Arsip Tag: Harry Alexander Riwu Kaho

KKB On The Street Bank NTT Sukses Besar, Warga Ramai-Ramai Bawa Pulang Kendaraan Kesukaan

NTT AKTUAL. KUPANG. KKB On The Street yang digelar Bank NTT, pada Sabtu (25/06/2022) pukul 16.30 Wita di Paradox Coffee & Roastery Jl. W.J Lalamentik, sukses besar. Seperti sudah diprediksi sebelumnya, mini expo yang didesain dalam acara ngopi bersama, menikmati live music sambil membeli kendaraan kesukaan ini dihadiri ratusan warga.

Mereka  sejak sore sudah tumpah ruah ke tempat ngopi paling favorit di Kota Kupang ini.

Rupanya masyarakat punya keinginan yang kuat untuk memiliki kendaraan dalam event ini, sehingga ketika kegiatan sementara berlangsung, warga dengan penuh antusias, mengeksekusi kendaraan kesukaanya.

Empat kendaraan diboyong warga. Diantaranya Dewi, seorang pegawai Biro Umum Setda Provinsi NTT. Dia  membawa pulang satu unit Yamaha N-Max putih. Dalam testimoninya, Dewi menyatakan kesukaannya pada sepeda motor idamannya.

“Saya suka sekali dan sepeda motor ini. Kedepan akan saya pakai untuk antar anak ke sekolah serta jalan-jalan ke Fatumnasi,” ujarnya disambut tawa riuh pengunjung.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kanan), usai menyerahkan jaketnya kepada Dewi, pembeli pertama pada KKB On The Street, Sabtu (25/06/2022). Dewi membawa pulang satu unit Yamaha N-Max. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Dirut Bank NTT Harry Alex Riwu Kaho spontan maju ke depan dan memakaikan jaket tenunan yang dipakainya. “Jaket ini adalah buatan siswa SMK SoE, saya serahkan ke Ibu Dewi agar dipake saat bawa motor,”ujar Alex.

Selang beberapa saat kemudian, seorang sopir mobil rent car dan layanan taxi online, Lasarus Ruge pun tak mau kalah. Pria paruh baya yang sering disapa Ama Lape, warga Jl. HOS Cokro Aminoto Kelurahan Kelapa Lima ini langsung menyatakan kesiapannya untuk mengambil kredit kendaraan bermotor pada program KKB ini. KKB atau Kredit Kendaraan Bermotor ini sudah diketahuinya sejak sebulan terakhir. Saat itu beberapa temannya menginformasikan bahwa ada program pembelian kendaraan tanpa uang muka.

“Sudah lama saya dengar dan saya suka karena tidak ada uang muka atau DP, serta bunga kreditnya 0,4 persen. Ini luar biasa, dan karena pertimbangan itulah, saya ambil mobil baru,”tegas Ama Lape yang malam Minggu itu, membawa pulang satu unit mobil Xenia Type X 1,3 manual. Menurutnya, dia membeli lagi satu unit mobil baru agar menunjangnya berusaha.

“Bunga kreditnya murah, saya ambil tujuh tahun dengan angsuran bulanan Rp 4 juta. Ini sangat baik bagi saya karena dengan nilai kredit yang ringan seperti ini, saya sanggup membayarnya dari penghasilan sebagai sopir mobil sewaan,”tambahnya lagi. Dia pun mempunyai pertimbangan, tahun-tahun kedepan nilai kredit yang diambilnya sekarang sudah kecil, sehingga dia memutuskan untuk mengambil kredit.

Live music pun berlangsung, dan tembang demi tembang dinyanyikan oleh band lokal. Hingar bingar musik berbagai genre didengungkan, pengunjung kian ramai, bahkan meluber hingga ke badan jalan. Ada yang asyik melihat-lihat parade mobil baru dari tujuh dealer besar di Kota Kupang, ada yang asyik ngopi.

Duduk di deretan paling depan, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Dirut PT. Jamkrida, Ibrahim Imang dan di meja yang sama, ikut hadir Direktur Operasional PT. Jamkrida, Octafiana Ferdiana Mae dan pejabat lainnya. Tak hanya itu, hadir puluhan mitra Bank NTT dari lembaga asuransi. BUMD maupun BUMD dan mitra terkait.

Tak lama, Dewi Leba selaku host yang membuat suasana malam itu hidup, mengumumkan sebuah kabar gembira lagi. Satu unit Mitsubishi Expander diboyong oleh seorang undangan yang duduk di meja paling depan. Dia adalah Direktur Operasional PT. Jamkrida, Ny Octaviana Mae. Semua pun bersorak, pihak dealer memproses administrasinya, sedangkan penyerahan kunci oleh manajemen Bank NTT.

Ternyata hingga penghujung acara, masih ada satu kendaraan lagi yang dibeli. Pembeli itu adalah oleh seorang pegawai pada RSU Prof. W.Z Johannes Kupang, yakni ibu Afriane Pau.

KKB, Jawaban Super Smart Bank

Pada kesempatan ini pun, diagendakan penandatangan PKS antara Bank NTT dan Jamkrida NTT tentang penjaminan kredit digital (digital loan) dan kredit kendaraan bermotor  oleh Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh dan ibu Octaviana Ferdiana Mae dengan disaksikan Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dan Dirut Jamkrida, Ibrahim Imang.

Dirut Alex, demikian sapaan Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya menegaskan bahwa di era yang penuh dengan ketidakpastian ini, dimana perkembangan yang begitu cepat, juga tantangan pandemi COVID yang belum pulih, bukan menjadi kendala sehingga Bank NTT terus menjelajah mencari terobosan terbaik untuk melayani nasabah.

Dan menurutnya, momentum HUT 60 tahun Bank NTT, 17 Juli nanti juga memberikan spirit yang kuat bagi segenap insan Bank NTT untuk terus belajar melakukan perbaikan-perbaikan termasuk memenuhi harapan layanan kebutuhan bagi pengguna jasa Bank NTT.

“Ketika tahun  2019 ketika tagline Super Smart Bank diusung, maka hari ini dengan inovasi terhadap layanan mobile banking, ini merupakan salah satu jawaban terhadap tagline tersebut. Kita akan terus melakukan inovasi karena dari situ tentu tidak akan mampu memenuhi harapan banyak pihak. Ketidakpuasan terhadap inovasi pun harus dijawab dengan kreativitas dan inovasi dan ini tantangan bagi kita,”tegas Alex.

Untuk diketahui bahwa KKB On The Street ini dihelat dalam rangka menyongsong HUT Bank NTT ke – 60 tahun 17 Juli mendatang. Ngopi Santai & Live Music Sambil Beli Mobil/Motor, itulah konsep acara yang dihadiri oleh sejumlah undangan tersebut.

Kelebihan jenis kredit ini yakni Bank NTT memfasilitasi masyarakat atau nasabah yang ingin memiliki kendaraan baru (0 Km) atau kendaraan bekas dan refinancing, tanpa harus pusing-pusing memikirkan uang muka (DP/Down Payment). Yang luar biasa lagi, adalah promo suku bunganya mulai 0,4% (flat/bulan dipungut secara efektif). Skim kredit ini  merupakan kredit kendaraan yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan tetap serta tidak tetap di wilayah kerja Bank NTT (tidak termasuk alat berat). (***)

 Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Gubernur VBL Sambut Baik Kolaborasi Bank NTT Dengan Pemda Tangani Stunting

NTT AKTUAL. KUPANG. Tindakan nyata dari PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) membangun kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT serta Pemkab/Pemkot di NTT guna menurunkan angka stunting dengan cara memberi makanan tambahan untuk 6.000 bayi bawah dua tahun (Baduta) di seluruh NTT, diapresiasi oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Apresiasi ini datang dari orang nomor satu di Provinsi NTT itu, saat memberi sambutan seusai kebaktian syukur panen dan panen perdana kebun bawang merah Gereja GMIT Aku Ada Batun, Desa Batulesa Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

“Stunting ini tidak datang dari mana-mana melainkan datang dari kita sendiri. Karena itu saya harapkan semua kita untuk ikut berperan aktif. Ketika saya menjadi gubernur, stunting kita 42 persen. Saya baru dapat laporan, sekarang sudah berada pada angka 22 persen,”tegas mantan ketua Fraksi Partai Nasdem itu sembari berharap agar seluruh oasangan usia subur mengkonsumsi kelor sehingga memiliki kadar Hb (Hemoglobin) yang mencukupi.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat memberi sambutan seusai kebaktian syukur panen dan panen perdana kebun bawang merah Gereja GMIT Aku Ada Batun, Desa Batulesa Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang

“Kepada pasangan harus makan kelor. Khusus ibu-ibu agar hemoglobinnya baik. Kalau Hb tidak cukup maka keluar anaknya stunting. Saya ingin sebelum saya turun nanti, sudah ada pada angka 10 persen,”ujar Gubernur Laiskodat. Diakui bahwa untuk turun ke angka 10 bukan kerja bisa, melainkan kerja besar. Dia menyebut kabupaten yang msih hatus didorong, yakni TTS, Kabupaten Kupang dan beberapa kabupaten lain karena mereka menghasilkan angka sunting yang tak sedikit.

Menutup sambutannya, Gubernur VBL menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Bank NTT yang sudah berpartisipasi memberi makanan tambahan bagi anak-anak dibawah dua tahun usianya (Baduta).

“Terimakasih kepada Bank NTT dan ini diharapkan terus menerus dan tidak satu hari saja. Agar didampingi terus, diberi edukasi sampai anaknya jadi, dan bisa berdiri. Beri makanan tambahan dari sekelilingnya yang menjadi kekuatan pangan lokal yang juga tak kalah dari pangan lainnya,”tegas VBL.

Untuk diketahui bahwa untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-60 tanggal 17 Juli 2022 nanti, maka Bank NTT menggelar program pemberian makanan tambahan kepada 6.000 anak yang usianya di bawah dua tahun yang tersebar di 23 kabupaten/kota di NTT. Dan, Selasa (21/06/2022) hari ini, dilaunching serentak di seluruh kabupaten kota oleh setiap kepala daerah.

Launching program pemberian makanan tambahan ini dilakukan di Batulesa, yang ditandai dengan disuapinya empat orang anak sebagai perwakilan dari ribuan anak-anak ini. Empat pejabat yang diundang untuk memberi makan anak-anak ini yakni Koordinator Staf Khusus Gubernur, Prof. Daniel Kameo, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe.

Hadir juga menyaksikan momen ini, selain Gubernur Viktor, ikut hadir Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Gayus Polin, S.Th, serta Ketua Klasis Kupang Barat, Ketua Majelis Jemaat Aku Ada, Pdt. Vony Dolwala-Adoe, S.Th serta para tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, dalam rangka merayakan HUT ke-60, Bank NTT bersama pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan  kota se-NTT bersama-sama menyelesaikan masalah stunting melalui pemberian makanan tambahan kepada 6000 Baduta. Data-data ini menurutnya diperoleh dari Pemprov NTT melalui Pokja Percepatan Penurunan Stunting AKI (Angka Kematian Ibu) -AKB (angka kematian Bayi) Propinsi NTT.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat memberikan makanan tambahan kepada salah seorang anak di Batulesa

Menurut Dirut Alex, aksi ini berlangsung di 23 cabang Bank NTT dan program ini diberi nama ‘Bank NTT Peduli Stunting’. Bentuk kegiatan dari program ini adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 6.000 anak usia di bawah dua tahun (Baduta) gizi kurang periode 1 bulan/30 hari pada setiap kabupaten/kota selama 30 hari dan akan berkelanjutan dengan program asuhan hingga Desember 2022. Bank NTT mengintervensi Gizi Buruk dan Gizi Kurang yang ada di NTT sebelum menjadi Stunting.

Dalam kegiatan ini, Bank NTT tidak saja berkolaborasi dengan seluruh fasilitas kesehatan dalam pemberian makanan tambahan, melainkan menggunakan berbagai alternatif media seperti pemutaran film tentang nasihat-nasihat gizi maupun materi lain yang berhubungan dengan kesehatan. Karena mencegah bayi stunting tidak saja tanggungjawab ibu dan bapak si anak melainkan seluruh keluarga, atau orang dekat seperti kakak, saudara, serta ayah dan ibu dari kedua orang tua. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Tampil di Studio TV Nasional, Dirut Bank NTT Beber Keberhasilan Digitalisasi UMKM

NTT AKTUAL. JAKARTA. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Kamis (16/06/2022), diundang hadir dalam Special Dialog, sebuah acara yang didesain khusus oleh manajemen Beritasatu TV Jakarta, untuk menampilkan tokoh-tokoh nasional yang geliatnya menginspirasi negeri.

Sembilan hari  yang lalu, Primus Dorimulu, Direktur Beritasatu Media Holdings, yang juga presenter dalam program ini, menghadirkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri dalam topik Firli Menjawab Keraguan Publik. Disana selama 50.36 menit Firli berbicara mengenai strateginya memberantas korupsi. Program ini  juga panggung yang disiapkan untuk tokoh nasional yakni kepala negara hingga para menteri.

Dan, pada Kamis petang tadi, Primus mendatangkan tiga narasumber berkelas, yang membahas sebuah topik special, yakni ‘Digitalisasi Bank untuk mendukung UMKM Provinsi’. Yang membanggakan adalah, Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, diundang hadir mewakili sederetan pemimpin perusahaan daerah (BPD) di Indonesia, dalam program yang disiarkan secara live dari studio Berita Satu TV, Kamis pukul 16.00-17.00 Wita. Hadir bersama Alex dalam live talkshow di studio, Primus Dorimulu sebagai presenter dan Bayu Prawira Hie yang adalah Digital Tranformation Expert, sedangkan mengikuti secara daring, Wiweko Probojakti yang adalah Direktur TI, Konsumer dan Jaringan BPD Jawa Tengah.

Sebagai pengantar, Primus melontarkan pertanyaan mengenai apakah digitalisasi perbankan sudah menjadi kebutuhan nasabah ataukah belum, serta bagaimana prospek digitalisasi UMKM di NTT. Dijawab oleh Alex bahwa dunia sudah familiar dengan digitalisasi, berbeda dengan NTT yang karena kondisi topografi serta geografis bebeda-beda. Namun ini bukan kendala karena merupakan tantangan bagi sektor perbankan seperti Bank NTT untuk menyiasatinya. Bank NTT lalu secara masif berkolaborasi dengan semua pihak.

“Sehingga digitalisasi ini bisa dirasakan manfaatnya oleh semua pihak termasuk UMKM. Pandemi COVID menghantam fondasi ekonomi NTT dari level normal dari sebelumnya terkoreksi normal, hampir minus. Namun dalam kerja-kerja bersama dalam spirit yang sama, untuk membangun kembali fundamental ekonomi berbasis UMKM maka kolaborasi menjadi sebuah strategi untuk membangun sebuah ekosistem yang dalam ekosistem itu digitaliasi bisa dilakukan secara inklusi dengan berbagai pihak termasuk UMKM,” tegas Alex.

Direktur Beritasatu Media Holdings, Primus Dorimulu (kiri) saat memandu live talk show di studio Beritasatu TV Jakarta, Kamis (16/06/2022) petang. Hadir Bayu Prawira Hie (tengah) yang adalah Digital Tranformation Expert, serta Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kanan). Sementara itu mengikuti secara daring yaitu, Wiweko Probojakti yang adalah Direktur TI, Konsumer dan Jaringan BPD Jawa Tengah. Dokumentasi : Humas Bank NTT

Memang digitalisasi membutuhkan kerja keras, sehingga Bank NTT pada 2019 melakukan review dan kajian untuk segera beradaptasi dengan kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Ketika BI menghadirkan terobosan sistem pembayaran yang lebih modern, yakni penerapan QRIS ini menjadi salah satu terobosan untuk gaya atau model digitalissi yang akan berkembang. “Bank NTT segera melakukan upgrade core banking sehingga bisa mengakomodir potensi-potensui peluang di kemudian hari. Setelah itu tahapan berikutnya adalah mereviwe tenaga-tenaga IT baik special hire maupun organik untuk mampu mendesain program-program yang berbasis potensi unggulan di NTT. Karena jika Bank NTT mau bersaing namun jika tak memiliki karakteristik yang kuat, maka akan tergerus dan tenggelam,”tegas Alex menambahkan produk dan layanan yang disiapkan oleh Bank NTT seperti melakukan diversifikasi produk, pendekatan-pendekatan yang tepat untuk usaha-usaha yang berbasis potensi lokal. Dia bersyukur karena masyarakat mau beradaptasi. Apalagi dengan ratio elektronik dan ratio kelistrikan di NTT yang mulai membaik, membuat habid berubah dengan cepat termasuk masyarakat di pedesaan.

Alex merinci, setidaknya 6.000 UMKM binaan Bank NTT yang sudah bisa menggunakan layanan digital. Ini mengacu pada meningkatnya transaksi-transaksi digital dari hari ke hari. Ada beberapa kegiatan yang dihadirkan untuk mendukung digitalisasi terhadap layanan perbankan seperti Festival Desa Binaan Festival PAD dimana seluruh peserta sudah harus familiar dengan transaksi digital.

“Kami memantaunya dari kanal-kanal pembayaran ada peningkatan yang sangat signifikan. Trend kita menunjukkan pertumbuhan yang hampir mencapai 30 persen dan kita melihat adanya prospek yang sangat baik,”tegas Alex yang menambahkan saat ini Bank NTT memiliki kurang lebih 9.000 agen digital sejak 2019-2022. Dan ini sebuah lompatan eksponensial untuk pertumbuhan yang sangat luar  biasa karena mereka punya modal sendiri dan bisa mempergunakan jasa layanan bank untuk berkreasi. Mereka pun bisa mengembangkan pola pembayaran yang ada. Ada Agen Dia Bisa, dikembangkan ke Lopo Dia Bisa, lalu Lopo Dia Bisa ini kombine antara agen DIA Bisa dan UMKM yang ada sehingga disitulah marketplace itu ada karena mereka mengupload setiap produknya. Bank NTT memfasilitasi mereka dengan membuatkan E-Katalog.

“Untuk menjaga sustainable, maka kita terus mengembangkan keahlian warga, seperti packaging diperindah. Lewat kerjasama dengan Dekranasda, kita berkolaborasi sehingga lebih berkualitas dan layak di pasar. Seperti kolaborasi  dengan KADIN NTT, UMKM kita menembus pasar di Singapura, Timor Leste dan sebagainya,”ujar Alex.

Pihaknya bersyukur karena NTT memiliki gubernur, bupati dan kepala daerah yang sangat peduli serta punya komitmen yang kuat misalnya untuk pemenuhan modal inti minimum yang mana semua sudah komit agar pada tahun 2023, pemenuhan modal inti ini terpenuhi Rp 3 Triliun. Di bagian akhir, Alex berkesimpulan bahwa dari sisi industri perbakan, apa yang sudah dilakukan oleh regulator dan tuntutan market itu tidak masalah. Namun dari sisi lain untuk menghidupkan sustainable perbankan dimana ada konsumer dan konsumer itu adalah UMKM, maka salah satu yang harus dilakukan oleh regulasi apalagi untuk daerah seperti NTT, yakni harus diberlakukan semacam relaksasi dalam regulasi sehingga merangsang pertumbuhan-pertumbuhan UMKM lebih bergairah. Jika regulasi diterapkan secara umum tentu sulit sehingga dibutuhkan perlakuan khusus.

Sementara itu Bayu Prawira Hie saat itu mempertegas bahwa memang BPD dimiliki oleh Pemda dengan sasaran adalah ASN. Hal ini bagus dan menjadi modal income yang reguler namun dia menyarankan agar jangan lupa bahwa misi sebuah BPD adalah menjadi agen pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu adalah tepat jika bank mulai menyasar sektor UMKM. “BPD ini benar-benar harus merangkul masyarakat, selain karena misinya, juga agar mereka bisa berkembang serta terciptanya keeratan BPD dengan masyarakat.  BPD harus membangun sentimen dari masyarakat sehingga mereka pun mau agar banknya harus lebih bagus. Ini tugas bagi BPD. Agar BPD tidak saja menyasar kredit konsumtif namun produktif,” pungkasnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Bank NTT Masuk Nominasi Digital Banking Award 2022, Dirut Alex : ini Spirit Bagi Kita

NTT AKTUAL. JAKARTA. PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT), tahun 2022 kembali mencatatkan sejarah penting mengenai pencapaiannya di level nasional. Bank yang dinahkodai oleh Harry Alexander Riwu Kaho, SH, MM sebagai Direktur Utama ini, berdasarkan evaluasi tim juri, dinyatakan unggul dan masuk dalam nominasi Penghargaan Digital Banking Awards 2022 sehingga berhak mendapat penghargaan untuk kategori ‘BPD untuk Indikator Kolaborasi’.

Kantor Pusat Bank NTT

Untuk diketahui bahwa Penghargaan Digital Banking Awards 2022 diadakan oleh Majalah Investor bekerjasama dengan Intellectual Business Community (IBC). Dalam suratnya kepada Dirut Bank NTT tertanggal 7 Juni 2022 yang ditandatangani Primus Dorimulu sebagai Direktur Beritasatu Media Holdings dan Dr. dr. Bayu Prawira Hie, MBA sebagai Ketua Dewan Juri, disebutkan bahwa tim juri telah menerima data self-assessment yang diisi secara on-line oleh tim Bank NTT,  dan kemudian Tim Juri menilai berdasarkan self-assessment tersebut, data yang diperoleh dari publik, proses wawancara (selektif) dan juga ekspertis dari Tim Juri.

Tidak main-main, juri mengadopsi kriteria sulit yang digunakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI yakni kriteria DMAB (Digital Maturity Assessment of Banks). Adapun kriteria ini  mencakup 6 (enam) dimensi, yaitu Data, Teknologi, Manajemen Risiko, Kolaborasi, Institusi, dan Pelanggan.

“Berdasarkan evaluasi tim juri, dinyatakan unggul dan oleh karenanya berhak mendapat penghargaan untuk kategori ‘BPD untuk Indikator Kolaborasi’,”demikian isi surat tersebut. Selain itu Tim Juri pun sudah memilih 1 (satu) bank sebagai pemenang Best of the Best, yang mana informasi pemenang hal tersebut baru akan diumumkan pada acara pengumuman penghargaan ”Digital Banking Awards 2022” yang diadakan pada  Selasa, 28 Juni 2022 petang yang akan disiarkan live di BeritaSatu TV.

“Kami ucapkan selamat kepada Bapak yang telah memimpin Bank Nusa Tenggara Timur mendapatkan pencapaian yang luar biasa sehingga memenangkan Penghargaan ”Digital Banking Awards 2022” tersebut,”demikian panitia pelaksana masih dalam surat itu. Adapun acara penghargaan akan disiarkan secara live di BeritaSatu TV dan ditonton oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Sementara, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Jumat (10/6/2022) petang di Kalabahi saat mendampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, melakukan kunjungan kerja ke sana, berterimakasih atas pencapaian ini. “Apresiasi ini merupakan tambahan spirit bagi kita untuk kita bekerja lebih keras dan lebih cerdas lagi. Serta mampu membawa fungsi BPD sebagai agent of development,”tegas Alex sembari menambahkan, penghargaan ini masih terkait spirit yang dibangun oleh Bank NTT untuk mendukung digitalisasi layanan perbankan. Sehingga menurutnya, digitalisasi akan terus dilakukan baik itu di bidang kredit, dana maupun operasional. “Dan dengan digitalisasi ini, Bank NTT bisa membenahi pelayanan, mempermudah serta mempecepat layanannya, serta dari sisi keamanan, ada mitigasi resiko dari berbagai peluang yang mengganggu keamanan dalam layanan,”tambahnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Kredit Kendaraan Tanpa DP Resmi Dilaunching, Masyarakat Silahkan Datangi Kantor Bank NTT Terdekat

NTT AKTUAL. KUPANG. Bank NTT, pada Minggu (29/5/2022) petang, berlangsung di atrium Lippo Plaza Kupang, meluncurkan skim kredit baru, yang diberinama Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Ada yang menarik dari jenis kredit ini, yakni nasabah dipersilahkan memilih kendaraan bermotor apa saja, baik itu roda dua, empat maupun alat pertanian tanpa uang muka. Tidak hanya itu, melainkan promosi bunga kredit yang diberikan adalah 0,4%. Dengan diluncurkannya program ini, maka masyarakat sudah bisa mendatangi kantor-kantor Bank NTT terdekat untuk menginisiasi kreditnya sendiri, dan dipersilahkan memilih kendaraan apa yang disukai.

Hadir dalam seremoni  itu, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe, serta para tamu undangan seperti GM PT. Pelindo Kupang, Agus Nazar, Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, pimpinan PT. Jamkrida, Oktofiana Ferdiana Mae, serta para pemilik showroom besar di Kota Kupang.

Seremoni ini didahului dengan doa oleh pendeta dan dilanjutkan penandatanganan MoU antara PT. Jamkrida yang diwakili oleh Oktofiana Ferdiana Mae dengan PT. BPD NTT yang diwakili Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh. Tak hanya itu, melainkan Bank NTT pun menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan sejumlah pimpinan dealer besar di Kota Kupang.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho (tengah), diapit Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe (kiri) dan Direktur Kredit Paulus Stefen Messakh (Kanan), saat launching program KKB, di atrium Lippo Plaza Kupang, Minggu (29/5/2022) petang. Dokumentasi : Humas Bank NTT

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya menegaskan bahwa atas nama badan pengurus, pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mau bekerjasama lewat kesepakatan MoU dan PKS. “Kiranya ini menjadi kekuatan bagi kita untuk membangkitkan NTT dari keterpurukan akibat Seroja dan COVID.  Hari ini kita terus melihat perkembangan baik, walau resesi akibat Rusia dan Ukraina. Namun di negara-negara lain, aktivitas masyarakat sangat luar biasa,”tegasnya.

Dia bangga, karena yang dilakukan Minggu petang ini, adalah kerja nyata dari perpaduan antara digital dan human. Ada ekspansi model bisnis, perpaduan antara digitalisasi, teknologi dan human. “Hari ini kita sudah melakukan, apa yang mungkin bagi industri lain kemarin sudah mapan dari sisi teknologi,  tapi  kita sudah mulai berlakukan hybrid atau perpaduan teknologi dan human,”tambahnya.

Dikatakannya, pada Juli nanti Bank NTT akan memasuki usia ke-60 dan pihaknya sedang menggagas berbagai ekosistem dan juga komunitas untuk ekspansi bisnis bank ini. Sehingga Bank NTT menurutnya membuka diri bagi siapapun untuk duduk bersama dan berdiskusi untuk menemukan cara atau strategi demi memperluas pelayanan bagi masyarakat NTT. “Dengan tersedianya jalan yang dibangun oleh Pemprov NTT yang tahun 2022 mencapai diatas 1.100 Km tentu ini menjadi daya dorong tersendiri untuk aksesibility pada pusat-pusat ekonomi yang ada di desa bisa bermanfaat bagi bapak ibu yang berbisnis di jalur transportasi dan otomotif.”

Di akhir sambutannya, Alex-demikian disapa, menegaskan bahwa pada saat launching, Bank NTT mencatat capaian luar biasa yakni adanya transaksi dalam program KKB ini, senilai Rp 2,1 Miliar. “Untuk hari ini di awal yang baik ini transaksi KKB telah mencapai Rp 2,1 M. Mari kita tepuk tangan atas capaian ini, mari kita doakan agar momen jangka waktu yang ada terus mengalami pertumbuhan yang baik dan menjadi luar biasa bagi kita,”tegas Alex.

Sementara Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh kepada wartawan dalam sebuah sesi wawancara beberapa saat seusai launching, menegaskan bahwa dalam beberapa diskusi internal, pengurus mencermati bahwa COVID segera mereda dan akan ada banyak peluang yang harus dimanfaatkan sehingga berdasarkan hasil analisa bersama, Bank NTT meluncurkan skim kredit ini.

“Kita harus putuskan KKB ini harus direalisir segera karena ini adalah peluang bisnis. Memang kelebihan kita adalah DP nol persen. Kenapa harus nol persen, ada aturan BI yang mengatur tentang Loan To Value (LTV) harus sekian persen. Keunggulan kita adalah kita sudah TKB 2, dan ketika kita sudah di level ini maka kita sudah bisa menyerap resiko-resiko yang ada jika ada kredit macet dan sebagainya,”ujar Stefen.

Diakui bahwa pasar menyambut sangat positif KKB ini. Terbukti, pihak Bank NTT mendapat banyak kontak dari masyarakat yang berkomuniksi lewat jalur pribadi dengan alasan mereka ingin mendapat informasi sebanyak munkin mengenai skim kredit ini.

“Kita akui bahwa baru dilaunching saja banyak WA yang masuk ke kita, saya dan Pak Dirut serta teman-teman lain bertanya tentang skim kredit ini. Sekarang tinggal bagaimana teman-teman cabang mengeksekusinya. Karena perencanaan seindah apapun namun jika tidak tereksekusi dengan baik maka tentu ini tidak akan bertumbuh,”tegasnya sembari berharap, dengan kolaborasi tim kerja yang baik, akan mencapai hasil maksimal. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

 

 

PILIHAN JUDUL:

  1. Kredit Kendaraan Bermotor Tanpa Uang Muka Diluncurkan, Bank NTT Catat Pemasukan Rp 2,1 M
  2. Kredit Kendaraan Tanpa DP Resmi Dilaunching, Masyarakat Silahkan Datangi Kantor Bank NTT Terdekat

 

 

 

AWAL YANG BAIK. Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho (tengah), diapit Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe (kiri) dan Direktur Kredit Paulus Stefen Messakh (Kanan), saat launching program KKB, di atrium Lippo Plaza Kupang, Minggu (29/5/2022) petang.

Foto: Humas Bank NTT

 

BERSAMA. Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho (tengah), didampingi Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe  dan Direktur Kredit Paulus Stefen Messakh berpose bersama para tamu undangan serta pimpinan distributor kendaraan bermotor, di sela-sela launching program KKB, di atrium Lippo Plaza Kupang, Minggu (29/5/2022) petang.

Foto: Humas Bank NTT

 

TANDATANGAN. Mitra Bank NTT yakni para pimpinan show room, saat menandatangani PKS dengan Bank NTT.

Foto: Humas Bank NTT

 

Bank NTT Raih Predikat BUMD Terbaik se-Indonesia 2022 Versi Infobank

NTT AKTUAL. JAKARTA. Bank NTT kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Bank kebanggaan masyarakat NTT ini, boleh masuk dalam jajaran BUMD terbaik se-Indonesia, dalam ajang tahunan bertajuk ‘Top BUMD 2022’ yang  diselenggarakan oleh majalah nasional Infobank. Adapun penghargaan ini diberikan dalam sebuah seremoni yang berlangsung, Kamis (19/05/2022) di Hotel Alila Solo. Untuk diketahui bahwa acara penghargaan yang mendasarkan penilaiannya pada Rating BUMD Keuangan Infobank 2022 dari Biro Riset Infobank (birI) ini, mencakup bank pembangunan daerah (BPD), bank perkreditan rakyat (BPR), dan bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS).

Terdapat 20 BPD, 5 BPRS, dan 50 BPR, yang meraih predikat “The Best” pada Rating BUMD Keuangan Infobank 2022 setelah tim juri menyaringnya dari ratusan bank di tanah air peserta kontestasi paling bergengsi di bidang perbankan ini.

Secara penilaian, rating BUMD Keuangan ini berbeda dengan rating bank dan BPR yang biasa dibuat Infobank setiap tahun. Pembeda utamanya terletak pada bahan baku rating, atau laporan keuangan masing-masing bank.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho ketika memberikan keterangan pers seusai RUPS, awal tahun ini di Labuan Bajo. Saat itu hadir seluruh direksi dan komisaris. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Jika rating bank dan BPR menggunakan data hingga Desember tahun terakhir, maka pada rating BUMD Keuangan, laporan keuangan yang digunakan adalah laporan keuangan per September atau triwulan ketiga tahun terakhir. Rating BUMD Keuangan yang meliputi penilaian terhadap BPD, BPR, dan BPRS milik Pemda ini, menerapkan lima tahapan dalam menentukan pemenang kategori.

Kelima tahapan besar itu, yakni menentukan formula rating berdasarkan perkembangan industri dan kebijakan regulator, mengumpulkan data berdasarkan periode kinerja September 2020 hingga September 2021, mengolah angka-angka dengan berbagai rasio, mengelompokkan bank-bank sesuai besaran aset, dan pemberian notasi akhir untuk pemberian predikat. Pemberian notasi hanya untuk memudahkan pembaca. Karena bagi Biro Riset Infobank (birI), yang utama adalah predikat, dan bukan nomor urut.

Bank NTT yang dinahkodai oleh Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Direktur Utama (Dirut), Hilarius Minggu (Direktur TI & Ops), Yohanis Landu Praing (Direktur Dana), Paulus  Stefen Messakh (Direktur Kredit) dan Christofel Adoe (Direktur Kepatuhan) ini berada pada posisi BUMD dengan aset Rp 10 triliun-dibawah Rp 25 triliun.

Bank yang mengusung slogan ‘Melayani Lebih Sungguh’ ini, terhitung September 2021 memiliki aset Rp 17 triliun serta modal inti Rp 1,9 triliun. Inilah yang membuat Bank NTT berada pada kelompok bank yang  setara asetnya dengan  BPD DIY dan Bank Jambi. Bank NTT berada pada urutan tig menyusul   Bank Maluku Utara, Bank Kalbar, Bank Lampung serta Bank Pembangunan Kalteng. Sementara dalam kategori aset yang lebih besar, ada beberapa bank diantaranya Bank BJB, Bank Jatim, Bank DKI, Bank Jateng dan beberapa bank lainnya.

Eko B. Supriyanto selaku Chairman Infobank Media Group menjelaskan, Infobank Top BUMD 2022 ini, membuktikan kapasitas bank-bank daerah, yang tidak kalah dengan lembaga bank swasta. Kapasitas yang baik sekaligus menunjukkan kualitas layanan dan operasional lembaga bank itu sendiri.

“Industri BPD mampu mencatatkan kinerja yang cukup baik tahun lalu. Bahkan, pertumbuhan di beberapa pos keuangannya lebih tinggi daripada industri bank umum. Namun demikian, industri bank daerah perlu terus melakukan inovasi, agar dapat menjawab permintaan pasar yang semakin digital,” ujarnya, saat membuka sesi penghargaan Infobank Top BUMD 2022.

Pada acara pemberian penghargaan hasil kolaborasi antara Majalah Infobank dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah Se-Indonesia (Perbamida) ini, turut disertai dengan webinar bertajuk “Holdingisasi BPD: Peran Pemilik dan Pengurus Dalam Memajukan dan Membuat BUMD Semakin Adaptif Pada Era Digital”, yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Gubernur Dorong Kopi Flores Jadi Kopi Resmi G20, Bank NTT Siap Support

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), secara resmi bersurat ke Menteri Perdagangan RI. Dalam surat bernomor BU:004.1/01/Perindag/2022 tertanggal 12 Mei 2022 itu, Gubernur VBL memohon kepada pemerintah pusat agar Kopi Flores-NTT diperkenankan menjadi kopi resmi event G20 nanti.

Adapun surat gubernur ini mengacu pada surat Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Manggarai No: 008/Kadin/MGR/V/2022 tanggal 11 Mei 2022 perihal Permohonan Kopi Indikasi Geografis (IG) Flores-NTT menjadi kopi resmi event G20. Masih di dalam surat yang berkop gubernur dan ditandatangani oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat itu, dirincikan ada tiga point penting mengapa Kopi Flores diperjuangkan menjadi kopi resmi dalam forum yang akan dihadiri oleh para pemimpin negara-negara besar di dunia itu. Fakta-fakta yang dijadikan pertimbangan seperti:

  1. Kopi Flores-NTT telah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis (SIG) dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia.
  2. Sebagaimana angka satu diatas Kopi Flores-NTT dimaksud adalah:
  3. Kopi Arabika Flores Bajawa (KAFB)
  4. Kopi Arabika Flores Manggarai (KAFM)
  5. Kopi Robusta Flores Manggarai (KRFM)
  6. Sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan G20 di Bali dan Side Event di Labuan Bajo maka Kopi Flores dapat dipakai sebagai Kopi resmi pada kegiatan G20.
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dengan bangganya mempromosikan kopi kas yang diproduksi di Ende, dan dipamerkan saat kunjungan kerjanya ke Moni, Kabupten Ende, 11 April 2022. Ketika berdiskusi dengan Prof Daniel Kameo sebagai staf khusus bidang ekonomi dan Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, VBL bangga pada nikmatnya kopi lokal. Dokumentasi : Humas Bank NTT

Ibarat gayung bersambut, Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT yang selama bertahun-tahun  giat menggenjot potensi UMKM, langsung bergerak cepat mempersiapkan semua yang dibutuhkan.  Untuk diketahui, Bank NTT saat ini sedang fokus pada  pemberdayaan UMKM. Salah satu contohnya, dalam program Festival Desa Binaan yang tahun ini adalah tahun kedua pelaksanaannya, Bank NTT memfasilitasi setiap desa melalui Bumdes atau unit usaha lainnya untuk mempromosikaan potensi unggulan yakni kopi maupun aneka produk lain.

Yang membanggakan dari proses ini adalah, Bank NTT bekerjasama dengan Kakanwil Kemenkum HAM NTT untuk memfasilitasi hak atas kekayaan intelektual, indikasi geografis serta sertifikasi halal. Bank NTT juga memfasilitasi pembuatan narasi secara digital dari setiap produk unggulan sehingga siapapun dengan mudah mengakses informasi ini dengan menggunakan smartphone. Dari sisi pemasaran, Bank NTT melalui setiap cabang, mendorong UMKM untuk menjual produknya di marketplace yang tersedia.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menegaskan bahwa sebagai bank daerah, pihaknya siap mendukung langkah yang sedang ditempuh oleh Pemerintah Provinsi NTT. “Langkah mencintai produk sendiri yang ditempuh oleh Bapak Gubernur berdampak sangat positif sekali bagi kebangkitan dan kesinambungan ekonomi NTT khususnya dalam skala UMKM, dengan sikap dan gerakan ini, semua stake holder yang menjadi rantai perputaran ekonomi skala UMKM juga harus berani berbenah produksi, kualitas, harga yang wajar, keragaman produk serta persaingan produk yang sehat dan kompetitif di pasar,”tegasnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Dukung Pasar Batu Cermin Jadi Pasar Digital, Bank NTT Sumbang 10 Tong Sampah

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Pasar Batu Cermin yang terletak di dalam kota Labuan Bajo, selama ini dikenal sebagai pasar tradisional, dan pedagang pasar berjualan hingga badan jalan. Sampah yang berserakan dimana-mana, kian memperparah kondisi ini. Tak pelak, selama beberapa hari terakhir, para pegawai Bank NTT Cabang Labuan Bajo dibantu puluhan anggota Satpol PP dan dari kepolisian serta warga, mereka membersihkan lokasi pasar.

Untuk mengurai masalah pembuangan sampah maka Bank NTT menyiapkan 10 unit tong sampah. Disaksikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ny. Aida S. Budiman, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyerahkan secara simbolis satu tong sampah yang diterima oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, pada Rabu (11/05/2022). Ketika menyerahkan 10 tong sampah itu, Dirut Alex menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud dukungan Bank NTT terhadap upaya Pemda Manggarai Barat dalam strategi menjadikan Labuan Bajo sebagai ibukota kabupaten yang layak dari sisi lingkungan.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, menyerahkan secara simbolis satu dari 10 tong sampah sumbangan Bank NTT untuk kebersihan Pasar Batu Cermin Labuan Bajo, Rabu (11/5/2022) yang diterima Wakil Bupati Manggarai Barat, dr Yulianus Weng. Momen ini disaksikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ny. Aida S. Budiman dan para pejabat dari BI. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Kepada media, beberapa saat sebelumnya, Dirut Alex menegaskan bahwa Labuan Bajo sudah dijadikan sebagai destinasi pariwisata super premium sehingga kota ini mesti terproteksi secara baik. Lingkungannya harus bersih dan ini tidak hanya diwujudkan dalam satu dua hari melainkan, masyarakat pun berperan besar di dalamnya.

“Labuan Bajo ini adalah destinasi wisata yang telah ditetapkan oleh bapak presiden sebagai destinasi super premium. Nah ada fakta yang kita temukan, ternyata di pasar masih sangat banyak sampah. Para pedagang pun mesti diajarkan tentang bagaimana mereka mepunyai rasa memiliki tempat usahanya. Ini adalah tempat mereka mencari makan, sehingga harus selalu bersih karena tidak mungkin setiap hari ada yang datang untuk membersihkannya,”tegas Dirut Alex. Malah dia sangat menyayangkan jika di Labuan Bajo, masih ada pasar yang kumuh dan kotor, karena tidak sinkron dengan status yang disandangnya saat ini, yakni destinasi wisata super premium.

Sementara dr Yulianus Weng pada kesempatan itu, atas nama Pemda setempat, mengucapkan terimakasih kepada Bank NTT yang sudah bekerja melamaui mottonya, ‘Melayani Lebih Sungguh’.

Beberapa saat seusai penyerahan, semua yang hadir bertepuk tangan, sembari menghimbau pedagang setempat untuk selalu menjaga kebersihan pasar. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Gubernur VBL, Bank NTT dan Dirut Alex Raih Penghargaan Top BUMD Awards 2022

NTT AKTUAL. KUPANG. Sederet keberhasilan pada layanan perbankan, kian memperkokoh posisi PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) di mata nasional. Bertempat di Hotel Raffles Jakarta, 20 April 2022, Bank NTT meraih penghargaan sebagai Top BUMD Awards 2022 BPD, Bintang 4. Tidak hanya itu, melainkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pun dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD terbaik 2022. Penghargaan berikutnya diberikan kepada Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Top CEO BUMD 2022.

Bank NTT saat meraih penghargaan sebagai Top BUMD Awards 2022 BPD, Bintang 4, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pun dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD terbaik 2022. Penghargaan berikutnya diberikan kepada Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Top CEO BUMD 2022, Bertempat di Hotel Raffles Jakarta, 20 April 2022. Dokumentasi : Istimewa

Kepala Divisi Rencorsec dan Legal Bank NTT, Endri Wardhono, hadir dan atas nama Bank NTT, menerima penghargaan tersebut. Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT, Ganef Wurgiyanto,  mewakili Gubernur Viktor untuk menerima penghargaan tersebut. Adapun ajang Top BUMD Awards 2022 ini digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga seperti I-Otda (Institut Otonomi Daearah). Penghargaan ini hanya diberikan kepada lembaga maupun tokoh yang dianggap berprestasi. Lagipula penjuriannya pun dilakukan oleh sejumlah guru besar maupun yang ahli di bidangnya.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, menyatakan sangat mengapresiasi tersebut. “Puji Tuhan, di saat dampak Covid-19 masih terasa, Bank NTT bisa tetap berperforma baik. Dan penghargaan dari pihak eksternal seperti itu, tentu membanggakan kami,”kata Harry menambahkan dirinya sangat berterima kasih kepada semua insan di Bank NTT yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh di sela masa Covid-19, sehingga bank tersebut bisa tetap berkinerja baik.

Pada masa Covid-19, Harry berkata, Bank NTT pun tetap menggelar sejumlah inovasi bisnis. Contoh hal itu adalah penguatan ekosistem pembiayaan. Adapun contoh yang lain adalah diversifikasi produk dan kredit; menyediakan pasar e-commerce; pelayanan digital loan; adanya smart branch; adanya Agen Dia Bisa; dan lain-lain. Yang membanggakan adalah, dihadirkannya layanan Be Ju BIS@, yang diluncurkan pada Rabu (20 April 2022) di Wae Bobok, Labuan Bajo.

Aplikasi Be Pung Mobile merupakan contoh inovasi oleh Bank NTT. Aplikasi tersebut merupakan i banking bisnis yang bisa memungkinkan tarik tunai tanpa kartu, mengacu ke kode QRIS, dan lain-lain. Adapun tentang kinerja keuangan Bank NTT, Harry mengatakan bahwa untuk tahun 2021 mencatatkan laba bersih Rp228,26 miliar. Adapun laba bersih per saham pada tahun 2021, tercatat di Rp1.393.

NPL (non performing loan) net, di 0,90%. Rasio BOPO (biaya operasional berbanding pendapatan operasional) di 81,38%. Kemudian, rasio LDR (loan to deposit ratio) pada angka 89%. Tak hanya itu, melainkan Bank NTT pun terus terus berupaya menaikkan porsi dana murah. “Tahun 2022 ini, kami melakukan pendalaman struktur dana yang berbasis dana murah,”kata Harry.

Total kredit modal kerja yang disalurkan sebanyak Rp2,06 triliun. Porsi kredit investasi di Rp428,23 miliar. Sedangkan untuk kredit konsumsi di Rp8,63 triliun. Harry juga memaparkan bahwa, pada saat masa Covid-19, Bank NTT tidak melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja). Namun, justru melakukan perekrutan karyawan.

“Hal tersebut, semata-mata kami lakukan karena suatu panggilan. Serta untuk menanggulangi Covid-19 plus mendukung struktur ekonomi rumah tangga,”tegasnya.

Membangun Kinerja

Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2022, M. Lutfi Handayani, mengatakan bahwa ajang tersebut merupakan kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Sementara tema yang diangkat tahun ini adalah “Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD yang Berkelanjutan”.

Kita berharap, agar Manajemen BUMD tidak hanya mengejar kinerja bisnis tahunan atau dalam jangka pendek saja, tapi juga melakukan investasi agar bisnis BUMD dapat tumbuh berkelanjutan dalam jangka panjang,” kata Lutfi.

Masih menurutnya, Sesi Nilai Tambah dalam wawancara antara Dewan Juri Top BUMD Awards 2022 dengan perusahaan peserta,  adalah sesi di mana Dewan Juri memberikan saran dan masukan perbaikan kepada peserta, saat di akhir sesi wawancara penjurian. Jadi, TOP BUMD Awards atau kegiatan penghargaan lain yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business atau MSI Group, tidak hanya sekadar kegiatan penilaian dan penghargaan saja, namun didalamnya banyak aspek pembelajarannya.

“Dari kegiatan ini, kita mengharapkan munculnya BUMD-BUMD yang selalu melakukan perbaikan pengelolaan usaha bisnisnya, untuk meningkatkan daya saing, layanan, dan kinerja perusahaan secara berkelanjutan, untuk mendukng percepatan pemulihan ekonomi nasional atau pun pembangunan di daerah,” kata Lutfi.

Sementara itu, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A., Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2022, dalam kesempatan tersebut menjelaskan kriteria penilaian yang digunakan Dewan Juri dalam TOP BUMD Awards 2022. Mantan Dirjen Otda Kemendagri itu merinci, Pertama, aspek pencapaian kinerja bisnisnya, baik dan berkelanjutan (achievement). Kemudian aspek yang kedua adalah, BUMD yang terus melakukan perbaikan (improvement). Sedangkan yang ketiga, adalah aspek kontribusi dalam pembangunan daerah. Dan aspek yang keempat, adalah strategi/inovasi untuk mendukung bisnis di masa Pandemi/Kenormalan Baru.

Selain itu, Ketua Dewan Juri TOP BUMD  yang akrab dipanggil Prof Djo tersebut, juga menerangkan beberapa temuan penting selama proses penilaian berlangsung. Secara umum, hampir semua BUMD, relatif mampu menghadapi dampak Pandemi Covid-19 dengan baik, namun ada beberapa catatan: Kinerja dan layanan BUMD, terutama peserta TOP BUMD Awards 2022, terus mengalami peningkatan. BUMD sektor keuangan, terutama BPD dan BPR, terkena dampak yang sangat besar. Namun, berkat inovasi dan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan bisnisnya, maka BPD dan BPR-BPR, masih mampu menjaga kinerja dan layanannya dengan baik.

Temuan-temuan menarik lainnya adalah BPD-BPD makin intens dan inovatif serta lebih fokus mengalokasikan pembiayaannya, untuk membangun masyarakat daerahnya dan pembiayaan pemerintah daerahnya. Namun, belum semua Pemerintah Daerah, mengandalkan dukungan pembiayaan pembangunan dari BPD-nya. (***)

Sumber berita : HUMAS BANK NTT

Keterangan Foto:

RAIH PENGHARGAAN. Bank NTT kembai menorehkan prestasi membanggakan di tahun ini. Bertempat di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (20/4/2022), penyelenggara menyerahkan penghargaan kepada Bank NTT, Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Kadiv Rencorsec dan Legal, Endry Wardhono atas nama lembaga, hadir dan menerima penghargaan ini. Sementara Asisten Perekonomian Setda NTT, Ganef Wurdiyanto hadir atas nama Gubernur Viktor.

Foto: Istimewa

Jawab Tantangan Gubernur VBL, ini Strategi Bupati Nagekeo dan Dirut Bank NTT

NTT AKTUAL. BAJAWA. Bupati Nagekeo, Yohanes Don Bosco Do rupanya memiliki strategi tersendiri dalam menjawab tantangan yang diberikan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yakni mereka harus membangun mimpi setinggi-tingginya melalui PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT).

“Dalam setiap RUPS dan RUPS luar biasa, bapak gubernur selalu menyampaikan berulang kali untuk bagaimana membangun mimpi kita melalui Bank NTT. Saya sendiri sebagai bupati baru memasuki tahun keempat baru saya putuskan untuk itu (mewajibkan seluruh kepala desa menabung di Bank NT). Sebelumya kita sedang bersama-sama menyehatkan Bank NTT, memperbaiki strukturnya, manajemennya, dan itu harus beres dulu. Kalau sekarang saya sudah yakin dengan beberapa indikator yang menunjukkan bank kita makin sehat makin bertumbuh ke arah yang baik,”tandasnya.

Pihaknya sebagai pemegang saham pun memiliki strategi lain dalam mendukung Bank NTT menjadi bank devisa di akhir tahun 2023 seperti yang disyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kita lagi membantu Bank NTT untuk mengelola dana yang cukup supaya syarat-syarat yang disyaratkan oleh OJK di 2023, bisa menjadi bank Devisa,” demikian kata Bupati Don Bosco di kampus Bambu, Bajawa, Kamis (14/4/2022).

Dia pun menginstruksikan kepada seluruh desa yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Nagekeo untuk membuka rekening desa satu-satunya hanya di Bank NTT. Pilihan ini diambilnya agar dana desa, alokasi dana desa, bagi hasil pajak dan retribusi disimpan di Bank NTT, yang mana Pemkab Nagekeo adalah salah satu pemegang sahamnya.

Menurut Don Bosco, Kabupaten Nagekeo terdiri dari 7 buah kecamatan, 97 buah desa dan 15 kelurahan. Untuk itu Ia mengharapkan layanan Bank NTT di setiap Kecamatan.

“Saya minta layanan Bank NTT di setiap Kecamatan. Dan kluster Kecamatan harus jalan, mulai dari mesin ATM karena kita lagi transisi ke arah non tunai sedang berjalan, layanan setor tunai agar masyarakat jangan mendapat kesulitan,” pinta Bupati Don Bosco.

Bank NTT Siap

Lalu bagaimana tanggapan Bank NTT terkait respon positif dan permintaan yang disampaikan Bupati Nagekeo? Kepada media juga di kampus bambu, Bajawa, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan apa yang dilakukan Bupati Nagekeo saat ini telah melalui pertimbangan berdasarkan kondisi rill yang terjadi.

Diakuinya bahwa  ketika pandemi dan seroja, terjadi keterpurukan berbagai sisi kehidupan, baik spiritual, kesehatan, pendidikan, teknologi dan aspek-aspek lainnya. Aspek-aspek ini tidak bisa dipilah karena menjadi satu mata rantai. Dalam semua aspek itu ada aspek yang berpengaruh dan menjadi penggerak yaitu ekonomi. Sejauh ini Bupati Nagekeo menurutnya sudah mendalami itu semua. Karena tu menurut Alex, perlu mereengineering kembali sistem tata kelola kebijakan dengan mengatur sistem keuangan dengan lebih baik.

“Bank NTT ini milik pemerintah. Dalam pengalaman dan pilihan-pilihan Pak Bupati ternyata dalam fungsi Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah mampu jadi mitra yang baik untuk mengakselerasi berbagai program-program kerja atau kebijakan sehingga bisa terimplementasi dan bermanfaat politik bahkan bisa berkontribusi bagi masyarakat, pemerintah, bank dan swasta,”jelasnya menambahkan sebagai bank milik pemerintah, maka  pemerintah bisa mengendalikan pertumbuhan ekonomi dan ketika ada sesuatu yang bisa menganggu dengan kewenangan yang dimiliki bisa menstabilkan sistem ekonomi yang dibangun.

Karena itu Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah tidak saja melaksanakan fungsi intermediasi bank secara umum tapi lebih sebagai Agent of Development harus bisa menterjemahkan dan menjaga kepercayaan dengan menyesuaikan berbagai kepentingan jasa layanan perbankan baik oleh masyarakat, pemerintah yang customize. Baik di desa, Kecamatan, dan kabupaten tapi tanpa keluar dari rel atau regulasi.

“Komplain harus, mitigasi harus. Apalagi dunia digital dan teknologi banyak hal dipermudah tapi sisi aman harus tertata dengan baik. Bank NTT bisa beradaptasi dengan hal-hal tersebut.

Setiap tahun, kata Alex, data dan laporan yang disampaikan memberikan dukungan kepada Bank NTT untuk berpartisipasi lebih aktif itu multiplayer effectnya didapat oleh pemerintah.

Lebih lanjut dijelaskan Alex, setelah melakukan pengkajian beberapa rancangan bisnis di digital sudah sampai pada tahap metaverse pengunaan teknologi yang melampaui alam pengetahuan dan semesta. Bank NTT baru 2 tahun bisa melakukan perubahan besar.

Kepada media, Alex pun menjawab tantangan mengenai sulitnya akses jaringan internet di desa sehingga dalam rangka beradaptasi dengan keadaan ini, Bank NTT sudah memiliki strategi bisnis yang sangat bisa diandalkan untuk menjawabnya. “Bank tidak hadir lagi secara fisik tetapi dengan bekerjasama dengan komponen-komponen atau elemen-elemen masyarakat yang mau menjadi bagian dari transformasi Bank NTT. Kita akan merekrut dan melatih mereka menjadi agen digital bank NTT,” pungkasnya. (***)

Sumber berita + foto : Humas Bank NTT