Arsip Tag: Dirut Bank NTT

KKB On The Street Bank NTT Sukses Besar, Warga Ramai-Ramai Bawa Pulang Kendaraan Kesukaan

NTT AKTUAL. KUPANG. KKB On The Street yang digelar Bank NTT, pada Sabtu (25/06/2022) pukul 16.30 Wita di Paradox Coffee & Roastery Jl. W.J Lalamentik, sukses besar. Seperti sudah diprediksi sebelumnya, mini expo yang didesain dalam acara ngopi bersama, menikmati live music sambil membeli kendaraan kesukaan ini dihadiri ratusan warga.

Mereka  sejak sore sudah tumpah ruah ke tempat ngopi paling favorit di Kota Kupang ini.

Rupanya masyarakat punya keinginan yang kuat untuk memiliki kendaraan dalam event ini, sehingga ketika kegiatan sementara berlangsung, warga dengan penuh antusias, mengeksekusi kendaraan kesukaanya.

Empat kendaraan diboyong warga. Diantaranya Dewi, seorang pegawai Biro Umum Setda Provinsi NTT. Dia  membawa pulang satu unit Yamaha N-Max putih. Dalam testimoninya, Dewi menyatakan kesukaannya pada sepeda motor idamannya.

“Saya suka sekali dan sepeda motor ini. Kedepan akan saya pakai untuk antar anak ke sekolah serta jalan-jalan ke Fatumnasi,” ujarnya disambut tawa riuh pengunjung.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kanan), usai menyerahkan jaketnya kepada Dewi, pembeli pertama pada KKB On The Street, Sabtu (25/06/2022). Dewi membawa pulang satu unit Yamaha N-Max. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Dirut Bank NTT Harry Alex Riwu Kaho spontan maju ke depan dan memakaikan jaket tenunan yang dipakainya. “Jaket ini adalah buatan siswa SMK SoE, saya serahkan ke Ibu Dewi agar dipake saat bawa motor,”ujar Alex.

Selang beberapa saat kemudian, seorang sopir mobil rent car dan layanan taxi online, Lasarus Ruge pun tak mau kalah. Pria paruh baya yang sering disapa Ama Lape, warga Jl. HOS Cokro Aminoto Kelurahan Kelapa Lima ini langsung menyatakan kesiapannya untuk mengambil kredit kendaraan bermotor pada program KKB ini. KKB atau Kredit Kendaraan Bermotor ini sudah diketahuinya sejak sebulan terakhir. Saat itu beberapa temannya menginformasikan bahwa ada program pembelian kendaraan tanpa uang muka.

“Sudah lama saya dengar dan saya suka karena tidak ada uang muka atau DP, serta bunga kreditnya 0,4 persen. Ini luar biasa, dan karena pertimbangan itulah, saya ambil mobil baru,”tegas Ama Lape yang malam Minggu itu, membawa pulang satu unit mobil Xenia Type X 1,3 manual. Menurutnya, dia membeli lagi satu unit mobil baru agar menunjangnya berusaha.

“Bunga kreditnya murah, saya ambil tujuh tahun dengan angsuran bulanan Rp 4 juta. Ini sangat baik bagi saya karena dengan nilai kredit yang ringan seperti ini, saya sanggup membayarnya dari penghasilan sebagai sopir mobil sewaan,”tambahnya lagi. Dia pun mempunyai pertimbangan, tahun-tahun kedepan nilai kredit yang diambilnya sekarang sudah kecil, sehingga dia memutuskan untuk mengambil kredit.

Live music pun berlangsung, dan tembang demi tembang dinyanyikan oleh band lokal. Hingar bingar musik berbagai genre didengungkan, pengunjung kian ramai, bahkan meluber hingga ke badan jalan. Ada yang asyik melihat-lihat parade mobil baru dari tujuh dealer besar di Kota Kupang, ada yang asyik ngopi.

Duduk di deretan paling depan, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Dirut PT. Jamkrida, Ibrahim Imang dan di meja yang sama, ikut hadir Direktur Operasional PT. Jamkrida, Octafiana Ferdiana Mae dan pejabat lainnya. Tak hanya itu, hadir puluhan mitra Bank NTT dari lembaga asuransi. BUMD maupun BUMD dan mitra terkait.

Tak lama, Dewi Leba selaku host yang membuat suasana malam itu hidup, mengumumkan sebuah kabar gembira lagi. Satu unit Mitsubishi Expander diboyong oleh seorang undangan yang duduk di meja paling depan. Dia adalah Direktur Operasional PT. Jamkrida, Ny Octaviana Mae. Semua pun bersorak, pihak dealer memproses administrasinya, sedangkan penyerahan kunci oleh manajemen Bank NTT.

Ternyata hingga penghujung acara, masih ada satu kendaraan lagi yang dibeli. Pembeli itu adalah oleh seorang pegawai pada RSU Prof. W.Z Johannes Kupang, yakni ibu Afriane Pau.

KKB, Jawaban Super Smart Bank

Pada kesempatan ini pun, diagendakan penandatangan PKS antara Bank NTT dan Jamkrida NTT tentang penjaminan kredit digital (digital loan) dan kredit kendaraan bermotor  oleh Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh dan ibu Octaviana Ferdiana Mae dengan disaksikan Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dan Dirut Jamkrida, Ibrahim Imang.

Dirut Alex, demikian sapaan Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya menegaskan bahwa di era yang penuh dengan ketidakpastian ini, dimana perkembangan yang begitu cepat, juga tantangan pandemi COVID yang belum pulih, bukan menjadi kendala sehingga Bank NTT terus menjelajah mencari terobosan terbaik untuk melayani nasabah.

Dan menurutnya, momentum HUT 60 tahun Bank NTT, 17 Juli nanti juga memberikan spirit yang kuat bagi segenap insan Bank NTT untuk terus belajar melakukan perbaikan-perbaikan termasuk memenuhi harapan layanan kebutuhan bagi pengguna jasa Bank NTT.

“Ketika tahun  2019 ketika tagline Super Smart Bank diusung, maka hari ini dengan inovasi terhadap layanan mobile banking, ini merupakan salah satu jawaban terhadap tagline tersebut. Kita akan terus melakukan inovasi karena dari situ tentu tidak akan mampu memenuhi harapan banyak pihak. Ketidakpuasan terhadap inovasi pun harus dijawab dengan kreativitas dan inovasi dan ini tantangan bagi kita,”tegas Alex.

Untuk diketahui bahwa KKB On The Street ini dihelat dalam rangka menyongsong HUT Bank NTT ke – 60 tahun 17 Juli mendatang. Ngopi Santai & Live Music Sambil Beli Mobil/Motor, itulah konsep acara yang dihadiri oleh sejumlah undangan tersebut.

Kelebihan jenis kredit ini yakni Bank NTT memfasilitasi masyarakat atau nasabah yang ingin memiliki kendaraan baru (0 Km) atau kendaraan bekas dan refinancing, tanpa harus pusing-pusing memikirkan uang muka (DP/Down Payment). Yang luar biasa lagi, adalah promo suku bunganya mulai 0,4% (flat/bulan dipungut secara efektif). Skim kredit ini  merupakan kredit kendaraan yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan tetap serta tidak tetap di wilayah kerja Bank NTT (tidak termasuk alat berat). (***)

 Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Tampil di Studio TV Nasional, Dirut Bank NTT Beber Keberhasilan Digitalisasi UMKM

NTT AKTUAL. JAKARTA. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Kamis (16/06/2022), diundang hadir dalam Special Dialog, sebuah acara yang didesain khusus oleh manajemen Beritasatu TV Jakarta, untuk menampilkan tokoh-tokoh nasional yang geliatnya menginspirasi negeri.

Sembilan hari  yang lalu, Primus Dorimulu, Direktur Beritasatu Media Holdings, yang juga presenter dalam program ini, menghadirkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri dalam topik Firli Menjawab Keraguan Publik. Disana selama 50.36 menit Firli berbicara mengenai strateginya memberantas korupsi. Program ini  juga panggung yang disiapkan untuk tokoh nasional yakni kepala negara hingga para menteri.

Dan, pada Kamis petang tadi, Primus mendatangkan tiga narasumber berkelas, yang membahas sebuah topik special, yakni ‘Digitalisasi Bank untuk mendukung UMKM Provinsi’. Yang membanggakan adalah, Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, diundang hadir mewakili sederetan pemimpin perusahaan daerah (BPD) di Indonesia, dalam program yang disiarkan secara live dari studio Berita Satu TV, Kamis pukul 16.00-17.00 Wita. Hadir bersama Alex dalam live talkshow di studio, Primus Dorimulu sebagai presenter dan Bayu Prawira Hie yang adalah Digital Tranformation Expert, sedangkan mengikuti secara daring, Wiweko Probojakti yang adalah Direktur TI, Konsumer dan Jaringan BPD Jawa Tengah.

Sebagai pengantar, Primus melontarkan pertanyaan mengenai apakah digitalisasi perbankan sudah menjadi kebutuhan nasabah ataukah belum, serta bagaimana prospek digitalisasi UMKM di NTT. Dijawab oleh Alex bahwa dunia sudah familiar dengan digitalisasi, berbeda dengan NTT yang karena kondisi topografi serta geografis bebeda-beda. Namun ini bukan kendala karena merupakan tantangan bagi sektor perbankan seperti Bank NTT untuk menyiasatinya. Bank NTT lalu secara masif berkolaborasi dengan semua pihak.

“Sehingga digitalisasi ini bisa dirasakan manfaatnya oleh semua pihak termasuk UMKM. Pandemi COVID menghantam fondasi ekonomi NTT dari level normal dari sebelumnya terkoreksi normal, hampir minus. Namun dalam kerja-kerja bersama dalam spirit yang sama, untuk membangun kembali fundamental ekonomi berbasis UMKM maka kolaborasi menjadi sebuah strategi untuk membangun sebuah ekosistem yang dalam ekosistem itu digitaliasi bisa dilakukan secara inklusi dengan berbagai pihak termasuk UMKM,” tegas Alex.

Direktur Beritasatu Media Holdings, Primus Dorimulu (kiri) saat memandu live talk show di studio Beritasatu TV Jakarta, Kamis (16/06/2022) petang. Hadir Bayu Prawira Hie (tengah) yang adalah Digital Tranformation Expert, serta Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kanan). Sementara itu mengikuti secara daring yaitu, Wiweko Probojakti yang adalah Direktur TI, Konsumer dan Jaringan BPD Jawa Tengah. Dokumentasi : Humas Bank NTT

Memang digitalisasi membutuhkan kerja keras, sehingga Bank NTT pada 2019 melakukan review dan kajian untuk segera beradaptasi dengan kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Ketika BI menghadirkan terobosan sistem pembayaran yang lebih modern, yakni penerapan QRIS ini menjadi salah satu terobosan untuk gaya atau model digitalissi yang akan berkembang. “Bank NTT segera melakukan upgrade core banking sehingga bisa mengakomodir potensi-potensui peluang di kemudian hari. Setelah itu tahapan berikutnya adalah mereviwe tenaga-tenaga IT baik special hire maupun organik untuk mampu mendesain program-program yang berbasis potensi unggulan di NTT. Karena jika Bank NTT mau bersaing namun jika tak memiliki karakteristik yang kuat, maka akan tergerus dan tenggelam,”tegas Alex menambahkan produk dan layanan yang disiapkan oleh Bank NTT seperti melakukan diversifikasi produk, pendekatan-pendekatan yang tepat untuk usaha-usaha yang berbasis potensi lokal. Dia bersyukur karena masyarakat mau beradaptasi. Apalagi dengan ratio elektronik dan ratio kelistrikan di NTT yang mulai membaik, membuat habid berubah dengan cepat termasuk masyarakat di pedesaan.

Alex merinci, setidaknya 6.000 UMKM binaan Bank NTT yang sudah bisa menggunakan layanan digital. Ini mengacu pada meningkatnya transaksi-transaksi digital dari hari ke hari. Ada beberapa kegiatan yang dihadirkan untuk mendukung digitalisasi terhadap layanan perbankan seperti Festival Desa Binaan Festival PAD dimana seluruh peserta sudah harus familiar dengan transaksi digital.

“Kami memantaunya dari kanal-kanal pembayaran ada peningkatan yang sangat signifikan. Trend kita menunjukkan pertumbuhan yang hampir mencapai 30 persen dan kita melihat adanya prospek yang sangat baik,”tegas Alex yang menambahkan saat ini Bank NTT memiliki kurang lebih 9.000 agen digital sejak 2019-2022. Dan ini sebuah lompatan eksponensial untuk pertumbuhan yang sangat luar  biasa karena mereka punya modal sendiri dan bisa mempergunakan jasa layanan bank untuk berkreasi. Mereka pun bisa mengembangkan pola pembayaran yang ada. Ada Agen Dia Bisa, dikembangkan ke Lopo Dia Bisa, lalu Lopo Dia Bisa ini kombine antara agen DIA Bisa dan UMKM yang ada sehingga disitulah marketplace itu ada karena mereka mengupload setiap produknya. Bank NTT memfasilitasi mereka dengan membuatkan E-Katalog.

“Untuk menjaga sustainable, maka kita terus mengembangkan keahlian warga, seperti packaging diperindah. Lewat kerjasama dengan Dekranasda, kita berkolaborasi sehingga lebih berkualitas dan layak di pasar. Seperti kolaborasi  dengan KADIN NTT, UMKM kita menembus pasar di Singapura, Timor Leste dan sebagainya,”ujar Alex.

Pihaknya bersyukur karena NTT memiliki gubernur, bupati dan kepala daerah yang sangat peduli serta punya komitmen yang kuat misalnya untuk pemenuhan modal inti minimum yang mana semua sudah komit agar pada tahun 2023, pemenuhan modal inti ini terpenuhi Rp 3 Triliun. Di bagian akhir, Alex berkesimpulan bahwa dari sisi industri perbakan, apa yang sudah dilakukan oleh regulator dan tuntutan market itu tidak masalah. Namun dari sisi lain untuk menghidupkan sustainable perbankan dimana ada konsumer dan konsumer itu adalah UMKM, maka salah satu yang harus dilakukan oleh regulasi apalagi untuk daerah seperti NTT, yakni harus diberlakukan semacam relaksasi dalam regulasi sehingga merangsang pertumbuhan-pertumbuhan UMKM lebih bergairah. Jika regulasi diterapkan secara umum tentu sulit sehingga dibutuhkan perlakuan khusus.

Sementara itu Bayu Prawira Hie saat itu mempertegas bahwa memang BPD dimiliki oleh Pemda dengan sasaran adalah ASN. Hal ini bagus dan menjadi modal income yang reguler namun dia menyarankan agar jangan lupa bahwa misi sebuah BPD adalah menjadi agen pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu adalah tepat jika bank mulai menyasar sektor UMKM. “BPD ini benar-benar harus merangkul masyarakat, selain karena misinya, juga agar mereka bisa berkembang serta terciptanya keeratan BPD dengan masyarakat.  BPD harus membangun sentimen dari masyarakat sehingga mereka pun mau agar banknya harus lebih bagus. Ini tugas bagi BPD. Agar BPD tidak saja menyasar kredit konsumtif namun produktif,” pungkasnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Kredit Kendaraan Tanpa DP Resmi Dilaunching, Masyarakat Silahkan Datangi Kantor Bank NTT Terdekat

NTT AKTUAL. KUPANG. Bank NTT, pada Minggu (29/5/2022) petang, berlangsung di atrium Lippo Plaza Kupang, meluncurkan skim kredit baru, yang diberinama Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Ada yang menarik dari jenis kredit ini, yakni nasabah dipersilahkan memilih kendaraan bermotor apa saja, baik itu roda dua, empat maupun alat pertanian tanpa uang muka. Tidak hanya itu, melainkan promosi bunga kredit yang diberikan adalah 0,4%. Dengan diluncurkannya program ini, maka masyarakat sudah bisa mendatangi kantor-kantor Bank NTT terdekat untuk menginisiasi kreditnya sendiri, dan dipersilahkan memilih kendaraan apa yang disukai.

Hadir dalam seremoni  itu, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe, serta para tamu undangan seperti GM PT. Pelindo Kupang, Agus Nazar, Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, pimpinan PT. Jamkrida, Oktofiana Ferdiana Mae, serta para pemilik showroom besar di Kota Kupang.

Seremoni ini didahului dengan doa oleh pendeta dan dilanjutkan penandatanganan MoU antara PT. Jamkrida yang diwakili oleh Oktofiana Ferdiana Mae dengan PT. BPD NTT yang diwakili Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh. Tak hanya itu, melainkan Bank NTT pun menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan sejumlah pimpinan dealer besar di Kota Kupang.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho (tengah), diapit Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe (kiri) dan Direktur Kredit Paulus Stefen Messakh (Kanan), saat launching program KKB, di atrium Lippo Plaza Kupang, Minggu (29/5/2022) petang. Dokumentasi : Humas Bank NTT

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya menegaskan bahwa atas nama badan pengurus, pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mau bekerjasama lewat kesepakatan MoU dan PKS. “Kiranya ini menjadi kekuatan bagi kita untuk membangkitkan NTT dari keterpurukan akibat Seroja dan COVID.  Hari ini kita terus melihat perkembangan baik, walau resesi akibat Rusia dan Ukraina. Namun di negara-negara lain, aktivitas masyarakat sangat luar biasa,”tegasnya.

Dia bangga, karena yang dilakukan Minggu petang ini, adalah kerja nyata dari perpaduan antara digital dan human. Ada ekspansi model bisnis, perpaduan antara digitalisasi, teknologi dan human. “Hari ini kita sudah melakukan, apa yang mungkin bagi industri lain kemarin sudah mapan dari sisi teknologi,  tapi  kita sudah mulai berlakukan hybrid atau perpaduan teknologi dan human,”tambahnya.

Dikatakannya, pada Juli nanti Bank NTT akan memasuki usia ke-60 dan pihaknya sedang menggagas berbagai ekosistem dan juga komunitas untuk ekspansi bisnis bank ini. Sehingga Bank NTT menurutnya membuka diri bagi siapapun untuk duduk bersama dan berdiskusi untuk menemukan cara atau strategi demi memperluas pelayanan bagi masyarakat NTT. “Dengan tersedianya jalan yang dibangun oleh Pemprov NTT yang tahun 2022 mencapai diatas 1.100 Km tentu ini menjadi daya dorong tersendiri untuk aksesibility pada pusat-pusat ekonomi yang ada di desa bisa bermanfaat bagi bapak ibu yang berbisnis di jalur transportasi dan otomotif.”

Di akhir sambutannya, Alex-demikian disapa, menegaskan bahwa pada saat launching, Bank NTT mencatat capaian luar biasa yakni adanya transaksi dalam program KKB ini, senilai Rp 2,1 Miliar. “Untuk hari ini di awal yang baik ini transaksi KKB telah mencapai Rp 2,1 M. Mari kita tepuk tangan atas capaian ini, mari kita doakan agar momen jangka waktu yang ada terus mengalami pertumbuhan yang baik dan menjadi luar biasa bagi kita,”tegas Alex.

Sementara Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh kepada wartawan dalam sebuah sesi wawancara beberapa saat seusai launching, menegaskan bahwa dalam beberapa diskusi internal, pengurus mencermati bahwa COVID segera mereda dan akan ada banyak peluang yang harus dimanfaatkan sehingga berdasarkan hasil analisa bersama, Bank NTT meluncurkan skim kredit ini.

“Kita harus putuskan KKB ini harus direalisir segera karena ini adalah peluang bisnis. Memang kelebihan kita adalah DP nol persen. Kenapa harus nol persen, ada aturan BI yang mengatur tentang Loan To Value (LTV) harus sekian persen. Keunggulan kita adalah kita sudah TKB 2, dan ketika kita sudah di level ini maka kita sudah bisa menyerap resiko-resiko yang ada jika ada kredit macet dan sebagainya,”ujar Stefen.

Diakui bahwa pasar menyambut sangat positif KKB ini. Terbukti, pihak Bank NTT mendapat banyak kontak dari masyarakat yang berkomuniksi lewat jalur pribadi dengan alasan mereka ingin mendapat informasi sebanyak munkin mengenai skim kredit ini.

“Kita akui bahwa baru dilaunching saja banyak WA yang masuk ke kita, saya dan Pak Dirut serta teman-teman lain bertanya tentang skim kredit ini. Sekarang tinggal bagaimana teman-teman cabang mengeksekusinya. Karena perencanaan seindah apapun namun jika tidak tereksekusi dengan baik maka tentu ini tidak akan bertumbuh,”tegasnya sembari berharap, dengan kolaborasi tim kerja yang baik, akan mencapai hasil maksimal. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

 

 

PILIHAN JUDUL:

  1. Kredit Kendaraan Bermotor Tanpa Uang Muka Diluncurkan, Bank NTT Catat Pemasukan Rp 2,1 M
  2. Kredit Kendaraan Tanpa DP Resmi Dilaunching, Masyarakat Silahkan Datangi Kantor Bank NTT Terdekat

 

 

 

AWAL YANG BAIK. Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho (tengah), diapit Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe (kiri) dan Direktur Kredit Paulus Stefen Messakh (Kanan), saat launching program KKB, di atrium Lippo Plaza Kupang, Minggu (29/5/2022) petang.

Foto: Humas Bank NTT

 

BERSAMA. Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho (tengah), didampingi Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe  dan Direktur Kredit Paulus Stefen Messakh berpose bersama para tamu undangan serta pimpinan distributor kendaraan bermotor, di sela-sela launching program KKB, di atrium Lippo Plaza Kupang, Minggu (29/5/2022) petang.

Foto: Humas Bank NTT

 

TANDATANGAN. Mitra Bank NTT yakni para pimpinan show room, saat menandatangani PKS dengan Bank NTT.

Foto: Humas Bank NTT

 

Bank NTT Raih Predikat BUMD Terbaik se-Indonesia 2022 Versi Infobank

NTT AKTUAL. JAKARTA. Bank NTT kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Bank kebanggaan masyarakat NTT ini, boleh masuk dalam jajaran BUMD terbaik se-Indonesia, dalam ajang tahunan bertajuk ‘Top BUMD 2022’ yang  diselenggarakan oleh majalah nasional Infobank. Adapun penghargaan ini diberikan dalam sebuah seremoni yang berlangsung, Kamis (19/05/2022) di Hotel Alila Solo. Untuk diketahui bahwa acara penghargaan yang mendasarkan penilaiannya pada Rating BUMD Keuangan Infobank 2022 dari Biro Riset Infobank (birI) ini, mencakup bank pembangunan daerah (BPD), bank perkreditan rakyat (BPR), dan bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS).

Terdapat 20 BPD, 5 BPRS, dan 50 BPR, yang meraih predikat “The Best” pada Rating BUMD Keuangan Infobank 2022 setelah tim juri menyaringnya dari ratusan bank di tanah air peserta kontestasi paling bergengsi di bidang perbankan ini.

Secara penilaian, rating BUMD Keuangan ini berbeda dengan rating bank dan BPR yang biasa dibuat Infobank setiap tahun. Pembeda utamanya terletak pada bahan baku rating, atau laporan keuangan masing-masing bank.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho ketika memberikan keterangan pers seusai RUPS, awal tahun ini di Labuan Bajo. Saat itu hadir seluruh direksi dan komisaris. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Jika rating bank dan BPR menggunakan data hingga Desember tahun terakhir, maka pada rating BUMD Keuangan, laporan keuangan yang digunakan adalah laporan keuangan per September atau triwulan ketiga tahun terakhir. Rating BUMD Keuangan yang meliputi penilaian terhadap BPD, BPR, dan BPRS milik Pemda ini, menerapkan lima tahapan dalam menentukan pemenang kategori.

Kelima tahapan besar itu, yakni menentukan formula rating berdasarkan perkembangan industri dan kebijakan regulator, mengumpulkan data berdasarkan periode kinerja September 2020 hingga September 2021, mengolah angka-angka dengan berbagai rasio, mengelompokkan bank-bank sesuai besaran aset, dan pemberian notasi akhir untuk pemberian predikat. Pemberian notasi hanya untuk memudahkan pembaca. Karena bagi Biro Riset Infobank (birI), yang utama adalah predikat, dan bukan nomor urut.

Bank NTT yang dinahkodai oleh Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Direktur Utama (Dirut), Hilarius Minggu (Direktur TI & Ops), Yohanis Landu Praing (Direktur Dana), Paulus  Stefen Messakh (Direktur Kredit) dan Christofel Adoe (Direktur Kepatuhan) ini berada pada posisi BUMD dengan aset Rp 10 triliun-dibawah Rp 25 triliun.

Bank yang mengusung slogan ‘Melayani Lebih Sungguh’ ini, terhitung September 2021 memiliki aset Rp 17 triliun serta modal inti Rp 1,9 triliun. Inilah yang membuat Bank NTT berada pada kelompok bank yang  setara asetnya dengan  BPD DIY dan Bank Jambi. Bank NTT berada pada urutan tig menyusul   Bank Maluku Utara, Bank Kalbar, Bank Lampung serta Bank Pembangunan Kalteng. Sementara dalam kategori aset yang lebih besar, ada beberapa bank diantaranya Bank BJB, Bank Jatim, Bank DKI, Bank Jateng dan beberapa bank lainnya.

Eko B. Supriyanto selaku Chairman Infobank Media Group menjelaskan, Infobank Top BUMD 2022 ini, membuktikan kapasitas bank-bank daerah, yang tidak kalah dengan lembaga bank swasta. Kapasitas yang baik sekaligus menunjukkan kualitas layanan dan operasional lembaga bank itu sendiri.

“Industri BPD mampu mencatatkan kinerja yang cukup baik tahun lalu. Bahkan, pertumbuhan di beberapa pos keuangannya lebih tinggi daripada industri bank umum. Namun demikian, industri bank daerah perlu terus melakukan inovasi, agar dapat menjawab permintaan pasar yang semakin digital,” ujarnya, saat membuka sesi penghargaan Infobank Top BUMD 2022.

Pada acara pemberian penghargaan hasil kolaborasi antara Majalah Infobank dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah Se-Indonesia (Perbamida) ini, turut disertai dengan webinar bertajuk “Holdingisasi BPD: Peran Pemilik dan Pengurus Dalam Memajukan dan Membuat BUMD Semakin Adaptif Pada Era Digital”, yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Dukung Pasar Batu Cermin Jadi Pasar Digital, Bank NTT Sumbang 10 Tong Sampah

NTT AKTUAL. LABUAN BAJO. Pasar Batu Cermin yang terletak di dalam kota Labuan Bajo, selama ini dikenal sebagai pasar tradisional, dan pedagang pasar berjualan hingga badan jalan. Sampah yang berserakan dimana-mana, kian memperparah kondisi ini. Tak pelak, selama beberapa hari terakhir, para pegawai Bank NTT Cabang Labuan Bajo dibantu puluhan anggota Satpol PP dan dari kepolisian serta warga, mereka membersihkan lokasi pasar.

Untuk mengurai masalah pembuangan sampah maka Bank NTT menyiapkan 10 unit tong sampah. Disaksikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ny. Aida S. Budiman, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyerahkan secara simbolis satu tong sampah yang diterima oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, pada Rabu (11/05/2022). Ketika menyerahkan 10 tong sampah itu, Dirut Alex menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud dukungan Bank NTT terhadap upaya Pemda Manggarai Barat dalam strategi menjadikan Labuan Bajo sebagai ibukota kabupaten yang layak dari sisi lingkungan.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, menyerahkan secara simbolis satu dari 10 tong sampah sumbangan Bank NTT untuk kebersihan Pasar Batu Cermin Labuan Bajo, Rabu (11/5/2022) yang diterima Wakil Bupati Manggarai Barat, dr Yulianus Weng. Momen ini disaksikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ny. Aida S. Budiman dan para pejabat dari BI. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Kepada media, beberapa saat sebelumnya, Dirut Alex menegaskan bahwa Labuan Bajo sudah dijadikan sebagai destinasi pariwisata super premium sehingga kota ini mesti terproteksi secara baik. Lingkungannya harus bersih dan ini tidak hanya diwujudkan dalam satu dua hari melainkan, masyarakat pun berperan besar di dalamnya.

“Labuan Bajo ini adalah destinasi wisata yang telah ditetapkan oleh bapak presiden sebagai destinasi super premium. Nah ada fakta yang kita temukan, ternyata di pasar masih sangat banyak sampah. Para pedagang pun mesti diajarkan tentang bagaimana mereka mepunyai rasa memiliki tempat usahanya. Ini adalah tempat mereka mencari makan, sehingga harus selalu bersih karena tidak mungkin setiap hari ada yang datang untuk membersihkannya,”tegas Dirut Alex. Malah dia sangat menyayangkan jika di Labuan Bajo, masih ada pasar yang kumuh dan kotor, karena tidak sinkron dengan status yang disandangnya saat ini, yakni destinasi wisata super premium.

Sementara dr Yulianus Weng pada kesempatan itu, atas nama Pemda setempat, mengucapkan terimakasih kepada Bank NTT yang sudah bekerja melamaui mottonya, ‘Melayani Lebih Sungguh’.

Beberapa saat seusai penyerahan, semua yang hadir bertepuk tangan, sembari menghimbau pedagang setempat untuk selalu menjaga kebersihan pasar. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Gubernur VBL, Bank NTT dan Dirut Alex Raih Penghargaan Top BUMD Awards 2022

NTT AKTUAL. KUPANG. Sederet keberhasilan pada layanan perbankan, kian memperkokoh posisi PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) di mata nasional. Bertempat di Hotel Raffles Jakarta, 20 April 2022, Bank NTT meraih penghargaan sebagai Top BUMD Awards 2022 BPD, Bintang 4. Tidak hanya itu, melainkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pun dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD terbaik 2022. Penghargaan berikutnya diberikan kepada Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Top CEO BUMD 2022.

Bank NTT saat meraih penghargaan sebagai Top BUMD Awards 2022 BPD, Bintang 4, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pun dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD terbaik 2022. Penghargaan berikutnya diberikan kepada Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Top CEO BUMD 2022, Bertempat di Hotel Raffles Jakarta, 20 April 2022. Dokumentasi : Istimewa

Kepala Divisi Rencorsec dan Legal Bank NTT, Endri Wardhono, hadir dan atas nama Bank NTT, menerima penghargaan tersebut. Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT, Ganef Wurgiyanto,  mewakili Gubernur Viktor untuk menerima penghargaan tersebut. Adapun ajang Top BUMD Awards 2022 ini digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga seperti I-Otda (Institut Otonomi Daearah). Penghargaan ini hanya diberikan kepada lembaga maupun tokoh yang dianggap berprestasi. Lagipula penjuriannya pun dilakukan oleh sejumlah guru besar maupun yang ahli di bidangnya.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, menyatakan sangat mengapresiasi tersebut. “Puji Tuhan, di saat dampak Covid-19 masih terasa, Bank NTT bisa tetap berperforma baik. Dan penghargaan dari pihak eksternal seperti itu, tentu membanggakan kami,”kata Harry menambahkan dirinya sangat berterima kasih kepada semua insan di Bank NTT yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh di sela masa Covid-19, sehingga bank tersebut bisa tetap berkinerja baik.

Pada masa Covid-19, Harry berkata, Bank NTT pun tetap menggelar sejumlah inovasi bisnis. Contoh hal itu adalah penguatan ekosistem pembiayaan. Adapun contoh yang lain adalah diversifikasi produk dan kredit; menyediakan pasar e-commerce; pelayanan digital loan; adanya smart branch; adanya Agen Dia Bisa; dan lain-lain. Yang membanggakan adalah, dihadirkannya layanan Be Ju BIS@, yang diluncurkan pada Rabu (20 April 2022) di Wae Bobok, Labuan Bajo.

Aplikasi Be Pung Mobile merupakan contoh inovasi oleh Bank NTT. Aplikasi tersebut merupakan i banking bisnis yang bisa memungkinkan tarik tunai tanpa kartu, mengacu ke kode QRIS, dan lain-lain. Adapun tentang kinerja keuangan Bank NTT, Harry mengatakan bahwa untuk tahun 2021 mencatatkan laba bersih Rp228,26 miliar. Adapun laba bersih per saham pada tahun 2021, tercatat di Rp1.393.

NPL (non performing loan) net, di 0,90%. Rasio BOPO (biaya operasional berbanding pendapatan operasional) di 81,38%. Kemudian, rasio LDR (loan to deposit ratio) pada angka 89%. Tak hanya itu, melainkan Bank NTT pun terus terus berupaya menaikkan porsi dana murah. “Tahun 2022 ini, kami melakukan pendalaman struktur dana yang berbasis dana murah,”kata Harry.

Total kredit modal kerja yang disalurkan sebanyak Rp2,06 triliun. Porsi kredit investasi di Rp428,23 miliar. Sedangkan untuk kredit konsumsi di Rp8,63 triliun. Harry juga memaparkan bahwa, pada saat masa Covid-19, Bank NTT tidak melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja). Namun, justru melakukan perekrutan karyawan.

“Hal tersebut, semata-mata kami lakukan karena suatu panggilan. Serta untuk menanggulangi Covid-19 plus mendukung struktur ekonomi rumah tangga,”tegasnya.

Membangun Kinerja

Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2022, M. Lutfi Handayani, mengatakan bahwa ajang tersebut merupakan kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Sementara tema yang diangkat tahun ini adalah “Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD yang Berkelanjutan”.

Kita berharap, agar Manajemen BUMD tidak hanya mengejar kinerja bisnis tahunan atau dalam jangka pendek saja, tapi juga melakukan investasi agar bisnis BUMD dapat tumbuh berkelanjutan dalam jangka panjang,” kata Lutfi.

Masih menurutnya, Sesi Nilai Tambah dalam wawancara antara Dewan Juri Top BUMD Awards 2022 dengan perusahaan peserta,  adalah sesi di mana Dewan Juri memberikan saran dan masukan perbaikan kepada peserta, saat di akhir sesi wawancara penjurian. Jadi, TOP BUMD Awards atau kegiatan penghargaan lain yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business atau MSI Group, tidak hanya sekadar kegiatan penilaian dan penghargaan saja, namun didalamnya banyak aspek pembelajarannya.

“Dari kegiatan ini, kita mengharapkan munculnya BUMD-BUMD yang selalu melakukan perbaikan pengelolaan usaha bisnisnya, untuk meningkatkan daya saing, layanan, dan kinerja perusahaan secara berkelanjutan, untuk mendukng percepatan pemulihan ekonomi nasional atau pun pembangunan di daerah,” kata Lutfi.

Sementara itu, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A., Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2022, dalam kesempatan tersebut menjelaskan kriteria penilaian yang digunakan Dewan Juri dalam TOP BUMD Awards 2022. Mantan Dirjen Otda Kemendagri itu merinci, Pertama, aspek pencapaian kinerja bisnisnya, baik dan berkelanjutan (achievement). Kemudian aspek yang kedua adalah, BUMD yang terus melakukan perbaikan (improvement). Sedangkan yang ketiga, adalah aspek kontribusi dalam pembangunan daerah. Dan aspek yang keempat, adalah strategi/inovasi untuk mendukung bisnis di masa Pandemi/Kenormalan Baru.

Selain itu, Ketua Dewan Juri TOP BUMD  yang akrab dipanggil Prof Djo tersebut, juga menerangkan beberapa temuan penting selama proses penilaian berlangsung. Secara umum, hampir semua BUMD, relatif mampu menghadapi dampak Pandemi Covid-19 dengan baik, namun ada beberapa catatan: Kinerja dan layanan BUMD, terutama peserta TOP BUMD Awards 2022, terus mengalami peningkatan. BUMD sektor keuangan, terutama BPD dan BPR, terkena dampak yang sangat besar. Namun, berkat inovasi dan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan bisnisnya, maka BPD dan BPR-BPR, masih mampu menjaga kinerja dan layanannya dengan baik.

Temuan-temuan menarik lainnya adalah BPD-BPD makin intens dan inovatif serta lebih fokus mengalokasikan pembiayaannya, untuk membangun masyarakat daerahnya dan pembiayaan pemerintah daerahnya. Namun, belum semua Pemerintah Daerah, mengandalkan dukungan pembiayaan pembangunan dari BPD-nya. (***)

Sumber berita : HUMAS BANK NTT

Keterangan Foto:

RAIH PENGHARGAAN. Bank NTT kembai menorehkan prestasi membanggakan di tahun ini. Bertempat di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (20/4/2022), penyelenggara menyerahkan penghargaan kepada Bank NTT, Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Kadiv Rencorsec dan Legal, Endry Wardhono atas nama lembaga, hadir dan menerima penghargaan ini. Sementara Asisten Perekonomian Setda NTT, Ganef Wurdiyanto hadir atas nama Gubernur Viktor.

Foto: Istimewa

Jawab Tantangan Gubernur VBL, ini Strategi Bupati Nagekeo dan Dirut Bank NTT

NTT AKTUAL. BAJAWA. Bupati Nagekeo, Yohanes Don Bosco Do rupanya memiliki strategi tersendiri dalam menjawab tantangan yang diberikan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yakni mereka harus membangun mimpi setinggi-tingginya melalui PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT).

“Dalam setiap RUPS dan RUPS luar biasa, bapak gubernur selalu menyampaikan berulang kali untuk bagaimana membangun mimpi kita melalui Bank NTT. Saya sendiri sebagai bupati baru memasuki tahun keempat baru saya putuskan untuk itu (mewajibkan seluruh kepala desa menabung di Bank NT). Sebelumya kita sedang bersama-sama menyehatkan Bank NTT, memperbaiki strukturnya, manajemennya, dan itu harus beres dulu. Kalau sekarang saya sudah yakin dengan beberapa indikator yang menunjukkan bank kita makin sehat makin bertumbuh ke arah yang baik,”tandasnya.

Pihaknya sebagai pemegang saham pun memiliki strategi lain dalam mendukung Bank NTT menjadi bank devisa di akhir tahun 2023 seperti yang disyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kita lagi membantu Bank NTT untuk mengelola dana yang cukup supaya syarat-syarat yang disyaratkan oleh OJK di 2023, bisa menjadi bank Devisa,” demikian kata Bupati Don Bosco di kampus Bambu, Bajawa, Kamis (14/4/2022).

Dia pun menginstruksikan kepada seluruh desa yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Nagekeo untuk membuka rekening desa satu-satunya hanya di Bank NTT. Pilihan ini diambilnya agar dana desa, alokasi dana desa, bagi hasil pajak dan retribusi disimpan di Bank NTT, yang mana Pemkab Nagekeo adalah salah satu pemegang sahamnya.

Menurut Don Bosco, Kabupaten Nagekeo terdiri dari 7 buah kecamatan, 97 buah desa dan 15 kelurahan. Untuk itu Ia mengharapkan layanan Bank NTT di setiap Kecamatan.

“Saya minta layanan Bank NTT di setiap Kecamatan. Dan kluster Kecamatan harus jalan, mulai dari mesin ATM karena kita lagi transisi ke arah non tunai sedang berjalan, layanan setor tunai agar masyarakat jangan mendapat kesulitan,” pinta Bupati Don Bosco.

Bank NTT Siap

Lalu bagaimana tanggapan Bank NTT terkait respon positif dan permintaan yang disampaikan Bupati Nagekeo? Kepada media juga di kampus bambu, Bajawa, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan apa yang dilakukan Bupati Nagekeo saat ini telah melalui pertimbangan berdasarkan kondisi rill yang terjadi.

Diakuinya bahwa  ketika pandemi dan seroja, terjadi keterpurukan berbagai sisi kehidupan, baik spiritual, kesehatan, pendidikan, teknologi dan aspek-aspek lainnya. Aspek-aspek ini tidak bisa dipilah karena menjadi satu mata rantai. Dalam semua aspek itu ada aspek yang berpengaruh dan menjadi penggerak yaitu ekonomi. Sejauh ini Bupati Nagekeo menurutnya sudah mendalami itu semua. Karena tu menurut Alex, perlu mereengineering kembali sistem tata kelola kebijakan dengan mengatur sistem keuangan dengan lebih baik.

“Bank NTT ini milik pemerintah. Dalam pengalaman dan pilihan-pilihan Pak Bupati ternyata dalam fungsi Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah mampu jadi mitra yang baik untuk mengakselerasi berbagai program-program kerja atau kebijakan sehingga bisa terimplementasi dan bermanfaat politik bahkan bisa berkontribusi bagi masyarakat, pemerintah, bank dan swasta,”jelasnya menambahkan sebagai bank milik pemerintah, maka  pemerintah bisa mengendalikan pertumbuhan ekonomi dan ketika ada sesuatu yang bisa menganggu dengan kewenangan yang dimiliki bisa menstabilkan sistem ekonomi yang dibangun.

Karena itu Bank NTT sebagai Bank Pembangunan Daerah tidak saja melaksanakan fungsi intermediasi bank secara umum tapi lebih sebagai Agent of Development harus bisa menterjemahkan dan menjaga kepercayaan dengan menyesuaikan berbagai kepentingan jasa layanan perbankan baik oleh masyarakat, pemerintah yang customize. Baik di desa, Kecamatan, dan kabupaten tapi tanpa keluar dari rel atau regulasi.

“Komplain harus, mitigasi harus. Apalagi dunia digital dan teknologi banyak hal dipermudah tapi sisi aman harus tertata dengan baik. Bank NTT bisa beradaptasi dengan hal-hal tersebut.

Setiap tahun, kata Alex, data dan laporan yang disampaikan memberikan dukungan kepada Bank NTT untuk berpartisipasi lebih aktif itu multiplayer effectnya didapat oleh pemerintah.

Lebih lanjut dijelaskan Alex, setelah melakukan pengkajian beberapa rancangan bisnis di digital sudah sampai pada tahap metaverse pengunaan teknologi yang melampaui alam pengetahuan dan semesta. Bank NTT baru 2 tahun bisa melakukan perubahan besar.

Kepada media, Alex pun menjawab tantangan mengenai sulitnya akses jaringan internet di desa sehingga dalam rangka beradaptasi dengan keadaan ini, Bank NTT sudah memiliki strategi bisnis yang sangat bisa diandalkan untuk menjawabnya. “Bank tidak hadir lagi secara fisik tetapi dengan bekerjasama dengan komponen-komponen atau elemen-elemen masyarakat yang mau menjadi bagian dari transformasi Bank NTT. Kita akan merekrut dan melatih mereka menjadi agen digital bank NTT,” pungkasnya. (***)

Sumber berita + foto : Humas Bank NTT

Disaksikan Gubernur, Dirut Bank NTT Serahkan CSR Satu Unit Mobil Tangki Kepada Pemkab Nagekeo

NTT AKTUAL. MBAY. PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT), menyatakan kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Nagekeo, yakni dengan menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit mobil tangki. Moment ini berlangsung Selasa (12/4/2022) di Kampung adat Pajoreja Desa Ululoga Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo.

Bantuan satu unit mobil tangki ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do disaksikan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) serta empat orang staf khusus masing-masing Prof Daniel Kameo, DR. Imanuel Blegur, Bertol Badar dan Anwar Pua Geno. Tak hanya itu, dua direksi lainnya dari Bank NTT ikut hadir yakni Direktur TI dan Operasional, Hilarius Minggu serta Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat menyerahkan secara simbolis CSR Bank NTT berupa satu unit mobil tangki kepada Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do. Moment ini berlangsung di kampung Pajoreja Desa Ululoga Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Selasa (12/4/2022). Hadir dan menyaksikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). Dokumentasi : Humas Bank NTT

Corporate Social Responsibility (CSR) Bidang Kesehatan oleh PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo berupa 1 unit mobil tangki air, merupakan wujud nyata Bank NTT dalam meningkatkan sarana air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Nagekeo,” tegas Dirut Alex, demikian dia biasa disapa.

Tidak hanya itu, masih pada kesempatan yang sama, Staf khusus Gubernur NTT, Anwar Pua Geno didamping dua direksi Bank NTT masing-masing Hilarius Minggu dan Paulus Stefen Messakh, menyerahkan secara simbiolis penerima Kredit Mikro Merdeka kepada masyarakat setempat serta penyerahan secara simbolis pelajar penerima tabungan Simpanan Pelajar (Simpel).
Untuk diketahui bahwa Tabungan Simpanan Pelajar Bank NTT, merupakan tabungan yang didesain khusus untuk kalangan pelajar. Tabungan ini dicetuskan oleh pemerintah dan dijalankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki beragam manfaat bagi para siswa/i. Dengan memiliki tabungan SIMPEL memberikan pengalaman belajar untuk membangun budaya gemar menabung dan melatih mengelola keuangan sejak dini. (***)

Sumber berita + foto : Humas Bank NTT

Kunjungi Pasar Pada, Gubernur NTT Tinjau Penerapan QRIS

NTT AKTUAL. LEWOLEBA. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati Lembata,Thomas Ola, Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho beserta rombongan, melakukan peninjauan Pasar Digital yang menerapkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yaitu Pasar Pada di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Kamis (7/4/2022).

Setibanya di Pasar Pada, Gubernur VBL bersama rombongan langsung berdialog dengan sejumlah pedagang yang tengah beraktifitas transaksi jual beli di pasar tersebut.

Dengan gaya yang familiar, Gubernur VBL pun disambut hangat oleh salah seorang pedagang ikan kering di Pasar Pada, Agustina Gerimu.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi Bupati Lembata,Thomas Ola, Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho beserta rombongan, melakukan peninjauan Pasar Digital yang menerapkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yaitu Pasar Pada di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Kamis (7/4/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Para pedagang harus tetap semangat ya. Bagaimana dengan bantuan kredit yang telah diberikan?”tanya Gubernur VBL kepada Agustina.

“Kredit yang diberikan sangat bermanfaat untuk kami berusaha. Kami sebagai pedagang kecil sangat terbantu, Bapak Gubernur”, ungkap Agustina dengan nada gembira.

Agustina dan beberapa rekan penjual di Pasar Pada berharap agar Pemerintah dan Bank NTT tetap memberi perhatian bagi keberlangsungan usaha berdagang mereka, agar bisa membantu perekonomian keluarga.

“Kami sebagai pemerintah segera akan memberi bantuan Cool Box untuk bisa menolong kalian dalam menjual ikan nanti. Kami bantu sebanyak 10 cool box”, demikian disampaikan oleh Gubernur VBL kepada para pedagang di Pasar Pada, sambil membeli beberapa jenis bahan pangan yang dijual, seperti Ikan, sayur, tomat dan cabe.

Setelah melakukan dialog dan membeli sejumlah bahan pokok makanan, Gubernur NTT beserta rombongan langsung mengikuti acara penyerahan secara simbolis Kredit Mikro Merdeka Bank NTT, Penyerahan Sertifikat Pelatihan Resto Desa Binaan Hadakewa dari Bank NTT, Penyerahan CSR Bank NTT untuk Bidang Kesehatan sebesar 75 Juta dan Penyerahan Simbolis Tabungan Simpel Bank NTT kepada para pelajar SD, SMP dan SMA.

Gubernur NTT dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekda Provinsi NTT : Benediktus Polo Maing, mengharapkan seluruh penerima bantuan bantuan Bank NTT untuk bersyukur dan menghargai apa yang sudah diterima.

“Atas nama Gubernur NTT, saya memohon kepada seluruh penerima, kredit yang sudah diberikan hendaknya digunakan untuk tujuan produktif membantu usaha dalam mendukung ekonomi keluarga. Program pemerintah dan Bank NTT ini juga membantu meminimalisir berbagai masalah ekonomi yang dihadapi, kesulitan dalam mendapatkan kredit dan kesulitan dalam mengembalikan kredit nanti”, jelas Polo Maing tang adalah Putera Lembata.

Sekda NTT berharap agar kredit yang telah diberikan digunakan untuk berusaha, sehingga kelak bisa dikembalikan dengan baik dan tepat waktu.

“Pemerintah yakin dengan kemudahan kredit yang diberikan akan mampu memperbaiki pendapatan keluarga dan juga mampu menyekolahkan anak dengan baik. Pemerintah juga memberikan apresiasi kepada Desa Hadakewa yang telah mendapat penghargaan nomor dua karena memiliki inovasi terbaiknya, sehingga mengangkat reputasi NTT dan Lembata,” ungkap Sekda Polo Maing.

Sementara itu Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan,Kredit Mikro Merdeka Bank NTT adalah sebuah terobosan luar biasa dilakukan Gubernur NTT.

“Kredit Mikro Merdeka Bank NTT diberikan untuk membangkitkan semangat dan harapan agar perekonomian masyarakat NTT menjadi lebih baik, dan membebaskan masyarakat dari belenggu rentenir. Total penyerahan Kredit ini secara konsolidasi pada 23 kantor cabang Bank NTT adalah sebesar Rp. 14.091.012.500, – kepada 2.566 pelaku usaha” ungkap Dirut Bank NTT.

Harry A. Riwu Kaho juga menambahkan bahwa penyerahan CSR Bidang Kesehatan sebesar 75 jutadari Bank NTT kepada Desa Hadakewa, karena desa tersebut berhasil menjadi juara II Festival Desa Binaan Bank NTT Tahun 2021.

” CSR yang diberikan untuk mendukung pembuatan MCK sebagai wujud dukungan Bank NTT dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana pendukung di Desa Hadakewa, sebagai Desa Binaan Bank NTT”, pungkas Riwu Kaho.

Diakhir acara, Gubernur VBL. didampingi Bupati Lembata, Sekda Provinsi NTT, Para Anggota DPRD Provinsi NTT, Ketua DPRD Kabupaten Lembata dan undangan berkenan neninjau pameran UMKM di Lembata Binaan Bank NTT. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Bank NTT Raih TOP CSR Award Bintang 4, Dirut BanK NTT Raih Top Leader on CSR Comitment 2022

NTT AKTUAL. KUPANG. Berlangsung di Raffles Hotel Jakarta, Rabu (30/3/2022) petang, sejumlah perusahaan terkemuka dari berbagai sektor bisnis yang berasal dari seluruh Indonesia, mendapat kehormatan sebagai penerima Penghargaan Top CSR Awards 2022. Tidak hanya itu, para leader di perusahaan pun dinobatkan sebagai pemimpin yang berkomitmen tinggi dalam implementasi CSR di perusahaannya.

  1. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT/Bank NTT) salah satu diantara sekian nama perusahaan-perusahaan besar antara lain: MMS Group Indonesia, Multi Harapan Utama; Kideco Jaya Agung; Geo Dipa Energi; Yayasan BSM Umat; Indonesia Power; Borneo Indobara; Chandra Asri Petrochemical; Bank BRI; Len Industri, MNC Group; Bank Jatim; Kaltim Prima Coal; Aice Group; Sasa Inti; Suntory Garuda Beverage; Danareksa; Sharp Electronics Indonesia; Pupuk Kaltim; Hero Supermarket; Sucofindo; Asuransi Sinarmas; Asmin Bara Bronang.

Kemudian, ada juga nama-nama ini: Solusi Bangun Indonesia; Petro Kimia Gresik; Bank Mandiri; Perusahaan Gas Negara; Lembaga Penjamin Simpanan; Taspen; Bank Sumsel Babel; Jasa Sarana, Bank BCA, Astra Internasional, dan Badak NGL.

Dalam kegiatan yang mengusung tema Being a Responsible Company is the Key Strategy for Business Sustainable Growth (Menjadi Perusahaan yang bertanggungjawab, merupakan kunci strategi untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan) ini, Bank NTT meraih predikat sebagai Top CSR awards 2022 Bintang 4. Bank NTT dinyatakan layak menyandang predikat ini karena dinilai sebagai perusahaan yang berhasil menjalankan program CSR.

Sementara, masih pada moment yang sama, Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho pun dinobatkan menerima penghargaan sebagai Top leader on CSR 2022.

Adapun penghargaan kategori Top Leader on CSR Commitment 2022, merupakan penghargaan yang diberikan kepada pimpinan perusahaan, yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung kelengkapan sistem, tata kelola, dan keberhasilan implementasi CSR di perusahaan.

“Sederetan penghargaan ini diberikan setelah PT. BPD NTT melalui proses penilaian  termasuk wawancara oleh dewan juri sehingga berdasarkan sidang pleno, diterbitkanlah keputusan PT. BPD NTT sebagai pemenang TOP CSR awards 2022 star 4 dan bapak Direktur Utama Harry Alexander Riwu Kaho sebagai pemenang Top Leader on CSR comitment 2022,”demikian release dari penyelenggara.

Kasubdiv Promosi Korporasi dan CSR Bank NTT, Egbert E.D Balukh dan Monalisa Buifena selaku staf pada Divisi Corsec & Legal mewakili manajemen Bank NTT menerima penghargaan pada moment penyerahan award, Rabu (30/3/2022) di Raffles Hotel Jakarta. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

TOP CSR awards star 4 ini diberikan karena sistem, kebijakan dan pelaksanaan oleh Bank NTT berada pada level sangat baik dan mendukung strategi bisnis perusahaan baik dimasa pandemi COVID 19 maupun untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Kasubdiv Promosi Korporasi dan CSR Bank NTT, Egbert E.D Balukh dan Monalisa  Buifena selaku staf pada Divisi Corsec & Legal mewakili manajemen Bank NTT menerima penghargaan ini.

850 Kandidat & 160 Finalis

Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2022, M. Lutfi Handayani, yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Top Business sebagai penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 850 perusahaan di Indonesia (long list kandidat pemenang). Ada sebanyak 200 perusahaan yang mengikuti penilaian, dan 160 perusahaan mengikuti secara lengkap. “Jumlah ini meningkat 10% dibanding tahun lalu yang sebanyak 145 perusahaan,” kata Lutfi.

Kegiatan Top CSR Awards merupakan kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan bidang CSR yang tertinggi, dan  yang terbesar dan paling membanggakan di Indonesia, yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia, yang dinilai berhasil dalam menjalankan program CSR/ TJSL/Community Development, yang efektif dan berkualitas.

Sekaligus, Top CSR Awards bukan hanya sekadar kegiatan penilaian dan pemberian perhargaan semata, namun didalamnya ada banyak proses pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas CSR perusahaan.

Contoh proses pembelajaran itu, adalah adanya sesi Nilai Tambah dalam  kegiatan Wawancara Penjurian, yang terus dibudayakan. “Di dalam Sesi Nilai Tambah ini, Dewan Juri memberikan masukan dan saran-saran perbaikan kepada para peserta, untuk meningkatkan kualitas CSR perusahaan, ke depan,”papar Lutfi.

Lutfi juga merinci kelebihan Top CSR Awads yakni sebagai berikut:

Pertama, kegiatan award-award CSR yang lain, fokus penilaiannya hanya pada aspek comply  terhadap ISO 26000/aspek lingkungan saja. Sedangkan penilaian Top CSR Awards 2022 lebih lengkap. Tidak hanya sekadar comply terhadap ketentuan ISO 26000 dan aspek lingkungan, tapi juga memperhatikan aspek CSV (Creating Shared Value), dan keselarasan CSR untuk mendukung bisnis perusahaan agar tumbuh berkelanjutan.

Kedua, di dalam Top CSR Awards 2022, ada kategori khusus yang terkait dengan 5 Visi Presiden RI 2019-2024, ini menunjukkan bahwa CSR perusahaan seharusnya tidak saja selaras dengan strategi bisnis perusahaan, namun juga bisa sejalan dengan program dan kebijakan Pemerintah. Sehingga sinergi CSR antar-perusahaan maupun sinergi CSR perusahaan dengan Pemerintah, perlu dijalankan dengan baik.

Ketiga, penilaian dalam Top CSR Awards 2022, tidak hanya melibatkan pakar dan konsultan CSR saja. Tetapi juga menyertakan konsultan dan  asosiasi bisnis, serta menimbang tata kelola perusahaan, termasuk dari pasar modal dan lembaga pembiayaan. Sehingga keberhasilan CSR, dapat dinilai dan dilihat lebih komprehensif, dari sudut pandang (bisnis) yang lebih luas.

Sekitar seminggu sebelum acara puncak Top CSR Awards 2022, dilaksanakan pula Webinar Top CSR Awards 2022, dengan mengangkat tema Adopsi ISO 26000 SR dalam Kebijakan dan Implementasi CSR. Pembicaranya dari para pakar CSR di Indonesia dan ada sharing dari para kandidat pemenang Top CSR Awards 2022.

Sementara, dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Hidup dan Kehutanan, Sigit Reliantoro, menyampaikan sejumlah hal. Antara lain bahwa konsep community development yang dilakukan perusahaan-perusahaan, banyak yang sudah memproteksi ekosistem.

Kriteria Penilaian

Ketua Dewan Juri Top CSR Awards 2022,Mas Achmad Daniri, menjelaskan proses penilaian dan penjurian Top CSR Awards 2022. Kategori penghargaan Top CSR Awards 2022 untuk perusahaan/organisasi, diklasifikasikan dalam lima tingkatan Level  Bintang, yang dinilai berdasarkan sejumlah kriteria.

Pertama, adalah bagaimana tingkat Keselarasan CSR dengan strategi bisnis melalui pendekatan CSV (Creating Shared Value). Kemudian yang kedua, adalah bentuk program CSR unggulan di masa Covid-19. Hal ini menjadi penting, agar keberadaan CSR, terus berperan untuk mendorong perusahaan keluar dari situasi sulit seperti saat ini.

Ketiga, sejauh mana CSR perusahaan sudah mengadopsi ISO 26000 tentang TJSL. Keempat, adalah bagaimana kebijakan dan sistem tata kelola CSR serta Kelima, adalah perumusan dan pelaksanaan kebijakan bisnis dan CSR perusahaan secara win-win, melalui penciptaan nilai manfaat bersama termasuk manfaat terhadap keberlanjutan bisnis perusahaan.

Dalam penilaian pun, Dewan Juri mempertimbangkan dampak CSR kepada multi stakeholders. “Namun, Dewan Juri tidak membedakan jenis sektor usaha, dan tidak membedakan apakah CSR  diimplementasikan karena keharusan dari suatu regulasi  atau atas inisiatif perusahaan. Jadi, yang dipertimbangkan Dewan Juri adalah sejauh mana CSR perusahaan, dapat memenuhi lima kriteria utama yang ditetapkan,”Daniri menjelaskan.

Temuan Penting

Beberapa temuan penting selama proses penilaian dan penjurian Top CSR Awards 2022 yakni; Pertama, secara umum, sudah semakin banyak program CSR perusahaan-perusahaan yang selaras dengan strategi bisnis perusahaan. Oleh karena itu program pembangunan Pemerintah (pusat dan daerah) dan pihak swasta pelaku bisnis serta inisiatif dari unsur masyarakat setempat, perlu dikolaborasikan dalam memaksimalkan manfaat secara total. Sehingga akan tersedia peluang untuk menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat setempat, perusahaan dan stakeholder, termasuk Pemerintah.

Kedua, sebagian besar perusahaan sudah banyak menjalankan CSR, yang tidak hanya berfokus pada pengembangan dan pelibatan masyarakat (community involvement and development) saja, namun juga implementasi CSR yang selaras dan relevan dengan tujuh subyek inti ISO 26000.

Ketiga, sebagian perusahaan sudah mulai menjalankan CSR dengan pendekatan Creating Shared Value (CSV), agar para stakeholder, baik internal maupun ekstenal perusahaan, dapat memperoleh manfaat dan tumbuh berkembang secara bersama. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT