Arsip Tag: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang

Hadiri Perayaan Natal, Sekda Minta DWP Kota Kupang Ikut Dukung Pemulihan Ekonomi dan Vaksinasi

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., di dampingi istri sekaligus Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay – Pellokila, S.TP., hadir sekaligus memberikan sambutan pada acara Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama DWP Kota Kupang, Sabtu (8/01/2022), di Hotel Sotis Kupang.

Acara tersebut diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. John Deus Dedith Loes, S.Th. Tampak hadir para pejabat antara lain Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH., M.Si, Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH., Kepala Bappeda Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, SH., Kepala Dinas LHK Kota Kupang, Orson Genes Nawa, SH., Kabag Prokompim Setda Kota Kupang, Ernest Soleman Ludji, S.STP., M.Si., serta para unsur pelaksana dan anggota DWP lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Dalam sambutan Wali Kota Kupang yang disampaikannya, Sekda mengatakan perayaan Natal atau peringatan atas kelahiran Tuhan Yesus Kristus merupakan peristiwa keimanan umat Kristiani yang berlaku vertikal dan horizontal. Untuk itu, perayaan natal hendaknya dijadikan momen untuk kembali mendekatkan hubungan dengan Tuhan sang sumber kehidupan, salah satunya ditunjukkan melalui kepedulian kepada sama saudara yang membutuhkan sesuai tema perayaan natal PGI dan KWI tahun 2021 “Cinta Kasih Kristus yang menggerakkan Persaudaraan” serta ikut membantu pelestarian lingkungan.

Sekda juga menyampaikan bahwa dalam konteks kehidupan sosial kemasyarakatan, DWP sebagai organisasi istri-istri ASN hendaknya peka terhadap situasi yang dialami masyarakat dan dalam semangat Natal mampu menghadirkan kedamaian dan keberkatan bagi sesama melalui berbagai kegiatan yang bersifat sosial. Selain itu dalam konteks pembangunan yang dilaksanakan di Kota Kupang, Sekda juga meminta agar kedepan DWP terus meningkatkan dukungan dan turut mengambil bagian dalam upaya pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid 19 khususnya di Kota Kupang.

“Saya berharap bahwa di tahun yang baru ini kita mulai komitmen bersama untuk meningkatkan upaya pemulihan dari segala dampak akibat pandemi, terutama perekonomian melalui kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong peningkatan taraf ekonomi anggota DWP dan masyarakat, misalnya melalui pelatihan-pelatihan keahlian yang bernilai ekonomi dan mendorong peningkatan pemberdayaan UMKM-UMKM yang ada” ungkap Sekda.

Lebih lanjut, Sekda menyebutkan bahwa saat ini Pemerintah juga masih melaksanakan vaksinasi yang difokuskan pada anak-anak usia 6 hingga 11 tahun sekaligus terus berupaya meningkatkan prosentase capaian vaksinasi yang masih belum mencapai target. Oleh karena itu, DWP diharapkan dapat membantu pemerintah melalui kegiatan yang dapat mendorong partisipasi masyarakat khususnya sehingga target herd immunity di Kota Kupang dapat tercapai secepatnya terutama dalam menghadapi munculnya varian baru omicron di Indonesia. (*PKP_chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

DWP Kota Kupang Selenggarakan Puncak Perayaan HUT Ke-22

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang menggelar rangkaian puncak HUT ke-22 DWP dengan tema Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM, di Aula Rujab Sekda Kota Kupang, Sabtu (11/12/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE., M.Si., sekaligus menutup rangkaian acara HUT ke-22 DWP tingkat Kota Kupang yang telah dilaksanakan sejak tanggal 12 November 2021.

Dalam sambutan Ketua Umum DWP Ny. Erni Tjahjo Kumolo, yang disampaikan oleh Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay – Pellokila, S.TP., bahwa saat ini merupakan momentum untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan. Tema HUT DWP ke-22 ini juga untuk memastikan bahwa program-program kerja DWP saat ini dan ke depannya, senantiasa berorientasi untuk mewujudkan kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat melalui pendidikan ekonomi dan sosial budaya.

Tujuan tema  mengenai ketahanan perempuan Indonesia ini juga untuk meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha UMKM khususnya ibu-ibu DWP dalam mempertahankan usaha di masa Pandemi COVID-19. Di tengah Pandemi COVID-19 yang telah melanda dunia termasuk di Indonesia dua tahun ini, tidak hanya berdampak pada lini kesehatan juga dampak ekonomi. Maka melalui HUT DWP ini, mengajak khususnya ibu DWP untuk tetap bangkit dengan menjaga kesehatan mental dan bangkitkan bisnis UMKM.

Selanjutnya Sekda Kota Kupang dalam sambutannya mengatakan peristiwa ini merupakan momen penting bagi DWP, sebagai suatu institusi yang mewadahi istri-istri dari PNS di lingkungan instansi pemerintah dalam keikutsertaannya mewujudkan visi dan misi pembangunan “Terwujudnya Kota Kupang Yang Layak Huni, Cerdas, Mandiri dan Sejahtera Dengan Tata Kelola Bebas KKN”, khususnya dalam melakukan pembinaan terhadap istri-istri PNS pada berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.

Dalam tugasnya mendukung peran suami dalam menjalankan tugas sebagai PNS, Dharma Wanita dituntut untuk mampu berkolaborasi dan berinovasi menciptakan peluang dan kesempatan agar menjadi organisasi yang berdaya guna serta berhasil guna di tengah masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih karena di tengah keterbatasan, Dharma Wanita mampu menciptakan perayaan ulang tahun dalam suasana berbeda dengan berbagai kegiatan serta perlombaan untuk memacu semangat para anggota dan ASN di Kota Kupang. Semoga dengan inovasi oleh para anggota dapat mendukung semangat kerja suami di lingkungan pemerintah di tengah masa pandemi covid 19 saat ini,” ungkap Sekda.

Tak lupa Sekda berpesan agar DWP Kota Kupang dapat berkolaborasi dengan TP PKK Kota Kupang untuk membantu upaya pengurangan angka gizi buruk di Kota Kupang. Selain itu DWP Kota Kupang juga diminta perhatian terhadap upaya pencegahan penyebaran penyakit dengan mengajak seluruh anggota keluarga dan masyarakat di lingkungannya untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Sesuai laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia HUT ke-22 DWP tingkat Kota Kupang, Ny. Anika Sain Bisinglasi, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan antar anggota DWP dan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai pihak serta meningkatkan kepedulian sosial.

Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain ; pembukaan, bazar makanan, bazar emas dan pencanangan penanaman tanaman lidah mertua pada 12 November 2021, Lomba Solo antar unsur pelaksana pada 19 November 2021, penanaman lidah mertua di depam RS Advent Naikoten 1 dan Hyperstore Kampung Baru pada 1 Desember 2021, berbagi kasih dengan Panti Asuhan At Tin Namosain, Panti Asuhan Kristen GMIT 221 Oeba, Panti Asuhan Alma dan Lapas Anak Klas II Penfui pada 3 Desember 2021 serta berbagi kasih dengan ODGJ dan Orang Tidak Mampu dan Pemulung pada TPA Alak pada 4 Desember 2021.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan Kue Ulang Tahun oleh Ketua DWP Kota Kupang, penyerahan hadiah lomba serta persembahan lagu oleh anggota DWP Kota Kupang. Turut hadir para Staf Ahli Wali Kota Kupang, Para Asisten Sekda Kota Kupang, Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, Para Camat se-Kota Kupang, Ketua DWP Kabupaten Kupang, Ny. Ruthchek Laha Dethan, perwakilan DWP Provinsi NTT serta para unsur pelaksana DWP Kota Kupang. (*PKP_chr/NA)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

DWP Kota Kupang Gelar Lomba Fashion Show

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang menggelar lomba fashion show bagi ibu-ibu anggota DWP Kota Kupang di Hotel Naka, Rabu (21/04/2021).

Fashion show ini diikuti oleh kurang lebih 32 peserta yang merupakan istri dari para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintahan Kota Kupang.

Asisten Adminstrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si yang membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada DWP Kota Kupang yang telah menggagas kegiatan hebat ini. Acara ini menurutnya tidak terlepas dari perjuangan R.A. Kartini yang sudah menularkan semangatnya yang hebat bagi wanita masa kini. Yanuar yang saat ini juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang ini mengakui adanya potensi dari kegiatan ini dalam rangka mendukung kebangkitan pariwisata di Kota Kupang pasca badai seroja dan di tengah pandemi covid 19. Pemkot Kupang berencana menggelar Festival Sepe pada akhir tahun nanti. Karena itu dia mengharapkan keterlibatan DWP Kota Kupang untuk memeriahkan festival itu nanti.

Apresiasi juga disampaikan Penasihat DWP Kota Kupang, Ny. Elisabeth Man Rengka. Kegiatan ini menurutnya merupakan momen yang tepat untuk mempererat persaudaraan sebagai sesama anggota DWP. Kepada para anggota DWP Kota Kupang dia juga berpesan untuk mewariskan semangat R.A. Kartini dalam menempatkan diri di tengah masyarakat. DWP menurutnya tidak hanya berperan mendukung program-program pemerintah tetapi juga harus bisa membaur dalam kegiatan-kegiatan di tengah masyarakat.

Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay-Pelokila, S.TP dalam sambutannya menjelaskan kegiatan hari ini dalam rangka mengenang kembali perjuangan R.A. Kartini sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi, pembela emansipasi. Perjuangan R.A Kartini menurutnya untuk membebaskan kaum perempuan dari kebodohan dan kemiskinan, bukan untuk melawan kaum laki-laki tapi melawan pandangan yang kolot dan adat yang usang.

Ditambahkannya saat ini sudah banyak perempuan yang berprestasi di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan bahkan politik. Salah satu contohnya adalah Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore-Manafe yang saat ini menjabat sebagai senator di DPD RI.

Sambil mengutip kata bijak dari R.A Kartini, kepada para anggotanya Ketua DWP Kota Kupang berpesan; “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar menjatuhkanmu adalah sikap dirimu. Artinya selama kita memiliki sikap yang baik dan pikiran yang positif maka kita tidak akan mudah dijatuhkan oleh apapun dan siapapun.”

Prestasi yang diraih saat ini menurutnya jangan sampai membuat kaum perempuan lupa siapa mereka dan dari mana mereka berasal. “Kita terlahir sebagai penolong kaum laki-laki. Kebahagiaan perempuan paling tinggi sejak berabad yang lalu bahkan hingga saat ini adalah hidup berdampingan selaras bersama laki-laki. Tetaplah bersinar di rumah tangga dan tempat kerja. Selalu mengabdi kepada suami sebagai ibadah yang sejati,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Kupang, Drs. Agus Ririmasse, AP, M.Si, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang, dr. Ari Wijana, Kepala Bappeda Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, SH dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji, SSTP,M.Si. (*Pkp_eh)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Dekranasda dan DWP Kota Kupang Terima Buku Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang menerima buku “Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia” dari Ketua Bhayangkari Polres Kupang Kota. Penyerahan buku terbitan Dekranas Indonesia tersebut berlangsung di Ruang Rapat Garuda, Kantor Walikota Kupang, Selasa (05/01/2020) pagi.

Penyerahan buku oleh Ketua Bhayangkari Polres Kupang Kota, Ny. Yunita Satria Perdana dan diterima oleh Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore-Manafe yang diwakili oleh salah seorang pengurus Dekranasda dan Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay-Pellokila. Selain kedua organisasi tersebut, buku “Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia” juga diserahkan kepada Persatuan Istri Anggota (PIA) DPRD Kota Kupang, yang diterima langsung oleh ketuanya Ny. Wiwiek Loudoe.

Dalam pertemuan singkat namun penuh suasana kekeluargaan tersebut, Ketua Bhayangkari Polres Kupang Kota menjelaskan sedikit tentang buku yang dibagikannya. Menurutnya, buku tentang baju adat pengantin se-Indonesia diharapkan bisa menjadi referensi untuk lebih berkreasi lagi dalam membuat baju adat pengantin. “Semoga ini bisa menjadi referensi bagi kita yang ada di NTT untuk lebih banyak berkreasi lagi di baju adat pengantin, memodifikasi lagi baju-baju adat pengantin yang ada tanpa merubah patern/ pola dasar baju pengantin di NTT,” tuturnya.

Menurutnya baju pengantin NTT kaya akan ragam mulai seperti dari Sabu, Timor, Sumba, Lembata dan Alor dan semuanya sangat bagus. Dia berharap buku ini dapat bermanfaat untuk ibu-ibu yang ada pada organisasi wanita untuk bagaimana memodifikasi beberapa baju pengantin modern dan menjadi masukan dalam mengenalkan tentang budaya dari daerah lain kepada generasi muda. “Saya berharap semoga buku ini bermanfaat untuk ibu-ibu dan generasi muda di NTT,” pungkasnya.

Ketua DWP Kota Kupang mewakili penerima yang hadir, menyampaikan terima kasih atas buku yang telah diterima yang tentunya sangat bermanfaat untuk menambah dan memperkaya khazanah pengetahuan akan baju adat pengantin yang ada di Indonesia. (*PKP_Ghe)

Sumber Berita + Foto : Siaran Pers PKP Setda Kota Kupang

HUT DWP Kota Kupang ke-21, ini Pesan Wawali

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang menyelenggarakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 21 (DWP), Jumat (11/12/2020) bertempat di Aula Rumah Jabatan Kota Kupang.

Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Elisabeth Man – Rengka, Ketua DWP Kota Kupang, Lousje Marlinda Funay – Pellokila, S.TP., pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang dan para pengurus dan anggota DWP Kota Kupang.

Sebagai salah satu organisasi perempuan terbesar di Indonesia dan mitra strategis pemerintah, Dharma Wanita Persatuan (DWP) diharapkan dapat semakin berperan aktif dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Kupang, serta mendukung pembangunan nasional, sesuai dengan tema peringatan HUT ke-21 DWP pada Tahun 2020 ini, yakni Peran Dharma Wanita Persatuan Dalam Pemberdayaan Perempuan Di Era Digital Untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Indonesia. Sedangkan sub temanya adalah Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang Siap Bersaing Di Era Digital Untuk Menjadi Perempuan Cerdas Dan Tangguh Menuju Terwujudnya Keluarga Sejahtera.

Menurut Wawali, perayaan HUT ke-21 ini memiliki makna bahwa DWP telah cukup lama berkiprah dan berkarya menjadi mitra Pemerintah untuk turut serta membangun keluarga dan bangsa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu-Ibu Aparatur Sipil Negara (ASN), atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah, guna menyejahterakan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dengan tujuan dan target yang terukur,” ucapnya.

Momentum peringatan HUT DWP ini juga dimanfaatkan untuk introspeksi dan evaluasi diri, sejauh mana langkah yang sudah ditempuh dalam mewujudkan visi dan misi organisasi. Sebab usia 21 tahun merupakan usia yang cukup dewasa bagi DWP sebagai mitra Pemerintah untuk menjadi organisasi yang profesional.

“Saya berharap, ibu-ibu DWP Kota Kupang bisa memiliki 3 Jaga, yaitu Jaga Mulut, Jaga Diri dan Jaga Hati dalam menjaga ketahanan keluarga. Senantiasa dapat melakukan sinergi, sinkronisasi serta kerja sama perencanaan, pelaksana, antara program kerja DWP dengan program kerja OPD di Lingkungan Pemkot Kupang. Mari kita bekerja sama, beriringan dan bergotong royong dalam mewujudkan pembangunan Kota Kupang di berbagai aspek,” lanjut Wawali.

Dalam laporan ketua panitia yang disampaikan oleh ketua panitia, Ny. Yane Edith Ndapamerang Sabanari bahwa tujuan kagiatan ini adalah merealisasikan program DWP Kota Kupang. Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya kebersamaan dan eratnya persatuan diantara seluruh anggota DWP Kota Kupang.

Sebelumnya dalam menyongsong HUT DWP ke – 21, oleh Wakil Wali Kota Kupang sebagai penasehat DWP Kota Kupang telah membuka dan melaksanakan beberapa kegiatan yaitu, penilaian lomba kebersihan lingkungan kantor antar OPD lingkup Pemerintah Kota Kupang dan telah memilih 10 terbaik sebagai juara.

Adapun hasil penilaian lomba adalah sebagai berikut :
1. Juara 1 diraih oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang
2. Juara 2 diraih oleh Badan Kesbangpol Kota Kupang
3. Juara 3 diraih oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang
4. Juara 4 diraih oleh Kecamatan Alak
5. Juara 5 diraih oleh Disdukcapil Kota Kupang
6. Juara 6 diraih oleh Bapenda Kota Kupang
7. Juara 7 diraih oleh RSUD S.K. Lerik Kota Kupang
8. Juara 8 diraih oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Kupang
9. Juara 9 diraih oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Kupang
10. Juara 10 diraih oleh Bappeda Kota Kupang. (*Pkp_chr/jm/NA)

Sumber Berita + Foto : Siaran Pers PKP Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

Wakil Wali Kota Kupang Buka Rangkaian Kegiatan Sambut HUT Dharma Wanita ke-21

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man membuka rangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat Kota Kupang yang ke-21.

Pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati dan balon oleh Wakil Wali Kota yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestly Funay, S.E, M.Si, Wakil Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Elizabeth Man Rengka, Ketua Dharma Wanita Kota Kupang, Ny. Louise Marlinda Funay-Pellokila bersama para pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang serta camat dan lurah di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (20/11/2020).

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menyampaikan terima kasih kepada Dharma Wanita karena berkat dukungan ibu-ibu seluruh tugas dan pelayanan para suami di Pemkot Kupang bisa dilakukan dengan baik hingga saat ini.

Menurutnya adagium lama yang mengatakan di belakang laki-laki sukses ada perempuan hebat itu benar adanya. Ibu-ibu diakuinya kuat dalam prinsip namun lembut dalam penyelesaian, baik dalam urusan mengasuh anak-anak, kesehatan dan urusan rumah tangga lainnya.

Atas nama Pemerintah Kota Kupang Wakil Wali Kota menyatakan dukungan untuk seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong HUT Dharma Wanita ke-21 yang dimulai pada Jumat (20/11/2020) hingga pada perayaan puncak HUT DWP, Senin (7/12/2020). “Semoga seluruh kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sesuai rencana. Selamat bergembira,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Wakil Wali Kota juga mengingatkan tentang ancaman covid 19 di Kota Kupang yang saat ini sudah masuk zona cokelat dan bisa saja sebentar lagi menjadi zona hitam. Karena itulah pemerintah Kota Kupang telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota terbaru yang mengatur lebih ketat lagi tentang penerapan protocol kesehatan di Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang juga telah menerapkan sistem kerja Work From Home (WFH) yang membatasi kehadiran pegawai di kantor hanya 25 persen dari jumlah keseluruhan pegawai di masing-masing unit.

Ketua panitia HUT DWP Kota Kupang, Ny. Yane Edith Ndapamerang Sabanari dalam laporannya menyampaikan, perayaan HUT DWP kali ini mengusung tema “Peran DWP Dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital Untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Indonesia.” Sejumlah kegiatan sudah mereka rancang sejak 20 November 2020 hingga 7 Desember 2020. Rangkaian kegiatan dibuka pada Jumat (20/11/2020) dengan zumba bersama serta bazaar makanan dan minuman.

Selanjutnya tanggal 27 November 2020 akan dilaksanakan kerja bakti di sepanjang Pantai Pasir Panjang dan pada 28 November 2020 DWP akan berbagi kasih bersama anak-anak di tiga panti asuhan di Kota Kupang. Pada tanggal 4 Desember 2020 mendatang akan dilakukan penilaian lomba kebersihan dan lingkungan kantor OPD se-Kota Kupang dan Kantor Camat se-Kota Kupang kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya 5 Desember 2020 DWP akan berbagi kasih dengan orang gangguan jiwa dan orang tidak mampu pada tempat pembuangan sampah di Kota Kupang. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan perayaan puncak HUT DWP ke-21 pada Senin (7/12/2020) mendatang. Acara pembukaan dimeriahkan dengan tarian massal para anggota DWP Kota Kupang.

Usai membuka rangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong HUT DWP ke-21, Wakil Wali Kota Kupang bersama Sekda dan segenap pimpinan perangkat daerah berkesempatan meninjau bazaar makanan dan minuman yang digelar para ibu DWP di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang. (*Pkp_ans/NA)

Sumber : Siaran Pers PKP Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata

DWP Kota Kupang Laksanakan Musda IV

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang, menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) IV, pada Jumat (16/10/2020) bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. Terakhir kali terlaksana pada tahun 2015 lalu, Musda DWP Kota Kupang kembali digelar setelah dijabat oleh ketua yang baru, Ny. Lousje Marlinda Funay-Pellokila. Hal ini berdasarkan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dharma Wanita Persatuan hasil Musyawarah Nasional tahun 2019, bahwa jabatan Ketua DWP ex-officio diamanatkan kepada istri Sekda definitif tanpa proses pemilihan dan ditandai dengan serah terima jabatan dan penyerahan memorandum dari Ketua DWP periode sebelumnya kepada ketua DWP yang baru.

Musda IV dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang yang juga sebagai Penasehat DWP Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si dan diikuti oleh 150 peserta terdiri dari Badan Pengurus DWP Kota Kupang dan unsur pelaksana dari Dinas, Badan, Kantor, Bagian dan Kecamatan lingkup Pemkot Kupang. Turut hadir dalam pembukaan Musda IV, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Ny. Elisabeth Man – Rengka yang juga selaku Penasehat DWP.

Sekretaris Daerah Kota Kupang yang juga sebagai Penasehat DWP Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si dan Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay-Pellokila (tengah) foto bersama dengan Badan Pengurus DWP Kota Kupang, Jumat (16/10/2020). Dokumentasi : PKP Setda Kota Kupang

Sekda Kota Kupang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya digelar musyawarah daerah. “Musda merupakan momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi secara internal tentang apa yang sudah dilakukan DWP Kota Kupang sebelumnya dan apa yang akan dilakukan ke depan dalam rangka mendukung program-program pemerintah yang tertuang dalam visi dan misi pemerintah Kota Kupang,” ujarnya.

Disebutkan Sekda, Pemerintah Kota Kupang sangat menyadari peran penting Dharma Wanita dalam roda pemerintahan dan proses pembangunan di kota ini. “Selain berperan mendukung dan mendorong para suami memberikan kinerja terbaiknya, Dharma Wanita juga menjadi cermin para suami serta teladan bagi masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan dukungan baik secara moril maupun lewat kebijakan anggaran untuk setiap program-program kerja DWP Kota Kupang terutama yang mendukung visi-misi Pemkot Kupang. Dia berharap dalam musda ini akan lahir ide-ide inovatif yang bisa disumbangkan untuk menyokong pembangunan Kota Kupang. Selain itu, DWP juga diharapkan bisa menggagas kegiatan-kegiatan kreatif seperti pelatihan-pelatihan yang bisa meningkatkan pemberdayaan ekonomi para anggota serta warga, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga yang terdampak secara ekonomi akibat Covid-19.

