Arsip Tag: Bank NTT

Kunker di Belu, Gubernur VBL Hadiri Penyerahan CSR Bank NTT

NTT AKTUAL. ATAMBUA. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali melanjutkan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Belu pada Minggu (23/01/2022), setelah sehari sebelumnya mengunjungi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Dalam kunjungan ke Kabupaten Belu kali ini beliau meninjau Lokasi Perusahaan Ayam Petelur Lavinci Farm di Desa Tukuneno, Kawasan Food Estate di Rotiklot Desa Fatuketi, menghadiri acara Penyerahan Bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) Bank NTT serta Kredit Mikro Merdeka Bank NTT di Desa Dualaus, serta memantau destinasi wisata air terjun di Desa Dualasi Raiulun.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (tengah) saat melakukan Kunker di Kabupaten Belu, didampingi Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kiri) dan Bupati Belu, Agustinus Taolin (kanan), Minggu (23/01/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Pada kunjungannya di Perusahaan Ayam Petelur Lavinci Farm di Desa Tukuneno Kecamatan Tasifeto Barat, Gubernur sangat mengapresiasi pihak perusahaan tersebut yang sudah berperan memberikan kebutuhan telur bagi masyarakat lokal.
“Terima kasih kepada Lavinci Farm, kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih serta rasa hormat ini adalah langkah maju dengan sudah memberikan suplai telur bagi provinsi NTT. Hal ini dapat mengurangi impor telur dari luar NTT,” ujar Gubernur.

“Kita harus dukung juga agar bagaimana kita bisa kembangkan peternakan kita, salah satunya dengan membuat pakan ternak sendiri. Jangan lagi kita beli pakan ternak dari luar NTT. Kita harus kembangkan industrinya disini. Sejauh ini Kita masih beli pakan ternak ke jawa 1,1 triliun per tahun,” kata beliau.

“Melalui integrasi Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan agar bagaimana Program TJPS itu terus dilaksanakan dengan baik sehingga dapat menghasilkan juga pakan ternak. Kita harapkan juga hasil pakan ternak dari TJPS dengan perhitungan 1 Ha untuk menghasilkan 7 ton juga dapat digunakan untuk perusahaan Lavinci Farm ini,” jelas Gubernur.

Manager Lapangan Lavinci Farm
Chintya Ivanna Joyo menjelaskan pihaknya ingin mewujudkan pemenuhan kebutuhan telur segar bagi masyarakat. “Awalnya kami mulai farm ini dengan 4.000 ekor ayam petelur dan berkembang hingga hari ini menjadi 21.000 ekor dengan produksi 16.700 butir per hari,” jelasnya.

“Kami juga harapkan bisa produksi pakan sendiri sehingga bisa menekan biaya produksi. Kami juga ingin memenuhi kebutuhan di luar Kabupaten Belu serta kami mohon bantuan Bapak Gubernur untuk mau membantu agar kami bisa mendapatkan izin ekspor ke Timor Leste,” harap Ivanna

Kunjungan ke Kawasan Food Estate

Selanjutnya Gubernur mengunjungi lahan food estate. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur mengharapkan agar pengelolaan lahan food estate tersebut dilakukan secara maksimal sehingga hasilnya dapat digunakan bagi masyarakat. “Lahan food estate dengan tanaman jagung ini harus bisa hasilkan 7 ton dari 1 Ha,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani Blok C pengelola lahan food estate Maria Yolenta Kiik juga memberi apresiasi pada Pemerintah yang sudah memberikan bantuan alat sprinkler. “Terima kasih pada pemerintah dalam hal ini Balai Wilayah Sungai yang sudah memberikan bantuan pompa air sprinkler. Ini sangat membantu kami untuk pengolahan kami disini,” Maria.

Pada kesempatan tersebut juga, Bupati Belu Agustinus Taolin menjelaskan, lahan tersebut awalnya lahan kosong yang tidak digunakan. “Lahan ini awalnya tidak dipakai sama sekali. Tapi kita patut bersyukur karena sudah dimanfaatkan dan akan berdampak baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan UMKM Desa Dualaus dan Wisata Air Terjun Mauhalek

Dalam lanjutan kunjungan Gubernur, Gubernur juga turut memantau UMKM masyarakat Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak diantaranya kopi, tenun ikan, kerajinan tangan dan lain-lain.

Selanjutnya, Gubernur juga mengunjungi wisata air terjun di Desa Dualasi Raiulun Kecamatan Lasiolat. “Ini tempat yang indah dan spot air terjunnya luar biasa. Kita akan desain dengan lebih baik sesuai cita rasa pariwisata. Kita harus desain penataan dengan benar dan menarik. Kita akan buatkan kolamnya juga agar airnya tertampung dan menjadi tempat mandi yang nyaman bagi pengunjung,” kata beliau.

Gubernur menambahkan, sangat diperlukan penataan berbasis komoditi (commodity based). “Kita siapkan taman bermain dengan lopo juga. Kita latih masyarakat untuk bagaimana melayani pengunjung dan juga kita harus jaga dengan baik kebersihan lingkungan air terjun dan desa kita ini. Serta saya mau setiap rumah bisa siapkan 2 kamar untuk dapat digunakan sebagai tempat menginap bagi para pengunjung. Kalau kita desain dengan baik pasti mereka akan datang menginap ke sini dan juga untuk melihat destinasi fulan fehan,” Ungkap Gubernur Viktor.

Sementara itu, Seorang Tokoh Pemuda Desa Dualasi Raiulun Dominggus Tes sangat gembira dengan kunjungan Gubernur ke lokasi air terjun Mauhalek tersebut. “Kami sangat bersyukur dengan kehadiran Bapak Gubernur disini yang sudah mau mengunjungi wisata alam air terjun Mauhalek dan untuk pengembangannya lebih baik lagi,” jelas Dominggus. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Bank NTT Tetap Tumbuh di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19

NTT AKTUAL. KUPANG. PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) tetap bertumbuh ditengah tantangan Pandemi Covid-19.

Walaupun pandemi Covid-19 memberikan dampak dan tekanan bagi perkembangan bisnis Bank NTT di tahun 2021, akan tetapi disisi lain kinerja Bank NTT hingga akhir Desember 2021 masih tetap tumbuh.

Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho pada kegiatan Media Gathering Akhir tahun 2021 bersama awak Media, Kamis (30/12/2021) bertempat di Sonaf Room Subasuka Paradise Kupang mengatakan indikator Asset Bank NTT pada Realisasi Per 28 Desember 2021 yaitu Rp. 16 Triliun. DPK pada Realisasi Per 28 Desember 2021 yaitu Rp. 12.7 Triliun. Giro pada Realisasi Per 28 Desember 2021 yaitu Rp. 2.3 Triliun. Tabungan pada Realisasi Per 28 Desember 2021 yakni Rp. 3.9 Triliun. Deposito pada Realisasi Per 28 Desember 2021 yakni Rp. 6.5 Triliun. Kredit pada Realisasi Per 28 Desember 2021 Rp. 11 Triliun. LDR pada Realisasi Per 28 Desember 2021 adalah 87,69%. Laba Sebelum Pajak pada Realisasi Per 28 Desember 2021 yaitu Rp. 321 Milyar.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kedua dari kanan) saat memaparkan Kinerja Bank NTT Tahun Buku 2021 pada kegiatan Media Gathering Akhir tahun 2021 bersama awak Media, Kamis (30/12/2021) bertempat di Sonaf Room Subasuka Paradise Kupang. Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

“Laba ini masih sedikit dibawah dari 31 Desember 2020. Tetapi kita optimis akan terjadi pelampauan atau Year on Year (y on y) melampaui perolehan laba di tahun buku 2020. Untuk finalnya nanti kita akan diaudit oleh KP, sehingga kinerja keuangan yang disampaikan ini bersifat sementara. Laba setelah di audit oleh KP itu menjadi final,” ujar Dirut.

Dirinya pada kesempatan ini menjelaskan pula bahwa Ringkasan pencapaian realisasi program strategis kerja Bank NTT di Tahun 2021 yakni sebagai berikut :

1. Momentum HUT Bank NTT pada tanggal 17 Juli 2021 lalu, Bank NTT mempersembahkan layanan Super Smart Bank dengan melakukan re-branding layanan Smart Branch di 2 (dua) kantor cabang (KCU dan KCK) serta meluncurkan layanan Digital funding dan lending dalam 1 (satu) aplikasi yaitu Aplikasi B-Pung Mobile Bank NTT dengan memiliki beragam fitur layanan seperti Bayar Tagihan, Virtual Account, Pickup Service, Belanja Online, Tarik Tunai Tanpa Kartu, Beli Pulsa HP & Listrik, Data Lokasi ATM terdekat, Pay QRIS, Transfer, Portofolio (Informasi Saldo Tabungan, Giro, Deposito serta Baki Debet Pinjaman), selain itu pada momentum perayaan HUT Ke-63 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bank NTT meluncurkan dua fitur baru pada aplikasi B-Pung Mobile yaitu Online On Boarding (layanan buku tabungan online), Be-Pinjam (Pengajuan Kredit Multiguna dan Kredit Merdeka online) dan mengembangkan layanan delivery channel pada mesin EDC Bank NTT yang digunakan untuk melakukan transaksi tidak hanya transaksi menggunakan debit GPN tetapi dapat bertransaksi menggunakan Kartu Debit/Kartu Kredit berlogo Visa/Mastercard pada mesin EDC Bank NTT.

2). Dukungan Bank NTT dalam mempercepat pemulihan ekonomi di Tahun 2021 yaitu penyaluran Kredit atas Penempatan Dana PEN di Bank NTT, Layanan Digital Banking, Memfasilitasi Rekening Dana Bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemda dan Pihak Swasta, Bantuan kemanusiaan melalui Dana CSR, Agen Laku Pandai, Agen Dia Bisa Bank NTT, Produk Tabungan untuk para pelaku Usaha dan Pemberian Kredit Mikro serta Program Edukasi Inklusi Keuangan Program “Ramai Skali” Bank NTT yaitu “Kompetensi Kreatif Inklusi Keuangan Tahun 2021, antara lain Kompetisi Video Edukatif, Foto Produk, Karya Penulisan dan Cipta Jingle.

3). Sebagai bentuk rasa syukur dan penghargaan serta ucapan terima kasih atas loyalitas nasabah yang selama ini sudah setia dan mempercayakan kebutuhan perbankannya pada Bank NTT, di tanggal 29 Oktober 2021 Bank NTT menyelenggarakan Acara Spesial “Dedikasi Award” yang ke 3 (tiga) kalinya, tidak hanya itu, momentum acara dedikasi award juga sebagai penghargaan atas pencapaian kinerja cabang terhadap target dana pihak ketiga serta produk dan program Bank NTT, juga penghargaan kepada pegawai atas inovasi bidang teknologi, informasi, Bidang UMKM dan Panitia HUT Ke-59 Smart Branch Bank NTT serta Teladan Gerakan Patuh IV periode 2020.

4). Bank NTT akan terus mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19 bekerja sama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Dinas Kesehatan Provinsi NTT sebanyak 1.250 warga Kecamatan Semau dan Semau Selatan mendapat vaksin sinovac pada bulan Agustus 2021 sehingga dapat mendorong terciptanya kekebalan komunitas / herd immunity diseluruh lapisan masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

5). Bank NTT terus mendukung pertumbuhan dan pengembangan perekonomian di Nusa Tenggara Timur dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi di Provinsi NTT, dengan berkomitmen dalam peningkatan kerjasama dengan seluruh Pemerintah Daerah baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota.

6). Bank NTT tetap mendorong peningkatan layanan Kredit Merdeka sebagai solusi pembiayaan ekonomi mikro di desa-desa. Pengembangan ekonomi dan pariwisata juga dilakukan melalui pengembangan desa binaan Bank NTT. Pola kemitraan dan kolaborasi akan terus dilakukan antara Bank NTT dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mewujudkan masyarakat NTT yang sejahtera.

7). Tanggal 29 Desember 2021, Pelantikan Bapak Christofel S.M. Adoe sebagai Direktur Kepatuhan PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur Periode 2021-2026.

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho pada kesempatan ini juga memaparkan pula Prestasi dan Penghargaan yang diterima Bank NTT di Tahun 2021, yaitu antara lain :

1). Bank NTT mendapatkan Penghargaan dari Kementerian Keuangan, Kantor Perbendaharaan Pajak atas kontribusinya kepada Negara berupa “Wajib Pajak Berkontribusi Signifikan Tahun 2020”.

2). Bank NTT meraih sukses keberhasilan membawa Bank NTT di Tahun 2021 masuk dalam Tingkat Kesehatan Bank pada peringkat 2 (PK-2).

3). Pencapaian tingkat kesehatan Bank NTT Sehat menjadi momentum Bank untuk realisasi rencana strategis menjadi Bank Devisa. Rencana strategis menjadi Bank Devisa mulai dipersiapkan dalam Tahun 2021 dengan target di Tahun 2023 Bank NTT menjadi Bank Devisa.

4). Bank NTT meraih 4th the best Indonesia Corporate Secretary dan Corporate Communication Award VI 2021 tanggal 11 Juni 2021.

5). Bank NTT meraih penghargaan dari Warta Ekonomi kategori BPD Buku 2 yaitu Very Good Financial Performance of Indonesia Best BPD 2021 dan Improving Community Engagement of the Utilization of Banking Services.

6) Bank NTT meraih 3 (tiga) kategori penghargaan dalam TOP BUMD Award 2021 dari Majal TOP Business yaitu Gubernur NTT Bapak Viktor B. Laiskodat sebagai TOP Pembina BUMD 2021, PT. Bank Pembangunan Daerah NTT sebagai TOP BUMD Award 2021 dan meraih predikat sebagai BUMD BPD bintang 4 dan Direktur Utama Bank NTT sebagai TOP CEO BUMD 2021.

7). Bank NTT meraih dua penghargaan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia karena mampu mengelola kas titipan secara luar biasa dan juga Bank NTT memberikan layanan pada masyarakat di daerah terpencil, yakni sebagai PJSP Bank Pendukung Implementasi QRIS Terbaik Tahun 2021 dan Bank NTT Kantor Cabang Khusus (KCK) sebagai Bank penarik uang pecahan kecil terbanyak di NTT Tahun 2021.

8). Bank NTT meraih penghargaan bergengsi dan prestisius ‘Indonesia Enterprise Risk Management Award (IERMA) IV-2021 dan penghargaan yang sama dari economic review sebagai “The Big 6 Indonesia Enterprise Risk Management -IV-2021 dengan category Buku 2 nilai asset Rp. 15 Triliun =< Rp. 25 Triliun.

Untuk diketahui selain dihadiri Direktur Utama Bank NTT, pada kegiatan Media Gathering ini juga turut pula dihadiri Direktur Kredit Bank NTT, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT, Direktur Kepatuhan Bank NTT, Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Bank NTT, Kepala Divisi Operasional Bank NTT, Kepala Divisi Manajemen Resiko Bank NTT, Kepala Divisi Kredit serta para awak Media baik dari Media Online, cetak dan elektronik. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Bank NTT Gelar RUPSLB, Christofel S. M. Adoe Diangkat dan Dilantik Sebagai Direktur Kepatuhan

NTT AKTUAL. KUPANG. Bertempat di Ruang Rapat Gubernur Gedung Sasando pada Rabu (29/12/2021) dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT BPD NTT). Acara rapat tersebut dilaksanakan secara daring melalui zoom dan dipimpin langsung oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bersama para Dewan Komisaris dan Direksi Bank NTT serta para Walikota dan Para Bupati dan Walikota.

Agenda dalam RUPSLB tersebut diantaranya Laporan Hasil Persetujuan Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatuhan Calon Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah NTT dan Penetapan serta Pengangkatan Direktur Kepatuhan untuk dilantik.

Berdasarkan Laporan Hasil Persetujuan Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatuhan Calon Direktur Kepatuhan yang dibacakan oleh Komisaris Utama Bank NTT Juvenile Jodjana mengatakan Menindaklanjuti keputusan RUPSLB pada 18 Oktober 2021 yang telah memberikan kewenangan kepada Komite Remunerasi dan Nominasi untuk melakukan proses rekrutmen Calon Direktur Kepatuhan dan juga telah dilakukan assesment oleh Komite Remunerasi dan Nominasi, Dewan Komisaris dan Tim Independen Eksternal pada 1 November 2021.

“Dewan Komisaris juga meminta persetujuan Bapak Gubernur NTT sebagai Pemegang Saham Pengendali dan disetujui Calon Direktur Kepatuhan Bank NTT adalah Bapak Christofel S. M. Adoe untuk diproses lebih lanjut,” katanya.

“Selanjutnya berdasarkan surat Kepala Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan OJK Jakarta telah menyetujui Saudara Christofel S. M. Adoe sebagai Direktur Kepatuhan PT BPD NTT. Selanjutnya salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK tentang hasil penilaian kemampuan dan kepatuhan Saudara Christofel S.M. Adoe dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menjadi Direktur Kepatuhan PT BPD NTT,” ujarnya.

Usai rapat tersebut, Gubernur NTT Viktor Laiskodat juga langsung melantik Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur Christofel S.M dengan masa efektif jabatan 29 Desember 2021 – 28 Desember 2026.

Dengan Demikian Susunan Dewan Direksi PT Bank Pembangunan Daerah NTT Terkini adalah :
1. Direktur Utama : Harry A. Riwu Kaho
2. Direktur TI dan Operasional : Hilarius Minggo
3. Direktur Dana dan Tresuri : Yohanes Landu Praing
4. Direktur Kredit : Paulus Mesak
5. Direktur Kepatuhan : Christofel S. M. Adoe. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Bank NTT Beri Bantuan 20 Juta Bagi Pembangunan Gedung Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni

NTT AKTUAL. KUPANG. Bank Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) memberikan paket Natal berupa bantuan bahan bangunan Gedung Gereja senilai Rp.20.000.000, yaitu bagi Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni yang terletak di Jln. Sikib Kelurahan Naioni Kecamatan Alak Kota Kupang, Jumat (17/12/2021).

Bantuan yang diberikan dalam rangka berbagi sukacita Natal ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, Yohanis L. Praing dan diterima Ketua Majelis Jemaat GMIT Pukan Aknino Naioni, Pdt. Katrina Y.S. Nakmofa-Sonbait, S.Th. Dalam acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri Kadiv Rencorsec dan Legal Bank NTT, Endri Wardono.

Saat ditemui awak Media, Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, Yohanis L. Praing mengatakan bantuan bahan bangunan senilai Rp.20.000.000, ini diberikan sebagai bingkisan Natal.

“Gereja ini sebelumnya juga terdampak puting beliung yang terjadi pada 18 November 2021 lalu, dan kiranya bantuan ini dapat membantu pembangunan gedung Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan selain memberikan paket Natal berupa bahan bangunan senilai Rp.20.000.000 ini Bank NTT juga menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian Abate bagi masyarakat yang berlangsung di halaman Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni untuk mencegah terjadinya penyakit Demam Berdarah karena ini sudah memasuki musim hujan.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan Bank NTT bertempat di halaman Gereja GMIT Pukan Aknino Naioni, Jumat (17/12/2021)

Pembagian Abate untuk mencegah demam berdarah ini juga dilakukan di seluruh Kantor Cabang Bank NTT yang ada di Kabupaten/Kota di Provinsi NTT.

“Sementara itu dalam berbagi sukacita menyongsong Natal di tahun 2021 ini kami pihak Bank NTT juga menyelenggarakan aksi donor darah yang bertempat di Kantor Pusat Bank NTT,” tutur Yohanis L. Praing.

Ditempat yang sama, Ketua Majelis Jemaat GMIT Pukan Aknino Naioni, Pdt. Katrina Y.S. Nakmofa-Sonbait, S.Th, mengatakan dirinya dan seluruh jemaat merasa sangat bersyukur, karena ada kepedulian yang tinggi dari Bank NTT.

“Saya bersyukur karena Bank NTT memiliki kepedulian kepada kami di Jemaat GMIT Pukan Aknino Naioni, karena gedung Gereja yang beberapa waktu yakni pada 18 November 2021 lalu terdampak angin puting beliung. Bantuan ini sangat membantu, kami bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Bank NTT,” ujar Pdt. Katrina.

Ungkapan terimakasih ini juga dirinya haturkan karena Bank NTT juga sudah membantu jemaat ditempat ini dengan diselenggarakannya pemeriksaan kesehatan gratis.

“Kiranya Bank NTT semakin maju dan menjadi Bank yang semakin diandalkan oleh masyarakat NTT. Selain itu Bank NTT dapat terus membantu masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui di hari kemarin Kamis (16/12/2021) Bank NTT juga menyelenggarakan kegiatan serupa yakni pemberian bantuan bahan bangunan senilai Rp.20.000.000 bagi pembangunan gedung Gereja, St. Paulus Bello yang terletak di Kecamatan Maulafa Kota Kupang dan pemeriksaan kesehatan gratis yang bertempat di Kapela St. Agustinus Bello. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Paket Natal, Bank NTT Serahkan Bantuan 20 Juta Bagi Gereja St. Paulus Bello

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka berbagi sukacita menjelang perayaan Natal 2021, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menyerahkan paket Natal yaitu berupa bantuan bahan bangunan senilai Rp.20.000.000, untuk pembangunan Gedung Gereja St. Paulus Bello, Kecamatan Maulafa Kota Kupang, Kamis (16/12/2021).

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu yang diterima oleh Romo Longginus Bone,Pr.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu (ketiga dari kanan) saat menyerahkan secara simbolis paket Natal yaitu berupa bantuan bahan bangunan senilai Rp.20.000.000, untuk pembangunan Gedung Gereja St. Paulus Bello yang diterima Romo Longginus Bone,Pr, Kamis (16/12/2021). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Pada kesempatan ini hadir pula Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dan Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Steven Messakh.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam sambutannya mengatakan saat ini dunia sedang berubah karena Covid-19 dan digital menjadi salah satu gerbong untuk mendorong terjadinya perubahan dunia dan peradaban.

Sebagai bentuk mensyukuri Natal di tahun 2021 ini, Bank NTT melakukan kegiatan sosial.

“Untuk mensyukuri Natal di tahun 2021 ini kita melakukan kegiatan sosial seperti yang sedang kita lakukan hari ini,”

Dirut Bank NTT juga menghimbau masyarakat agar dapat selalu memanfaatkan sistem pembayaran yang sehat dengan menggunakan mobile banking.

“Bank NTT memiliki mobile banking dan nanti Bank NTT juga akan melaunching pinjaman digital lewat mobile banking.

Dalam kesempatan ini dirinya juga mengatakan kalau ada kreativitas anak-anak muda di Gereja St. Paulus Bello Bank NTT juga siap memberikan support. Gagasan dan pemikiran Dirut Bank NTT ini mendapatkan apresiasi dari para hadirin yang hadir.

Peristiwa Natal 2021 menjadi komitmen bagi Bank NTT guna mengajak semua komponen masyarakat untuk bertransaksi yang sehat dan aman.

Ditempat yang sama Romo Longginus Bone,Pr mengatakan dirinya mewakili Pastor Paroki dan seluruh umat mengucapkan terimakasih kepada Bank NTT.

“Bantuan ini merupakan berkat bagi kami di Natal dan Tahun Baru. Bank NTT merupakan salah satu motor penggerak untuk membangun NTT dan Bank NTT selalu di hati masyarakat dan terimakasih untuk bantuan ini. Doa kami selalu menyertai Direktur Bank NTT dan Direksi, serta tetap setia melayani masyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui selain memberikan menyerahkan bantuan berupa bahan bangunan senilai 20 Juta Rupiah ini, Bank NTT juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yang berlangsung di Kapela St. Agustinus Bello dan juga penyerahan Barcode QRIS kepada Umat pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Pertemuan Tahunan BI 2021, Bank NTT Raih Tiga Apresiasi

