Arsip Kategori: REGIONAL

Kasum TNI Lakukan Kunjungan Kerja ke Satgas Pamtas RI-RDTL

NTT AKTUAL. ATAMBUA. “Dalam rangka menjaga Kedaulatan NKRI, selain tugas pokok menjaga Perbatasan RI RDTL di Sektor Timur ini, kalian  juga bertugas untuk memberdayakan wilayah pertahanan aspek darat di wilayah perbatasan ini,”

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto, dalam pengarahannya kepada Prajurit Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ, Jumat (13/03/2020) di Mako Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ.

Lebih lanjut, agar memanfaatkan waktu yang ada selama kalian melaksanakan tugas mulia ini, dengan melakukan kegiatan inovatif dan kreatif untuk membantu kesulitan masyarakat di perbatasan.

“Laksanakan tugas mulia ini dengan penuh semangat, sisa waktu penugasan yang ada, agar lebih kenali lagi masyarakat dengan baik, dan ketahui permasalahannya, lalu berkordinasi dengan Kodim 1605/Belu dan komponen bangsa lainnya mencari solusi dalam mengatasi kesulitan masyarakat di Perbatasan ini,” jelas Kasum TNI.

Kasum TNI juga berpesan untuk menggalakkan kegiatan penanaman pohon guna menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Sebelum melaksanakan pengarahan ini, Kasum TNI dengan didampingi Pangkogabwilhan II beserta rombongan, setiba di Bandara AA Bere Tallo Atambua, disambut oleh Bupati Belu dan Bupati Malaka serta Unsur Forkopimda Kabupaten Belu.

Sesaat setelah istirahat sejenak di Ruang Transit Bandara AA Bere Tallo, lalu melaksanakan peninjauan ke Pos Motaain dan peninjauan ke PLBN Motaain.

Kemudian juga melaksanakan peninjauan Kebun Anggur milik Babinsa Silawan di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.

Setelah itu melaksanakan peninjauan ke Pos Salore dan menuju ke Mako Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ.

Usai kegiatan di Mako Satgas, Kasum TNI didampingi Pangkogabwilhan II beserta rombongan melaksanakan kunjungan ke Kodim 1605/Belu dan Kompi Senapan B Yonif RK 744/SYB.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S. Sos, Asops Kasdam IX/Udayana, Kasi Intel dan Kasi Ops Korem 161/Wira Sakti. (Red)

Sumber : Penrem 161 WS

Cegah Meluasnya DBD, Pemkot Kupang Gelar Kegiatan Kerja Bakti

NTT AKTUAL. KUPANG. Guna mencegah meluasnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kupang, Walikota Kupang Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH menginstruksikan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara se-Kota Kupang untuk menggelar kerja bakti bersama di lingkungan masing-masing.

Menyikapi instruksi Walikota ini Kerja Bakti bersama tersebut digelar serentak oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara se-Kota Kupang di sejumlah titik yang ada di Kota Kupang, Jumat (13/03/2020) pagi.

Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si turun langsung memantau kerja bakti tersebut di sejumlah titik. Salah satu titik yang dikunjungi adalah Kelurahan Liliba, tepatnya di sekitar lingkungan sekolah SDK Rosa Mystica. Tampak Camat Oebobo Matheos A.H.T Maahury, SE dan Lurah Liliba Victor Makoni, S.Sos bersama jajarannya terjun langsung di lokasi tersebut. Kerja bakti ini melibatkan sejumlah unsur, tidak hanya para ASN, tapi juga Babinsa, Babinkamtibmas Kelurahan Liliba, warga sekitar, para guru dan siswa.

Pj. Sekda menyampaikan terima kasih kepada para guru, para siswa dan warga yang sudah berpartisipasi aktif dalam kerja bakti. Kepada para siswa dia berpesan untuk senantiasa menjaga kebersihan tidak hanya di lingkungan sekolah tapi juga di rumah masing – masing. Dia juga mengimbau untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas. Menurutnya Pemkot Kupang sudah mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga Kota Kupang untuk tidak membuang sampah sembarang tempat termasuk di lahan kosong yang bisa menjadi sarang nyamuk.

Ditambahkannya saat ini di Kota Kupang sudah ada bank sampah yang bersedia membeli sampah-sampah yang sudah dikumpulkan. Kepala Sekolah SDK Rosa Mystica, Sr. Florentina Thani, RVM menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang yang telah menggagas kerja bakti ini dan membantu membersihkan lingkungan di sekitar lokasi sekolah mereka. Pihak sekolah siap memberikan dukungan terhadap program- program semacam ini. Setelah memantau lokasi kerja bakti di Kelurahan Liliba, Pj. Sekda yang didamping Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Ernest Ludji melanjutkan pemantauan di Kantor Camat Kota Raja. Tampak Camat Kota Raja, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si bersama jajarannya sedang sibuk membersihkan lingkungan sekitar kantor mereka.

Dalam jumpa pers bersama awak media usai pemantauan tersebut, Pj. Sekda menyampaikan kerja bakti ini dilaksanakan sesuai arahan Wali Kota Kupang untuk melaksanakan gerakan massal membersihkan lingkungan dengan menggerakkan seluruh komponen masyarakat, sekolah, puskesmas dan ASN di lingkup pemerintah Kota Kupang. Gerakan ini untuk mengantisipasi Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kasusnya cukup banyak di NTT khususnya di Kota Kupang.

Diakuinya ketika turun ke lapangan pagi tadi pelaksanaannya cukup baik, di mana pihak Kelurahan Liliba dan kecamatan serta sekolah tampak mengambil bagian dalam membersihkan lingkungan. Selain itu Pj Sekda berkesempatan juga melakukan sosialisasi cara mencuci tangan yang benar untuk menghindari bakteri dan virus yang dapat menimbulkan penyakit dan juga penyuluhan mengenai mengantisipasi DBD. “Harapan kita kerja bakti ini dapat menjadi budaya masyarakat untuk membersihkan lingkungannya sendiri,” tegasnya.

Selain itu dia berharap peran puskesmas dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan langkah-langkah membersihkan lingkungan terus ditingkatkan. Dia yakin masalah kebersihan akan teratasi dan masalah penyakit kaitan dengan DBD yang hidup pada area-area genangan air dapat teratasi dan bahkan budaya mengubur sampah yang sifatnya menjadi tempat genangan air dapat dilakukan oleh masyarakat sendiri tanpa harus dipaksakan. Saat ini proses foging massal juga sudah dilakukan untuk seluruh daerah yang dianggap endemik.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih, SKM, M.Kes pada kesempatan yang terpisah menyampaikan saat ini terhitung sejak Januari 2020 lalu sudah ada 483 kasus DBD di Kota Kupang dan lima di antaranya meninggal dunia. Kelima korban tersebut berdomisili di Wilayah Kecamatan Maulafa yang angka bebas jentiknya masih di bawah 40 persen. Kerja bakti yang diselenggarakan Pemkot hari ini merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan angka bebas jentik tersebut. (Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Yanuar Dally : Corona Tidak Signifikan Pengaruhi Pariwisata Kota Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Virus Corona tidak signifikan mempengaruhi wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, SH., M.Si, saat ditemui Media ini diruang kerjanya, Jumat (13/03/2020)

“Kota Kupang adalah daerah transit, bukan destinasi utama pariwisata seperti Labuan Bajo, Kelimutu ataupun daerah Bali. Sehinga pengaruh corona terhadap Pariwisata Kota Kupang dapat dikatakan sangat rendah,” ungkap Yanuar.

Lanjut Yanuar, “Benar bahwa ada pernyataan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota yang membenarkan adanya wabah virus corona, namun hal tersebut ada SOP-nya, tata cara penangannya sudah diketahui bahkan hingga saat ini masyarakat Kota Kupang dapat dikatakan baik-baik saja.

Tambah Yanuar, “Harusnya yang lebih ditakuti dan menjadi fokus saat ini adalah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan stunting karena saat ini di Kota Kupang telah ada korban nyawa akibat DBD.”

Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, SH., M,Si, pada kesempatan ini juga menghimbau masyarakat Kota Kupang agar tidak panik terhadap persoalan virus corona.

“Masyarakat tidak perlu panik terhadap persoalan virus corona di Kota Kupang, tetapi masyarakat perlu waspada, dengan cara menjaga kesehatan, kebersihan diri dan kebersihan lingkungan,” imbuh Yanuar. (Red)

Penulis : Folkes Timu
Editor : Nataniel Pekaata

Atasi DBD, Dandim 1618/TTU Jalin Koordinasi Dengan Dinkes

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam rangka mengatasi serta mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Rabu (11/03/2020).

Kunjungan Dandim 1618/TTU ini merupakan salah satu bentuk koordinasi antara Kodim 1618/TTU dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU dalam upaya penanggulangan bahaya DBD.

Pada kesempatan ini Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, kepada Wartawan mengatakan bahwa pada dasarnya dirinya yang merupakan aparat wilayah harus pula menjalin koordinasi yang aktif bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU terkait penanggulangan penyakit DBD.

“Selaku aparat kewilayahan saya memahami bahwa permasalahan DBD adalah masalah kita bersama, karna kita hidup bersama dalam lingkungan masyarakat,” ungkap Dandim.

Melihat persoalan DBD ini, dirinya mengharapkan masyarakat juga harus terus selalu menjaga lingkungan sekitarnya agar lingkungan yang merupakan tempat tingggal dapat menjadi lingkungan yang bersih dan sehat, jelas Dandim.

“Selama ini kita tau nyamuk hidup di kubangan-kubangan air kotor padahal tidak, pola hidup nyamuk juga ada di kubangan air bersih. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga lingkungan kita agar terhindar dari jentik-jentik nyamuk ini, ujarnya.

Dandim juga berterimakasih karena setelah bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, dirinya mendapatkan banyak Informasi, dan dari pertemuan ini dirinya akan menjalin koordinasi pula dengan seluruh jajaran Kodim 1618/TTU guna membantu pemerintah dalam upaya menanggulangi penyebaran bahaya DBD di Kabupaten TTU.

“Setelah melakukan kordinasi dengan pihak kesehatan kami akan melakukan S. O. P dan akan berkordinasi dengan semua babinsa agar dapat menyampaikan pada warga sehingga kita tidak terlena, dan bisa keluar dari bahaya DBD. Yang paling pertama yang perlu kita lakukan adalah memberikan pemahaman pada semua warga melalui sosialisasi dan tentunya kami akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas J.M. Laka, S.km, menjelaskan bahwa saat ini di Kabupaten TTU sudah terdapat 215 kasus DBD, 58 kasus diantaranya adalah positif terinfeksi DBD, sisanya masih dalam kelas suspek. Bahaya DBD juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. 2 orang yang meninggal itu di Kecamatan Biboki Anleu yaitu Anak usia 12 tahun dan 5 Tahun.

Selain menjelaskan tentang banyaknya kasus akibat DBD tersebut,  Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas Laka juga berterimakasih pada Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, yang sudah melakukan kordinasi dengan Dinas kesehatan, karena secara tim semua punya tanggung jawab yang sama untuk sama-sama memberantas bahaya DBD di Kabupaten TTU. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Kodim 1604/Kupang Siap Sukseskan HUT Kota Kupang Ke-XXIV

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka HUT Kota Kupang ke-XXIV tahun 2020 Dandim 1604/Kupang yang diwakili Pasi Pers Kodim 1604/Kupang, Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P, menghadiri acara rapat persiapan HUT Kota Kupang ke-XXIV tahun 2020 dengan tema “Satukan Tekad Menuju Kota Kupang Smart City, Transparan dan Layak Huni”, yang bertempat di Lantai II Ruang Rapat Garuda, Kamis (12/03/2020).

Rapat dipimpin oleh Asisten I Kota Kupang Yos Rera Beka didampingi Asisten III Jhon Eduard Pelt, Kabag Kesra Drs. Matheus Eustakhius, Dandim 1604/Kupang yang diwakili Pasi Pers Kodim 1604/Kupang, Kapolres Kupang kota yang diwakilikan, Kadis Parawisata dan para Camat dan Lurah Se-kota Kupang berjumlah 60 orang

Asisten I Kota Kupang Yos Rera Beka membuka rapat dengan memaparkan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada HUT Kota Kupang Ke-XXIV tahun 2020. Antara lain adalah kegiatan bakti sosial tetap dilaksanakan setiap hari jumat dengan pembersihan lingkungan, apalagi saat ini musim penyakit DBD sehingga dinas kesehatan perlu memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan untuk menghindari DBD. Lomba Dance Lansia, Lomba tarian adat daerah NTT (Nuansa Daerah), Lomba ayam laga, Lomba burung berkicau, Nikah massal dengan seluruh agama, dan Pawai dan Karnaval, star depan Rumah jabatan Gubernur dan finish depan KFC.

Adapun juga penyampaian dari Kadis Parawisata bahwa jumlah kelompok tarian yang sudah mendaftar sudah belasan peserta sehingga nanti pada saat upacara akan kami tampilkan 1 kelompok tarian di lapangan.

“Dalam kesempatan itu Pasi Pers Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P, menyampaikan Kodim 1604/Kupang akan membantu dan mendukung segala hal yang berkaitan pelaksanaan kegiatan HUT Kota Kupang Ke-XXIV tahun 2020. Semoga kegiatan dapat berjalan lancar, sukses sehingga nanti bisa berjalan sesuai yang kita harapkan,” harap Pasi Pers. (Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang

Atasi Bahaya DBD, Dinkes TTU Aktif Lakukan Langkah Preventif

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam mengatasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten TTU gencar dan juga aktif melakukan langkah-langkah preventif.

“Langkah preventif pertama yang dilakukan adalah dengan gencar melakukan Fogging di daerah-daerah yang terserang DBD. Fogging adalah salah satu langkah atau strategi yang dilakukan guna pemberantasan jentik nyamuk dengan cara penyemprotan asap (pengasapan),”

Hal ini dikatakan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas J.M Laka, S.km, kepada Wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/03/2020).

“Dalam mengatasi bahaya DBD Dinas Kesehatan Kabupaten TTU sedang melakukan berbagai hal dan diantaranya yaitu dengan melakukan Fogging. Kami lakukan Fogging di daerah-daerah yang sedang terkena kasus DBD, diantaranya di Ponu, Kaubele, Wini dan kemarin yang terakhir kami bersama tim melakukannya di Sasi,” ungkap Thomas.

Dirinya menambahkan upaya lainnya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU yakni dengan melakukan penyuluhan keliling terkait bagaimana masyarakat bisa berprilaku hidup bersih dan sehat.

Selain itu Dinas Kesehatan Kabupaten TTU juga aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk yakni dengan melakukan kerja bakti sosial, jelas Thomas Laka.

“Terkait dengan pemberantasan sarang nyamuk dan kerja bakti, kami lakukan koordinasi dengan Camat dan kepala Desa, selain itu kami juga melakukan koordinasi dengan Kapolsek-Kapolsek dan Danramil di setiap wilayah yang terkena kasus DBD, ada juga upaya pencegahan melalui media-media seperti Radio Penyiar Daerah (RPD) untuk mengajak semua elemen memberantas bahaya DBD itu sendiri,” ujarnya.

Langkah preventif lainnya yang dilakukan pula oleh Dinas Kesehatan Kabuten TTU yakni dengan membagikan abate, pembagian abete ini di tujukan untuk semua warga di TTU dan untuk semua instansi, jelas Thomas Laka.

“Saat ini di Kabupaten TTU sudah terdapat 215 kasus DBD, 58 kasus diantaranya adalah positif terinfeksi DBD, sisanya masih dalam kelas suspek. Bahaya DBD juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. 2 orang yang meninggal itu di Kecamatan Biboki Anleu yaitu Anak usia 12 tahun dan 5 Tahun,” kata Thomas.

Oleh kerena itu diharapkan kepada masyarakat agar dapat segera melakukan rujukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit, ketika mengalami gejala-gejala DBD, agar dapat dilakukan tindakan medis dan meminimalisir jatuhnya korban jiwa, pungkasnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TTU Gencar Kembangkan Tanjung Bastian

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) aktif mengembangkan destinasi wisata Tanjung Bastian yang ada di Kabupaten TTU.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas, saat ditemui Media ini di ruang kerjanya, Rabu (11/03/2020).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas. Foto : Yanri Erastus Maunaben/NTT Aktual

“Di Tanjung Bastian saat ini sudah di lakukan pengembangan-pengambangan yakni dengan menambah fasilitas dan di tahun ini kami juga akan mengadakan sumur Bor,” ujar Robertus.

Dirinya menambahkan Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga aktif mengembangkan obyek wisata alam Oeluan.

“Di Oeluan saat ini kami sedang menambah gasebo-gasebo dan penataan jalan setapak sehingga dapat menghubungkan gasebo dengan gasebo, selain itu kami akan menyediakan bak-bak sampah karna walaupun kita punya obyek wisata yang menarik penataan kebersihan juga harus kita perhatikan,” ungkapnya.

Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga terus gencar melakukan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan potensi-Potensi wisata di Kabupaten TTU yaitu dengan aktif melakukan Indentifikasi dan pembinaan-pembinaan, jelas Robertus Nahas.

“Langkah-langkah yang kami lakukan saat ini adalah melakukan identifikasi potensi-potensi wisata di semua Desa dan kecamatan, oleh Kepala Desa dan Camat. Setelah melakukan identifikasi kita lakukan pembinaan di lokasi-lokasi yang berpotensi untuk di kembangkan, seperti saat ini kami sedang membina kelompok Sari wisata di Desa Neopesu untuk mengembangkan potensi wisata Alam disana,” kata Robertus.

Lanjutnya, kemudian di desa Leorak nantinya Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga akan melakukan pelatihan lagi karna disana ada air terjun yang cukup indah, jadi yang akan dilakukan disana adalah dengan memberikan pelatihan kepada kelompok Sari Wisata agar pada akhirnya dari potensi-potensi wisata yang indah tersebut dapat memberikan kontribusi pula terhadap pendapatan daerah,

Selain dari langkah-langkah strategis yang telah disiapkan dan yang sudah di tempuh oleh Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, untuk mengembangkan sektor pariwisata juga diperlukan dukungan dan peran aktif dari Dinas-dinas terkait lainnya, jelas Robertus

“Dinas-dinas terkait lain yakni seperti dinas PUPR agar dapat menyiapkan akses jalan yang lebih baik, dinas Perumahan setidaknya harus meyiapkan perumahan-perumahan yang bagus di sekitar obyek wisata,” ujar Robertus.

Disisi lain juga diperlukan adanya dorongan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, agar dapat lebih mengembangkan pelaku-pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjual souvenir ataupun pangananan lokal khas daerah di obyek-obyek wisata, sehingga saat orang yang berkunjung bisa membawanya pulang sebagai oleh-oleh dari tempat wisata yang di kunjungi tersebut, tutupnya. (Red)

Penulis   : Yanri Erastus Maunaben
Editor      : Nataniel Pekaata

Jefri Riwu Kore : Mari bersama Sukseskan Pembangunan di Kota Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, atau yang akrab disapa Jefri Riwu Kore, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pembangunan di Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, saat memberikan sambutannya dan membuka dengan resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Kota Lama Tahun 2021, yang bertempat di Aula Kantor Camat Kota Lama, Kota Kupang, Senin (9/03/2020).

“Saya berharap melalui Musrenbang, kita mencari jalan keluar dengan prioritas-prioritas terbaik yang akan dilaksanakan di Kecamatan. Kota Kupang memerlukan pembangunan infrastruktur yang baik, untuk itu saya mengajak mari kita bekerja bersama untuk mensukseskan pembangunan di Kota Kupang,” ujar Walikota Kupang seraya menyebutkan juga tentang berbagai program bantuan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kupang di tahun 2020 ini.

Jefri Riwu Kore juga menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat Kecamatan merupakan forum untuk memusyawarahkan hasil dari Musrenbang di tingkat Kelurahan se-Kecamatan Kota Lama, kegiatan rutin ini akan terus dilaksanakan hingga tingkat Nasional dan tentunya dilindungi oleh Undang-Undang.

Dikesempatan yang sama, Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Kota Lama, dra. Maria Fernandez selaku Ketua Panitia Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Lama mengatakan Musrenbang adalah forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah dengan lebih mengedepankan kaidah musyawarah untuk mufakat dengan azas-azas partisipatif dan berkeadilan.

Dirinya menambahkan hasil Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Lama tahun 2021 harus merupakan penjabaran visi, misi dan program priortas pembangunan Pemerintah Kota Kupang sesuai RPJMD 2017 – 2022 yang memuat 3 rencana aspek prioritas antara lain pembangunan fisik, ekonomi dan sosial budaya.

Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Lama kali ini menggunakan aplikasi e-Musrenbang yang akan membahas hasil Musrenbang di 10 (sepuluh) Kelurahan se-Kecamatan Kota Lama. Tujuan kegiatan ini sesuai Permendagri nomor 86 tahun 2017 yaitu membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan hasil Musrenbang dari tingkat kelurahan yang akan ditentukan untuk menjadi prioritas kegiatan pembangunan di tingkat Kecamatan Kota Lama, membahas dan menetapkan prioritas kegiatan pembangunan Kecamatan yang belum tercakup dalam kegiatan prioritas pembangunan kelurahan, menyepakati pengelompokan atas prioritas kegiatan pembangunan Kecamatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta pagu indikatif perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang. (*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Walikota Kupang Menerima Sertifikat Sistem Manajemen Mutu SNI ISO

NTT AKTUAL. KUPANG. Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menerima sertifikat Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001: 2015 yang diserahkan oleh PT SUCOFINDO (Persero), Senin (9/03/2020).

Sertifikat ini diserahkan oleh Direktur Komersial 1 PT SUCOFINDO (Persero) Herliana Dewi kepada Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, bertempat di Hotel Maya, Jalan Sumatera, Kelurahan Tode Kisar, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Penyerahan sertifikat ini disaksikan oleh Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang, antara lain, Penjabat Sekretaris Daerah, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, para Asisten Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Walikota Kupang dan para Pimpinan Perangkat Daerah serta para Camat dan Lurah se-Kota Kupang.

Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, pada kesempatan ini menyatakan rasa terima kasih atas peran PT SUCOFINDO (Persero) dalam sertifikasi untuk Pemerintah Kota Kupang.

“Dengan adanya sertifikasi SNI ISO 9001:2015, menguatkan komitmen Pemerintahan Kota Kupang dalam memberikan pelayanan publik yang prima bagi kepuasan masyarakat Kota Kupang,” kata Jefirstson.

Walikota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, juga menuturkan bahwa Pemerintahan Kota Kupang berkomitmen untuk terus berbenah dalam meningkatkan kinerja perangkat-perangkatnya secara bertahap, khususnya dalam hal pelayanan publik dengan manajemen mutu terstandar berdasarkan SNI ISO 9001:2015.

Selanjutnya, Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menjelaskan bahwa ruang lingkup sertifikasi ini meliputi 3 lembaga di bawah Pemerintah Kota Kupang, yaitu pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang dalam pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, Surat Kematian, dan Surat Perkawinan; Seketariat Daerah Kota Kupang, yaitu pada proses Pengurusan Kenaikan Gaji Berkala Secara Elektronik (E-KGB); dan pada lembaga pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah S. K Lerik dengan ruang lingkup Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Walikota Kupang bertekad akan menambahkan ruang lingkup pelayanan lainnya.

Direktur Komersial 1 PT SUCOFINDO (Persero) Herliana Dewi dalam sambutannya mengatakan masyarakat saat ini semakin selektif menuntut tempat pelayanan yang bersih, aman, nyaman dan kondusif dalam memberikan pelayanan yang dibutuhkan. Oleh karena itu, selaku perusahaan dengan layanan jasa Sertifikasi, Inpeksi dan Pengujian, Sucofindo mendukung upaya Pemerintah Kota Kupang meningkatkan pelayanan publiknya dalam menjaga komitmen untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001: 2015.

Herliana juga menuturkan bahwa proses sertifikasi SNI ISO 9001:2015 ini membutuhkan waktu yang tak singkat. “Proses diawali dengan perbaikan-perbaikan sesuai rekomendasi hasil audit yang dilakukan oleh lembaga tersebut, dan setelah melewati seluruh proses dan tahapan audit yang dilakukan, maka ketiga lembaga tersebut dapat memenuhi seluruh persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015,” ujar Herliana.

Dirinya berharap bahwa implementasi sertifikasi SNI ISO 9001: 2015 di Kota Kupang dapat berkomitmen untuk menjaga dan memelihara sistem manajemen mutu. “Kami juga berharap Pemerintahan Kota Kupang dapat mengikuti dan mematuhi seluruh standar dan regulasi terkait, tetap semangat untuk continual improvement, dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, dan tetap berinovasi,” ujar Herliana. PT SUCOFINDO (Persero) juga menurut Herliana akan selalu siap untuk mendukung Kota Kupang dalam lingkup sertifikasi dan jasa lainnya yang dimiliki lembaganya,” tutup Herliana.

Dikesempatan yang sama Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya dalam sambutannya mengatakan Penerapan SNI ISO 9001 versi 2015 dapat mendukung tercapainya efisiensi dan layanan bermutu prima, sehingga dapat mendukung Kota Kupang sebagai kota penghubung untuk wilayah Indonesia TImur dalam mewujudkan smart city. Untuk itu BSN siap mendukung kota Kupang melalui pembinaan mutu dan melakukan pendampingan.

Kegiatan tersebut, dilaksanakan juga penyerahan Sertifikat Lead Auditor ISO 9001:2015 masing-masing kepada Hengky Malelak, S.STP, M.Si, James R. Benufinit, S.STP, M.Si, Marfis Regho, S.STP, M.Pub, Geregorius E. Rohi, S.STP, Christo V. Amalo, S.STP, MM, Dian Ika Rahmawati, S.Si.Apt, Herlina, SKM dan Sally J. Laning, S.Ab, penyerahan piagam penghargaan kepada ketua dan tim ahli serta pengelola ISO 9001:2015 dan penyematan pin ISO kepada Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kota Kupang, Drs. Agus Ririmasse, M.Si, Direktris RSUD S K Lerik, dr. marsiana Y. Halek dan Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Kupang, Hasan E. Nirwana, SE, M.Si.

Kemudian dilanjutkan dengan launching penerapan ISO 9001:2015 kepada perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang serta perluasan ruang lingkup Penerapan ISO 9001:2015 yang ditandai dengan penandatanganan komitmen dan jadwal penerapan ISO 9001:2015, masing-masing oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Kupang, A. D. E. Manafe, S.IP, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP, M.Si, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang, Frengky Amalo, S.Sos, MM, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang, dr. I. W. A. Wijana S. Putra, M.Si dan Direktur PDAM Tirta Bening Lontar, Johanes S. Otemoesoe, SE.

PT. SUCOFINDO (Persero) adalah lembaga BUMN yang melayani Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2015 dan layanan jasa sertifikasi lainnya di antaranya Sistem Manajemen Keamanan Informasi SNI ISO 27001:2013, Sertifikasi SNI ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, Sertifikasi SNI ISO 28000:2009 Sistem Manajemen Keamanan pada Rantai Pasokan, Sistem Manajemen Keamanan Pangan SNI ISO 22000:2018, Sistem Manajamen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016, Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja SNI ISO 45001:2018, berdasarkan PP 50 tahun 2012. (*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Hari ini, PJ. Sekda Kota Kupang Lantik Sepuluh Orang Pejabat

NTT AKTUAL.KUPANG. Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, hari ini Senin (9/03/2020) melantik dan mengambil Sumpah Jabatan sepuluh orang Pejabat Pengawas pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang berdasarkan Perubahan Nomenklatur Terbaru pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang dan Keputusan Wali Kota Kupang Nomor: BKPPD.821/306/D/III/2020 di Ruang Garuda Kantor Walikota Kupang.

Turut hadir dalam acara pelantikan ini Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang, Abraham David Evil Manafe, S.IP, M.Si.

Adapun pejabat yang dilantik antara lain :

1. Serafina Yohana Teti, SE sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan Pada Sekretariat Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

2. Ida Rumaida, SE sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan Pada Sekretariat Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

3. Emi Luan, SH, sebagai Kepala Seksi Pembinaan Perangkat Daerah pada Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

4. Ngamal Petronela, B.BM, sebagai Kepala Seksi Pembinaan Lembaga Pendidikan, Perusahaan Swasta, BUMD, Perusahaan, Ormas/Parpol dan Masyarakat pada Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

5. Arifin Dekson Anawart Non, S.Sos, sebagai Kepala Seksi Pengawasan Kearsipan pada Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

6. Hendry Ricardo Foenale, SE, sebagai Kepala Seksi Layanan Sistem Informasi Kearsipan dan Pemanfaatan Arsip pada Bidang Pengelolaan Arsip Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

7. Yappy Piet Manafe, SH, sebagai Kepala Seksi Layanan Otomasi dan Kerja Sama Perpustakaan pada Bidang Pengelolaan, Layanan dan Pelestarian Perpustakaan Kota Kupang.

8. Salma Tokan, sebagai Kepala Seksi Pelestarian Bahan Perpustakaan pada Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Perpustakaan Kota Kupang.

9. Heo Julianus Lado, SH sebagai Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan pada Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

10. Yefta Marsel Benyamin, SH, sebagai Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Perpustakaan pada Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang. (*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang