Arsip Tag: Bank NTT

Bank NTT Meraih Penghargaan Digital Banking Terbaik Dalam Kategori ‘Kolaborasi’

NTT AKTUAL. JAKARTA. Sebanyak 33 bank meraih penghargaan pada ajang Digital Banking Awards 2022 (DBA 2022). Dari deretan bank-bank ternama di level nasional, ada nama PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT). Bank NTT meraih penghargaan digital banking terbaik dalam kategori ‘Kolaborasi’. Penghargaan yang baru pertama kali diadakan di Indonesia ini, diberikan Majalah Investor – Berita Satu Media Holdings (BSMH) bekerja sama dengan Intellectual Business Community (IBC), pada acara penganugerahan Digital Banking Awards 2022 secara virtual, Selasa (28/06/2022).

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, hadir secara virtual, bersama para pejabat bank yang mengusung tagline bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur itu. Untjuk diketahui, Bank NTT dalam tahun ini meraih beberapa penghargaan bergengsi, karena berbagai inovasinya di bidang digitalisasi maupun layanan perbankan lainnya. Masih dalam kategori BPD, Bank NTT tidak sendirian, melainkan ada empat bank daerah lainnya yang juga memperoleh award dalam kategori yang lain.

Menurut Ketua Dewan Juri Dr. dr. Bayu Prawira Hie MBA, pemeringkatan dan pemberian penghargaan ini bertujuan mempercepat transformasi digital bank di Indonesia. Selain itu, juga untuk memetakan layanan digitalisasi perbankan secara umum serta memeringkat kualitas layanan digital banking.

“Acara ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong transformasi digital sektor perbankan, mendorong bank-bank untuk memperbaiki kualitas layanan digital, mendorong terjadinya akselerasi pembentukan ekosistem digital perbankan di Indonesia,”kata Bayu.

Digitalisasi saat ini sudah menjadi keniscayaan. Karena itu, setiap sektor perlu melakukan antisipasi agar tidak tertinggal. Apalagi di sektor perbankan, yang membutuhkan kecepatan, keamanan, akurasi, dan efisiensi.

Direktur Pemberitaan Berita Satu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu berharap bank-bank memacu diri untuk terus maju. “Kita berharap Digital Banking Awards 2022 ini bisa menjadi ajang untuk memacu setiap bank bertranformasi digital secara komprehensif, sesuai dengan regulasi dan kebutuhan masyarakat,”kata Primus.

Dalam ajang Digital Banking Awards 2022 ini, bank dengan layanan digital banking dipisahkan dengan bank digital murni, begitu juga dengan bank berbasis syariah. Dilihat dari kelasnya, bank dibagi berdasarkan modal inti (KBMI). Namun, Bank Pembangunan Daerah dipisahkan dalam kelompok tersendiri.

Metodologi dan Penjurian

Metodologi dan Penjurian Pemeringkatan dan penghargaan Digital Banking Awards 2022 dilakukan oleh Tim Juri yang berkompeten dan profesional di bidang digitalisasi perbankan dan ahli dalam teknologi informasi. Pemeringkatan menggunakan kriteria yang terdapat dalam “Cetak Biru Tranformasi Digital Perbankan” dari Otoritas Jasa Keuangan serta berdasarkan pengolahan data sekunder yang dilakukan oleh Tim Riset Berita Satu Media Holdings.

Selain Bayu Prawira sebagai Ketua, anggota tim Juri lainnya adalah Hermawan Thendean (Praktisi Teknologi Industri Keuangan), Rico Usthavia Frans (Pengamat Bank), Bari Arijono (Executive Chairman Banking Institute), Suria Dharma (Direktur & Head of Research PT Samuel Sekuritas), dan Primus Dorimulu (Direktur Pemberitaan BSMH). Kriteria yang digunakan dalam penilaian adalah kriteria DMAB (Digital Maturity Assessment of Banks) dari Otoritas Jasa Keuangan ( https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Pages/Cetak-BiruTransformasi-Digital-Perbankan.aspx), termasuk semua definisi dan penjelasan yang diuraikan dalam cetak biru tersebut.

Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian mengacu pada enam indikator utama kematangan digital, terdiri atas 21 sub indikator yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, yakni meliputi Nasabah/Customer, Data, Teknologi, Manajemen Risiko, Tatanan institusi dan Kolaborasi.

Selain itu, sebagai antisipasi pengesahan UU Perlindungan Data Konsumen, Tim Juri memasukkan satu kriteria tambahan, yaitu adanya jabatan Data Protection Officer, sebagai bagian dari kriteria dimensi Data. Pemeringkatan dan penilaian didasarkan atas empat kelompok. Pertama, KBMI (Kelompok Bank Modal Inti). Yakni KBMI IV (Modal Inti di atas Rp 70 triliun), KBMI III (Modal Inti > Rp 14 triliun – Rp 70 triliun), KBMI II (Modal Inti > Rp 6 triliun – Rp 14 triliun), dan KBMI I (Modal Inti di bawah Rp 6 triliun). Kemudian kelompok Bank Digital Murni, kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan bank syariah.

Meski menggunakan kriteria yang berbasis pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bayu menegaskan bahwa OJK tidak terlibat dalam proses penilaian DBA 2022, dan pemberian award ini bukan merupakan representasi OJK. Metodologi dalam penilaian Digital Banking Awards 2022 meliputi tiga aspek: Pertama, penilaian atas sendiri atau self-assesment, yang dilakukan oleh pihak kandidat, untuk menilai setiap sub kriteria, dengan menyertakan alasan dan bukti-bukti pendukung. Dalam hal ini, setiap peserta akan dikirim surat dan link secara resmi. Kedua, Tim Juri juga mengundang publik untuk menilai (public assessment), dengan menyertakan alasan dan bukti-bukti pendukung, melalui link: https://s.id/DBA-PUBLIC. Ketiga, Tim Juri mengadakan penilaian berdasarkan ekspertis tim juri serta masukan dari self-asessment dan public assessment, ditambah dengan wawancara dengan sejumlah peraih nominasi.

Masih berdasarkan keputusan juri, pada kategori bank berdasar modal inti (KBMI) 4, penghargaan digital banking terbaik untuk dimensi data diperoleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sementara penghargaan digital banking terbaik untuk manajemen risiko dimenangkan PT Bank Central Asia Tbk, yang juga memperoleh penghargaan terbaik dalam penilaian customer. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendapat penghargaan dari sisi tatanan institusi. Sedangkan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengantongi penghargaan dari sisi teknologi dan kolaborasi. Tak hanya itu, Bank Mandiri juga dinobatkan sebagai peraih “Best of The Best Digital Banking Awards 2022”.

Dirut Alex: Spirit Bagi NTT

Sementara itu Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riru Kaho, Selasa petang tadi atas nama Bank NTT mengucapkan apresiasi kepada Beritasatu Media Holding, Majalah Investor Daily dan Intellectual Business Community yang sudah menginisiasi digital award. “Penghargaan ini menjadi inspirasi bagi Bank NTT, dan menjadi semangat dalam aksi korporasi yang berkelanjutan untuk kami mampu melihat kebutuhan pengguna jasa yang makin kompleks. Kiranya kolaborasi ini memberi spirit yang kuat bagi kami di NTT dan daerah-daerah kepulauan dengan spirit kolaborasi pentaheliks, memberi kekuatan kepada BPD untuk terus bertumbuh di tengah kemajuan digital industri perbankan,”tegasnya.

Dia juga memberi apresiasi kepada bank-bank lain yang juga mendapat apresiasi yang sama, sembari berharap agar iven ini terus dilaksanakan dengan melihat berbagai spesifikasi dan kriteria penilaian yang dapat merangsang, memberikan daya tahan, daya saing dan daya tumbuh bagi industri perbankan di Indonesia.

Untuk diketahui, Bank NTT berdiri sejak 18 Oktober 1961 dan terhitung Maret 2022, memiliki total aset Rp 16,76 Triliun dan memiliki laba bersih Rp. 59,1 Miliar terhitung Maret 2022. Ada aksi yang membuatnya bertengger pada posisi puncak dalam peraih awards, yakni berkolaborasi secara positif sehingga memperoleh tambahan modal dari Pemrintah Provinsi NTT serta 14 pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi NTT yang juga pemegang saham Bank NTT.  (***)

 Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Be Cash Bank NTT Hadir Untuk Manjakan Nasabah

NTT AKTUAL. KUPANG. Tak berhenti melakukan inovasi dalam layanan perbankan. Itulah PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT). Bertempat di Paradox Café and Roasting, Jl. W.J. Lalamentik Kupang, Sabtu (25/06/2022), digelarlah Promo Kredit Konsumsi BE CASH yang merupakan hadiah langsung Kredit Multiguna Bank NTT berupa beasiswa dan cashback.

Dalam skim kredit yang diarsiteki Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh dan didukung team di Direktorat Kredit ini, anda bisa mendapatkan cashback angsuran bunga hingga dua bulan berjalan, untuk plafond kredit baru/top up minimal Rp 60 juta dan kelipatannya.

Adapun syarat dari program Promo Beasiswa dan Cashback yang dikhususkan bagi debitur baru dan debitur eksisting/top up Bank NTT yang mengajukan fasilitas kredit konsumsi Bank NTT, diantaranya setiap plafond sama dengan atau lebih besar Rp.60 Juta s.d < Rp.120 Juta dapatkan paket beasiswa langsung Rp.400 ribu. Sementara bagi yang lebih besar Rp.120 Juta s.d <180 Juta paket beasiswa langsung 400 ribu dan cashback satu bulan angsuran bunga, serta lebih besar Rp.180 juta dapatkan Paket beasiswa langsung 400 ribu dan cashback 2 bulan angsuran bunga.

Hadir pada KKB On The Street petang itu, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Dirut Jamkrida, Ibrahim Imang, Direktur Operasional Jamkrida, Octaviana Ferdiana Mae, serta sejumlah Kepala Divisi Bank NTT. Tamu undangan lainnya yang ikut hadir, para pimpinan lembaga asuransi maupun pimpinan tujuh dealer besar di Kota Kupang.

Di malam itu juga, ada Pre-launching produk “Digital Loan” Bank NTT. Kredit Digital (Digital Loan) adalah kredit yang memiliki proses pengajuan pinjaman secara online melalui Fitur Digital Loan dalam Aplikasi Mobile Banking Bank NTT (Be Pung Mobile).

Produk ini hadir untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan konsumsi seperti Pendidikan, Kesehatan, Liburan, Renovasi rumah, Pembelian barang elektronik, Pembelian alat rumah tangga, Pembelian gadget/handphone dan tujuan konsumtif lainnya.Tujuannya, sebagai alternatif pemberian kredit bagi debitur existing yang ingin menikmati tambahan plafond tanpa melakukan pelunasan kredit multiguna dan atau kredit multi usaha. Sementara plafond kredit maksimum adalah Rp.50 juta dengan jangka waktu kredit maksimum 5 (lima) tahun. Fasilitas lain yang bisa dinikmati adalah, suku bunga kreditnya yang menarik dan kompetitif.

Bank NTT Terus Berinovasi

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya, Sabtu malam itu menegaskan bahwa Bank NTT terus melakukan inovasi dan perubahan dalam pelayanan. Perkembangan teknologi yang pesat saat ini menuntut agar Bank NTT harus bisa menjawabnya dengan inovasi.

“Kita baru saja melakukan inisiasi pinjaman melalui B Pung Mobile dan dua periode inovasi yang kita lakukan, pada tahun kemarin bertepatan dengan HUT NTT kita launching digital lounge utuk kredit konsumsi. Hari ini kita terus mengupgrade mobile banking kita untuk menjawab kebutuhan nasabah debitur untuk lebih mudah, lebih cepat, lebih aman dan lebih andal, bisa menggunakan aplikasi Be Pinjam pada B Pung Mobile,”tegas Alex menambahkan “Sehingga kapanpun, dimanapun ketika ada kebutuhan mendadak, nasabah tidak harus ke kantor Bank NTT namun cukup dengan aplikasi Be Pinjam pada B Pung Mobile, akan menjawab kebutuhan-kebutuhan.”

Momentum malam itu menurut Dirut Alex, merupakan pembuktian bahwa inilah new wafe, dimana gelombang-gelombang kejutan akan terjadi dimana-mana. Gelombang kejutan ini justru hadir dan menggairahkan semangat semua sektor terutama perbankan untuk terus eksis dengan melakukan kolaborasi-kolaborasi bersama.

“Karena itu kami berterimakasih kepada Jamkrida, Jasa Raharja Putra, Askrida serta asuransi-asuransi penjaminan kredit di Bank NTT yang terus memberikan semangat, spirit, untuk berkolaborasi bersama membangun NTT,”tegas Alex berharap semoga sinergitas dan kolaborasi ini tidak sampai disini melainkan dilanjutkan pada momentum-momentum yang lain, di sektor-sektor yang lain pula. (***)

 Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

KKB On The Street Bank NTT Sukses Besar, Warga Ramai-Ramai Bawa Pulang Kendaraan Kesukaan

NTT AKTUAL. KUPANG. KKB On The Street yang digelar Bank NTT, pada Sabtu (25/06/2022) pukul 16.30 Wita di Paradox Coffee & Roastery Jl. W.J Lalamentik, sukses besar. Seperti sudah diprediksi sebelumnya, mini expo yang didesain dalam acara ngopi bersama, menikmati live music sambil membeli kendaraan kesukaan ini dihadiri ratusan warga.

Mereka  sejak sore sudah tumpah ruah ke tempat ngopi paling favorit di Kota Kupang ini.

Rupanya masyarakat punya keinginan yang kuat untuk memiliki kendaraan dalam event ini, sehingga ketika kegiatan sementara berlangsung, warga dengan penuh antusias, mengeksekusi kendaraan kesukaanya.

Empat kendaraan diboyong warga. Diantaranya Dewi, seorang pegawai Biro Umum Setda Provinsi NTT. Dia  membawa pulang satu unit Yamaha N-Max putih. Dalam testimoninya, Dewi menyatakan kesukaannya pada sepeda motor idamannya.

“Saya suka sekali dan sepeda motor ini. Kedepan akan saya pakai untuk antar anak ke sekolah serta jalan-jalan ke Fatumnasi,” ujarnya disambut tawa riuh pengunjung.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kanan), usai menyerahkan jaketnya kepada Dewi, pembeli pertama pada KKB On The Street, Sabtu (25/06/2022). Dewi membawa pulang satu unit Yamaha N-Max. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Dirut Bank NTT Harry Alex Riwu Kaho spontan maju ke depan dan memakaikan jaket tenunan yang dipakainya. “Jaket ini adalah buatan siswa SMK SoE, saya serahkan ke Ibu Dewi agar dipake saat bawa motor,”ujar Alex.

Selang beberapa saat kemudian, seorang sopir mobil rent car dan layanan taxi online, Lasarus Ruge pun tak mau kalah. Pria paruh baya yang sering disapa Ama Lape, warga Jl. HOS Cokro Aminoto Kelurahan Kelapa Lima ini langsung menyatakan kesiapannya untuk mengambil kredit kendaraan bermotor pada program KKB ini. KKB atau Kredit Kendaraan Bermotor ini sudah diketahuinya sejak sebulan terakhir. Saat itu beberapa temannya menginformasikan bahwa ada program pembelian kendaraan tanpa uang muka.

“Sudah lama saya dengar dan saya suka karena tidak ada uang muka atau DP, serta bunga kreditnya 0,4 persen. Ini luar biasa, dan karena pertimbangan itulah, saya ambil mobil baru,”tegas Ama Lape yang malam Minggu itu, membawa pulang satu unit mobil Xenia Type X 1,3 manual. Menurutnya, dia membeli lagi satu unit mobil baru agar menunjangnya berusaha.

“Bunga kreditnya murah, saya ambil tujuh tahun dengan angsuran bulanan Rp 4 juta. Ini sangat baik bagi saya karena dengan nilai kredit yang ringan seperti ini, saya sanggup membayarnya dari penghasilan sebagai sopir mobil sewaan,”tambahnya lagi. Dia pun mempunyai pertimbangan, tahun-tahun kedepan nilai kredit yang diambilnya sekarang sudah kecil, sehingga dia memutuskan untuk mengambil kredit.

Live music pun berlangsung, dan tembang demi tembang dinyanyikan oleh band lokal. Hingar bingar musik berbagai genre didengungkan, pengunjung kian ramai, bahkan meluber hingga ke badan jalan. Ada yang asyik melihat-lihat parade mobil baru dari tujuh dealer besar di Kota Kupang, ada yang asyik ngopi.

Duduk di deretan paling depan, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Dirut PT. Jamkrida, Ibrahim Imang dan di meja yang sama, ikut hadir Direktur Operasional PT. Jamkrida, Octafiana Ferdiana Mae dan pejabat lainnya. Tak hanya itu, hadir puluhan mitra Bank NTT dari lembaga asuransi. BUMD maupun BUMD dan mitra terkait.

Tak lama, Dewi Leba selaku host yang membuat suasana malam itu hidup, mengumumkan sebuah kabar gembira lagi. Satu unit Mitsubishi Expander diboyong oleh seorang undangan yang duduk di meja paling depan. Dia adalah Direktur Operasional PT. Jamkrida, Ny Octaviana Mae. Semua pun bersorak, pihak dealer memproses administrasinya, sedangkan penyerahan kunci oleh manajemen Bank NTT.

Ternyata hingga penghujung acara, masih ada satu kendaraan lagi yang dibeli. Pembeli itu adalah oleh seorang pegawai pada RSU Prof. W.Z Johannes Kupang, yakni ibu Afriane Pau.

KKB, Jawaban Super Smart Bank

Pada kesempatan ini pun, diagendakan penandatangan PKS antara Bank NTT dan Jamkrida NTT tentang penjaminan kredit digital (digital loan) dan kredit kendaraan bermotor  oleh Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh dan ibu Octaviana Ferdiana Mae dengan disaksikan Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dan Dirut Jamkrida, Ibrahim Imang.

Dirut Alex, demikian sapaan Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya menegaskan bahwa di era yang penuh dengan ketidakpastian ini, dimana perkembangan yang begitu cepat, juga tantangan pandemi COVID yang belum pulih, bukan menjadi kendala sehingga Bank NTT terus menjelajah mencari terobosan terbaik untuk melayani nasabah.

Dan menurutnya, momentum HUT 60 tahun Bank NTT, 17 Juli nanti juga memberikan spirit yang kuat bagi segenap insan Bank NTT untuk terus belajar melakukan perbaikan-perbaikan termasuk memenuhi harapan layanan kebutuhan bagi pengguna jasa Bank NTT.

“Ketika tahun  2019 ketika tagline Super Smart Bank diusung, maka hari ini dengan inovasi terhadap layanan mobile banking, ini merupakan salah satu jawaban terhadap tagline tersebut. Kita akan terus melakukan inovasi karena dari situ tentu tidak akan mampu memenuhi harapan banyak pihak. Ketidakpuasan terhadap inovasi pun harus dijawab dengan kreativitas dan inovasi dan ini tantangan bagi kita,”tegas Alex.

Untuk diketahui bahwa KKB On The Street ini dihelat dalam rangka menyongsong HUT Bank NTT ke – 60 tahun 17 Juli mendatang. Ngopi Santai & Live Music Sambil Beli Mobil/Motor, itulah konsep acara yang dihadiri oleh sejumlah undangan tersebut.

Kelebihan jenis kredit ini yakni Bank NTT memfasilitasi masyarakat atau nasabah yang ingin memiliki kendaraan baru (0 Km) atau kendaraan bekas dan refinancing, tanpa harus pusing-pusing memikirkan uang muka (DP/Down Payment). Yang luar biasa lagi, adalah promo suku bunganya mulai 0,4% (flat/bulan dipungut secara efektif). Skim kredit ini  merupakan kredit kendaraan yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan tetap serta tidak tetap di wilayah kerja Bank NTT (tidak termasuk alat berat). (***)

 Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Panitia PESPARANI NTT Gelar Malam Kolaborasi dan Launching Rekening “Satu Dalam Kasih” dari Bank NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Petang hari ini Minggu, (26/06/2022) pukul 17.00, Panitia Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Provinsi NTT menggelar “Malam Kolaborasi” di Hotel Naka, Kupang.

Kegiatan yang mengambil thema “Satu Dalam Kasih” itu rencananya menampilkan sejumlah komunitas dan penyanyi beken Kupang antara lain persembahan Vokal Solo oleh Andini, San Jose Choir juga dari OMK Assumpata Choir serta beberapa mata hiburan lainnya.

Dalam kegiatan akbar ini, Panitia Pesparani Tingkat Provinsi NTT juga akan meluncurkan Rekening Satu Dalam Kasih dari Bank NTT sebagai upaya penggalangan dana secara sukarela guna menyukseskan kegiatan Pesparani Tingkat Provinsi NTT 4-7 September 2022 dan juga Pesparani Nasional di Kupang Oktober mendatang.

Ketua Panitia Pesparani 2022 Tingkat Provinsi NTT Drs. Sinun Petrus Manuk mengatakan Malam Kolaborasi itu merupakan salah satu kiat panitia untuk mengajak banyak orang terlibat dan secara bergotong royong dalam kasih untuk menyukseskan Pesparani Tingkat Provinsi NTT dan juga Pesparan Nasional tahun 2022 di Kupang.

“Ini cara kita untuk memperkuat solidaritas umat katolik dan juga umat beragama lain di Kota Kupang untuk sama-sama menyukseskan event akbar Pesparani NTT dan Pesparani Nasional di Kupang, Nusa Tenggara Timur bulan Oktober mendatang,” ujarnya.

Acara ini akan dihadiri sejumlah tokoh, donatur, mitra dan para pegiat gerejani yang diperkirakan mencapai lebih dari 100 orang.

Vikjen Keuskupan Agung Kupang Romo Geradus Duka,Pr bersama Ketua LP3KD NTT Fransiskus Salem dan Ketua Umum Panitia Pesparani NTT Jamaludin Ahmad dipastikan hadir dan menyaksikan langsung acara ini

Salah satu tokoh katolik nasional yang juga Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johny G.Plate dijadwalkan menyapa tamu undangan, para donatur dan Panitia Pesparani NTT 2022 secara virtual dari Jakarta.

Ia menyebut event Malam Kolaborasi itu akan ditayangkan juga dalam Live Streaming “Malam Kolaborasi Pesparani NTT tahun 2022.

Petrus mengajak seluruh Panitia Pesparani NTT yang juga nantinya menjadi Panitia Lokal Pesparani Nasional tahun 2022 di Kupang untuk berkenan hadir dan sedapat mungkin mengajak beberapa mitra produktif untuk bisa menyaksikan langsung konser mini “Satu Dalam Kasih” petang ini. (*/Rilis/ Tim Media)

Gubernur VBL Sambut Baik Kolaborasi Bank NTT Dengan Pemda Tangani Stunting

NTT AKTUAL. KUPANG. Tindakan nyata dari PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) membangun kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT serta Pemkab/Pemkot di NTT guna menurunkan angka stunting dengan cara memberi makanan tambahan untuk 6.000 bayi bawah dua tahun (Baduta) di seluruh NTT, diapresiasi oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Apresiasi ini datang dari orang nomor satu di Provinsi NTT itu, saat memberi sambutan seusai kebaktian syukur panen dan panen perdana kebun bawang merah Gereja GMIT Aku Ada Batun, Desa Batulesa Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

“Stunting ini tidak datang dari mana-mana melainkan datang dari kita sendiri. Karena itu saya harapkan semua kita untuk ikut berperan aktif. Ketika saya menjadi gubernur, stunting kita 42 persen. Saya baru dapat laporan, sekarang sudah berada pada angka 22 persen,”tegas mantan ketua Fraksi Partai Nasdem itu sembari berharap agar seluruh oasangan usia subur mengkonsumsi kelor sehingga memiliki kadar Hb (Hemoglobin) yang mencukupi.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat memberi sambutan seusai kebaktian syukur panen dan panen perdana kebun bawang merah Gereja GMIT Aku Ada Batun, Desa Batulesa Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang

“Kepada pasangan harus makan kelor. Khusus ibu-ibu agar hemoglobinnya baik. Kalau Hb tidak cukup maka keluar anaknya stunting. Saya ingin sebelum saya turun nanti, sudah ada pada angka 10 persen,”ujar Gubernur Laiskodat. Diakui bahwa untuk turun ke angka 10 bukan kerja bisa, melainkan kerja besar. Dia menyebut kabupaten yang msih hatus didorong, yakni TTS, Kabupaten Kupang dan beberapa kabupaten lain karena mereka menghasilkan angka sunting yang tak sedikit.

Menutup sambutannya, Gubernur VBL menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Bank NTT yang sudah berpartisipasi memberi makanan tambahan bagi anak-anak dibawah dua tahun usianya (Baduta).

“Terimakasih kepada Bank NTT dan ini diharapkan terus menerus dan tidak satu hari saja. Agar didampingi terus, diberi edukasi sampai anaknya jadi, dan bisa berdiri. Beri makanan tambahan dari sekelilingnya yang menjadi kekuatan pangan lokal yang juga tak kalah dari pangan lainnya,”tegas VBL.

Untuk diketahui bahwa untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-60 tanggal 17 Juli 2022 nanti, maka Bank NTT menggelar program pemberian makanan tambahan kepada 6.000 anak yang usianya di bawah dua tahun yang tersebar di 23 kabupaten/kota di NTT. Dan, Selasa (21/06/2022) hari ini, dilaunching serentak di seluruh kabupaten kota oleh setiap kepala daerah.

Launching program pemberian makanan tambahan ini dilakukan di Batulesa, yang ditandai dengan disuapinya empat orang anak sebagai perwakilan dari ribuan anak-anak ini. Empat pejabat yang diundang untuk memberi makan anak-anak ini yakni Koordinator Staf Khusus Gubernur, Prof. Daniel Kameo, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe.

Hadir juga menyaksikan momen ini, selain Gubernur Viktor, ikut hadir Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Gayus Polin, S.Th, serta Ketua Klasis Kupang Barat, Ketua Majelis Jemaat Aku Ada, Pdt. Vony Dolwala-Adoe, S.Th serta para tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, dalam rangka merayakan HUT ke-60, Bank NTT bersama pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan  kota se-NTT bersama-sama menyelesaikan masalah stunting melalui pemberian makanan tambahan kepada 6000 Baduta. Data-data ini menurutnya diperoleh dari Pemprov NTT melalui Pokja Percepatan Penurunan Stunting AKI (Angka Kematian Ibu) -AKB (angka kematian Bayi) Propinsi NTT.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat memberikan makanan tambahan kepada salah seorang anak di Batulesa

Menurut Dirut Alex, aksi ini berlangsung di 23 cabang Bank NTT dan program ini diberi nama ‘Bank NTT Peduli Stunting’. Bentuk kegiatan dari program ini adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 6.000 anak usia di bawah dua tahun (Baduta) gizi kurang periode 1 bulan/30 hari pada setiap kabupaten/kota selama 30 hari dan akan berkelanjutan dengan program asuhan hingga Desember 2022. Bank NTT mengintervensi Gizi Buruk dan Gizi Kurang yang ada di NTT sebelum menjadi Stunting.

