Arsip Tag: Hermanus Man

Peringati HUT Kota Kupang Ditengah Pandemik Covid-19, Wali Kota dan Wawali Bagi Bantuan ke Warga

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dalam rangka memperingati ulang tahun Kota Kupang ke-134 serta hari jadi Kota Kupang ke-24 sebagai daerah otonom, Wali Kota Kupang dan Wakil Wali Kota Kupang turun langsung ke sejumlah lokasi untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan, Sabtu (25/04/2020).

Pembagian bantuan ini juga merupakan wujud kepedulian Pemkot Kupang terhadap warga yang saat ini terkena dampak Pandemik Covid 19 sesuai tajuk ‘Babagi Rasa Deng Rakyat’ yang diusung dalam peringatan ulang tahun kali ini.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH menyampaikan dalam menghadapi wabah global covid 19 pemerintah dan masyarakat merupakan dua sisi mata uang tak terpisahkan. Untuk itu di momen peringatan ulang tahun Kota Kupang tahun ini Pemkot Kupang berbagi rasa dengan masyarakat melalui aksi pemberian bantuan bagi anak-anak yatim piatu, pemulung, kaum disabilitas serta tempat ibadah.

Usai mengikuti seremonial singkat peringatan HUT Kota Kupang bersama Ketua dan para Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Wali Kota dan Wakil Wali Kota berpencar untuk membagikan bantuan ke sejumlah lokasi yang sudah ditentukan.

Wali Kota yang didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang Ny. Hilda Riwu Kore Manafe mengawali rute pembagian dari Gereja Paroki St. Petrus Rasul TDM untuk menyerahkan secara simbolis bantuan alat pendukung liturgi bagi umat Katolik. Kemudian dilanjutkan ke Kantor Lurah Fatukoa untuk penyerahan bantuan bibit sayur kepada kelompok tani, ikan segar 50 paket dan paket sembako, lalu ke Kantor Lurah Naioni untuk menyerahkan 50 paket ikan segar dan paket sembako.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH, saat menyerahkan bantuan. Foto : PKP Setda Kota Kupang

Wali Kota juga sempat menyambangi TPA Alak untuk menyerahkan bingkisan kasih berupa nasi dos kepada 48 KK di sana, lalu beranjak ke Pura Mandala Nantha Osmok untuk penyerahan secara simbolis alat pendukung liturgi bagi umat Hindu.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Masjid Nurul Mubin Namosain untuk menyerahkan secara simbolis alat pendukung ibadah bagi imat Islam dan Gereja GMIT Ebenhezer Oeba untuk menyerahkan secara simbolis alat pendukung liturgi umat Kristen. Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Paroki Kristus Raja Kathedral untuk menyerahkan secara simbolis alat pendukung liturgi umat Katholik.

Sementara itu Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man yang didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Kepala Bapeda dan Kadis Pariwisata Kota Kupang mengawali rute pembagian bantuan dari Gereja GMIT Agape Bonipoi untuk menyerahkan bingkisan kasih berupa nasi dos serta bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas. Kemudian Wawali beranjak ke lokasi di belakang RSUD S K Lerik Pasir Panjang untuk menyerahkan bantuan paket sembako & bingkisan kasih berupa nasi dos kepada 23 kepala keluarga pemulung yang bermukim di sekitar lokasi tersebut.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, saat menyerahkan bantuan. Foto : PKP Setda Kota Kupang

Selanjutnya Wawali juga menyambangi Panti Asuhan Sonaf Manekan di Kelurahan Lasiana untuk menyerahkan bingkisan kasih berupa nasi dos dan bantuan uang tunai bagi anak-anak panti asuhan tersebut. Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Panti Asuhan Rosa Mistika Liliba untuk menyerahkan bingkisan kasih nasi dos bagi anak-anak yatim. Turut mendampingi penyerahan bantuan tersebut para camat dan lurah masing-masing lokasi penyerahan bantuan.

Selain itu untuk diketahui dalam rangka peningkatan perekonomian, akses pelayanan perijinan dan penciptaan lapangan kerja, hingga akhir tahun anggaran 2019, Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat sebesar Rp 37.341.000.000 (tiga puluh empat milyar tiga ratus empat puluh satu juta rupiah) yang telah diterima oleh sebanyak 16.749 penerima dan total dana yang telah digulirkan mencapai Rp 102.227.650.000 (seratus dua milyar dua ratus dua puluh tujuh juta enam ratus lima puluh ribu rupiah).

Di sisi lain untuk mencegah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Kupang, Wali Kota pada kesempatan terpisah menambahkan berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemkot Kupang di antaranya pembentukan gugus tugas Covid 19 Kota Kupang beserta satuan tugas hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Pemkot Kupang juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa fasilitas publik serta yang terutama peningkatan kapasitas RSUD SK Lerik dengan membangun 10 ruang isolasi dengan 20 tempat tidur serta tempat pemeriksaan pasien terduga Covid 19 yang terpisah dari tempat pelayanan pasien umum.

Selain itu juga pengadaan APD sebanyak 1200 buah yang akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama sudah ada 200 buah. Pemkot juga menyediakan 150 ribu masker yang dibagi gratis kepada warga. Untuk penanganan Covid 19 Pemkot Kupang juga melakukan realokasi, refocussing serta rasionalisasi anggaran APBD sebesar Rp 48,5 miliar dan Rp 69 miliar. Sedangkan bagi penanganan dampak ekonomi dan sosial (social safety net) Pemkot Kupang akan membagikan voucher sembako senilai Rp 300 ribu bagi 23 ribu non KPM selama tiga bulan sejak Mei 2020.

Wali Kota juga memberi apresiasi kepada seluruh pihak baik dari lembaga pemerintahan maupun organisasi, pelaku usaha serta perorangan yang telah menyumbang bagi penanganan Covid 19 di Kota Kupang. Apresiasi juga disampaikan kepada paramedis dan tenaga medis,masyarakat, para pemuka agama, tokoh masyarakat, LPM/RT/RW, Camat dan Lurah yang telah bergerak bersama pemerintah dalam melawan pandemi ini.(*/Red)

Sumber : PKP Setda Kota Kupang

HUT Kota Kupang, Momen Refleksi dan Berbagi

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Kota Kupang memperingati ulang tahunnya yang ke-134 serta hari jadi sebagai daerah otonom yang ke-24, Sabtu (25/04/2020).

Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya yang dirayakan secara meriah dengan berbagai rangkaian acara, peringatan kali ini dilaksanakan dalam suasana keprihatinan di tengah pandemi Covid 19, dilaksanakan melalui pembacaan refleksi ulang tahun oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, didampingi oleh Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man serta Ketua DPRD dan para Wakil Ketua DPRD Kota Kupang yang disiarkan secara langsung melalui live streaming akun YouTube Kominfo Kota Kupang dan facebook Diskominfo Kota Kupang, bertempat di Ruang Garuda Lantai 2 Kantor Wali Kota Kupang.

Tampak hadir Ketua TP PKK Kota Kupang, Ibu Hilda Riwu Kore, Manafe, Penjabat Sekda Kota Kupang, para Asisten Sekda serta beberapa pimpinan OPD.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH dalam pembacaan refleksinya menyampaikan peringatan hari ini sebagai wujud penghargaan terhadap sejarah daerah. “Kita adalah produk sejarah, tanpa adanya perjuangan para pendahulu yang bersumbangsih melalui tindakan dan gagasan, maka kita tidak dapat menikmati kemajuan Kota Kupang saat ini,” ungkapnya.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH saat membacakan Refleksinya pada Momentum HUT Kota Kupang. (Foto : PKP Setda Kota Kupang)

Ditambahkannya Pemkot Kupang saat ini terus giat mengupayakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pro rakyat sebagai perwujudan visi dan misi Kota Kupang sebagai kota yang layak huni, cerdas, mandiri dan sejahtera dengan tata kelola bebas KKN.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota Kupang juga memaparkan sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya bersama dr. Hermanus Man, di antaranya berupa peningkatan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas jalan yang pada tahun 2019 lalu dikerjakan sepanjang 31.547 meter, pembangunan bronjong kali sepanjang 3.764 meter, penataan ruang terbuka hijau, pengadaan 4.500 unit bola LPJU listrik PLN, seribu titik lampu hias taman, perluasan jaringan sebanyak 1.150 titik, 5 paket lampu hias taman model bunga, sasando, sepe dan kelapa serta pengadaan Sollar Cell sebanyak 550 buah.

Selain itu ada juga peningkatan fasilitas pengelolaan persampahan berupa dua unit mobil penyapu jalan, satu unit mobil dump truk, satu unit mobil mini amroll serta rehabilitasi tempat pembuangan akhir, tambahnya.

Pemkot Kupang saat ini juga sudah melakukan peningkatan perekonomian, akses pelayanan perizinan dan penciptaan lapangan kerja melalui alokasi dana PEM sebesar Rp 37.341.000.000 dengan jumlah penerima hingga tahun 2019 sebanyak 16.749 penerima dan dana yang telah digulirkan mencapai Rp 102.227.650.000 (seratus dua milyar, dua ratus dua puluh tujuh juta enam ratus lima puluh ribu rupiah), jelas Wali Kota Kupang.

Upaya Pemkot Kupang dalam peningkatan kualitas diwujudkan melalui pemberian tunjangan profesi guru dan tunjangan tambahan penghasilan guru, pengadaan sarana dan pra sarana belajar. Pemkot Kupang juga telah membagi seragam sekolah kepada para siswa mulai dari TK, SD/MI hingga SMP/MTs dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6.448.500.000 serta biaya transport bagi pendidik dan tenaga kependidikan tidak tetap dengan masa kerja lima tahun ke atas.

Sementara, di bidang kesehatan Pemkot Kupang bekerja sama dengan BPJS telah mengintegrasikan peserta program JKD menjadi JKN-KIS untuk masyarakat Kota Kupang sebanyak 6.766 jiwa.

Untuk peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat, Pemkot Kupang telah menyalurkan BPNT (kini disebut program sembako nasional) kepada 14.408 KPM dan BPNTD kepada tiga ribu KPM serta bantuan raskin plus kepada 20.130 KPM.

Dalam rangka meningkatkan toleransi dan kerukunan suku, agama, ras dan antar golongan, diwujudkan melalui fasilitasi keberangkatan 250 orang calon jamaah haji dan serta pelaksanaan hari raya keagamaan semua agama di wilayah Kota Kupang.

Wali Kota juga menambahkan di tahun 2020 ini sejumlah program akan ditingkatkan seperti penambahan jumlah penerima bantuan sembako nasional menjadi 3.351 KPM sehingga totalnya menjadi 17.759 KPM, beasiswa bagi tiga ribu mahasiswa dan bantuan seragam serta peralatan sekolah berupa alat tulis, buku dan tas bagi 60 ribu siswa SD hingga SMP. Di tahun 2020 ini juga Pemkot Kupang akan memberi bantuan pembiayaan uang muka perumahan bagi 500 KK dan bantuan bedah 146 rumah.

Pemkot Kupang akan menambah 2.900 titik penerangan jalan umum (PJU) dan membangun enam taman, antara lain taman koridor tiga, taman perdamaian, taman revolusi mental, taman tagantong, Kupang square di LLBK dan wisata kuliner laut di depan Hotel Aston yang bersumber dari APBN.

Untuk ketersediaan air bersih di tahun ini akan dibangun instalasi sistem penyediaan air bersih di Kali Dendeng dengan anggaran Rp 167 miliar dari APBN. Pemkot Kupang juga telah mencanangkan Gerakan Kota Kupang menuju WTP tahun 2029 dan penerapan sistem manajemen mutu sertifikasi ISI 9001:2015 dimana pada tahun 2019 tiga perangkat daerah telah bersertifikasi antara lain Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, RSUD S. K. Lerik dan Sekretariat Daerah melalui Bagian Organisasi. Untuk tahun 2020, penerapan system manajemen mutu dilaksanakan pada lima perangkat daerah.

Pada tahun 2020 ini juga Pemkot Kupang akan memberikan bantuan sarana peribadatan lintas agama seperti sajadah, keranda dan karpet untuk masjid, jubah bagi Pendeta dan Pastor serta kasula dan sibor untuk misa. Selain itu juga telah dianggarkan bantuan biaya umroh dan ziarah ke tanah suci bagi pemuka agama.

Usai menyampaikan sambutan yang disiarkan secara virtual dan berdoa bersama, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang kemudian berpencar ke sejumlah lokasi untuk membagikan bantuan sebagai wujud berbagi rasa dengan rakyat sesuai tema yang diusung dalam peringatan hari ulang tahun yaitu “babagi rasa deng rakyat” berupa bantuan permakanan bagi anak yatim dan penyandang fasilitas luar asrama sebanyak 75 paket, bantuan dana pemenuhan kebutuhan dasar bagi 100 orang penyandang disabilitas berat di Kota Kupang, bantuan dan operasional bagi 15 lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) di GMIT Agape Bonipoi, Panti Asuhan Sonaf Manekan Lasiana dan Panti Aushan Rosa Mystica Liliba serta bantuan paket sembako dan bingkisan kasih berupa nasi dos kepada 23 kepala keluarga pemulung di belakang RSUD S. K. Lerik.

Selain itu, bantuan yang diserahkan secara simbolis berupa alat pendukung liturgi peribadahan agama Islam, Protestan, Katholik dan Hindu di Paroki Katedral Kristus Raja, Paroki Santo Petrus TDM, GMIT Ebenheizer Oeba, Mesjid Nurul Mubin Namosain dan Pura Mandala Nantha Osmok. Bantuan berupa paket sembako, 100 paket ikan segar dan bibit sayur untuk 5 kelompok tani diserahkan kepada masyarakat secara simbolis di Kantor Lurah Naioni dan Fatukoa, selain itu juga diserahkan bingkisan kasih berupa nasi dos kepada 48 kepala keluarga atau 240 jiwa yang berlokasi di TPA Alak. (*/Red)

Sumber : PKP Setda Kota Kupang

Pemkot Kupang Gelar Operasi Di Batas Kota Guna Cegah Covid-19

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man memantau jalannya operasi pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang berlangsung di perbatasan antara Kota Kupang dan Kabupaten Kupang tepatnya di daerah Bimoku, Kelurahan Lasiana, Jumat (17/04/2020).

Dalam operasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Kota Kupang itu, setiap kendaraan baik kendaraan umum maupun pribadi, roda dua maupun roda empat yang masuk dari luar kota diminta berhenti sejenak dan semua penumpang beserta pengemudi di ukur suhu tubuhnya menggunakan ‘thermal gun’.

Baik penumpang atau pengemudi yang belum menggunakan masker oleh petugas dari Dinas Perhubungan diminta untuk segera memakainya sebelum bisa melanjutkan perjalanan masuk ke Kota Kupang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP, M.Si yang turut mendampingi Wakil Wali Kota dalam pemantauan tersebut menjelaskan operasi tersebut sudah mereka gelar sejak Kamis (16/4/2020).

”Rencananya operasi semacam ini akan digelar setiap hari hingga satu bulan ke depan, bahkan bila dibutuhkan hingga pandemik Covid-19 mereda.” Jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang tersebut.

Tim Dinas Perhubungan yang ditugaskan dalam operasi tersebut dibagi dalam tiga sesi, pagi, siang dan sore. Sasaran mereka adalah para penumpang dan pengemudi yang berasal dari daerah Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka dan Timor Leste.

Kadis Perhubungan menyebutkan bahwa jika ada temuan penumpang yang menunjukkan gejala Covid-19 pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Posko Satgas Covid-19 Kota Kupang di Kantor Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk ditangani lebih lanjut sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Dari hasil pemantauan staf Prokompim yang bertugas saat itu, terlihat pula beberapa pedagang masker yang memanfaatkan momen tersebut untuk menjajakan masker dagangan mereka, sehingga para pengemudi maupun penumpang yang kebetulan kedapatan tidak mengenakan masker dapat membelinya langsung dari para pedagang tersebut. (*/Red)

Sumber : PKP Setda Kota Kupang

Antisipasi Corona, Pemkot Kupang Gelar Rapat Bersama Forkopimda

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG.Pemerintah Kota Kupang dalam rangka mengantisipasi corona, melaksanakan Rapat Pembentukan Percepatan Penanganan CORONA Virus Disease 2019 (COVID-19) bersama unsur FORKOPIMDA Kota Kupang yang berlangsung di Sotis Hotel Kupang, Senin, (23/03/2020).

Rapat dihadiri oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson Riwu Kore, MM., MH, Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, S. Sos, Dandim 1604/Kupang, Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P, Kepala Kajari Kupang, Oder Maks Sombu, SH., MA., MH, Kapolres Kupang Kota, AKBP. Satria Perdana. PT. Binti. S. Ik, Pj. Sekda Ir. Elvianus Wairata, M.Si, dan Asisten Administrasi Umum Kota Kupang, Ir. Eduard John Pelt.

Hadir juga beberapa Kepala OPD yang terlibat yakni Kepala Dinas Kesehatan drg. Retnowati, M.Kes, Dirut RSUD. S. K Lerik dr. Marsiana Halek, Kepala Dinas Perhubungan Bernadinus Mere, Kasat Pol PP Drs. Felis berto Amaral, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jeffry Edward Pelt, SH, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang ADE Manafe, S.IP, M. Si, dan Kepala Pelaksana Lapangan BPBD Kota Kupang Jemy Didik, S.Pd., M.Si.

Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man, sebagai moderator diskusi dalam pembukaan rapat mengatakan bahwa rapat dengan Forkopimda ini outputnya nanti adalah langkah yang lebih intensif dalam rangka mencegah COVID-19.

Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson Riwu Kore, MM., MH, dalam rapat mengatakan masalah Pendemi Corona ini sehingga kita perlu duduk berdiskusi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Kupang, situasi ini perlu disikapi oleh pemerintah.

“Rapat tentu harus segera dilakukan, tidak harus menunggu ada yang positif baru mulai pembentukan ini, ini kita mulai lebih dulu agar jangan tergesa gesa nantinya bila ada yang positif kita sudah siap,” tegas Jefri Riwu Kore

“Rapat ini selain untuk membentuk gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di kota Kupang, kita juga perlu menyepakati penggunaan anggaran emergency untuk melawan covid-19 ini sehingga semua bisa terkoordinasi dengan baik dan benar”, jelasnya.

Jefri Riwu Kore dalam diskusi tersebut mengatakan harus segera disiapkan ruangan tambahan untuk perawatan dan isolasi, kemudian APD juga harus dipersiapkan, bila perlu segera di order dan bisa datang dengan cepat untuk kesiap siagaan dimaksud.

Wali Kota dalam kesempatan tersebut meminta bantuan kepada Dandim dan Kapolres terkait Social Distancing.

“Kami pemerintah sudah mengeluarkan edaran secara tertulis maupun lisan melalui dinas kominfo dan Pol PP, sampai saya sendiri sudah bersama teman-teman menghimbau tapi masih ada yang berkumpul, saya harap ini jadi perhatian Bapa Kapolres dan Dandim”, ujar Wali Kota

Wali Kota melanjutkan, kepada Dandim dan Kapolres agar lebih memperketat orang yang datang atau masuk ke Kota Kupang melalui Bandara dan Pelabuhan ini harus lebih diperketat, semua demi keamanan di Kota Kupang.

“Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) juga sudah Pemerintah Kota bentuk, untuk memastikan pemutusan rantai penyebaran Virus ini, kita juga berharap agar tetap bersih dan juga siaga untuk kejadian terpurukpun harus kita hadapi”, tegas Jeriko

Menanggapi Wali Kota Kupang, ditempat yang sama Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, S. Sos, mengatakan bahwa Covid-19 jelas sudah ada sekarang, yang perlu dipersiapkan adalah anggaran sebanyak – banyaknya mungkin untuk menyiapkan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan.

“Persoalan anggaran yang sudah ada bila perlu ditambah untuk memperbanyak fasilitas seperti penambahan ruang isolasi dan APD sampai tingkat-tingkat puskesmas, karena ini sangat diperlukan, jadi semua ini harus secepatnya, prinsipnya siap payung sebelum hujan dan DPRD akan siap mendukung semua yang dibutuhkan, termasuk eksekusi anggaran demi kelancaran semuanya”, tegas Yeskiel Loudoe.

Kapolres Kupang Kota menanggapi permintaan Wali Kota Kupang mengatakan bahwa, Kapolres dalam hal ini Gugus Tugas 1604 sudah melalui babinsa dan babinkantimbmas melakukan himbauan hingga tingkat kelurahan kepada masyarakat terkait perkumpulan masa.

“Saya sudah tegaskan agar semua kegiatan perkumpulan masa bisa dibatasi, karena Covid-19 sangat berbahaya dan tidak pandang bulu jadi kita perlu kewaspadaan sekalipun masih status siaga darurat, sedangkan menyangkut pintu masuk sendiri sudah ada koordinasi dengan BPK3 dengan KKP untuk Pelabuhan Tenau sudah ada petugas disana untuk memantau keluar masuknya kapal, di KKP bandara Eltari sendiri juga sudah ada petugas disana, namun kendalanya masyarakat masih bandel dan tidak mau mengisi form HAC yang disiapkan”, jelas Kapolresta Kupang.

“Selain memerangi Covid-19 sendiri, kita juga ada tugas tambahan memerangi Hoax, saya ajak kita semua pastikan informasi sebelum disebarkan,” tegas Satria

Wakil Wali Kota Kupang langsung menanggapi persoalan form HAC, sudah ada koordinasi dengan KKP Bandara sehingga nanti sebelum turun dari pesawat harus di isi form nya baru diperbolehkan turun dari pesawat.

Selanjutnya Dandim Kota Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P dalam diskusi tersebut menyambung apa yang telah disampaikan Bapak Kapolres dengan menambahkan beberapa hal yakni, persoalan himbauan akan diawali dengan pendekatan persuasif dulu, jika tidak mempan makan akan ditingkatkan ketegasan nya, kemudian protokol Covid-19 sendiri kita harus menjelaskan lebih detail agar masyarakat paham dan mengikuti semua arahan, termasuk Work From Home.

“Semua tindakan saat ini sudah sangat luar biasa, cuma kelemahan kita yakni belum memiliki Rapid Test Covid-19, semoga secepatnya kita bisa memiliki agar lebih akurat dalam menentukan status nantinya”, tegas Dandim

Bapak Kajari Kupang Oder Maks Sombu, SH., MA., MH dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa persoalan Covid-19 ini sungguh sangat berbahaya, jadi dari pihak Kejaksaan sendiri akan lebih tegas dalam menindak setiap penimbun barang dan dijual kembali dengan harga mahal akan ditindak tegas, dituntut 5 tahun penjara tanpa dikurangi satu hari pun juga.

“Jadi kepada para pengusaha, saya himbau agar barang-barang seperti masker, alkohol, and senitaizer, pengukir suhu badan dan sebagainya jangan ada penimbunan, begitu juga yang menjual bahan pokok tetap berjualan seperti biasa, karena jika tertangkap makan akan ditindak tegas”, jelas Maks

Wakil Wali Kota selaku moderator menyimpulkan hasil diskusi yakni, Koordinasi antara Pemerintah, DPRD, Forkopimda, Dinas Terkait hingga lapisan masyarakat harus dilaksanakan demi kelancaran semuanya.

Selanjutnya Situasi Emergency, untuk mengantisipasi itu sudah ada Surat Keputusan Wali Kota Status Siaga Darurat Penanganan Covid-19 dan siap ditandatangani sekarang juga untuk segera ditindaklanjuti.

Kemudain persoalan Pelayanan dan Infrastruktur, semua ini merupakan Konsekuensi dari SK yang akan ditandatangani untuk action selanjutnya bisa lebih gesit dan sesuatu dengan peraturan yang berlaku.

Pemerintah Kota sangat berterima kasih kepada Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, dan Kajari yang sudah bersedia hadir dan siap membantu Pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan semua menyangkut pembangunan Kota ini.

Untuk Perlengkapan Ruang Isolasi, sementara Pemkot menunggu jawaban Pemprov, Sedangkan untuk RSUD S. K. Lerik akan segera dikondisikan semua yang dibutuhkan.

setelah penandatangan SK ini mari wujud nyata kan dalam bentuk WAG dan Posko yang bertempat di Dinkes Kota Kupang.

“Status Siaga dengan segala konsekuensi sampai pada anggaran harus disiapkan segera, dalam anggaran perlu dicantumkan infrastruktur kemasyarakatan dan APD perawat”, tegas Herman

“Pemantauan terhadap ODP, melibatkan semua pihak terkait, dan ODP tidak boleh dikucilkan dan harus ada isolasi mandiri agar bisa dipantau dengan baik”, harap Man

Diakhir Rakor Wali Kota menegaskan Bahwa Pemerintah Kota Kupang bersama DPRD siap menggelontorkan dana untuk mengatasi Covid-19 demi kenyamanan semua warga Kota kupang.

“Saya tugaskan ibu Kadis dan Ibu Dirut RSUD. S. K Lerik segeri list semua kebutuhan dan kalau bisa segera order dan pastikan tibanya kapan, jangan sampai dana kita siapkan tapi tidak ada action nantinya, terus pembangunan ruang isolasi dan kelengkapannya itu juga kalau bisa segera dibuat perencanaan ya dan dikerjakan secepatnya”, tegas Wali Kota Kupang

Wali Kota melanjutkan bahwa Plan B harus disiapkan, yakni jika semua telah disiapkan dan misalkan pasien melebihi kapasitas, kita harus siapkan dari sekarang tempatnya. (*/Red)

Sumber : PKP Setda Kota Kupang

Wakil Wali Kota Kupang : Semua Wajib Berperan Aktif Sukseskan SP2020

NTT AKTUAL. KUPANG. Pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2020 (SP2020) merupakan program prioritas nasional pemerintah yang strategis. Oleh karenanya semua wajib berperan aktif untuk keberhasilan program ini.

Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Kupang dr. Hemanus Man saat membuka acara Rapat Koordinasi Sensus Penduduk Tahun 2020 Tingkat Kota Kupang “Monitoring Dan Evaluasi Sensus Penduduk Online” bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Selasa (17/03/2020).

Dalam kesempatan ini Wakil Wali Kota Kupang dr. Hemanus Man didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Ir. Elvianus Wairata, M.Si dan Kepala BPS Kota Kupang, Ramli K.T. Kusumo, SP., MAP.

Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan prosentase sensus online ditingkat ASN lingkup Pemerintahan Kota Kupang yang baru mencapai kisaran 30%, sehingga perlu adanya percepatan dalam konteks sensus online ditingkat ASN kita bisa mencapai 80% dengan segera mengakses Website sensus.bps.go.id. Data ekonomi Kota Kupang mencatat bahwa 90% masyarakat Kota kupang memiliki Hand Phone/ Smarth Phone (HP) oleh Karenanya tidak ada alasan bagi kita untuk terlambat melakukan sensus online sebagaimana program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, ujarnya.

Wakil Wali Kota Kupang juga mengatakan pada kesempatan tersebut bahwa, Pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020 (SP2020) merupakan program prioritas nasional pemerintah yang strategis. Oleh karenanya semua wajib berperan aktif untuk keberhasilan program ini.

Lanjut dr. Hermanus Man menyampaikan pada kesempatan tersebut, ada dua tahapan dalam sensus penduduk 2020, yang pertama sensus penduduk secara online (SP Online) dan sensus penduduk wawancara (SP Wawancara). Untuk tahapan pertama yaitu Sensus Penduduk Online telah dimulai sejak tanggal 15 Februari dan akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2020. Pada kesempatan ini, tuturnya maka seluruh masyarakat dapat mengakses alamat website sensus.bps.go.id dan memutakhiran data kependudukannya secara mandiri. Keterlibatan aktif semua pihak dalam pelaksanaannya SP Online merupakan bukti bahwa kita turut mengambil bagian dalam gerakan #MencatatIndonesia, pungkasnya.

Lanjut kata Wakil Wali Kota Kupang, bahwa Sensus penduduk 2020 ini akan dijadikan dasar perumusan kebijakan pemerintah kaitannya dengan perencanaan pembangunan strategis yang disusun secara berjenjang dari daerah sampai pusat. Dengan demikian mengetahui jumlah penduduk suatu wilayah dengan distribusi penduduk berdasarkan jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan maka mempermudah pemerintah pusat dan daerah bisa memperoleh gambaran tentang kebutuhan suatu wilayah, ujarnya.

Menyambung pernyataannya, dr. Hermanus Man mengatakan bahwa, Rapat koordinasi ini benar-benar menjadi penting untuk kita mencoba menyelaraskan langkah demi suksesnya sensus penduduk tahun 2020. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa, rapat koordinnasi ini boleh jadi dapat memberikan informasi pada kita, sudah sampai sejauh mana perkembangan pelaksanaan SP Online di Kota Kupang dan selain itu juga pemerintah daerah memperoleh masukan terkait kendala atau permasalahan apa saja yang terjadi selama pelaksanaan SP Online berlangsung. Harapannya dari berbagai informasi yang didapat maka, kita semua bisa memaksimalkan sisa waktu pelaksanaan SP Online untuk memperoleh respon positif dari masyarakat, ujar Wakil Wali Kota Kupang.

dr. Hermanus Man, Mengatakan pada bagian akhir sambutannya bahwa, atas nama pemerintah dan kepala daerah saya menginstruksikan kepada seluruh OPD di jajaran lingkup pemeritah kota kupang untuk memberikan dukungan dalam kegiatan SP Online ini dengan melakukan kegiatan antara lain: Satu, Menyebarluaskan mengenai tata cara mengakses SP Online (sensus.bps.go.id) lewat media dan juga berbagai kesempatan (apel pagi, whatsapp group atau media sosial) Kedua, Memastikan semua ASN lingkup pemerintah kota kupang untuk turut ambil bagian dalam pelaksanaan SP Online (men-download atau mengunduh serta menyimpan bukti pengisian SP Online) Tiga, Setiap OPD lingkup pemerintah kota kupang untuk memonitor semua ASN dilingkungan kerjanya masing-masing sehingga dapat diketahui berapa jumlah pegawai yang telah berhasil melakukan SP Online, berapa banyak yang gagal dan berapa jumlah pegawai yang belum melakukan SP Online tersebut, pungkas Wakil Wali Kota Kupang.

Menutup sambutannya Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man mengatakan, harapan saya agar kita semua peserta rapat koordinasi sensus penduduk 2020 tingkat Kota Kupang dapat berpartisipasi secara aktif dan mendukung sepenuhnya kegiatan Sensus Penduduk 2020 demi kemajuan negara kita Indonesia.

Ditempat yang sama Ketua Panitia Kegiatan Monitoring Dan Evaluasi Sensus Penduduk Online, Mangiring Situmorang, SE.,M.Si menyampaikan dalam laporannya bahwa pelaksanaan kegiatan ini dilakulan berdasarkan pada UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan statistik, serta rekomendasi PBB mengenai sensus penduduk dan perumahan.

Lanjut kata ketua panitia, Kegiatan Monitoring Dan Evaluasi Sensus Penduduk Online Tingkat Kota Kupang Tahun 2020, Dalam laporannya mengatakan bahwa, kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan OPD dan Badan sebanyak 55 orang, Kepala Bagian Lingkup Pemerintaha Kota Kupang sebanyak 12 orang, Sekretariat Korpri 1 orang, Staf Khusus sebanyak 3 orang, Perwakilan BPS Provinsi NTT sebanyak 5 orang, BPS Kota Kupang sebanyak 25 orang, Lanud El Tari, Pengadilan Negeri Kupang, Kapolresta Kupang Kota dan Pihak Kejaksaan Negeri Kota Kupang. Sedangkan maksud dan tujuan dari diadakannya kegiatan Rapat Koordinasi ini adalah untuk melakukan koordinasi, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan sensus penduduk 2020 dalam rangka mensukseskan sensus penduduk online tahun 2020 di lingkup Kota Kupang, pungkasnya. (Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Wakil Wali Kota Kupang Tinjau Persiapan Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19

NTT AKTUAL. KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man bersama Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, di dampingi Pimpinan Perangkat Daerah terkait meninjau persiapan pencegahan dan pengendalian penyebaran serta penanggulangan Corona Virus Diseases (Covid-19) di bandara El Tari Kupang dan Rumah Sakit Umum Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang, Selasa (17/03/2020).

Kunjungan di mulai dari bandara El Tari Kupang. Wakil Wali Kota diterima secara langsung oleh General Manager Angkasa Pura 1 Bandara El tari Kupang, Barata Singgih, Kepala Bidang Upaya Kesehatan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Denpasar, Putu Alit Sudarma, S.Km beserta para jajarannya di ruang rapat kantor Angkasa Pura 1 Bandara El tari Kupang.

General Manager Angkasa Pura 1 Bandara El tari Kupang menyampaikan bahwa, persiapan Bandara El Tari sudah sesuai dengan dokumen-dokumen airport disaster management plan. Oleh karena itu kami mengundang anggota komite untuk rapat dan mengaktifkan satus ini. Maksud dan tujuannya adalah untuk melakukan pemantauan lebih intensif lagi, kemudian membuka jalur koordinasi komunikasi kepada seluruh instansi yang ada untuk menyampaikan perkembangan atau sejauh mana penyebaran jenis virus ini terjadi khususnya masuk melalui bandara.

Dalam upaya pencegahan kasus masuknya Virus Covid-19 ini, PT. Angkasa Pura 1 Bandara El tari Kupang telah memasang 2 alat Thermal Scan yang terdapat pada terminal kedatangan internasional dan terminal Kedatangan domestic. Disamping itu juga disiapkan 3 peralatan Thermal Gun yang ditempatkan di pintu masuk keberangkatan. Jadi setiap penumpang yang akan masuk bandara dalam keadaan sakit akan diperiksa kondisi tubuhnya menggunakan alat tersebut.

“Bandara El Tari juga telah dilengkapi fasilitas ruang isolasi, apabila ada penumpang yang Suspect maka akan dibawa ke ruang tersebut, disana ada peralatan medis dan peralatan khusus untuk menangani orang yang memang sudah terindikasi dan dapat disampaikan bahwa peralatan ini dimiliki oleh KKP adalah satu-satunya di provinsi NTT yang ada di bandara El Tari,” tutur Barata.

Wakil Wali Kota Kupang mengatakan tugas kepala daerah ada 2 yaitu pertama dalam memonitor wilayahnya dan yang kedua melakukan koordinasi dengan semua pihak yang terkait. Istilah monitoring dalam hal ini adalah melakukan pengamatan terhadap penyakit dan cara penyebarannya. Beliau juga menyampaikan bahwa upaya pencegahan terhadap Corona Virus ini bukanlah hal yang baru karena sebelumnya dunia pernah dihadapi dengan virs Mers dan Sars beberapa tahun silam. Penyebaran virus ini hampir sama sehingga pencegahannya dapat dilakukan bersama.

“saya ucapkan terima kasih kepada manajemen Angkasa Pura, kita juga punya ruang isolasi yang sangat tepat darurat sebelum dibawa ke rumah sakit karena satu-satunya rumah sakit yang ditunjuk untuk penangan kasus ini adalah Rumah Sakit Prof. Dr. W.Z. Johanes ada juga Rumah Sakit Maumere dan rumah sakit di Labuan Bajo,” lanjut dr. Herman
dr. Hermanus Man juga mengatakan bahwa ruang-ruang publik Kota Kupang akan dinonaktifkan lampunya dan Wi-Fi untuk sementara untuk menghindari titik kumpul massa dalam jumlah besar.
“masyarakat tidak perlu panik dan tetap menjaga kesehatan dan hindari kegiatan-kegitan yang dapat mengumpulkkan massa dalam jumlah besar selama masa inkubasi 14 hari,” tutup Wakil Wali Kota.

Selanjutnya rombongan mengunjungi RSU Prof. Dr. W.Z. Yohanes dan diterima secara langsung oleh direktur Rumah Sakit, dr. Mindo Sinaga. Dalam kunjungannya dr. Herman ingin memastikan salah satu rumah sakit rujukan pasian COVID-19 ini telah memiliki peralatan dan dokter paru-paru dan dokter ahli penunjang lainnya. Beliau menyampaikan bahwa rumah sakit umum sudah sangat siap dalam penanggulangan dan pengobatan termasuk ruang isolasi pasien. (Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang