Atasi DBD, Dandim 1618/TTU Jalin Koordinasi Dengan Dinkes

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam rangka mengatasi serta mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Rabu (11/03/2020).

Kunjungan Dandim 1618/TTU ini merupakan salah satu bentuk koordinasi antara Kodim 1618/TTU dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU dalam upaya penanggulangan bahaya DBD.

Pada kesempatan ini Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, kepada Wartawan mengatakan bahwa pada dasarnya dirinya yang merupakan aparat wilayah harus pula menjalin koordinasi yang aktif bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU terkait penanggulangan penyakit DBD.

“Selaku aparat kewilayahan saya memahami bahwa permasalahan DBD adalah masalah kita bersama, karna kita hidup bersama dalam lingkungan masyarakat,” ungkap Dandim.

Melihat persoalan DBD ini, dirinya mengharapkan masyarakat juga harus terus selalu menjaga lingkungan sekitarnya agar lingkungan yang merupakan tempat tingggal dapat menjadi lingkungan yang bersih dan sehat, jelas Dandim.

“Selama ini kita tau nyamuk hidup di kubangan-kubangan air kotor padahal tidak, pola hidup nyamuk juga ada di kubangan air bersih. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga lingkungan kita agar terhindar dari jentik-jentik nyamuk ini, ujarnya.

Dandim juga berterimakasih karena setelah bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, dirinya mendapatkan banyak Informasi, dan dari pertemuan ini dirinya akan menjalin koordinasi pula dengan seluruh jajaran Kodim 1618/TTU guna membantu pemerintah dalam upaya menanggulangi penyebaran bahaya DBD di Kabupaten TTU.

“Setelah melakukan kordinasi dengan pihak kesehatan kami akan melakukan S. O. P dan akan berkordinasi dengan semua babinsa agar dapat menyampaikan pada warga sehingga kita tidak terlena, dan bisa keluar dari bahaya DBD. Yang paling pertama yang perlu kita lakukan adalah memberikan pemahaman pada semua warga melalui sosialisasi dan tentunya kami akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas J.M. Laka, S.km, menjelaskan bahwa saat ini di Kabupaten TTU sudah terdapat 215 kasus DBD, 58 kasus diantaranya adalah positif terinfeksi DBD, sisanya masih dalam kelas suspek. Bahaya DBD juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. 2 orang yang meninggal itu di Kecamatan Biboki Anleu yaitu Anak usia 12 tahun dan 5 Tahun.

Selain menjelaskan tentang banyaknya kasus akibat DBD tersebut,  Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas Laka juga berterimakasih pada Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, yang sudah melakukan kordinasi dengan Dinas kesehatan, karena secara tim semua punya tanggung jawab yang sama untuk sama-sama memberantas bahaya DBD di Kabupaten TTU. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Kodim 1604/Kupang Siap Sukseskan HUT Kota Kupang Ke-XXIV

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka HUT Kota Kupang ke-XXIV tahun 2020 Dandim 1604/Kupang yang diwakili Pasi Pers Kodim 1604/Kupang, Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P, menghadiri acara rapat persiapan HUT Kota Kupang ke-XXIV tahun 2020 dengan tema “Satukan Tekad Menuju Kota Kupang Smart City, Transparan dan Layak Huni”, yang bertempat di Lantai II Ruang Rapat Garuda, Kamis (12/03/2020).

Rapat dipimpin oleh Asisten I Kota Kupang Yos Rera Beka didampingi Asisten III Jhon Eduard Pelt, Kabag Kesra Drs. Matheus Eustakhius, Dandim 1604/Kupang yang diwakili Pasi Pers Kodim 1604/Kupang, Kapolres Kupang kota yang diwakilikan, Kadis Parawisata dan para Camat dan Lurah Se-kota Kupang berjumlah 60 orang

Asisten I Kota Kupang Yos Rera Beka membuka rapat dengan memaparkan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada HUT Kota Kupang Ke-XXIV tahun 2020. Antara lain adalah kegiatan bakti sosial tetap dilaksanakan setiap hari jumat dengan pembersihan lingkungan, apalagi saat ini musim penyakit DBD sehingga dinas kesehatan perlu memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan untuk menghindari DBD. Lomba Dance Lansia, Lomba tarian adat daerah NTT (Nuansa Daerah), Lomba ayam laga, Lomba burung berkicau, Nikah massal dengan seluruh agama, dan Pawai dan Karnaval, star depan Rumah jabatan Gubernur dan finish depan KFC.

Adapun juga penyampaian dari Kadis Parawisata bahwa jumlah kelompok tarian yang sudah mendaftar sudah belasan peserta sehingga nanti pada saat upacara akan kami tampilkan 1 kelompok tarian di lapangan.

“Dalam kesempatan itu Pasi Pers Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P, menyampaikan Kodim 1604/Kupang akan membantu dan mendukung segala hal yang berkaitan pelaksanaan kegiatan HUT Kota Kupang Ke-XXIV tahun 2020. Semoga kegiatan dapat berjalan lancar, sukses sehingga nanti bisa berjalan sesuai yang kita harapkan,” harap Pasi Pers. (Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang

Penjabat Sekda Kota Kupang Hadiri Launching Aplikasi QRIS

NTT AKTUAL. KUPANG. Penjabat Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Kupang Ir. Elvianus Wairata,M.Si hadir dalam acara Pekan QRIS Nasional 2020 Sosialisasi Sistem Pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bertempat di Centra UMKM C&A Jalam Frans Seda, Selasa (10/3/2020).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Timur I Nyoman Ariawan Atmaja dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa QRIS ini adalah terobosan sistem pembayaran dalam dunia digital yang berkembang sangat cepat.QRIS memudahkan tranksaksi keuangan melalui smartphone terutama bagi pelaku UMKM, keuntungan dari QRIS yaitu smua pendapatan dan transaksi keuangan akan tercatat dalam data penjualan sehingga akan diketahui berapa total penjualannya karena terdata dengan rapi.

Aplikasi QRIS adalah jasa pembayaran yang sah dan resmi dari Bank Indonesia. Penggunaan QRIS telah digunakan di 10 UMKM di NTT dan ditargetkan akan mencapai 100 UMKM terutama di Kota Kupang melalui penggunaan Smartphone sehingga mendorong penguatan dan pertumbuhan Ekonomi terutama bagi pelaku UMKM.

Sementara itu Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Ir. Elvianus Wairata,M.Si, yang didaulat menyampaikan sambutan Wali Kota Kupang menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang mengapresiasi kegiatan tersebut dalam rangka membangun kota kupang khususnya dalam bidang UMKM . Pemerintah Kota mendukung penuh kebijakan pembayaran non tunai melalui Aplikasi QRIS. Tahun 2019 pemerintah kota kupang telah mencanangkan sistem smart city dan tagline ‘Ayo Berubah’.

Karena itu dengan semangat perubahaan dan smart sistem maka sejak tahun 2019 Pemerintah Kota telah bekerja sama dengan beberapa pihak Bank agar proses pengeluaran dalam bentuk pembayaran non tunai terutama pembayaran gaji dan pembelanjaan serta perjalanan dinas. Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang menambahkan bahwa dengan adanya Aplikasi QRIS maka akan sangat mempermudah tranksaksi keuangan serta memperkecil kemungkinan penggunaan dan peredaran uang palsu sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan dalam transaksi non tunai, iapun menghimbau kepada seluruh pelaku UMKM di Kota Kupang agar berpartisipasi dalam menggunakan Aplikasi QRIS karena telah digunakan oleh beberapa hotel dan restoran di Kota Kupang sehingga terkendali dan terlindung saat melakukan transaksi keuangan.

Turut hadir dalam kegiatan yaitu Owner Centra UMKM C&A Bapak Ricardus Outniel Yonathan, Kepala Bank Mandiri cabang Kupang Bapak. I Gede Dewa Satriawan, Perwakilan PJSP Non Bank Link Aja Corporate Aldi Diantoro, UMKM Binaan Bank NTT, UMKM/Pedagang binaan C&A, Pengelola Galery Dekranasda NTT, partisipan PJSP Bank yaitu Bank BRI, Bank Nobu, Bank Mandiri. (Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Dandim 1604/Kupang : Mari Kita Berbuat Yang Terbaik Bagi Masyarakat

NTT AKTUAL. KUPANG. Komandan Kodim (Dandim) 1604/Kupang, Kol Arh I Made Kusuma Dhyana Graha,S.IP, mengajak seluruh jajarannya untuk dapat lebih berbuat yang terbaik bagi masyarakat.

Pesan dan motivasi positif ini disampaikan Dandim 1604/Kupang, Kol Arh I Made Kusuma Dhyana Graha,S.IP, saat memberikan arahannya pada kegiatan Jam Komandan Kodim 1604/Kupang, yang berlangsung di Makodim 1604/Kupang, Senin (9/03/2020).