NTT AKTUAL. KUPANG. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan apresiasi untuk Bank NTT. Apresiasi ini diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja kepada Manajemen Bank NTT saat acara pertemuan tahunan BI tahun 2021, yang berlangsung di ruang Nemberala – Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT, Rabu (24/10/2021).
Apresiasi ini yaitu meliputi :
1. PT. BPD NTT mendapat apresiasi PTBI sebagai PJSP Bank Pendukung Implementasi QRIS Terbaik Tahun 2021.
2. Bank NTT KCK, mendapat apresiasi sebagai bank penarik Uang Pecahan Kecil Terbanyak di NTT Tahun 2021.
Selain memperoleh apresiasi dari Kantor Perwakilan BI NTT, Bank NTT juga memperoleh apresiasi dari BI Pusat di tingkat Nasional yakni meraih peringkat pertama sebagai Bank Pengelola Kas Titipan Terbaik di daerah 3 T (Terdepan, Terluar, Terpencil) dan Apresiasi ini diperoleh Bank NTT Waikabubak.
Saat ditemui awak Media, Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan
“Kami memberikan apresiasi kepada Bank NTT karena memang Bank NTT ini selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga daerah-daerah terpencil. Selain itu Bank NTT juga sangat baik dalam mengedarkan uang pecahan,” ujar Kepala Perwakilan BI NTT.
Kepala Perwakilan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja saat menyerahkan apresiasi dalam bentuk plakat kepada Bank NTT, Rabu (24/11/2021).
Dirinya menambahkan diberikannya apresiasi dari Kantor Perwakilan BI NTT kepada Bank NTT KCK karena Bank NTT KCK melayani penukaran uang pecahan kecil masyarakat dengan baik dan banyak juga nasabah-nasabah Bank NTT KCK yang menggunakan uang pecahan.
Kepala Perwakilan BI NTT pada kesempatan ini juga menjelaskan mengapa uang pecahan kecil penting, karena menurutnya uang pecahan kecil ini sangat penting di dalam transmisi tukar menukar barang dan jasa.
Kepala Perwakilan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja
Selain itu dirinya juga sangat memberikan apresiasi karena Bank NTT aktif masuk ke Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menggunakan QRIS.
“Kita juga bekerjasama dengan Bank NTT untuk melakukan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah, jadi Agent Of Development dari Bank NTT itu sangat besar perannya, terutama mengelektronifikasi ekonomi dan keuangan daerah,” tuturnya.
Semoga dengan apresiasi ini Bank NTT semakin maju, semakin lebih baik lagi kedepannya untuk menjadi agen pembangunan di Provinsi NTT dan lebih sungguh melayani masyarakat, pungkasnya.
Untuk diketahui pertemuan tahunan BI tahun 2021 ini berlangsung secara Virtual yakni melalui Zoom dan YouTube. (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Wali Kota Launching Galeri ATM Kontainer Bank NTT KCU Kupang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang melaunching Galeri ATM Kontainer di Bank NTT Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang, Jl. Cak Doko, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Rabu (15/9/2021).

Galeri ATM yang dibangun dari kontainer bekas itu didesain secara unik, terletak persis di sisi barat Bank NTT KCU Kupang. Desain bagian dalam dan luarnya dicat menarik, serta dilengkapi pendingin ruangan. Lantainya dipasangi keramik, dibuatkan pintu dan jendela kaca transparan. Disisi atas kontainer, didesain menjadi sebuah tempat nongkrong bagi kaum muda dan bisa menjadi spot foto menarik. Ada lampu hias dan pagar pembatas agar siapapun aman dari kecelakaan. Akses ke atas menggunakan sebuah tangga di sisi timur kontainer. Ada tiga unit mesin ATM di dalamnya untuk melayani sejumlah nasabah yang mendatangi central ATM itu.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota juga menandai secara resmi diberlakukannya Smart Branch Bank NTT di KCU Kupang. Sebelumnya program ini sudah dilaunching oleh Gubernur NTT bertepatan dengan HUT Bank NTT ke-59 pada 17 Juli 2021 lalu dan mulai digunakan di Bank NTT Kantor Cabang Khusus. Smart Branch Bank adalah aktivitas pelayanan nasabah bertransakasi dengan menggunakan mesin SBS yang dapat diinisiasi, dilakukan sendiri oleh nasabah melalui interface nasabah di dalam Smart Bank. Mesin yang digunakan dalam sistem ini antara lain adalah Cash Recycle Machine (CRM), yang merupakan pengembangan dari mesin CDM (Cash Deposit Machine), di mana CDM hanya dapat melayani setoran tunai, sedangkan CRM dapat melakukan keduanya, yakni setor tunai dan tarik tunai, pembayaran, pembelian, transfer. Mesin lain yang digunakan sistem ini adalah Smart Teler System (STS), yang merupakan mesin yang akan melayani pembukaan rekening baru secara mandiri pada SMART BANK NTT, dengan melakukan verifikasi pada NIK nasabah/calon nasabah.

Wali Kota mengapresiasi terobosan yang sudah dibuat Bank NTT tersebut. Diakuinya ada begitu banyak perubahan dan langkah kreatif yang diambil oleh manajemen Bank NTT saat ini yang sudah turut menjaga bahkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Kupang, terutama di tengah pandemi covid 19. “Masyarakat harus tau kontribusi Bank NTT terhadap pembangunan Kota Kupang,” tegasnya. Tidak hanya dalam pertumbuhan ekonomi tetapi juga dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Kupang menata kota menjadi lebih baik. Salah satu contoh nyata yang diungkapkannya adalah CSR Bank NTT di Bundaran Tirosa berupa air mancur yang sekaligus menjadi media iklan bagi Bank NTT. Bank NTT juga sudah membantu Pemkot Kupang dalam upaya melakukan percepatan vaksinasi. Saat ini pencapaian vaksinasi di Kota Kupang sudah mencapai 64 persen, diharapkan akhir September mendatang sudah mencapai 70 persen.

Menurutnya selain lewat pembagian deviden, Bank NTT juga kerap membantu Pemkot Kupang lewat berbagai program CSR-nya. Saat ini Pemkot Kupang sedang berupaya mengajukan permohonan untuk perubahan Peraturan Daerah terkait penambahan modal di Bank NTT. Dia berharap jika sudah ditetapkan, tambahan modal tersebut bisa membantu Bank NTT dalam memenuhi target modal inti yang disyaratkan OJK.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menanggapi semua pencapaian yang mereka peroleh saat ini tidak lepas dari dukungan Wali Kota dan para kepala daerah lainnya sebagai pemegang saham. Dia optimis dengan dukungan positif itu pihaknya akan mencapai modal inti yang diisyaratkan OJK untuk posisi 2020 yakni minimal Rp 2 triliun. Saat ini modal inti yang dimiliki Bank NTT senilai 1 triliun 940 miliar rupiah. Dukungan modal dari Pemkot Kupang hingga saat ini senilai Rp 97,5 miliar, dengan jumlah deviden yang sudah diberikan senilai Rp 142,6 miliar.

Kegiatan hari ini menurutnya merupakan langkah lanjutan dari launching pada 17 Juli 2021 lalu, untuk mewujudkan komitmen menuju super smart bank. “Penyesuaian dan adaptasi industri perbankan dengan dunia digitalisasi perlu terus kita lakukan,” tambahnya. Menurutnya dengan sistem ini layanan teller yang konvensional akan berkurang diganti dengan mesin. Layanan yang selama ini butuh waktu cukup lama kini bisa lebih singkat. Namun diakuinya dalam implementasi sistem ini mereka menemukan kendala, terutama soal syarat administrasi oleh para calon nasabah yang terhambat karena belum memiliki dokumen kependudukan. Bahkan beberapa kali pihaknya menemukan ada calon nasabah yang memiliki KTP “aspal”, dengan data ganda, sehingga tidak bisa diproses. Karena itu pihaknya siap bekerja sama dengan Pemkot Kupang untuk menertibkan masalah administrasi semacam itu.

Mengenai Galeri ATM Kontainer menurutnya jika pandemi sudah berakhir dan warga sudah bisa beraktivitas normal, pihaknya akan menggandeng Karang Taruna kelurahan setempat untuk menampilkan kreativitasnya di tempat tersebut. Pada malam hari tempat tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi warga setempat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja menyampaikan salah satu upaya BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi adalah mendorong digitalisasi ekonomi dan keuangan melalui layanan ATM dan sistem pembayaran. Menurutnya dengan menggunakan sistem ini ada indikasi Bank NTT sudah mulai on the track. Dia berharap dalam dua tahun ke depan Bank NTT sudah menjadi bank devisa.

Wakil Kepala OJK Provinsi NTT, Setia Ariyanto menambahkan menurut penilaian OJK, Bank NTT makin sehat di tengah pandemi covid 19. Dia berharap Bank NTT makin melangkah lebih baik sehingga membuka peluang untuk fully digital dalam pelayanannya. Menurutnya dilihat dari kinerja keuangan Bank NTT secara umum cukup meningkat di tengah pandemi, terutama penyaluran kredit yang sangat tinggi melampaui pencapaian nasional. Perkreditan Bank NTT secara yoy di Bulan Juni 2021 mencapai 7,92 persen sementara secara nasional hanya 0,64 persen. Sementara secara year to date tahun 2021, perkreditan di Bank NTT mencapai 3,05 persen sementara pencapaian secara nasional hanya 1,84 persen. Dia berharap pertumbuhan kredit ini bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi di NTT.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola langoday, MM, Komisaris Independen Bank NTT, Samuel Djoh, para Direktur Bank NTT dan Kepala Divisi, Kepala Bank NTT KCU Kupang beserta jajarannya, Kasie Intel Kajari Kota Kupang serta rohaniwan. Turut mendampingi Wail Kota pada kesempatan tersebut Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally,SH,M.Si, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega,SH, Kepala Badan Keuangan Kota Kupang, Dra. Thruice Balina Oey, M.Si serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji,SSTP, M.Si. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Bank NTT Luncurkan Kantor Kedua Dengan Layanan Smart Branch, Wali Kota Kupang Mengaku Bangga

NTT AKTUAL. KUPANG. PT. Bank Pembangunan Daerah Provinsi NTT (Bank NTT) kini boleh berbangga. Rabu (15/9/2021) mereka meluncurkan kantor kedua dengan layanan smart branch yakni jenis layanan hybrid, atau perpaduan konvensional dengan digital. Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang yang terletak di Jl. Cak Doko, Kelurahan Oetete Kecamatan Oebobo Kota Kupang, resmi beroperasi, setelah seremoni penguntingan pita oleh Wali Kota Kupang, Jefirstson Riwu Kore.

Dirut Bank NTT, Harry Alexanderx Riwu Kaho, saat menjelaskan ke Wali Kota Kupang, Jefirstson Riwu Kore tentang layanan smart branch Bank NTT KCU Kupang, pada Rabu (15/9/2021) siang.

Hadir menyaksikan momentum penting itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, Wakil Kepala OJK NTT, Setia Ariyanto, Plt Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, serta sejumlah mitra. Dari kalangan internal, hadir Dirut Bank NTT Harry Alex Riwu Kaho, Komisaris Independen, Samuel Djoh Despasianus, serta sejumlah Kadiv yakni Kadiv Rencorsec Endri Wardono, Kadiv IT Bisnis, Salmun Randa Terru, Kadiv Treasury, Zet Lamu.

Pada momentum itu, Wali Kota Jefri juga menggunting pita pertanda diresmikannya central ATM yang terbuat dari kontainer yang terletak di sisi barat KCU. Dalam kunjungnnya ke dua lokasi pusat layanan dengan inovasi baru ini, para tamu undangan nampak terkagum-kagum. Mereka tak mampu menyembunyikan rasa bangga atas prestasi yang dilakukan oleh manajemen Bank NTT.

Usai menggunting pita, Wali Kota Kupang dan rombongan melihat-lihat fasilitas yang tersedia di central ATM. Juga hal yang sama pada layanan smart branch KCU. Di lantai satu KCU, Wali Kota nampak terkesima saat menyaksikan demonstrasi pegawai yang melayani seorang nasabah yang hendak menginisiasi kredit pada KIOSK. Hal yang sama juga pada layanan STS dan smart teller.

Dirut Alex saat itu menjelaskan bahwa jika sebelumnya mereka menyiagakan enam orang teller, maka dengan layanan terbaru ini, hanya ada dua teller dan setiap teller melayani tiga mesin. Nasabah cukup menggesek kartu ATM, lalu mengikuti proses selanjutnya, untuk layanan apa saja yang membutuhkan jasa Bank NTT. Ada satu teller konvensional, sebagai layanan transisi bagi warga yang membutuhkaan bukti-bukti administrasi dan sebagainya.
Sementara, dalam seremoni awal, dalam pertemuan yang sangat terbatas dan taat Prokes, Dirut Harry Alex Riwu Kaho menegaskan bahwa “Kegiatan pagi ini adalah langkah selanjutnya dari komitmen tanggal 17 Juli Lalu, untuk Bank NTT menuju super smart bank. Sehingga adaptasi menuju dunia digitalisasi, kita terus lakukan.

