DPRD NTT Hargai Langkah Cepat PEMPROV NTT Dalam Menangani Dampak Bencana Seroja

NTT AKTUAL. KUPANG. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hargai Langkah Cepat Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dalam menangani dampak bencana seroja.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi NTT, Emilia J. Nomleni saat menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-8 DPRD Provinsi NTT : Penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 sekaligus Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, usai Rapat Paripurna Pelantikan Anggota PAW DPRD Provinsi NTT, yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi NTT, pada Selasa (11/05/2021).

“Atas nama Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Provinsi NTT, kami menyampaikan dukacita dan sepenanggungan kepada seluruh masyarakat yang mengalami bencana Seroja. Tuhan akan menolong kita untuk kembali bangkit dan pulih. Penanggulangan bencana alam merupakan tanggung jawab kita bersama, untuk itu kita perlu membangun kesadaran bersama dalam upaya meningkatkan kekompakan dan kebersamaan dalam penanggulangan berbagai bencana di NTT. Dalam rangka penanganan bencana yang terjadi di beberapa daerah di NTT, DPRD terus mendorong dan mendukung langkah-langkah Pemerintah Provinsi NTT dalam upaya percepatan dan penanganan rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana. Dewan juga berusaha untuk terus hadir di tengah masyarakat untuk mendorong dan memotifasi masyarakat, untuk tetap tegar dan bangkit dari berbagai keterpurukan usai badai siklon tropis seroja yang melanda NTT,” kata Ketua DPRD NTT

Lebih jauh Emilia Nomleni mengatakan bahwa pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020/2021 DPRD Provinsi NTT telah melaksanakan fungsinya sesuai dengan agenda utama yaitu pembahasan terhadap LKPJ Gubernur NTT TA. 2020 dengan membentuk Pansus yang ditetapkan dengan keputusan DPRD Provinsi NTT. Pansus telah bekerja dengan menghasilkan sejumlah catatan kritis dan rekomendasi DPRD atas LKPJ Gubernur tersebut, yang telah disampaikan kepada Gubernur pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT tanggal 27 April 2021 lalu. “Untuk itu kiranya rekomendasi DPRD atas LKPJ Gubernur mendapatkan perhatian serius dari Gubernur, untuk dilaksanakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan program serta kegiatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat NTT,” ujar Emilia.

Lebih jauh Ketua DPRD NTT, Emilia Nomleni juga menyampaikan bahwa DPRD juga telah melaksanakan fungsi Pembentukan peraturan daerah dengan menetapkan 6 (enam) Ranperda Provinsi NTT usul prakarsa DPRD. DPRD terus mendorong pemerintah Provinsi secara bersama untuk menyelesaikan tahapan akhir proses Ranperda tersebut. Dirinya juga mengingatkan bahwa pelaksanaan APBD untuk TA. 2021 telah memasuki triwulan kedua. “Fungsi APBD dalam situasi Pandemi Covid-19 maupun bencana alam yang dialami hampir di seluruh wilayah NTT, menjadi sangat strategis dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi, baik melalui kebijakan maupun program pembangunan. DPRD melalui komisi-komisi dan alat kelengkapan terkait, terus melakukan monitor dan mengevaluasi pelaksanaan APBD pada kuartal pertama tahun 2021, agar dapat dijalankan secara cepat, tepat dan efektif dalam mendorong pemulihan sosial ekonomi di NTT. DPRD Juga telah melakukan fungsi pengawasan dengan melakukan kunjungan secara langsung dan mengevaluasi pelaksanaan program kegiatan, agar mempunyai korelasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat”, tandas Srikandi NTT yang sangat intens memperjuangkan hak-hak anak dan kaum perempuan ini.

Penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020/2021 DPRD Provinsi NTT diawali dengan Penempatan Anggota PAW DPRD Provinsi NTT, Johan J. Oematan sabagai anggota Komisi II dan Sebagai Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah. Dilanjutkan dengan penyerahan Laporan Reses DPRD Provinsi NTT pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 oleh Ketua DPRD Provinsi NTT kepada Wakil Gubernur NTT, Josef Adreanus Nae Soi. Dalam rapat paripurna tersebut juga dibacakan Laporan Sekretaris DPRD Provinsi NTT tentang Pelaksanaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 dan Agenda Kegiatan DPRD Provinsi NTT pada Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil-wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, masing-masing : Inche D.P. Sayuna, P. Christian Mboeik dan Aloysius Malo Ladi, serta diikuti oleh Para Anggota DPRD Provinsi NTT secara luring maupun daring. Nampak hadir juga : Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi NTT dan beberapa Perwakilan Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Wagub Hadiri Pelantikan Johan J. Oematan Sebagai Anggota PAW DPRD Provinsi NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Adrianus Nae Soi, menghadiri Rapat Paripurna ketujuh DPRD Provinsi NTT, pada Selasa (11/05/2021), dengan agenda utama : Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPRD Provinsi NTT Pengganti Antar Waktu Sisa Masa Jabatan 2019-2024, Johan J. OEmatan, SH, M. Si dari Partai Golongan Karya Dapil NTT II (Kabupaten Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua).

Rapat Paripurna tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi NTT, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia J. Nomleni, didampingi Wakil-wakil Ketua DPPRD Provinsi NTT, masing-masing : Inche D.P. Sayuna, P. Christian Mboeik dan Aloysius Malo Ladi, serta diikuti secara luring maupun daring oleh Para Anggota DPRD Provinsi NTT.

Rapat Paripurna ini dibuka oleh Ketua DPRD Provinsi NTT, Emilia J. Nomleni, dan diawali dengan Pembacaan Salinan Keputusan Mendagri oleh Sekretrais DPRD Provinsi NTT, Thobias Ngongo Bulu. Salinan Keputusan Mendagri yang dibacakan di depan rapat paripurna tersebut dengan Nomor : 161.53-1045 Tahun 2021, tanggal 20 April 2021, tentang Peresmian Pemberhentian Anggota DPRD Provinsi NTT a.n. Cornelis Feoh, SH sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT Masa Jabatan 2019-2024 terhitung sejak meninggal dunia tanggal 3 Januari 2021. Dan Pembacaan Salinan Keputusan Mendagri Nomor : 161.53-1064 Tahun 2021, tanggal 20 April 2021, tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Provinsi NTT Sisa Masa Jabatan 2019-2024 a.n. Johan J. OEmatan, SH, M. Si, terhitung mulai tanggal pelantikan pada hari ini. Usai pembacaan Salinan keputusan Mendagri, Ketua DPRD Provinsi NTT memandu Pengucapan Sumpah/ Janji dari Johan J. OEmatan sebagai Anggota DPRD yang didampingi oleh rohaniwan pendamping, RD. Ansel Leu.

Dalam sambutan dari Ketua DPRD Provinsi NTT, Emi Nomleni yang juga adalah Ketua DPD PDIP NTT menyampaikan profisiat kepada Johan J. Oematan karena telah resmi manjadi anggota DPRD mulai hari ini.

“Atas nama Jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi NTT dan Sekretariat Dewan, mengucapkan selamat bergabung di rumah besar aspirasi rakyat NTT, kami semua bersukacita dalam semangat persaudaraan menyambut kehadiran Bapak Johan J. Oematan. Mudah-mudahan dengan kehadiran menambah semangat baru dan dapat meningkatkan dinamika serta efektifitas pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan DPRD dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat NTT”, ujar Srikandi NTT pertama yang memimpin DPRD Provinsi NTT.

Di akhir pidato, Emilia Nomleni juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih Bapak Cornelis Feoh, SH, sebagai sahabat yang telah mendedikasikan pengabdian dan pelayanan sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT sampai akhir hayatnya.

“Kami kehilangan sahabat, namun kami akan terus melanjutkan pekerjaan yang tersisa di dalam rumah rakyat ini. Dan kepada keluarga besar almarhum Bapak Cornelis Feoh, kami menyampaikan terima kasih banyak karena telah mempersembahkan putera terbaik dalam kontribusi pembangunan di NTT”, kata Ketua DPRD NTT.

Nampak hadir pada Rapat Paripurna tersebut diantaranya : Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Danrem 161 Wirasakti, Brigjen Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. IP, MM, dan Perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi NTT, Beberapa Pimpinan Perangkat Daerah Leingkup Pemrov. NTT. Diakhir dari peripurna tersebut ditandai dengan ucapan salam namaste oleh Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi NTT, Sekda Provinsi NTT, tamu undangan lainnya kepada Anggota DPRD Provinsi NTT yang baru dilantik Johan J, OEmatan, SH, M,. Si didampingi Isteri, Ibu Vivi Oematan dan keluarga. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Antusias Customer Tinggi, PT SBM NTT Berencana Gelar Lagi Event SUZUKI FIESTA

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Melihat antusias customer yang tinggi di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang pada event SUZUKI FIESTA perdana yang digelar oleh PT Surya Batara Mahkota atau disingkat PT SBM pada tanggal 3 hingga 7 Mei 2021 lalu di Showroom Suzuki Mobil Jln Timor Raya No 01 Kota Kupang, PT SBM NTT selaku Main Dealer Suzuki Mobil wilayah Nusa Tenggara Timur berencana untuk menggelar kembali event “SUZUKI FIESTA tahap II”.

Branch Manager PT SBM NTT, Theo Pareira saat ditemui Media ini, Senin (10/05/2021) mengatakan mudah-mudahan bisa terpenuhi kedepannya, PT SBM NTT berencana menggelar event SUZUKI FIESTA setiap tiga bulan sekali (per triwulan).

“Rencana ini agar dapat lebih merangsang masyarakat untuk dapat membeli mobil dengan paket yang murah. Selain itu agar masyarakat yang tidak sempat membeli mobil Suzuki pada event SUZUKI FIESTA tahap I yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 7 Mei lalu, dapat membelinya pada event SUZUKI FIESTA tahap II berikutnya,” ujar Theo.

Dirinya menceritakan pada event SUZUKI FIESTA perdana yang diadakan PT SBM NTT dari tanggal 3 sampai dengan 7 Mei 2021, PT SBM NTT memperoleh hasil yang baik karena hasil penjualan yang diperoleh melampaui dari target yang ditentukan sebelumnya.

“Sebelumnya pada pelaksanaan event SUZUKI FIESTA tahap I kami dari PT SBM NTT menargetkan target penjualan 50 mobil, tetapi hingga penutupan SUZUKI FIESTA tahap I pada 7 Mei 2021 lalu, kami memperoleh sebanyak 61 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk 61 Mobil Suzuki di PT SBM NTT,” ujar Theo.

Dirinya menambahkan dalam hal ini PT SBM NTT merasa senang dan puas dikarenakan customer menaruh kepercayaan terhadap produk Suzuki.

Pada pelaksanaan event SUZUKI FIESTA perdana yang berlangsung dari tanggal 3 sampai dengan 7 Mei 2021 itu Konsumen Suzuki mendapatkan sejumlah bonus yang menarik dan uang muka atau DP yang murah, jelasnya.

“Seperti khusus nya untuk mobil Suzuki Pick Up New Carry kita memberikan bonus yaitu uang muka atau DP yang murah yakni hanya Rp.16.000.000, dan yang membeli Pick Up New Carry mereka mendapatkan bonus hadiah pula seperti kaca film, talang air, karpet, alat pemadam api ringan dan juga diberikan paket sehat Suzuki dimana di dalamnya itu ada Multi vitamin, masker dan lain sebagainya,” ungkap Theo.

Lanjut nya, sementara itu untuk mobil Suzuki seperti Ignis, Ertiga dan XL 7 uang mukanya hanya Rp.20.000.000 dan paket bonus hadiah nya juga hampir sama seperti pada pembelian Mobil Suzuki Pick Up New Carry tersebut.

“Selain itu kami juga di support oleh Leasing yang luar biasa dengan paket yang menarik sehingga konsumen juga antusias berminat memperoleh kesempatan saat event SUZUKI FIESTA tahap I kemarin. Leasing-leasing tersebut yakni Suzuki Finance, Indo Mobil Finance, Leasing Mandiri Tunas Finance (MTF) dan Adira Finance,” tutur Theo.

Dirinya menerangkan pula selama berlangsungnya event SUZUKI FIESTA tahap I dari tanggal 3 hingga 7 Mei 2021 lalu, PT SBM NTT sangat memperhatikan dan juga aktif menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam penerapan protokol kesehatan PT SBM NTT ini membatasi jam kunjungan customer ke showroom Suzuki Mobil baik pembatasan kunjungan per harinya dan per jam nya. Selain itu PT SBM NTT juga menyediakan alat cuci tangan, hand sanitizer dan alat pengukur suhu tubuh,” kata Theo.

Diakhir wawancara ini, Theo Pareira selaku Branch Manager PT SBM NTT mengucapkan terimakasih kepada para konsumen yang telah menaruh kepercayaan terhadap produk Suzuki dan juga kepada pihak Leasing yang sudah memberikan support serta dukungan yang luar biasa dengan paket yang menarik.

“Tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada Media yang sudah membantu mempublikasikan SUZUKI FIESTA tahap I sehingga customer bisa lebih mendapatkan informasi tentang event SUZUKI FIESTA tahap I tersebut,” tutupnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Wakil Gubernur NTT Audiens Bersama Bupati dan Wakil Bupati Malaka

NTT AKTUAL. KUPANG. Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM menerima kunjungan Bupati Malaka Simon Nahak dan Wakil Bupati Louise Lucky Taolin bertempat di ruang kerjanya pada Senin (10/05/2021).

Dalam pertemuan audiensi tersebut Wakil Gubernur meminta agar Pimpinan Daerah Kabupaten Malaka bersinergi bersama Pemerintah Provinsi NTT dalam mewujudkan Pembangunan Daerah.

“Kita mau agar dalam melaksanakan pembangunan di daerah, maka Pemerintah Kabupaten/Kota harus terus bergandengan dengan Pemerintah Provinsi untuk searah dalam pembangunan menuju kesejahteraan. Saya yakin dengan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Malaka yang baru saja dilantik ini bisa melanjutkan tongkat estafet pembangunan dengan baik,” ujar Wagub Josef.

“Kami pihak pemprov juga akan terus mendukung kinerja Bupati dan Wakil Bupati Malaka bersama DPRD Kabupaten Malaka agar bisa mengedepankan kesejahteraan masyarakat sebagai yang utama. Pengelolaan anggaran harus bisa sampai ke masyarakat sehingga mereka bisa menikmati hasilnya. Saya juga minta agar dalam bekerja harus tetap memperhatikan aspek toleransi, tidak pedului perbedaan agama ataupun suku, asalkan kita tetap fokus sama-sama bekerja,” jelas Wagub Josef.

Selanjutnya Wagub Josef juga mengarahkan terkait pembangunan di Kabupaten Malaka sebagai salah satu kabupaten perbatasan di Indonesia agar menjadi prioritas dalam pembangunan.

“Pembangunan di Kabupaten Malaka tidak bisa tercapai kalau tanpa bersinergi, apalagi Malaka merupakan salah satu Kabupaten yang berbatasan langsung dengan RDTL (Republik Demokratik Timor Leste) sehingga pendekatan pembangunannya perlu adanya dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Malaka dengan mengedepankan pembangunan wilayah perbatasan sehingga semua sektor dan pelaku pembangunan mengambil peran dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Malaka,” ungkap Wagub Josef.

Sementara itu Bupati Malaka Simon Nahak mengatakan saat ini ia bersama wakilnya sedang dalam program 100 hari bekerja.

“Kami saat ini sedang dalam program 100 hari kerja dengan membenahi penataan dan berbagai pembenahan. Saat ini kami sedang melakukan rencana penataan kota mulai dari koordinasi dengan Dinas PUPR untuk pembangunan perkantoran, pembangunan trotoar, saluran air, lampu lalu lintas dan alun-alun kota. Kita sedang mendesain semuanya,” ujar Bupati Simon.

“Saat ini juga kami juga sedang menegaskan pada transparansi pengelolaan anggaran agar tidak ada tindak korupsi mulai dari Pemerintahan Desa hingga Tingkat Pemerintahan Kabupaten Malaka. Kerja harus tulus, jujur dan tulus agar bisa mencapai keejahteraan rakyat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan saat ini juga dilakukan rencana desain kawasan percepatan ekonomi di perbatasan Kabupaten Malaka – RDTL. “Kami sedang usahakan untuk pembangunan kawasan percepatan ekonomi di lintas batas Malaka dan RDTL. Juga kami meminta agar pihak Pemerintah Provinsi NTT juga bisa bersama mendampingi melalui Pokja penanganan stunting Kabupaten Malaka dalam penanganan stunting,” tambahnya. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Luar Biasa, 61 Mobil Suzuki Terjual di Event SUZUKI FIESTA PT SBM NTT

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Pencapaian yang luar biasa di raih PT Surya Batara Mahkota atau di singkat PT SBM selaku Main Dealer Suzuki Mobil wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni sebanyak 61 Mobil Suzuki laku terjual dalam event SUZUKI FIESTA yang diselenggarakan oleh PT SBM NTT dari tanggal 3 hingga 7 Mei 2021 lalu bertempat di Showroom Suzuki Mobil Jln Timor Raya No 01 Kota Kupang.

Saat ditemui Media ini, Senin (10/05/2021), di ruang kerjanya Branch Manager PT SBM NTT, Theo Pareira mengatakan pada event SUZUKI FIESTA yang diadakan PT SBM NTT dari tanggal 3 sampai dengan 7 Mei 2021, PT SBM NTT memperoleh hasil yang baik karena hasil penjualan yang diperoleh melampaui dari target yang ditentukan sebelumnya.

“Sebelumnya pada pelaksanaan event SUZUKI FIESTA kami dari PT SBM NTT menargetkan target penjualan 50 mobil, tetapi hingga penutupan SUZUKI FIESTA pada 7 Mei 2021 lalu, kami memperoleh sebanyak 61 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk 61 Mobil Suzuki di PT SBM NTT,” ujar Theo.

Dirinya menambahkan dalam hal ini PT SBM NTT merasa senang dan puas dikarenakan customer menaruh kepercayaan terhadap produk Suzuki. “Selain itu kami juga di support oleh leasing yang luar biasa dengan paket yang menarik sehingga konsumen juga antusias berminat memperoleh kesempatan saat event SUZUKI FIESTA kemarin. Leasing-leasing tersebut yakni Suzuki Finance, Indo Mobil Finance, leasing Mandiri Tunas Finance (MTF) dan Adira Finance,” tutur Theo.

“61 unit mobil Suzuki yang sudah dipesan oleh para konsumen ini paling lambat akan sampai ke tangan konsumen pada bulan Mei 2021. Saat ini kami sudah memesan unit-unit mobil yang belum ada di stock kami agar bisa di kirim di bulan Mei, tapi sebagian besar mobil yang dipesan ada pada stock kami di Kupang, sehingga costumer yang sudah memesannya jangan khawatir karena pasti cepat dapat unit mobil yang diinginkan,” katanya.

Tipe-tipe mobil Suzuki yang terjual pada event SUZUKI FIESTA yaitu tipe Pick Up New Carry terjual sebanyak 44 unit, Mikrolet 1 unit, Karimun 1 unit, Ignis 6 unit, Ertiga 5 unit, APV 1 unit dan XL 7 sebanyak 3 unit, jelas Theo.

“Pencapaian ini sungguh luar biasa karena melampaui target, dan terimakasih kepada para customer atas kepercayaannya kepada produk Suzuki,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan pula bahwa pemesanan dan pembelian Mobil ini ada dilakukan melalui leasing dan ada pula yang melakukan pembelian secara cash.

“Leasing Suzuki Finance memperoleh 7 unit, leasing Indo Mobil Finance sebanyak 18 unit, leasing Mandiri Tunas Finance (MTF) 9 unit, Adira Finance 17 unit dan pembelian cash sebanyak 10 unit. Semua aplikasi sudah di survei terutama yang kredit, dan semuanya untuk delivery unit nya akan di dorong pada bulan ini,” tandasnya.

Atas pencapaian ini, tidak lupa juga terimakasih PT SBM NTT ucapkan kepada Media yang sudah membantu mempublikasikan SUZUKI FIESTA sehingga costumer bisa lebih mendapatkan informasi tentang event SUZUKI FIESTA dan pada akhirnya para customer melakukan pemesanan kendaraan, pungkasnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang Bagi Bantuan AHY dan Serap Aspirasi Warga Sulamu

NTT AKTUAL. KUPANG. Bantuan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada korban bencana akibat siklon tropis seroja di NTT terus berdatangan, Kabupaten Kupang sebagai salah satu daerah yang dilanda badai seroja juga mendapat bantuan tersebut.

DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang yang dipimpin Winston Neil Rondo memimpin langsung aksi penyaluran bantuan dari Ketum Partai Demokrat tersebut. Winston Neil Rondo dan rombongan membagikan paket bantuan di Kecamatan Sulamu, pada hari ini Minggu (9/5/2021).

Aksi kemanusiaan ini merupakan tahap ke-3 yang merupakan tahapan lanjutan penyerahan bantuan kepada korban siklon tropis seroja di Kabupaten Kupang, dalam aksi tersebut Winston dan rombongan mendatangi tujuh RT di Desa Pariti dan Oeteta, Partai Demokrat membantu 70 KK, tempat tinggal keluarga tersebut mengalami kerusakan langsung karena dampak bencana banjir dan angin kencang.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Partai Demokrat menerapkan metode berbeda dalam penyaluran bantuan dengan mengunjungi langsung setiap warga yang dilanda bencana.

“Ada lima RT di Pariti dan dua RT di Oeteta. Pariti dilanda banjir dan sebagiannya angin sedangkan di Oeteta dilanda angin kencang sehingga banyak pepohonan tumbang dan menindih rumah warga,” kata Winston Rondo yang juga merupakan mantan Ketua Pemuda Sinode GMIT ini.

Ketua Umum AHY, memberikan 70 paket bantuan di Kecamatan Sulamu, bantuan tersebut terdiri dari beras, mie instan, gula pasir, vitamin c dan masker.

Dalam kesempatan tersebut Partai Demokrat juga berdialog untuk mendengarkan keluhan warga setempat, masyarakat mengisahkan bahwa setiap tahun daerah tersebut dilanda banjir, namun dengan perubahan air sungai akibat dari perusahaan yang bekerja dalam pengolahan pasir dan batu, tetapi hanya 10-20 cm. Tahun ini karena curah hujan cukup besar, maka air yang masuk cukup tinggi bahkan endapan lumpur juga masuk rumah warga, “kami terpaksa mengungsi beberapa hari , atap juga dibawa angin, ada juga yang tertindih pohon, bukan hanya itu, rumah terendam air dan endapan lumpur kali,” kata salah satu warga.

Aspirasi lain warga Pariti adalah meminta bantuan Pemerintah Kabupaten dan Provinsi agar segera dibangun tanggul di daerah Pariti yang menghadap ke pemukiman warga, tujuan mereka adalah agar banjir yang melanda daerah tersebut bisa berkurang volumenya, selain itu, warga Pariti juga meminta agar mengatur kembali tata kelola pemanfaatan bahan tambang galian c karena sudah sembrawut dan tidak teratur, “saudagarnya mau dapat duit tetapi warga yang dirugikan, bukan hanya rumah yang rusak tetapi padi dan jagung yang siap panen hilang dibawa banjir, kami titipkan ini kepada Partai Demokrat,” ujar salah satu masyarakat Sulamu.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang, Winston Neil Rondo mengatakan bahwa isi hati Partai Demokrat adalah niat berbagi dari keterbatasan yang dimiliki, tugas DPC adalah melanjutkan bantuan langsung dari Ketua Umum AHY yang hadir langsung di NTT khususnya di Kota Kupang, “kami memastikan bahwa ini sampai di tangan yang betul-betul membutuhkan, kita berharap walaupun keciil dan terbatas masyarakat bisa merasakan suka cita dan dukungan Partai Demokrat,” tutur Winston.

Rencana DPC Partai Demokrat dalam minggu ini adalah melanjutkan aksi bagi bantuan di Desa Tanini dan Kecamatan Amfoang Tengah yakni di Desa Bitobe dan beberapa desa sekitar, dalam aksi tersebut semangat Partai Demokrat menjelaskan bahwa partai politik tidak hanya hadir saat pemilu atau pilkada saja. (*)

Sumber berita + foto : Siaran Pers DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang

Sekda Kota Kupang Hadiri Launching BPM CFW Program KotaKu di Tode Kisar

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si mewakili Wali Kota Kupang meluncurkan pelaksanaan kegiatan Bantuan Pemerintah kepada Masyarakat (BPM) Cash for Work (CFW) Program Kotaku Provinsi NTT Tahun Anggaran 2021. Launching berlangsung di lapangan Kantor Lurah Tode Kisar, Sabtu (8/05/2021). Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Herman Tobo, ST, M.Si, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Cornelis Isak Benny Sain, Para Ketua Pokja PKP Tingkat Provinsi dan Kota, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I dan II NTT, Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Kawasan Permukiman Wilayah I dan II NTT, Team Leader OSP 5 NTT, Koordinator Kota Wilayah I Program Kotaku NTT, Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat di Kelurahan Tode Kisar, Camat Kota Lama, Camat Oebobo, Plt. Camat Kelapa Lima, perwakilan Camat Maulafa dan Lurah Tode Kisar selaku tuan rumah.

Dalam sambutan Wali Kota Kupang yang dibacakan Sekda menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dirjen Cipta Karya, melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT yang telah merancang kegiatan BPM Cash For Works (CWF) ini. Selain membantu peningkatan kualitas permukiman warga untuk meminimalisir kawasan permukiman kumuh di Kota Kupang, program tersebut menjadi salah satu instrumen bantuan kepada masyarakat untuk memulihkan kondisi sosial dan ekonomi akibat dampak covid 19.

Dia berharap dengan memberikan bantuan tunai dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat terdampak covid-19, yang mengalami putus hubungan kerja (PHK) dan masyarakat yang mengalami penurunan/kehilangan pendapatan, program ini dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat akibat pandemi covid-19. Program ini menurutnya juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat terdampak covid-19, serta terpeliharanya aset infrastruktur melalui pemeliharaan dan perbaikan yang dibangun program kotaku, maupun program IBM lain melalui swakelola masyarakat.

Pemerintah Kota Kupang menyambut baik program ini dan siap memberikan dukungan. Secara khusus Lurah Tode Kisar sebagai penanggung jawab wilayah tempat program ini terlaksana diminta untuk memberikan dukungan penuh. “Lurah harus bisa memfasilitasi warganya dan jika ada kendala segera lakukan koordinasi baik ke camat maupun jenjang yang lebih tinggi, agar program ini bisa berjalan lancar dan masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Herman Tobo, ST, M.Si pada kesempatan yang sama memaparkan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 177/KPTS/M/2021 tentang Penetapan Lokasi dan Sebaran Bantuan Kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat Tahun Anggaran 2021. Untuk Provinsi NTT, kegiatan BPM CFW dialokasikan pada 45 Kelurahan yang tersebar di 6 Kota/Kabupaten (Kota Kupang, Kab. TTS, Sumba Barat, Manggarai, Sikka dan Ngada) dengan dana per Kelurahan 300 juta rupiah dan kegiatan BPM reguler dialokasikan di 2 Kelurahan pada Kota Kupang dan Kabupaten Sikka dengan dana 1 milyar rupiah per Kelurahan, sehingga total dana IBM KOTAKU tahun 2021 di 47 Lokasi Provinsi NTT sebesar 15,5 milyar rupiah

Ditambahkannya sampai dengan saat ini telah dicairkan dana Tahap I (70%) BPM CFW ke 45 BKM di 6 Kab/Kota Provinsi NTT dan sesuai kelengkapan persyaratan pemanfaatan dana telah direkomendasikan oleh masing-masing PPK Wilayah I dan II di 24 kelurahan (53%) termasuk Kelurahan Tode Kisar ini, yang mewakili 45 kelurahan lainnya untuk Launching Kegiatan CFW hari ini untuk dapat melaksanakan kegiatan fisik sesuai dengan Rencana Pengunaan Dana (RPD) KSM.

Dia berharap agar semua pihak bersama-sama mengawal, memastikan dan menjamin agar kegiatan CFW ini dapat berjalan dengan baik, lancar, tepat waktu, tepat sasaran dan dapat bermanfaat dengan baik khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang terkena dampak covid-19 agar dapat meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga.

Ketua panitia penyelenggara kegiatan CFW Program Kotaku di Kelurahan Tode Kisar, Dodi Toebe menyampaikan jenis infrastruktur yang akan diintervensi oleh program Cash For Work antara lain jalan rabat beton sepanjang 322 meter, bak sampah 2 unit dan pemeliharaan drainase sepanjang 432 meter. Pekerjaan ini menyerap 79 pekerja dari masyarakat Kelurahan Tode Kisar. Usai melaunching kegiatan BPM CFW, Sekda menyerahkan APD kepada perwakilan tenaga kerja dan meletakan batu pertama pada pekerjaan pemeliharaan drainase di lokasi tersebut. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Wali Kota Kupang Minta Dukungan Danlanud Dalam Pembangunan Gerbang Kota

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH meminta dukungan Komandan Lapangan Udara (Danlanud) El Tari Kupang terkait rencana pembangunan gerbang masuk Kota Kupang, dalam penataan kawasan Kota Kupang tahap II tahun 2021. Permintaan tersebut disampaikannya dalam silahturahmi bersama Danlanud El Tari Kupang, di Landasan Udara El Tari Kupang, Kamis (6/05/2021).

Dalam pertemuan tersebut Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah pusat lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, memberi perhatian secara khusus kepada Kota Kupang, antara lain untuk penataan taman, penataan sepanjang pantai dan penataan gerbang masuk Kota Kupang.

Penataan kawasan kota menurutnya melalui skema penganggaran langsung oleh Presiden Republik Indonesia melalui proyek direktif Presiden antara lain, pembangunan gerbang masuk Kota Kupang di empat titik masing-masing, Gerbang Bandar El Tari – Penfui yang berada di kawasan Lanud El Tari Kelurahan Penfui, Gerbang H. A. Koroh di Kelurahan Bello, Gerbang Timor Raya di Kelurahan Lasiana dan Gerbang perbatasan Alak-Bolok.

Ditambahkannya, secara khusus pembangunan gerbang masuk Bandar Udara El Tari Penfui membutuhkan lahan seluas 13.360 m2, dengan rincian sisi utara seluas 7.713 m2 dan sisi sebelah selatan seluas 5. 647 m2.

Mantan Anggota DPR RI dua periode ini memastikan penataan lokasi pembangunan gerbang masuk akan ditata secara baik dan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Kupang. “Teknisnya dan kelanjutanya seperti apa, akan kita diskusikan secara bersama-sama sehingga Kota Kupang harus mempunyai gerbang pintu masuk,” tambahnya.

Danlanud El Tari Kupang, Marsma TNI Asril Samani, S.IP, M.Si (Han) menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Wali Kota Kupang dan rombongan sehubungan dengan rencana pembangunan gerbang masuk Kota Kupang, yang salah satunya akan dibangun di atas lahan milik Angkatan Udara Republik Indonesia.

Lanud El Tari sendiri menurutnya sudah dirancang sedemikian rupa, karena peningkatkan dari tipe B ke Tipe A. “Apa yang disampaikan oleh Wali Kota Kupang terkait pembangunan gerbang masuk sangat baik dan sama-sama kita inginkan, karena penataan kota sangat diperlukan, terutama di jalur bandara,” tambahnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Operasi Lanud El Tari Kupang, Kol. Pnb. Muhram, Kepala Dinas Potensi Dirgantara Lanud El Tari Kupang, Letkol, Pom Taufik, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang, Ir. Benyamin Hendrik Ndapamerang, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Kupang, Matheus B. L. Radjah, SH, M. Hum dan Lurah Penfui, Fransisko Dugis. (*PKP_Ans/EH)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Lakukan Groundbreaking Rusun di Seminari Mataloko, Wagub : Tempat ini Punya Arti Besar Buat Saya

NTT AKTUAL. BAJAWA. Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Sekolah di Seminari Santo Yohanes Berkhmans Mataloko, Rabu (5/05/2021). Rusun tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pada kesempatan tersebut, Wagub JNS mengungkapkan arti penting Seminari Mataloko.

“Tempat ini tidak hanya memberikan sekolah kepada saya tapi juga memberikan hidup dan pendidikan secara utuh. Tempat ini mengajarkan apa arti hidup dan pendidikan sebagai dasar yang kuat untuk saya berpijak dan melangkah, ” ungkap Wagub JNS dalam sambutannya.

Menurut Wagub Nae Soi, dengan sistem asrama yang diberlakukan di Seminari, telah memberikan arti penting bagi para siswa. Karena dalam asrama para siswa dapat berinteraksi, berinterelasi dan punya waktu untuk lakukan instrospeksi diri.

“Masuk asrama bukan sekadar supaya bisa belajar dengan teratur tapi lebih dari itu. Karena itu, saya dan pak Gubernur selalu mendorong agar kalau dapat anak-anak SMA/SMK bisa diasramakan. Karena di asrama, anak-anak dibentuk baik pengetahuan, keterampilan maupun prilakunya secara lebih optimal,” jelas Wagub Nae Soi.

Wagub Nae Soi juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian PUPR yang telah turut memajukan pendidikan di NTT dengan mendirikan rusun bagi sekolah-sekolah berasrama.

“Masih banyak sekolah-sekolah berasrama di NTT yang membutuhkan rusun. Minggu depan kami akan ke Sumba untuk acara peletakan batu pertama rusun bagi sekolah tinggi Teologia. Terima kasih kepada kementerian PUPR,” ungkap Wagub.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Nae Soi juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten Ngada agar memperhatikan arahan Presiden Jokowi terkait realisasi APBD. Dalam masa pandemi covid-19, dana APBD tidak boleh terlalu lama disimpan di Bank tapi harus beredar di masyarakat.

“Dalam masa covid-19, yang beredar di masyarakat adalah uang Pemerintah. Kalau kita simpan saja di bank maka masyarakat akan susah. Saya mengajak Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Desa supaya belanjakan uang (dana) Pemerintah supaya ekonomi masyarakat bisa berkembang,” pungkas Wagub Nae Soi.

Tampak hadir pada kesempatan ini Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II Kementerian PUPR, Jublina Bunga, Wakil Bupati Ngada, Unsur Forkopimda Kabupaten Ngada, Kadis Perhubungan NTT, Romo Kepala Sekolah Seminari Mataloko, tokoh agama, para guru, insan pers dan undangan lainnya. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Pemkot Kupang Terima Dokumen Rancangan Anggaran Pilkada Kota Kupang Tahun 2024

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menerima dokumen rancangan anggaran pilkada Kota Kupang Tahun 2024 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang. Dokumen tersebut diserahkan oleh Ketua KPU Kota Kupang Deky Ballo, ST, MT kepada Sekretaris Daerah Kota Kupang Fahrensy Priestly Funay, SH, M.Si di ruang kerja Sekretaris Daerah Kota Kupang, Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (6/05/2021) pagi.

Dalam pertemuan tersebut Sekda didampingi oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang Dra. Thruice Balina Oey, M.Si dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Kupang Noce Nus Loa, SH. M.Si.

Sekretaris Daerah Kota Kupang Fahrensy Priestly Funay, SE, M.Si setelah menerima dokumen tersebut menyampaikan bahwa rancangan yang diterima ini akan dilihat secara teliti dan dibuat kajian. “terima kasih atas dokumen ini, secepatnya akan ditinjau dan dikoordinasikan jika perlu, kita akan duduk bersama untuk mengkajinya terutama jika ada item-item yang perlu dikoordinasikan,” tambahnya. Menurutnya dalam pengkajian inspektorat juga akan membantu, dan perlu dilakukan konsultasi dengan BPK sehingga tidak ada masalah di kemudian hari.

Pada kesempatan yang sama Ketua KPU Kota Kupang, Deky Ballo, ST, MT menyampaikan bahwa pertemuan hari ini untuk menindak lanjuti pertemuan sebelumnya tentang persiapan Anggaran Pemilihan Kepala Daerah, khususnya Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. Pertemuan ini juga menurutnya merupakan bentuk komunikasi pemerintah untuk mengetahui kesiapan anggaran, sesuai dengan instruksi Dirjen Politik Dan Hukum Kemendagri yang meminta pemerintah agar berkoordinasi dengan penyelenggara khususnya KPU dan Bawaslu agar anggaran pilkada dimaksud dapat dibahas bersama. Dengan demikian pemerintah dapat lebih siap dalam menyiapkan anggaran pelaksanaan Pilkada tahun 2024.

Ditambahkannya sebagai penyelenggara, KPU akan menunggu Pemerintah Daerah melakukan koordinasi perihal pertemuan lanjutan setelah Dokumen Rancangan Anggaran Pilkada Kota Kupang Tahun 2024 diberikan kepada pemerintah untuk dipelajari dan dikaji lebih jauh untuk selanjutnya duduk bersama dalam membahas rancangan anggaran pilkada tersebut.

Turut hadir dalam penyerahan tersebut empat anggota Komisioner KPU Kota Kupang yaitu, Ismael Manoe, S.Pt, Zunaidin Harun, ST, Wely Novita A. Hayers, SS, B.Ed, M.Pd, Agustinus I. Fahik, S.Fil, MA. (*PKP_rdp)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

portal berita online