Arsip Kategori: REGIONAL

Pj Sekda Kota Kupang Membuka Musrenbang Kecamatan Kota Raja

NTT AKTUAL. KUPANG. Musyawarah Perencanaan pembangunan (MUSRENBANG) tingkat Kecamatan Kota Raja tahun 2020 dengan tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Usaha Pemenuhan Akses Pendidikan dan Kesehatan, Pembangunan Infrastruktur, Perlindungan Masyarakat serta Penguatan Ekonomi Perkotaan” berlangsung di Aula Serba Guna Kantor Camat Kota Raja pada Rabu, (18/03/2020), pagi.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Ir. Elvianus Wairata hadir dan mewakili Wali Kota Kupang memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan MUSRENBANG, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, S.Sos dan Lima Anggota DPRD Kota Daerah Pemilihan Kota Raja, Danramil Kota Kupang Mayor Infantri Harjitu, S.Pd, para Pimpinan Perangkat Daerah, para Lurah Wilayah Kota Raja, para Ketua LPM di Kota Raja, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan para undangan.

Kegiatan di Awali dengan Laporan Camat Kota Raja Rudy Abubakar, dalam Laporannya Rudy menyampaikan telah menerima hasil MUSRENBANG dari 11 Kelurahan di Kota Raja yang siap di bahas dalam MUSRENBANG Kecamatan kali ini.

Dalam Sambutannya Penjabat Sekda Kota Kupang Ir. Elvianus Wairata dalam sambutannya mengatakan MUSRENBANG merupakan kegiatan memberikan kontribusi dalam pembangunan Kota Kupang dalam spesifik Kecamatan Kota Raja, proses di Kecamatan bagian dari proses yang sudah selesai dari tingkat kelurahan, di kecamatn ini tentu akan di tentukan usulan – usulan yang menjadi skala prioritas, dan sudah tentu selaras dengan program Pemerintah Daerah, yang kemudian akan di bahas bersama oleh Pemerintah dan DPRD untuk dibiayai.

Elvianus Wairata melanjutkan, semua usulan akan di bahas dan difilter mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang menjadi keinginan, kemudian dilihat lagi apakah APBD bisa memenuhi atau tidak, jika belum terealisasi di pembahasan tingkat I maka akan di masukan di pembahasan anggaran berikut, atau bisa juga di sampaikan ke Provinsi atau ke tingkat Pusat.

Dalam Kesempatan tersebut, Penjabat Sekda juga menyampaikan Program – program spektakuler Pemerintah Kota yang akan di eksekusi tahun 2020 yang sudah disepakati bersama DPRD ini yakni,Rehabilitasi Rumah tidak Layak huni,dan di Misi Kupang Cerdas dan Kupang Sehat ada Status RS. S.K Lerik yang mengalami peningkatan, Pembiayan Penerima JKN-KIS bagi masyarakat penerima manfaat, bantuan kaca mata gratis bagi semua masyarakay yang membutuhkan, ada juga penambahan penerima bantuan sembako nasionalyang menjadi 14.448 KPM dan jumlahnya menjadi Rp.150.000/KK pada tahun ini.

“Kemudian juga kita sudah Launching Smart City yang menjadi kebanggaan kita, dengan memasang beberpa perangkat pembantu, dengan harapan juga bukan hanya smart city tapi juga smart people untuk bisa memperlancar Kota Kupang menjadi Lebih Smart” tegas Elvianus.

Lanjut Elvianus Wairata, untuk Bidang Pendidikan, Pemerintah Kota beserta Dewan sudah menganggarkan Behasiswa bagi 3000 mahasiswa, juga ada bantuan seragam gratis dan peralatan sekolah bagi 60.000 siswa/I yang ada di pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Untuk Misi Kupang Makmur, melalui bantuan pembiayaan uang muka perumahan bagi 500 Kepala Keluarga, ada juga bedah rumah sebanyak 146 rumah, optimalisasi penyaluran dana PEM sehingga bisa disebarkan kepada yang belum sehingga bisa memprioritaskan usaha yang belum ada, sehingga ada perkembangan dalam usaha lainnya, bukan hanya sekedar kios kios yang diperbanyak, jelas Penjabat Sekda.

Berikutnya ada Kupang Bagaya Kupang Berprestasi ada pelatihan – pelatihan Kewirausahaan bagi Pemuda/i serat peningkatan prestasi untuk atlit melalui KONI tentunya, selanjutnya untuk Kupang Hijau baru saja kita canangkan Bulan Februari Maret sebagai Bulan Kupang Hijau dengan program Tanam Air dan Tanam Pohon.

Penjabat Sekda melanjutkan, Dengan Pembanguan Ruang Terbuka Hijau untuk Publik punya banyak pilihan nongkrong, serta adanya bantuan kepada Pemuka – pemuka Agama di Kota Kupang, tentunya semua Agama ada bagiannya, Mengakhiri Sambutan Penjabat Sekda Sekaligus membuka Kegiatan MUSRENBANG Kecamatan Kota Raja.

Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, S.Sos dalam sambutannya mengingatkan Kepada Camat agar apa yang menjadi hasil pembahasan nanti bisa di serahkan kepada para anggota DPRD Daerah pemiliha Kota Raja agar bisa diperjuangkan, kemudian yang menjadi prioritas juga itu Kantor Lurah Air Nona, tegas Yeskiel Loudoe. (*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Wakil Wali Kota Kupang Tinjau Persiapan Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19

NTT AKTUAL. KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man bersama Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, di dampingi Pimpinan Perangkat Daerah terkait meninjau persiapan pencegahan dan pengendalian penyebaran serta penanggulangan Corona Virus Diseases (Covid-19) di bandara El Tari Kupang dan Rumah Sakit Umum Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang, Selasa (17/03/2020).

Kunjungan di mulai dari bandara El Tari Kupang. Wakil Wali Kota diterima secara langsung oleh General Manager Angkasa Pura 1 Bandara El tari Kupang, Barata Singgih, Kepala Bidang Upaya Kesehatan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Denpasar, Putu Alit Sudarma, S.Km beserta para jajarannya di ruang rapat kantor Angkasa Pura 1 Bandara El tari Kupang.

General Manager Angkasa Pura 1 Bandara El tari Kupang menyampaikan bahwa, persiapan Bandara El Tari sudah sesuai dengan dokumen-dokumen airport disaster management plan. Oleh karena itu kami mengundang anggota komite untuk rapat dan mengaktifkan satus ini. Maksud dan tujuannya adalah untuk melakukan pemantauan lebih intensif lagi, kemudian membuka jalur koordinasi komunikasi kepada seluruh instansi yang ada untuk menyampaikan perkembangan atau sejauh mana penyebaran jenis virus ini terjadi khususnya masuk melalui bandara.

Dalam upaya pencegahan kasus masuknya Virus Covid-19 ini, PT. Angkasa Pura 1 Bandara El tari Kupang telah memasang 2 alat Thermal Scan yang terdapat pada terminal kedatangan internasional dan terminal Kedatangan domestic. Disamping itu juga disiapkan 3 peralatan Thermal Gun yang ditempatkan di pintu masuk keberangkatan. Jadi setiap penumpang yang akan masuk bandara dalam keadaan sakit akan diperiksa kondisi tubuhnya menggunakan alat tersebut.

“Bandara El Tari juga telah dilengkapi fasilitas ruang isolasi, apabila ada penumpang yang Suspect maka akan dibawa ke ruang tersebut, disana ada peralatan medis dan peralatan khusus untuk menangani orang yang memang sudah terindikasi dan dapat disampaikan bahwa peralatan ini dimiliki oleh KKP adalah satu-satunya di provinsi NTT yang ada di bandara El Tari,” tutur Barata.

Wakil Wali Kota Kupang mengatakan tugas kepala daerah ada 2 yaitu pertama dalam memonitor wilayahnya dan yang kedua melakukan koordinasi dengan semua pihak yang terkait. Istilah monitoring dalam hal ini adalah melakukan pengamatan terhadap penyakit dan cara penyebarannya. Beliau juga menyampaikan bahwa upaya pencegahan terhadap Corona Virus ini bukanlah hal yang baru karena sebelumnya dunia pernah dihadapi dengan virs Mers dan Sars beberapa tahun silam. Penyebaran virus ini hampir sama sehingga pencegahannya dapat dilakukan bersama.

“saya ucapkan terima kasih kepada manajemen Angkasa Pura, kita juga punya ruang isolasi yang sangat tepat darurat sebelum dibawa ke rumah sakit karena satu-satunya rumah sakit yang ditunjuk untuk penangan kasus ini adalah Rumah Sakit Prof. Dr. W.Z. Johanes ada juga Rumah Sakit Maumere dan rumah sakit di Labuan Bajo,” lanjut dr. Herman
dr. Hermanus Man juga mengatakan bahwa ruang-ruang publik Kota Kupang akan dinonaktifkan lampunya dan Wi-Fi untuk sementara untuk menghindari titik kumpul massa dalam jumlah besar.
“masyarakat tidak perlu panik dan tetap menjaga kesehatan dan hindari kegiatan-kegitan yang dapat mengumpulkkan massa dalam jumlah besar selama masa inkubasi 14 hari,” tutup Wakil Wali Kota.

Selanjutnya rombongan mengunjungi RSU Prof. Dr. W.Z. Yohanes dan diterima secara langsung oleh direktur Rumah Sakit, dr. Mindo Sinaga. Dalam kunjungannya dr. Herman ingin memastikan salah satu rumah sakit rujukan pasian COVID-19 ini telah memiliki peralatan dan dokter paru-paru dan dokter ahli penunjang lainnya. Beliau menyampaikan bahwa rumah sakit umum sudah sangat siap dalam penanggulangan dan pengobatan termasuk ruang isolasi pasien. (Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Ketua BPC GMKI Kefamenanu Lantik 37 Orang Pengurus Komisariat

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kefamenanu Masa Bakti 2018-2020, Abhet K Nomleni melantik 37 orang Pengurus Komisariat GMKI Masa Bakti 2019-2020, bertempat di Gereja Oelnitep, Jumat (13/03/2020).

Pelantikan ini di awali dengan Ibadat singkat, Upacara Nasional dan Upara Organisasi.

37 orang pengurus Komisariat ysng dilantik yakni dari Komisariat Rabuni, Komisariat Yusuf dan Komisariat Penabur Benih dan Ketua dari 3 Komisariat ini yaitu Yusuf Selan, Defri N. Sae dan Bram Magilae.

Setelah melantik pengurus komisariat Ketua BPC GMKI Kefamenanu Masa Bhakti 2018-2020, Abhet K Nomleni dalam sambutannya berharap agar para pengurus komisariat yang baru dilantik dapat selalu semangat dalam memimpin Komisariat GMKI yang ada.

“Pertemuan kita pada malam ini, ialah  melantik orang-orang yang mau melayani, orang-orang yang mau mewartakan Syalom Allah di muka bumi dengan berlandaskan Kasih. Sehingga saya berharap para pengurus komisariat yang baru dilantik dapat menjadi teladan dan contoh seperti Yesus Kristus Sang Kepala Gerakan GMKI, ujar Abhet.

Ditempat yang sama Ketua Komisariat Yusuf, Defri N. Sae, mengatakan dirinya berterimakasih kepada semua Badan Pengurus Cabang yang telah membentuk 3 Komisariat.

Dirinya selaku Ketua Komisariat Yusuf, berkomitmen akan menjalankan amanat Organisasi sebagaimana mestinya, jelas Defri.

“Terimakasih pada semua BPC Masa Bhakti 2018-2020 yang telah membentuk 3 Komisariat serta melantik kami pada saat ini, dan kami akan lakukan yang terbaik sebisa kami dalam mewartakan Syalom Allah,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama pula, Ayub Dima saat membawakan Sambutan Mantan Pengurus BPC GMKI Kefamenanu Masa Bakti 2017-2018 menekankan pada kekreatifitasan Pengurus dalam menahkodai komisariat agar dapat menjawab tantangan-tangan GMKI pada 3 medan layan GMKI yaitu Gereja, Perguruan Tinggi dan Masyarakat.

Untuk diketahui dalam pelantikan 37 orang Pengurus Komisariat GMKI Masa Bakti 2019-2020 ini turut pula dihadiri 42 orang peserta yang terdiri dari Pengurus BPC Pengurus Komisariat dan Undangan.

Setelah pelantikan dilanjutkan dengan kegiatan Orientasi Pengurus yang dimana kegiatan Orientasi Pengurus ini berlangsung hingga Minggu 15 Maret 2020. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Sambut Pesparani, Dinas Pariwisata Ajak Pengusaha Perhotelan Siapkan Diri

NTT AKTUAL. KUPANG. Dinas Pariwisata Kota Kupang mengajak para pengusaha kuliner, souvenir dan perhotelan serta home stay yang ada di Kota Kupang untuk menyiapkan diri menyambut Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Provinsi pada bulan Mei dan Pesparani Tingkat Nasional pada bulan Oktober mendatang.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, SH.,M.Si, saat ditemui Media ini di ruang kerjanya, Jumat (13/03/2020).

“Untuk Pesparani Tingkat Provinsi NTT, Dinas Pariwisata Kota Kupang ditugaskan oleh Wakil Walikota Kupang untuk mendata potensi penginapan di Kota Kupang. Oleh karena itu kami mengajak Pemilik Hotel dan Home Stay mempersiapkan ruangan untuk tempat penginapan peserta Pesparani tingkat Provinsi pada bulan Mei mendatang dengan jumlah peserta berkisar antara 3000 sampai 4000 orang,” ujar Yanuar.

Yanuar juga mengajak pengusaha kuliner dan souvenir untuk menyiapkan kuliner serta souvenir terbaik bagi peserta Pesparani.

“Kami juga mengajak pengusaha kuliner dan souvenir untuk turut mempersiapkan kuliner dan souvenir terbaik serta mengajak seluruh warga Kota Kupang untuk menjaga kebersihan tempat-tempat wisata di Kota Kupang sehingga para peserta Pesparani dapat merasakan keindahan Kota Kupang dan merasa nyaman selama berada di ibu kota Provinsi ini,” ajak Yanuar.

Yanuar menambahkan bahwa melalui Pesparani ini, kita dapat mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan Toleransi Keberagaman diantara kita.

“Yang lebih menarik adalah kita juga dapat meningkatkan toleransi keberagaman dan mempererat tali persaudaraan diantara kita karena meskipun Pesparani adalah acara Gerejani, namun yang menjadi panitia adapula yang berasal dari pemeluk agama lain,” pungkasnya. (Red)

Penulis    : Folkes Timu
Editor       : Nataniel Pekaata

Kasum TNI Lakukan Kunjungan Kerja ke Satgas Pamtas RI-RDTL

NTT AKTUAL. ATAMBUA. “Dalam rangka menjaga Kedaulatan NKRI, selain tugas pokok menjaga Perbatasan RI RDTL di Sektor Timur ini, kalian  juga bertugas untuk memberdayakan wilayah pertahanan aspek darat di wilayah perbatasan ini,”

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto, dalam pengarahannya kepada Prajurit Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ, Jumat (13/03/2020) di Mako Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ.

Lebih lanjut, agar memanfaatkan waktu yang ada selama kalian melaksanakan tugas mulia ini, dengan melakukan kegiatan inovatif dan kreatif untuk membantu kesulitan masyarakat di perbatasan.

“Laksanakan tugas mulia ini dengan penuh semangat, sisa waktu penugasan yang ada, agar lebih kenali lagi masyarakat dengan baik, dan ketahui permasalahannya, lalu berkordinasi dengan Kodim 1605/Belu dan komponen bangsa lainnya mencari solusi dalam mengatasi kesulitan masyarakat di Perbatasan ini,” jelas Kasum TNI.

Kasum TNI juga berpesan untuk menggalakkan kegiatan penanaman pohon guna menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Sebelum melaksanakan pengarahan ini, Kasum TNI dengan didampingi Pangkogabwilhan II beserta rombongan, setiba di Bandara AA Bere Tallo Atambua, disambut oleh Bupati Belu dan Bupati Malaka serta Unsur Forkopimda Kabupaten Belu.

Sesaat setelah istirahat sejenak di Ruang Transit Bandara AA Bere Tallo, lalu melaksanakan peninjauan ke Pos Motaain dan peninjauan ke PLBN Motaain.

Kemudian juga melaksanakan peninjauan Kebun Anggur milik Babinsa Silawan di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.

Setelah itu melaksanakan peninjauan ke Pos Salore dan menuju ke Mako Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ.

Usai kegiatan di Mako Satgas, Kasum TNI didampingi Pangkogabwilhan II beserta rombongan melaksanakan kunjungan ke Kodim 1605/Belu dan Kompi Senapan B Yonif RK 744/SYB.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S. Sos, Asops Kasdam IX/Udayana, Kasi Intel dan Kasi Ops Korem 161/Wira Sakti. (Red)

Sumber : Penrem 161 WS

Cegah Meluasnya DBD, Pemkot Kupang Gelar Kegiatan Kerja Bakti

NTT AKTUAL. KUPANG. Guna mencegah meluasnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kupang, Walikota Kupang Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH menginstruksikan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara se-Kota Kupang untuk menggelar kerja bakti bersama di lingkungan masing-masing.

Menyikapi instruksi Walikota ini Kerja Bakti bersama tersebut digelar serentak oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara se-Kota Kupang di sejumlah titik yang ada di Kota Kupang, Jumat (13/03/2020) pagi.

Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si turun langsung memantau kerja bakti tersebut di sejumlah titik. Salah satu titik yang dikunjungi adalah Kelurahan Liliba, tepatnya di sekitar lingkungan sekolah SDK Rosa Mystica. Tampak Camat Oebobo Matheos A.H.T Maahury, SE dan Lurah Liliba Victor Makoni, S.Sos bersama jajarannya terjun langsung di lokasi tersebut. Kerja bakti ini melibatkan sejumlah unsur, tidak hanya para ASN, tapi juga Babinsa, Babinkamtibmas Kelurahan Liliba, warga sekitar, para guru dan siswa.

Pj. Sekda menyampaikan terima kasih kepada para guru, para siswa dan warga yang sudah berpartisipasi aktif dalam kerja bakti. Kepada para siswa dia berpesan untuk senantiasa menjaga kebersihan tidak hanya di lingkungan sekolah tapi juga di rumah masing – masing. Dia juga mengimbau untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas. Menurutnya Pemkot Kupang sudah mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga Kota Kupang untuk tidak membuang sampah sembarang tempat termasuk di lahan kosong yang bisa menjadi sarang nyamuk.

Ditambahkannya saat ini di Kota Kupang sudah ada bank sampah yang bersedia membeli sampah-sampah yang sudah dikumpulkan. Kepala Sekolah SDK Rosa Mystica, Sr. Florentina Thani, RVM menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang yang telah menggagas kerja bakti ini dan membantu membersihkan lingkungan di sekitar lokasi sekolah mereka. Pihak sekolah siap memberikan dukungan terhadap program- program semacam ini. Setelah memantau lokasi kerja bakti di Kelurahan Liliba, Pj. Sekda yang didamping Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Ernest Ludji melanjutkan pemantauan di Kantor Camat Kota Raja. Tampak Camat Kota Raja, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si bersama jajarannya sedang sibuk membersihkan lingkungan sekitar kantor mereka.

Dalam jumpa pers bersama awak media usai pemantauan tersebut, Pj. Sekda menyampaikan kerja bakti ini dilaksanakan sesuai arahan Wali Kota Kupang untuk melaksanakan gerakan massal membersihkan lingkungan dengan menggerakkan seluruh komponen masyarakat, sekolah, puskesmas dan ASN di lingkup pemerintah Kota Kupang. Gerakan ini untuk mengantisipasi Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kasusnya cukup banyak di NTT khususnya di Kota Kupang.

Diakuinya ketika turun ke lapangan pagi tadi pelaksanaannya cukup baik, di mana pihak Kelurahan Liliba dan kecamatan serta sekolah tampak mengambil bagian dalam membersihkan lingkungan. Selain itu Pj Sekda berkesempatan juga melakukan sosialisasi cara mencuci tangan yang benar untuk menghindari bakteri dan virus yang dapat menimbulkan penyakit dan juga penyuluhan mengenai mengantisipasi DBD. “Harapan kita kerja bakti ini dapat menjadi budaya masyarakat untuk membersihkan lingkungannya sendiri,” tegasnya.

Selain itu dia berharap peran puskesmas dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan langkah-langkah membersihkan lingkungan terus ditingkatkan. Dia yakin masalah kebersihan akan teratasi dan masalah penyakit kaitan dengan DBD yang hidup pada area-area genangan air dapat teratasi dan bahkan budaya mengubur sampah yang sifatnya menjadi tempat genangan air dapat dilakukan oleh masyarakat sendiri tanpa harus dipaksakan. Saat ini proses foging massal juga sudah dilakukan untuk seluruh daerah yang dianggap endemik.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih, SKM, M.Kes pada kesempatan yang terpisah menyampaikan saat ini terhitung sejak Januari 2020 lalu sudah ada 483 kasus DBD di Kota Kupang dan lima di antaranya meninggal dunia. Kelima korban tersebut berdomisili di Wilayah Kecamatan Maulafa yang angka bebas jentiknya masih di bawah 40 persen. Kerja bakti yang diselenggarakan Pemkot hari ini merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan angka bebas jentik tersebut. (Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Yanuar Dally : Corona Tidak Signifikan Pengaruhi Pariwisata Kota Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Virus Corona tidak signifikan mempengaruhi wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, SH., M.Si, saat ditemui Media ini diruang kerjanya, Jumat (13/03/2020)

“Kota Kupang adalah daerah transit, bukan destinasi utama pariwisata seperti Labuan Bajo, Kelimutu ataupun daerah Bali. Sehinga pengaruh corona terhadap Pariwisata Kota Kupang dapat dikatakan sangat rendah,” ungkap Yanuar.

Lanjut Yanuar, “Benar bahwa ada pernyataan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota yang membenarkan adanya wabah virus corona, namun hal tersebut ada SOP-nya, tata cara penangannya sudah diketahui bahkan hingga saat ini masyarakat Kota Kupang dapat dikatakan baik-baik saja.

Tambah Yanuar, “Harusnya yang lebih ditakuti dan menjadi fokus saat ini adalah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan stunting karena saat ini di Kota Kupang telah ada korban nyawa akibat DBD.”

Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, SH., M,Si, pada kesempatan ini juga menghimbau masyarakat Kota Kupang agar tidak panik terhadap persoalan virus corona.

“Masyarakat tidak perlu panik terhadap persoalan virus corona di Kota Kupang, tetapi masyarakat perlu waspada, dengan cara menjaga kesehatan, kebersihan diri dan kebersihan lingkungan,” imbuh Yanuar. (Red)

Penulis : Folkes Timu
Editor : Nataniel Pekaata

Atasi DBD, Dandim 1618/TTU Jalin Koordinasi Dengan Dinkes

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam rangka mengatasi serta mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Rabu (11/03/2020).

Kunjungan Dandim 1618/TTU ini merupakan salah satu bentuk koordinasi antara Kodim 1618/TTU dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU dalam upaya penanggulangan bahaya DBD.

Pada kesempatan ini Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, kepada Wartawan mengatakan bahwa pada dasarnya dirinya yang merupakan aparat wilayah harus pula menjalin koordinasi yang aktif bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU terkait penanggulangan penyakit DBD.

“Selaku aparat kewilayahan saya memahami bahwa permasalahan DBD adalah masalah kita bersama, karna kita hidup bersama dalam lingkungan masyarakat,” ungkap Dandim.

Melihat persoalan DBD ini, dirinya mengharapkan masyarakat juga harus terus selalu menjaga lingkungan sekitarnya agar lingkungan yang merupakan tempat tingggal dapat menjadi lingkungan yang bersih dan sehat, jelas Dandim.

“Selama ini kita tau nyamuk hidup di kubangan-kubangan air kotor padahal tidak, pola hidup nyamuk juga ada di kubangan air bersih. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga lingkungan kita agar terhindar dari jentik-jentik nyamuk ini, ujarnya.

Dandim juga berterimakasih karena setelah bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, dirinya mendapatkan banyak Informasi, dan dari pertemuan ini dirinya akan menjalin koordinasi pula dengan seluruh jajaran Kodim 1618/TTU guna membantu pemerintah dalam upaya menanggulangi penyebaran bahaya DBD di Kabupaten TTU.

“Setelah melakukan kordinasi dengan pihak kesehatan kami akan melakukan S. O. P dan akan berkordinasi dengan semua babinsa agar dapat menyampaikan pada warga sehingga kita tidak terlena, dan bisa keluar dari bahaya DBD. Yang paling pertama yang perlu kita lakukan adalah memberikan pemahaman pada semua warga melalui sosialisasi dan tentunya kami akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas J.M. Laka, S.km, menjelaskan bahwa saat ini di Kabupaten TTU sudah terdapat 215 kasus DBD, 58 kasus diantaranya adalah positif terinfeksi DBD, sisanya masih dalam kelas suspek. Bahaya DBD juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. 2 orang yang meninggal itu di Kecamatan Biboki Anleu yaitu Anak usia 12 tahun dan 5 Tahun.

Selain menjelaskan tentang banyaknya kasus akibat DBD tersebut,  Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas Laka juga berterimakasih pada Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, yang sudah melakukan kordinasi dengan Dinas kesehatan, karena secara tim semua punya tanggung jawab yang sama untuk sama-sama memberantas bahaya DBD di Kabupaten TTU. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata

Kodim 1604/Kupang Siap Sukseskan HUT Kota Kupang Ke-XXIV

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka HUT Kota Kupang ke-XXIV tahun 2020 Dandim 1604/Kupang yang diwakili Pasi Pers Kodim 1604/Kupang, Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P, menghadiri acara rapat persiapan HUT Kota Kupang ke-XXIV tahun 2020 dengan tema “Satukan Tekad Menuju Kota Kupang Smart City, Transparan dan Layak Huni”, yang bertempat di Lantai II Ruang Rapat Garuda, Kamis (12/03/2020).

Rapat dipimpin oleh Asisten I Kota Kupang Yos Rera Beka didampingi Asisten III Jhon Eduard Pelt, Kabag Kesra Drs. Matheus Eustakhius, Dandim 1604/Kupang yang diwakili Pasi Pers Kodim 1604/Kupang, Kapolres Kupang kota yang diwakilikan, Kadis Parawisata dan para Camat dan Lurah Se-kota Kupang berjumlah 60 orang

Asisten I Kota Kupang Yos Rera Beka membuka rapat dengan memaparkan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada HUT Kota Kupang Ke-XXIV tahun 2020. Antara lain adalah kegiatan bakti sosial tetap dilaksanakan setiap hari jumat dengan pembersihan lingkungan, apalagi saat ini musim penyakit DBD sehingga dinas kesehatan perlu memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan untuk menghindari DBD. Lomba Dance Lansia, Lomba tarian adat daerah NTT (Nuansa Daerah), Lomba ayam laga, Lomba burung berkicau, Nikah massal dengan seluruh agama, dan Pawai dan Karnaval, star depan Rumah jabatan Gubernur dan finish depan KFC.

Adapun juga penyampaian dari Kadis Parawisata bahwa jumlah kelompok tarian yang sudah mendaftar sudah belasan peserta sehingga nanti pada saat upacara akan kami tampilkan 1 kelompok tarian di lapangan.

“Dalam kesempatan itu Pasi Pers Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P, menyampaikan Kodim 1604/Kupang akan membantu dan mendukung segala hal yang berkaitan pelaksanaan kegiatan HUT Kota Kupang Ke-XXIV tahun 2020. Semoga kegiatan dapat berjalan lancar, sukses sehingga nanti bisa berjalan sesuai yang kita harapkan,” harap Pasi Pers. (Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang

Atasi Bahaya DBD, Dinkes TTU Aktif Lakukan Langkah Preventif

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dalam mengatasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten TTU gencar dan juga aktif melakukan langkah-langkah preventif.

“Langkah preventif pertama yang dilakukan adalah dengan gencar melakukan Fogging di daerah-daerah yang terserang DBD. Fogging adalah salah satu langkah atau strategi yang dilakukan guna pemberantasan jentik nyamuk dengan cara penyemprotan asap (pengasapan),”

Hal ini dikatakan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas J.M Laka, S.km, kepada Wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/03/2020).

“Dalam mengatasi bahaya DBD Dinas Kesehatan Kabupaten TTU sedang melakukan berbagai hal dan diantaranya yaitu dengan melakukan Fogging. Kami lakukan Fogging di daerah-daerah yang sedang terkena kasus DBD, diantaranya di Ponu, Kaubele, Wini dan kemarin yang terakhir kami bersama tim melakukannya di Sasi,” ungkap Thomas.

Dirinya menambahkan upaya lainnya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU yakni dengan melakukan penyuluhan keliling terkait bagaimana masyarakat bisa berprilaku hidup bersih dan sehat.

Selain itu Dinas Kesehatan Kabupaten TTU juga aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk yakni dengan melakukan kerja bakti sosial, jelas Thomas Laka.

“Terkait dengan pemberantasan sarang nyamuk dan kerja bakti, kami lakukan koordinasi dengan Camat dan kepala Desa, selain itu kami juga melakukan koordinasi dengan Kapolsek-Kapolsek dan Danramil di setiap wilayah yang terkena kasus DBD, ada juga upaya pencegahan melalui media-media seperti Radio Penyiar Daerah (RPD) untuk mengajak semua elemen memberantas bahaya DBD itu sendiri,” ujarnya.

Langkah preventif lainnya yang dilakukan pula oleh Dinas Kesehatan Kabuten TTU yakni dengan membagikan abate, pembagian abete ini di tujukan untuk semua warga di TTU dan untuk semua instansi, jelas Thomas Laka.

“Saat ini di Kabupaten TTU sudah terdapat 215 kasus DBD, 58 kasus diantaranya adalah positif terinfeksi DBD, sisanya masih dalam kelas suspek. Bahaya DBD juga mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. 2 orang yang meninggal itu di Kecamatan Biboki Anleu yaitu Anak usia 12 tahun dan 5 Tahun,” kata Thomas.

Oleh kerena itu diharapkan kepada masyarakat agar dapat segera melakukan rujukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit, ketika mengalami gejala-gejala DBD, agar dapat dilakukan tindakan medis dan meminimalisir jatuhnya korban jiwa, pungkasnya. (Red)

Penulis    : Yanri Maunaben
Editor       : Nataniel Pekaata