Kegiatan ‘Jam Komandan’ ini dilakukan setelah pelaksanaan upacara rutin setiap hari senin yang diikuti oleh Kasdim, Para Pasi, dan Danramil serta seluruh anggota Militer dan PNS jajaran Kodim 1604/Kupang.

Selain itu kegiatan ‘Jam Komandan’ merupakan salah satu cara yang dilakukan Komandan Kodim (Dandim) 1604/Kupang, Kol Arh I Made Kusuma Dhyana Graha,S.IP, untuk berkomunikasi secara langsung dengan seluruh anggotanya.

“Saat ini sudah banyak hal-hal berkembang disekeliling kita yang harus kita antisipasi. Seperti sekarang musim hujan, penyakit DBD, ASF, judi, miras dan Corona. Oleh karena itu kita sebagai aparat teritorial yang dimana juga sebagai katalisator bagi masyarakat, harus selalu dapat memberikan informasi yang benar bagi masyarakat,” ujar Dandim 1604/Kupang.

Dirinya juga mengharapkan kepada seluruh jajarannya untuk selalu dapat berbuat yang terbaik bagi lingkungan dan masyarakat, jelasnya.

Dandim 1604/Kupang juga menyampaikan antara lain mengenai penyampaian dari Pangdam IX/Udayana, yang dimana terkait dengan Profesionalitas, Loyalitas, Kebanggaan dan Kebersamaan.

“Penyampaian tersebut untuk dipedomani kita sabagai anggota Militer maupun PNS,” kata Dandim.

Selain itu dirinya pada kesempatan ini juga menyampaikan bahwa Babinsa adalah ujung tombak satuan kewilayahan dalam menghadapi situasi yang berkembang dalam turut bertanggungjawab menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, oleh sebab itu dalam pengumpulan data teritorial khususnya, para Babinsa diharapkan dapat selalu terus menyajikan data yang update dan valid.

Dirinya mengharapkan agar Babinsa juga selalu dapat berkomunikasi dan berkoordinasi secara baik dengan perangkat Pemerintah Daerah baik di lingkungan dinas maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing, dan harus selalu dapat melihat secara langsung situasi dan keadaan dilapangan, pungkasnya. (Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang

Danrem 161/Wira Sakti Terima Kunjungan Tim Caretaker Pengprov FORKI NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. “Selamat datang dan terima kasih atas kunjungannya di Makorem 161/Wira Sakti,”

Demikian kata pembuka Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos saat menerima kunjungan Anggota DPD RI NTT selaku Ketua Tim Caretaker Pengprov FORKI NTT Ir. Abraham Paul Liyanto beserta rombongan, Kamis (12/03/2020) di Loby Makorem 161/Wira Sakti.

Ketua Tim Caretaker Pengprov FORKI NTT Ir Abraham Paul Liyanto menyampaikan tujuan kedatangannya beserta rombongan terkait dengan Federasi Olah Raga Karate-Do Indonesia (Forki) NTT.

“Kedatangan kami beserta rombongan terkait dengan keberlangsungan Forki NTT, sehingga kedepannya Forki NTT akan bertambah baik dan semakin maju,” ungkapnya.

Danrem 161/Wira Sakti menyambut baik terkait dengan agenda Tim Caretaker Pengprov Forki NTT tersebut, dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama membangunnya.

“Korem 161/Wira Sakti selalu menyambut baik tentang hal tersebut, Karena pada prinsipnya Korem 161/Wira Sakti selalu ada dan  hadir untuk masyarakat NTT. Mari kita bersama sama membangun Provinsi NTT, dalam hal ini, khususnya adalah Forki NTT sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada,” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Tampak mendampingi Anggota DPD RI NTT Ir Abraham Paul Liyanto, selaku Ketua Tim Caretaker Pengprov FORKI NTT adalah para pimpinan organisasi karate dan sejumlah personel lainnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kasi Intel, Kasi Ops, Kasi Ter dan Kajas Korem 161/Wira Sakti. (Red)

Sumber : penrem161ws

Atasi Bahaya DBD, Dinkes TTU Aktif Lakukan Langkah Preventif

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam mengatasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten TTU gencar dan juga aktif melakukan langkah-langkah preventif.

“Langkah preventif pertama yang dilakukan adalah dengan gencar melakukan Fogging di daerah-daerah yang terserang DBD. Fogging adalah salah satu langkah atau strategi yang dilakukan guna pemberantasan jentik nyamuk dengan cara penyemprotan asap (pengasapan),”

Hal ini dikatakan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas J.M Laka, S.km, kepada Wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/03/2020).

“Dalam mengatasi bahaya DBD Dinas Kesehatan Kabupaten TTU sedang melakukan berbagai hal dan diantaranya yaitu dengan melakukan Fogging. Kami lakukan Fogging di daerah-daerah yang sedang terkena kasus DBD, diantaranya di Ponu, Kaubele, Wini dan kemarin yang terakhir kami bersama tim melakukannya di Sasi,” ungkap Thomas.

Dirinya menambahkan upaya lainnya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU yakni dengan melakukan penyuluhan keliling terkait bagaimana masyarakat bisa berprilaku hidup bersih dan sehat.

Selain itu Dinas Kesehatan Kabupaten TTU juga aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk yakni dengan melakukan kerja bakti sosial, jelas Thomas Laka.

“Terkait dengan pemberantasan sarang nyamuk dan kerja bakti, kami lakukan koordinasi dengan Camat dan kepala Desa, selain itu kami juga melakukan koordinasi dengan Kapolsek-Kapolsek dan Danramil di setiap wilayah yang terkena kasus DBD, ada juga upaya pencegahan melalui media-media seperti Radio Penyiar Daerah (RPD) untuk mengajak semua elemen memberantas bahaya DBD itu sendiri,” ujarnya.

Langkah preventif lainnya yang dilakukan pula oleh Dinas Kesehatan Kabuten TTU yakni dengan membagikan abate, pembagian abete ini di tujukan untuk semua warga di TTU dan untuk semua instansi, jelas Thomas Laka.

“Saat ini di Kabupaten TTU sudah terdapat 215 kasus DBD, 58 kasus diantaranya adalah positif terinfeksi DBD, sisanya masih dalam kelas suspek. Bahaya DBD juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. 2 orang yang meninggal itu di Kecamatan Biboki Anleu yaitu Anak usia 12 tahun dan 5 Tahun,” kata Thomas.

Oleh kerena itu diharapkan kepada masyarakat agar dapat segera melakukan rujukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit, ketika mengalami gejala-gejala DBD, agar dapat dilakukan tindakan medis dan meminimalisir jatuhnya korban jiwa, pungkasnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TTU Gencar Kembangkan Tanjung Bastian

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) aktif mengembangkan destinasi wisata Tanjung Bastian yang ada di Kabupaten TTU.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas, saat ditemui Media ini di ruang kerjanya, Rabu (11/03/2020).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas. Foto : Yanri Erastus Maunaben/NTT Aktual

“Di Tanjung Bastian saat ini sudah di lakukan pengembangan-pengambangan yakni dengan menambah fasilitas dan di tahun ini kami juga akan mengadakan sumur Bor,” ujar Robertus.

Dirinya menambahkan Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga aktif mengembangkan obyek wisata alam Oeluan.

“Di Oeluan saat ini kami sedang menambah gasebo-gasebo dan penataan jalan setapak sehingga dapat menghubungkan gasebo dengan gasebo, selain itu kami akan menyediakan bak-bak sampah karna walaupun kita punya obyek wisata yang menarik penataan kebersihan juga harus kita perhatikan,” ungkapnya.

Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga terus gencar melakukan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan potensi-Potensi wisata di Kabupaten TTU yaitu dengan aktif melakukan Indentifikasi dan pembinaan-pembinaan, jelas Robertus Nahas.

“Langkah-langkah yang kami lakukan saat ini adalah melakukan identifikasi potensi-potensi wisata di semua Desa dan kecamatan, oleh Kepala Desa dan Camat. Setelah melakukan identifikasi kita lakukan pembinaan di lokasi-lokasi yang berpotensi untuk di kembangkan, seperti saat ini kami sedang membina kelompok Sari wisata di Desa Neopesu untuk mengembangkan potensi wisata Alam disana,” kata Robertus.

Lanjutnya, kemudian di desa Leorak nantinya Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga akan melakukan pelatihan lagi karna disana ada air terjun yang cukup indah, jadi yang akan dilakukan disana adalah dengan memberikan pelatihan kepada kelompok Sari Wisata agar pada akhirnya dari potensi-potensi wisata yang indah tersebut dapat memberikan kontribusi pula terhadap pendapatan daerah,

Selain dari langkah-langkah strategis yang telah disiapkan dan yang sudah di tempuh oleh Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, untuk mengembangkan sektor pariwisata juga diperlukan dukungan dan peran aktif dari Dinas-dinas terkait lainnya, jelas Robertus

“Dinas-dinas terkait lain yakni seperti dinas PUPR agar dapat menyiapkan akses jalan yang lebih baik, dinas Perumahan setidaknya harus meyiapkan perumahan-perumahan yang bagus di sekitar obyek wisata,” ujar Robertus.

Disisi lain juga diperlukan adanya dorongan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, agar dapat lebih mengembangkan pelaku-pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjual souvenir ataupun pangananan lokal khas daerah di obyek-obyek wisata, sehingga saat orang yang berkunjung bisa membawanya pulang sebagai oleh-oleh dari tempat wisata yang di kunjungi tersebut, tutupnya. (Red)

Penulis   : Yanri Erastus Maunaben
Editor      : Nataniel Pekaata

Kantor Perwakilan BI NTT Aktif Selenggarakan Pekan QRIS Nasional

NTT AKTUAL. KUPANG. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat aktif menyelenggarakan pekan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Kupang yang dimana Kota Kupang merupakan ibukota dari Provinsi NTT.

“Sejak tanggal 2 hingga tanggal 8 Maret 2020, kami aktif melakukan sosialisasi QRIS melalui Media cetak dan elektronik yaitu melalui TV, Radio dan juga Surat Kabar atau Koran,”

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, kepada awak media dan wartawan dalam kegiatan Media Briefing Pekan QRIS Nasional 2020, yang berlangsung di Ruang Lasiana KPw BI NTT, Selasa (10/03/2020) sore.

Dalam kegiatan Media Briefing ini juga turut pula dihadiri Kepala Unit Pengawasan SP PUR dan KI BI NTT, NLP Sri Sandhi, Kepala Tim SP PUR dan Layanan Administrasi BI NTT, Eddy Junaedi.

Pada kesempatan ini Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, menambahkan QRIS adalah standar nasional QR Code pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran di Indonesia. QRIS yang diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2019 (bertepatan dengan HUT RI ke-74) bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju.

“Hingga 28 Februari 2020, secara nasional merchant yang sudah terdaftar dan memasang QRIS mencapai 2,7 juta merchant dan di Provinsi NTT sebanyak 10.533 merchant, sementara di Kota Kupang mencapai 3.041 merchant,” kata Ariawan.

Lanjutnya, dalam menyelenggarakan pekan QRIS Nasional 2020 di Kota Kupang, Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT juga selalu aktif menyelenggarakan sosialisasi dan launching.

“Sosialisasi dan Launching pekan QRIS Nasional 2020 sudah dilakukan sejak tanggal 9 Maret 2020, dan kegiatan sosialisasi dan launching ini akan berlangsung hingga tanggal 14 Maret 2020,” ujar Ariawan Atmaja.

Pada acara puncak sosialisasi dan launching pekan QRIS Nasional 2020 yang akan berlangsung pada tanggal 14 Maret 2020 mendatang, Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT akan menggelar kegiatan fun color run, dimana seperti yang direncanakan nantinya dalam kegiatan fun color run ini akan diikuti sebanyak 1.000 peserta dari seluruh unsur baik itu Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Perbankan dan masyarakat umum, jelasnya

“Salah satu hal istimewa dalam kegiatan fun colour run ini nantinya yaitu kami akan mendorong 1.000 orang peserta untuk memberikan donasi atau sumbangan bagi tempat-tempat ibadah baik itu untuk Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu dan Budha,” ungkap Ariawan Atmaja.

Sehingga pada akhirnya event Pekan QRIS Nasional 2020 tidak hanya menjangkau merchant, pedagang dan pelaku-pelaku bisnis saja, tetapi juga menjangkau umat-umat bergama terutama pada tempat-tempat ibadah, pungkasnya. (Red)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Jefri Riwu Kore : Mari bersama Sukseskan Pembangunan di Kota Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, atau yang akrab disapa Jefri Riwu Kore, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pembangunan di Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, saat memberikan sambutannya dan membuka dengan resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Kota Lama Tahun 2021, yang bertempat di Aula Kantor Camat Kota Lama, Kota Kupang, Senin (9/03/2020).

“Saya berharap melalui Musrenbang, kita mencari jalan keluar dengan prioritas-prioritas terbaik yang akan dilaksanakan di Kecamatan. Kota Kupang memerlukan pembangunan infrastruktur yang baik, untuk itu saya mengajak mari kita bekerja bersama untuk mensukseskan pembangunan di Kota Kupang,” ujar Walikota Kupang seraya menyebutkan juga tentang berbagai program bantuan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kupang di tahun 2020 ini.

Jefri Riwu Kore juga menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat Kecamatan merupakan forum untuk memusyawarahkan hasil dari Musrenbang di tingkat Kelurahan se-Kecamatan Kota Lama, kegiatan rutin ini akan terus dilaksanakan hingga tingkat Nasional dan tentunya dilindungi oleh Undang-Undang.

Dikesempatan yang sama, Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Kota Lama, dra. Maria Fernandez selaku Ketua Panitia Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Lama mengatakan Musrenbang adalah forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah dengan lebih mengedepankan kaidah musyawarah untuk mufakat dengan azas-azas partisipatif dan berkeadilan.

Dirinya menambahkan hasil Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Lama tahun 2021 harus merupakan penjabaran visi, misi dan program priortas pembangunan Pemerintah Kota Kupang sesuai RPJMD 2017 – 2022 yang memuat 3 rencana aspek prioritas antara lain pembangunan fisik, ekonomi dan sosial budaya.

Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Lama kali ini menggunakan aplikasi e-Musrenbang yang akan membahas hasil Musrenbang di 10 (sepuluh) Kelurahan se-Kecamatan Kota Lama. Tujuan kegiatan ini sesuai Permendagri nomor 86 tahun 2017 yaitu membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan hasil Musrenbang dari tingkat kelurahan yang akan ditentukan untuk menjadi prioritas kegiatan pembangunan di tingkat Kecamatan Kota Lama, membahas dan menetapkan prioritas kegiatan pembangunan Kecamatan yang belum tercakup dalam kegiatan prioritas pembangunan kelurahan, menyepakati pengelompokan atas prioritas kegiatan pembangunan Kecamatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta pagu indikatif perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang. (*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Komisariat D. N LMND Kota Kefamenanu Buka Lapak Baca

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Guna meningkatkan minat baca Mahasiswa, Komisariat D. N Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Kefamenanu membuka lapak baca buku. Kegiatan lapak baca ini di buka di halaman kampus UNIMOR Fakultas Ilmu Sosial dan politik, Selasa (10/03/2020).

Saat ditemui Media ini, Ketua Komisariat D. N LMND Eksekutif Kota Kefamenanu, Kornelius Pinto menjelaskan maksud dan tujuan di bukanya lapak baca di halaman kampus.

“Alasan kami buka lapak baca ini yaitu untuk meningkatkan minat baca mahasiswa khususnya di UNIMOR. Dengan kemauan dan kesadaran sendiri kami membuka lapak baca ini, karena kalau tidak ada minat baca buku bagaimana orang dapat berpikir kritis,” ujarnya.

Kegiatan buka lapak baca sudah di mulai sejak semester ganjil tahun 2019, pada semester lalu Komisariat D. N LMND Eksekutif Kota Kefamenanu juga  melakukan hal yang sama yakni dengan membuka lapak baca kemudian pada semester ini kembali melakukan nya lagi, jelas Kornelius Pinto.

“Hari ini baru kami mulai lagi dan sudah menjadi agenda organisasi jadi setiap hari selasa akan terus kami buka lapak baca seperti ini, tergantung dari cuaca saja dan untuk tempat akan berpinda – pindah, misalkan saja hari ini sudah kami buat di FISIP nanti minggu depan bisa saja di Fakultas Ekonomi, di Fakultas Ilmu Pendidikan atau di Fakultas Pertanian jadi tempat nya saja yang berpindah-pindah,” ungkapnya.

Dirinya merasa senang karena ada pula sejumlah Dosen dan pegawai UNIMOR pada kesempatan sebelumnya juga menyempatkan diri datang meluangkan waktu untuk membaca bersama.

Untuk sumber-sumber nya seperti buku semua di tanggung oleh organisasi, oleh karena itu dirinya mengharapkan partisipasi aktif dari mahasiwa untuk datang membaca di lapak baca yang sudah disediakan ini, tambahya.

Kegiatan buka lapak baca pada hari ini di mulai kira-kira pada pukul 09.20 pagi, dan kemudian di tutup pada siang hari tepat pada pukul 12.40, dikarenakan kondisi cuaca saat itu hendak hujan, tutup Kornelis. (Red)

Penulis   : Yanri Maunaben
Editor      : Nataniel Pekaata

Portal Berita Online