Arsip Tag: Harry Alexander Riwu Kaho

Lidya Sukses Jadi Agen Mobile Banking Bank NTT, Dirut Alex : Semoga ini Menjadi Inspirasi

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Doa dan harapan agar Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT terus bertumbuh, ditiraskan tidak saja oleh pemegang saham, pengurus serta para pelaku bisnis kelas atas. Kali ini, doa itu datang dari seorang agen mobile banking Bank NTT, yakni Ny. Lidya Yanti Taolin. Baginya, Bank NTT harus terus bertumbuh dan hadir tak hanya sebagai agent of development melainkan menjadi berkat bagi masyarakat kecil hingga menengah.

Pernyataan ini disampaikannya di sela-sela peresmian Be Ju BISA agen Laku Pandai Bank NTT yakni kios ELKANA, di Atambua, Senin (30/1/2023) pagi.  Ny Lidya adalah pemilik kios tersebut, yang sudah difasilitasi pembangunannya oleh Bank NTT. Pasalnya, dia adalah agen Laku Pandai, yang masuk nominasi sebagai penerima Dedikasi Award Bank NTT di tahun 2022. Sejak tahun 2019, Ny Lidya sudah bermitra dengan Bank NTT dan memiliki reputasi yang sangat baik, dan layak diunggulkan.

Ny. Lidya Yanti Taolin bersama Bupati Belu, Dirut Bank NTT, Kepala OJK NTT dan Pejabat lainnya saat menekan tombol sirine sebagai tanda peresmian Be Ju BISA agen Laku Pandai Bank NTT yakni kios ELKANA, Senin (30/1/2023) pagi. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

“Saya berharap semoga ke depan Bank NTT semakin jaya dengan terus memperhatikan usaha kecil seperti saya, bukan hanya dengan Kredit Mikro Merdeka tapi bisa dapat yang sedikit lebih besar lagi, terutama nasabah yang sudah lama menjalin hubungan dan yang memiliki track record baik,”tegas Ny Lidya saat itu.

Dia menambahkan, alasannya bermitra dengan Bank NTT untuk membantu mempercepat pertumbuhan usaha. Karena selain mereka memperoleh mesin EDC secara gratis, juga banyak kemudahan dan keuntungan yang didapatnya selama menjadi agen Laku Pandai. Di akhir diskusi dengan media ini, Ny Lidya menegaskan, semoga kedepan Bank NTT memfasilitsi mereka dengan menghadirkan BI Fast di aplikasi yang sudah ada, sehingga kian mempermudah mereka ada pilihan dalam bertransaksi.

“Apalagi, yang paling banyak bertransaksi dengan kami melalui Mobile Banking Bank NTT seperti pembelian pulsa reguler, pulsa listrik, tarik tunai, setor dan transfer. Terimakasih Bank NTT karena sudah memudahkan kami,”pungkasnya.

Sementara Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya di hadapan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT,  Japarmen Manalu, Bupati Belu, dr Taolin Agustinus, serta sejumlah undangan saat itu memberi apresiasi atas keberhasilan Ny Lidya dalam memanfaatkan layanan M Banking Bank NTT.

Dengan bermitra dengan Bank NTT sejak 2019, dia sudah diedukasi dan mampu memanfaatkan layanan ini secara baik sehingga mendatangkan keuntungan. Apa yang dilakoni Ny Lidya menurutnya selaras dengan program OJK dan BI untuk menghadirkan layanan perbankan tanpa adanya kantor bank.

“Kemudian BI juga dalam agenda modernisasi sistem pembayaran untuk digitalisasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan kemudahan, kemurahan, cepat dan handal maka QRIS menjadi salah satu alternatif sistem pembayaran yang ada dalam M Banking kita untuk memfasilitasi kebutuhan jasa layanan perbankan,”ujar Alex.

Ny Lidya bagi Dirut Alex adalah contoh penguna aplikasi M Banking yang sukses, karena keberhasilannya itulah diganjar dedikasi award, lalu berlanjut pada bantuan kios. “Mudah-mudahan beliau menjadi inspirasi bagi ibu-ibu untuk menopang ekonomi rumah tangga dengan aktifitas-aktifitas  yang cerdas. Memanfaatkan waktu secara efektif dengan menggunakan aplikasi Be Pung Mobile Bank NTT,”ujar Alex lagi.

Dengan berbagai koreksi dari BI, kedepan Alex berharap adanya perubahan setelah mereka melengkapi persyaratan untuk nantinya Ny Lidya bisa membantu Bank NTT untuk menginisiasi sejumlah layanan melalui layanan digital yang disiapkan Bank NTT bekerjasama dengan sejumlah pihak. Diantaranya BI, OJK, Dinas Kependudukan untuk validasi penduduk. Dalam menginisiasi layanan perbankan, warga cukup membawa KTP lalu bisa mengakses fitur-fitur yang tersedia.

“Kami harapkan model Laku Pandai ini yang akan diperkuat dengan Siskeudes, akan menjadi media bagi peningkatan PAD. Jadi pembayaran-pembayaran pajak, retribusi dan sebagainya bisa dilakukan di tempatnya Ibu lidya, dan di kios ini layanannya 24 jam, tidak terbatas, menyesuaikan dengan kebutuhaan. Tidak seperti di kantor-kantor pemerintah,”ungkap Alex menambahkan, jenis usaha seperti ini sangat tepat untuk daerah-daerah destinasi wisata karena akan berdampak langsung pada peningkatan PAD, dan Bank NTT sebagai bank pemerintah ikut bertanggungjwab terhadap peningkatan potensi PAD. (***/NA)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Terus Tumbuh Positif, Awal 2023 Bank NTT Berhasil Bukukan Laba Rp. 40 M

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Kinerja keuangan Bank NTT, terus mengalami pertumbuhan ke arah positif, dari tahun ke tahun. Hal ini dibuktikan dengan besaran laba yang berhasil dibukukan di awal tahun ini. Memasuki hari ke-29, atau hingga tanggal 29 Januari 2023, laba yang berhasil dicapai Bank NTT adalah sebesar Rp. 40 M.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, dalam laporannya saat peresmian Be Ju BISA agen Laku Pandai Bank NTT yakni kios ELKANA, Atambua, Senin (30/1/2023) pagi, menyampaikan hal itu.

“Di tahun 2023 kita terus mengalami pertumbuhan positif dan laba yang kita capai pada kemarin (29 Januari), sudah mencapai hampir Rp 40 M mudah-mudahan laba akhir bulan mencapai 40-an sehingga akumulasi sampai dengan Desember 2023, pertumbuhan laba kita akan diatas pertumbuhan laba tahun 2022,”demikian Dirut Alex saat itu.

Tidak hanya itu, ditambahkannya juga bahwa  “Untuk pertumbuhan kinerja keuangan Bank NTT untuk tahun 2022, dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga ruang koordinasi yang diberikan oleh Bank Indonesia (BI), dan semua pemilik bank ini serta seluruh masyarakat, kita bertumbuh positif. Dan laba kita sebelum audit, mencapai Rp 327 M,”tegasnya disambut tepuk tangan ratusan tamu undangan.

Hadir saat itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT,  Japarmen Manalu, Bupati Belu, dr Taolin Agustinus, serta sejumlah undangan.

Masih dalam sambutannya, Dirut Alex-demikian disapa, sangat mengharapkan agar dengan pertumbuhan laba ini terus meningkatkan komitmen pengurus membesarkan Bank NTT. Termasuk di dalamnya, dia menyentil pemenuhan modal inti minimum sesuai peraturan OJK tentang konsolidasi bank umum. Dimana, bank-bank seperti Bank Pembangunan Daerah, termasuk di dalamnya Bank NTT, harus memiliki modal inti minimum sebesar Rp. 3 Triliun pada akhir Desember 2024 mendatang. Dan terkait isu ini, sudah banyak langkah yang diambil oleh Bank NTT, termasuk pada 20 Desember 2022 kemarin saat momentum HUT NTT, menandatangani MoU dengan Bank DKI, dalam pelaksanaan konsep Kelompok Usaha Bersama (KUB). Jika tak ada aral merintangi, maka tidak lama lagi akan direalisasikan dengan PKS antara kedua belah pihak.

Masih menurut Dirut Alex di Atambua, dengan meningkatnya laba, tentu akan berdampak pada kontribusi Bank NTT pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena berdasarkan catatan dari Kantor Pajak, Bank NTT merupakan perusahaan pembayar pajak terbesar di Provinsi NTT.

Tak hanya itu, masih dalam laporannya, disebutkan bahwa mengenai deviden yang akan disetor kepada para pemegang saham, hingga tahun 2024 mendatang, apakah alokasinya sesuai dengan komitmen yang dibangun, untuk dibayarkan sebesar 100 persen atau tidak, tergantung keputusan para pemegang saham.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu saat itu dalam sambutannya menegaskan bahwa OJK sangat menaruh apresiasi atas karya-karya inovasi luar biasa yang dilakukan oleh mitra kerja mereka Bank NTT.

“Sejak saya sembilan bulan lalu ditugaskan disini, kami selalu bangun komunikasi positif, yang benar bilang benar, yang harus diperbaiki itu apa kita sampaikan. Semuanya kita lakukan karena ada pertemuan secara berkala antara OJK dengan Bank NTT sebagai bagian dari pengawasan kami. Sebagaimana disinggung Pak Dirut, beberapa minggu ini ada beberapa berita mengenai Bank NTT. Yang keakuratannya belum tentu benar. Tapi kami dari OJK juga melakukan langkah-langkah terukur,”tegas Japarmen menambahkan “Nah kalau ternyata kita pantau terus dan tidak ada dampaknya, kita tetap pantau. Pimpinan kita di Jakarta juga memantau karena industri jasa keuangan adalah industri kepercayaan karena itu kita semua harus membangun kepercayaan.” (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Meraih Penghargaan Dari KPK, Dirut Bank NTT Ucapkan Terima Kasih

NTT AKTUAL. KUPANG. Seperti pemberitaan sebelumnya di NTT AKTUAL, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), memberikan penghargaan kepada PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT).

Dalam surat penghargaan yang ditandatangani oleh Ketua KPK, Drs. Firli Bahuri, M.Si tersebut, menyebutkan bahwa Bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur, Bank NTT, diberi penghargaan atas peran serta dan kerja sama dalam Implementasi Aplikasi Pertukaran Data Elektronik (PEDAL).

Menyikapi penghargaan ini, Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Rabu (18/01/2023) petang, menyatakan atas nama Pengurus & Karyawan/ti Bank NTT, pihaknya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada KPK atas Penghargaan yang diberikan atas Kepatuhan dan Ketaatan Pengurus Bank NTT dalam Pemenuhan Kewajiban Penyampaian Laporan LHKPN sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Dokumentasi : istimewa

“Melalui kesempatan ini juga sebagai Dirut menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan seluruh  masyarakat pengguna jasa Bank NTT, para nasabah, debitur, mitra kerja, BI, OJK dan para pemegang saham, sehingga Bank NTT terus bertumbuh positif,” tegas Alex-demikian sapaannya.

Tidak hanya itu, ditambahkannya bahwa “Apresiasi terkhusus kepada seluruh Share Holder’s dan Stake Holder’s yang telah secara Cerdas, Profesional, Setia & Hati yang bersih memilah kebenaran-kebenaran yang menguatkan dan membangkitkan dari pada berbagai pemberitaan tendensius dan tidak benar,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dia tak lupa menyebut ungkapan yang sama kepada masyarakat pengguna jasa Bank NTT agar terus mendukung penuh dengan peningkatan kepercayaan kepada pengelolaan Bank NTT. Karena dengan menabung serta bertransaksi di Bank NTT, sama dengan membangun NTT.

Sumber berita + foto : Humas Bank NTT

Level Sangat Aman, CAR Bank NTT Berada di Angka 26,05 Persen

NTT AKTUAL. KUPANG. “Secara rasio kinerja keuangan itu ada yang di sebut Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Bank NTT saat ini berada di angka 26,05 persen. Artinya, berada di level yang sangat aman. CAR Bank NTT mencapai level yang sangat aman. Oleh sebab itu apabila ada risiko apapun dalam operasional, dengan CAR seperti ini kita akan mampu meredam gejolak dan risiko yang ada dalam operasional bank dan ini juga yang dinilai oleh OJK bahwa Bank NTT sebagai bank sehat,”

Hal ini di sampaikan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam acara Media Gathering Bank NTT bersama Insan Pers, bertempat di Suba Suka Restorant, Kota Kupang, Kamis (29/12/2022).

Dirinya menambahkan kendati dalam himpitan tantangan perlambatan ekonomi dan dampak pandemi Covid-19, Bank NTT terus tumbuh bahkan melejit. Secara kinerja keuangan dalam 5 tahun terakhir sesuai data yang ada, Bank NTT mengalami pertumbuhan dan peningkatan secara terukur.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat memberikan keterangan pers kepada Wartawan dalam kegiatan Media Gathering yang berlangsung di Suba Suka Restorant, Kota Kupang, Kamis (29/12/2022)

“Walaupun periode tahun 2022 belum berakhir dan belum dilakukan audit, tapi data mencatat bahwa secara aset Bank NTT mengalami pertumbuhan positif 5,26%.  Hal serupa juga sama seperti kredit dengan pertumbuhan positif 5,17%, kemudian pertumbuhan Dana Pihak Ketiga juga kita harus memiliki strategi dimana situasi yang sulit membutuhkan efisiensi yang luar biasa yang mencapai Rp 150 Milyard sehingga dana bertumbuh mencapai 98 persen,” ujar Dirut Alex.

Dirut Alex Riwu Kaho menjelaskan modal stor mengalami pertumbuhan mencapai 9,20 persen atau mencapai Rp 1, 98 Triliun. Sedangkan modal inti yang terdiri dari modal stor dan beberapa komponen lainnya tercatat mencapai Rp 2,3 triliun atau bertumbuh 9,48 persen.

Lanjutnya, untuk pertumbuhan aset, dan investasi, serta lainnya masih dalam level yang sangat sehat dan pertumbuhan terkendali dengan baik. “Demikian juga NPL masih pada rasio 2,8 dan LDR (perbandingan antara dana dan kredit), jadi kinerja keuangan Bank NTT masih dalam rentang kendali yang sangat sehat. Tingkat kesehatan bank NTT, telah mampu kita mampu tingkatkan yakni meningkat dalam komposit 2 atau sehat. Kalau sebelumnya di tahun 2021 masih komposit 3 kali ini semuanya sudah dalam komposit 2. Jadi ada peningkatan yang selaras dengan berbagai program-program perbaikan yang kita sedang lakukan, baik transformasi dalam bidang kredit maupun operasional serta mengikuti perkembangan digitalisasi dan elektronifikasi,” katanya.

Bank NTT Ketika memasuki tahun 2022, diawali dengan pencapaian digitalisasi dimana secara nasional seluruh bank  itu diwajibkan ikut program BI Fast. “Dan, prestasi Bank NTT masuk pada batch ke-2 sehingga awal Januari 2022 Bank NTT sudah secara Nasional layak untuk memberikan layanan BI Fast baik secara konvesional maupun aplikasi B’Pung Mobile,” tutur Dirut Alex.

Disebutkan Dirut Alex Riwu Kaho, berbagai kegiatan kolaborasi untuk meningkatkan kontribusi Bank NTT sebagai agent of development mendapat pembiayaan-pembiayaan energi dari berbagai pihak baik melalui ekosistem pembiayaan maupun kemitraan dari berbagai pihak. “Terakhir kita mendapatkan atensi dari Bill Gates Foundation yang mengutus timnya melihat Bank NTT dalam kiprah pengembangan UMKM di NTT,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Bank NTT sesuai dengan kondisi NTT yang masih ada tantangan stunting maka Bank NTT melakukan program bagi sahabat stunting. “Kita melakukan kerja sama dengan simpul-simpul yang mengelola penanganan stunting dan sampai dengan akhir Desember ini di seluruh NTT secara periodik terus dilakukan kegiatan-kegiatan interfensi untuk pembiayaan makanan tambahan bagi baduta dan balita stunting,” ujarnya.

Selain itu, Bank NTT juga terlibat dalam kegiatan penanaman manggrove dan beberapa kegiatan penghijauan terus digerakan baik secara internal maupun bersama-sama dengan berbagai stakholders di seluruh NTT.

Di kesempatan yang sama, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel M. Adoe mengatakan, perbaikan-perbaikan SOP tata kelola perbankan terus dilakukan. Dalam penyempurnaan SOP, pihaknya melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI).

“Kita buat SOP yang baru, kita sempurnakan yang lama dengan dukungan dan bantuan dari teman-teman BPKP, OJK, dan BI,” kata Christofel Adoe.

Untuk di ketahui Acara Media Gathering ini dipandu oleh Konsultan Humas Bank NTT Stenly Boymau dan dihadiri para Direksi dan Komisaris diantaranya, Direktur Dana dan Treasury Bank NTT Yohanis Landu Praing, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel M. Adoe, Komisaris Independen Bank NTT Semuel Djo, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, Komisaris Independen Bank NTT Frans Gana, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Hilarius Minggu, dan Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefen Messakh. (**/NA)

Bank Indonesia Perkenalkan Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT di Forum Nasional

NTT AKTUAL. DENPASAR. Di tengah ancaman krisis pangan dan energi di tahun 2023, ternyata Bank Indonesia sebagai regulator, melihat ada satu aplikasi yang bisa diandalkan untuk mengendalikan inflasi secara nasional. Dan, aplikasi itu adalah aplikasi B’Pung Petani yang digagas oleh Bank NTT tahun ini.

Aplikasi ini, oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam acara “Gerakan Nasional Pengendalian  Inflasi Pangan  Bali  Nusra yang berlangsung Jumat (9 Desember 2022) di Denpasar dijadikan model digitalisasi data manajemen usaha tani, dan pengendalian inflasi secara nasional.

Bank Indonesia (BI) menyebut Aplikasi B Pung Petani bisa menjadi kunci tercapainya ketahanan pangan dan kestabilan harga di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan bisa direplikasi oleh daerah lain.

“Aplikasi ini ditujukan untuk mengoptimalkan pemetaan produksi dan distribusi komoditas pertanian di daerah Nusa Tenggara Timur, dan selanjutnya dapat direplikasi daerah lainnya,”ujar Destry Damayanti.

LUNCURKAN: Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho bersama Plt Sekda NTT, Yohana Lisapally, berada di atas panggung pada moment Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Bali Nusra,  Jumat (9 Desember 2022) di Denpasar.

Untuk diketahui bahwa pengembangan aplikasi ini merupakan wujud sinergi antara BI, BPD NTT, dan pemerintah daerah yang akan menghubungkan antara petani, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung kesinambungan produksi pangan ke depan.

Dalam release resmi Bank Indonesia yang dikutip dari laman www.bi.go.id, disebutkan bahwa pengembangan digitalisasi manajemen data usaha tani menjadi kunci tercapainya ketahanan pangan dan stabilitas harga. Bank Indonesia dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali Nusa Tenggara (Nusra) memperkuat sinergi dan inovasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) melalui aplikasi B’Pung Petani yang ditujukan untuk mengoptimalkan produksi dan distribusi komoditas pertanian di daerah Nusa Tenggara Timur, dan selanjutnya dapat direplikasi daerah lainnya.

Pengembangan aplikasi ini merupakan wujud sinergi antara Bank Indonesia, BPD NTT, dan Pemerintah Daerah yang akan menghubungkan antara petani, pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam mendukung kesinambungan produksi pangan ke depan.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan bahwa GNPIP hadir untuk mengoptimalkan inovasi dalam stabilisasi harga pangan nasional (dari sisi suplai) dan mendorong produksi guna meningkatkan ketahanan pangan, yang lebih terintegrasi serta berdampak. Diharapkan sinergi bersama dalam menjaga stabilitas harga akan menopang daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi nasional. Dampak dari penguatan sinergi tersebut pun secara nasional sudah terasa, dimana Indeks Harga Konsumen (IHK) November 2022 tercatat sebesar 5,42% (yoy) menurun dari bulan sebelumnya sebesar 5,71% (yoy). Inflasi makanan yang mudah menguap juga turun menjadi sebesar 5,7% (yoy) dari puncaknya di bulan Juli yang sekitar 12%, inflasi inti juga mulai stabil di level 3,30% (yoy) dari bulan lalu yang sebesar 3,31% (yoy). Dengan berbagai kebijakan dan sinergi penguatan, kami optimis tekanan inflasi akan menurun dan kembali ke sasaran 3,0±1% pada tahun 2023, dengan inflasi inti akan kembali lebih awal pada paruh pertama tahun 2023. Tekanan Kehancuran, “Kita harus dorong sinergi pembangunan digitalisasi data senjata seperti yang telah dilakukan oleh TPID NTT melalui aplikasi B`Pung Petani dalam membangun ketahanan pangan di daerah”.

Selain mendorong digitalisasi, GNPIP Bali Nusra turut menginisiasi penerapan smart farming sesuai dengan tema “Dari Pekarangan Menuju Kestabilan Harga Pangan” yang perlu digaungkan sebagai semangat bersama. Komitmen upaya penguatan sinergitas pengendalian inflasi GNPIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara juga ditandai dengan deklarasi pengurangan inflasi pangan oleh Bank Indonesia, Anggota Komisi XI DPR RI, Badan Pangan Nasional, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Bali, NTB, dan NTT.

Dirut Alex: Siap Jadi Support System

Sementara Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho usai launching aplikasi B Pung Petani dalam acara GNPIP Bali Nusra mengatakan, NTT kaya akan sumber daya alam dan komoditi unggulan.

Namun rendahnya kapasitas produksi dan kualitas yang dihasilkan, serta perbedaan varietas yang dihasilkan dengan kebutuhan, menyebabkan permintaan pasar tidak dapat terpenuhi. Kondisi inilah yang menyebabkan kenaikan harga di NTT kerap terjadi.

“B’Pung Petani yang digagas oleh Bank NTT, siap menjadi support system bagi pemerintah untuk mengatasi masalah inflasi,”kata Alex Riwu Kaho menambahkan aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur potensi pertanian, potensi peternakan, rencana tanam, serta kebutuhan pupuk.

“Hadirnya B’Pung Petani diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara permintaan dan harga pangan, meningkatkan nilai tukar petani, meningkatkan PDRB serta menjaga kestabilan harga,”tegasnya. Masih dalam Acara “Gerakan Nasional Pengendalian  Inflasi  Pangan Bali Nusra, Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho dan Plt Sekda NTT, Yohana Lisapally, didaulat ke atas panggung untuk launching Aplikasi B’Pung Petani. Hadir dan menyaksikan moment itu, Inspektur Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir Balaw, Deputi 3 Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional Andriko Noto Susanto, Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti serta para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Bali Nusra. (***)

Sumber Berita + Foto : HUMAS BANK NTT 

Miliki Dedikasi Tinggi, Bank NTT Berhasil Raih Penghargaan di BI Awards 2022

NTT AKTUAL. JAKARTA. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur(NTT) meraih 2 (dua) penghargaan bergengsi di ajang Bank Indonesia (BI) Awards 2022.

BI Awards 2022 merupakan penghargaan untuk mitra strategis yang berdidikasi tinggi. total ada 58 (lima puluh delapan) pemenang yang meraih BI Awards tahun ini.

Diantara 58 pemenang, Bank NTT meraih 2 penghargaan sebagai kas titipan BI terbaik di daerah 3T, dan Bank terbaik dalam Financial Market Inklusion(FMI)untuk Kategori Bank Modal Inti(KBMI) 1 dan 2.

Acara pengumuman dan penyerahan penghargaan ini, dilaksanakan bersama dengan kegiatan pertemuan tahunan BI, pada Rabu 30 November 2022.

Hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Presiden RI, Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), Yudo Margono, Pangdam Jaya Mayjen TNI, Untung Budiharto, Penjabat(Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi, Menko Airlangga Hartarto, Mentan, Menteri Kominfo, Menteri Perhubungan, Menkeu, dan para Menteri yang lain, seluruh pimpinan BI Pusat dan kantor perwakilan, para Gubernur, Pimpinan OJK, para Duta Besar, dan tamu undangan lainnya.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kiri) saat menerima Penghargaan di ajang Bank Indonesia (BI) Awards 2022. Rabu (30/11/2022). Dokumentasi : istimewa

Penghargaan bergengsi ini diberikan langsung oleh pihak BI yang adalah regulator perbankan di Indonesia. Dan penghargaan ini adalah sebuah pengakuan terhadap kinerja yang luar biasa dari Bank NTT.

Direktur Utama(Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho hadir dan menerima secara langsung penghargaan tersebut. Diantara Dirut Bank NTT adalah Direksi dari Bank-Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga menerima penghargaan dari BI.

Dalam pernyataan yang diterima media ini, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyampaikan terimakasih kepada semua jajaran pejabat, serta karyawan dan karyawati Bank NTT.

“Pencapaian ini hanya kemurahan Tuhan bagi kita semua yang ada di Bank NTT yang terus bekerja dan mengabdi dan melayani dalam ketulusan, kejujuran dan kesungguhan secara cerdas dan tak kenal lelah” kata Dirut Bank NTT, alex Riwu Kaho.

Selaku Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho mengajak semua insan Bank NTT agar terus menampilkan kinerja yang terbaik serta menghadirkan berbagai inovasi  cerdas untuk kemajuan Bank NTT ke depan.

Sebagai informasi, Bank NTT dibawah kepemimpinan Dirut Alexander Riwu Kaho terus menampilkan kinerja terbaik. Hingga November 2022, Bank NTT mencatat aset mencapai Rp17 triliun lebih.

Dari data OJK NTT, sampai dengan triwulan III 2022 yaitu secara year to date untuk pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 8,83 persen, pertumbuhan kredit sebesar 3,42 persen dan pertumbuhan total aset 8,82 persen.

Sementara untuk year on year (yoy) pertumbuhan total aset sebesar 0,56 persen, pertumbuhan DPK 3,58 persen dan pertumbuhan kredit 3,39 persen.

Bank NTT dinilai oleh OJK masih mempunyai ketahanan modal yang sangat baik untuk menghadapi guncangan ekonomi di tahun 2023. (*)

Bank NTT Umumkan Juara kompetisi Ramai Skali 2022

NTT AKTUAL. KUPANG. Berlangsung di Garden & Pool Naka Hotel Kupang, Jumat (4 Oktober 2022) malam, PT. Bank pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT) menyelenggarakan dedikasi award. Acara ini sejatinya dilaksanakan dengan tujuan, sebagai ungkapan rasa terima kasih dari Bank NTT atas loyalitas nasabahnya yang terus setia memanfaatkan layanan jasa keuangan yang disediakan Bank NTT. Tidak hanya itu melainkan, juga pemberian penghargaan atas pencapaian kinerja cabang terhadap target dana pihak ketiga serta produk & program Bank NTT.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat memberikan sambutan pada pembukaan malam dedikasi Award 2022. Dokumentasi : Humas Bank NTT

Masih pada momentum yang sama, tim juri program RAMAI SKALI mengumumkan para pemenang kompetisi Ramai Skali 2022 antara lain Kompetisi Pidato Bahasa Inggris, Kompetisi Foto Model, Kompetisi Paduan Suara, Kompetisi Tarian Etnik Kontemporer, Kompetisi Costume Carnival dan Kompetisi Tiktok Promosi Bank NTT.

Adapun daftar lengkap para pemenang berdasarkan keputusan panitia, yakni:

  1. Kompetisi Pidato Bahasa Inggris
  • Kategori Pelajar SMP
  1. Juara 1 atas nama Abcdef Mellchrist J. Atok (Excelent Spirit Christian School)dari Cabang Khusus
  2. Juara 2 atas nama Petro Dejon Bareto Funan (SMPK ST. Xaverius Putri Kefamemanu) dari Cabang Kefamenanu
  1. Juara 3 atas nama Maria Catherine Celine Wong (SMPK Frater Maumere) dari Cabang Maumere
  • Kategori Pelajar SMA
  1. Juara 1 atas nama Arnoldus Jansen Ledo(Seminari San Dominggi Hokeng – Flotim) dari CabangLarantuka
  2. Juara 2 atas nama Alvin Robert Laukamang (Excelent Spirit Christian School) dari Cabang Khusus
  1. Juara 3 atas nama Maria Patrisia Meo Adur (SMAK ST. Fransiskus Xaverius Ruteng) dari Cabang Ruteng
  • Kategori Mahasiswa
  1. Juara 1 atas nama Apriana Kartini Dumut (Unika ST. Paulus Ruteng) dari Cabang Ruteng
  2. Juara 2 atas nama Maximilian Tecan Kurniawan Kerau (Universitas Bina Nusantara) dari CabangRuteng
  3. Juara 3 atas nama Ririn Juliana Mone (Universitas Politeknik Negeri Kupang) dari
  • Kategori Masyarakat Umum
  1. Juara 1 atas nama Yuliner Dejoice Yestiyani (Guru Sumba Star Academy) dari Cabang Waikabubak
  2. Juara 2 atas nama Fransiskus Xaverius Herusandy dari  Cabang Utama Kupang
  3. Juara 3 atas nama Apriana Kartini Dumut (Unika ST. Paulus Ruteng) dari Cabang Ruteng
  1. Kompetisi Foto Model
  • Kategori Balita
  1. Juara 1 atas nama Delmon Laverril Rolledari CabangOelamasi
  2. Juara 2 atas nama Aleeza Gracia Yogar dari Cabang Lewoleba
  3. Juara 3 atas nama Agatha Aprillyona Lero Mau dari Cabang Maumere
  4. Juara Favorit Fotogenic atas nama Grizelle Ferdinandus dari Cabang Anakalang
  5. Juara Favorit Like atas nama Chalista Deiflora Henuk dari Cabang Utama Kupang
  • Kategori Anak-anak
  1. Juara 1 atas nama Timotius Laverrel Rolle dari  Cabang Oelamasi
  2. Juara 2 atas nama Rocky Daniel Kopung dari Cabang Oelamasi
  3. Juara 3 atas nama Maudy Lavierda Rolle dari Cabang Oelamasi
  4. Juara Favorit Fotogenic atas nama Ravenska G Tualaka dari Cabang SoE
  5. Juara Favorit Like atas nama Ashera Vionetta Lete dari Cabang Utama Kupang
  • Kategori Remaja/Dewasa
  1. Juara 1 atas nama Yasinta Benedikta Jarung dari  Cabang Ruteng
  2. Juara 2 atas nama Larisa Pawolung Tuan dari Cabang Anakalang
  3. Juara 3 atas nama Stevanie Jasmine Laukamang dari Cabang Khusus
  4. Juara Favorit Fotogenic atas nama Anggi Oktaviany San Putri Taolin dari Cabang Larantuka
  5. Juara Favorit Like atas nama Jesiska Hanna Spikecarlouisman dari Cabang Labuan Bajo
  6. Kompetisi Paduan Suara
  7. Juara 1 atas nama Paduan Suara Vicenzo Singersdari CabangKefamenanu
  8. Juara 2 atas nama Paduan Suara Gita Smater dari Cabang Maumere
  9. Juara 3 atas nama Paduan Suara El Choir Pohonitas dari Cabang Utama Kupang
  10. Juara 4 Paduan Suara PDS ST. Bernadet dari Cabang Larantuka
  11. Juara 5 Paduan Suara SMA Khatolik Andaluri dari Cabang Waingapu
  12. Kompetisi Tarian Etnik Kontemporer
  13. Juara 1 atas nama Sanggar Alegra – Lembata dari Cabang Lewoleba
  14. Juara 2 atas nama TLM Poltekes Kemenkes Kupang dari Cabang Khusus
  15. Juara 3 atas nama Komunitas Tanah Lino dari Cabang Labuan Bajo
  16. Juara Favorit 1 Speksanyo Dance Crew Kupang dari Cabang Utama Kupang
  17. Juara Favorit 2 Sanggar Velabolo Alor dari Cabang Kalabahi
  18. Juara Favorit 3 Sanggar Pesona Bailar Smafix Boawae dari Cabang Mbay
  19. KompetisiTradisional Costume Carnival
  20. Juara Favorit atas nama Anna Mathelda Lazarus Bezate Tenun Craft Kota Kupang dari Cabang Utama Kupang
  21. Juara 1 atas nama Smile Waingapu dari Cabang Waingapu
  22. Juara 2 atas nama Krisna Adu Kab Kupang dari Cabang Oelamasi
  23. Juara 3 atas nama Jitron Pah Kab. Kupang dari Cabang Oelamasi
  24. Juara Tradisional Costum Carnival Ramai Skali atas nama Dominikus Agustinus Kestody dari Cabang Bajawa
  25. Kompetisi Tiktok Promosi Bank NTT
  26. Juara Favorit atas nama San Parov dari Cabang Kefamenanu
  27. Juara 1 atas nama Tanah Timor Dance dari Cabang Khusus
  28. Juara 2 atas nama Stefano A. Bunga dari Cabang Khusus
  29. Juara 3 atas nama Lil Pimp Dance dari Cabang Khusus
  30. Juara 4 atas nama Cosmo DC dari Cabang Oelamasi
  31. Juara 5 atas nama OMK Parmas dari Cabang Utama Kupang. (**)

Hadir di Panggung Kemenko Perekonomian RI, Dirut Alex Sampaikan Capaian Hebat Bank NTT

NTT AKTUAL. SURABAYA. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, pada Jumat (23/09/2022) petang menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian RI. Dalam acara bertajuk ‘Penguatan Data Transaksi Non Tunai Pemda Lewat Sinergi SIMDA-CMS BPD’ yang dilangsungkan di Four Points by Sheraton, Surabaya ini, Dirut Alex membeber sejumkah capaian hebat Bank NTT terutama dalam bekerjasama dengan Pemda untuk melaksanakan sistem digitalisasi keuangan pemerintah. Untuk diketahui, acara yang diselenggarakan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan keuangan ini sejatinya bertujuan meningkatkan efektifitas monitoring dan evaluasi kebijakan percepatan dan perluasan digitalisasi Pemda oleh Satuan  Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) sebagaimana diamanatkan dalam Kepres No. 3 tahun 2021. Serta untuk mewujudkan penguatan sinergi sistem informasi transaksi Pemda dengan aplikasi CMS BPD selaku Bank Pengelola RKUD yang akan diawali oleh aplikasi SIMDA (BPKP).

Hadir sebagai narasumber utama, Raden Suhartono selaku Deputi Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP, Puji Gunawan selaku Asisten Deputi pada Menko Perekonomian RI. Masih diatas panggung utama sebagai narasumber, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dan Direktur Bank Kaltimtara.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat menyampaikan capaian Bank NTT. Dokumentasi: Humas Bank NTT

Hadir sebagai peserta offline, Direksi BPD seluruh Indonesia, seperti Dirut Bank Jambi, Dirut Bank Kalsel, Dirut Bank Sultra, Dirut BPD DIY, Dirut Bank Nagari, Dirut Bank Aceh, Dirut Bank Jatim, Dirut Bank Jateng, dan sejumlah pimpinan BPD lainnya. Sementara hadir secara online, unsur pimpinan BPKP seluruh Indonesia dan Bank Indonesia.

Dalam sambutannya Raden Suhartono menegaskan bahwa BPKP sudah bertemu dan berkomitmen untuk bersinergi dengan BPK, Kemendagri, dan Kemenkeu di bawah pengawasan KPK untuk mengawal Implementasi Aplikasi Tatakelola Keuangan Daerah Mulai dari Pendapatan Hingga Pengeluaran pada Pemda di seluruh Indonesia. Sementara komitmen yang sama disampaikan oleh Puji Gunawan yang sekaligus bertugas sebagai Sekretaris P2DD (Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah). Dia mengharapkan agar dukungan aplikasi ini dapat segera menjadi jawaban atas percepatan perluasan digitalisasi daerah.

Sementara Dirut Bank NTT, Harry Alexader Riwu Kaho saat itu menyampaikan materi mengenai sukses story Bank NTT dalam penerapan aplikasi milik BPKP sebagai yang pertama di Indonesia dan itu di Kabupaten Belu. Tidak cukup disitu, melainkan menyusul pada 13 kabupaten lainnya dalam Timeline di tahun 2022.

Masih menurut Dirut Alex, sapaan karibnya, kerjasama SIMDA SP2D Online  telah dilakukan sampai pada tahapan testing untuk integrasi dengan layanan CMS Bank  NTT versi 1 sejak tahun 2019. Dan ada tiga kabupaten yang telah dilakukan tahapan testing yaitu Kabupaten Kupang, TTS dan Sumba Barat. Sementara yang sudah melewati tahap development SP2D online versi SIMDA dimana petugas BUD menginput data SP2D melalui aplikasi SIMDA dan akan langsung terkoneksi dengan CMS Bank NTT V1 untuk dilakukan pencairan.

Lebih lanjut menurut mantaan Direktur Dana Bank NTT itu, implementasi tertunda karena terkendala adanya isu penerapan aplikasi SIPD milik Kemendagri yang mewajibkan pemerintah daerah menggunakan 1 aplikasi tersebut dalam proses pengelolaan keuangan.

Diakuinya juga bahwa ada beberapa kendala dalam penerapan aplikasi SP2D online versi SIPD pada Pemda di 2020–2021. Seperti penerapan Interkoneksi antara Server HUB Kemendagri dengan BANK RKUD dan DJP untuk MPN pada aplikasi SIPD Online Belum maksimal, dan ini berimbas pada keterlambatan proses penganggaran, penatausahaan dan pertanggungjawaban anggaran Pemerintah Daerah. Ada juga kendala lain seperti Timeline  implementasi TIM SIPD yang selalu berubah-ubah. Kemendagri pun mengeluarkan surat edaran nomor 903/235/Keuda Tahun 2021 point 3b menjawab permintaan Pemda untuk kembali menggunakan aplikasi yang ditentukan oleh masing-masing Pemda. Sehingga pada akhirnya beberapa Pemda melakukan komunikasi kembali dengan pihak BPKP Perwakilan NTT untuk menggunakan aplikasi SIMDA.

Sementara peran dan manfaat penerapan SP2d online bagi Pemda yakni proses Penganggaran, Penatausahaan,  Pelaporan keuangan Pemda yang efektif dan efisien, Pelayanan Realtime Online dan tidak bergantung pada jam kantor operasional Bank. Juga pengguna aplikasi tidak lagi melakukan inputan ulang pada aplikasi CMS untuk transaksi SP2D, serta proses SP2d tahap pencairannya cepat, penggunaanya cepat, penyerapannya cepat, tentu pembangunannya akan lebih maju.

Selain itu, Kewajiban pembayaran Pajak Negara atas belanja daerah yang realtime dalam setiap proses SP2d, setelah diterapkannya Modul 7020 DJP (Penerimaan Sumber Pemerintah) dan tidak terjadi keterlambatan transfer DAU dari pusat dan bahkan bentuk partisipasi dalam rangka mensukseskan strategi Pemda Digital melalui penerapan Peningkatan nilai IETPD pada point integrasi CMS SP2D Online sebesar 9.6%.

“Ini pun ada keuntungannya bagi Bank NTT seperti efisiensi dan efektifitas pelayanan operasional bank terhadap pemerintah daerah, penerapan SP2d Online sebagai solusi atas keterlambatan pembayaran kewajiban kredit PNS, yang dikarenakan keterlambatan DAU Pemerintah,”tegas dia.

Disebutkan juga, makin signifikan peran bank sebagai Collecting Agen Bank Persepsi dalam Penerimaan Negara setelah penerapan Modul 7020 DJP (Penerimaan Sumber Pemerintah) atas penerapan SP2d Online serta terjadi efisiensi waktu penerapan integrase aplikasi yang terukur  dan bentuk peran aktif Bank dalam mendukung dan mensukseskan strategi Pemda Digital melalui penerapan Peningkatan nilai IETPD pada point integrasi CMS SP2D Online sebesar 9.6%.

Hingga saat ini sudah 13 Pemda di NTT yang memakai FMIS yakni Pemkab TTS, Malaka, Alor, Ende¸ Nagekeo, Flores Timur, Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Sumba Tengah, Sabu Raijua, TTU dan terakhir Kabupaten Rote Ndao.

Terhitung Januari-Agustus 2022 kemarin, total transaksi CMS dan P2D online Bank NTT menunjukkan angka yang menggembirakan. Yakni CMS nominal Rp.9,4 Triliun dengan jumlah TRX: 90.815. Sementara untuk CMS SP2D online khusus untuk Kabupaten Belu, nominalnya Rp 35,6 Milliar dengan jumlah TRX: 577. (**)

Pesta Kembang Api, Turut Memeriahkan HUT Bank NTT Ke-60

NTT AKTUAL. KUPANG. Pesta kembang api yang diselenggarakan oleh Bank NTT, bertempat di Bundaran Tirosa Kota Kupang, Minggu (17/07/2022) malam, turut menambah kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank NTT Ke-60.

Ratusan Kembang api yang dinyalakan sebagai bentuk sukacita memeriahkan HUT Ke-60 Bank NTT ini turut menambah keindahan Bundaran Tirosa dan cukup menghibur warga Kota Kupang dan sekitarnya.

Pesta kembang api yang diselenggarakan Bank NTT dalam rangka memeriahkan HUT Bank NTT Ke-60 bertempat di Bundaran Tirosa Kota Kupang, Minggu (17/07/2022). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Pada momentum HUT nya yang Ke-60 ini Bank NTT juga melakukan berbagai kegiatan diantaranya yaitu pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Bank NTT, Program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) On The Street yang dipadukan dengan Colour Run & Fun Bike, Festival Desa Binaan Bank NTT Tahun 2022 dan sejumlah kegiatan lainnya. Dalam Program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) ini warga NTT cukup terbantu karena bisa mengkredit kendaraan bermotor tanpa Uang Muka atau DP.

Selain itu di HUT nya yang Ke-60 ini Bank NTT juga terus melakukan inovasi-inovasi hebat dalam layanan perbankan, seperti Promo Kredit Konsumsi BE CASH yang merupakan hadiah langsung Kredit Multiguna Bank NTT berupa beasiswa dan cashback, ada pula lainnya yang tak kalah hebatnya yakni Pre-launching produk “Digital Loan” Bank NTT. Kredit Digital (Digital Loan) adalah kredit yang memiliki proses pengajuan pinjaman secara online melalui Fitur Digital Loan dalam Aplikasi Mobile Banking Bank NTT (Be Pung Mobile).

Beberapa waktu lalu, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho sempat mengatakan bahwa Bank NTT terus melakukan inovasi dan perubahan dalam pelayanan. Perkembangan teknologi yang pesat saat ini menuntut agar Bank NTT harus bisa menjawabnya dengan inovasi.

“Kita baru saja melakukan inisiasi pinjaman melalui B Pung Mobile dan dua periode inovasi yang kita lakukan, pada tahun kemarin bertepatan dengan HUT NTT kita launching digital lounge utuk kredit konsumsi. Kita terus mengupgrade mobile banking kita untuk menjawab kebutuhan nasabah debitur untuk lebih mudah, lebih cepat, lebih aman dan lebih andal, bisa menggunakan aplikasi Be Pinjam pada B Pung Mobile,” tegas Alex sapaan Akrab Dirut Bank NTT.

Selain itu Bank NTT juga meraih penghargaan digital banking terbaik dalam kategori ‘Kolaborasi’. Penghargaan yang baru pertama kali diadakan di Indonesia ini, diberikan Majalah Investor – Berita Satu Media Holdings (BSMH) bekerja sama dengan Intellectual Business Community (IBC), pada acara penganugerahan Digital Banking Awards 2022 secara virtual, Selasa (28/06/2022) lalu.

Lewat penghargaan ini, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riru Kaho mengucapkan apresiasi kepada Beritasatu Media Holding, Majalah Investor Daily dan Intellectual Business Community yang sudah menginisiasi digital award. “Penghargaan ini menjadi inspirasi bagi Bank NTT, dan menjadi semangat dalam aksi korporasi yang berkelanjutan untuk kami mampu melihat kebutuhan pengguna jasa yang makin kompleks. Kiranya kolaborasi ini memberi spirit yang kuat bagi kami di NTT dan daerah-daerah kepulauan dengan spirit kolaborasi pentaheliks, memberi kekuatan kepada BPD untuk terus bertumbuh di tengah kemajuan digital industri perbankan,” ujarnya.

Tak hanya itu Bank NTT dengan semangat utamanya membantu pembangunan di Provinsi NTT dan melayani masyarakat Bank NTT juga aktif menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR). CSR itu sendiri merupakan tindakan nyata dari dunia usaha atau Perbankan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial. (**/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

KKB On The Street Bank NTT Sukses, Warga Bawa Pulang Kendaraan Tanpa Uang Muka

NTT AKTUAL. KUPANG. Program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) On The Street yang dipadukan dengan Colour Run & Fun Bike, Sabtu (9/07/2022) dalam memperingati HUT Bank NTT ke-60 pada 17 Juli 2022, sukses besar.

Dalam event yang berlangsung di Taman LLBK Jl. Ikan Tongkol Kelurahan LLBK ini, Bank NTT menyerahkan lima kunci kendaraan kepada lima orang warga yang memanfaatkan program ini untuk memiliki kendaraan pribadi, tanpa mengeluarkan uang muka.

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (ujung kiri) saat foto bersama dengan warga yang membeli kendaraan lewat program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Sabtu (9/07/2022). Dokumentasi : Humas Bank NTT

Kelima warga ini masing-masing Yeskial Boymau yang memilih untuk mengambil kendaraan demi kelanjutan usahanya. Kendaraan yang dipilihnya adalah Truk Colt Diesel Mitsubishi SHD-X K HI Gear 4 x 2 M/T. Ternyata Yeskial Boymau memilih Showroom Blessing sebagai mitranya, yang difasilitasi oleh Bank NTT Cabang Oelamasi.
Berikutnya, adalah dr.Yasinta Making, dia memilih Honda Brio sebagai kendaraan andalannya yang akan membantunya dalam tugas sebagai seorang tenaga medis. Dokter Yasinta difasilitasi oleh Bank NTT Kantor Cabang Utama Kupang. Sementara Roni Edison Ratu Ke, seorang profesional yang bekerja pada sebuah event organiser ternama di Kota Kupang, memilih Yamaha NMax sebagai pilihan terbaik dalam membantunya bekerja. Roni difasilitasi oleh Bank NTT KCU Kupang. Keempat, adalah Nengsi Wijaya, SE dia memilih Yamaha Fazzio dan dalam proses, difasilitasi oleh Bank NTT KCU Kupang. Dan terakhir, Yohanes P Ratuarat, juga seorang profesional, memilih Yamaha NMax sebagai kendaraan yang akan dipakainya untuk bekerja. Dan, Rohanes difasilitasi oleh Bank NTT KCU Kupang.

Hadir dan menyaksikan penyerahan kunci ini, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT, Japerman Manalu, Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay, serta para direksi Bank NTT. Masing-masing Direktur Utama, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Hilarius Minggu, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh dan Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe. Sementara, Direktur Umum dan Kepatuhan Dana Pensiun Bank NTT, Hamdan Saleh Batjo pun ikut hadir.

Sebelum puncak acara penyerahan kunci kendaraan dan Podcast dengan Pos Kupang/Tribun Group di Taman LLBK, seluruh karyawan Bank NTT bersama keluarga mengikuti Colour Run & Fun Bike yang dilepas dari halaman kantor pusat Bank NTT, di Jl. WJ Lalamentik. Rombongan melewati rute Jl. Cak Doko, Jl. Tompello, Jl. DR Moh Hatta Fontein, Jl. Soekarno Bonipoi, dan finish di Taman LLBK Jl. Ikan Tongkol Kelurahan LLBK.

Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam statementnya ketika podcast menegaskan bahwa thema yang diusung oleh Bank NTT di ulang tahun kali ini adalah ‘Momentum Keberlanjutan’. Dan Bank NTT menurutnya terus bertransformasi dalam berbagai inovasi layanan perbankan yakni sudah mengarah ke digitalisasi pelayanan. Dan demi kemapanan dalam pelayanan ini, maka Bank NTT memperhatikan benar yang namanya sumberdaya manusia. Tidak hanya itu, berbagai sektor dilirik, dan diajak untuk tumbuh bersama.

Seperti UMKM, yang saat ini terus digarap kerjasamanya.
Sementara mengenai inovasi, Dirut Alex pun menyebut KKB adalah salah satu jenis kredit dengan penawaran yang sangat fantastis yakni uang muka (DP/Down Payment) 0 % dan promo suku bunga mulai 0,4% (flat/bulan dipungut secara efektif). Program ini disiapkan untuk melayani pembiayaan Kredit Kendaraan Bermotor baik Kendaraan Baru (0 km), Kendaraan Bekas maupun Refinancing. (***/NA)

Sumber berita + foto : Humas Bank NTT

Editor : Nataniel Pekaata