Dalam kegiatan ini, Bank NTT tidak saja berkolaborasi dengan seluruh fasilitas kesehatan dalam pemberian makanan tambahan, melainkan menggunakan berbagai alternatif media seperti pemutaran film tentang nasihat-nasihat gizi maupun materi lain yang berhubungan dengan kesehatan. Karena mencegah bayi stunting tidak saja tanggungjawab ibu dan bapak si anak melainkan seluruh keluarga, atau orang dekat seperti kakak, saudara, serta ayah dan ibu dari kedua orang tua. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Tampil di Studio TV Nasional, Dirut Bank NTT Beber Keberhasilan Digitalisasi UMKM

NTT AKTUAL. JAKARTA. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Kamis (16/06/2022), diundang hadir dalam Special Dialog, sebuah acara yang didesain khusus oleh manajemen Beritasatu TV Jakarta, untuk menampilkan tokoh-tokoh nasional yang geliatnya menginspirasi negeri.

Sembilan hari  yang lalu, Primus Dorimulu, Direktur Beritasatu Media Holdings, yang juga presenter dalam program ini, menghadirkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri dalam topik Firli Menjawab Keraguan Publik. Disana selama 50.36 menit Firli berbicara mengenai strateginya memberantas korupsi. Program ini  juga panggung yang disiapkan untuk tokoh nasional yakni kepala negara hingga para menteri.

Dan, pada Kamis petang tadi, Primus mendatangkan tiga narasumber berkelas, yang membahas sebuah topik special, yakni ‘Digitalisasi Bank untuk mendukung UMKM Provinsi’. Yang membanggakan adalah, Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, diundang hadir mewakili sederetan pemimpin perusahaan daerah (BPD) di Indonesia, dalam program yang disiarkan secara live dari studio Berita Satu TV, Kamis pukul 16.00-17.00 Wita. Hadir bersama Alex dalam live talkshow di studio, Primus Dorimulu sebagai presenter dan Bayu Prawira Hie yang adalah Digital Tranformation Expert, sedangkan mengikuti secara daring, Wiweko Probojakti yang adalah Direktur TI, Konsumer dan Jaringan BPD Jawa Tengah.

Sebagai pengantar, Primus melontarkan pertanyaan mengenai apakah digitalisasi perbankan sudah menjadi kebutuhan nasabah ataukah belum, serta bagaimana prospek digitalisasi UMKM di NTT. Dijawab oleh Alex bahwa dunia sudah familiar dengan digitalisasi, berbeda dengan NTT yang karena kondisi topografi serta geografis bebeda-beda. Namun ini bukan kendala karena merupakan tantangan bagi sektor perbankan seperti Bank NTT untuk menyiasatinya. Bank NTT lalu secara masif berkolaborasi dengan semua pihak.

“Sehingga digitalisasi ini bisa dirasakan manfaatnya oleh semua pihak termasuk UMKM. Pandemi COVID menghantam fondasi ekonomi NTT dari level normal dari sebelumnya terkoreksi normal, hampir minus. Namun dalam kerja-kerja bersama dalam spirit yang sama, untuk membangun kembali fundamental ekonomi berbasis UMKM maka kolaborasi menjadi sebuah strategi untuk membangun sebuah ekosistem yang dalam ekosistem itu digitaliasi bisa dilakukan secara inklusi dengan berbagai pihak termasuk UMKM,” tegas Alex.

Direktur Beritasatu Media Holdings, Primus Dorimulu (kiri) saat memandu live talk show di studio Beritasatu TV Jakarta, Kamis (16/06/2022) petang. Hadir Bayu Prawira Hie (tengah) yang adalah Digital Tranformation Expert, serta Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kanan). Sementara itu mengikuti secara daring yaitu, Wiweko Probojakti yang adalah Direktur TI, Konsumer dan Jaringan BPD Jawa Tengah. Dokumentasi : Humas Bank NTT

Memang digitalisasi membutuhkan kerja keras, sehingga Bank NTT pada 2019 melakukan review dan kajian untuk segera beradaptasi dengan kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Ketika BI menghadirkan terobosan sistem pembayaran yang lebih modern, yakni penerapan QRIS ini menjadi salah satu terobosan untuk gaya atau model digitalissi yang akan berkembang. “Bank NTT segera melakukan upgrade core banking sehingga bisa mengakomodir potensi-potensui peluang di kemudian hari. Setelah itu tahapan berikutnya adalah mereviwe tenaga-tenaga IT baik special hire maupun organik untuk mampu mendesain program-program yang berbasis potensi unggulan di NTT. Karena jika Bank NTT mau bersaing namun jika tak memiliki karakteristik yang kuat, maka akan tergerus dan tenggelam,”tegas Alex menambahkan produk dan layanan yang disiapkan oleh Bank NTT seperti melakukan diversifikasi produk, pendekatan-pendekatan yang tepat untuk usaha-usaha yang berbasis potensi lokal. Dia bersyukur karena masyarakat mau beradaptasi. Apalagi dengan ratio elektronik dan ratio kelistrikan di NTT yang mulai membaik, membuat habid berubah dengan cepat termasuk masyarakat di pedesaan.

Alex merinci, setidaknya 6.000 UMKM binaan Bank NTT yang sudah bisa menggunakan layanan digital. Ini mengacu pada meningkatnya transaksi-transaksi digital dari hari ke hari. Ada beberapa kegiatan yang dihadirkan untuk mendukung digitalisasi terhadap layanan perbankan seperti Festival Desa Binaan Festival PAD dimana seluruh peserta sudah harus familiar dengan transaksi digital.

“Kami memantaunya dari kanal-kanal pembayaran ada peningkatan yang sangat signifikan. Trend kita menunjukkan pertumbuhan yang hampir mencapai 30 persen dan kita melihat adanya prospek yang sangat baik,”tegas Alex yang menambahkan saat ini Bank NTT memiliki kurang lebih 9.000 agen digital sejak 2019-2022. Dan ini sebuah lompatan eksponensial untuk pertumbuhan yang sangat luar  biasa karena mereka punya modal sendiri dan bisa mempergunakan jasa layanan bank untuk berkreasi. Mereka pun bisa mengembangkan pola pembayaran yang ada. Ada Agen Dia Bisa, dikembangkan ke Lopo Dia Bisa, lalu Lopo Dia Bisa ini kombine antara agen DIA Bisa dan UMKM yang ada sehingga disitulah marketplace itu ada karena mereka mengupload setiap produknya. Bank NTT memfasilitasi mereka dengan membuatkan E-Katalog.

“Untuk menjaga sustainable, maka kita terus mengembangkan keahlian warga, seperti packaging diperindah. Lewat kerjasama dengan Dekranasda, kita berkolaborasi sehingga lebih berkualitas dan layak di pasar. Seperti kolaborasi  dengan KADIN NTT, UMKM kita menembus pasar di Singapura, Timor Leste dan sebagainya,”ujar Alex.

Pihaknya bersyukur karena NTT memiliki gubernur, bupati dan kepala daerah yang sangat peduli serta punya komitmen yang kuat misalnya untuk pemenuhan modal inti minimum yang mana semua sudah komit agar pada tahun 2023, pemenuhan modal inti ini terpenuhi Rp 3 Triliun. Di bagian akhir, Alex berkesimpulan bahwa dari sisi industri perbakan, apa yang sudah dilakukan oleh regulator dan tuntutan market itu tidak masalah. Namun dari sisi lain untuk menghidupkan sustainable perbankan dimana ada konsumer dan konsumer itu adalah UMKM, maka salah satu yang harus dilakukan oleh regulasi apalagi untuk daerah seperti NTT, yakni harus diberlakukan semacam relaksasi dalam regulasi sehingga merangsang pertumbuhan-pertumbuhan UMKM lebih bergairah. Jika regulasi diterapkan secara umum tentu sulit sehingga dibutuhkan perlakuan khusus.

Sementara itu Bayu Prawira Hie saat itu mempertegas bahwa memang BPD dimiliki oleh Pemda dengan sasaran adalah ASN. Hal ini bagus dan menjadi modal income yang reguler namun dia menyarankan agar jangan lupa bahwa misi sebuah BPD adalah menjadi agen pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu adalah tepat jika bank mulai menyasar sektor UMKM. “BPD ini benar-benar harus merangkul masyarakat, selain karena misinya, juga agar mereka bisa berkembang serta terciptanya keeratan BPD dengan masyarakat.  BPD harus membangun sentimen dari masyarakat sehingga mereka pun mau agar banknya harus lebih bagus. Ini tugas bagi BPD. Agar BPD tidak saja menyasar kredit konsumtif namun produktif,” pungkasnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Bank NTT Masuk Nominasi Digital Banking Award 2022, Dirut Alex : ini Spirit Bagi Kita

NTT AKTUAL. JAKARTA. PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT), tahun 2022 kembali mencatatkan sejarah penting mengenai pencapaiannya di level nasional. Bank yang dinahkodai oleh Harry Alexander Riwu Kaho, SH, MM sebagai Direktur Utama ini, berdasarkan evaluasi tim juri, dinyatakan unggul dan masuk dalam nominasi Penghargaan Digital Banking Awards 2022 sehingga berhak mendapat penghargaan untuk kategori ‘BPD untuk Indikator Kolaborasi’.

Kantor Pusat Bank NTT

Untuk diketahui bahwa Penghargaan Digital Banking Awards 2022 diadakan oleh Majalah Investor bekerjasama dengan Intellectual Business Community (IBC). Dalam suratnya kepada Dirut Bank NTT tertanggal 7 Juni 2022 yang ditandatangani Primus Dorimulu sebagai Direktur Beritasatu Media Holdings dan Dr. dr. Bayu Prawira Hie, MBA sebagai Ketua Dewan Juri, disebutkan bahwa tim juri telah menerima data self-assessment yang diisi secara on-line oleh tim Bank NTT,  dan kemudian Tim Juri menilai berdasarkan self-assessment tersebut, data yang diperoleh dari publik, proses wawancara (selektif) dan juga ekspertis dari Tim Juri.

Tidak main-main, juri mengadopsi kriteria sulit yang digunakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI yakni kriteria DMAB (Digital Maturity Assessment of Banks). Adapun kriteria ini  mencakup 6 (enam) dimensi, yaitu Data, Teknologi, Manajemen Risiko, Kolaborasi, Institusi, dan Pelanggan.

“Berdasarkan evaluasi tim juri, dinyatakan unggul dan oleh karenanya berhak mendapat penghargaan untuk kategori ‘BPD untuk Indikator Kolaborasi’,”demikian isi surat tersebut. Selain itu Tim Juri pun sudah memilih 1 (satu) bank sebagai pemenang Best of the Best, yang mana informasi pemenang hal tersebut baru akan diumumkan pada acara pengumuman penghargaan ”Digital Banking Awards 2022” yang diadakan pada  Selasa, 28 Juni 2022 petang yang akan disiarkan live di BeritaSatu TV.

“Kami ucapkan selamat kepada Bapak yang telah memimpin Bank Nusa Tenggara Timur mendapatkan pencapaian yang luar biasa sehingga memenangkan Penghargaan ”Digital Banking Awards 2022” tersebut,”demikian panitia pelaksana masih dalam surat itu. Adapun acara penghargaan akan disiarkan secara live di BeritaSatu TV dan ditonton oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Sementara, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Jumat (10/6/2022) petang di Kalabahi saat mendampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, melakukan kunjungan kerja ke sana, berterimakasih atas pencapaian ini. “Apresiasi ini merupakan tambahan spirit bagi kita untuk kita bekerja lebih keras dan lebih cerdas lagi. Serta mampu membawa fungsi BPD sebagai agent of development,”tegas Alex sembari menambahkan, penghargaan ini masih terkait spirit yang dibangun oleh Bank NTT untuk mendukung digitalisasi layanan perbankan. Sehingga menurutnya, digitalisasi akan terus dilakukan baik itu di bidang kredit, dana maupun operasional. “Dan dengan digitalisasi ini, Bank NTT bisa membenahi pelayanan, mempermudah serta mempecepat layanannya, serta dari sisi keamanan, ada mitigasi resiko dari berbagai peluang yang mengganggu keamanan dalam layanan,”tambahnya. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Bantu Pembangunan Fasilitas Peribadatan, Bank NTT Serahkan CSR di Kalabahi

NTT AKTUAL. KALABAHI. PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT), menyatakan kepeduliannya terhadap pembangunan fasilitas peribadatan di Kota Kalabahi, Kabupaten Alor.

Pada Kamis 9 Juni 2022, bertempat di halaman Paroki Sta Maria Bunda Allah Zaitun-Mainang, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang diwakili oleh Asisten III Setda NTT, Samuel Halundaka dan Staf Khusus Gubernur, Prof Daniel Kameo, didaulat menyerahkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) kepada dua tokoh agama.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, pada Kamis 9 Juni 2022, bertempat di halaman Paroki Sta Maria Bunda Allah Zaitun-Mainang, mendampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang diwakili oleh Asisten III Setda NTT, Samuel Halundaka dan Staf Khusus Gubernur, Prof Daniel Kameo menyerahkan CSR kepada dua pemimpin umat. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Hadir di atas panggung dalam momentum itu, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, mendampingi penyerahan CSR.
Kedua tokoh agama penerima CSR itu masing-masing pastor paroki setempat, Romo Simon Tamelab, PR dan ketua majelis jemaat Sawah Lama Kalabahi.

Dalam sambutannya mewakili tokoh agama, Romo Simon menyatakan atas nama umat kedua rumah ibadah, mereka berterimakasih atas perhatian dan kasih sayang dari Gubernur VBL kepada mereka.
“Ini adalah berkat luar biasa bagi kami dan tanpa diduga. Dua hari lalu baru kami diinfokan, bahwa bapak gubernur akan datang kunjungi umat dan memberi kasih sayannya. Saya atas nama dua gereja ini dan UMKM yang diserahi kredit Mikro Merdeka, kami ucapkan terimakasih. Kami berdoa kiranya diberi kekuatan dan kesehatan dalam karya pelayanan di provinsi ini,” ujar Romo Simon.

Bupati Alor, Amon Djobo dalam sekapur sirihnya mengapresiasi langkah peduli yang diambil oleh Gubernur NTT sebagai Pemegang Saham Pengendali Bank NTT serta pengurus Bank NTT yang menyatakan kepeduliannya terjadap sarana peribadatan di Alor.

Tidak hanya itu, Bupati Amon juga berterimakasih atas perhatian Bank NTT menyalurkan kredit kepada para pelaku UMKM, melalui skim kredit Mikro Merdeka.
“Syukur hari ini pak gubernur kunjungan kerja di Alor selama dua hari. Ini tidak biasa, kami senang. Sementara kepada UMKM penerima kredit, Bank NTT memang kasi kita bunga nol persen tapi bukan ambil habis pi bayar utang, minum mabuk, main judi,” tegas Amon.

Dia menyerukan agar bantuan ini jangan dianggap sebagai berkat yang turun langsung dari langit sehingga dihabiskan tanpa pikir untuk dikembalikan.
Bantuan ini menurutnya, adalah niat baik dari gubernur melalui Bank NTT untuk membantu UMKM milik warga.

Sementara kepada kedua lembaga agama yang menerima CSR, agar dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan sebaik-baiknya yakni untuk pembangunan gedung peribadatan.
“Terimakasih kepada Pak Gubernur juga kepada Pak Dirut,” ungkapnya.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya yang dibawakan Asisten III Setda NTT, Samuel Halundaka, mengharapkan agar bantuan berupa CSR ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun rumah Tuhan secara sungguh-sungguh. Sementara kepada para penerima kredit Merdeka pun diserukan untuk memanfaatkannya demi pengembangan usaha mereka.

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho merinci, total konsolidasi kredit Mikro Merdeka pada 23 cabang di NTT senilai Rp 18 M. Hingga kini, terdapat 2311 orang debitur skim kredit ini. “Kredit ini didesain sesuai visi Bapak Gubernur untuk menjembatani mimpi para pelaku UMKM di NTT sehingga dalam kredit ini, tidak ada anggunan dan juga tanpa bunga,” terang Alex menambahkan, khusus untuk Kabupaten Alor, nilai kredit yang dicairkan sebesar Rp 698 juta kepada 189 debitur. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Kunker di Alor, Gubernur VBL Beli Sirih Pinang dan Kue Rambut Bayar Pakai QRIS Bank NTT

NTT AKTUAL. KALABAHI. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam kunjungan kerjanya (Kunker) ke Kalabahi Kabupaten Alor, Kamis (09/06/2022), menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pasar Terbakar, Kalabahi. Pasar tradisional ini terletak di jantung kota, tepatnya di Kelurahan Nusa Kenari Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Di pasar ini, telah menanti setidaknya 700 orang pedagang yang berasal dari baik itu Pasar Terbakar sendiri maupun dari Pasar Kadelang yang sementara dalam tahapan pembangunan kembali oleh Pemerintah Kabupaten Alor. Setibanya gubernur disana, Gubernur Viktor langsung turun dari mobilnya dan menuju ke pedagang yang sudah menanti.

Didampingi Bupati Alor, Amon Djobo, Staf Khusus Gubernur bidang ekonomi, Prof Daniel Kameo,  dan Wakil Bupati, Imran Duru dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho serta sejumlah pejabat lainnya, Gubernur berbelanja sejumlah barang seperti sirih pinang, kue rambut dan lainnya.

Gubernur membeli sirih dan pinang dari lapak milik Mama Orpa Wenyi. Ketika didatangi, Mama Orpa yang mengenakan setelan hijau tua itu pun menyambutnya dengan sapaan penuh kekelargaan. “Selamat datang bapak gubernur, disini ada sirih pinang, silahkan beli. Mari beli sudah bapak gubernur,”ujarnya sembari tersenyum. Yang disapa pun langsung menyentuh pinang muda yang berada di depannya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), didampingi Bupati Alor, Amon Djobo, Prof Daniel Kameo, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, ketika berkunjung ke Pasar Terbakar yang terletak di jantung kota Kalabahi, Alor, Kamis (09/06/2022) siang. Dokumentasi : HUMAS Bank NTT

“Ini berapa, ini sirih juga berapa,” tanya sosok yang kerap disingkat namanya VBL itu sembari menunjuk pinang maupun sirih yang masih segar. Dijawab oleh Mama Wenyi sembari menyebut harganya, dan gubernur pun langsung memintanya membungkus beberapa buah untuk dibawa pulang. Sontak Mama Wenyi berseru kegirangan. “Terimakasih bapak gubernur, nanti datang lagi ee,”ujarnya disambut tawa pedagang lainnya.

Namun ada yang menarik  dari transaksi siang itu, yakni gubernur membayar dengan menggunakan layanan non tunai yang sedang giat disosialisasikan oleh Bank NTT yakni Quick Respond Code Indonesia Standard (QRIS), atau layanan pembayaran digital yang dihadirkan oleh Bank Indonesia (BI). Pasar terbakar, Kalabahi adalah satu-satunya pasar di Alor yang para pedagangnya sudah bisa menerima pembayaran secara digital.

Setidaknya ada puluhan pedagang pasar yang menjadi merchant QRIS Bank NTT ini dibuktikan dengan identitas yang digantung pada bagian depan lapak mereka.

“Saya beli pake QRIS ya,”ujar gubernur yang sesaat kemudian, setelah transaksinya berhasil, menginformasikannya ke Mama Wenyi “Sudah langsung masuk ya ke rekeningnya.” Sembari berkelakar dengan Mama Wenyi, gubernur mengajak mereka untuk terus menjadi merchant QRIS. Mama Wenyi pun mendekatkan wajahnya ke HP dan mengecek, ternyata benar, transaksinya berhasil. Dia pun tertawa kegirangan.

Suasana pasar menjadi riuh, karena beberapa ibu penjual kue rambut, jagung titi, ikan kering serta sirih pinang yang bersuara keras, dengan nada kelakar meminta gubernur untuk mampir sekalian memborong semua dagangannya. Yang disapa pun mampir, dan berbelanja aneka kebutuhan baik itu ikan kering, cabe, sayur dan masih banyak lagi.

Untuk diketahi bahwa Bank NTT saat ini sedang giatnya melakukan digitalisasi terhadap pasar-pasar tradisional di NTT. Tak luput, sejumlah pasar yang menjadi ikon di setiap daerah, sudah ‘dimasukinya’. Sebut saja Pasar Inpres Naikoten Kupang dan pasar-pasar lainnya di Kupang, Pasar Wee Karou, Waikabubak Sumba Barat, Pasar Bobou di Bajawa, Kabupaten Ngada yang pada 1 Juni kemarin dikunjungi Presiden RI, Joko Widodo, serta Pasar Batu Cermin, Labuan Bajo. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyebutkan bahwa sudah banyak pasar yang menjadi sasaran Bank NTT dalam mensosialisasikan layanan pembayaran secara digital.

Atas andil Bank NTT, maka BI mencatat sejauh ini NTT mengalami kenaikan sebesar 338 persen merchant Qris, atau meningkat dari 31.000 menjadi 105.000. dan ini mendapat apresiasi dari BI sebagai regulator. (***)

Sumber berita + foto : HUMAS Bank NTT

Cetak Wirausaha Muda, Karang Taruna Kota Kupang Gandeng Bank NTT dan KADIN

NTT AKTUAL. KUPANG. Pengurus Karang Taruna Kota Kupang, Senin (6/6/2022) memediasi setidaknya puluhan kader Karang Taruna yang tersebar di sejumlah kelurahan untuk mengikuti sosialisasi tentang strategi sukses dalam berwirausaha. Kegiatan yang dikemas dalam diskusi santai di OCD Café pantai Lasiana, Kelurahan Lasiana-Kupang ini, dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau, Wakil Pimpinan Kantor Bank NTT Cabang Utama Kupang (KCU), Soleman Bissilisin, dan Ketua KADIN Kota Kupang, Djemy Lassa.

Dalam pengantarnya, Stenly Boymau menegaskan bahwa kader Karang Taruna sudah dipersiapkan untuk memberi solusi bagi persoalan-persoalan kemasyarakatan. Pandemi selama dua tahun menghantam sendi perekonomian bangsa, dan yang masih terus bergeliat adalah sektor mikro. Namun para pedagang ini membutuhkan stimulus untuk terus berkembang, sehingga Karang Taruna Kota Kupang berinisiatif membangun jejaring dengan pihak perbankan untuk memberi kemudahan dalam kredit.

“Kami dengar, Bank NTT menyediakan skim kredit Mikro Merdeka yang katanya tanpa agunan dan tanpa bunga. Kami ingin kader-kader kami memanfaatkan kesempatan baik ini sehingga melalui teman-teman pengurus kelurahan, mereka mengidentifikasi kader yang mau berusaha untuk hadir dalam sosialisasi ini,”ujar mantan pemred Jawa Pos Group itu.

Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau (tengah) bersama Wakil Pimpinan Kantor Bank NTT Cabang Utama (KCU) Kupang, Soleman Bissilisin, dan Ketua KADIN Kota Kupang, Djemy Lassa bersama para peserta diskusi di OCD Café Lasiana

Pihak perbankan menurutnya diundang hadir untuk menjelaskan secara detail mengenai mekanisme pengajuan dan cicilan ataupun top up bagi yang usahanya sudah berhasil dan mau melanjutkan pinjaman. “Sesuai Permensos 25 tahun 2019 mengatur tentang fungsi Karang Taruna yakni memfasilitasi serta memediasi, selain sebagai wadah pengembangan potensi kepemudaan. Nah kita hadir untuk memfasilitasi kader yang mau memperbaiki kapasitas usahanya, dengan mempertemukan mereka dengan pihak bank. Silahkan ikuti sosialisasinyaa, jika cocok, bisa mengambil kesempatan ini,”tegas Stenly lagi.

Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau (tengah) bersama Wakil Pimpinan Kantor Bank NTT Cabang Utama (KCU) Kupang, Soleman Bissilisin, dan Ketua KADIN Kota Kupang, Djemy Lassa bersama para peserta diskusi di OCD Café Lasiana

Hal yang sama disampaikan Soleman Bissilisin yang adalah Wapimca KCU Kupang. Dia menaruh apresiasi atas upaya Karang Taruna yang sudah memfasilitasi kadernya untuk mau berusaha. “Sebenarnya dengan siapapun kita bisa bekerjasama, dan syukur karena Karang Taruna Kota sudah mau bekerjasama,’ujarnya menambahkan “Syarat kredit Mikro Merdeka ini adalah harus yang sudah punya usaha dan mau mengembangkan usahanya. Syaratnya mudah, yakni KTP, keterangan usaha dari kelurahan dan syarat lain yang tidak memberatkan,”tegasnya. Adapun nilai pinjamannya Rp. 5 juta dan maksimal Rp 10 juta bagi yang sudah melunasi dan mau menambah lagi. Ada keunggulan dari skim kredit ini yakni tidak ada bunga, tidak ada anggunan serta menariknya, bisa diangsur harian, mingguan maupun bulanan.

“Bank NTT siap memberi support kepada kader Karang Taruna untuk berusaha. Kita fasilitasi dengan skim kredit ini, dan kedepan kerjasama dengan teman-teman pengurus Kota Kupang dan kelurahan dalam identifikasi serta penentuan kelayakan calon mitra kita. Syaratnya tidak sulit, dan kami siap turun ke kelurahan-kelurahan untuk sosilisasikan. Karang Taruna adalah organisasi yang sangat bisa diandalkan dalam optimalisasi potensi kepemudaan, dan tepat jika sudah bersinergi dengan Bank NTT,” tegasnya.

Sementara Ketua KADIN Kota Kupang, Djemy Lassa saat itu memotivasi kader yang mau usahanya berkembang untuk jangan pernah takut melangkah. Dia pun mengajarkan tentang strategi agar usaha bisa berkembang. “Saya menaruh apresiasi dengan gebrakan Karang Taruna Kota Kupang. Kalau semua Karang Taruna bergerak maka sudah pasti kota ini akan maju. Saya percaya itu. Ini langkah yang  luar biasa dari Karang Taruna. Dan apresiasi kepada Bank NTT yang  sudah membuka diri dan mau bersinergi,”tegas owner Timorese Komputer ini. Berbisnis menurutnya adalah hal yang gampang-gampang susah namun dia percaya bahwa hari ini para peserta sosialisasi sudah berada pada rel yang benar, yakni mau menjadi seorang pengusaha. “Makanya kita terus memotivasi agar semakin banyak orang yang menjadi pengusaha, karena ketika dia berhasil, keberhasilaan itu tidak hanya untuk dirinya sendiri melainkan untuk orang lain,”tegas Djemy.

Dia pun memotivasi peserta diskusi untuk harus berani berusaha, berani untuk bergabung dan bertahan pada komunitas yang tepat,  menahan diri serta memiliki sistem kontrol yang baik terhadap keuangan, dan yang terpenting adalah menjaga kepercayaan.

Sementara Ketua Karang Taruna Kayu Putih, Nithanel Nggoek, Ketua Karang Taruna Oebufu, Valen Haning saat itu pun berterimakasih dan memberi apresiasi kepada pengurus Karang Taruna Kota Kupang yang sudah menginisiasi kegiatan ini. Kedepan, mereka akan menggelar diskusi yang sama di tingkat kelurahan. (***)

Sumber berita + foto : Karang Taruna Kota Kupang