“Semua bisa tercapai karena dukungan yaang kuat dari pak Wali Kota, dan seluruh pemegang saham sehingga modal inti kita yang diwajibkan oleh OJK, yakni modal inti minimum Rp 2 T, kami optimis akan mencapainya,” ujar Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.

Lebih jauh menurut Alex, modal inti yang sudah terkumpul hingga hari ini tercatat sudah mencapai Rp 1, 940 Triliun dan masih ada beberapa Pemda lagi termasuk Pemkot Kupang yang belum menyetornya. “Karena itu kami menanti penyertaaan modalnya.”
Saat itu, Dirut Alex juga menjelaskan bahwa Bank NTT pun berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan untuk ekspansi dana PEN. “Dua kali kita dipercayakan dan sudah dua kali kita penuhi. Pertama Rp 1 M, kita ekspansi 200 %, yang kedua juga Juni kemarin kita dikasi Rp 100 M dan sudah ekspansi sebesar Rp 200 M. Dari dua siklus ini kita sudah memenuhi komitmen dengan Kemenkeu.” Sementara terkait kontainer ATM, dia menjelaskan bahwa didesain untuk nantinya bisa bersinergi dengan Pemkot Kupang untuk layanan smart city. Karena itu pihaknya terbuka dengan Pemkot Kupang untuk bekerjasama dalam layanan administrasi kependudukan.

Sementara Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja dalam sambutannya menegaskan bahwa ada beberapa langkah yang dilakukan BI yakni mendorong sektor-sektor produktif yang resikonya rendah. Baik dari pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Kedua, yang dilakukan oleh BI, OJK, Bank NTT maupun lembaga non perbankan adalah memberikan Akses keuangan melalui TPAKD. Ketiga, BI mendorong berupa digitalisasi ekonomi dan keuangan.

“Kali ini kita dorong Bank NTT melakukan digitalisasi keuangaan, salah satunya melalui layanan ATM dan berbagai sistem pembayaran. Bank Indonesia menciptakan sistem ini sehingga digitalisasi ekonomi dan keuangan bisa berjalan sebagaimana yang kita harapkan. Triwulan kedua pertumbuhan ekonomi sudah 4,22, walau lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi secara nasional, yakni 7,07 tetapi ini memberikan indikasi yang cukup kuat bahwa kita sudah mulai on the track,”tegas Ariawan Atmaja.

Di samping menciptakan ekosistem sistem pembayaran, Bank Indonesia menurutnya sudah menyusun blue print sistem pembayaran. Termasuk QRIS menjadi bagian dari implementasi sistem pembayaran. Berikutnya, BI pun mendorong digitalisasi dan elektronifikasi sistem pembayaran di Pemda. Menurutnya ini penting karena PD akan meningkat setelah semua terdigitalisasi. Karena itu Bank Indonesia bekejasama dengan Bank NTT akan mendorong para bupati dan walikota di NTT untuk terus melakukan percepatan melalui digitalisasi.

Sementara itu Wakil Kepala OJK NTT, Setia Ariyanto dalam sambutannya menegaskan bahwa OJK melihat, Bank NTT melangkah ke arah yang lebih baik. Sesuai statusnya yang sudah dinyatakan sebagai bank yang sehat tentu menjadikan Bank NTT menggunakan layanan digital dalam pelayanannya.

“Ini yang kami dorong dalam era pandemi seperti ini. Kami beri apresiasi kepada teman-teman di KCU uang sudah memiliki kantor yang bagus, sehingga nantinya berdampak pada pelayanan kepada masyarakat NTT,”tegasnya sembari menambahkan sentuhan-sentuhan seperti yang dilakukan oleh manajemen saat ini, dengan layanan smart branch, perlu didorong. Pihaknya berharap dengan peningkatan layanan transaksi di Bank NTT ini, akan mengurai antrian panjang serta dari sisi kualitas layanan, lebih maju.

Wali Kota Kupang Bangga Kinerja Direksi

Sementara itu Wali Kota Kupang, Jefirstson Riwu Kore, dalam sambutannya tak mampu menyembunyikan rasa bangganya pada kinerja Direktur Utama Harry Alex Riwu Kaho dan manajemen. “Begitu banyak perubahan dan kreativitas yang dibuat oleh Bank NTT. Sekaligus membantu ekonomi di Kota Kupang. Sebagai pemimpin di kota ini kami merasakan betul bagaimana gejolak ekonomi di masa pandemi ini. Namun Bank NTT tetap berjuang luar biasa. Tadi bapak dari OJK mengatakan, kreditnya bertumbuh, itu prestasi yang luar biasa. Dari sisi prestasi, kreativitas, kami melihat pemimpin yang sekarang adalah orang yang memiliki visi luar biasa kedepan. Ini pemimpin-pemimpin yang kita cari untuk membangun Indonesia khususnya ekonomi di Provinsi NTT,” tegas Jefri.

Dia menambahkan “Saya berterimakasih kepada Pak Alex dan direksi yang lain karena secara luar biasa membantu kami di kota ini untuk membantu ekonomi. Bapak Nyoman juga berkolaborasi dengan kami sehingga inflasi di kota bisa terjaga baik. Saya kira ini langkah awal yang luar biasa, untuk ekonomi di sini bertumbuh secara baik. Saya atas nama Pemkot Kupang ucapkan banyak terimakasih kepada Bank NTT yang sudah cukup bayak membantu kami di kota ini.”

Masih dalam kesempatan itu, Wali Kota pun menjelaskan bahwa ketika masuk kota, ada banyak perubahan yang disumbang oleh Bank NTT. Salah satunya, air mancur Bundaran PU, itu adalah salah satu terobosan. Kami berterimakasih atas kepeduliannya terhadap kota ini,” tegas Wali Kota Jefri.

Masih dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa masyarakat harus tau bahwa kontrubusi Bank NTT terhadap Kota Kupang cukup banyak. Banyak keuntungan yang diperoleh Pemkot Kupang atas kerjasama dengan Bank NTT. Ada CSR, dan juga kemudahan lain bernilai puluhan miliar yang sudah diterima.

“Atas nama pribadi saya ucapkan banyak terimakasih atas kerjasama dan kreativitas-kreativitas yang dilakukan oleh pemimpin yang sekarang. Yakni bagaimana menggunakan dana sekecil-kecilnya untuk kesejahteraan masyarakat. Saya berterimakasih karena selama pandemi ini, Bank NTT juga terlibat dalam vaksinasi dalam berbagai tempat di kota ini. Hari ini persentase jumlah warga yang divaksin adalah 64 persen. Dibandingkan dengan NTT secara keseluruhan 18 persen. Kita terus berjuang baik lewat lembaga-lembaga lain, kita berterimakasih kepada TNI Polri, Kajari dan Kajati yang bayak membantu kita.” tutup Wali Kota Kupang. (***)

Dukung Sidang Sinode GMIT Ke-35, Bank NTT Bantu Rp. 500 Juta

NTT AKTUAL. KUPANG. Sebagai bentuk dukungan dan didasari rasa kepedulian yang tinggi, Bank NTT memberikan bantuan sebesar Rp. 500.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) kepada Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).

Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu (ketiga dari kiri) saat menyerahkan CSR dari Bank NTT yang diterima Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Gayus Pollin, S.Th (kedua dari kanan) disaksikan Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, Wakil Sekretaris Majelis Sinode GMIT, Pdt. Elisa Maplani, S.Th.,M.Si, Ketua Panitia pembangunan gedung pertemuan sidang Sinode GMIT di Kabupaten Sabu Raijua, Thimotius Ludji, Kamis (02/9/2021). Dok : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Bantuan yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank NTT ini diberikan guna membantu pembangunan Gedung Pertemuan Sidang Sinode GMIT ke-35, yang nantinya akan berlangsung di Kabupaten Sabu Raijua pada Tahun 2023 mendatang.

Bantuan CSR Bank NTT ini diserahkan langsung oleh Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu dan diterima Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Gayus Pollin, S.Th, disaksikan Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Elisa Maplani, S.Th.,M.Si, Ketua panitia pembangunan gedung pertemuan sidang Sinode GMIT di Sabu Raijua, Thimotius Ludji, pada Kamis (02/9/2021).

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan bantuan yang diberikan ini merupakan bantuan CSR Bank NTT dan sekiranya dengan bantuan ini Bank NTT juga ingin turut serta mensukseskan Sidang Sinode GMIT ke-35 nantinya Tahun 2023 di Kabupaten Sabu Raijua.

Selain itu pada kesempatan dirinya juga mengharapkan agar bantuan yang diberikan ini dapat meningkatkan kemitraan yang sudah terjalin dengan baik selama ini antara Bank NTT dan Sinode GMIT.

“Semoga Sidang Sinode GMIT ke-35 nantinya di Tahun 2023 di Kabupaten Sabu Raijua dapat berjalan dengan baik dan pembangunan Gedung Pertemuan Sidang Sinode GMIT ke-35 dapat berguna bagi masyarakat,” tandasnya.

Dikesempatan yang sama Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Gayus Pollin, S.Th, mengatakan dirinya berterimakasih kepada Bank NTT yang sudah turut memberikan perhatian serius, kepedulian dan semangat persaudaraan yang tinggi dalam rangka membantu pembangunan Gedung Pertemuan Sidang Sinode GMIT ke-35.

“Saya ucapkan rasa terima kasih yang tinggi kepada pihak Bank NTT dan Direksi yang sudah turut bahu-membahu mensukseskan Pertemuan Sidang Sinode GMIT ke-35 yang akan berlangsung nantinya di Kabupaten Sabu Raijua pada Tahun 2023 mendatang, yakni dengan pemberian bantuan bagi pembangunan Gedung Pertemuan Sidang Sinode GMIT ke-35. Selain itu menurut saya apabila pembangunan Aula itu berhasil dengan baik nantinya akan bermanfaat bagi pelayanan kemasyarakatan dan berbagai komponen yang ada di Sabu Raijua pada waktu-waktu yang akan datang dan itu juga merupakan suatu simbol kerjasama yang baik dalam membangun daerah NTT khususnya di Kabupaten Sabu Raijua,” ujar Pdt. Gayus.

Bantuan yang sudah diserahkan kepada GMIT, melalui Majelis Sinode dan kepada Panitia pembangunan Gedung Pertemuan Sidang Sinode GMIT ke-35 akan dikelola dengan baik untuk menghasilkan suatu fasilitas berupa gedung yang sangat membantu secara jangka pendek untuk Sidang Sinode GMIT ke-35, dan jangka menengah panjang bagi kepentingan pelayanan Gereja dan juga bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Sabu Raijua, jelas Pdt. Gayus. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Bank NTT Beri Bantuan Sumur Bor Bagi Masyarakat Kecamatan Semau & Kelompok Budi Daya Kelor ‘Liman’

NTT AKTUAL. SEMAU. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) yang merupakan bank kebanggaan masyarakat NTT dalam kiprahnya selain aktif mendukung pemerintah dalam memajukan perekonomian daerah, di sisi lain Bank dengan moto “Melayani Lebih Sungguh” ini juga selalu eksis menunjukkan kepedulian sosial nya yakni dengan akrif memberikan bantuan menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat.

Penyaluran dana CSR ini dibuktikan Bank NTT salah satunya yakni dengan memberikan bantuan CSR sumur bor bagi Kelompok Tani Budi Daya Kelor “Liman” Semau Selatan dan di Kompleks Kantor Camat Semau Kabupaten Kupang Provinsi NTT, pada Jumat (27/08/2021).

Bantuan sumur bor ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Umum Bank NTT, Yohanis Landu Praing bertempat di Otan Semau.

Bantuan CSR secara simbolis ini diterima oleh Bupati Kupang, Korinus Masneno.

Untuk diketahui dalam acara penyerahan bantuan CSR Bank NTT berupa sumur bor ini turut pula dihadiri Camat Semau, Yoel M. Laitabun, S.Si.,M.Kes dan Ketua Kelompok Tani Budi Daya Kelor “Liman”, Marthen D. Solet. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata