut Wali Kota mengajak seluruh elemen untuk mendoakan kota ini. Ia mengatakan bahwa dirinya mengimani bahwa Tuhan akan memberkati kota ini jika warga terus mendoakan dan bekerja secara tekun serta jujur, “saya sangat percaya jikalau kita tekun berdoa dan bekerja dengan benar dan jujur, Tuhan akan terus memberkati kota ini,” tutup Wali Kota

Ketua Panti Asuhan dalam kesempatan menyampaikan sekapur sirih mengungkapkan rasa syukur dan bangga kepada Wali Kota Kupang karena pada Hari Ulang Tahun kali ini berkenan merayakannya bersama warga di Panti Asuhan GMIT 221 Oeba, Kupang. Menurutnya anak-anak panti asuhan sangat senang bahkan tidak pernah menyangka Wali Kota berkenan merayakan ulang tahunnya bersama mereka.

“Terima kasih Bapa Wali atas kasih sayangnya kepada anak-anak. Bapa Wali sudah menjadi sosok pahlawan bagi mereka dengan hadir disini bersama dengan kami untuk merayakan ulang tahun ke 62 bapak yang penuh dengan sukacita ini. Kami hanya bisa bilang terima kasih dan mendoakan semoga bapak selalu diberkati dan diberikan kekuatan serta kesehatan untuk tetap melayani warga dan memperhatikan anak-anak di Kota Kupang,” ungkapnya.

Perayaan Hari Ulang Tahun tersebut ditandai dengan penyerahan 7 kue ulang tahun, snack dan bingkisan yang diserahkan secara simbolis kepada anak-anak Panti Asuhan. Turut hadir mendampingi Wali Kota Kupang, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH. M.Si., Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodywik Djungu Lape, S.Sos., Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Ariantje Baun, SE.,M.Si., Camat Kota Lama, Pah Bessie Semuel Messakh, SSTP., M.Si., Pdt. Robert Litelnoni, S.Th., dan Pdt. Mathelda Djami Bunga, S.Th. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Paket FirmanMu Kebut Pemenuhan Air Bersih di 7 Bulan Tersisa Masa Jabatan

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Masa jabatan pasangan Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH dan Wakil Wali Kota, dr. Hermanus Man yang dikenal dengan paket FirmanMu, tersisa kurang lebih 7 bulan lagi. Selama 4 tahun terakhir sudah banyak pencapaian dan prestasi yang diraih oleh kedua pemimpin ini. Banyak juga pekerjaan dan penataan kota yang dimulai selama periode ini, yang telah mengubah wajah Kota Kupang menjadi jauh lebih indah dan menarik. Salah satu mega proyek yang menjadi buah tangan kepemimpinan keduanya adalah mega proyek SPAM Kali Dendeng yang sebentar lagi sudah bisa dinikmati warga Kota Kupang. Proyek yang mendapat dukungan dana dari pemerintah pusat itu akan memenuhi kebutuhan air dari 12 ribu kepala keluarga di Kota Kupang.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH, dalam acara nonton Vlog pembangunan Mega Proyek Air Bersih bersama Wali Kota Kupang dengan awak media di Aula Garuda, Kamis (13/01/2022), memastikan akan mengupayakan agar mega proyek SPAM Kali Dendeng ini sudah bisa dinikmati oleh warga Kota Kupang sebelum masa jabatannya berakhir. Diakuinya saat ini masih ada kendala teknis di lapangan, karena masih ada warga yang menolak pemasangan jalur pipa di wilayah Mantasi. Namun dipastikannya masalah tersebut dapat diselesaikan dan pekerjaan dapat dilanjutkan. Menurutnya pekerjaan SPAM Kali Dendeng saat ini adalah tahap I dari rencana besar pemenuhan air bersih di Kota Kupang. Dengan kapasitas produksi 150 liter per detik, diharapkan proyek ini akan memenuhi kebutuhan 12 ribu sambungan rumah di wilayah Kota Kupang bagian barat. Di tahap kedua nanti, akan ada pekerjaan untuk pemenuhan air bersih bagi warga Kota Kupang di wilayah lainnya. Pemerintah pusat juga akan memberikan dukungan dana untuk pengelolaan air bersih di Air Sagu kelurahan Batuplat. Selain itu menurutnya Gubernur NTT juga telah memberikan lampu hijau dukungan untuk pembangunan bendungan Kolhua yang saat ini sedang dalam proses penyesuaian desain. Dia berharap proyek-proyek ini bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga Kota Kupang.

Selain pemenuhan air bersih, Pemkot Kupang juga memberi perhatian serius pada pekerjaan penataan kota seperti pembangunan taman, bundaran dan gerbang masuk yang sudah disetujui pemerintah pusat. Di samping itu, Wali Kota juga menambahkan dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR tentang rencana pembangunan jembatan kembar Liliba, untuk mengurai kemacetan di jalur tersebut.

Wali Kota Jeriko yang merayakan HUT ke-62 pada hari ini juga memastikan, di sisa masa jabatannya bersama Wawali akan terus mengupayakan program-program yang membantu masyarakat yang tidak beruntung seperti program bedah rumah. Menurutnya di tahun 2022 ini ditargetkan akan membedah 359 unit rumah. 249 unit dibangun dengan dukungan Dana Alokasi Khusus Pemerintah Pusat dan 110 unit rumah akan dibedah dengan menggunakan dana APBD Kota Kupang. Dia berharap program pro rakyat ini bisa dilanjutkan oleh Penjabat Wali Kota yang akan menggantikannya di Agustus 2022 nanti.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menambahkan saat ini cakupan pemenuhan air bersih untuk warga Kota Kupang baru 51 persen. Dengan tambahan layanan SPAM Kali Dendeng ada peningkatan persentasenya. Target mereka di waktu mendatang dengan pekerjaan-pekerjaan pengelolaan air bersih yang didukung oleh pemerintah pusat ini, 60 hingga 70 warga Kota Kupang bisa dilayani.

Laurens Leba Tukan, jurnalis Media Selatan Indonesia dalam acara tersebut mengakui selain penataan kota seperti taman dan bundaran, masa kepemimpinan FirmanMu juga menonjol dengan program bedah rumahnya. Dia berharap apa yang ditargetkan untuk dibangun atau dibedah bisa terwujud sebelum akhir masa jabatan keduanya, karena sangat membantu warga kurang mampu. Tentang pekerjaan pengelolaan air bersih SPAM Kali Dendeng, Laurens berharap agar di tahap berikutnya bisa menjangkau juga warga Kota Kupang di wilayah lainnya seperti Oesapa dan Liliba.

Acara nonton Vlog pembangunan Mega Proyek Air Bersih bersama Wali Kota Kupang tersebut dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe, para Asisten Sekda dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Bedah Rumah Untuk Lima Lansia

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah oleh Pemerintah Kota Kupang kepada 5 orang kepala keluarga di Kota Kupang, Selasa (11/01/2022). Semua penerima manfaat bantuan bedah rumah program pemerintah Kota Kupang kali ini merupakan warga usia lanjut. Salah satu di antaranya adalah seorang janda yang mengalami kelumpuhan akibat sakit yang dideritanya selama tujuh tahun terakhir.

Lokasi pertama penyerahan kunci bantuan bedah rumah di Kelurahan Oesapa Barat adalah rumah milik ibu Aplonia Seli Dethan di RW 04, Kelurahan Oesapa Barat. Kunci rumah diterima langsung oleh ibu Aplonia, seorang janda yang tinggal bersama kedua orang anaknya sejak suaminya meninggal beberapa tahun silam. Sejak itu ia mengambil peran sebagai ibu sekaligus kepala keluarga. Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya ibu Aplonia Dethan berjualan di pasar dengan modal seadanya. Pada kesempatan penyerahan kunci rumah di wilayah Kecamatan Kelapa Lima tersebut, Wali Kota Kupang didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Lodywik Djungu Lepe, S.Sos, Camat Kelapa Lima I Wayan Astawa,, Lurah Oesapa Barat Christian E. Chandra, SH dan Kapala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang Ernest S. Ludji, S.STP.,M.Si.

Walikota bersama rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Kelapa Lima di RT. 20 untuk menyerahkan kunci rumah kepada Bapak Ruben Rodjo. Di rumah tersebut Ruben Rodjo tinggal bersama istrinya Damaris Rodjo dan tiga orang anaknya. Di masa senja mereka berdua hanya menggantungkan hidup pada anak-anaknya. Sebelum dibedah, kondisi rumah bapak Ruben sudah sangat tidak layak untuk dihuni. Menyambut kunjungan Walikota Kupang, kedua orang lanjut usia itu menghampiri dan memberi hormat penuh kehangatan, sambil mengalungkan kain tenun di pundak Walikota, Oma Damaris memeluk Walikota yang biasa disapa Jeriko itu.

Dari Kecamatan Kelapa Lima, rombongan kemudian meneruskan perjalanan ke Kecamatan Maulafa, tepatnya di Kelurahan Maulafa untuk menyerahkan kunci rumah kepada Bapak Yohanis Djami Lena (53 tahun). Bapak Yohanis tidak memiliki istri dan hidup sebatang kara. Penyerahan kunci rumah tersebut berlangsung di dalam rumah karena pada saat itu kelurahan Maulafa diguyur hujan deras. Menyambut penyerahan kunci rumah bapak Yohanis didampingi kerabat dan tetangga. Dengan penuh rasa bahagia dan haru bapak Yohanis menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang atas program bantuan bedah rumah yang menyentuh rakyat kecil dan tak mampu. Ia berharap program bedah rumah ini bisa terus dilanjutkan agar masyarakat Kota Kupang yang belum memiliki rumah layak huni bisa mendapatkan bantuan seperti dirinya.

Dari Kecamatan Maulafa, Wali Kota bersama rombongan menuju rumah Oma Lebrina Bistolen di kelurahan Bakunase. Ibu Lebrina Bistolen adalah seorang janda yang mengalami kelumpuhan sejak 7 tahun yang lalu akibat serangan stroke dan komplikasi lainnya. Ia hanya terbaring di tempat tidur karena sakit yang diderita. Suaminya telah lama meninggal dan setiap hari Oma Lebrina dibantu seorang anak perempuannya yang telah dewasa, bernama mama Yane. Mama Yane selain mengurus keseharian Oma Lebrina, juga harus menyelesaikan beberapa pekerjaan lainnya mulai dari menyiram sayur hingga mengurus ternak. Mewakili Oma Lebrina, mama Yane menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah membantu Oma Lebrina. Dengan suara terisak ia menyampaikan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Kupang dan semua jajaran yang telah melihat dan membantu membangun rumah bagi Oma Lebrina. “Tidak ada yang bisa kami beri selain ucapan terima kasih dan doa tulus, semoga dalam pelayanan Bapak Wali Kota dan jajarannya selalu diberikan berkat dan kebijaksanaan berlimpah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Pada kesempatan ini kami keluarga juga mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-62 tahun kepada bapak Wali Kota, semoga diberikan umur panjang dan kesehatan, menjadi berkat bagi keluarga dan masyarakat Kota Kupang,” pungkasnya.

Perjalanan dilanjutkan menuju kelurahan Bakunase 2, tepatnya di RT 16, di rumah bapak Romanus Tupitu Seran (55 Th). Bapak Romanus adalah seorang lansia yang setiap harinya bekerja sebagai petani sawah dan menyiram sayur di kebun dekat rumahnya. Saat penyerahan kunci rumah, bapak Romanus didampingi bapak Imanuel Benu kerabatnya, keluarga serta para tetangga. Dalam kesempatan itu Imanuel Benu mewakili keluarga menyampaikan atas nama keluarga Oematan, Masu, Seran dan masyarakat sekitar menyambut gembira penyerahan kunci rumah bagi bapak Romanus. Menurutnya sebelum rumah ini dibedah orang yang melintas lewat jalan ini bisa melihat dari depan hingga belakang, kalau dari samping pasti bisa langsung tembus sebelah karena dindingnya sudah roboh dan atapnya sudah tidak ada lagi. Sebelum rumah ini selesai dibedah Romanus juga pernah berbicara dengannya tentang ketidakmampuannya untuk memperbaiki rumah tersebut. “Ini untung bae Bapak Wali Kota bantu kalo sonde, mugkin kalo mati beta langsung ditaro sa di dalam rumah yang sudah ancur ini”, tutur Imanuel dalam dialek Kupang, seperti yang disampaikan Romanus kepadanya. Ini yang membuat keluarga besar merasa haru dan tidak bisa melupakan bantuan pemerintah ini. Oleh sebab itu dia menyampaikan atas nama Romanus Seran, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Wali Kota Kupang lewat program bedah rumah. Bapak Romanus tidak bisa membalas dengan sesuatu yang lebih indah dari doa agar bapak walikota tetap sehat. Menutup ucapannya bapak Imanuel Benu memberikan sebuah foto yang sudah dibingkai rapih. Foto tersebut adalah sebuah foto kenangan keluarga di saat pernikahan anaknya yang juga dihadiri Wali Kota Kupang.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Kupang mengatakan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man terus berusaha agar program-program prioritas ini bisa berjalan dengan baik. Wali Kota menyadari bahwa masih banyak warga yang membutuhkan bantuan, namun dirinya meminta masyarakat tetap bersabar karena keterbatasan anggaran Pemkot sehingga bantuan dilakukan secara bertahap dengan melihat skala prioritas.Wali Kota juga meminta para lurah untuk jeli dan cermat dalam melakukan pendataan terkait program-program bantuan bagi masyarakatnya. Pada kesempatan tersebut Walikota juga menyampaikan informasi terkait bantuan dana seroja yang sebentar lagi akan dicairkan. Kepada aparat pemerintahan setempat Wali Kota minta agar mengawal dengan ketat proses distribusi dana bantuan bagi masyarakat tersebut. Ia menegaskan agar dalam penyalurannya tidak ada satupun staf pemerintah yang bermain-main dengan bantuan itu, karena jika melanggar akan ditindak dengan tegas.(*PKP/jms.)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wali Kota Kupang Terharu Disambut Surprise di HUT ke-62

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Suasana Kantor Wali Kota Kupang pada Kamis (13/01/2022) pagi sedikit berbeda. Para pejabat tinggi pratama, camat bahkan para lurah tampak berdatangan. Beberapa di antaranya bahkan membawa serta sejumlah staf. Tampak juga Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, bersama Sekretaris Daerah, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, serta para Asisten Sekda dan Staf Ahli Wali Kota. Sebagian berkumpul di lobi depan Kantor Wali Kota Kupang, sebagian lagi berjaga-jaga di tangga depan kantor tersebut. Bahkan dari pintu gerbang masuk kantor, para anggota Satuan Polisi Pamong Praja tampak berbaris membentuk pagar betis. Semua tampak antusias seperti hendak menyambut seseorang yang istimewa.

Dari kejauhan terlihat mobil biru berplat nomor DH 1 A semakin mendekat. Yang dinantikan akhirnya tiba. Sang Yubilaris, Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH yang hari ini merayakan ulang tahun ke-62 tiba di kantor, didampingi istri, Ny. Hilda Riwu Kore. Tepuk tangan meriah seluruh ASN dan pejabat yang hadir menyambut kehadirannya sejak gerbang masuk hingga lobi utama kantor Wali Kota Kupang. Dengan tangan terkatup, sambil sesekali melambaikan tangan, sosok sederhana dan rendah hati itu tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah menantinya untuk memberi ucapan selamat.

Di lobi utama, Wali Kota dan istri disambut dengan pengalungan selendang oleh Wawali dan Sekda. Diiringi lagu selamat ulang tahun oleh semua yang hadir, Wali Kota yang akrab disapa Jeriko itu meniup lilin kue ulang tahun yang sudah disiapkan.

Wali Kota yang tidak menyangka adanya sambutan meriah seperti itu mengaku sangat terharu atas kejutan yang diberikan oleh Wawali dan Sekda bersama jajarannya. “Surprise seperti ini belum pernah terjadi dalam hidup saya. Bahkan sejak kecil ulang tahun saya selalu dirayakan secara sederhana bersama orang tua,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih disampaikannya kepada Wawali dan seluruh ASN yang sudah bekerja sama dan mendukungnya selama kurang lebih 5 tahun. “Moga-moga 7 bulan ke depan yang tersisa dari masa jabatan kami bersama Pak Wakil, kita bisa terus bergandengan tangan, karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan. Doakan supaya kami tetap punya tangan-tangan yang kuat untuk membantu masih banyak sama saudara kita yang tidak beruntung,” pungkasnya.

Wawali pada kesempatan yang sama mewakili seluruh jajaran Pemkot Kupang menyampaikan proficiat dan selamat ulang tahun kepada Wali Kota Jeriko. “Kami percaya 62 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Kita serahkan perjalanan selanjutnya ke tangan Tuhan agar diberi umur yang panjang, kesehatan dan kesuksesan,” tambah pasangan duet Jeriko dalam paket FirmanMu itu. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Kepemimpinan Jeriko, Jadikan Wajah Kota Kupang Lebih Indah

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Sejak memimpin Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mampu membawa perubahan yang sangat baik terkait penerangan di Kota Kupang.

Tidak hanya penerangan, Wali Kota Kupang Dr. Jefirtson R. Riwu Kore, MM.,MH yang akrab disapa Jefri Riwu Kore bersama pasangan nya dr. Hermanus Man (Wakil Wali Kota Kupang) juga mampu secara nyata merubah wajah Kota menjadi lebih baik, karena taman-taman yang ada di Kota Kupang juga telah ditata lebih indah.

Fasilitas penerangan yang ada di Bundaran Tirosa Kupang. Foto diabadikan pada Kamis (13/01/2022) sekitar pukul  01.00 WITA dini hari. Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Hal ini bisa terlihat dari Bundaran Tirosa yang dulunya hanya di penuhi pepohonan dan kurang tertata indah, saat ini sudah berubah menjadi Bundaran dengan fasilitas penerangan yang sangat memadai dan digemari masyarakat Kota Kupang untuk sejenak melepaskan lelah dan refreshing.

Selain itu Taman Ina Boi yang dulunya minim penerangan, saat ini sudah berubah menjadi taman yang indah dengan fasilitas penerangan yang memadai dan tidak cukup hanya itu, melainkan Bundaran Tirosa dan Ina Boi sudah direnovasi dengan tampilan yang lebih menarik dan elegan.

Ada pula taman-taman lainnya yang menambah keindahan Kota Kupang diantaranya yaitu taman Tagepe dan taman alun-alun Kota Kupang.

Hal dari aspek keindahan ini membawa keberuntungan tersendiri bagi masyarakat khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) karena taman-taman tersebut dijadikan para pelaku UMKM sebagai tempat berusaha baik menjual jajanan kuliner seperti jagung bakar dan juga minuman seperti kopi.

Simon Petrus Aoetpah salah seorang warga kota Kupang, saat ditemui media ini, Kamis (13/01/2022) mengatakan menurut dirinya sebagai masyarakat pak Jefri Riwu Kore sangat bagus dalam membawa kemajuan sektor penerangan di kota Kupang.

“Seperti dulu saat masih minim penerangan dan lampu jalan, Saya yang dulunya dari pedalaman saat datang ke kota Kupang dengan kerabat saya, mereka bertanya ini sudah di kota Kupang kah ? Tapi sekarang sejak di bawah kepemimpinan Jeriko dan bapak Wakil Wali Kota dr. Hermanus Man fasilitas penerangan di kota Kupang sudah sangat baik, sehingga saat tiba di Kota Kupang kerabat saya tidak pernah lagi bertanya ini sudah di kota Kupang atau belum, bahkan mereka berkata penerangan kota Kupang indah,” ujar Simon.

Jadi kesimpulannya kota Kupang dibawah kepemimpinan Jeriko sudah berubah menjadi lebih indah dan dirinya mengharapkan segala fasilitas penerangan yang ada dapat terus di jaga, agar Kota Kupang yang kita cintai bersama ini selalu terus indah, pungkasnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata 

Ribuan Pendukung Sambut Jeriko Saat Tiba di Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Mantan Ketua DPD Demokrat NTT yang juga Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore (Jeriko) disambut ribuan pendukungnya di Bandara El Tari Kupang, Jumat (7/1/2022) siang. Dari bandara, bersama pendukungnya Jeriko transit sebentar di Rumah Aspirasi Jeriko, kemudian menuju rumah mendiang orangtuanya di Kelurahan Nunbaun Sabu.

Tiba di bandara, Jeriko didampingi istrinya Hilda Riwu Kore Manafe. Saat tiba di bandara, Jeriko dikalungi kain tenun oleh pendukungnya di pintu kedatangan Bandara El Tari. Tampak para pengurus DPD Partai Demokrat demisioner juga ikut menjemput.

Tak hanya di area bandara, ribuan pendukung Jeriko juga memenuhi pintu keluar bandara. Di Rumah Aspirasi Jeriko.

Jeriko menyapa para pendukungnya. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan terhadap dirinya. Ia meminta agar simpatisannya tidak berlarut memendam kekecewaan atas tidak terpilihnya dirinya sebagai Ketua DPD Demokrat NTT Periode 2021-2026.

Ia mengungkapkan dirinya sudah 19 tahun berkarya bersama partai berlambang bintang mercy itu. Ia juga pernah berjuang membesarkan partai tersebut pada tingkatan nasional sejak dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Baginya, SBY adalah tokoh nasional yang perlu dicontohi dalam hal berjuang dan mengambil keputusan.

“Saya masih mencintai SBY, karena bagi kita dan saya beliau adalah orang yang bisa dijadikan contoh, dalam berjuang dan mengambil keputusan,” ungkapnya.

Terkait dengan desakan simpatisannya agar dirinya memilih mundur dan keluar dari keanggotaan Partai Demokrat, Jeriko menyatakan akan mempertimbangkannya sambil mengkaji perkembangan situasi dan kondisi politik yang masih berjalan.

Secara tegas, Jeriko juga menyatakan tetap menjalankan tujuan Demokrat walaupun tak didukung nanti oleh Demokrat. “Tidak dengan ketua tetapi kita tetap berjuang untuk masyarakat kita. Saya mau katakan Demokrat berjuang untuk masyarakat, kita juga berjuang untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)

Jelang Nataru, Wali Kota Kupang Bersama TPID Pantau Stok Dan Harga Kebutuhan Pokok

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kupang melakukan pemantauan ketersediaan stok dan kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) pada distributor dan pasar tradisional di Kota Kupang, pada Rabu (15/12/2021).

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., memimpin dan memantau langsung bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, General Manager Pelindo III Kupang, Agus Nazar.

Turut mendampingi antara lain Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH., Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang , Djidja Kadiwanu, S.E., Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere,  AP. M.Si, Dirut PD Pasar, Kardinad Leonard Kale Lena serta perwakilan Bulog NTT.

Pemantauan diawali pada gudang distributor CV Sumber Cipta yang terletak di Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak. Wali Kota dan TPID disambut langsung oleh Direktur CV Sumber Cipta, Fernando Gontai yang memastikan stok sembako mereka cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Kupang menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru nanti. Rombongan juga berkesempatan meninjau langsung stok persediaan beras, gula dan tepung terigu dan minyak goreng.

Setelah memantau ketersediaan stok pada distributor, rombongan beranjak menuju Pasar Kasih Naikoten I untuk memantau kenaikan harga sembako jelang Hari Raya Natal. Beberapa pedagang diwawancarai untuk mengetahui perkembangan harga sembako seperti daging ayam, daging sapi dan bumbu dapur.

Dari hasil pantauan tidak ditemukan kenaikan harga yang cukup signifikan, kecuali pada harga cabai yang terdapat kenaikan. Naiknya harga cabai diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi di mana banyak cabai yang rusak sebelum panen tiba. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir menjelang perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru ini karena TPID menjamin ketersediaan stok sembako dan kestabilan harga.

Wali Kota dalam sesi wawancara dengan media menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dengan Bank Indonesia dalam upaya memantau harga sehingga kalau ada gejolak harga maka dapat diantisipasi dengan langkah-langkah yang telah dipersiapkan.

“Harga pasar di Kota Kupang masih dalam taraf stabil, dalam artian ketersediaan stok dan kestabilan harga. Meskipun begitu kita akan terus pantau perkembangan harga hingga hari raya nanti. Mengantisipasi adanya indikasi beberapa barang di Kota Kupang dibawa ke daerah lain sehingga ketersediaan stok berkurang dan mengakibatkan lonjakan harga nantinya,” jelas Wali Kota.

Usai melakukan pemantauan di pasar, rombongan kembali ke Kantor Wali Kota Kupang untuk melanjutkan dengan Rapat Koordinasi TPID Kota Kupang guna membahas langkah antisipatif mencegah laju inflasi. Dari data dan hasil pantauan TPID diketahui bahwa stok sembako di Kota Kupang, masih aman untuk beberapa bulan ke depan.

Pada forum rapat TPID Wali Kota menyampaikan bahwa pantauan hari ini untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru telah siap. Langkah ini untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Pemerintah Kota Kupang dan stakeholder yang terlibat sudah siap menyiapkan bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat. Hal ini juga untuk mengantisipasi lonjakan harga dengan mengambil langkah yang tepat.

Selanjutnya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT menyampaikan pada bulan November 2021, Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,59%, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami deflasi 0,20%. Inflasi terutama didorong oleh kenaikan tarif angkutan udara, daging ayam ras dan minyak goreng. Di sisi lain ada beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan harga sehingga menjadi faktor penahan inflasi.

Inflasi bahan makanan terus menurun pasca siklon seroja, namun masih lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Inflasi setiap bulan Desember biasanya meningkat lebih tinggi seiring dengan konsumsi masyarakat yang juga meningkat pada hari raya Natal dan Tahun Baru. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

“Sepe” Kota Kupang Raih Penghargaan Smart Branding

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., hadir pada acara Penutupan Gerakan Menuju Smart City bertempat di Studio GSMC Jakarta, Selasa (14/12/2021). Pada kesempatan tersebut Kota Kupang meraih penghargaan sebagai kota terbaik dalam implementasi program Smart City kategori Smart Branding Gerakan Menuju Smart City yang diterima secara langsung oleh Wali Kota Kupang. Turut mendampingi Wali Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., dan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang, Wildrian R. Otta, S.STP., MM.

Wali Kota menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder, Dinas Kominfo Kota Kupang atas kerja sama dan kerja keras sehingga Pemerintah Kota Kupang dapat meraih penghargaan ini. Apresiasi juga diberikan kepada Dekranasda Kota Kupang dan PKK Kota Kupang yang melalui ide-ide dan inovasinya berhasil memenangkan salah satu penghargaan kebanggaan masyarakat Kota Kupang melalui tenun ikat motif bunga Sepe yang merupakan brand dan ikon Kota Kupang.

Acara ditutup oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny Gerard Plate, S.E., sekaligus menyerahkan penghargaan bagi Kabupaten/Kota berdasarkan kategori yang telah dinilai. Dalam sambutannya Menkominfo menyampaikan Gerakan ini bertujuan membimbing pemerintah kota/kabupaten terpilih dalam membuat rencana induk pembangunan berbasis kota pintar atau Smart City. Rencana induk pembangunan kota pintar ini disusun berdasarkan tantangan serta potensi masing-masing wilayah sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Harapannya, Gerakan Menuju Smart City dapat menciptakan momentum percepatan pembangunan Smart City di seluruh penjuru Indonesia. Dengan begitu, cita-cita untuk meningkatkan taraf hidup seluruh rakyat Indonesia pun akan cepat terwujud. Ditambahkannya penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang efektif untuk mendukung implementasi Smart Government yang juga harus didukung dengan penguatan kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi antar instansi pemerintah dalam satu sistem yang terintegrasi untuk mewujudkan Smart City yang dapat menjawab zaman dan mencapai tujuan demi terselenggaranya pemerintahan dan pembangunan secara efektif, efisien, dan inovatif serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Khusus penerapan Smart City di Kota Kupang ditargetkan selesai pada tahun 2029 yang diharapkan mampu menyejahterakan masyarakat. Hal ini sesuai dengan visi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yaitu mewujudkan Kota Kupang yang Nyaman, Bebas dari KKN, Kota Layak Huni dan Kota Cerdas. Sasaran utama smart city adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat meliputi pembangunan infrastruktur, tata kelola lingkungan pelayanan publik dan lainnya.

Untuk diketahui Gerakan Menuju Smart City sudah dilakukan pada 2017-2019 dengan membimbing 100 kota/kabupaten terpilih. Kota Kupang pada tahun 2019 terpilih sebagai salah satu kota dari 165 kota yang masuk dalam daftar smart city. Pada pelaksanaan 2021, gerakan ini memfokuskan pada tema pariwisata yang sejalan dengan program pemerintah terkait Kawasan Wisata Prioritas. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang