Kasum TNI Lakukan Kunjungan Kerja ke Satgas Pamtas RI-RDTL

NTT AKTUAL. ATAMBUA. “Dalam rangka menjaga Kedaulatan NKRI, selain tugas pokok menjaga Perbatasan RI RDTL di Sektor Timur ini, kalian  juga bertugas untuk memberdayakan wilayah pertahanan aspek darat di wilayah perbatasan ini,”

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto, dalam pengarahannya kepada Prajurit Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ, Jumat (13/03/2020) di Mako Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ.

Lebih lanjut, agar memanfaatkan waktu yang ada selama kalian melaksanakan tugas mulia ini, dengan melakukan kegiatan inovatif dan kreatif untuk membantu kesulitan masyarakat di perbatasan.

“Laksanakan tugas mulia ini dengan penuh semangat, sisa waktu penugasan yang ada, agar lebih kenali lagi masyarakat dengan baik, dan ketahui permasalahannya, lalu berkordinasi dengan Kodim 1605/Belu dan komponen bangsa lainnya mencari solusi dalam mengatasi kesulitan masyarakat di Perbatasan ini,” jelas Kasum TNI.

Kasum TNI juga berpesan untuk menggalakkan kegiatan penanaman pohon guna menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Sebelum melaksanakan pengarahan ini, Kasum TNI dengan didampingi Pangkogabwilhan II beserta rombongan, setiba di Bandara AA Bere Tallo Atambua, disambut oleh Bupati Belu dan Bupati Malaka serta Unsur Forkopimda Kabupaten Belu.

Sesaat setelah istirahat sejenak di Ruang Transit Bandara AA Bere Tallo, lalu melaksanakan peninjauan ke Pos Motaain dan peninjauan ke PLBN Motaain.

Kemudian juga melaksanakan peninjauan Kebun Anggur milik Babinsa Silawan di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.

Setelah itu melaksanakan peninjauan ke Pos Salore dan menuju ke Mako Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ.

Usai kegiatan di Mako Satgas, Kasum TNI didampingi Pangkogabwilhan II beserta rombongan melaksanakan kunjungan ke Kodim 1605/Belu dan Kompi Senapan B Yonif RK 744/SYB.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S. Sos, Asops Kasdam IX/Udayana, Kasi Intel dan Kasi Ops Korem 161/Wira Sakti. (Red)

Sumber : Penrem 161 WS

Melalui Video Confrence, Pengurus ESI Provinsi NTT Resmi Dilantik

NTT AKTUAL. KUPANG. Pengurus E-Sports Indonesia (ESI) Provinsi NTT masa bakti 2020-2024 dilantik serentak bersama 33 Pengurus Pengprov ESI Se Indonesia, dan pelantikan ini dilakukan secara kolektif yaitu online melalui video Conference, pada Sabtu (14/03/2020).

Pelantikan ini dilakukan di Jakarta oleh Pengurus Besar ESports Indonesia (PB ESI) Pusat, yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum/Ketua Harian PB ESI, Inspektur Jendral Polisi Drs.Bambang Sunarwibowo S.H.,M.Hum dan dilaksanakan secara live serta online serentak untuk 34 Provinsi seluruh Indonesia. Ini merupakan pelantikan live dan online pertama di Indonesia dimana bisa melantik serentak 34 Badan Pengurus untuk 34 Provinsi.

Sesuai surat keputusan PB ESI Pusat nomor 02/PB-ESI/B/II/2020 dimana untuk kepengurusan Esports Indonesia Tingkat Provinsi NTT masa bakti 2020-2024 dinakhodai oleh Brigjen TNI Adrianus Suryo Agung Nugroho S.Sos.,M.T. Han, dan Toni Angtariksa Dima S.E sebagai wakil ketua/Ketua Harian Pengprov, Riesta Megasari sebagai sekretaris Pengprov, Maria Jenny C.J Besin sebagai wakil sekretaris Pengprov, Krystle Yapola sebagai bendahara Pengprov, Catur Setyawan sebagai wakil bendahara Pengprov, Yoke Ine H Salean sebagai ketua Bidang Organisasi Pengprov, Alexander S. Salem sebagai ketua Bidang Wasit dan Pelatih Pengprov, Yulius Caesar Lake sebagai ketua Bidang Kompetisi, Atlet dan Prestasi Pengprov.

Selaku Penasihat PB ESI Provinsi NTT masa bakti 2020-2024 yaitu DR. Inche P. Sayuna, Izhak Eduard Rihi dan Drs.Yan Richard Mboeik.

Pelantikan secara online dan live ini langsung disaksikan pula oleh para pengurus Esports Indonesia Tingkat Provinsi NTT terpilih masa bakti 2020-2024 bertempat di Graha Kelor, Jl piet A. Talo no 7 Oesapa Selatan Kota Kupang.

Pada kesempatan ini Ketua pengurus Esports Indonesia Tingkat Provinsi NTT terpilih masa bakti 2020-2024, Brigjen TNI Adrianus Suryo Agung Nugroho S.Sos.,M.T.Han, mengatakan para pengurus ESI Provinsi NTT masa bakti 2020-2024 yang baru dilantik harus selalu semangat dan harus dapat pula segera membuat rencana kerja untuk satu tahun kedepan.

Dirinya mengharapkan dengan terbentuknya organisasi ini, pemberdayaan olahraga E-Sports di NTT semakin maju dan bisa menghasilkan banyak atlit E-Sports asal NTT, pungkasnya.

Untuk diketahui pada acara pelantikan pengurus Esports Indonesia Tingkat Provinsi NTT terpilih masa bakti 2020-2024, ini turut pula dihadiri Sekretaris Konida NTT Umbu Saga Anakaka, Kabid Binpres Alfons Theodorus, dan salah satu Penasihat PB ESI NTT Drs.Yan Richard Mboeik.

Selesai pelantikan para pengurus baru langsung melakukan syukuran dengan pemotongan dan makan bersama nasi tumpeng Esport NTT, serta tampak kebahagiaan dan rasa optimisme dari wajah para pengurus ESI Provinsi NTT yang baru. (Red)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Cegah Meluasnya DBD, Pemkot Kupang Gelar Kegiatan Kerja Bakti

NTT AKTUAL. KUPANG. Guna mencegah meluasnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kupang, Walikota Kupang Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH menginstruksikan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara se-Kota Kupang untuk menggelar kerja bakti bersama di lingkungan masing-masing.

Menyikapi instruksi Walikota ini Kerja Bakti bersama tersebut digelar serentak oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara se-Kota Kupang di sejumlah titik yang ada di Kota Kupang, Jumat (13/03/2020) pagi.

Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si turun langsung memantau kerja bakti tersebut di sejumlah titik. Salah satu titik yang dikunjungi adalah Kelurahan Liliba, tepatnya di sekitar lingkungan sekolah SDK Rosa Mystica. Tampak Camat Oebobo Matheos A.H.T Maahury, SE dan Lurah Liliba Victor Makoni, S.Sos bersama jajarannya terjun langsung di lokasi tersebut. Kerja bakti ini melibatkan sejumlah unsur, tidak hanya para ASN, tapi juga Babinsa, Babinkamtibmas Kelurahan Liliba, warga sekitar, para guru dan siswa.

Pj. Sekda menyampaikan terima kasih kepada para guru, para siswa dan warga yang sudah berpartisipasi aktif dalam kerja bakti. Kepada para siswa dia berpesan untuk senantiasa menjaga kebersihan tidak hanya di lingkungan sekolah tapi juga di rumah masing – masing. Dia juga mengimbau untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas. Menurutnya Pemkot Kupang sudah mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga Kota Kupang untuk tidak membuang sampah sembarang tempat termasuk di lahan kosong yang bisa menjadi sarang nyamuk.

