Arsip Tag: Gubernur NTT

UNESCO Minta Pembangunan Infrastruktur Pariwisata TNK Dihentikan, Ini Tanggapan Gubernur NTT 

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat kepada media pada Selasa (03/8/2021) menyampaikan tanggapannya atas permintaan UNESCO pada Pemerintah Indonesia untuk menghentikan semua proyek pembangunan infrastruktur pariwisata di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK). Permintaan tersebut tertuang dalam dokumen Komite Warisan Dunia UNESCO bernomor WHC/21/44.COM/7B yang diterbitkan setelah konvensi online pada 16-31 Juli 2021.

“Kita tentunya berterima kasih karena UNESCO ikut memperhatikan aset-aset bangsa negara ini khususnya Taman Nasional Komodo yang menjadi konservasi alam dan juga kebanggaan NTT. Namun tentunya perlu diperhatikan juga bahwa apa yang dikerjakan oleh Pemerintah Indonesia dan telah disetujui bersama juga Bapak Jokowi sebagai Presiden ini membantu agar Taman Nasional itu mempunyai manfaat ekonomi yang luar biasa buat NTT,” ujar Gubernur.

“Untuk pihak-pihak yang mungkin kurang setuju dengan apa yang sudah dilakukan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTT agar bisa melakukan riset lanjutan dan juga berdiskusi bersama kami,” tegas beliau.

Gubernur menjelaskan, pihak Pemprov NTT tetap menerima aspirasi UNESCO. “Kami pihak Pemerintah Provinsi menghargai apa yang disampaikan UNESCO tetapi kami harap mereka juga juga dapat memahami bahwa apa yang dikerjakan pemerintah adalah dalam rangka juga untuk menjaga habitat komodo, dan juga menjaga biota laut serta segala sesuatu disana untuk jangan dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ungkap beliau.

“Juga sudah diputuskan bahwa dari seluruh pulau-pulau dan laut serta kekayaan alam di TNT kita sepakati untuk Pulau Rinca kita tetapkan sebagai pulau untuk mass tourism (pariwisata masif). Pulau ini menjadi habitat komodo dan dengan ditetapkan sebagai mass tourism tentunya kita perlu mengembangkannya. Karena itu di Pulau Rinca kita desain dan  di buat tempat untuk para pejalan kaki sehingga mereka aman dan juga dibangun dermaga yang layak bagi kapal pengunjung,” kata Gubernur.

Ia menambahkan, pengunjung yang datang harus dijamin keselamatan dan kenyamanan maka infrastruktur harus mendukung hal tersebut.

“Kita harapkan juga hasil dari pembangunan pengembangan TNK akan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat disana. Jadi ekonomi mereka bertumbuh dari pariwisata yang berkembang dengan juga dari kedatangan pengunjung yang membawa dampak ekonomi,” ucapnya. (***)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Wawancara bersama Tempo.Co, Gubernur NTT Paparkan Pengembangan Sektor Pariwisata

NTT AKTUAL. KUPANG. Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat dikenal memiliki kekayaan alam yang indah dan eksotis serta atraksi budaya yang menarik. Maka sepatutnya masyarakat NTT membanggakan pariwisatanya dan harus dikembangkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Demikian diungkapkan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat diwawancarai Tempo.co dalam Program Teras Negeri secara virtual pada Jumat (30/7/2021).

Dalam wawancara tersebut Gubernur VBL menjelaskan mengenai pengembangan sektor pariwisata melalui pengembangan infrastruktur, akomodasi, promosi melalui media sosial, pengembangan dan pemanfaatan UMKM masyarakat serta pengembangan industri di NTT.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat diwawancarai Tempo.co dalam Program Teras Negeri secara virtual pada Jumat (30/7/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

“Provinsi ini sangat indah dan memiliki kekayaan dari sektor pariwisata yang tidak dimiliki di belahan dunia yang lain. Bukan hanya Labuan Bajo namun juga ada destinasi wisata Mulut Seribu di Rote Ndao, Alor dengan wisata taman bawah laut, Kelaba Maja di Sabu Raijua, Fatumnasi di Kabupaten TTS, atraksi budaya Pasola di Sumba, Pantai di Pulau Semau, Koanara di Kabupaten Ende dan masih banyak lagi,” jelas Gubernur.

“Kita juga menggunakan sosial media untuk menjadi sarana promosi kita karena itu pilihan yang tepat dimana dunia saat ini sudah sangat terbuka dalam hal informasi. Agar masyarakat di negara lain bisa mengetahui dan juga menarik banyak wisatawan untuk datang ke sini. Maka dari itu kita akan terus gencar mempromosikan pariwisata di NTT,” jelas Gubernur.

Gubernur juga menjelaskan pentingnya membangun sarana infrastruktur dan akomodasi dalam hal mendukung pembangunan pariwisata.

“Aksesibilitas itu penting karena salah satu kunci untuk bangun pariwisata. Walaupun destinasi wisatanya indah tapi akses jalan buruk maka orang tidak mau berkunjung kesana. NTT beberapa bulan lalu mengalami bencana alam badai seroja dan menimbulkan kerusakan. Tapi saat ini pemerintah pusat sudah tanggap membantu kita dalam perbaikan kerusakan infrastruktur yang ada,” jelas beliau.

Dalam penjelasannya, sektor pariwisata tidak lepas dari suplai chain. “Saat ini kami masih bergantung pada suplai chain yang datang dari luar. Seperti daging dan telur ayam. Maka kami sedang mengembangkan industri dibidang peternakan juga pertanian agar bisa mendukung pariwisata kami sehingga tidak lagi bergantung dari luar. Juga dukungan dari komoditas hasil UMKM. UMKM harus mampu diproteksi oleh pemerintah dengan kebijakan produk harus masuk dalam market pariwisata di daerah kami sendiri,” jelas Gubernur.

“Kami juga berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Kementerian terkait yang memberikan perhatian dan dukungan pada NTT sebagai kawasan food estate di di Kabupaten Sumba tengah dan Kabupaten Belu,” ungkapnya.

Diakhir penjelasannya Gubernur juga meminta kepada masyarakat agar tetap taat pada protokol kesehatan dimasa pandemi Covid 19 serta ikut serta dalam vaksinasi untuk mencegah peningkatan penyebaran virus. (***)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

PHRI NTT Diharapkan Mampu Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meminta agar Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (DPD PHRI) NTT untuk turut mendukung dan berpartisipasi aktif bersama Pemprov dalam membantu pertumbuhan ekonomi NTT. Hal tersebut disampaikannya pada saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Daerah III DPD PHRI Provinsi NTT di Hotel T-More Kupang pada Kamis (29/7/2021).

“Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kita, terutama di sektor pariwisata maka PHRI harus punya langkah-langkah hebat dan sinergi bersama Pemerintah Daerah. Karena itu saya dorong terus untuk kerja sama kelembagaan. Cara kerja kita harus bersinergi dan tidak kerja individual,” ungkap Gubernur.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Daerah III DPD PHRI Provinsi NTT di Hotel T-More Kupang pada Kamis (29/7/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

“Kita dorong pola kerja extraordinary dan juga semangat kerja out of the box, semangat kerja kelembagaan, percepatan digital, serta saling terbuka satu sama lain. Saya mau ke hasil komoditi kita harus dipasarkan di hotel-hotel kita dan juga restoran-restoran. PHRI harus bisa terus menggandeng UMKM kita,” tambahnya.

“Kita harus bangga komoditi kita dipakai orang lain yang berkunjung ke sini. Misalnya Kopi asal NTT harus ada di hotel-hotel dan restoran yang bahan makanannya datang dari masyarakat NTT. Karena itu kita semua harus menjadi market untuk produk-produk yang kita miliki,” jelas beliau.

Dalam sambutannya Gubernur juga meminta agar PHRI bisa mengambil peluang dalam mendukung pariwisata NTT. “PHRI harus bisa mendukung Pemerintah Provinsi NTT dalam pengembangan pariwisata. Pemerintah bangun infrasktruktur dan PHRI turut mendukung pada pengembangan akomodasinya. Misalnya bangun restoran di Timau Amfoang karena banyak pengunjung yang datang, juga restoran dibangun di Semau, serta di Mulut Seribu Rote Ndao dan lain-lain. Alam kita ini eksotiknya tinggi, maka manfaatkan dengan baik hal ini karena banyak pengunjungnya,” paparnya.

Ia juga meminta dukungan dari kerja sama bersama UMKM “Juga dukung pada UMKM kita. Sebagai suplai chain kita. Harus datang dari peternakan, pertanian, dan industri dari daerah kita. Harus mulai bertumbuh ke sana sehingga kita tidak tergantung dari luar,” tegasnya.

Gubernur juga meminta agar pengembangan hotel di kawasan yang eksotis dengan dibangunnya hotel dengan level hotel bintang 4 , 5 dan seterusnya karena banyak pengunjung yang datang ke tempat wisata di daerah tersebut.

Sementara itu, Ketua BPD PHRI NTT, Juvenile Jodjana, mengatakan kurang lebih saat ini ada 455 hotel dan restoran yang tersebar di seluruh NTT dan akan komitmen bersama untuk mendorong ekonomi NTT.

“Kami juga komit untuk segera mensinergikan  program bersama pemprov NTT khususnya bidang pariwisata sebagai prime mover Provinsi NTT. Kami juga pastikan PHRI untuk menggunakan produk-produk UMKM di NTT seperti kelor, gula, kopi, cabe, coklat, dan lainnya,” jelas Juvenile. (***)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur VBL Minta Bulog NTT Siapkan Beras Kualitas Terbaik Bagi Masyarakat

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta Perum Bulog khususnya Bulog NTT untuk menyiapkan beras dengan kualitas terbaik kepada masyarakat. Gubernur juga menginstruksikan agar bantuan beras tersebut segera didistribusikan kepada penerima dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Masyarakat kita sudah susah dengan adanya pandemi ini, jangan buat tambah susah masyarakat dengan beras bantuan yang berkualitas buruk. Kasih masyarakat beras dengan kualitas terbaik dan layak dikonsumsi. Saya minta Dinas Sosial (Provinsi NTT) untuk mengecek betul ini, kalau kualitasnya buruk, kembalikan,” tegas Gubernur VBL saat menerima audiensi Kepala Divisi (Kadiv) Regional Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog NTT, Asmal bersama staf di ruang kerja Gubernur, Jumat (23/07/2021).

Dalam kesempatan tersebut Kadiv Asmal melaporkan penyaluran bantuan beras PPKM kepada 524.265 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Provinsi NTT. Tampak hadir pada kesempatan tersebut Staf Khusus Gubernur, Imanuel Blegur dan Tony Djogo, Kadis Sosial NTT dan Kadis Perindustrian dan Perdagangan NTT.

Gubernur VBL meminta agar pola bantuan dan penyalurannya didesain dengan jelas. Kendalanya apa dan di mana sehingga Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota bisa bantu memfasilitasi pendistribusiannya.

Kepala Divisi (Kadiv) Regional Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog NTT, Asmal di ruang kerja Gubernur, Jumat (23/07/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

“Buat desain distribusi dengan jelas.Instruksi bantuan ini bagaimana, lalu apa yang sudah dilakukan oleh Bulog NTT. Estimasinya berapa lama? Pelaksanaan di lapangannya bagaimana dan kendalanya apa saja. Sehingga bantuan ini betul tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, “jelas Gubernur Viktor.

Lebih lanjut mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI ini menjelaskan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bantuan beras tersebut harus segera didistribusikan kepada penerima manfaat dalam waktu secepatnya. Kalau ada kendala dengan pihak yang bertanggung jawab atas penyalurannya, harus segera dicarikan solusi.

“Saya harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, bantuan ini harus segera sampai kepada masyarakat. Jangan lambat karena masyarakat pasti membutuhkan bantuan ini. Saya minta agar data penerima disesuaikan dengan data yang ada pada dinas Sosial Provinsi,” jelas Gubernur VBL.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Viktor langsung menghubungi Direktur PT Pos Indonesia sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk penyaluran beras bantuan dari Gudang Bulog menuju KPM.

Sementara itu Kadiv Regional Kanwil Bulog NTT, Asmal dalam laporannya mengungkapkan, setiap KPM menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram. Stok beras bantuan di gudang-gudang Bulog seluruh NTT mencukupi.

“Bulog ditugaskan untuk menyediakan beras. Sementara yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan adalah PT. Pos Indonesia. Kami sudah mulai mendistribusikan selama 3 hari yakni dari tanggal 18 sampai dengan 20 Juli untuk Kota Kupang khusus Kecamatan Oebobo, Kabupaten Alor, Sikka dan Ngada. Rencananya hari ini kami akan distribusikan untuk Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat. Kabupaten lainnya akan dikoordinasikan lagi dengan PT Pos Indonesia untuk segera disalurkan, ” jelas Asmal.

Kadis Sosial NTT, Jamal Ahmad dalam kesempatan itu menjelaskan data KPM telah dicocokan dengan data pada Dinas Sosial NTT.

“Tidak ada masalah dengan data, sekarang tinggal penyalurannya saja,” jelas Jamal. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur VBL Beri Apresiasi Pada Bank NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan apresiasi pada Bank NTT atas prestasi dan juga melalui pelayanan berbasis teknologi digital. Hal tersebut diungkapkannya pada saat perayaan HUT Bank NTT ke 59 dengan tema “Super Smart Bank Untuk NTT Maju” pada Sabtu (17/07/2021).

Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

“Kita bersyukur hari ini kita merayakan Hari Ulang Tahun Bank NTT ke 59. Kita harapkan kedepannya pelayanannya semakin maksimal sesuai dengan keinginan founding fathers dengan mimpi-mimpi untuk memajukan masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujar Gubernur.

“Saya berikan apresiasi kepada jajaran Bank NTT yang telah mampu untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi dengan terobosan-terobosan teknologi digital untuk mendukung pelayanannya.
Saya harapkan pada tahun 2023 nanti sudah bisa menjadi Bank Devisa. Dan itu semua perlu tanggung jawab bersama dari pihak Bank NTT dan juga OJK. Harapan saya dapat dikelola dan dapat dimajukan dengan baik ,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Gubernur NTT mengatakan harapan tertinggi pada pelayanan serta profesionalitas peran Bank NTT untuk memajukan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Sesuai dengan tema Super Smart Bank Untuk NTT Maju, maka wajib untuk meningkatkan profesionalitas. Apresiasi diberikan kepada seluruh Direksi, Komisaris, dan Karyawan Bank NTT juga kepada Pemegang Saham yang menunjukkan kinerja yang baik sepanjang tahun ini di mana Bank NTT menghasilkan laba sebesar 190 miliar dan aset senilai 17,1 triliun. Hal ini membuktikan bahwa Bank NTT mampu mencetak prestasi walaupun diterjang pandemi covid 19 yang luar biasa dampaknya,” jelas Wakil Gubernur.

“Sukacita juga Bank NTT selama 59 tahun berkembang menjadi Bank yang hebat dan prospektif dan mendapat prestasi melalui penghargaan dengan manajemen yang baik. Saya berharap refleksi kritis ini memotivsi menjadi Bank lokal terpercaya untuk terus berinovasi lewat layanan perbankan berbasis digital serta menjadi sandaran dan harapan bagi pengusaha mikro serta masyarakat yang terus berkembang dalam pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Timur,” tambah beliau.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho dalam laporannya menyampaikan, Pencapaian Bank NTT semester pertama di tahun 2021 diantaranya total aset Bank NTT mengalami pertumbuhan dari 14 trilyun naik menjadi 17, 19 trilyun. Angka kredit bertumbuh dari 9 trilyun menjadi 11,5 trilyun.

“Di sisi permodalan, Bank NTT bertumbuh secara kuat dan rasio-rasio kinerja keuangan menunjukkan pertumbuhan yang sehat. Kami terus berkomitmen dalam bertransformasi menjadi super smart bank yang telah diwujudkan dalam beberapa langkah antara lain penyempurnaan Mobile Banking, sms banking, COB serta menghadirkan ekonomi kreatif sampai tingkat tingkat desa,” jelasnya.

Dalam acara tersebut juga turut dilaksanakan Penandatanganan MoU tentang Ekosistem Pembiayaan Sektor Pertanian, Pemanfaataan Layanan Informasi dan Teknologi, serta Kerja Sama APEX BPR. Juga diluncurkan Aplikasi B’Pung Mobile dan Smart Branch. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur NTT Lakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap I

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan vaksinasi tahap pertama pada Rabu (14/07/2021) di Kantor Gubernur NTT.

Gubernur melakukan vaksinasi dengan jenis vaksin Astrazeneca juga bersama bersama para pejabat Eselon II lainnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat melakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap I, Rabu (14/07/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Usai melakukan vaksinasi, Gubernur menghimbau kepada Bupati dan Walikota se NTT untuk tetap mendorong masyarakat agar segera melakukan vaksinasi dalam tujuan mencegah penyebaran covid 19 yang lebih banyak.

“Sebagai Gubernur saya sangat berterima kasih kepada masyarakat NTT yang punya kesadaran bersama-sama untuk melakukan vaksinasi karena kita saat ini mengejar herd immunity juga sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi untuk kita segera dalam kita mengejar herd immunity kita semua,” kata Gubernur.

“Bagi masyarakat di seluruh NTT, vaksin juga memberikan manfaat bagi kita yakni menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat covid 19, mendorong terbentuknya herd immunity dengan syarat minimal 70 persen masyarakat NTT telah melakukan vaksin dan meminimalkan dampak ekonomi dan sosial yaitu jika sebagian besar mayarakat sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik melawan virus covid 19 maka aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat bisa terlaksana kembali dengan normal,” ungkap Gubernur VBL.

“Kita harapkan seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota bersama TNI dan Polri untuk bergerak membantu agar masyarakat kita dapat melakukan vaksinasi secara keseluruhan dan lancar,” ujar beliau.

“Kita semua harus tetap tertib dan teratur melaksanakan vaksinasi sebagaimana target utama kita adalah semua anggota masyarakat harus tervaksin. Oleh sebab itu kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar vaksin-vaksin dapat dikirim terus sehingga kita semua dapat terlayani dengan baik,” jelas VBL.

“Kita harapkan nanti bulan desember kita sudah tidak lagi menggunakan masker, tentunya dengan memastikan kalau kita semua telah divaksin. Kita lihat kemarin di Eropa semua penonton sepakbola bola menyaksikan pertandingan di stadion tanpa masker dan itu menunjukkan kalau herd immunity mereka sudah hampir mencapai 100% melalui vaksinasi,” ujar Gubernur. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur NTT : Gereja Harus Jadi Pusat Belajar

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam berbagai kesempatan bertatap muka dengan pemuka agama meminta agar gedung gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah tapi juga menjadi pusat pengembangan pendidikan.

“Gereja harus juga jadi pusat belajar. Bukan hanya untuk belajar ilmu-ilmu ketuhanan tapi juga ilmu-ilmu lainnya. Gedung gereja dapat juga digunakan sebagai tempat Pembelajaran bagi Anak Usia Dini,” kata Gubernur VBL saat beraudiensi dengan Majelis Jemaat Baith El Oelanisa, Baumata Timur Klasis Kupang Tengah Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang, Senin (5/07/2021) di Ruang Kerja Gubernur.

Kepada Ibu Pendeta Petronela Lylho yang memimpin rombongan tersebut, Gubernur mengharapkan agar gereja jadi pusat informasi dan pembelajaran jarak jauh.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (kanan depan) saat beraudiensi dengan Majelis Jemaat Baith El Oelanisa, Baumata Timur Klasis Kupang Tengah Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang, Senin (5/07/2021) di Ruang Kerja Gubernur. Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

“Pemerintah Pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah gencar-gencarnya memperluas jaringan internet dan telekomunikasi melalui pendirian berbagai BTS di seluruh pelosok NTT. Gereja dapat memanfaatkan peluang ini dengan gunakan gedung gereja untuk lakukan pembelajaran jarak jauh bagi para siswa dan mahasiswa dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan,” jelas Gubernur VBL.

Terkait dengan permintaan dari para majelis jemaat untuk menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan gereja baru, Gubernur mengharapkan agar kegiatan tersebut dilaksanakan setelah grafik covid di NTT melandai.

“Sekarang ini angka covid-19 di NTT sebagaimana nasional sedang meningkat. Kita harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Acara ini bisa dijadwalkan ulang setelah angka covid menurun,” harap Gubernur.

Sementara itu Pendeta Petronela Lylho dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, pembangunan gereja baru mulai dirintis karena gereja lama yang dibangun pada 28 Agustus 1955 mengalami kerusakan parah setelah dihantam badai siklon tropis seroja.

“Tentang kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gereja akan disesuaikan dengan anjuran dan jadwal dari bapa Gubernur karena umat kami di sana berharap bapa Gubernur berkenan hadir pada kegiatan ini, ” pungkas Pendeta yang sudah dua tahun menjadi gembala di Jemaat Baith El Oelanisa tersebut.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Staf Khusus Gubernur, Pius Rengka, Plt. Kepala Biro Pemerintahan, Rita Wuisan dan perwakilan majelis jemaat Baith El Oelanisa. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur NTT Instruksikan Para Bupati dan Wali Kota Lebih Fokus Tangani Penyebaran Covid-19

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menginstruksikan para Bupati dan Wali Kota untuk bekerja lebih keras dalam menghentikan penyebaran virus Corona di wilayah masing-masing, Demikian disampaikan Gubernur melalui Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, Minggu (4/07/2021).

“Semua pimpinan daerah agar melakukan tracing testing dan treatment serta mengontrol dan mengawasi pergerakan masyarakat di wilayah masing-masing serta melakukan kontrol yang ketat di ruang publik untuk memastikan masyarakat mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dengan penuh disiplin,” ungkap Marius.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu saat menyampaikan instruksi Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Marius mengatakan, Gugus Tugas Kabupaten/Kota yang didukung TNI-Polri diminta untuk mengontrol masyarakat di ruang publik.

“Kita harus bekerja keras memutus mata rantai penyebaran covid ini. Walaupun sampai saat ini belum terdeteksi adanya varian baru namun kita tetap harus waspada. Program vaksinasi harus dilakukan secara masif di berbagai wilayah dan Para Bupati/Wali Kota harus tetap memantau pelaksanaannya,” pungkas Jelamu

Marius Juga mengungkapkan angka pertambahan pasien Covid hari ini sebanyak 1.003 Orang.

Hari ini angka pertambahan pasien covid sangat signifikan lebih dari seribu orang. Hal ini harus diwaspadai oleh seluruh rakyat NTT dan kita tetap wajib melaksanakan prokes secara baik dan benar.

Untuk diketahui, jumlah kasus baru hari ini sejumlah 1.003 orang dengan persebarannya yaitu Kabupaten Flores Timur : 376 Orang, Manggarai Timur : 252 Orang, Manggarai Barat : 84 Orang, Kota Kupang : 81 Orang, Nagekeo :79 Orang, Ende : 50 Orang, Sumba Barat Daya: 22 Orang, Sumba Timur : 19 Orang, Ngada : 18 Orang, Manggarai : 15 Orang, Timor Tengah Utara : 13 Orang, Alor : 11 Orang, Belu : 6 Orang, Sabu Raijua : 6 Orang, Rote Ndao : 1 Orang. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur VBL Minta ATK Bisa Hasilkan Produk Mesin yang Membanggakan

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan ke Kampus Akademi Teknik Kupang (ATK) pada selasa (15/06/2021). Dalam kunjungan tersebut Gubernur juga melakukan pertemuan bersama para pengurus Kampus ATK.

Melalui sambutannya Gubernur meminta agar ATK bisa menghasilkan produk-produk yang membanggakan bagi Provinsi NTT. “Saya punya mimpi kampus ini bukan hanya menghasilkan lulusan teknik tetapi juga bisa menghasilkan produk-produk mesin yang bagus dan berhasil serta dipakai oleh provinsi-provinsi lain,” kata Gubernur.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat memberikan sambutannya dalam kunjungan ke Akademi Teknik Kupang (ATK), Selasa (15/06/2021). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Kampus ATK dan lulusannya harus bisa bermimpi terhadap target-target industrialisasi. Misalnya selama ini kita punya banyak komoditi unggulan tapi kita hanya jual komoditinya. Pengolahannya masih belum maksimal, maka kehadiran teknologi diperlukan untuk meningkatkan produktivitas komoditi kita menjadi tingkatan industri,” jelasnya.

“Semua harus punya mimpi besar, kampus ini harus memberikan kebanggaan bagi kita. Harus bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Gubernur juga berharap, Kampus ATK bisa memberikan pengetahuan dan pelatihan bagi masyarakat di pedesaan mengenai teknologi untuk pengairan pertanian serta mengenai teknologi peternakan.

“Kita bukan hanya bangun gedung tetapi bagaimana kampus mampu untuk mengajarkan atau mentransfer _knowledge_ sampai ke desa-desa di NTT. Sekarang pendidikan jarak jauh mulai berkembang pesat, Kampus ATK harus bisa memberikan pengetahuan melalui pendidikan jarak jauh untuk mengajarkan dan melatih SDM di desa-desa mengenai inovasi dan kreatifitas pemanfaatan teknologi untuk pertanian dan peternakan untuk mampu mendorong ekonomi kita,” jelas beliau.

“Kita perlu lompatan-lompatan pada untuk bisa menjadi industrial.
Saat ini IT sudah sangat berkembang dan kita semua sudah saling terkoneksi dan dalam desain digitalisasi. Maka kampus ATK harus mengambil bagian untuk percepatan pembelajaran bersama anak-anak kita yang pintar dan hebat untuk bisa menghasilkan inovasi hebat bersama masyarakat,” ujarnya. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Pemprov Papua Barat Serahkan Bantuan untuk Korban Seroja di NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Solidaritas masyarakat Indonesia untuk korban badai Siklon Tropis Seroja di NTT masih terus berdatangan. Setelah pada Jumat (11/06/2021), Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) menyerahkan bantuan dari Pemerintah dan masyarakat Kaltara, giliran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyerahkan bantuan senilai Rp. 1 miliar untuk korban badai Siklon Tropis Seroja pada Senin (14/06/2021) di ruang kerja Gubernur NTT.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi.

“Bantuan ini merupakan hasil partisipasi dari seluruh masyarakat Provinsi Papua Barat untuk membantu masyarakat NTT. Salam hangat dari Gubernur, Wakil Gubernur serta seluruh masyarakat Papua Barat,” kata Derek Ampnir dalam kesempatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut juga, Clinton Tallo, Ketua Ikatan Keluarga Flobamorata Papua Barat yang mendampingi rombongan dari Pemprov Papua Barat, mengundang Gubernur dan Wakil Gubernur NTT untuk hadir dalam pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Flobamorata Papua Barat.

“Masyarakat NTT di provinsi Papua Barat cukup banyak, sekitar 25 ribu orang. Kami mengundang Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT agar berkenan hadir dalam acara pelantikan pengurus Ikatan Flobamorata yang rencananya dilaksanakan pada Agustus nanti karena masyarakat NTT di sana rindu bertemu bapak Gubernur,” kata Clinton Tallo.

Gubernur VBL menyampaikan apresiasi atas bantuan dari masyarakat Papua Barat.

“Terima kasih atas segala perhatian dan kepedulian dari masyarakat Papua Barat terhadap masyarakat NTT. Sampaikan salam kami untuk Gubernur Papua Barat. Harus dicarikan waktu yang pas agar Gubernur NTT, Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat bertemu untuk membicarakan langkah-langkah percepatan pembangunan ekonomi di tiga daerah ini, “jelas Gubernur VBL.

Menanggapi permintaan dari Ketua Ikatan Keluarga Flobamorata, Gubernur VBL menyatakan kesediaanya untuk hadir.

“Saya pasti akan ke sana nanti. Tolong protokol jadwalkan dan komunikasikan dengan pengurus Ikatan Keluarga Flobamorata Papua Barat,” kata Gubernur VBL.

Dalam kesempatan tersebut Kepala BPBD Papua Barat dan Gubernur NTT saling bertukar cinderamata.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan sekaligus Plt. Kepala BPBD NTT, Isyak Nuka, Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT, Silvya Pekudjawang, Staf Khusus Gubernur, Imanuel Blegur serta rombongan dari pemerintah Provinsi Papua Barat. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT