Arsip Tag: Ekonomi

Galeri Feotnai Ma’tani Hadirkan Beragam Produk Motif NTT

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Toko yang diberi nama Galeri Feotnai Ma’tani yang berada tepatnya di Jalan Eltari KM 2 Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ini menyediakan Beragam Produk bermotifkan berbagai Daerah di Provinsi NTT lebih khususnya daerah yang ada di daratan Timor.

Hal ini di sampaikan pemilik Galeri Feotnai Ma’tani, Vicky Simonis saat di temui NTT Aktual, Selasa (07/04/2020).

“Disini tersedia berbagai produk diantaranya, ada kain tenun Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu dan Malaka, ujarnya”.

Vicky Simonis saat menunjukan berbagai koleksi kain tenun yang dimiliki Galeri Feotnai Ma’tani. Foto : Yanri Maunaben/ NTT Aktual

Selain kain tenun dari empat Kabupaten di Daratan Timor Nusa Tenggara Timur, Vicky Simonis  juga mengungkapkan bahwa toko miliknya menjual pula berbagai produk-produk lain yang di hasilkan dari kain tenun.

“Produk lain dari kain tenun yang kita jual yakni seperti dompet dari kain tenunan, ada Tas, ada juga Topi yang di buat dari tenun juga. Ada juga anting-anting terus muti-muti juga ada dan kita juga menjual madu asli. Selain itu ada pula perhiasan serta pernak-pernik untuk Ritual adat,” ujarnya.

Vikcy Simonis menambahkan harga berbagai produk dari hasil tenunan ini dijual dengan harga yang bervariasi seperti pada harga kain tenun berbeda dengan tas, dompet dan sebagainya.

“Harga dari produk ini berbeda-beda seperti pada kain, kain itu tergantung dari tenunan karena kita pakai kelas tenunan, ada harga kelas tenunan yang mulai dari Rp.150 ribu untuk motif sotis biasa, dan ada yang sampai jutaan,” ungkapnya.

Harga kain tenun yang bervariasi dari RP. 100 ribu hingga jutaan Rupiah ini berbeda dengan harga pada Tas, topi, selendang, anting-anting dan lainnya.

“Untuk tas, topi, selendang dari kain tenun serta anting-anting dan lainnya kami menjualnya dengan harga yang hanya berkisar dari dari Rp. 10 ribu hingga Ratusan ribu saja,” kata Vicky.

Ada pun cara penjualan yang di pakai oleh Vicky Simonis sebagai pemilik Toko, dirinya menjelaskan bahwa selain melakukan transaksi di tempat dirinya juga sering melakukan transaksi secara online dengan memanfaatkan akun media sosialnya seperti Facebook, WhatsApp dan Instagram.

“Sedangkan kalau untuk penjualan ini sayakan memiliki tokoh jadi saya melakukan penjualan disini tapi ada juga sistim penjualan lain yaitu secara online di media sosial contoh nya di Facebook, WhatsApp dan Instagram,” tutupnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Wanita Pengusaha ini, Hasilkan Busana Indah Dengan Harga Terjangkau

NTT AKTUAL. KUPANG. Dengan bermodalkan usaha rumahannya (Home Made) sosok wanita pengusaha bernama Thersiani Luik dalam kesehariannya mampu menghasilkan busana khusus wanita yang indah, dan dipasarkan kepada konsumen dengan harga yang relatif terjangkau.

Usaha rumahan yang di gelutinya dengan penuh ketekunan dan keseriusan ini diberi nama ‘Ayumi Modesta’ dan terletak di jalan Perintis Kemerdekaan Gang Rukun III, Kelurahan Oebufu Kota Kupang.

Thersiani Luik saat di temui NTT Aktual di kediamannya, Selasa (17/03/2020) sore, mengatakan jenis usaha yang digeluti nya bersama ‘Ayumi Modesta’ yakni usaha menjahit, dan dalam melayani seluruh konsumen dan pelanggannya dirinya selalu mengutamakan kualitas dan kepuasan dari konsumen itu sendiri.

“Kita bekerja yakni lewat menjual jasa menjahit dan untuk itu saya selalu mengutamakan kepuasan pelanggan serta konsumen, agar pada akhirnya pelanggan ‘Ayumi Modesta’ itu bisa datang lagi. Sejauh ini puji Tuhan pelanggan semakin banyak, dan hal itu terbukti karena pelanggannya selalu datang lagi dan sering kali membawa pelanggan baru yang lain. Saya kenal satu orang pelanggan tapi kemudian dia bisa datang lagi bawa 10 orang pelanggan,” ungkap Thersiani yang juga merupakan Anggota DPD IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Provinsi NTT ini.

Secara modal untuk membuka usaha menjahitnya ini tidak membutuhkan modal yang banyak, dan yang paling dibutuhkan adalah ketekunan dan keseriusan, jelasnya

“Saya senang dengan usaha menjahit ini karena tidak semua orang bisa melakukan hal ini. Saya khusus menjahit busana wanita, yaitu seperti gaun, pakian dinas wanita, baju modifikasi tenun ikat, kebaya, dan lain sebagainya yang masih berkaitan dengan busana wanita dan tergantung permintaan konsumen,” ujar Thersiani.

Dirinya menambahkan rata-rata harga yang diberikan kepada konsumen juga relatif terjangkau karena kisaran harga nya hanya berfariasi dari Rp 100.000 sampai dengan Rp 500.000,

“Kalau misalnya buat gaun wanitanya agak sedikit rumit, dan pasang-pasang bunganya banyak serta modifikasi nya itu cukup banyak seperti adanya penambahan brokat, harga yang saya patok juga agak tinggi tetapi itu pun hanya berkisar dari Rp 450.000 sampai Rp 500.000 saja,” tuturnya

‘Ayumi Modesta’ mulai dirintisnya yakni dari tahun 2010 dan hingga saat ini jumlah pelangganya kurang lebih sudah mencapai ratusan orang, yang dimana pelanggannya tidak hanya di Kota Kupang saja, melainkan juga tersebar di wilayah-wilayah lain yakni seperti Rote, Alor, Sumba, dan sejumlah wilayah lainnya, terangnya.

“Karena banyaknya permintaan pelanggan, saat ini dirinya juga membuka lowongan dan dirinya membutuhkan karyawan yang sudah mahir dalam menjahit dan juga bisa menggunting pola desain, karena biasanya di hari-hari raya dirinya kerap kali mendapatkan jumlah permintaan yang banyak,” ujar Thersiani.

Saat ditanyakan adakah keinginan dirinya untuk lebih mengembangkan usahanya, Thersiani yang merupakan alumni SMKK jurusan menjahit dan tamat Tahun 1992 ini juga menuturkan kalau modalnya sudah cukup dirinya berencana ingin membuka pula butik khusus wanita dan dimana butik itu nantinya menerima busana anak-anak.

“Butik itu nantinya khusus menjual gaun anak-anak dan gaunnya itu nanti merupakan hasil modifikasi saya sendiri dengan memadukan atau mengkolaborasikan bahan-bahan yang ada dengan hasil yang berkualitas serta indah,” pungkasnya. (Red)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata