Arsip Tag: Bank NTT

Lidya Sukses Jadi Agen Mobile Banking Bank NTT, Dirut Alex : Semoga ini Menjadi Inspirasi

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Doa dan harapan agar Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT terus bertumbuh, ditiraskan tidak saja oleh pemegang saham, pengurus serta para pelaku bisnis kelas atas. Kali ini, doa itu datang dari seorang agen mobile banking Bank NTT, yakni Ny. Lidya Yanti Taolin. Baginya, Bank NTT harus terus bertumbuh dan hadir tak hanya sebagai agent of development melainkan menjadi berkat bagi masyarakat kecil hingga menengah.

Pernyataan ini disampaikannya di sela-sela peresmian Be Ju BISA agen Laku Pandai Bank NTT yakni kios ELKANA, di Atambua, Senin (30/1/2023) pagi.  Ny Lidya adalah pemilik kios tersebut, yang sudah difasilitasi pembangunannya oleh Bank NTT. Pasalnya, dia adalah agen Laku Pandai, yang masuk nominasi sebagai penerima Dedikasi Award Bank NTT di tahun 2022. Sejak tahun 2019, Ny Lidya sudah bermitra dengan Bank NTT dan memiliki reputasi yang sangat baik, dan layak diunggulkan.

Ny. Lidya Yanti Taolin bersama Bupati Belu, Dirut Bank NTT, Kepala OJK NTT dan Pejabat lainnya saat menekan tombol sirine sebagai tanda peresmian Be Ju BISA agen Laku Pandai Bank NTT yakni kios ELKANA, Senin (30/1/2023) pagi. Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

“Saya berharap semoga ke depan Bank NTT semakin jaya dengan terus memperhatikan usaha kecil seperti saya, bukan hanya dengan Kredit Mikro Merdeka tapi bisa dapat yang sedikit lebih besar lagi, terutama nasabah yang sudah lama menjalin hubungan dan yang memiliki track record baik,”tegas Ny Lidya saat itu.

Dia menambahkan, alasannya bermitra dengan Bank NTT untuk membantu mempercepat pertumbuhan usaha. Karena selain mereka memperoleh mesin EDC secara gratis, juga banyak kemudahan dan keuntungan yang didapatnya selama menjadi agen Laku Pandai. Di akhir diskusi dengan media ini, Ny Lidya menegaskan, semoga kedepan Bank NTT memfasilitsi mereka dengan menghadirkan BI Fast di aplikasi yang sudah ada, sehingga kian mempermudah mereka ada pilihan dalam bertransaksi.

“Apalagi, yang paling banyak bertransaksi dengan kami melalui Mobile Banking Bank NTT seperti pembelian pulsa reguler, pulsa listrik, tarik tunai, setor dan transfer. Terimakasih Bank NTT karena sudah memudahkan kami,”pungkasnya.

Sementara Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya di hadapan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT,  Japarmen Manalu, Bupati Belu, dr Taolin Agustinus, serta sejumlah undangan saat itu memberi apresiasi atas keberhasilan Ny Lidya dalam memanfaatkan layanan M Banking Bank NTT.

Dengan bermitra dengan Bank NTT sejak 2019, dia sudah diedukasi dan mampu memanfaatkan layanan ini secara baik sehingga mendatangkan keuntungan. Apa yang dilakoni Ny Lidya menurutnya selaras dengan program OJK dan BI untuk menghadirkan layanan perbankan tanpa adanya kantor bank.

“Kemudian BI juga dalam agenda modernisasi sistem pembayaran untuk digitalisasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan kemudahan, kemurahan, cepat dan handal maka QRIS menjadi salah satu alternatif sistem pembayaran yang ada dalam M Banking kita untuk memfasilitasi kebutuhan jasa layanan perbankan,”ujar Alex.

Ny Lidya bagi Dirut Alex adalah contoh penguna aplikasi M Banking yang sukses, karena keberhasilannya itulah diganjar dedikasi award, lalu berlanjut pada bantuan kios. “Mudah-mudahan beliau menjadi inspirasi bagi ibu-ibu untuk menopang ekonomi rumah tangga dengan aktifitas-aktifitas  yang cerdas. Memanfaatkan waktu secara efektif dengan menggunakan aplikasi Be Pung Mobile Bank NTT,”ujar Alex lagi.

Dengan berbagai koreksi dari BI, kedepan Alex berharap adanya perubahan setelah mereka melengkapi persyaratan untuk nantinya Ny Lidya bisa membantu Bank NTT untuk menginisiasi sejumlah layanan melalui layanan digital yang disiapkan Bank NTT bekerjasama dengan sejumlah pihak. Diantaranya BI, OJK, Dinas Kependudukan untuk validasi penduduk. Dalam menginisiasi layanan perbankan, warga cukup membawa KTP lalu bisa mengakses fitur-fitur yang tersedia.

“Kami harapkan model Laku Pandai ini yang akan diperkuat dengan Siskeudes, akan menjadi media bagi peningkatan PAD. Jadi pembayaran-pembayaran pajak, retribusi dan sebagainya bisa dilakukan di tempatnya Ibu lidya, dan di kios ini layanannya 24 jam, tidak terbatas, menyesuaikan dengan kebutuhaan. Tidak seperti di kantor-kantor pemerintah,”ungkap Alex menambahkan, jenis usaha seperti ini sangat tepat untuk daerah-daerah destinasi wisata karena akan berdampak langsung pada peningkatan PAD, dan Bank NTT sebagai bank pemerintah ikut bertanggungjwab terhadap peningkatan potensi PAD. (***/NA)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Program Festival Desa Binaan Bank NTT Di Apresiasi Kepala KPP Pratama Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi memberikan apresiasi terhadap program Festival Desa Binaan yang di selenggarakan oleh Bank NTT.

Hal ini di sampaikan dirinya dalam kegiatan Press Confference bersama Direksi Bank NTT dan Wartawan yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (01/2/2023).

“Saya waktu kemarin di tunjuk sebagai salah satu juri dalam kegiatan Festival Desa Binaan dan PAD Bank NTT, saya dapat lokasi nya di Lembata dan Rote. Kenapa saya mau support karena program Festival Desa Binaan ini sangat bagus, sebab tidak hanya terkait penyaluran kredit saja tetapi ada juga peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ada beberapa pelatihan baik dari pengolahan, pengemasan produk serta pemasaran yang di support oleh Bank NTT untuk bisa tentunya membangkitkan masyarakat desa agar bisa memanfaatkan program ini dan pada akhirnya masyarakat desa dapat mandiri dalam usahanya serta meningkatkan kesejahteraan mereka,” ungkap Ayu.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi (kanan) saat menyampaikan apresiasi dirinya terhadap program Festival Desa Binaan Bank NTT  kepada Wartawan, dalam kegiatan Press Confference yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (01/2/2023). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Selain itu terimakasih untuk Bank NTT yang dimana di tahun lalu juga men support KPP Pratama Kupang dengan menjadi narasumber dalam kegiatan Bisnis Development Service yang di selenggarakan KPP Pratama Kupang, tambahnya.

”Kegiatan ini untuk memberikan edukasi perpajakan kepada para pelaku-pelaku UMKM dan tidak hanya edukasi perpajakan tetapi kita juga memberikan edukasi terkait pembiayaan dan Bank NTT dalam hal ini menjadi narasumber terkait aspek pembiayaan,” kata Ayu.

“Kami juga berkoordinasi dengan Bank NTT terkait bantuan Bank NTT untuk membantu mensosialisasikan validasi NIK ke NPWP. Bank NTT ini kan karyawan nya banyak dan bisa mengajak karyawan nya untuk melakukan lebih awal validasi secara mandiri guna persiapan pelaporan SPT Tahunan,” pungkasnya.

Untuk di ketahui turut hadir dalam kegiatan Press Confference ini Direktur Teknologi Informatika dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu, Direktur Kepatuhan Bank NTT, Christofel Adoe dan para Wartawan baik dari Media Online, cetak dan elektronik. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Survei OJK, Bank NTT Berperan Dalam Peningkatan Inklusi dan Literasi di NTT

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu menegaskan bahwa di OJK, mereka selalu melakukan survei inklusi dan literasi keuangan secara nasional.  Dan dalam survei yang dilakukan tiga tahun sekali itu, pada tahun 2016, Provinsi NTT masih di peringkat 33 dari 34 provinsi di Indonesia. Atau NTT nyaris menjadi juru kunci, soal inklusi dan literasi keuangan.

“Jadi sangat rendah baik literasi maupun inklusinya. Tapi kita bersyukur kepada Tuhan, hasil survei tahun 2019 juga masih sama, pada 2022, kita (NTT) masuk 10 besar tingkat nasional. Ini tidak kami klaim sebagai pekerjaan OJK, tidak. Itu adalah pekerjaan dari seluruh pihak termasuk Bank NTT dan lembaga lainnya termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan sebagainya,”tegas Japarmen saat memberikan sambutan, ketika hadir dalam peresmian Be Ju Bisa agen Laku Pandai Bank NTT Kios Elkana Atambua, Senin (31/1/2023).

Hadir saat itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Bupati Belu, dr Taolin Agustinus, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho serta sejumlah undangan lainnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu saat memberikan sambutan, ketika hadir dalam peresmian Be Ju Bisa agen Laku Pandai Bank NTT Kios Elkana Atambua, Senin (31/1/2023). Dokumentasi : HUMAS BANK NTT

Tidak cukup disitu, Japarmen juga menegaskan bahwa dia berharap agar dengan meningkatnya literasi dan inklusi, maka kedepannya keterlibatan publik terhadap jasa-jasa industri jasa keuangan ini semata  untuk keningkatkan kesejahteraan.

Ada satu contoh nyata yang ditemukan OJK bahwa  80 persen dari total kredit yang diberikan oleh bank-bank itu masih lebih banyak menyasar sektor  konsumtif. Dan untuk itu OJK mengharapkan agar kredit-kredit  kedepan lebih ke pertanian, peternakan atau model kerja perdagangan.

“Namun tidak mengapa, ini adalah proses dan kita memahaminya, mudah-mudahan kedepan semakin ada semangat untuk berkembang. Tentunya dari Bank juga, khususnya kepada nasabah, ini ibarat guru dan murid. Murid kalau mau naik kelas, nilai raportnya harus hitam. Jangan merah maksud saya. Kalau bank sudah beri kepercayaan untuk pinjam duit, maka harus jaga kepercayaannya supaya bisa naik kelas. Karena itu kami sangat berharap keberadaan dari Bank  NTT melalui Be Ju Bisa, dan semua sektor bisa dimanfaatkan demi kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya. (***/NA)

Sumber berita foto : HUMAS BANK NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Keren, Sumbangsih Pajak Bank NTT Mencapai 100 Miliar

NTT AKTUAL. KUPANG. Tidak hanya sukses dalam mengembangkan pelayanan perbankan yang baik untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), Bank NTT ternyata merupakan wajib pajak dengan pembayaran pajak tertinggi di sektor Perbankan khususnya di Provinsi NTT yakni di angka 100 Miliar Rupiah lebih.

“Bank NTT melakukan pembayaran terbesar, kisaran setahun diatas 100 Milyar, dan Bank NTT masuk dalam kategori Wajib Pajak Strategis,”

Hal ini di sampaikan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi, dalam kegiatan Press Confference bersama Direksi Bank NTT yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (01/2/2023).

Hadir dalam kegiatan Press Confference ini Direktur Teknologi Informatika dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu, Direktur Kepatuhan Bank NTT, Christofel Adoe dan para Wartawan baik dari Media Online, cetak dan elektronik.

Kepala KPP Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi menambahkan sejak dirinya bertugas di Kupang, Bank NTT memberikan sumbangsih pajak terbesar.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi (kanan) saat menyampaikan penyetoran pajak Bank NTT kepada Wartawan, dalam kegiatan Press Confference yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (01/2/2023). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

“Pajak ini akan kembali ke daerah baik melalui APBN dan APBD dan semua nya ini semua bertujuan kembali bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tutur nya.

Di tempat yang sama, Direktur Teknologi Informatika dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu mengatakan selama ini Bank NTT selalu tertib menyetor pajak badan dari laba yang diperoleh setiap tahun.

Dirinya menjelaskan proses penyetoran pajak dari Bank NTT berjalan dengan baik dengan mengikuti tahapan-tahapan yang ada.

“Tak hanya pajak badan, kami direksi dan staff Bank NTT saat menerima gaji juga ada pajak nya, yang di mana kami aktif pula melakukan pembayaran pajak dari gaji yang kami terima,” kata Hilarius.

Senada dengan Hilarius, Direktur Kepatuhan Bank NTT, Christofel Adoe mengatakan sebagai Bank kita harus taat dalam perpajakan yakni bayar tepat waktu dan tepat jumlah.

“Kemitraan baik yang bangun ini berguna untuk bangsa dan daerah NTT yang kita cintai bersama ini,” pungkasnya. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Terus Tumbuh Positif, Awal 2023 Bank NTT Berhasil Bukukan Laba Rp. 40 M

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Kinerja keuangan Bank NTT, terus mengalami pertumbuhan ke arah positif, dari tahun ke tahun. Hal ini dibuktikan dengan besaran laba yang berhasil dibukukan di awal tahun ini. Memasuki hari ke-29, atau hingga tanggal 29 Januari 2023, laba yang berhasil dicapai Bank NTT adalah sebesar Rp. 40 M.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, dalam laporannya saat peresmian Be Ju BISA agen Laku Pandai Bank NTT yakni kios ELKANA, Atambua, Senin (30/1/2023) pagi, menyampaikan hal itu.

“Di tahun 2023 kita terus mengalami pertumbuhan positif dan laba yang kita capai pada kemarin (29 Januari), sudah mencapai hampir Rp 40 M mudah-mudahan laba akhir bulan mencapai 40-an sehingga akumulasi sampai dengan Desember 2023, pertumbuhan laba kita akan diatas pertumbuhan laba tahun 2022,”demikian Dirut Alex saat itu.

Tidak hanya itu, ditambahkannya juga bahwa  “Untuk pertumbuhan kinerja keuangan Bank NTT untuk tahun 2022, dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga ruang koordinasi yang diberikan oleh Bank Indonesia (BI), dan semua pemilik bank ini serta seluruh masyarakat, kita bertumbuh positif. Dan laba kita sebelum audit, mencapai Rp 327 M,”tegasnya disambut tepuk tangan ratusan tamu undangan.

Hadir saat itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, Stefanus Donny Heatubun, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT,  Japarmen Manalu, Bupati Belu, dr Taolin Agustinus, serta sejumlah undangan.

Masih dalam sambutannya, Dirut Alex-demikian disapa, sangat mengharapkan agar dengan pertumbuhan laba ini terus meningkatkan komitmen pengurus membesarkan Bank NTT. Termasuk di dalamnya, dia menyentil pemenuhan modal inti minimum sesuai peraturan OJK tentang konsolidasi bank umum. Dimana, bank-bank seperti Bank Pembangunan Daerah, termasuk di dalamnya Bank NTT, harus memiliki modal inti minimum sebesar Rp. 3 Triliun pada akhir Desember 2024 mendatang. Dan terkait isu ini, sudah banyak langkah yang diambil oleh Bank NTT, termasuk pada 20 Desember 2022 kemarin saat momentum HUT NTT, menandatangani MoU dengan Bank DKI, dalam pelaksanaan konsep Kelompok Usaha Bersama (KUB). Jika tak ada aral merintangi, maka tidak lama lagi akan direalisasikan dengan PKS antara kedua belah pihak.

Masih menurut Dirut Alex di Atambua, dengan meningkatnya laba, tentu akan berdampak pada kontribusi Bank NTT pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena berdasarkan catatan dari Kantor Pajak, Bank NTT merupakan perusahaan pembayar pajak terbesar di Provinsi NTT.

Tak hanya itu, masih dalam laporannya, disebutkan bahwa mengenai deviden yang akan disetor kepada para pemegang saham, hingga tahun 2024 mendatang, apakah alokasinya sesuai dengan komitmen yang dibangun, untuk dibayarkan sebesar 100 persen atau tidak, tergantung keputusan para pemegang saham.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu saat itu dalam sambutannya menegaskan bahwa OJK sangat menaruh apresiasi atas karya-karya inovasi luar biasa yang dilakukan oleh mitra kerja mereka Bank NTT.

“Sejak saya sembilan bulan lalu ditugaskan disini, kami selalu bangun komunikasi positif, yang benar bilang benar, yang harus diperbaiki itu apa kita sampaikan. Semuanya kita lakukan karena ada pertemuan secara berkala antara OJK dengan Bank NTT sebagai bagian dari pengawasan kami. Sebagaimana disinggung Pak Dirut, beberapa minggu ini ada beberapa berita mengenai Bank NTT. Yang keakuratannya belum tentu benar. Tapi kami dari OJK juga melakukan langkah-langkah terukur,”tegas Japarmen menambahkan “Nah kalau ternyata kita pantau terus dan tidak ada dampaknya, kita tetap pantau. Pimpinan kita di Jakarta juga memantau karena industri jasa keuangan adalah industri kepercayaan karena itu kita semua harus membangun kepercayaan.” (***)

Sumber berita + foto : HUMAS BANK NTT

Meraih Penghargaan Dari KPK, Dirut Bank NTT Ucapkan Terima Kasih

NTT AKTUAL. KUPANG. Seperti pemberitaan sebelumnya di NTT AKTUAL, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), memberikan penghargaan kepada PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT).

Dalam surat penghargaan yang ditandatangani oleh Ketua KPK, Drs. Firli Bahuri, M.Si tersebut, menyebutkan bahwa Bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur, Bank NTT, diberi penghargaan atas peran serta dan kerja sama dalam Implementasi Aplikasi Pertukaran Data Elektronik (PEDAL).

Menyikapi penghargaan ini, Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Rabu (18/01/2023) petang, menyatakan atas nama Pengurus & Karyawan/ti Bank NTT, pihaknya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada KPK atas Penghargaan yang diberikan atas Kepatuhan dan Ketaatan Pengurus Bank NTT dalam Pemenuhan Kewajiban Penyampaian Laporan LHKPN sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Dokumentasi : istimewa

“Melalui kesempatan ini juga sebagai Dirut menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan seluruh  masyarakat pengguna jasa Bank NTT, para nasabah, debitur, mitra kerja, BI, OJK dan para pemegang saham, sehingga Bank NTT terus bertumbuh positif,” tegas Alex-demikian sapaannya.

Tidak hanya itu, ditambahkannya bahwa “Apresiasi terkhusus kepada seluruh Share Holder’s dan Stake Holder’s yang telah secara Cerdas, Profesional, Setia & Hati yang bersih memilah kebenaran-kebenaran yang menguatkan dan membangkitkan dari pada berbagai pemberitaan tendensius dan tidak benar,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dia tak lupa menyebut ungkapan yang sama kepada masyarakat pengguna jasa Bank NTT agar terus mendukung penuh dengan peningkatan kepercayaan kepada pengelolaan Bank NTT. Karena dengan menabung serta bertransaksi di Bank NTT, sama dengan membangun NTT.

Sumber berita + foto : Humas Bank NTT

Patut Di Apresiasi, Bank NTT Meraih Penghargaan Dari KPK RI

NTT AKTUAL. KUPANG. Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), memberikan penghargaan kepada PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT).

Dalam surat penghargaan yang ditandatangani oleh Ketua KPK, Drs. Firli Bahuri, M.Si tersebut, menyebutkan bahwa Bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur, Bank NTT, diberi penghargaan atas peran serta dan kerja sama dalam Implementasi Aplikasi Pertukaran Data Elektronik (PEDAL).

Penghargaan dari KPK RI yang di terima Bank NTT. Dokumentasi : Humas Bank NTT

Untuk diketahui, Direktorat PPLHKPN KPK memberikan apresiasi piagam penghargaan kepada mitra Aplikasi PEDAL yang aktif dalam rangka pertukaran data secara elektronik.

“Dalam rangka mendukung peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA), Direktorat Pendaftaraan dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (PP LHKPN) memberi Piagam Apresiasi kepada Mitra KPK yang telah mengimplementasikan Aplikasi PEDAL secara aktif.”

Demikian isi surat dari KPK RI bernomor R/5450/LHK.02/12/12/2022 tanggal 13 Desember 2022 yang ditujukan kepada Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA), Supriyatno.

Masih dalam surat yang ditandatangani secara digital oleh Isnaini selaku Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN atas nama Pimpinan Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK itu, menyebutkan ada 11 bank daerah yang mendapatkan award dari KPK.

Adapun ke-11 bank daerah itu, yakni PT Bank Nagari (BPD Sumatera Barat), PT BPD Kalimantan Tengah), PT BPD Sulawesi Tengah, PT BPD Sulawesi Tenggara, PT Bank Aceh Syariah, PT BPD Bali, PT Bank NTB Syariah, PT BPD Jambi, PT BPD Maluku dan Maluku Utara, PT BPD Nusa Tenggara Timur dan terakhir, PT BPD Kalimantan Barat.

Penghargaan ini sudah diserahkan secara offline pada akhir 2022 kemarin, yang diwakilkan pada 50 PJK, sedangkan selebihnya akan diserahkan oleh asosiasi-asosiasi dari setiap lembaga penerima. (**/NA)

Sumber berita + foto : Humas Bank NTT

Deputi BI NTT : Mobile Banking Bank NTT Bukan di Bekukan

NTT AKTUAL. KUPANG. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan pernyataan atas polemik yang berkembang di publik soal pembekuan terhadap aplikasi produk Bank NTT, BPung Mobile. Sesungguhnya, yang terjadi sebenarnya adalah Bank NTT tetap diperkenankan untuk menggunakan BPung Mobile bagi nasabah yang sudah install aplikasi tersebut.

“Sehingga nasabah tidak perlu kuatir dan tetap bisa memanfaatkannya untuk transaksi sehari-hari. Hanya penambahan user baru yang diminta menunggu izin dari BI,” sebut Deputi Bank Indonesia Perwakilan NTT, Daniel Agus Prasetyo yang dihubungi Senin (16/01/2023).

Deputi Bank Indonesia Perwakilan NTT, Daniel Agus Prasetyo. Dokumentasi : istimewa

Daniel menegaskan, Bank Indonesia bukan membekukan. “Jadi memang benar Bank Indonesia mengenakan sanksi namun bukan membekukan. Sanksi ini merupakan hasil temuan pemeriksaan dan sudah dikonfirmasi dengan Bank NTT. Pengenaan sanksi sudah dilakukan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Saat ini Bank NTT sedang berproses mengajukan permohonan persetujuan ke Bank Indonesia sebagai tindak lanjut,” ujar Daniel.

Dirinya menambahkan, Bank Indonesia terus mendorong digitalisasi agar terus dilakukan semua kalangan.

“Kami tetap mendorong digitalisasi dapat dilakukan di semua lapisan masyarakat, termasuk dengan memanfaatkan mobile banking Bank NTT. Pemanfaatan QRIS juga masih bisa digunakan. Meskipun demikian, aspek ketentuan tentu saja perlu dilengkapi sehingga pengembangan dan infrastruktur digital dapat tetap aman dan handal,” kata Daniel. (**/NA)

Level Sangat Aman, CAR Bank NTT Berada di Angka 26,05 Persen

NTT AKTUAL. KUPANG. “Secara rasio kinerja keuangan itu ada yang di sebut Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Bank NTT saat ini berada di angka 26,05 persen. Artinya, berada di level yang sangat aman. CAR Bank NTT mencapai level yang sangat aman. Oleh sebab itu apabila ada risiko apapun dalam operasional, dengan CAR seperti ini kita akan mampu meredam gejolak dan risiko yang ada dalam operasional bank dan ini juga yang dinilai oleh OJK bahwa Bank NTT sebagai bank sehat,”

Hal ini di sampaikan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam acara Media Gathering Bank NTT bersama Insan Pers, bertempat di Suba Suka Restorant, Kota Kupang, Kamis (29/12/2022).

Dirinya menambahkan kendati dalam himpitan tantangan perlambatan ekonomi dan dampak pandemi Covid-19, Bank NTT terus tumbuh bahkan melejit. Secara kinerja keuangan dalam 5 tahun terakhir sesuai data yang ada, Bank NTT mengalami pertumbuhan dan peningkatan secara terukur.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat memberikan keterangan pers kepada Wartawan dalam kegiatan Media Gathering yang berlangsung di Suba Suka Restorant, Kota Kupang, Kamis (29/12/2022)

“Walaupun periode tahun 2022 belum berakhir dan belum dilakukan audit, tapi data mencatat bahwa secara aset Bank NTT mengalami pertumbuhan positif 5,26%.  Hal serupa juga sama seperti kredit dengan pertumbuhan positif 5,17%, kemudian pertumbuhan Dana Pihak Ketiga juga kita harus memiliki strategi dimana situasi yang sulit membutuhkan efisiensi yang luar biasa yang mencapai Rp 150 Milyard sehingga dana bertumbuh mencapai 98 persen,” ujar Dirut Alex.

Dirut Alex Riwu Kaho menjelaskan modal stor mengalami pertumbuhan mencapai 9,20 persen atau mencapai Rp 1, 98 Triliun. Sedangkan modal inti yang terdiri dari modal stor dan beberapa komponen lainnya tercatat mencapai Rp 2,3 triliun atau bertumbuh 9,48 persen.

Lanjutnya, untuk pertumbuhan aset, dan investasi, serta lainnya masih dalam level yang sangat sehat dan pertumbuhan terkendali dengan baik. “Demikian juga NPL masih pada rasio 2,8 dan LDR (perbandingan antara dana dan kredit), jadi kinerja keuangan Bank NTT masih dalam rentang kendali yang sangat sehat. Tingkat kesehatan bank NTT, telah mampu kita mampu tingkatkan yakni meningkat dalam komposit 2 atau sehat. Kalau sebelumnya di tahun 2021 masih komposit 3 kali ini semuanya sudah dalam komposit 2. Jadi ada peningkatan yang selaras dengan berbagai program-program perbaikan yang kita sedang lakukan, baik transformasi dalam bidang kredit maupun operasional serta mengikuti perkembangan digitalisasi dan elektronifikasi,” katanya.

Bank NTT Ketika memasuki tahun 2022, diawali dengan pencapaian digitalisasi dimana secara nasional seluruh bank  itu diwajibkan ikut program BI Fast. “Dan, prestasi Bank NTT masuk pada batch ke-2 sehingga awal Januari 2022 Bank NTT sudah secara Nasional layak untuk memberikan layanan BI Fast baik secara konvesional maupun aplikasi B’Pung Mobile,” tutur Dirut Alex.

Disebutkan Dirut Alex Riwu Kaho, berbagai kegiatan kolaborasi untuk meningkatkan kontribusi Bank NTT sebagai agent of development mendapat pembiayaan-pembiayaan energi dari berbagai pihak baik melalui ekosistem pembiayaan maupun kemitraan dari berbagai pihak. “Terakhir kita mendapatkan atensi dari Bill Gates Foundation yang mengutus timnya melihat Bank NTT dalam kiprah pengembangan UMKM di NTT,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Bank NTT sesuai dengan kondisi NTT yang masih ada tantangan stunting maka Bank NTT melakukan program bagi sahabat stunting. “Kita melakukan kerja sama dengan simpul-simpul yang mengelola penanganan stunting dan sampai dengan akhir Desember ini di seluruh NTT secara periodik terus dilakukan kegiatan-kegiatan interfensi untuk pembiayaan makanan tambahan bagi baduta dan balita stunting,” ujarnya.

Selain itu, Bank NTT juga terlibat dalam kegiatan penanaman manggrove dan beberapa kegiatan penghijauan terus digerakan baik secara internal maupun bersama-sama dengan berbagai stakholders di seluruh NTT.

Di kesempatan yang sama, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel M. Adoe mengatakan, perbaikan-perbaikan SOP tata kelola perbankan terus dilakukan. Dalam penyempurnaan SOP, pihaknya melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI).

“Kita buat SOP yang baru, kita sempurnakan yang lama dengan dukungan dan bantuan dari teman-teman BPKP, OJK, dan BI,” kata Christofel Adoe.

Untuk di ketahui Acara Media Gathering ini dipandu oleh Konsultan Humas Bank NTT Stenly Boymau dan dihadiri para Direksi dan Komisaris diantaranya, Direktur Dana dan Treasury Bank NTT Yohanis Landu Praing, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel M. Adoe, Komisaris Independen Bank NTT Semuel Djo, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, Komisaris Independen Bank NTT Frans Gana, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Hilarius Minggu, dan Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefen Messakh. (**/NA)

Bentuk Kepedulian, Bank NTT Serahkan Bantuan Gerobak Jualan ke Pelaku UMKM Binaan

NTT AKTUAL. KUPANG. Bank NTT menyerahkan gerobak jualan ke para pelaku UMKM, Kamis (22/12/2022) malam. Kegiatan ini berlangsung di JL. H.R Koroh Kelurahan Oepura. Sedangkan warga yang menerima gerobak jualan ini antara lain Marselina Djami dan Martina Rohi Ga. Hadir para pejabat dari Bank NTT diantaranya Pimpinan Kantor Cabang Utama Kupang, Boy R. Nunuhitu, Officer dan staf marketing dana, Rinaldy Ie Adoe selaku Wakil Pemimpin Cabang bidang bisnis Kantor Cabang Khusus, bersama Officer dana dan staff marketing dana.  Saat menyerahkan bantuan, Boy Nunuhitu menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian Bank NTT terhadap usaha masyarakat.

Pemimpin Cabang Khusus Bank NTT Kupang, Boy R. Nunuhitu bersama staf saat menyerahkan bantuan gerobak jualan kepada salah satu pelaku UMKM di Jln. H.R Koroh Oepura. Dokumentasi : Aldryn

Apalagi, kondisi dunia terakhir menuntut seluruh warga harus kreatif dan memanfaatkan semua peluang bisnis. Sehingga sebagai bank daerah, berpatokan pada spiritnya yakni pelopor penggerak ekonomi masyarakat NTT, maka bank kebanggaan masyarakat NTT ini, mensupport usaha warga melalui penyaluran bantuan.

“Semoga bantuan ini bisa diterima dengan baik untuk berjualan. Dan kami juga berharap agar bantuan ini ikut mendukung kesuksesan usahanya, serta menjadi pelopor bagi yang lain untuk mau berusaha,”tegasnya.

Tidak hanya itu, melainkan pada saat yang sama, pihak Bank NTT menyerahkan kepada warga penerima gerobak, buku tabungan dan kartu ATM. Nantinya mereka menjadi contoh bagi yang lain dalam berusahaSementara itu warga penerima bantuan, memberikan testimoni bahwa bantuan Bank NTT sangat tepat waktu karena mereka membutuhkannya. (***)