Arsip Tag: Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU

Hidupkan Kembali Pariwisata, DISBUDPAR TTU Hadirkan Wisata Band di Kolam Renang Oeluan

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dinas Kebudayaan dan Parawisata (DISBUDPAR) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kembali menghadirkan wisata band di obyek wisata kolam renang Oeluan yang berada di kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU pada minggu (02/08/2020) setelah sebelum nya telah sukses melakukan uji coba di tempat yang sama yakni kolam renang Oeluan, Jumat (30/07/2020).

Wisata Band saat melakukan Live dan menghibur pengunjung di kolam renang Oeluan yang berada di Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU, Minggu (02/08/2020). Foto : Yanri Erastus Maunaben/NTT Aktual

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU Robertus Nahas. S. Sos di sela-sela kegiatan kepada awak Media mengatakan bahwa kehadiran wisata band di obyek wisata kolam renang oeluan merupakan sebuah langkah agar dapat mempromosikan berbagai destinasi wisata di TTU.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU Robertus Nahas, S.Sos, saat menyapa pengunjung yang datang di kolam renang Oeluan, Minggu (02/08/2020). Foto : Yanri Erastus Maunaben/NTT Aktual

“Kegiatan ini tujuannya hanya satu bagaimana untuk menarik banyak orang untuk datang di obyek parawisata, menghibur pengunjung, pengunjung juga ikut terlibat di dalam nya dan dengan adanya live musik seperti ini akan lebih menggairahkan semangat orang untuk bisa datang ke tempat ini, kata Robertus.

Dirinya juga menambahkan bahwa kegiatan live musik yang akan di isi oleh personil dari wisata band ini akan kembali di selenggarakan pada minggu ketiga di tanjung bastian setelah di lakukan nya yang perdana di kolam renang oeluan ini dan selain akan hadir di tanjung bastian pada minggu ketiga, DISBUDPAR Kabupaten TTU juga akan memfasilitasi biaya oprasional apabila ada permintaan dari obyek wisata yang di kelola pemerintahan Desa.

“Kita akan lanjut ke tanjung bastian pada minggu ke tiga jadi minggu pertama di kolam renang oeluan minggu ketiga di tanjung bastian dan mungkin kalau ada permintaan dari obyek wisata yang di kelola oleh desa kita akan fasilitasi kesana dan ya mereka punya kegiatan operasional akan di fasilitas oleh DISBUTPAR TTU,’ ujar Robertus.

Dirinya berharap dengan adanya wisata band di obyek wisata dapat mendorong kaum muda-mudi serta dapat memberikan kenyamanan pada pengunjung.

“Ya dengan adanya sanggar musik ini sebenarnya untuk mendorong kaula mudah untuk bisa tampil  kemudian yang paling penting ialah kita bisa mengajak pengunjung untuk bisa hadir di obyek wisata dan pengunjung juga bisa kembali fresh atau kembali segar untuk menepaki hari-hari berikut,” tuturnya.

Di tempat yang sama kepala Bagian (KABAG) Industri Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata, Redemptus Thaal, SE, juga mengatakan hal yang sama bahwa kehadiran wisata band di kolam renang Oeluan merupakan upaya untuk meningkatkan kembali pengunjung

“Dalam situasi COVID-19 ini pengunjung jarang mengunjungi obyek wisata selama dari Januari sampai saat ini, pada saat new normal seperti ini maka untuk memulihkan situasi kondusif di obyek wisata kita mengadakan live musik untuk menarik atau meningkatkan daya tarik wisatawan di obyek wisata,” kata laki-laki yang akrab di sapa Redi ini.

Dirinya juga mengatakan bahwa wisata band merupakan progaram berkelanjutan yang nantinya akan selalu ada meskipun saat ini tidak tidak ada biaya operasional.

“Ini merupakan program berkelanjutan, tapi untuk tahun 2020 ini biaya operasionalnya tidak ada sehingga nanti kita akan koordinasikan dengan pak Kadis mudah-mudahan dalam perubahan anggaran bisa kita masukan alokasi sejumlah anggaran untuk biaya operasional sehingga kita bisa mengadakan live musik di obyek wisata oeluan maupun di obyek wisata  tanjung bastian. ujar Redi.

“Ini kebijakan dari kepala dinas dan kita semua staf yang ada di dinas parawisata sehingga bagaimanapun caranya kita bisa menjalankan kegiatan ini sehingga kita bisa menaikan jumlah kunjungan wisatawan ke obyek wisata itu, kata Redi”

Selain itu Redi juga mengatakan bahwa kedepan akan mengupayakan anggaran pada rancangan anggaran biaya (RAB) tahun 2021

“Tapi kedepan 2021 kita akan masukan sejumlah dana untuk kegiatan live musik di beberapa obyek wisata bukan saja hanya di Oeluan dan Tanjung Bastian tetapi di obyek-obyek wisata yang baru. Jadi selama dari Januari sampai Desember tahun depan 2021 itu pasti akan ada live musik secara berkala atau mungkin tiap bulan, tiap mingu pasti ada untuk waktu sendiri itu tergantung di sesuaikan dengan hari libur, tutup Redi pada awak media.

Untuk diketahui Live perdana Wisata Band di kolam renang Oeluan di pandu langsung oleh Kepala Dinas serta seluruh staf dari BUDPAR TTU serta di hadiri banyak pengunjung.

Live perdana wisata band ini di mulai kira-kira pukul 11:30 siang sampai pukul 16:40 sore, selain di hadiri banyak pengunjung hadir juga Kepala Dinas Koperasi dan UMKM TTU, Camat Bikomi Utara dan Kepala Rutan TTU yang ikut menyumbangkan dua buah lagu. (Red)

Penulis : Yanri Erastus Maunaben
Editor : Nataniel Pekaata

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TTU Gencar Kembangkan Tanjung Bastian

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) aktif mengembangkan destinasi wisata Tanjung Bastian yang ada di Kabupaten TTU.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas, saat ditemui Media ini di ruang kerjanya, Rabu (11/03/2020).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas. Foto : Yanri Erastus Maunaben/NTT Aktual

“Di Tanjung Bastian saat ini sudah di lakukan pengembangan-pengambangan yakni dengan menambah fasilitas dan di tahun ini kami juga akan mengadakan sumur Bor,” ujar Robertus.

Dirinya menambahkan Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga aktif mengembangkan obyek wisata alam Oeluan.

“Di Oeluan saat ini kami sedang menambah gasebo-gasebo dan penataan jalan setapak sehingga dapat menghubungkan gasebo dengan gasebo, selain itu kami akan menyediakan bak-bak sampah karna walaupun kita punya obyek wisata yang menarik penataan kebersihan juga harus kita perhatikan,” ungkapnya.

Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga terus gencar melakukan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan potensi-Potensi wisata di Kabupaten TTU yaitu dengan aktif melakukan Indentifikasi dan pembinaan-pembinaan, jelas Robertus Nahas.

“Langkah-langkah yang kami lakukan saat ini adalah melakukan identifikasi potensi-potensi wisata di semua Desa dan kecamatan, oleh Kepala Desa dan Camat. Setelah melakukan identifikasi kita lakukan pembinaan di lokasi-lokasi yang berpotensi untuk di kembangkan, seperti saat ini kami sedang membina kelompok Sari wisata di Desa Neopesu untuk mengembangkan potensi wisata Alam disana,” kata Robertus.

Lanjutnya, kemudian di desa Leorak nantinya Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga akan melakukan pelatihan lagi karna disana ada air terjun yang cukup indah, jadi yang akan dilakukan disana adalah dengan memberikan pelatihan kepada kelompok Sari Wisata agar pada akhirnya dari potensi-potensi wisata yang indah tersebut dapat memberikan kontribusi pula terhadap pendapatan daerah,

Selain dari langkah-langkah strategis yang telah disiapkan dan yang sudah di tempuh oleh Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, untuk mengembangkan sektor pariwisata juga diperlukan dukungan dan peran aktif dari Dinas-dinas terkait lainnya, jelas Robertus

“Dinas-dinas terkait lain yakni seperti dinas PUPR agar dapat menyiapkan akses jalan yang lebih baik, dinas Perumahan setidaknya harus meyiapkan perumahan-perumahan yang bagus di sekitar obyek wisata,” ujar Robertus.

Disisi lain juga diperlukan adanya dorongan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, agar dapat lebih mengembangkan pelaku-pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjual souvenir ataupun pangananan lokal khas daerah di obyek-obyek wisata, sehingga saat orang yang berkunjung bisa membawanya pulang sebagai oleh-oleh dari tempat wisata yang di kunjungi tersebut, tutupnya. (Red)

Penulis   : Yanri Erastus Maunaben
Editor      : Nataniel Pekaata