Kepada para pengurus dan anggota DWP, Sekda berpesan agar senantiasa menjaga kekompakan serta menjalin kerja sama dan komunikasi yang baik antara sesama anggota. Apalagi dengan kehadiran ketua yang baru, DWP Kota Kupang diharapkan semakin aktif dan inovatif mendukung pemerintahan Kota Kupang lewat aneka program kegiatannya.

Sebelumnya dalam sambutan Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay – Pellokila mengatakan bahwa Musda IV ini mengangkat tema Optimalisasi Kinerja DWP sebagai Mitra Strategis Pemerintah untuk suksesnya pembangunan Nasional. Mengacu pada tema tersebut, dikatakannya DWP Kota Kupang menyatakan sikap untuk terus mendukung Pemerintah Kota Kupang dalam berbagai aspek pembangunan karena DWP adalah mitra pemerintah.

Ketua DWP pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa sebagai istri ASN wajib dan penting masuk dalam anggota DWP, “Selain mendukung suami dalam bekerja dan berkarier kita juga diberi kesempatan untuk belajar berorganisasi,” ujarnya. Dikatakannya ibu-ibu harus bangga sebagai anggota DWP, “Organisasi DWP adalah organisasi perempuan terbesar dan terbanyak di Indonesia sehingga ibu-ibu harus bangga telah jadi bagian dari anggota DWP karena tidak semua ibu-ibu di beri kesempatan untuk ada dalam organisasi ini,” ucapnya.

Bagi anggota DWP Kota Kupang, Ny. Linda Funay berpesan agar menjadi perempuan yang cerdas dan berkelas, “perempuan cerdas tahu kekuatan dan kekurangannya sendiri yang terpenting paham akan apa yang dikerjakan dan direalisasikan. Perempuan berkelas tahu menghargai dirinya dan yang tidak suka menilai apapun apalagi menghakimi orang lain dengan gosip dan fitnah. Kita harus bangga dijuluki sebagai perempuan cerdas dan perempuan berkelas,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Ketua DWP dihadapan para peserta Musda, menyampaikan terimakasih atas dukungan dari Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, sekaligus menyampaikan pesan dari Ketua TP PKK Kota Kupang agar berkolaborasi untuk pencegahan stunting dan gizi buruk yang ada di Kota Kupang.

Dalam laporan Ketua Panitia Pelaksana, Ny. Eli Suryani Manafe, menyebutkan tujuan Musda IV dilaksanakan selama dua hari ini (16-17 Oktober 2020), selain menjalankan amanat AD-ART DWP yaitu sebagai tindak lanjut Munas dan Musyawarah Daerah tingkat Provinsi juga terdapat beberapa agenda lainnya. Diantaranya, penyampaian program kerja tahun 2021 dari Sekretariat  dan para Kepala Bidang untuk dapat diusulkan pada Pemerintah Kota Kupang, Musda akan menetapkan kebijakan dan arah organisasi DWP Kota Kupang 5 tahun ke depan, menghasilkan rumusan atau rekomendasi Musda yang merupakan acuan bagi pengurus yang baru, sebagai ajang sosialisasi Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga DWP dan juga untuk pengesahan Badan Pengurus DWP Kota Kupang periode 2020-2025 yang akan dilaksanakan pada 17 Oktober 2020 yang pengukuhannya oleh Ketua DWP Provinsi NTT.

Dalam musda ini, Sekretaris Daerah Kota Kupang turut membawakan materi sebagai narasumber tentang Kebijakan Pembangunan Daerah Kota Kupang Tahun 2021. Selain itu, hadir pula narasumber dari DWP Provinsi NTT yang mensosialisasikan AD/ART oleh DWP Provinsi NTT dan narasumber dari Poltekes Kemenkes Kupang. (*PKP_ghe/NA)

Sumber : Siaran Pers PKP Setda Kota Kupang

Editor : Nataniel Pekaata