Arsip Tag: Home made

Wanita Pengusaha ini, Hasilkan Busana Indah Dengan Harga Terjangkau

NTT AKTUAL. KUPANG. Dengan bermodalkan usaha rumahannya (Home Made) sosok wanita pengusaha bernama Thersiani Luik dalam kesehariannya mampu menghasilkan busana khusus wanita yang indah, dan dipasarkan kepada konsumen dengan harga yang relatif terjangkau.

Usaha rumahan yang di gelutinya dengan penuh ketekunan dan keseriusan ini diberi nama ‘Ayumi Modesta’ dan terletak di jalan Perintis Kemerdekaan Gang Rukun III, Kelurahan Oebufu Kota Kupang.

Thersiani Luik saat di temui NTT Aktual di kediamannya, Selasa (17/03/2020) sore, mengatakan jenis usaha yang digeluti nya bersama ‘Ayumi Modesta’ yakni usaha menjahit, dan dalam melayani seluruh konsumen dan pelanggannya dirinya selalu mengutamakan kualitas dan kepuasan dari konsumen itu sendiri.

“Kita bekerja yakni lewat menjual jasa menjahit dan untuk itu saya selalu mengutamakan kepuasan pelanggan serta konsumen, agar pada akhirnya pelanggan ‘Ayumi Modesta’ itu bisa datang lagi. Sejauh ini puji Tuhan pelanggan semakin banyak, dan hal itu terbukti karena pelanggannya selalu datang lagi dan sering kali membawa pelanggan baru yang lain. Saya kenal satu orang pelanggan tapi kemudian dia bisa datang lagi bawa 10 orang pelanggan,” ungkap Thersiani yang juga merupakan Anggota DPD IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Provinsi NTT ini.

Secara modal untuk membuka usaha menjahitnya ini tidak membutuhkan modal yang banyak, dan yang paling dibutuhkan adalah ketekunan dan keseriusan, jelasnya

“Saya senang dengan usaha menjahit ini karena tidak semua orang bisa melakukan hal ini. Saya khusus menjahit busana wanita, yaitu seperti gaun, pakian dinas wanita, baju modifikasi tenun ikat, kebaya, dan lain sebagainya yang masih berkaitan dengan busana wanita dan tergantung permintaan konsumen,” ujar Thersiani.

Dirinya menambahkan rata-rata harga yang diberikan kepada konsumen juga relatif terjangkau karena kisaran harga nya hanya berfariasi dari Rp 100.000 sampai dengan Rp 500.000,

“Kalau misalnya buat gaun wanitanya agak sedikit rumit, dan pasang-pasang bunganya banyak serta modifikasi nya itu cukup banyak seperti adanya penambahan brokat, harga yang saya patok juga agak tinggi tetapi itu pun hanya berkisar dari Rp 450.000 sampai Rp 500.000 saja,” tuturnya

‘Ayumi Modesta’ mulai dirintisnya yakni dari tahun 2010 dan hingga saat ini jumlah pelangganya kurang lebih sudah mencapai ratusan orang, yang dimana pelanggannya tidak hanya di Kota Kupang saja, melainkan juga tersebar di wilayah-wilayah lain yakni seperti Rote, Alor, Sumba, dan sejumlah wilayah lainnya, terangnya.

“Karena banyaknya permintaan pelanggan, saat ini dirinya juga membuka lowongan dan dirinya membutuhkan karyawan yang sudah mahir dalam menjahit dan juga bisa menggunting pola desain, karena biasanya di hari-hari raya dirinya kerap kali mendapatkan jumlah permintaan yang banyak,” ujar Thersiani.

Saat ditanyakan adakah keinginan dirinya untuk lebih mengembangkan usahanya, Thersiani yang merupakan alumni SMKK jurusan menjahit dan tamat Tahun 1992 ini juga menuturkan kalau modalnya sudah cukup dirinya berencana ingin membuka pula butik khusus wanita dan dimana butik itu nantinya menerima busana anak-anak.

“Butik itu nantinya khusus menjual gaun anak-anak dan gaunnya itu nanti merupakan hasil modifikasi saya sendiri dengan memadukan atau mengkolaborasikan bahan-bahan yang ada dengan hasil yang berkualitas serta indah,” pungkasnya. (Red)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata