Arsip Tag: Harry Alexander Riwu Kaho

Gubernur Dorong Kopi Flores Jadi Kopi Resmi G20, Bank NTT Siap Support

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), secara resmi bersurat ke Menteri Perdagangan RI. Dalam surat bernomor BU:004.1/01/Perindag/2022 tertanggal 12 Mei 2022 itu, Gubernur VBL memohon kepada pemerintah pusat agar Kopi Flores-NTT diperkenankan menjadi kopi resmi event G20 nanti.

Adapun surat gubernur ini mengacu pada surat Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Manggarai No: 008/Kadin/MGR/V/2022 tanggal 11 Mei 2022 perihal Permohonan Kopi Indikasi Geografis (IG) Flores-NTT menjadi kopi resmi event G20. Masih di dalam surat yang berkop gubernur dan ditandatangani oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat itu, dirincikan ada tiga point penting mengapa Kopi Flores diperjuangkan menjadi kopi resmi dalam forum yang akan dihadiri oleh para pemimpin negara-negara besar di dunia itu. Fakta-fakta yang dijadikan pertimbangan seperti:

  1. Kopi Flores-NTT telah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis (SIG) dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia.
  2. Sebagaimana angka satu diatas Kopi Flores-NTT dimaksud adalah:
  3. Kopi Arabika Flores Bajawa (KAFB)
  4. Kopi Arabika Flores Manggarai (KAFM)
  5. Kopi Robusta Flores Manggarai (KRFM)
  6. Sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan G20 di Bali dan Side Event di Labuan Bajo maka Kopi Flores dapat dipakai sebagai Kopi resmi pada kegiatan G20.
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dengan bangganya mempromosikan kopi kas yang diproduksi di Ende, dan dipamerkan saat kunjungan kerjanya ke Moni, Kabupten Ende, 11 April 2022. Ketika berdiskusi dengan Prof Daniel Kameo sebagai staf khusus bidang ekonomi dan Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, VBL bangga pada nikmatnya kopi lokal. Dokumentasi : Humas Bank NTT

Ibarat gayung bersambut, Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT yang selama bertahun-tahun  giat menggenjot potensi UMKM, langsung bergerak cepat mempersiapkan semua yang dibutuhkan.  Untuk diketahui, Bank NTT saat ini sedang fokus pada  pemberdayaan UMKM. Salah satu contohnya, dalam program Festival Desa Binaan yang tahun ini adalah tahun kedua pelaksanaannya, Bank NTT memfasilitasi setiap desa melalui Bumdes atau unit usaha lainnya untuk mempromosikaan potensi unggulan yakni kopi maupun aneka produk lain.

Yang membanggakan dari proses ini adalah, Bank NTT bekerjasama dengan Kakanwil Kemenkum HAM NTT untuk memfasilitasi hak atas kekayaan intelektual, indikasi geografis serta sertifikasi halal. Bank NTT juga memfasilitasi pembuatan narasi secara digital dari setiap produk unggulan sehingga siapapun dengan mudah mengakses informasi ini dengan menggunakan smartphone. Dari sisi pemasaran, Bank NTT melalui setiap cabang, mendorong UMKM untuk menjual produknya di marketplace yang tersedia.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menegaskan bahwa sebagai bank daerah, pihaknya siap mendukung langkah yang sedang ditempuh oleh Pemerintah Provinsi NTT. “Langkah mencintai produk sendiri yang ditempuh oleh Bapak Gubernur berdampak sangat positif sekali bagi kebangkitan dan kesinambungan ekonomi NTT khususnya dalam skala UMKM, dengan sikap dan gerakan ini, semua stake holder yang menjadi rantai perputaran ekonomi skala UMKM juga harus berani berbenah produksi, kualitas, harga yang wajar, keragaman produk serta persaingan produk yang sehat dan kompetitif di pasar,”tegasnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Dukung Pasar Batu Cermin Jadi Pasar Digital, Bank NTT Sumbang 10 Tong Sampah

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Pasar Batu Cermin yang terletak di dalam kota Labuan Bajo, selama ini dikenal sebagai pasar tradisional, dan pedagang pasar berjualan hingga badan jalan. Sampah yang berserakan dimana-mana, kian memperparah kondisi ini. Tak pelak, selama beberapa hari terakhir, para pegawai Bank NTT Cabang Labuan Bajo dibantu puluhan anggota Satpol PP dan dari kepolisian serta warga, mereka membersihkan lokasi pasar.

Untuk mengurai masalah pembuangan sampah maka Bank NTT menyiapkan 10 unit tong sampah. Disaksikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ny. Aida S. Budiman, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyerahkan secara simbolis satu tong sampah yang diterima oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, pada Rabu (11/05/2022). Ketika menyerahkan 10 tong sampah itu, Dirut Alex menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud dukungan Bank NTT terhadap upaya Pemda Manggarai Barat dalam strategi menjadikan Labuan Bajo sebagai ibukota kabupaten yang layak dari sisi lingkungan.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, menyerahkan secara simbolis satu dari 10 tong sampah sumbangan Bank NTT untuk kebersihan Pasar Batu Cermin Labuan Bajo, Rabu (11/5/2022) yang diterima Wakil Bupati Manggarai Barat, dr Yulianus Weng. Momen ini disaksikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ny. Aida S. Budiman dan para pejabat dari BI. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Kepada media, beberapa saat sebelumnya, Dirut Alex menegaskan bahwa Labuan Bajo sudah dijadikan sebagai destinasi pariwisata super premium sehingga kota ini mesti terproteksi secara baik. Lingkungannya harus bersih dan ini tidak hanya diwujudkan dalam satu dua hari melainkan, masyarakat pun berperan besar di dalamnya.

“Labuan Bajo ini adalah destinasi wisata yang telah ditetapkan oleh bapak presiden sebagai destinasi super premium. Nah ada fakta yang kita temukan, ternyata di pasar masih sangat banyak sampah. Para pedagang pun mesti diajarkan tentang bagaimana mereka mepunyai rasa memiliki tempat usahanya. Ini adalah tempat mereka mencari makan, sehingga harus selalu bersih karena tidak mungkin setiap hari ada yang datang untuk membersihkannya,”tegas Dirut Alex. Malah dia sangat menyayangkan jika di Labuan Bajo, masih ada pasar yang kumuh dan kotor, karena tidak sinkron dengan status yang disandangnya saat ini, yakni destinasi wisata super premium.

Sementara dr Yulianus Weng pada kesempatan itu, atas nama Pemda setempat, mengucapkan terimakasih kepada Bank NTT yang sudah bekerja melamaui mottonya, ‘Melayani Lebih Sungguh’.

Beberapa saat seusai penyerahan, semua yang hadir bertepuk tangan, sembari menghimbau pedagang setempat untuk selalu menjaga kebersihan pasar. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Gubernur VBL, Bank NTT dan Dirut Alex Raih Penghargaan Top BUMD Awards 2022

NTT AKTUAL. KUPANG. Sederet keberhasilan pada layanan perbankan, kian memperkokoh posisi PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) di mata nasional. Bertempat di Hotel Raffles Jakarta, 20 April 2022, Bank NTT meraih penghargaan sebagai Top BUMD Awards 2022 BPD, Bintang 4. Tidak hanya itu, melainkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pun dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD terbaik 2022. Penghargaan berikutnya diberikan kepada Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Top CEO BUMD 2022.

Bank NTT saat meraih penghargaan sebagai Top BUMD Awards 2022 BPD, Bintang 4, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pun dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD terbaik 2022. Penghargaan berikutnya diberikan kepada Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Top CEO BUMD 2022, Bertempat di Hotel Raffles Jakarta, 20 April 2022. Dokumentasi : Istimewa

Kepala Divisi Rencorsec dan Legal Bank NTT, Endri Wardhono, hadir dan atas nama Bank NTT, menerima penghargaan tersebut. Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT, Ganef Wurgiyanto,  mewakili Gubernur Viktor untuk menerima penghargaan tersebut. Adapun ajang Top BUMD Awards 2022 ini digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga seperti I-Otda (Institut Otonomi Daearah). Penghargaan ini hanya diberikan kepada lembaga maupun tokoh yang dianggap berprestasi. Lagipula penjuriannya pun dilakukan oleh sejumlah guru besar maupun yang ahli di bidangnya.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, menyatakan sangat mengapresiasi tersebut. “Puji Tuhan, di saat dampak Covid-19 masih terasa, Bank NTT bisa tetap berperforma baik. Dan penghargaan dari pihak eksternal seperti itu, tentu membanggakan kami,”kata Harry menambahkan dirinya sangat berterima kasih kepada semua insan di Bank NTT yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh di sela masa Covid-19, sehingga bank tersebut bisa tetap berkinerja baik.

Pada masa Covid-19, Harry berkata, Bank NTT pun tetap menggelar sejumlah inovasi bisnis. Contoh hal itu adalah penguatan ekosistem pembiayaan. Adapun contoh yang lain adalah diversifikasi produk dan kredit; menyediakan pasar e-commerce; pelayanan digital loan; adanya smart branch; adanya Agen Dia Bisa; dan lain-lain. Yang membanggakan adalah, dihadirkannya layanan Be Ju BIS@, yang diluncurkan pada Rabu (20 April 2022) di Wae Bobok, Labuan Bajo.

Aplikasi Be Pung Mobile merupakan contoh inovasi oleh Bank NTT. Aplikasi tersebut merupakan i banking bisnis yang bisa memungkinkan tarik tunai tanpa kartu, mengacu ke kode QRIS, dan lain-lain. Adapun tentang kinerja keuangan Bank NTT, Harry mengatakan bahwa untuk tahun 2021 mencatatkan laba bersih Rp228,26 miliar. Adapun laba bersih per saham pada tahun 2021, tercatat di Rp1.393.

NPL (non performing loan) net, di 0,90%. Rasio BOPO (biaya operasional berbanding pendapatan operasional) di 81,38%. Kemudian, rasio LDR (loan to deposit ratio) pada angka 89%. Tak hanya itu, melainkan Bank NTT pun terus terus berupaya menaikkan porsi dana murah. “Tahun 2022 ini, kami melakukan pendalaman struktur dana yang berbasis dana murah,”kata Harry.

Total kredit modal kerja yang disalurkan sebanyak Rp2,06 triliun. Porsi kredit investasi di Rp428,23 miliar. Sedangkan untuk kredit konsumsi di Rp8,63 triliun. Harry juga memaparkan bahwa, pada saat masa Covid-19, Bank NTT tidak melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja). Namun, justru melakukan perekrutan karyawan.

“Hal tersebut, semata-mata kami lakukan karena suatu panggilan. Serta untuk menanggulangi Covid-19 plus mendukung struktur ekonomi rumah tangga,”tegasnya.

Membangun Kinerja

Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2022, M. Lutfi Handayani, mengatakan bahwa ajang tersebut merupakan kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Sementara tema yang diangkat tahun ini adalah “Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD yang Berkelanjutan”.

Kita berharap, agar Manajemen BUMD tidak hanya mengejar kinerja bisnis tahunan atau dalam jangka pendek saja, tapi juga melakukan investasi agar bisnis BUMD dapat tumbuh berkelanjutan dalam jangka panjang,” kata Lutfi.

Masih menurutnya, Sesi Nilai Tambah dalam wawancara antara Dewan Juri Top BUMD Awards 2022 dengan perusahaan peserta,  adalah sesi di mana Dewan Juri memberikan saran dan masukan perbaikan kepada peserta, saat di akhir sesi wawancara penjurian. Jadi, TOP BUMD Awards atau kegiatan penghargaan lain yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business atau MSI Group, tidak hanya sekadar kegiatan penilaian dan penghargaan saja, namun didalamnya banyak aspek pembelajarannya.

“Dari kegiatan ini, kita mengharapkan munculnya BUMD-BUMD yang selalu melakukan perbaikan pengelolaan usaha bisnisnya, untuk meningkatkan daya saing, layanan, dan kinerja perusahaan secara berkelanjutan, untuk mendukng percepatan pemulihan ekonomi nasional atau pun pembangunan di daerah,” kata Lutfi.

Sementara itu, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A., Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2022, dalam kesempatan tersebut menjelaskan kriteria penilaian yang digunakan Dewan Juri dalam TOP BUMD Awards 2022. Mantan Dirjen Otda Kemendagri itu merinci, Pertama, aspek pencapaian kinerja bisnisnya, baik dan berkelanjutan (achievement). Kemudian aspek yang kedua adalah, BUMD yang terus melakukan perbaikan (improvement). Sedangkan yang ketiga, adalah aspek kontribusi dalam pembangunan daerah. Dan aspek yang keempat, adalah strategi/inovasi untuk mendukung bisnis di masa Pandemi/Kenormalan Baru.

Selain itu, Ketua Dewan Juri TOP BUMD  yang akrab dipanggil Prof Djo tersebut, juga menerangkan beberapa temuan penting selama proses penilaian berlangsung. Secara umum, hampir semua BUMD, relatif mampu menghadapi dampak Pandemi Covid-19 dengan baik, namun ada beberapa catatan: Kinerja dan layanan BUMD, terutama peserta TOP BUMD Awards 2022, terus mengalami peningkatan. BUMD sektor keuangan, terutama BPD dan BPR, terkena dampak yang sangat besar. Namun, berkat inovasi dan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan bisnisnya, maka BPD dan BPR-BPR, masih mampu menjaga kinerja dan layanannya dengan baik.

Temuan-temuan menarik lainnya adalah BPD-BPD makin intens dan inovatif serta lebih fokus mengalokasikan pembiayaannya, untuk membangun masyarakat daerahnya dan pembiayaan pemerintah daerahnya. Namun, belum semua Pemerintah Daerah, mengandalkan dukungan pembiayaan pembangunan dari BPD-nya. (***)

Sumber berita : HUMAS BANK NTT

Keterangan Foto:

RAIH PENGHARGAAN. Bank NTT kembai menorehkan prestasi membanggakan di tahun ini. Bertempat di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (20/4/2022), penyelenggara menyerahkan penghargaan kepada Bank NTT, Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Kadiv Rencorsec dan Legal, Endry Wardhono atas nama lembaga, hadir dan menerima penghargaan ini. Sementara Asisten Perekonomian Setda NTT, Ganef Wurdiyanto hadir atas nama Gubernur Viktor.

Foto: Istimewa

Jawab Tantangan Gubernur VBL, ini Strategi Bupati Nagekeo dan Dirut Bank NTT

NTT AKTUAL. BAJAWA. Bupati Nagekeo, Yohanes Don Bosco Do rupanya memiliki strategi tersendiri dalam menjawab tantangan yang diberikan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yakni mereka harus membangun mimpi setinggi-tingginya melalui PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT).

“Dalam setiap RUPS dan RUPS luar biasa, bapak gubernur selalu menyampaikan berulang kali untuk bagaimana membangun mimpi kita melalui Bank NTT. Saya sendiri sebagai bupati baru memasuki tahun keempat baru saya putuskan untuk itu (mewajibkan seluruh kepala desa menabung di Bank NT). Sebelumya kita sedang bersama-sama menyehatkan Bank NTT, memperbaiki strukturnya, manajemennya, dan itu harus beres dulu. Kalau sekarang saya sudah yakin dengan beberapa indikator yang menunjukkan bank kita makin sehat makin bertumbuh ke arah yang baik,”tandasnya.

Pihaknya sebagai pemegang saham pun memiliki strategi lain dalam mendukung Bank NTT menjadi bank devisa di akhir tahun 2023 seperti yang disyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kita lagi membantu Bank NTT untuk mengelola dana yang cukup supaya syarat-syarat yang disyaratkan oleh OJK di 2023, bisa menjadi bank Devisa,” demikian kata Bupati Don Bosco di kampus Bambu, Bajawa, Kamis (14/4/2022).

Dia pun menginstruksikan kepada seluruh desa yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Nagekeo untuk membuka rekening desa satu-satunya hanya di Bank NTT. Pilihan ini diambilnya agar dana desa, alokasi dana desa, bagi hasil pajak dan retribusi disimpan di Bank NTT, yang mana Pemkab Nagekeo adalah salah satu pemegang sahamnya.

Menurut Don Bosco, Kabupaten Nagekeo terdiri dari 7 buah kecamatan, 97 buah desa dan 15 kelurahan. Untuk itu Ia mengharapkan layanan Bank NTT di setiap Kecamatan.

“Saya minta layanan Bank NTT di setiap Kecamatan. Dan kluster Kecamatan harus jalan, mulai dari mesin ATM karena kita lagi transisi ke arah non tunai sedang berjalan, layanan setor tunai agar masyarakat jangan mendapat kesulitan,” pinta Bupati Don Bosco.

Bank NTT Siap

Lalu bagaimana tanggapan Bank NTT terkait respon positif dan permintaan yang disampaikan Bupati Nagekeo? Kepada media juga di kampus bambu, Bajawa, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan apa yang dilakukan Bupati Nagekeo saat ini telah melalui pertimbangan berdasarkan kondisi rill yang terjadi.

Diakuinya bahwa  ketika pandemi dan seroja, terjadi keterpurukan berbagai sisi kehidupan, baik spiritual, kesehatan, pendidikan, teknologi dan aspek-aspek lainnya. Aspek-aspek ini tidak bisa dipilah karena menjadi satu mata rantai. Dalam semua aspek itu ada aspek yang berpengaruh dan menjadi penggerak yaitu ekonomi. Sejauh ini Bupati Nagekeo menurutnya sudah mendalami itu semua. Karena tu menurut Alex, perlu mereengineering kembali sistem tata kelola kebijakan dengan mengatur sistem keuangan dengan lebih baik.

“Bank NTT ini milik pemerintah. Dalam pengalaman dan pilihan-pilihan Pak Bupati ternyata dalam fungsi Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah mampu jadi mitra yang baik untuk mengakselerasi berbagai program-program kerja atau kebijakan sehingga bisa terimplementasi dan bermanfaat politik bahkan bisa berkontribusi bagi masyarakat, pemerintah, bank dan swasta,”jelasnya menambahkan sebagai bank milik pemerintah, maka  pemerintah bisa mengendalikan pertumbuhan ekonomi dan ketika ada sesuatu yang bisa menganggu dengan kewenangan yang dimiliki bisa menstabilkan sistem ekonomi yang dibangun.

Karena itu Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah tidak saja melaksanakan fungsi intermediasi bank secara umum tapi lebih sebagai Agent of Development harus bisa menterjemahkan dan menjaga kepercayaan dengan menyesuaikan berbagai kepentingan jasa layanan perbankan baik oleh masyarakat, pemerintah yang customize. Baik di desa, Kecamatan, dan kabupaten tapi tanpa keluar dari rel atau regulasi.

“Komplain harus, mitigasi harus. Apalagi dunia digital dan teknologi banyak hal dipermudah tapi sisi aman harus tertata dengan baik. Bank NTT bisa beradaptasi dengan hal-hal tersebut.

Setiap tahun, kata Alex, data dan laporan yang disampaikan memberikan dukungan kepada Bank NTT untuk berpartisipasi lebih aktif itu multiplayer effectnya didapat oleh pemerintah.

Lebih lanjut dijelaskan Alex, setelah melakukan pengkajian beberapa rancangan bisnis di digital sudah sampai pada tahap metaverse pengunaan teknologi yang melampaui alam pengetahuan dan semesta. Bank NTT baru 2 tahun bisa melakukan perubahan besar.

Kepada media, Alex pun menjawab tantangan mengenai sulitnya akses jaringan internet di desa sehingga dalam rangka beradaptasi dengan keadaan ini, Bank NTT sudah memiliki strategi bisnis yang sangat bisa diandalkan untuk menjawabnya. “Bank tidak hadir lagi secara fisik tetapi dengan bekerjasama dengan komponen-komponen atau elemen-elemen masyarakat yang mau menjadi bagian dari transformasi Bank NTT. Kita akan merekrut dan melatih mereka menjadi agen digital bank NTT,” pungkasnya. (***)

Sumber berita + foto : Humas Bank NTT

Disaksikan Gubernur, Dirut Bank NTT Serahkan CSR Satu Unit Mobil Tangki Kepada Pemkab Nagekeo

NTT AKTUAL. MBAY. PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT), menyatakan kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Nagekeo, yakni dengan menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit mobil tangki. Moment ini berlangsung Selasa (12/4/2022) di Kampung adat Pajoreja Desa Ululoga Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo.

Bantuan satu unit mobil tangki ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do disaksikan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) serta empat orang staf khusus masing-masing Prof Daniel Kameo, DR. Imanuel Blegur, Bertol Badar dan Anwar Pua Geno. Tak hanya itu, dua direksi lainnya dari Bank NTT ikut hadir yakni Direktur TI dan Operasional, Hilarius Minggu serta Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat menyerahkan secara simbolis CSR Bank NTT berupa satu unit mobil tangki kepada Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do. Moment ini berlangsung di kampung Pajoreja Desa Ululoga Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Selasa (12/4/2022). Hadir dan menyaksikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). Dokumentasi : Humas Bank NTT

Corporate Social Responsibility (CSR) Bidang Kesehatan oleh PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo berupa 1 unit mobil tangki air, merupakan wujud nyata Bank NTT dalam meningkatkan sarana air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Nagekeo,” tegas Dirut Alex, demikian dia biasa disapa.

Tidak hanya itu, masih pada kesempatan yang sama, Staf khusus Gubernur NTT, Anwar Pua Geno didamping dua direksi Bank NTT masing-masing Hilarius Minggu dan Paulus Stefen Messakh, menyerahkan secara simbiolis penerima Kredit Mikro Merdeka kepada masyarakat setempat serta penyerahan secara simbolis pelajar penerima tabungan Simpanan Pelajar (Simpel).
Untuk diketahui bahwa Tabungan Simpanan Pelajar Bank NTT, merupakan tabungan yang didesain khusus untuk kalangan pelajar. Tabungan ini dicetuskan oleh pemerintah dan dijalankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki beragam manfaat bagi para siswa/i. Dengan memiliki tabungan SIMPEL memberikan pengalaman belajar untuk membangun budaya gemar menabung dan melatih mengelola keuangan sejak dini. (***)

Sumber berita + foto : Humas Bank NTT

Eksekusi Mimpi Gubernur VBL, Dirut Bank NTT dan Dua Kadis Langsung Gelar Rapat Bersama

NTT AKTUAL. LARANTUKA.Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dengan ekosistem pembiayaan baru yang kini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi NTT, terus digelorakan hingga ke pelosok. Jumat (8/4/2022) siang, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, melakukan kunjungan kerjanya ke Desa Waibao Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Flores Timur.

Di wilayah paling timur dari daratan Flores ini, orang nomor satu di Provinsi NTT itu banyak berbicara mengenai skema baru TJPS yang diyakininya sebagai upaya percepatan NTT bangkit menuju masyarakat sejahtera.

“Kita punya potensi yang hebat. Setiap tahun Tuhan mengirimkan air bagi kita tetapi pertanian  kita tidak ada. Kita harus mampu mengambil sikap, dari tanah-tanah yang kosong itu lahir sesuatu yang berguna. Yang penting jangan tanahnya kosong. Karena pertanian itu bukan programnya pemerintah, itu programnya Tuhan. Jadi, saya katakan ulang, orang-orang yang tidak tanam dan membiarkan air mengalir dengan sia-sia, dia berdosa kepada Tuhan. Berdosa juga kepada nenek moyang,”tegas sosok yang kerab disingkat namanya VBL itu.

Dalam pemaparannya, kepala desa setempat, Herry Aran menjelaskan bahwa tidak hanya di Desa Waibao melainkan desa tetangga lainnya pun memiliki potensi alam yang kaya luar biasa. Ada mente, serta lahan yang luas untuk tanaman jagung. Hanya kondisi alamlah yang menjadi kendala bagi mereka, terutama buruknya infrastruktur menuju desa, serta lokasi pertanian. Bahkan mereka pun kesulitan dalam memperoleh air untuk sektor pertanian. Inilah yang menjadiu kendala serius bagi mereka untuk mengeksekusi program pemerintah, salah satunya TJPS.

“Saya sudah dengar itu, sehingga tolong, seusai pertemuan ini, nanti Direktur Bank NTT, Kadis Pertanian NTT, Kadis PU, tolong rapat dengan para kepala desa disini. Hari ini juga harus ada solusinya, bagaimana memecahkan masalah ini, dengan menghadirkan ekosistem pembiayaan yang menolong masyarakat di Tanjung Bunga ini. Jangan ikut saya dalam kunjungan, tolong dirapatkan dan cari solusinya, nanti malam baru kita ketemu,”tegas VBL dengan nada serius, disambut gemuruh sorak ratusan warga yang memenuhi halaman kantor kepala desa setempat.

Dari atas panggung, Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Ketua Fraksi Nasdem DPRD NTT, Alex Take Ofong, Bupati Flores Timur, Anthon Gege Hadjon dan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, ikut bertepuk tangan.

Usai pertemuan, para pejabat yang yang diberi amanat mengeksekusi percepatan mimpi itu, menggelar pertemuan bersama para kepala desa di Kecamatan Tanjung Bunga. Mereka diantaranya Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Kepala Dinas Pertanian NTT, Lucky Frederich Koli dan Kepala Dinas PU NTT, Maksi Nenabu.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho bersama Kepala Dinas Pertanian NTT, Lucky Frederich Koli, Kepala Dinas PU NTT, Maksi Nenabu, para kepala desa dan Pastor Paroki Riangpuho, RD Paulus Pengasih Magun Nunang, saat menggelar rapat dibawah pohon Kusambi, di kantor kepala desa Waibao, Jumat (8/4/2022). Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Ikut hadir dalam rapat yang berlangsung sekira dua jam itu, Kepala Desa Lamatutu, Vinsenius Umbu Sogen, Kepala Desa Gekengderang, Fidelis Natan Tukang, Kepala Desa Bandona, Ignasius, Kepala Desa Lewobunga, Hendrikus Poi Aran, Kepala Desa Bahinga, Rafael Pelik Maran, Kepala Desa Sinamalaka, Siprianus Hadjon, Kepala Desa Kolaka, Andy Lembunga dan Pastor Paroki Riangpuho, RD Paulus Pengasih Magun Nunang.

Pertemuan di bawah sebatang pohon kusambi yang rimbun, di sisi utara kantor kepala desa Waibao, Kadis Pertanian NTT, Lucky F. Koli membuka diskusi, mempertanyakan ketersediaan lahan dan gambaran umum mengenai infrastruktur menuju ke lokasi pertanian dari setiap kepala desa. Dijawab oleh mereka, bahwa kendalanya ada pada buruknya akses jalan menuju lahan pertanian. “Kami punya ratusan bahkan ribuan hektar lahan tidur yang belum diolah. Di desa kami, berdasarkan data saya, kami punya sekitar 150 hektar yang bisa dipakai untuk tanam jagung ekosistem baru yang ditawarkan yakni TJPS. Kendala kami hanya pada akses jalan dan air,”tegas Hendrikus Poi Aran.

Tak hanya dia, melainkan hal yang sama disampaikan koleganya sesama Kades, Fidelis Natan Tukan. “Kami punya kendala yang sama, yakni infrastruktur menuju lokasi yang kami siapkan yakni 120 hektar,”tegasnya.

Menjawab mereka, Kadis Pertanian NTT, Lucky F. Koli menegaskan bahwa dalam skema pembiayaan yang baru, pemerintah sudah menyiapkan bibit jagung, pupuk non subsidi yang ramah, serta offtaker.

“Sehingga saya minta agar bapak-bapak Kades tolong mendata nama-nama petani yang lahannya mau dipakai, berapa luas lahan dan setelah Paskah, kita akan duduk bersama lagi untuk mengevaluasi data yang diberikan serta bagaimana cara eksekusinya,”tegas Lucky sembai berharap nantinya desa-desa di Kecamatan Tanjung Bunga akan menjadi contoh yang baik, guna menggerakkan desa-desa lain di Flores Timur baik itu di Larantuka dan sekitarnya maupun di Solor dan Adonara. Fokus mereka, nantinya ada 5.000 hektar lahan yang akan ditanami jagung khusus di Flores Timur.

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat itu menjelaskan, pihaknya mensupport penuh program TJPS. “Jika mau jujur, masyarakat diuntungkan dengan program ini, yakni setiap hektar mereka hasilkan tujuh ton jagung yang jika dijual dengan harga pasar saat ini, mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit, yakni diperkirakan Rp 28 juta per hektar. Ada putaran uang yang besar di masyarakat karena ada offtaker yang siap membeli hasil panen,”tegas Alex.

Tak hanya itu, dalam pola ini ada kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan sehingga jika ada wirausaha mandiri mengalami kecelakaan kerja maka seluruh pembiayaannya akan dicover. Termasuk kesehatannya pun akan dicover seluruhnya oleh BPJS. Bank NTT menurutnya akan hadir bersama Pemprov untuk melakukan sosialisasi kepada petani di Tanjung Bunga maupun kecamatan lain di Flores Timur yang membutuhkan penjelasan. “Kita berharap seusai Paskah tahun ini, minggu depan kalau bisa, ada rapat sehingga kita sudah bisa bergerak,”tegas Alex.

Tidak hanya itu, Kepala Dinas PU Provinsi NTT, Maksi Nenabu menjelaskan, mengenai usulan pembuatan jalan, sepenuhnya akan menjadi tanggungjawab Dinas Pertanian, karena terkait status jalan yang msuk kategori jalan tani. “Sementara mengenai embung seperti yang disampaikan sebagai sumber air baku bagi sektor pertanian, kami siap memfasilitasinya. Sehingga kami sudah berpesan kepada Kadis Pertanian Flores Timur yang hadir saat rapat, untuk segera menginformasikan ke Kadis PU untuk membuat kajian kelayakan serta silahkan berproses. Tentu semua ada waktunya, sementara mengenai skenario menyambut musim tanam Oktober-Maret, Dinas Pertanian NTT sudah menyiapkan skenarionya,”ujar Maksi. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Kunjungi Pasar Pada, Gubernur NTT Tinjau Penerapan QRIS

NTT AKTUAL. LEWOLEBA. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati Lembata,Thomas Ola, Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho beserta rombongan, melakukan peninjauan Pasar Digital yang menerapkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yaitu Pasar Pada di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Kamis (7/4/2022).

Setibanya di Pasar Pada, Gubernur VBL bersama rombongan langsung berdialog dengan sejumlah pedagang yang tengah beraktifitas transaksi jual beli di pasar tersebut.

Dengan gaya yang familiar, Gubernur VBL pun disambut hangat oleh salah seorang pedagang ikan kering di Pasar Pada, Agustina Gerimu.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati Lembata,Thomas Ola, Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho beserta rombongan, melakukan peninjauan Pasar Digital yang menerapkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yaitu Pasar Pada di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Kamis (7/4/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Para pedagang harus tetap semangat ya. Bagaimana dengan bantuan kredit yang telah diberikan?”tanya Gubernur VBL kepada Agustina.

“Kredit yang diberikan sangat bermanfaat untuk kami berusaha. Kami sebagai pedagang kecil sangat terbantu, Bapak Gubernur”, ungkap Agustina dengan nada gembira.

Agustina dan beberapa rekan penjual di Pasar Pada berharap agar Pemerintah dan Bank NTT tetap memberi perhatian bagi keberlangsungan usaha berdagang mereka, agar bisa membantu perekonomian keluarga.

“Kami sebagai pemerintah segera akan memberi bantuan Cool Box untuk bisa menolong kalian dalam menjual ikan nanti. Kami bantu sebanyak 10 cool box”, demikian disampaikan oleh Gubernur VBL kepada para pedagang di Pasar Pada, sambil membeli beberapa jenis bahan pangan yang dijual, seperti Ikan, sayur, tomat dan cabe.

Setelah melakukan dialog dan membeli sejumlah bahan pokok makanan, Gubernur NTT beserta rombongan langsung mengikuti acara penyerahan secara simbolis Kredit Mikro Merdeka Bank NTT, Penyerahan Sertifikat Pelatihan Resto Desa Binaan Hadakewa dari Bank NTT, Penyerahan CSR Bank NTT untuk Bidang Kesehatan sebesar 75 Juta dan Penyerahan Simbolis Tabungan Simpel Bank NTT kepada para pelajar SD, SMP dan SMA.

Gubernur NTT dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekda Provinsi NTT : Benediktus Polo Maing, mengharapkan seluruh penerima bantuan bantuan Bank NTT untuk bersyukur dan menghargai apa yang sudah diterima.

“Atas nama Gubernur NTT, saya memohon kepada seluruh penerima, kredit yang sudah diberikan hendaknya digunakan untuk tujuan produktif membantu usaha dalam mendukung ekonomi keluarga. Program pemerintah dan Bank NTT ini juga membantu meminimalisir berbagai masalah ekonomi yang dihadapi, kesulitan dalam mendapatkan kredit dan kesulitan dalam mengembalikan kredit nanti”, jelas Polo Maing tang adalah Putera Lembata.

Sekda NTT berharap agar kredit yang telah diberikan digunakan untuk berusaha, sehingga kelak bisa dikembalikan dengan baik dan tepat waktu.

“Pemerintah yakin dengan kemudahan kredit yang diberikan akan mampu memperbaiki pendapatan keluarga dan juga mampu menyekolahkan anak dengan baik. Pemerintah juga memberikan apresiasi kepada Desa Hadakewa yang telah mendapat penghargaan nomor dua karena memiliki inovasi terbaiknya, sehingga mengangkat reputasi NTT dan Lembata,” ungkap Sekda Polo Maing.

Sementara itu Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan,Kredit Mikro Merdeka Bank NTT adalah sebuah terobosan luar biasa dilakukan Gubernur NTT.

“Kredit Mikro Merdeka Bank NTT diberikan untuk membangkitkan semangat dan harapan agar perekonomian masyarakat NTT menjadi lebih baik, dan membebaskan masyarakat dari belenggu rentenir. Total penyerahan Kredit ini secara konsolidasi pada 23 kantor cabang Bank NTT adalah sebesar Rp. 14.091.012.500, – kepada 2.566 pelaku usaha” ungkap Dirut Bank NTT.

Harry A. Riwu Kaho juga menambahkan bahwa penyerahan CSR Bidang Kesehatan sebesar 75 jutadari Bank NTT kepada Desa Hadakewa, karena desa tersebut berhasil menjadi juara II Festival Desa Binaan Bank NTT Tahun 2021.

” CSR yang diberikan untuk mendukung pembuatan MCK sebagai wujud dukungan Bank NTT dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana pendukung di Desa Hadakewa, sebagai Desa Binaan Bank NTT”, pungkas Riwu Kaho.

Diakhir acara, Gubernur VBL. didampingi Bupati Lembata, Sekda Provinsi NTT, Para Anggota DPRD Provinsi NTT, Ketua DPRD Kabupaten Lembata dan undangan berkenan neninjau pameran UMKM di Lembata Binaan Bank NTT. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Bank NTT Raih TOP CSR Award Bintang 4, Dirut BanK NTT Raih Top Leader on CSR Comitment 2022

NTT AKTUAL. KUPANG. Berlangsung di Raffles Hotel Jakarta, Rabu (30/3/2022) petang, sejumlah perusahaan terkemuka dari berbagai sektor bisnis yang berasal dari seluruh Indonesia, mendapat kehormatan sebagai penerima Penghargaan Top CSR Awards 2022. Tidak hanya itu, para leader di perusahaan pun dinobatkan sebagai pemimpin yang berkomitmen tinggi dalam implementasi CSR di perusahaannya.

  1. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT/Bank NTT) salah satu diantara sekian nama perusahaan-perusahaan besar antara lain: MMS Group Indonesia, Multi Harapan Utama; Kideco Jaya Agung; Geo Dipa Energi; Yayasan BSM Umat; Indonesia Power; Borneo Indobara; Chandra Asri Petrochemical; Bank BRI; Len Industri, MNC Group; Bank Jatim; Kaltim Prima Coal; Aice Group; Sasa Inti; Suntory Garuda Beverage; Danareksa; Sharp Electronics Indonesia; Pupuk Kaltim; Hero Supermarket; Sucofindo; Asuransi Sinarmas; Asmin Bara Bronang.

Kemudian, ada juga nama-nama ini: Solusi Bangun Indonesia; Petro Kimia Gresik; Bank Mandiri; Perusahaan Gas Negara; Lembaga Penjamin Simpanan; Taspen; Bank Sumsel Babel; Jasa Sarana, Bank BCA, Astra Internasional, dan Badak NGL.

Dalam kegiatan yang mengusung tema Being a Responsible Company is the Key Strategy for Business Sustainable Growth (Menjadi Perusahaan yang bertanggungjawab, merupakan kunci strategi untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan) ini, Bank NTT meraih predikat sebagai Top CSR awards 2022 Bintang 4. Bank NTT dinyatakan layak menyandang predikat ini karena dinilai sebagai perusahaan yang berhasil menjalankan program CSR.

Sementara, masih pada moment yang sama, Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho pun dinobatkan menerima penghargaan sebagai Top leader on CSR 2022.

Adapun penghargaan kategori Top Leader on CSR Commitment 2022, merupakan penghargaan yang diberikan kepada pimpinan perusahaan, yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung kelengkapan sistem, tata kelola, dan keberhasilan implementasi CSR di perusahaan.

“Sederetan penghargaan ini diberikan setelah PT. BPD NTT melalui proses penilaian  termasuk wawancara oleh dewan juri sehingga berdasarkan sidang pleno, diterbitkanlah keputusan PT. BPD NTT sebagai pemenang TOP CSR awards 2022 star 4 dan bapak Direktur Utama Harry Alexander Riwu Kaho sebagai pemenang Top Leader on CSR comitment 2022,”demikian release dari penyelenggara.

Kasubdiv Promosi Korporasi dan CSR Bank NTT, Egbert E.D Balukh dan Monalisa Buifena selaku staf pada Divisi Corsec & Legal mewakili manajemen Bank NTT menerima penghargaan pada moment penyerahan award, Rabu (30/3/2022) di Raffles Hotel Jakarta. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

TOP CSR awards star 4 ini diberikan karena sistem, kebijakan dan pelaksanaan oleh Bank NTT berada pada level sangat baik dan mendukung strategi bisnis perusahaan baik dimasa pandemi COVID 19 maupun untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Kasubdiv Promosi Korporasi dan CSR Bank NTT, Egbert E.D Balukh dan Monalisa  Buifena selaku staf pada Divisi Corsec & Legal mewakili manajemen Bank NTT menerima penghargaan ini.

850 Kandidat & 160 Finalis

Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2022, M. Lutfi Handayani, yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Top Business sebagai penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 850 perusahaan di Indonesia (long list kandidat pemenang). Ada sebanyak 200 perusahaan yang mengikuti penilaian, dan 160 perusahaan mengikuti secara lengkap. “Jumlah ini meningkat 10% dibanding tahun lalu yang sebanyak 145 perusahaan,” kata Lutfi.

Kegiatan Top CSR Awards merupakan kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan bidang CSR yang tertinggi, dan  yang terbesar dan paling membanggakan di Indonesia, yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia, yang dinilai berhasil dalam menjalankan program CSR/ TJSL/Community Development, yang efektif dan berkualitas.

Sekaligus, Top CSR Awards bukan hanya sekadar kegiatan penilaian dan pemberian perhargaan semata, namun didalamnya ada banyak proses pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas CSR perusahaan.

Contoh proses pembelajaran itu, adalah adanya sesi Nilai Tambah dalam  kegiatan Wawancara Penjurian, yang terus dibudayakan. “Di dalam Sesi Nilai Tambah ini, Dewan Juri memberikan masukan dan saran-saran perbaikan kepada para peserta, untuk meningkatkan kualitas CSR perusahaan, ke depan,”papar Lutfi.

Lutfi juga merinci kelebihan Top CSR Awads yakni sebagai berikut:

Pertama, kegiatan award-award CSR yang lain, fokus penilaiannya hanya pada aspek comply  terhadap ISO 26000/aspek lingkungan saja. Sedangkan penilaian Top CSR Awards 2022 lebih lengkap. Tidak hanya sekadar comply terhadap ketentuan ISO 26000 dan aspek lingkungan, tapi juga memperhatikan aspek CSV (Creating Shared Value), dan keselarasan CSR untuk mendukung bisnis perusahaan agar tumbuh berkelanjutan.

Kedua, di dalam Top CSR Awards 2022, ada kategori khusus yang terkait dengan 5 Visi Presiden RI 2019-2024, ini menunjukkan bahwa CSR perusahaan seharusnya tidak saja selaras dengan strategi bisnis perusahaan, namun juga bisa sejalan dengan program dan kebijakan Pemerintah. Sehingga sinergi CSR antar-perusahaan maupun sinergi CSR perusahaan dengan Pemerintah, perlu dijalankan dengan baik.

Ketiga, penilaian dalam Top CSR Awards 2022, tidak hanya melibatkan pakar dan konsultan CSR saja. Tetapi juga menyertakan konsultan dan  asosiasi bisnis, serta menimbang tata kelola perusahaan, termasuk dari pasar modal dan lembaga pembiayaan. Sehingga keberhasilan CSR, dapat dinilai dan dilihat lebih komprehensif, dari sudut pandang (bisnis) yang lebih luas.

Sekitar seminggu sebelum acara puncak Top CSR Awards 2022, dilaksanakan pula Webinar Top CSR Awards 2022, dengan mengangkat tema Adopsi ISO 26000 SR dalam Kebijakan dan Implementasi CSR. Pembicaranya dari para pakar CSR di Indonesia dan ada sharing dari para kandidat pemenang Top CSR Awards 2022.

Sementara, dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Hidup dan Kehutanan, Sigit Reliantoro, menyampaikan sejumlah hal. Antara lain bahwa konsep community development yang dilakukan perusahaan-perusahaan, banyak yang sudah memproteksi ekosistem.

Kriteria Penilaian

Ketua Dewan Juri Top CSR Awards 2022,Mas Achmad Daniri, menjelaskan proses penilaian dan penjurian Top CSR Awards 2022. Kategori penghargaan Top CSR Awards 2022 untuk perusahaan/organisasi, diklasifikasikan dalam lima tingkatan Level  Bintang, yang dinilai berdasarkan sejumlah kriteria.

Pertama, adalah bagaimana tingkat Keselarasan CSR dengan strategi bisnis melalui pendekatan CSV (Creating Shared Value). Kemudian yang kedua, adalah bentuk program CSR unggulan di masa Covid-19. Hal ini menjadi penting, agar keberadaan CSR, terus berperan untuk mendorong perusahaan keluar dari situasi sulit seperti saat ini.

Ketiga, sejauh mana CSR perusahaan sudah mengadopsi ISO 26000 tentang TJSL. Keempat, adalah bagaimana kebijakan dan sistem tata kelola CSR serta Kelima, adalah perumusan dan pelaksanaan kebijakan bisnis dan CSR perusahaan secara win-win, melalui penciptaan nilai manfaat bersama termasuk manfaat terhadap keberlanjutan bisnis perusahaan.

Dalam penilaian pun, Dewan Juri mempertimbangkan dampak CSR kepada multi stakeholders. “Namun, Dewan Juri tidak membedakan jenis sektor usaha, dan tidak membedakan apakah CSR  diimplementasikan karena keharusan dari suatu regulasi  atau atas inisiatif perusahaan. Jadi, yang dipertimbangkan Dewan Juri adalah sejauh mana CSR perusahaan, dapat memenuhi lima kriteria utama yang ditetapkan,”Daniri menjelaskan.

Temuan Penting

Beberapa temuan penting selama proses penilaian dan penjurian Top CSR Awards 2022 yakni; Pertama, secara umum, sudah semakin banyak program CSR perusahaan-perusahaan yang selaras dengan strategi bisnis perusahaan. Oleh karena itu program pembangunan Pemerintah (pusat dan daerah) dan pihak swasta pelaku bisnis serta inisiatif dari unsur masyarakat setempat, perlu dikolaborasikan dalam memaksimalkan manfaat secara total. Sehingga akan tersedia peluang untuk menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat setempat, perusahaan dan stakeholder, termasuk Pemerintah.

Kedua, sebagian besar perusahaan sudah banyak menjalankan CSR, yang tidak hanya berfokus pada pengembangan dan pelibatan masyarakat (community involvement and development) saja, namun juga implementasi CSR yang selaras dan relevan dengan tujuh subyek inti ISO 26000.

Ketiga, sebagian perusahaan sudah mulai menjalankan CSR dengan pendekatan Creating Shared Value (CSV), agar para stakeholder, baik internal maupun ekstenal perusahaan, dapat memperoleh manfaat dan tumbuh berkembang secara bersama. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Spektakuler, Dua UMKM Binaan Bank NTT Hadir di Arena MotoGP Mandalika

NTT AKTUAL. KUPANG. Tidak hanya memanfaatkan semua peluang bisnis di Provinsi NTT, melainkan PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) pun melakukan ekspansi pasar hingga ke pusat perhatian dunia saat ini, yakni arena MotoGP International yang terletak di Mandalika, Lombok-Provinsi NTB.

Kehadiran bank yang sangat identik dengan inovasi dan gagasan spektakuler ini dalam bentuk kehadiran dua kelompok UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) binaan Bank NTT, untuk mengambil bagian dalam menyediakan kebutuhan pengunjung selama perhelatan akbar MotoGP Mandalika, Minggu (20/3/2022).

Sementara, dua UMKM binaan Bank NTT itu yakni Komodo Gift Shop milik Maria Srikandi Mayangsari Latubatara di Labuan Bajo, Manggarai Barat dan Emanuel All Shop milik Emanuel dari Kota Kupang.

Display product dari Galery Komodo Gift Shop Labuan Bajo, di Arena Sirkuit MotoGP Mandalika. Dokumentasi : Kandy Mayangsari

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam konferensi pers bersama wartawan seusai RUPS tahunan tahun 2021 dan RUPS Luar Biasa Tahun  2022 yang berlangsung di Lingko Room 1 Sudamala Resort, Labuan Bajo, akhir pekan kemarin menegaskan hal ini. Bahwa ada dua UMKM yang dikirim ke Mandalika, yakni UMKM Komodo Gift dan Immanuel. Kehadiran mereka disana, semata untuk mempromosikan semua produk dan potensi pariwisata yang ada di Nusa Tenggara Timur.

“Ada beberapa kelompok UMKM yang kita bina dan sebelum G20 mereka berada di Mandalika untuk mewakili NTT dalam mempromosikan produk kita. Yakni Komodo Gift dan Immanuel. Ini akan menjadi inspirasi dan motivasi bagi pelaku UMKM di NTT untuk dapat memanfaatkan setiap momentum untuk tampil,”tegas Alex.

Saat press conference, Dirut Alex didampingi seluruh direksi yakni Direktur Teknologi, Informatika dan Operasional, Hilarius Minggu, Direktur Dana dan Treasury, Yohanis Landu Praing, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh serta Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe. Hadir pula seluruh komisaris yakni Komisaris Utama, Juvenile Jodjana serta dua Komisaris Independen yakni Samuel Djoh Despasianus dan Frans Gana.

Kehadiran di ajang Pertamina Mandalika International Street Circiut yang digelar sejak 18-20 Maret 2022 ini menjadi pembuktian kesiapan Bank NTT dalam menyongsong Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 dan Asean Summit pada 2023 nanti.

“Saya sementara bersama teman-teman UMKM lagi berada di Mandalika mengikuti pameran UMKM di ajang MottoGP Mandalika di NTB,” kata Kandy Mayangsari, demikian biasa disapa saat dihubungi, Sabtu (19/3/2022). Galery Komodo Gift Shop ini beralamat di Jalan Raymundus Rambu No 17 di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo-Labuan Bajo, Manggarai Barat atau tepatnya di depan Mako Brimob Subden 4 Labuan Bajo.

Galery Komodo Gift Shop menjadi salah satu pusat souvenir atau oleh-oleh kerajinan tangan masyarakat dengan menyediakan aneka oleh-oleh mulai dari tenun khas NTT, pakaian, mutiara, hingga gantungan kunci, sepatu dari bahan dasar tenun, topi, kalung, gelang, cincin, anting baik dari mutiara ataupun dari bahan khas lokal lainnya, dan masih banyak lagi.

Ada pula makanan khas NTT seperti kacang Timor, kopi Manggarai, madu hutan, hingga abon ikan. Menariknya, produk-produk makanan ini merupakan hasil produksi dari warga NTT. (***)

Sumber berita : HUMAS BANK NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Kunker di Belu, Gubernur VBL Hadiri Penyerahan CSR Bank NTT

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali melanjutkan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Belu pada Minggu (23/01/2022), setelah sehari sebelumnya mengunjungi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Dalam kunjungan ke Kabupaten Belu kali ini beliau meninjau Lokasi Perusahaan Ayam Petelur Lavinci Farm di Desa Tukuneno, Kawasan Food Estate di Rotiklot Desa Fatuketi, menghadiri acara Penyerahan Bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) Bank NTT serta Kredit Mikro Merdeka Bank NTT di Desa Dualaus, serta memantau destinasi wisata air terjun di Desa Dualasi Raiulun.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (tengah) saat melakukan Kunker di Kabupaten Belu, didampingi Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kiri) dan Bupati Belu, Agustinus Taolin (kanan), Minggu (23/01/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Pada kunjungannya di Perusahaan Ayam Petelur Lavinci Farm di Desa Tukuneno Kecamatan Tasifeto Barat, Gubernur sangat mengapresiasi pihak perusahaan tersebut yang sudah berperan memberikan kebutuhan telur bagi masyarakat lokal.
“Terima kasih kepada Lavinci Farm, kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih serta rasa hormat ini adalah langkah maju dengan sudah memberikan suplai telur bagi provinsi NTT. Hal ini dapat mengurangi impor telur dari luar NTT,” ujar Gubernur.

“Kita harus dukung juga agar bagaimana kita bisa kembangkan peternakan kita, salah satunya dengan membuat pakan ternak sendiri. Jangan lagi kita beli pakan ternak dari luar NTT. Kita harus kembangkan industrinya disini. Sejauh ini Kita masih beli pakan ternak ke jawa 1,1 triliun per tahun,” kata beliau.

“Melalui integrasi Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan agar bagaimana Program TJPS itu terus dilaksanakan dengan baik sehingga dapat menghasilkan juga pakan ternak. Kita harapkan juga hasil pakan ternak dari TJPS dengan perhitungan 1 Ha untuk menghasilkan 7 ton juga dapat digunakan untuk perusahaan Lavinci Farm ini,” jelas Gubernur.

Manager Lapangan Lavinci Farm
Chintya Ivanna Joyo menjelaskan pihaknya ingin mewujudkan pemenuhan kebutuhan telur segar bagi masyarakat. “Awalnya kami mulai farm ini dengan 4.000 ekor ayam petelur dan berkembang hingga hari ini menjadi 21.000 ekor dengan produksi 16.700 butir per hari,” jelasnya.

“Kami juga harapkan bisa produksi pakan sendiri sehingga bisa menekan biaya produksi. Kami juga ingin memenuhi kebutuhan di luar Kabupaten Belu serta kami mohon bantuan Bapak Gubernur untuk mau membantu agar kami bisa mendapatkan izin ekspor ke Timor Leste,” harap Ivanna

Kunjungan ke Kawasan Food Estate

Selanjutnya Gubernur mengunjungi lahan food estate. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur mengharapkan agar pengelolaan lahan food estate tersebut dilakukan secara maksimal sehingga hasilnya dapat digunakan bagi masyarakat. “Lahan food estate dengan tanaman jagung ini harus bisa hasilkan 7 ton dari 1 Ha,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani Blok C pengelola lahan food estate Maria Yolenta Kiik juga memberi apresiasi pada Pemerintah yang sudah memberikan bantuan alat sprinkler. “Terima kasih pada pemerintah dalam hal ini Balai Wilayah Sungai yang sudah memberikan bantuan pompa air sprinkler. Ini sangat membantu kami untuk pengolahan kami disini,” Maria.

Pada kesempatan tersebut juga, Bupati Belu Agustinus Taolin menjelaskan, lahan tersebut awalnya lahan kosong yang tidak digunakan. “Lahan ini awalnya tidak dipakai sama sekali. Tapi kita patut bersyukur karena sudah dimanfaatkan dan akan berdampak baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan UMKM Desa Dualaus dan Wisata Air Terjun Mauhalek

Dalam lanjutan kunjungan Gubernur, Gubernur juga turut memantau UMKM masyarakat Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak diantaranya kopi, tenun ikan, kerajinan tangan dan lain-lain.

Selanjutnya, Gubernur juga mengunjungi wisata air terjun di Desa Dualasi Raiulun Kecamatan Lasiolat. “Ini tempat yang indah dan spot air terjunnya luar biasa. Kita akan desain dengan lebih baik sesuai cita rasa pariwisata. Kita harus desain penataan dengan benar dan menarik. Kita akan buatkan kolamnya juga agar airnya tertampung dan menjadi tempat mandi yang nyaman bagi pengunjung,” kata beliau.

Gubernur menambahkan, sangat diperlukan penataan berbasis komoditi (commodity based). “Kita siapkan taman bermain dengan lopo juga. Kita latih masyarakat untuk bagaimana melayani pengunjung dan juga kita harus jaga dengan baik kebersihan lingkungan air terjun dan desa kita ini. Serta saya mau setiap rumah bisa siapkan 2 kamar untuk dapat digunakan sebagai tempat menginap bagi para pengunjung. Kalau kita desain dengan baik pasti mereka akan datang menginap ke sini dan juga untuk melihat destinasi fulan fehan,” Ungkap Gubernur Viktor.

Sementara itu, Seorang Tokoh Pemuda Desa Dualasi Raiulun Dominggus Tes sangat gembira dengan kunjungan Gubernur ke lokasi air terjun Mauhalek tersebut. “Kami sangat bersyukur dengan kehadiran Bapak Gubernur disini yang sudah mau mengunjungi wisata alam air terjun Mauhalek dan untuk pengembangannya lebih baik lagi,” jelas Dominggus. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT

Editor : Nataniel Pekaata