Ditambahkannya saat ini di Kota Kupang sudah ada bank sampah yang bersedia membeli sampah-sampah yang sudah dikumpulkan. Kepala Sekolah SDK Rosa Mystica, Sr. Florentina Thani, RVM menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang yang telah menggagas kerja bakti ini dan membantu membersihkan lingkungan di sekitar lokasi sekolah mereka. Pihak sekolah siap memberikan dukungan terhadap program- program semacam ini. Setelah memantau lokasi kerja bakti di Kelurahan Liliba, Pj. Sekda yang didamping Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Ernest Ludji melanjutkan pemantauan di Kantor Camat Kota Raja. Tampak Camat Kota Raja, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si bersama jajarannya sedang sibuk membersihkan lingkungan sekitar kantor mereka.

Dalam jumpa pers bersama awak media usai pemantauan tersebut, Pj. Sekda menyampaikan kerja bakti ini dilaksanakan sesuai arahan Wali Kota Kupang untuk melaksanakan gerakan massal membersihkan lingkungan dengan menggerakkan seluruh komponen masyarakat, sekolah, puskesmas dan ASN di lingkup pemerintah Kota Kupang. Gerakan ini untuk mengantisipasi Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kasusnya cukup banyak di NTT khususnya di Kota Kupang.

Diakuinya ketika turun ke lapangan pagi tadi pelaksanaannya cukup baik, di mana pihak Kelurahan Liliba dan kecamatan serta sekolah tampak mengambil bagian dalam membersihkan lingkungan. Selain itu Pj Sekda berkesempatan juga melakukan sosialisasi cara mencuci tangan yang benar untuk menghindari bakteri dan virus yang dapat menimbulkan penyakit dan juga penyuluhan mengenai mengantisipasi DBD. “Harapan kita kerja bakti ini dapat menjadi budaya masyarakat untuk membersihkan lingkungannya sendiri,” tegasnya.

Selain itu dia berharap peran puskesmas dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan langkah-langkah membersihkan lingkungan terus ditingkatkan. Dia yakin masalah kebersihan akan teratasi dan masalah penyakit kaitan dengan DBD yang hidup pada area-area genangan air dapat teratasi dan bahkan budaya mengubur sampah yang sifatnya menjadi tempat genangan air dapat dilakukan oleh masyarakat sendiri tanpa harus dipaksakan. Saat ini proses foging massal juga sudah dilakukan untuk seluruh daerah yang dianggap endemik.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih, SKM, M.Kes pada kesempatan yang terpisah menyampaikan saat ini terhitung sejak Januari 2020 lalu sudah ada 483 kasus DBD di Kota Kupang dan lima di antaranya meninggal dunia. Kelima korban tersebut berdomisili di Wilayah Kecamatan Maulafa yang angka bebas jentiknya masih di bawah 40 persen. Kerja bakti yang diselenggarakan Pemkot hari ini merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan angka bebas jentik tersebut. (Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Yanuar Dally : Corona Tidak Signifikan Pengaruhi Pariwisata Kota Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Virus Corona tidak signifikan mempengaruhi wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, SH., M.Si, saat ditemui Media ini diruang kerjanya, Jumat (13/03/2020)

“Kota Kupang adalah daerah transit, bukan destinasi utama pariwisata seperti Labuan Bajo, Kelimutu ataupun daerah Bali. Sehinga pengaruh corona terhadap Pariwisata Kota Kupang dapat dikatakan sangat rendah,” ungkap Yanuar.

Lanjut Yanuar, “Benar bahwa ada pernyataan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota yang membenarkan adanya wabah virus corona, namun hal tersebut ada SOP-nya, tata cara penangannya sudah diketahui bahkan hingga saat ini masyarakat Kota Kupang dapat dikatakan baik-baik saja.

Tambah Yanuar, “Harusnya yang lebih ditakuti dan menjadi fokus saat ini adalah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan stunting karena saat ini di Kota Kupang telah ada korban nyawa akibat DBD.”

Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, SH., M,Si, pada kesempatan ini juga menghimbau masyarakat Kota Kupang agar tidak panik terhadap persoalan virus corona.

“Masyarakat tidak perlu panik terhadap persoalan virus corona di Kota Kupang, tetapi masyarakat perlu waspada, dengan cara menjaga kesehatan, kebersihan diri dan kebersihan lingkungan,” imbuh Yanuar. (Red)

Penulis : Folkes Timu
Editor : Nataniel Pekaata

Atasi DBD, Dandim 1618/TTU Jalin Koordinasi Dengan Dinkes

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam rangka mengatasi serta mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Rabu (11/03/2020).

Kunjungan Dandim 1618/TTU ini merupakan salah satu bentuk koordinasi antara Kodim 1618/TTU dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU dalam upaya penanggulangan bahaya DBD.

Pada kesempatan ini Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, kepada Wartawan mengatakan bahwa pada dasarnya dirinya yang merupakan aparat wilayah harus pula menjalin koordinasi yang aktif bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU terkait penanggulangan penyakit DBD.

“Selaku aparat kewilayahan saya memahami bahwa permasalahan DBD adalah masalah kita bersama, karna kita hidup bersama dalam lingkungan masyarakat,” ungkap Dandim.

Melihat persoalan DBD ini, dirinya mengharapkan masyarakat juga harus terus selalu menjaga lingkungan sekitarnya agar lingkungan yang merupakan tempat tingggal dapat menjadi lingkungan yang bersih dan sehat, jelas Dandim.

“Selama ini kita tau nyamuk hidup di kubangan-kubangan air kotor padahal tidak, pola hidup nyamuk juga ada di kubangan air bersih. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga lingkungan kita agar terhindar dari jentik-jentik nyamuk ini, ujarnya.

Dandim juga berterimakasih karena setelah bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, dirinya mendapatkan banyak Informasi, dan dari pertemuan ini dirinya akan menjalin koordinasi pula dengan seluruh jajaran Kodim 1618/TTU guna membantu pemerintah dalam upaya menanggulangi penyebaran bahaya DBD di Kabupaten TTU.

“Setelah melakukan kordinasi dengan pihak kesehatan kami akan melakukan S. O. P dan akan berkordinasi dengan semua babinsa agar dapat menyampaikan pada warga sehingga kita tidak terlena, dan bisa keluar dari bahaya DBD. Yang paling pertama yang perlu kita lakukan adalah memberikan pemahaman pada semua warga melalui sosialisasi dan tentunya kami akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas J.M. Laka, S.km, menjelaskan bahwa saat ini di Kabupaten TTU sudah terdapat 215 kasus DBD, 58 kasus diantaranya adalah positif terinfeksi DBD, sisanya masih dalam kelas suspek. Bahaya DBD juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. 2 orang yang meninggal itu di Kecamatan Biboki Anleu yaitu Anak usia 12 tahun dan 5 Tahun.

Selain menjelaskan tentang banyaknya kasus akibat DBD tersebut,  Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas Laka juga berterimakasih pada Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, yang sudah melakukan kordinasi dengan Dinas kesehatan, karena secara tim semua punya tanggung jawab yang sama untuk sama-sama memberantas bahaya DBD di Kabupaten TTU. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Kodim 1604/Kupang Siap Sukseskan HUT Kota Kupang Ke-XXIV

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka HUT Kota Kupang ke-XXIV tahun 2020 Dandim 1604/Kupang yang diwakili Pasi Pers Kodim 1604/Kupang, Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P, menghadiri acara rapat persiapan HUT Kota Kupang ke-XXIV tahun 2020 dengan tema “Satukan Tekad Menuju Kota Kupang Smart City, Transparan dan Layak Huni”, yang bertempat di Lantai II Ruang Rapat Garuda, Kamis (12/03/2020).

Rapat dipimpin oleh Asisten I Kota Kupang Yos Rera Beka didampingi Asisten III Jhon Eduard Pelt, Kabag Kesra Drs. Matheus Eustakhius, Dandim 1604/Kupang yang diwakili Pasi Pers Kodim 1604/Kupang, Kapolres Kupang kota yang diwakilikan, Kadis Parawisata dan para Camat dan Lurah Se-kota Kupang berjumlah 60 orang

Asisten I Kota Kupang Yos Rera Beka membuka rapat dengan memaparkan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada HUT Kota Kupang Ke-XXIV tahun 2020. Antara lain adalah kegiatan bakti sosial tetap dilaksanakan setiap hari jumat dengan pembersihan lingkungan, apalagi saat ini musim penyakit DBD sehingga dinas kesehatan perlu memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan untuk menghindari DBD. Lomba Dance Lansia, Lomba tarian adat daerah NTT (Nuansa Daerah), Lomba ayam laga, Lomba burung berkicau, Nikah massal dengan seluruh agama, dan Pawai dan Karnaval, star depan Rumah jabatan Gubernur dan finish depan KFC.

Adapun juga penyampaian dari Kadis Parawisata bahwa jumlah kelompok tarian yang sudah mendaftar sudah belasan peserta sehingga nanti pada saat upacara akan kami tampilkan 1 kelompok tarian di lapangan.

“Dalam kesempatan itu Pasi Pers Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P, menyampaikan Kodim 1604/Kupang akan membantu dan mendukung segala hal yang berkaitan pelaksanaan kegiatan HUT Kota Kupang Ke-XXIV tahun 2020. Semoga kegiatan dapat berjalan lancar, sukses sehingga nanti bisa berjalan sesuai yang kita harapkan,” harap Pasi Pers. (Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang

Penjabat Sekda Kota Kupang Hadiri Launching Aplikasi QRIS

NTT AKTUAL. KUPANG. Penjabat Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Kupang Ir. Elvianus Wairata,M.Si hadir dalam acara Pekan QRIS Nasional 2020 Sosialisasi Sistem Pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bertempat di Centra UMKM C&A Jalam Frans Seda, Selasa (10/3/2020).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Timur I Nyoman Ariawan Atmaja dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa QRIS ini adalah terobosan sistem pembayaran dalam dunia digital yang berkembang sangat cepat.QRIS memudahkan tranksaksi keuangan melalui smartphone terutama bagi pelaku UMKM, keuntungan dari QRIS yaitu smua pendapatan dan transaksi keuangan akan tercatat dalam data penjualan sehingga akan diketahui berapa total penjualannya karena terdata dengan rapi.

Aplikasi QRIS adalah jasa pembayaran yang sah dan resmi dari Bank Indonesia. Penggunaan QRIS telah digunakan di 10 UMKM di NTT dan ditargetkan akan mencapai 100 UMKM terutama di Kota Kupang melalui penggunaan Smartphone sehingga mendorong penguatan dan pertumbuhan Ekonomi terutama bagi pelaku UMKM.

Sementara itu Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Ir. Elvianus Wairata,M.Si, yang didaulat menyampaikan sambutan Wali Kota Kupang menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang mengapresiasi kegiatan tersebut dalam rangka membangun kota kupang khususnya dalam bidang UMKM . Pemerintah Kota mendukung penuh kebijakan pembayaran non tunai melalui Aplikasi QRIS. Tahun 2019 pemerintah kota kupang telah mencanangkan sistem smart city dan tagline ‘Ayo Berubah’.

Karena itu dengan semangat perubahaan dan smart sistem maka sejak tahun 2019 Pemerintah Kota telah bekerja sama dengan beberapa pihak Bank agar proses pengeluaran dalam bentuk pembayaran non tunai terutama pembayaran gaji dan pembelanjaan serta perjalanan dinas. Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang menambahkan bahwa dengan adanya Aplikasi QRIS maka akan sangat mempermudah tranksaksi keuangan serta memperkecil kemungkinan penggunaan dan peredaran uang palsu sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan dalam transaksi non tunai, iapun menghimbau kepada seluruh pelaku UMKM di Kota Kupang agar berpartisipasi dalam menggunakan Aplikasi QRIS karena telah digunakan oleh beberapa hotel dan restoran di Kota Kupang sehingga terkendali dan terlindung saat melakukan transaksi keuangan.

Turut hadir dalam kegiatan yaitu Owner Centra UMKM C&A Bapak Ricardus Outniel Yonathan, Kepala Bank Mandiri cabang Kupang Bapak. I Gede Dewa Satriawan, Perwakilan PJSP Non Bank Link Aja Corporate Aldi Diantoro, UMKM Binaan Bank NTT, UMKM/Pedagang binaan C&A, Pengelola Galery Dekranasda NTT, partisipan PJSP Bank yaitu Bank BRI, Bank Nobu, Bank Mandiri. (Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Dandim 1604/Kupang : Mari Kita Berbuat Yang Terbaik Bagi Masyarakat

NTT AKTUAL. KUPANG. Komandan Kodim (Dandim) 1604/Kupang, Kol Arh I Made Kusuma Dhyana Graha,S.IP, mengajak seluruh jajarannya untuk dapat lebih berbuat yang terbaik bagi masyarakat.

Pesan dan motivasi positif ini disampaikan Dandim 1604/Kupang, Kol Arh I Made Kusuma Dhyana Graha,S.IP, saat memberikan arahannya pada kegiatan Jam Komandan Kodim 1604/Kupang, yang berlangsung di Makodim 1604/Kupang, Senin (9/03/2020).

Kegiatan ‘Jam Komandan’ ini dilakukan setelah pelaksanaan upacara rutin setiap hari senin yang diikuti oleh Kasdim, Para Pasi, dan Danramil serta seluruh anggota Militer dan PNS jajaran Kodim 1604/Kupang.

Selain itu kegiatan ‘Jam Komandan’ merupakan salah satu cara yang dilakukan Komandan Kodim (Dandim) 1604/Kupang, Kol Arh I Made Kusuma Dhyana Graha,S.IP, untuk berkomunikasi secara langsung dengan seluruh anggotanya.

“Saat ini sudah banyak hal-hal berkembang disekeliling kita yang harus kita antisipasi. Seperti sekarang musim hujan, penyakit DBD, ASF, judi, miras dan Corona. Oleh karena itu kita sebagai aparat teritorial yang dimana juga sebagai katalisator bagi masyarakat, harus selalu dapat memberikan informasi yang benar bagi masyarakat,” ujar Dandim 1604/Kupang.

Dirinya juga mengharapkan kepada seluruh jajarannya untuk selalu dapat berbuat yang terbaik bagi lingkungan dan masyarakat, jelasnya.

Dandim 1604/Kupang juga menyampaikan antara lain mengenai penyampaian dari Pangdam IX/Udayana, yang dimana terkait dengan Profesionalitas, Loyalitas, Kebanggaan dan Kebersamaan.

“Penyampaian tersebut untuk dipedomani kita sabagai anggota Militer maupun PNS,” kata Dandim.

Selain itu dirinya pada kesempatan ini juga menyampaikan bahwa Babinsa adalah ujung tombak satuan kewilayahan dalam menghadapi situasi yang berkembang dalam turut bertanggungjawab menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, oleh sebab itu dalam pengumpulan data teritorial khususnya, para Babinsa diharapkan dapat selalu terus menyajikan data yang update dan valid.

Dirinya mengharapkan agar Babinsa juga selalu dapat berkomunikasi dan berkoordinasi secara baik dengan perangkat Pemerintah Daerah baik di lingkungan dinas maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing, dan harus selalu dapat melihat secara langsung situasi dan keadaan dilapangan, pungkasnya. (Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang

Danrem 161/Wira Sakti Terima Kunjungan Tim Caretaker Pengprov FORKI NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. “Selamat datang dan terima kasih atas kunjungannya di Makorem 161/Wira Sakti,”

Demikian kata pembuka Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos saat menerima kunjungan Anggota DPD RI NTT selaku Ketua Tim Caretaker Pengprov FORKI NTT Ir. Abraham Paul Liyanto beserta rombongan, Kamis (12/03/2020) di Loby Makorem 161/Wira Sakti.

Ketua Tim Caretaker Pengprov FORKI NTT Ir Abraham Paul Liyanto menyampaikan tujuan kedatangannya beserta rombongan terkait dengan Federasi Olah Raga Karate-Do Indonesia (Forki) NTT.

“Kedatangan kami beserta rombongan terkait dengan keberlangsungan Forki NTT, sehingga kedepannya Forki NTT akan bertambah baik dan semakin maju,” ungkapnya.

Danrem 161/Wira Sakti menyambut baik terkait dengan agenda Tim Caretaker Pengprov Forki NTT tersebut, dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama membangunnya.

“Korem 161/Wira Sakti selalu menyambut baik tentang hal tersebut, Karena pada prinsipnya Korem 161/Wira Sakti selalu ada dan  hadir untuk masyarakat NTT. Mari kita bersama sama membangun Provinsi NTT, dalam hal ini, khususnya adalah Forki NTT sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada,” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Tampak mendampingi Anggota DPD RI NTT Ir Abraham Paul Liyanto, selaku Ketua Tim Caretaker Pengprov FORKI NTT adalah para pimpinan organisasi karate dan sejumlah personel lainnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kasi Intel, Kasi Ops, Kasi Ter dan Kajas Korem 161/Wira Sakti. (Red)

Sumber : penrem161ws

Atasi Bahaya DBD, Dinkes TTU Aktif Lakukan Langkah Preventif

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam mengatasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten TTU gencar dan juga aktif melakukan langkah-langkah preventif.

“Langkah preventif pertama yang dilakukan adalah dengan gencar melakukan Fogging di daerah-daerah yang terserang DBD. Fogging adalah salah satu langkah atau strategi yang dilakukan guna pemberantasan jentik nyamuk dengan cara penyemprotan asap (pengasapan),”

Hal ini dikatakan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas J.M Laka, S.km, kepada Wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/03/2020).

“Dalam mengatasi bahaya DBD Dinas Kesehatan Kabupaten TTU sedang melakukan berbagai hal dan diantaranya yaitu dengan melakukan Fogging. Kami lakukan Fogging di daerah-daerah yang sedang terkena kasus DBD, diantaranya di Ponu, Kaubele, Wini dan kemarin yang terakhir kami bersama tim melakukannya di Sasi,” ungkap Thomas.

Dirinya menambahkan upaya lainnya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU yakni dengan melakukan penyuluhan keliling terkait bagaimana masyarakat bisa berprilaku hidup bersih dan sehat.

Selain itu Dinas Kesehatan Kabupaten TTU juga aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk yakni dengan melakukan kerja bakti sosial, jelas Thomas Laka.

“Terkait dengan pemberantasan sarang nyamuk dan kerja bakti, kami lakukan koordinasi dengan Camat dan kepala Desa, selain itu kami juga melakukan koordinasi dengan Kapolsek-Kapolsek dan Danramil di setiap wilayah yang terkena kasus DBD, ada juga upaya pencegahan melalui media-media seperti Radio Penyiar Daerah (RPD) untuk mengajak semua elemen memberantas bahaya DBD itu sendiri,” ujarnya.

Langkah preventif lainnya yang dilakukan pula oleh Dinas Kesehatan Kabuten TTU yakni dengan membagikan abate, pembagian abete ini di tujukan untuk semua warga di TTU dan untuk semua instansi, jelas Thomas Laka.

“Saat ini di Kabupaten TTU sudah terdapat 215 kasus DBD, 58 kasus diantaranya adalah positif terinfeksi DBD, sisanya masih dalam kelas suspek. Bahaya DBD juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. 2 orang yang meninggal itu di Kecamatan Biboki Anleu yaitu Anak usia 12 tahun dan 5 Tahun,” kata Thomas.

Oleh kerena itu diharapkan kepada masyarakat agar dapat segera melakukan rujukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit, ketika mengalami gejala-gejala DBD, agar dapat dilakukan tindakan medis dan meminimalisir jatuhnya korban jiwa, pungkasnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Portal Berita Online