Arsip Tag: Hermanus Man

Wawali : Praja IPDN Calon Pemimpin Masa Depan

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Para Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah para calon pemimpin. Mereka ditempah dalam lembaga pendidikan yang tidak sembarangan, dengan disiplin dan aturan yang ketat agar kelak menjadi pemimpin masa depan. Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat menerima audiens dari 41 Praja IPDN asal Kota Kupang di Ruang Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (5/01/2021).

Menurutnya lembaga pendidikan dengan disiplin yang ketat seperti IPDN tentunya banyak memberi tantangan kepada para praja, yang harus mereka jawab dengan kreativitas dan inovasi baru. Dia yakin di kampus IPDN mereka tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan tapi juga dibina dalam pendidikan karakter agar memilik budi pekerti.

Kepada para praja Wawali berpesan agar mulai membiasakan diri belajar jadi pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan sejak dari kampus. Pemimpin menurutnya harus memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain untuk dengan sukarela melakukan apa yang diminta. Untuk menjadi seorang pemimpin menurutnya minimal harus memiliki 4 unsur, antara lain; kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sensitivitas atau kepekaan terhadap kebutuhan lingkungan sekitar serta legalitas. Selain itu para praja juga diminta untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris yang sudah menjadi kebutuhan global.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP, M.Si yang juga senior praja IPDN, pada kesempatan yang sama menjelaskan, 41 orang praja IPDN yang hadir hari ini semuanya berasal dari Kota Kupang. Mereka tiba di Kota Kupang sejak 20 Desember 2021 lalu untuk berlibur bersama keluarga dan rencananya akan kembali ke IPDN pada 6 Januari 2022. 41 orang tersebut terdiri atas 15 orang Muda Praja (Tingkat I), 5 orang Madya Praja (Tingkat II), 5 orang Nindya Praja (Tingkat 3) dan 16 Wasana Praja/Praja Utama.

Turut hadir dalam audiens tersebut Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Kupang, Hengky Malelak, S.STP, Lurah Naikoten II, Christo V. Amalo, S.IP,MM serta sejumlah purna praja lainnya.*PKP_ans

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Pantau Vaksinasi Anak di Sekolah Dasar

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man memantau vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun di dua Sekolah Dasar di Kota Kupang, Kamis (6/01/2022). Dua sekolah yang dikunjungi antara lain, SD Inpres Nunbaun Delha dan SD Katolik St. Maria Assumpta. Dalam kunjungan tersebut Wawali didampingi oleh Lurah Nunbaun Delha, Nixon Nggauk, SH, Lurah Kayu Putih, Jane Juliana Ndaomanu, S.Sos, Kepala Puskesmas Alak, dr. Panondang Panjaitan serta Kepala Puskesmas Oepoi, dr. Yohanes Lisangan, serta kepala sekolah dan guru di masing-masing sekolah. Turut hadir dalam pemantauan di SDK Assumpta, CEO Subregional Siloam Hospitals, dr. Hans Lie, M.Sc dan Direktur RS Siloam, dr. Andreas Wijaya.

Wawali yang ditemui usai pemantauan menjelaskan, hari ini ada sekitar 5 hingga 6 Sekolah Dasar di Kota Kupang yang melaksanakan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun. Diakuinya dari hasil pemantauan hari ini terlihat ada koordinasi dan kerja sama yang baik tidak hanya antara Dinas Kesehatan, puskesmas dan pihak sekolah tapi juga dengan lurah dan tokoh masyarakat setempat, phak swasta se[erti RS Siloam serta orang tua siswa.

Dukungan orang tua menurutnya sangat kuat, ditandai dengan semua anak diantar oleh orang tua masing-masing. “Ini bukti para orang tua sangat memperhatikan kesehatan anaknya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Pemerintah Kota Kupang menargetkan pada akhir Februari 2022 mendatang vaksinasi untuk anak-anak sudah bisa terlaksana 100 persen. Jika tercapai maka proses pembelajaran tatap muka tidak lagi dilakukan secara terbatas seperti saat ini. Untuk vaksinasi orang dewasa menurutnya akan ditata ulang berdasarkan data yang aktual dari Kementerian Kesehatan. Wawali juga berterima kasih kepada RS Siloam yang telah berkomitmen mendukung Pemkot Kupang dalam upaya percepatan vaksinasi, dengan menyelanggarakan vaksinasi di sejumlah sekolah.

Kepala Sekolah SD Inpres Nunbaun Delha, Anita Adriana Djula, S.Pd yang turut mendampingi Wawali dalam pemantauan menjelaskan, target vaksinasi di sekolah mereka berjumlah 267 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 SD.

Sementara itu Direktur RS Siloam, dr. Andreas Wijaya, menambahkan RS Siloam mendukung penuh upaya percepatan vaksinasi di Kota Kupang, termasuk vaksinasi untuk anak-anak. Dukungan yang mereka berikan berupa para petugas vaksinator yang akan melaksanakan vaksinasi di 5 SD di Kota Kupang dengan jumlah sasaran 1600 siswa untuk vaksin dosis pertama dan dosis kedua. 5 SD dimaksud antara lain, SDK ST. Maria Assumpta, SD Kristen Citra Bangsa, SD Bertingkat Kelapa Lima I, SD Dian Harapan dan SD Stella Gracia TDM. Khusus untuk SDK St. Maria Assumpta dilaporkan ada 700 siswa yang siap divaksin selama 3 hari ke depan.

Sambil memantau, untuk menghibur anak-anak yang akan divaksin, Wawali mengajukan sejumlah pertanyaan berhadiah untuk anak-anak. Anak yang berhasil menjawab diberikan hadiah berupa masker dan hadiah menarik lainnya. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Minta Pol PP Bekali diri dengan Pengetahuan, Skill dan Atitude

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man meminta para anggota Satuan Polisi Pamong Praja membekali diri tidak hanya dengan pengetahuan dan kemampuan (skill) namun juga dengan attitude atau sikap yang baik. Permintaan tersebut disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis Kesamaptaan dan Peraturan Baris-Berbaris Bagi Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang di Aula Kantor Satuan Pol PP Kota Kupang, Rabu (1/12/2021). Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kasat Pol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si, Kasat Binmas Polres Kupang Kota, Iptu Saladin, para pejabat struktural pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang dan pelatih dari Polres Kupang Kota.

Menurutnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan roda pemerintahan. Selain menjadi penegak peraturan daerah dan kebijakan pemerintah lainnya, Pol PP juga memiliki fungsi untuk memelihara ketentraman dan ketertiban umum, agar aktivitas pemerintahan berjalan lancar dan pembangunan dapat terwujud bagi kesejahteraan yang merata bagi masyarakat.

Dengan Bimtek yang dilaksanakan hari ini para peserta diharapkan dibekali dengan tiga hal  dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Satpol PP,  antara lain; knowledge atau pengetahuan agar para anggota  mengetahui dasar dan bagaimana melaksanakan tugasnya sebagai Satpol Pol PP. hal lain yang perlu dibekali oleh para anggota Pol PP adalah skill atau keterampilan, salah satunya adalah bagaimana menerapkan peraturan baris-berbaris. Hal ketiga yang tidak kalah pentingnya menurut Wawali adalah attitude atau sikap dalam melayani dan saling menghormati.

Plh. Kepala Bidang SDA, Abdon S. Takatpei, S.Sos selaku Ketua Panitia, dalam laporannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan lainnya dalam penyelenggaraan Bimtek bagi Satpol PP adalah untuk meningkatkan pemahaman anggota Satpol PP terhadap tupoksinya, sekaligus dapat mempraktekannya saat bertugas dilapangan dan untuk membentuk sikap, mental dan kesatuan (jiwa korsa) dalam melaksanakan tugas. Bimtek ini diikuti oleh 40 orang peserta yang merupakan anggota Satpol PP Kota Kupang dan akan berlangsung selama tiga hari. Adapun materi yang akan diberikan selama bimtek ini antara lain, terkait tugas, fungsi dan kewenangan Satpol PP; pengetahuan dasar mengenai peraturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali) serta pengetahuan dasar mengenai kesamaptaan, peraturan baris-berbaris dan tata upacara. Materi lain yang dibagikan kepada peserta selama bimtek ini adalah praktek pengetahuan dasar mengenai Turjawali dan praktek pengetahuan dasar mengenai kesamaptaan, peraturan baris-berbaris dan tata upacara, serta dinamika kelompok. (*PKP_ain/ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Tutup Kupang Festival Online, Wali Kota dan Wawali Launching Sejumlah Program Inovasi

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Kupang Festival Online yang berlangsung selama 3 hari ditutup dengan launching sejumlah program inovasi oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH, bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man didampingi Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE,M.Si dan beberapa pimpinan perangkat daerah. Acara penutupan berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (12/11/2021) yang dilaksanakan secara hybrid.

Sebagai bagian dari komitmen untuk melanjutkan perubahan, Pemerintah Kota Kupang menyiapkan sejumlah program inovasi dalam rangka mewujudkan Kota Kupang sebagai Smart City. Antara lain aplikasi hemat BBM Si Hebat, aplikasi sistem informasi penghematan BBM terpadu berupa aplikasi e-voucher yang merupakan salah satu wujud transformasi digital dalam penghematan penggunaan bahan bakar minyak bagi kendaraan dinas Pemerintah Kota Kupang.

Pemkot juga melaunching aplikasi asuransi bagi para nelayan tangkap dan pada kesempatan yang sama Pemkot Kupang juga melaunching BPJS Ketenagakerjaan untuk RT RW dan LPM. Inovasi bantuan perlindungan ini ditujukan bagi para pekerja informal dalam hal ini para Ketua LPM, Ketua RT dan Ketua RW se-Kota Kupang yang berjumlah 1.822 orang;

Selain itu ada juga launching Kota Kupang menuju Kota Literasi yang didahului dengan bedah buku “Melukis Kata Menulis Asa” di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Di acara penutupan Kupang Online Fest ini juga Wali Kota didampingi Wawali dan Sekda menandatangani nota kesepahaman pembangunan jaringan internet broadband dan penyediaan jasa internet broadband di Kota Kupang dengan PT Mora Telematika Indonesia dan PT Lintas Artha, serta melaunching pemasangan wifi gratis di pasar tradisional oleh Lintas Artha dan di Kantor Sinode GMIT oleh Biznet.

Saat ini, Pemerintah Kota Kupang juga sudah memiliki Command Center dan data center dengan standar internasional yang akan menjadi pusat data bagi perangkat daerah maupun masyarakat. Dengan infrastruktur 200 kilometer Fiber Optic Inner City yang didukung oleh Kupang Intermedia, Pemerintah Kota Kupang menargetkan pelayanan publik yang terintegrasi sesuai dengan Peraturan Walikota No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan pilot project sistem kepegawaian yang terintegrasi pada awal tahun 2022.

Menyadari pentingnya kesadaran masyarakat akan kebenaran informasi yang diterima, Pemerintah Kota Kupang menghadirkan KOTA KABAS HOAX, akronim dari Kota Kupang bebas hoax sebagai inovasi proaktif guna melindungi masyarakat terhadap berita-berita palsu melalui kolaborasi dengan berbagai elemen. Menyikapi kondisi pandemi yang masih berlangsung Pemerintah Kota Kupang juga mendorong pemulihan ekonomi pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan digital marketing secara daring bagi 1000 UMKM di Kota Kupang.

Wakil Wali Kota, dr. Hermanus Man dalam sambutannya menyampaikan tagline tahun ke 4 kepemimpinan Firmanmu “Ayo Lanjutkan Perubahan” yang menjadi tema Kupang Online Fest ini merupakan gambaran komitmen dan optimisme mereka dalam akselerasi percepatan pembangunan di segala bidang, seperti halnya 3 tagline sebelumnya. Berkat dukungan dan partisipasi semua elemen dan masyarakat dan dengan dukungan kekuatan anggaran dari pusat, keduanya masih terus fokus pada pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial.

Menurutnya kegiatan ini didedikasikan kepada seluruh elemen dan masyarakat atas kegigihannya untuk terus berjuang ditengah pandemi dan pasca badai seroja. “Meningkatnya cakupan vaksinasi merupakan salah satu bukti yang berangkat dari kesadaran masyarakat melawan pandemi, sehingga kini aktivitas masyarakat dan perekonomian mulai pulih,” ungkapnya.

Wawali mengakui di sisa kurang lebih 10 bulan masa kepemimpinan dirinya bersama Wali Kota perlu bekerja lebih giat dan keras untuk mengoptimalkan sisa masa kepemimpinan periode ini. Untuk itu, menurutnya dukungan melalui partisipasi dan kemitraan tetap diharapkan.

Atas nama Pemkot Kupang dan seluruh warga Kota Kupang Wawali menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas penyelenggaraan seluruh rangkaian acara Kupang Online Fest Lanjutkan Perubahan ini. Terima kasih juga disampaikannya kepada DPRD Kota Kupang, Forkopimda, Sinode GMIT, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata, semua organisasi, lembaga serta komunitas atas kebermanfaatannya pada seluruh event 3 hari ini, lewat sesi berbagi pengetahuan dan keterampilan.

Selain melaunching program inovasi dan menandatangani MoU dengan pihak ketiga, dalam acara tersebut Wali Kota bersama Wawali dan Sekda juga berkesempatan menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada para peserta dan pemenang Tourism Video Contest Beta Kreatif yang diraih oleh Heru Cahyono Junianto sebagai juara pertama. Lomba ini diikuti oleh cukup banyak peserta dan uniknya salah satu pesertanya adalah seorang anak usia 9 tahun yang masih duduk di Kelas IV SD, atas nama Deveney Alexandra Princess Salean sebagai peserta termuda.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M.D. Gheta, ST, MM, beserta jajaranya dan segenap pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah yang mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun secara virtual. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Memasuki Tahun ke IV Kepemimpinan, Paket Firmanmu Gelar Kupang Online Fest 2021

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH dan dr. Hermanus Man memasuki tahun ke-IV, sejak dilantik pada tahun 2017, pasangan yang dikenal dengan tagline Firmanmu tersebut fokus menjadikan Kota Kupang sebagai kota layak huni. Kepemimpinan Jeriko dan Herman Man, gencar melakukan pembenahan di sector infrastruktur termasuk mendorong berbagai program dari pemerintah pusat untuk menata dan merubah wajah Kota Kupang sebagai salah satu Ibu Kota provinsi terbesar di wilayah Indonesia Timur.

Ikon kota pun bisa dijumpai di berbagai titik yang memberikan warna baru bagi kota Kupang, seperti taman-taman dan lampu-lampu hias yang membuat kota Kupang semakin elok dilihat. Masyarakat pun ikut bergembira. Tak hanya keindahan Kota Kupang yang semakin asri, tapi Firmanmu juga terus blusukan membantu masyarakatnya hingga lapisan paling bawah.
Jeriko-Herman memberikan bantuan kepada warga yang betul-betul membutuhkan seperti rumah layak huni melalui program bedah rumah,program inovasi Pendidikan dan layanan publik, program smart city dan lainnya yang benar-benar pro rakyat.

Semangat ini terus bertransformasi, pada tahun kedua tahun 2018, Jeriko-Herman menemukan semangat baru kepemimpinan, dengan mengusung tagline Ayo Berubah, tagline tesebut bersifat mengajak seluruh masyarakat agar bersama pemerintah untuk bergerak bersama pemerintah menata Kota Kupang, memasuki tahun ketiga, kembali mengubah tagline menjadi “Ayo Terus Berubah” dengan tujuannya untuk bisa terus mengubah pembangunan Kota Kupang menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Tahun 2021, berkenan dengan empat tahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dalam jumpa pers di Hotel Maya, Kamis (4/5), menyampaikan bahwa spirit baru kepemimpinannya dan Hermanus Man adalah Lanjutkan Perubahan, ia menjelaskan bahwa momentum Hari Pahlawan Nasional 2021 dengan tema besar Pahlawan Inspirasiku mengajak masyarakat Kota Kupang beserta semua stakeholders yang ada untuk bertransfromasi dengan perubahan Jaman dan dampak dari pandemic secara kolaboratif dalam berinovasi.

Baginya tagline Lanjutkan Perubahan, merupakan komitmennya untuk terus mendorong berbagai perubahan di berbagai sektor pembangunan dengan berbagai program inovasi Pro rakyat.

Berkenan dengan momentum empat tahun kepemimpinan tersebut, Pemerintah Kota Kupang bekerja sama dengan NTTnesia Event Creator sebagai Program Director dan Kupang Creative Forum sebagai Network Creative dalam sebuah pegelaran event secara daring akan menyasar sekmen milenial dan pelaku Industri/Ekonomi kreatif dengan menyelenggarakan Kupang Online Fest 2021 yang akan di laksanakan pada tanggal 10-12 November 2021.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina Monika Djata Gheta, ST, MM mengatakan bahwa Kupang Online Fest 2021 adalah sebuah kegiatan Festival Daring pertama dan terbesar di Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan secara marathon dan full konten selama 3 x 24 jam oleh Dinas Pariwisata Kota Kupang sebaga tools untuk menggerakan dan memperkenalkan potensi masyarakat kota Kupang baik itu ekonomi kreatif,pelaku UKM dan Komunitas milenial dalam mendukung pemulihan ekonomi dan pariwisata.

Kegiatan Kupang Online Festival dapat di akses secara full digital pada www.kupangonlinefest.id serta social media facebook,Youtube,Instagram dam tweter. Adapun berbagai rangkaian dan agenda kegiatannya pada tanggal 10 November 2021 setelah Upacara hari Pahlawan, akan di awali dengan Acara Pembukaan secara Hybrid pada Pukul 10.00 Wita, dimana kami pun mengundang kehadiran secara Virtual Ibu Wamen Parekraf RI beserta Menteri koperasi dan UKM RI beserta Ketua umum ICCN (Indonesia Creative City Network), Ketua DPRD Kota Kupang dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia sebagai keynote speaker dan selanjutnya secara resmi akan di buka oleh Walikota Kupang.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan pada acara Kupang Online Festival tersebut adalah Seminar Online Nasional dengan tema “Kota Kupang Menuju Kota Kreatif”, ada kegiatan Workshop Prokes & Sertifikat CHSE, Live di Studio Podcast Pos Kupang/Tribun News akan di laksanakan Virtual Talkshow dengan tema 4 tahun milestone Firmanmu, Tajuk Creative Talk,

Pada tanggal 12 November 2021, pada pukul 10.00 wita, melalui program Literasi Digital Dinas Kominfo akan melaksanakan kegiatan Virtual workshop Digital marketing bagi 1000 orang pelaku industry/ekonoi kreatif, UKM, Mahasiswa, pemuda/milenial Kota kupang secara gratis.
Dan selanjutnya pada Pukul 17.00 wita akan di lakukan Acara Penutupan Oleh Bapak Walikota secara hybrid sekaligus sebagai acara puncak, Walikota Kupang akan melaunching berbagai Program Unggulan dan Inovasi bari pro rakyat yang berkelanjutan sesuai dengan tagline 4 tahun kepemimpinan Firmanmu yaitu Lanjutkan Perubahan.

Selain itu, Dinas pariwisata juga menyelenggarakan lomba Tourism Vidio Contest bagi para konten creator dan film maker Kota Kupang dengan total hadiah 27 Juta, “selanjutnya kembali diingatkan untuk masyarakat kota Kupang dapat mengakses www.kupangonliefest.id untuk mendapatkan detail informasi kegiatan serta dapat melakukan registrasi secara digital untuk mengakses beberbagai konten keggiatan dimaksud,” pungkas Kadis Pariwisata kota Kupang.

Acara akan di tutup dengan KoePunk Music Fest yaitu Konser Music live streaming sebagai ajang aksi dan kolaborasi seni pertunjukan oleh para musisi kreatif modern etnik kupang. (***)

Wawali Apresiasi Vaksinasi dan Peluncuran Program Kota Masa Depan Grab, Emtek dan Bukalapak

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man hadir dalam peluncuran Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan (Kota Masa Depan) yang digagas oleh Grab, Emtek dan Bukalapak pada Kamis (14/10/2021) bertempat di halaman kantor PMI Kota Kupang.

Kegiatan ini merupakan sebuah program akselerator ekstensif yang menargetkan UMKM di kota-kota kecil di seluruh Indonesia yang berfokus pada tiga prioritas yakni, vaksinasi, adopsi platform digital (aplikasi grab dan bukalapak) dan pemberdayaan UMKM melalui pendampingan untuk pengembangan usaha melalui teknologi digital. Kota Kupang merupakan kota pertama dimulainya kegiatan tersebut. Salah satu prioritas kegiatan yang dilaksanakan adalah vaksinasi bagi masyarakat bekerja sama dengan PMI Kota Kupang.

Wawali dalam sambutannya mengapresiasi Grab dan PMI Kota Kupang yang saling berkoordinasi dengan baik dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya tujuan mulia kegiatan vaksinasi adalah agar semua masyarakat dapat memperoleh kesehatan yang layak, karena dalam membangun Kota Masa Depan kesehatan merupakan sebuah syarat mutlak di tengah pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Wawali mengatakan dalam membangun sebuah Kota Masa Depan saat ini teknologi memiliki peranan penting. Dalam artian teknologi membuat segala hal menjadi lebih hidup dan semakin mudah. Grab, Emtek dan Bukalapak merupakan bagian dari teknologi digital yang banyak memberikan kemudahan bagi para pengguna khususnya di Kota Kupang.

Terkait masalah kesehatan, sesuai data terakhir yang diterima sudah 80% masyarakat Kota Kupang yang melakukan vaksinasi dosis pertama. Hal ini perlu diapresiasi mengingat target minimal vaksinasi telah tercapai sehingga dengan adanya kegiatan vaksinasi dapat mencapai Herd Immunity bagi masyarakat Kota Kupang.

“Saya sangat berbangga kepada warga Kota Kupang yang dengan kesadaran mau mengikuti program vaksinasi yang tengah digencarkan. Hal ini karena keinginan bapak, ibu dan keluarga menjadi sehat dan saya berharap juga pada bulan desember nanti memjelang hari raya Natal dan Tahun Baru sudah lebih dari 70% masyarakat Kota Kupang menerima vaksin dosis kedua untuk membentuk Herd Immunity,” ungkap Wawali.

Wawali menyampaikan terima kasih kepada Grab yang telah menginisiasi kegiatan ini dan berharap terus melakukan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada PMI Kota Kupang yang terus melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan baik melalui donor darah maupun vaksinasi di masa pandemi covid 19 saat ini.

Sementara itu Direktur Grab Indonesia Timur, Halim Wijaya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini kepada Bapak Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man yang sudah mendukung penyelenggaraan acara vaksinasi UMKM sebagai bagian dari Program Kota Masa Depan. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan yang sudah turun tangan serta para pengurus Palang Merah Indonesia yang turut menjadi garda terdepan dalam program vaksinasi ini.

Menurut Halim, Kota Kupang memiliki potensi ekonomi daerah yang cukup besar; memiliki lebih dari 40.000 UMKM dengan produk unggulan yang sangat beragam, mulai dari kuliner, hingga kerajinan tangan berkualitas.

“Kami menyadari kesehatan dan digitalisasi adalah pondasi ekonomi dan masyarakat, untuk itu Grab, Emtek dan Bukalapak memulai program Kota Masa Depan dengan vaksinasi UMKM, karena jika UMKM sehat, tentu bisnisnya juga akan kuat,” ungkap Halim

Disampaikannya Kesenjangan pengetahuan dan akses digital terhadap UMKM di kota-kota kecil menjadi tantangan besar bagi UMKM untuk bertahan dan meningkatkan usaha. Oleh karena itu, perlu pendukung terutama dari teknologi untuk mendorong percepatan transformasi digital UMKM terutama di kota-kota kecil dan menciptakan lebih banyak peluang pendapatan bagi jutaan wirausahawan, melalui program ekstensif yaitu adopsi platform digital di mana tim hadir langsung ke pasar-pasar tradisional, mengajak dan melakukan pendampingan ke para pedagang atau UMKM untuk onboarding ke aplikasi Grab dan Bukalapak. Selain itu ada program akselerator ekstensif mencakup pendidikan, penilaian daya saing bisnis dan produk di mana tim menyediakan mentor yang kredibel untuk berbagi topik penting bagi UMKM.

Di akhir acara Grab bekerja sama dengan Benihbaik.com, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Pusat, serta Oxygen for Indonesia memberikan donasi 1 (satu) unit oxygen generator kepada Pemerintah Kota Kupang untuk penanganan medis COVID-19 di Kota Kupang, yang selanjutnya oleh Wawali untuk pemanfaatannya diserahkan ke Rumah Sakit S.K. Lerik Kupang. Inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye ‘Bersatu untuk bangkit dari pandemi covid-19 di Indonesia’. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Apresiasi PT Pegadaian Tuntaskan Vaksinasi di Tiga Lokasi

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada PT Pegadaian (Persero) Kupang yang telah membuktikan komitmennya mendukung percepatan vaksinasi di Kota Kupang. Seperti yang diberitakan sebelumnya, PT Pegadaian bekerja sama dengan PMI Kota Kupang telah menggelar vaksinasi massal bagi warga Kota Kupang. Target mereka 1000 orang warga Kota Kupang.

Lokasi pertama vaksinasi yang digelar PT. Pegadaian dan PMI Kota Kupang adalah di halaman PT Pegadaian Syariah, Kelurahan Oebobo, Kamis (16/9/2021) lalu. Di lokasi tersebut vaksinasi berlangsung selama dua hari. Dihari kedua dipadukan dengan perayaan HUT PMI ke-76. Kemudian vaksinasi kedua hasil koborasi PT. Pegadaian dan PMI Kota Kupang adalah Pegadaian Kampung Solor, yang digelar Jumat (24/9/2021) lalu. Wawali yang juga selaku Ketua PMI Kota Kupang berkesempatan memantau langsung pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Lokasi ketiga sekaligus yang terakhir dari rangkaian gelaran vaksinasi PT Pegadaian dan PMI berlangsung di halaman Pegadaian Kantor Unit Oebobo, Jalan Alfons Nisnoni, Sabtu (25/9/2021). Ketua PMI Kota Kupang dr. Hermanus Man, bersama anggota PMI kembali turun langsung memantau pelaksanaan vaksinasi massal tersebut.

“PT Pegadaian Kota Kupang sudah melaksanakan vaksinasi massal yang ketiga. Vaksinasi massal tahap pertama pada tanggal 16 dan 17 September di Pegadaian Cabang Syariah Kelurahan Oebobo, tahap kedua pada tanggal 24 September di Pegadaian Cabang Kupang Kelurahan Solor dan tahap ketiga pada hari ini,” ungkapnya.

Wawali menyampaikan terima kasih kepada PT Pegadaian di Provinsi NTT, khususnya Kota Kupang yang telah melaksanakan vaksinasi massal. Hal ini menurutnya sesuai dengan komitmen pegadaian menyukseskan program pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sehat dan bebas dari Covid-19. Dalam setiap kesempatan memantau vaksinasi, kepada warga Wakil Wali Kota selalu mengimbau bahwa vaksinasi tidak hanya bermanfaat bagi orang yang divaksin sendiri tetapi juga akan menyelamatkan keluarga dan sesama di lingkungannya dari penyebaran covid 19. Karena itu warga didorong untuk secara sukarela divaksin mendukung upaya Pemkot Kupang mencapai 80 persen dan herd immunity. Menurutnya jika target kekebalan kelompok tercapai, maka warga bisa lebih leluasa beraktivitas.

Turut hadir bersama Wawali pada kesempatan tersebut, Kepala Departemen Pegadaian Area Kupang, Sherly Rosinta Siahaan, Pimpinan Cabang Pegadaian Oepura, Vebby Seubelan, Kepala Unit Pelayanan Pegadaian Cabang Oebobo Imelda Dethan dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Bakunase. (*PKP_eh)

Sumber berita + foto ; Prokompim Setda Kota Kupang

WAWALI Sambut Baik Beras Fortivit Produksi Bulog

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, menerima kunjungan Kepala Divisi Regional Perum Bulog Kanwil NTT, Asmal beserta jajarannya di ruang kerja Wawali, Jumat (24/9/2021). Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus mempromosikan beras berkualitas dan memiliki kandungan gizi Fortivit yang diproduksi oleh Bulog.

Wawali mengapresiasi langkah Perum Bulog melalui beras bergizi tersebut sebagai upaya menekan tingginya angka stunting di Indonesia khususnya Kota Kupang. Hal ini diungkapkan mengingat angka stunting di Kota Kupang dalam beberapa tahun terakhir yang terus mengalami peningkatan. Diharapkan dengan hadirnya beras Fortivit yang dibagikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dapat mengurangi angka stunting.

“Saya bersyukur Bulog kanwil NTT dapat hadir bersama masyarakat di Kota Kupang dengan memberikan bantuan beras, baik bantuan ppkm dalam masa pandemi covid-19 maupun bantuan bagi masyarakat yang terdampak badai siklon seroja, juga dengan adanya beras fortivit yang dibagikan kepada KPM dapat meningkatkan kualitas gizi warga di Kota Kupang,” ungkap Wawali.

Selanjutnya Wawali berharap Perum Bulog NTT juga dapat mengambil bagian dalam program vaksinasi covid 19 yang sedang gencar dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kupang. Hingga saat ini jumlah penerima vaksin covid 19 telah mencapai 75% sehingga butuh peran BUMN dalam membantu program vaksinasi setidaknya 80% di Kota Kupang untuk mencapai Herd Immunity.

Kepala Divre Bulog Kanwil NTT menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang yang telah ikut membantu dalam penyaluran beras bagi KPM di Kota Kupang yang terdampak badai seroja maupun pandemi covid 19. Bagi warga Kota Kupang yang terdampak bencana dan terdata sebagai KPM mendapatkan bantuan 10kg per KPM. Untuk Kota Kupang memperoleh bantuan 60 Ton beras dan telah tersalurkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pemerintah sekarang gencar mengatasi stunting. Adapun produk dari bulog berupa beras jenis fortivit yg memiliki kandungan gizi yang dijual per 15.000/kg dan 75.000/5kg. Beras fortivit tersebut juga disertakan pada bantuan kepada masyarakat penerima manfaat dengan jumlah 2 kilogram per KPM.

“Untuk menekan angka prevalensi stunting, kami meminta dukungan pemerintah Kota Kupang melalui puskesmas-puskesmas agar dapat menyampaikan manfaat-manfaat beras Fortivit ini kepada masyarakat,” tutur Kadivre.

Diharapkan agar masyarakat bisa mengenal beras fortivit sebagai beras yang sehat, yang bisa menjadi salah satu alternatif preferensi masyarakat yang ingin melakukan gaya hidup sehat serta cocok diberikan kepada ibu hamil untuk mencegah bayi cacat lahir. Perempuan usia remaja untuk mencegah anemia, juga anak-anak pada usia pertumbuhan untuk mengatasi stunting. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wawali Minta Sekolah Perketat Prokes Selama Tatap Muka Terbatas

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man meminta sekolah-sekolah yang sudah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas untuk secara ketat menerapkan protokol kesehatan baik kepada para siswa maupun para guru dan pegawai. Penegasan tersebut disampaikannya saat melakukan pemantauan langsung kegiatan belajar mengajar tatap muka terbatas di dua sekolah, Selasa (21/9/2021). 2 sekolah yang dikunjungi adalah SMPN 5 Kota Kupang dan SD Katolik St. Maria Assumpta Kota Baru Kupang.

Pemantauan dimulai sejak pintu masuk sekolah. Wawali memastikan adanya petugas khusus untuk mengukur suhu siapa saja yang hendak masuk ke dalam lingkungan sekolah. Selain pengukur suhu, Wawali juga mengecek tempat cuci tangan di tiap-tiap ruangan kelas dan ketersediaan air untuk mencuci tangan. Para siswa dan guru diminta untuk tetap menjaga jarak dan selalu memakai masker selama jam pelajaran.

Dalam dialog dengan para siswa yang dikunjunginya di ruang kelas, Wawali minta agar para siswa membawa bekal sendiri dari rumah dan tidak jajan di luar, karena menurutnya salah petunjuk teknis yang berlaku dalam penerapan pembelajaran tatap muka adalah sekolah tidak memperkenankan kantin dibuka.

Kepada wartawan usai melakukan kunjungan tersebut Wawali menjelaskan dari hasil pemantauannya, sekolah-sekolah yang dikunjungi sudah menerapkan protokol kesehatan saat tatap muka terbatas secara baik. Menurutnya ini merupakan hasil dari kolaborasi yang baik antara orang tua siswa dengan para guru di sekolah sehingga menghasilkan proses pembelajaran yang efektif. Wawali optimis jika semua syarat dipatuhi secara baik, maka besar kemungkinan pada Oktober 2021 mendatang kegiatan belajar mengajar secara tatap muka bisa berlaku untuk semua kelas, meskipun masih menggunakan metode blended learning, artinya sebagian secara tatap muka sebagian lagi mengikuti pembelajaran secara virtual dari rumah.

Namun Wawali mengingatkan, jika dalam pelaksanaan tatap muka terbatas ditemukan satu saja kasus positif pada peserta didik atau ada sekolah yang kedapatan melanggar ketentuan yang berlaku, maka dipastikan seluruh kegiatan belajar mengajar tatap muka di semua sekolah di Kota Kupang akan dihentikan, siswa kembali belajar dari rumah.

Kepala Sekolah SMPN 5, Ferderik Mira Tade, S.Pd memastikan pihaknya sudah menjalankan semua ketentuan yang berlaku untuk pembelajaran tatap muka. Selain menyiapkan semua kelengkapan protokol kesehatan, sebelum memulai proses belajar mengajar dimulai sehari yang lalu, kepala sekolah bersama para guru terlebih dahulu memberikan arahan dan imbauan terkait ketentuan tatap muka terbatas kepada para siswa. Saat ini ada 13 rombongan belajar yang melaksanakan tatap muka di SMPN 5. 11 untuk kelas regular, 2 kelas SMP Terbuka serta 1 kelas untuk anak-anak imigran yang tidak tercatat dalam Dapodik. Vaksinasi untuk para siswa menurutnya akan dilakukan dalam waktu dekat.

Sementara itu Kepala Sekolah SD Katolik St. Maria Assumpta, Sr. Petri Canisia, CIJ menjelaskan dalam pertemuan dengan para orang tua siswa sebelumnya yang dibagi dalam dua sesi, pihak sekolah meminta dukungan para orang tua siswa untuk membantu menertibkan anak-anak mereka untuk taati protokol kesehatan. Dia optimis jika sekolah mereka lolos tahap pertama ini, dalam tahap kedua makin banyak kelas yang diizinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Sebelumnya Kepala Dinas Pedidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si, saat mendampingi Wali Kota Kupang dalam pemantauan sehari sebelumnya menjelaskan selama berlangsungnya tatap muka tahap pertama, tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keseluruhan proses pembelajaran pada masing-masing sekolah. “Jika menurut hasil penilaian tim ternyata sekolah mengabaikan protokol covid-19 maka rekomendasi pembelajaran tatap muka terbatas bagi sekolah tersebut akan dicabut dan kembali ada pembelajaran jarak jauh (daring),” tegasnya. Batas waktu evaluasi pembelajaran tatap muka terbatas tahap pertama adalah 30 Oktober 2021.

Ditambahkannya jika hasil evaluasi tim terhadap keseluruhan proses pembelajaran pada tahap pertama ternyata satuan pendidikan konsisten atau taat pada protokol covid-19 dan status Covid-19 di Kota Kupang cenderung menurun maka pembelajaran tatap muka terbatas dinaikkan lagi, yaitu kelas II untuk jenjang SD/ MI dan kelas IX untuk jenjang SMP/ MTs. Untuk jumlah peserta didik tiap sekolah perhari menurutnya tetap mengacu pada SE Walikota Kupang Nomor: 068/ HK. 443.1/IX/2021 yang menjelaskan maksimal jumlah peserta didik tiap hari pada satu sekolah adalah 50% dari total siswa kelas I untuk jenjang SD/ MI dan kelas VII untuk jenjang SMP/ MTs. Sedangkan jumlah siswa dalam satu ruang kelas adalah 14 orang untuk jenjang SD/MI dan 16 orang dalam satu ruang untuk jenjang SMP/ MTs.

Terkait dengan alokasi waktu pembelajaran tatap muka perhari untuk jenjang SD/ MI maksimal 4 X 35 menit perhari atau mulai dari pukul 08.00 – 10.20 wita, sedangkan untuk jenjang SMP/ MTs maksimal kegiatan akan berlangsung 5 X 40 menit per hari atau mulai pukul 08.00 – 11.20 wita. Ditegaskannya bahwa peran satgas covid-19 Tingkat sekolah selama berlangsungnya pembelajaran tatap muka di sekolah sangat penting untuk memastikan beberapa hal yaitu antara lain; memastikan seluruh perlengkapan atau peralatan covid-19 tersedia dan cukup, mengawasi siswa agar disiplin dan taat pada protokol covid-19 yaitu dengan memakai, mencuci tangan, menjaga jarak dengan teman teman dan juga guru, memastikan tidak ada kantin yang dibuka di sekolah dan sekaligus mengontrol agar tidak ada kelas yang kosong sehingga menimbulkan kerumunan siswa.

Adapun satuan pendidikan atau sekolah yang telah diperiksa dan dinyatakan memenuhi syarat sehingga direkomendasikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas untuk jenjang SD/ MI sebanyak 108 satuan pendidikan/sekolah dari total 154 satuan pendidikan di Kota Kupang. Sedangkan untuk jenjang SMP sebanyak 28 satuan pendidikan (sekolah) dari total 56 satuan pendidikan (sekolah) di Kota Kupang. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Rayakan HUT Ke-76, PMI Kota Kupang Gandeng Pegadaian Syariah Vaksin 1.000 Warga Kota Kupang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dalam rangka merayakan HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke-76, PMI Kota Kupang berkolaborasi dengan PT Pegadaian menggelar vaksinasi massal. Vaksinasi belangsung selama dua hari sejak Kamis (16/9/2021) hingga Jumat (17/9/2021) bertempat di halaman kantor cabang Pegadaian Syariah, Kelurahan Oebobo.

Ketua PMI Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sambutannya pada puncak perayaan HUT PMI ke-76 yang berlangsung di lokasi vaksinasi, Jumat (17/9/2021) menyampaikan terima kasih kepada PT Pegadaian sebagai bagian dari Kota Kupang, yang telah berkontribusi mendukung upaya percepatan vaksinasi. Diakuinya PMI sebagai organisasi kemanusiaan selama ini mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam menjalankan misinya. Salah satu mitra yang selalu setia mendukung PMI adalah PT Pegadaian. “Sebagaimana slogannya, mengatasi masalah tanpa masalah, PT Pegadaian telah membantu PMI dan Pemkot Kupang dalam mengatasi masalah covid 19 lewat vaksinasi massal ini,” imbuhnya.

Tentang PMI, dr. Herman yang juga adalah Wakil Wali Kota Kupang menuturkan satu bulan setelah proklamasi kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 terbentuklah Palang Merah Indonesia (PMI) pada 17 September 1945. Pemerintah Indonesia mendirikan PMI dengan tiga tugas pokok antara lain untuk menangani masalah kesehatan, mengurus donor darah dan untuk mengurus bencana.

Ditambahkannya kasus covid 19 ini termasuk bencana. Bencana itu bisa dicegah salah satunya dengan vaksinasi. Saat ini vaksinasi di Kota Kupang mencapai 65% dan diperkirakan akhir September ini sudah mencapai 70% atau bahkan lebih. Dengan pencapaian itu diharapkan warga Kota Kupang mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), sehingga warga bisa lebih leluasa beraktivitas.

Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Kupang, Imam Subekti saat membuka vaksinasi massal sehari sebelumnya menyampaikan terima kasih kepada PMI Kota Kupang yang sudah mendukung vaksinasi massal yang diinisiasi oleh PT. Pegadaian. Dijelaskannya sebagai BUMN, agen peningkatan perekonomian masyarakat, PT Pegadaian selain menjadi pelaku bisnis yang mencari laba juga memilik tugas sebagai agen pemberdayaan masyarakat melalui CSR, bina lingkungan dan dana kebajikan umat. Dana kebajikan umat merupakan sumbangan dari nasabah yang tekumpul diberdayakan dan dikembalikan kepada masyarakat, salah satunya melalui vaksinasi. Dia berharap vaksinasi massal yang mereka gelar bisa membantu Pemkot Kupang dalam mengatasi pandemi covid 19.

Vaksinasi yang digelar PT Pegadaian bekerja sama dengan PMI Kota Kupang itu menargetkan 1000 orang penerima. Vaksin sinovac diperuntukkan bagi warga usia 12-17 tahun, sementara vaksin astrazeneca diperuntukkan bagi warga usia 18 tahun ke atas.

Turut hadir mengikuti acara tersebut, Pemimpin Wilayah VII PT Pegadaian Kanwil Denpasar, Nuril Islamiah. Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Kupang, Imam Subekti, Pemimpin Cabang Pegadaian Syariah Kupang, Perwakilan BPBD Kota Kupang, Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Kupang, serta Kepala dan Staf Puskesmas Alak. Sehari sebelumnya vaksinasi diberikan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Naioni. (*PKP_ainun/ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang