Arsip Kategori: PENDIDIKAN

Dosen Biologi UKAW Kupang Paparkan Bioteknologi Hijau Pohon Kusambi

NTT AKTUAL. KUPANG. Penelitian lintas disiplin ilmu memberikan pandangan yang luas dan keterkaitan antara data yang didapatkan dari kajian  bidang ilmu yang berbeda untuk menjelaskan suatu obyek penelitian. Ocseanic and South East Asian Navigators (OCSEAN) telah memberikan kesempatan bagi 8 orang peneliti dari bidang bahasa, budaya, biologi dan genetika dari Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk mengikuti Summer Training Course on Interdisciplinary Methods in Probing the Human Past di Universitas Uppsala, Swedia sejak 15 Juni – 15 Sepetember 2022.

Pelatihan yang diberikan memberikan paradigma berpikir baru tentang pentingnya melakukan inovasi dalam penelitian namun tetap menjaga kelestarian bahasa dan budaya lokal sebagai kekayaan daerah. Interaksi antara manusia dengan sesama dan alam di masa lampau menjadi peta untuk pengembangan penelitian masa depan.

Penyerahan sertifikat Summer Training Course on Interdisciplinary Methods in Probing the Human Past  bidang Genetika oleh fasilitator OCSEAN 2022. Dokumentasi : istimewa

Dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UKAW Kupang, Mellissa E.S Ledo, S.Si, M.Biotech yang berkesempatan mengikuti Summer Training Course on Interdisciplinary Methods in Probing the Human Past di Universitas Uppsala, Swedia, kepada Media ini, Selasa (27/09/2022) menceritakan saat mengikuti Summer Training Course on Interdisciplinary Methods in Probing the Human Past di Universitas Uppsala, Swedia dirinya berkesempatan mempersentasekan manfaat pohon Kusambi.

Pohon Kusambi (Schleichera oleosa) memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Nusa Tenggara Timur sejak dulu kala, setiap bagian pohon kusambi memiliki manfaat dan berkaitan erat dengan budaya NTT, jelas Mellissa.

“Daun dan batang kusambi digunakan dalam pembuatan daging Se’i dan pembuatan pewarna alami untuk tenun ikat sedangkan biji kusambi digunakan oleh masyarakat sebagai bahan bakar tradisional misalnya untuk menyalakan lentera,” ungkap Mellissa.

Dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UKAW Kupang, Mellissa E.S Ledo, S.Si, M.Biotech. Dokumentasi : istimewa

Dirinya menambahkan Kearifan lokal masyarakat NTT dalam menggunakan pohon kusambi menjadi petunjuk untuk melakukan berbagai penelitian yang dapat menambah nilai manfaat pohon kusambi saat ini. Bioteknologi hijau berkaitan dengan pemanfaatan agen biologi (tumbuhan, hewan dan mikroba) untuk menghasilkan berbagai produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan.

Penelitian tentang kualitas daging Se’i ditinjau dari parameter kimia dan mikrobiologi dengan variasi waktu pengasapan yang berbeda menunjukkan bahwa pengasapan secara tradisional perlu dioptimasi untuk mengurangi kadar benzo(a)pyrene dan mengurangi kontaminasi Staphylococcus aureus yang dapat menghasilkan enterotoksin  (Ledo et al., 2006).

Upaya pembuatan asap cair dilakukan untuk mengurangi kandungan benzo (a)pyrene dari asap batang kusambi namun pembuatan daging se’i menggunakan asap cair mengurangi cita rasa daging se’i (Lambui et al, 2006). Pembuatan pewarna alami dari daun dan batang kusambi untuk memberikan warna pink pada tenun ikat dapat dikembangkan untuk pembuatan cat akrilik untuk aktivitas seni lukis atau mural. Buah kusambi biasanya dikonsumsi langsung dengan menambahkan gula, garam dan cabai namun daging buah kusambi dapat digunakan dalam pembuatan wine kusambi dengan cita rasa yang khas dan konsentrasi alkoholnya berkisar 9-10 % (Mali et al., 2020).

Biji kusambi dengan kandungan asam lemak yang bervariasi dan relatif tinggi ditemukan  menjadi tempat hidup mikrofungi lipolitik (jamur mikroskopis yang dapat menghasilkan enzim lipase) yaitu Aspergillus niger, Aspergillus flavus, dan Penicillium sp (Sele et al., 2018). Enzim lipase yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan industri misalnya sebagai biokatalis dalam sintesis biodiesel (Ledo et al., 2020) dan pembuatan keju (Klaes et al.,2022). Kecambah biji kusambi juga dapat digunakan sebagai sumber enzim lipase (Hendrik et al.,2021).

Produk-produk ramah lingkungan yang dihasilkan melalui metode bioteknologi dengan menggunakan daun, batang, buah dan biji kusambi menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat NTT memiliki potensi yang besar dalam mendukung inovasi pada pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan sekaligus menyadarkan kita betapa pentingnya melakukan konservasi pohon kusambi bukan hanya karena pohon ini memiliki banyak manfaat  namun juga untuk melestarikan budaya NTT yang berkaitan dengan pohon kusambi dan kehidupan masyarakat NTT di masa lampau hingga masa kini, tutup Mellissa. (**)

Gubernur VBL Ingin UKAW Kupang Berkolaborasi Optimalkan SDA

NTT AKTUAL. KUPANG. Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, sebagai sebuah Lembaga Pendidikan Tinggi Kristen di NTT, harus bisa berperan aktif dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih berkualitas untuk dapat bekerja keras dengan pikiran cerdas, tampilkan cara-cara kerja inovatif, dengan ilmu yang didapat untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah dan harus memiliki bekal cerdas, berani dan peduli.

Demikian dikatakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), saat menerima Rektor Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang : Dr. Ir. Ayub U. I. Meko., M.Si, bersama Wakil Rektor II : Ir. Yohanes Merryanto., M.Si., Ph.D, Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) : Ir. Melkianus Nuhamara, MP, Pdt. Dr. Wilfrid Ruku selaku Dekan Fak. Teologi, dan Umbu P. L. Dawa, S.Pi. M.Sc selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, pada Jumat (16/09/2022), di ruang kerja Gubernur NTT, Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT.

“UKAW Kupang harus kolaborasi bersama pemerintah dalam program penunjang pembangunan diantaranya Program TJPS, pengembangan kelor, budi daya Kerang, Kerapu, Lobster, dan semua program pemerintah dalam rangka optimalisasi pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) NTT yang sangat kaya dan variatif ini,” kata Gubernur.

“Saya senang karena ada Fakultas Teknologi Pertanian dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan di UKAW Kupang sehingga begitu mereka lulus dapat bermitra dengan pemerintah, sehingga program – program unggulan dari Pemerintah Provinsi NTT dapat berjalan optimal, untuk kesejahteraan masyarakat NTT secara umum, juga kesejahteraan lulusan dari UKAW sendiri dan itu juga bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi”, jelas Gubernur Viktor bersemangat.

“Jadi Sarjana Pertanian, jadi Sarjana Perikanan dari UKAW, tidak hanya untuk sekedar dapat gelar akademik semata, tetapi harus punya lahan pertanian atau lahan perikanan yang bisa dikelola secara mandiri, dan mampu menghasilkan income bagi diri sendiri dan keluarga. Ini menjadi bagian utama dari UKAW untuk menghasilkan para lulusan yang siap kerja di lapangan, bukan kerja di belakang meja. Jangan sampai jadi sarjana cuma diatas kertas saja,” tambahnya.

“Mari kita bangun kolaborasi, UKAW dapat menyiapkan lahan sebesar 100 hektar, untuk mendukung program TJPS,” ujar Gubernur Laiskodat.

“Saya minta kepada UKAW, identifikasi setiap mahasiswa asal Daratan Timor, dapat menyiapkan lahan 1 hektar untuk dapat dikelola saat menjalankan program KKBM atau KKN, khususnya di Kabupaten Kupang, TTS dan TTU. Kita juga sementara dalam upaya untuk melakukan budi daya Kerang dengan rencana luasan budidaya adalah 10.000 hektar, karena kerang ini dapat dimanfaatkan untuk pakan lobster, UKAW saya harapkan bisa mendesain program kolaborasi untuk budi daya berkelanjutan dari program budi daya kerang tersebut. Lahan juga bisa ditanam jagung, kelor, ubi dan lain sebagainya, paling tidak lahan dari orang tua mahasiswa minimal setiap mahasiswa satu hektar, dapat dimanfaatkan secara baik untuk ditanam, sehingga bisa produktif secara ekonomis maupun antisipasi untuk rawan pangan”, kata Putera Semau ini.

Orang Nomor Satu NTT ini juga meminta agar UKAW dapat mendorong semua mahasiswanya ikut terlibat aktif dalam menanam kelor, masing-masing mahasiswa harus bisa tanam 100 pohon.

Sementara itu, Rektor Unkris Artha Wacana Kupang, Ayub Meko, mengundang gubernur untuk dapat hadir dan menyampaikan sambutan pada Rapat Terbuka Senat Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, dalam rangka Wisuda Pasca Sarjana ke-20 dan Wisuda Sarjana ke-64, pada tanggal 24 September 2022 mendatang.

“Terima kasih karena Bapak Gubernur selalu memberi perhatian dan mengikuti perkembangan UKAW dengan sangat baik, kami sangat memberi apresiasi untuk hal tersebut, khususnya pada hari ini, Bapak Gubernur membuka peluang yang sangat besar untuk kita dapat bekerja kolaboratif memajukan daerah ini. Hal ini juga menjadi peluang yang sangat berarti bagi para mahasiswa dan alumni UKAW untuk bisa diberdayakan, dalam rangka peningkatan taraf hidup dan ikut terlibat langsung dalam pembangunan kamasyarakatan”, ungkap Rektor Meko.

Lebih jauh Putra TTS yang pernah menjabat Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UKAW ini juga mengharapkan kehadiran Gubernur VBL, pada kegiatan Kuliah Umum, dimana kegiatan tersebut sangat bermanfaat, sehingga kedepan UKAW semakin berbenah dengan berbagai masukan konstruktif bagi peningkatan mutu lulusan UKAW itu sendiri.

Turut hadir pada kesempatan tersebut : Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Lecky Frederich Koli. (**/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

Gubernur NTT : Pendidikan Harus Bermanfaat Untuk Kemajuan Daerah

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, pendidikan adalah jalan untuk menuju kemajuan peradaban suatu daerah dan juga memiliki manfaat bagi banyak orang dengan peran guru yang sangatlah besar dalam memberikan dampak berkelanjutan dalam dunia pendidikan. Demikian diungkapkannya pada saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Badan Pelaksana Harian Pengurus Besar PGRI Pada Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Masa Bakti 2022 – 2027 yang dilaksanakan di Aula El Tari Kupang pada Selasa (02/08/2022).

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Badan Pelaksana Harian Pengurus Besar PGRI Pada Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Masa Bakti 2022 – 2027 yang dilaksanakan di Aula El Tari Kupang pada Selasa (02/08/2022). Dokumentasi : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran organisasi ini yang telah melahirkan banyak sekali guru dan juga pikiran-pikiran hebat sebagai bentuk amanat konstitusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan tentunya bidang pendidikan adalah cara atau jalan untuk menuju suatu perubahan besar yang memiliki manfaat bagi peradaban suatu daerah,” kata beliau.

“Dalam dunia pendidikan, peran guru sangatlah mutlak untuk membawa ilmu pengetahuan bagi generasi muda sebagai bentuk untuk memberikan perubahan besar dan memiliki dampak positif yang berkelanjutan. Guru harus punya kemampuan transfer knowledge yang benar dan baik agar yang didiknya benar-benar menerima hal positif yang diajarkan juga dengan dukungan potensi yang ada dalam diri,” katanya.

“Tentunya juga mendidik karakter sehingga bukan saja ilmu pengetahuan yang diberikan tetapi juga membentuk watak dan sikap serta perilaku positif bagi mereka sebagai siswa ataupun mahasiswa. Ilmu pengetahuan akan sia-sia tanpa dilandasi karakter yang baik dan bermanfaat bagi banyak orang,” kata Gubernur.

Dalam kegiatan yang turut juga dihadiri para mahasiswa dan dosen Universitas Persatuan Guru 1945 ini, Gubernur VBL mengharapkan agar Badan Pelaksana Harian Pengurus Besar PGRI Pada Universitas Persatuan Guru 1945 NTT juga harus mulai menggelorakan pendidikan yang bukan hanya menghasilkan gelar tetapi juga produktif menghasilkan sesuatu untuk bermanfaat bagi banyak orang. Harus ada produknya. Sarjana ataupun magister dan doktor harus punya creative minority di lapangan dan masyarakat,” jelas Gubernur.

“Saya tekankan mahasiswa harus menjadi creative minority sehingga berkontribusi besar bagi pembangunan daerah ini. Mahasiswa tidak hanya cukup hanya bersikap kritis, namun juga dituntut untuk kreatif dan berani menampilkan sesuatu yang berbeda sehingga mampu berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa di masa mendatang. Jadilah creative minority, serta mampu menciptakan sesuatu yang punya manfaat ini,” jelasnya.

“Untuk mahasiswa harus menjadi partner kerja dengan dosen untuk melahirkan pengetahuan bersama. Kembangkan juga potensi yang ada di Provinsi ini. Kita punya laut yang luas maka kita harus kembangkan perikanan kita. Kita juga punya lahan yang luas maka kembangkan juga pertanian kita. Juga potensi lain nya, Jadi setelah selesai kuliah itu langsung orientasinya pada pengembangan potensi lokal kita,” tambah beliau. (**)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

UKAW Kupang Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang II

NTT AKTUAL. KUPANG. Setelah sukses membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang I Tahun Ajaran 2022/2023, Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang membuka kembali pendaftaran mahasiswa baru gelombang ke II Tahun Ajaran 2022/2023.

UKAW Kupang. Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Rektor UKAW Kupang, Dr. Ir. Ayub U.I Meko, M.Si saat ditemui Media ini di ruang kerjanya, Senin (13/06/2022) mengatakan gelombang I penerimaan mahasiswa baru UKAW Kupang Tahun Ajaran 2022/2023 itu sudah sejak 20 April sampai dengan 12 Juni 2022 lalu dan kini sudah ditutup, dan saat ini dari proses seleksi gelombang I akan diumumkan pada 18 Juni 2022 mendatang. Kemudian gelombang II Tahun Ajaran 2022/2023 di buka sejak tanggal 13 Juni sampai dengan 20 Juli 2022 dan proses seleksi gelombang II itu dari 22 hingga 23 Juli 2022 kemudian pengumuman gelombang II nya tanggal 25 Juli 2022.

Rektor UKAW Kupang, Dr. Ir. Ayub U.I Meko, M.Si. Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Dirinya menambahkan penerimaan mahasiswa baru Tahun Ajaran 2022/2023 gelombang ke II ini khusus untuk program studi (Prodi) yang belum memenuhi kuota, dan bagi prodi yang sudah memenuhi kuota tidak dibuka lagi untuk penerimaan mahasiswa baru nya. Ada sebelas prodi yang belum memenuhi kuota dan satu prodi yang sudah memenuhi kuota.

“Prodi yang belum memenuhi kuota yakni prodi ilmu pendidikan Theologi dan PJKR (Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi) prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Biologi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Prodi lainnya yaitu prodi ilmu Hukum di Fakultas Hukum, di Fakultas Ekonomi ada prodi Manajemen dan Akuntansi, kemudian di Fakultas Perikanan itu ada Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan dan Prodi Teknologi Hasil Perikanan serta di Fakultas Pertanian itu ada Prodi Mekanisasi Pertanian dan Prodi Teknologi Hasil Pertanian. Sedangkan untuk prodi sudah memenuhi kuota yakni prodi Theologi Agama Kristen,” jelas Ayub.

UKAW Kupang memiliki Dosen tetap sebanyak 162 orang, terdiri dari Doktor 30 orang, selain itu ada Dosen lainnya yang sementara studi Doktor ada 29 orang baik yang studi didalam negeri maupun di luar negeri, yang lain Dosen dengan gelar S2, lanjutnya.

Sementara itu untuk Akreditasi semua Prodi di UKAW Kupang sudah terakreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) dan ada satu prodi yakni prodi Manajemen sudah terakreditasi baik sekali. Selain itu secara institusi UKAW Kupang sudah terakreditasi B dan Akreditasi ini dari BAN-PT.

Dirinya berharap orang tua memberikan kesempatan kepada anak-anaknya untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, dan banyak orang tua yang memilih untuk menguliahkan anak-anaknya di UKAW Kupang, pungkasnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Ikatan Alumni Faperta Undana Serahkan Beasiswa Bantuan Kuliah Bagi 12 Mahasiswa Berprestasi

NTT AKTUAL KUPANG. Bertempat di Aula Kampus Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana, hari ini Selasa 26 April 2022, Ikatan Alumni Universitas Nusa Cendana Fakultas Pertanian (IKADANA FAPERTA) merupakan wadah organisasi bagi para Alumni Faperta, kembali menyerahkan Beasiswa/bantuan kuliah bagi 12 (dua belas) orang mahasiswa berprestasi dari program studi  Agroteknologi, Program Studi Agribisnis dan Program Studi Kehutanan serta bantuan dukungan operasional kegiatan ekstra untuk kampus Faperta Undana.

Ketua Ikatan Alumni Universitas Nusa Cendana Fakultas Pertanian (Ikadana Faperta)  Nixon Balukh, SP, M,Si dalam sambutannya mengatakan bahwa Ikadana Faperta sebagai wadah profesi yang diharapkan dapat mengoptimalkan potensi alumni Fakultas Pertanian Undana dalam mendukung pemberdayaan alumni, mendukung pengembangan kampus dan juga mendukung pembangunan di daerah.

 

Lebih lanjut Nixon mengatakan bahwa Program/kegiatan Ikadana Faperta yang sudah berjalan antara lain (1) kuliah Umum dari alumni untuk kampus setiap bulan, (2) Pemberian beasiswa alumni bagi mahasiswa berprestasi dengan kemampuan ekonomi terbatas, (3) pembekalan kewirausahaan bagi wisudawan/alumni baru serta (4) pengabdian masyarakat/penyuluhan bersama alumni dan dosen, (5) Webinar Nasional Pengembangan Porang melalui Kultur Jaringan, (6) Pembekalan Mahasiswa Baru sebagai masyarakat Ilmiah, (7) Promosi/sosialisasi kampus Faperta Undana. di Adapun Tagline dari Ikadana Faperta adalah Dari Alumni, Oleh Alumni dan Untuk Faperta. Jumlah alumni sekarang tercatat sebanyak 4.432 alumni yang berasal dari 3 program Studi yaitu Agroteknologi, Agribisnis dan Kehutanan merupakan potensi yang terus digerakan untuk mendukung kampus dan pembangunan. Pemberian beasiswa tahun ini merupakan tahun yang kedua sebagai salah satu perwujudan dukungan alumni terhadap mahasiswa berprestasi untuk menyelesaikan studinya. Setiap penerima beasiswa dua tahun berturut menerima beasiswa Ikadana Faperta.

Penyerahan beasiswa dari Ikadana Faperta yang di terima 12 mahasiswa berprestasi Fakultas Pertanian UNDANA, Selasa (26/4/2022)

Dekan Fakultas Pertanian Undana Dr. Ir. Muhammad S. M. Nur, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa Alumni merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung pengembangan kampus terutama dalam mendukung akreditasi kampus sekaligus juga berkolaborasi dengan kampus mendukung pengembangan kapasitas masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah baik Provinsi maupun kabupaten/kota.

Muhhamad Nur menambahkan bahwa atas nama civitas akademik Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para alumni melalui wadah Ikadana Faperta dan mengharapkan agar Ikadana Faperta terus dapat berkolaborasi dengan Fakultas untuk melaksanakan berbagai program/kegiatan. Kepada para mahasiswa penerima beasiswa agar dapat memanfaatkan beasiswa ini untuk mendukung aktivitas perkuliahannya serta menjadikan momentum ini sebagai pembelajaran agar nanti ketika kalian menjadi alumni,  disamping dapat berbuat sesuatu bagi masyarakat dan pembangunan juga dapat berbuat sesuatu bagi kampus/almamater seperti apa yang dilakukan oleh kakak/senior kalian saat ini bagi kalian sekaligus harus siap menerima estafet sebagai generasi penerus penggerak Ikadana Faperta. (*)

Tingkatkan Pengetahuan Sejarah, Siswa SMA Tunas Harapan Kunjungi Museum NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka meningkatkan kualitas edukasi dan pengetahuan tentang sejarah, siswa-siswi (pelajar) SMA Tunas Harapan Kupang mengunjungi Museum Daerah Provinsi NTT, hari ini Rabu (6/4/2022).

Dalam kunjungan ini para pelajar didampingi oleh guru dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan terlihat para pelajar sangat antusias melihat setiap icon sejarah yang ada di Museum.

Tenaga pengajar dan siswa-siswi SMA Tunas Harapan Kupang saat foto bersama di Museum Daerah Provinsi NTT, Rabu (6/4/2022). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang mendampingi siswa-siswi SMA Tunas Harapan Kupang mengunjungi Museum Daerah Provinsi NTT, Merydian passoe, S.S, saat ditemui Media ini mengatakan tujuan mengunjungi Museum Daerah Provinsi NTT ini yaitu untuk memberikan edukasi khususnya tentang sejarah kepada para pelajar yang dalam hal ini siswa dan siswi SMA Tunas Harapan.

“Selain itu tujuan lain dari kegiatan mengunjungi Museum yakni agar para siswa-siswi bisa mengenal lebih dekat benda-benda bersejarah yang ada di Museum Daerah Provinsi NTT,

Jumlah guru atau tenaga pengajar yang mendampingi siswa-siswi Tunas Harapan Kupang mengunjungi Museum Daerah Provinsi NTT berjumlah empat orang guru dan siswa-siswa yang ikut dalam kegiatan mengunjungi museum ini berjumlah sebanyak tujuh belas orang.

Figur yang juga merupakan Guru mata pelajaran Bahasa Inggris di SMA Tunas Harapan ini menambahkan kegiatan mengunjungi Museum Daerah akan dilakukan kedepannya lagi karena sesuai juga dengan salah satu materi pengajaran Bahasa Inggris yakni Recount text yang salah satu item pengajaran nya berkaitan erat dengan benda-benda bersejarah yang ada di Museum.

Harapannya setelah mengunjungi museum para siswa-siswi dapat mengerjakan tugas yang diberikan dengan baik. Tugas yang diberikan adalah memilih salah satu benda bersejarah atau icon yang ada di Museum Daerah Provinsi NTT dan dipersentasikan dalam bahasa Inggris.

“Jadi kepada para siswa-siswi, saya berpesan agar kegiatan mengunjungi Museum ini bukan hanya merupakan rekreasi semata, tetapi setelah dari sini mereka bisa dengan baik mengerjakan tugas yang diberikan dari sekolah yaitu untuk mempersentasikan salah satu icon di museum daerah NTT dalam bahasa Inggris. Dalam hal ini para siswa-siswi bisa terserah memilih icon mana yang hendak mereka persentasikan nantinya (Merdeka Belajar),” tandasnya.

Ditempat yang sama salah seorang siswi Kelas X SMA Tunas Harapan Kupang, Hasmi Marsita Banfatin mengatakan dirinya merasa senang mengunjungi Museum Daerah Provinsi NTT, karena di Museum diri nya bisa melihat dan mengenal lebih dekat alat-alat bersejarah yang ada.

“Saya berterimakasih kepada para petugas Museum yang sudah menerima kami dengan baik dan memberikan penjelasan terkait benda-benda bersejarah yang ada di Museum,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini dia juga mengatakan bahwa saat mengerjakan tugas persentase dalam bahasa Inggris dari sekolah nantinya, icon yang akan dipilihya adalah alat musik Sasando.

“Saya tertarik dan memilih icon alat musik Sasando karena saya memiliki ketertarikan khusus kepada alat musik tersebut dan Sasando juga merupakan salah satu alat musik khas dari Provinsi NTT,” tutup Hasmi. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Kunjungi SMPK St. Yoseph Kupang, Gubernur VBL Beri Motivasi Pada Para Siswa

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan kunjungan ke SMP Katolik St. Yoseph Kupang pada Senin (4/4/2022). Dalam kunjungan tersebut Gubernur VBL memberikan motivasi dan dorongan kepada para siswa untuk terus berprestasi dan belajar serta memiliki kecerdasan agar memberikan manfaat bagi banyak orang dan daerah.

“Dunia Pendidikan itu adalah cara kita untuk mampu membuka wawasan dan pengetahuan serta membantu kita meningkatkan kapasitas diri kita bersama orang lain. Pendidikan sangatlah penting untuk bagaimana membuka diri serta menginput diri dengan berbagai macam ilmu pengetahuan dan juga memberikan output dengan manfaat yang dimiliki,” jelas Gubernur.

Ia menambahkan, untuk melatih setiap anak menjadi cerdas maka pola belajar siswa harus diasa dengan baik dan cara guru mengajar harus bisa lebih menarik perhatian sehingga anak dapat belajar dengan ketertarikannya bukan karena terpaksa. “Ini yang harus kita bangun bersama,” ujarnya.

“Kita tahu bersama SMPK St. Yoseph ini punya segudang prestasi baik di tingkat provinsi dan nasional. Saya mau siswa-siswi SMP St. Yosep harus terus rajin belajar. Belajar yang giat, tekun serta rajin berdiskusi. Dengan bebarapa hal itu maka kita bisa mengasah kemampuan berpikir sehingga nantinya punya critical thinking terhadap segala informasi yang kita dapatkan dan juga meningkatkan kemampuan analisis,” jelasnya.

“Siswa juga harus cerdas, berani dan peduli. 3 kemampuan ini harus dimiliki dengan baik. Cerdas dalam ilmu pengetahuan, berani untuk melakukan terobosan atau kreatif serta kepedulian bagi banyak orang. Saya juga ingin agara siswa memiliki kemampuan literasi yang baik,” kata beliau.

Dalam kesempataan tersebut, Gubernur juga meminta agar siswa juga diajarkan mengenai kekayaan sumber daya alam di NTT. Dalam hal ini dimaksudkan agar lembaga pendidikan juga mengajarkan kepada siswa untuk turun dan belajar ke lapangan dengan mencari dan menggali informasi tentang kekayaan alam daerah dari berbagai sektor yang menjadi kekuatan pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPK St. Yoseph Romo Fransisckus Amandus Ninu, Pr. S.Fil mengatakan apresiasi kepada Gubernur VBL yang hadir untuk memberikan support kepada para siswa.
“Terima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur disini juga untuk memotivasi anak-anak kita. Mereka tentunya juga termotivasi untuk menjadi pemimpin dan juga tentunya akan tertarik agar terus melanjutkan pendidikan hingga pada tingkatan tinggi seperti Bapak Gubernur yang meraih gelar doktor ,” ujarnya.

“Kita disini terus berikan bimbingan kepada para siswa sehingga terus berprestasi baik dalam bidang akademik, seni, olahraga literasi dan lainnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur VBL juga melakukan tanya jawab dan memberikan hadiah kepada kepada para siwa. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur VBL Melaunching Program KSDAE Mengajar di SMA Negeri 3 Fatuleu Kabupaten Kupang

NTT AKTUAL. OELAMASI. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Wiratno, M.Sc pada Senin (21/3/2022) siang bertempat di SMA Negeri 3 Fatuleu Kabupaten Kupang secara resmi melakukan launching program KSDAE Mengajar.

Launching tersebut merupakan tanda awal perjalanan program KSDAE Mengajar di seluruh UPT Direktorat Jenderal KSDAE se-Indonesia.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota Komisi IV DPR RI yang juga Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Provinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi NTT Ir. Arief Mahmud, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi, Staf Khusus Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Prof. Daniel D. Kameo.

Gubernur Viktor dalam sambutannya mengatakan bergesernya peradaban dunia oleh evolusi manusia dari zaman purba yang perlahan menguasai alam, dan dengan jumlah yang kian banyak, berakibat pada dirambahnya tanah dan hutan. Hingga memasuki zaman yang modern, banyak manusia yang lupa akan posisinya di bumi dengan tidak lagi memperhatikan kelestarian ekosistem alam.

Ia juga menjelaskan pendidikan konservasi merupakan sebuah proses pembelajaran untuk membangun spirit kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Dimana tujuan pendidikan konservasi adalah untuk mengubah perilaku dan sikap yang di lakukan oleh para siswa yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan yang pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan demi kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang.

“Konservasi itu adalah mengembalikan sesuatu yang telah diciptakan oleh Pencipta agar terjaga seperti sediakala, sehingga dapat dinikmati oleh penerus kehidupan yakni generasi yang akan datang. Mereka yang melakukan konservasi adalah orang-orang terpilih. Oleh karena itu, selain oleh pak Dirjen, saya juga memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah SMAN 3 Fatuleu, para murid dan guru-gurunya, karena telah mengupayakan karya dan karsa yang bisa dinikmati oleh generasi penerus, bukan saja pada pendidikan formal, tapi bagaimana berekspresi dengan ilmunya saat hidup di masyarakat dan alam serta lingkungannya. Jadi cara _mindset_ yang benar adalah pendidikan untuk membuka lapangan pekerjaan, bukan pendidikan untuk mencari pekerjaan,” jelas Gubernur Viktor.

Ia pun berharap agar kedepannya nanti BBKSAD NTT bukan hanya bekerjasama dalam bidang Pendidikan saja, tetapi harus diupayakan juga dengan Peternakan, Perikanan, Perindustrian, Pariwisata, Pertanian, dan Transmigrasi, sehingga semua menjadi satu kesatuan ekosistem berpikir, ekosistem kerja, dan ekosistem alam.

“Itulah kolaborasi sebenarnya. Sehingga pemahaman tentang bagaimana sebuah daerah Konservasi, daerah Taman Nasional, daerah Taman Wisata tidak boleh ada kegiatan apapun selain dari menjaga hutan, bisa berubah menjadi pemahaman manusia modern, dimana menjaga hutan adalah membangun hutan itu tetap lestari, membangun lingkungan daerah itu supaya tetap hidup baik berdampingan dengan hutan maka ekonominya harus bertumbuh, membangun hutan maka kecerdasan lingkungan dari daerah di mana masyarakat itu berada makin baik, serta membangun hutan juga ikut membangun agar masyarakat bertanggung jawab akan hutan dan alam yang memberikan mereka kehidupan,” tambahnya.

Gubernur VBL pun menyinggung kekeliruan pemahaman pemikiran dimana hutan itu tidak boleh ada zona pemanfaatan, karena telah melakukan riset secara mendalam terhadap bagaimana kehidupan antara hutan, manusia, dan berbagai sektor, agar menjadi suatu kehidupan yang stabil.

Tidak lupa, Gubernur Viktor juga mengucapkan terima kasih kepada Dirjen KSDAE Kementerian LHK yang telah memilih Provinsi NTT sebagai tempat launching program masa depan Bangsa Indonesia. Menurutnya semua yang telah dilakukan oleh Dirjen KSDAE merupakan suatu langkah maju dalam membangun peradaban konservasi ke arah yang lebih baik lagi. Ia ingin semua tidak boleh terjebak oleh formalitas seremonial semata, namun semua program harus terus berjalan melalui pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan. Ia pun mendukung adanya _statemen_ Dirjen bahwa pentingnya konsistensi semua pihak untuk terus menerus menjalankan program luar biasa ini.

“Saya harapkan kedepannya pemimpin daerah yang cinta rakyatnya, bukan hanya kerja di kantor saja, contohlah pak Dirjen, beliau ada dimana-mana, bukan karena tidak ada pekerjaan, tetapi memang sebagai pemimpin kita harus pergi ke daerah-daerah terpencil, di desa, untuk melihat masalah dan menyelesaikannya, karena pemimpin punya otoritas dan sumber daya dalam dirinya yang dapat dipakai untuk membangun manusia di desa. Bupati dan Wakil Bupati wajib tidur di desa, agar paham akar permasalahan masyarakat desa dan paham juga bagaimana mencari solusi masalahnya. Semoga kegiatan hari ini memberikan manfaat dan martabat buat kita, dan kita tetap berkobar-kobar dalam semangat rimbawan, _SALAM KONSERVASI !!_,” pungkas Gubernur Viktor.

Pada kesempatan yang sama dalam kegiatan launching tersebut, Direktur Jenderal KSDAE, Wiratno menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian, keberpihakan, serta rasa cinta kepada alam. Ia mengharapkan program KSDAE Mengajar ini dapat menjadi program nasional dan dapat terus diterapkan oleh seluruh UPT KSDAE se-Indonesia, dengan sasaran adalah sekolah-sekolah yang berada di sekitar kawasan konservasi yang ditetapkan sebagai sasaran pembelajaran secara rutin, khususnya pada tingkat SD, SLTP, SLTA maupun perguruan tinggi sesuai kemampuan UPT KSDAE masing-masing.

Selain melaunching program KSDAE Mengajar, Gubernur NTT bersama dengan Dirjen KSDAE didampingi Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe juga turut secara simbolis menanam dua anakan pohon di lokasi Arboretum SMA Negeri 3 Fatuleu. Dua anakan pohon yang ditanam tersebut yakni anakan pohon kelengkeng atau dalam istilah botani disebut Dimocarpus Longan.

Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan Gubernur NTT bersama Dirjen KSDAE serta Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe pun turut menyempatkan diri mengunjungi ruang kelas XI Mipa untuk melihat langsung proses pembelajaran oleh rimbawan tentang konservasi sumber daya alam kepada para siswa SMA Negeri 3 Fatuleu. (*)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Gubernur VBL Beri Motivasi Para Lulusan Politeknik Negeri Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memotivasi para lulusan Politeknik Negeri Kupang (PNK) untuk memiliki adversity quotient atau kemampuan untuk dapat memiliki daya tahan dalam menghadapi situasi sulit dan tantangan. Pernyataan tersebut diungkapkannya pada saat memberikan sambutan dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Politeknik Negeri Kupang Dalam Rangka Dies Natalis ke-XVII dan Wisuda Sarjana Terapan serta Ahli Madya tahun 2021 di Auditorium Kampus Politeknik Negeri Kupang pada Senin (6/12/2021).

Adversity Quotient harus dimiliki setiap lulusan sarjana dan ahli madya. Itu kemampuan seseorang untuk memiliki daya tahan terhadap tekanan atau kesulitan. Itu harus dimiliki agar bisa bertahan terhadap tantangan yang ada harus kuat membentuk diri untuk menghadapi kesulitan ketika sudah turun untuk mengabdi dan melayani masyarakat,” jelas Gubernur.

“Jangan hanya pintar secara IQ atau kecerdasan intelektual tetapi juga adversity question. Itu adalah orang-orang yang tidak cepat putus asa, pekerja keras selalu berpikir tetang solusi pemecahan masalah. Dalam mengerjakan sesuatu jangan berhenti ketika lelah tetapi berhenti ketika sudah selesai mengerjakan,” tambah beliau.

Gubernur VBL juga meyakini para lulusan PNK tersebut adalah jajaran generasi punya nilai juang luar biasa.

“Saya juga butuh generasi muda yang berani terjun dilapangan, tidak pengecut, yang mau belajar untuk bersama pemerintah membangun masyarakat baik melalui sektor pertanian, peternakan, perikakan, pariwisata dan lainnya. Kita harus berkembangan dengan local resources based kita atau sumber daya alam lokal kita dari sektor-sektor tersebut,” ucap beliau.

“Untuk lahan pertanian kita harus dikerjakan dengan cara modern juga. Saya dengar bahwa di PNK sudah ada mesin bubut. Kita mau ke depannya juga akan lahir mesin-mesin yang dihasilkan mahasiswa dan lulusan PNK yang kita gunakan untuk pakai tanam dan panen di seluruh lahan pertanian di NTT,” harap beliau.

Gubernur juga mengharapkan, di tahun 2023 seluruh pengolahan lahan pertanian di NTT harus bisa mencapai 500.000 Ha dan ditanam minimal 2 kali begitupun juga dengan panennya.

“Saya ingatkan lagi, semuanya harus kerja dengan baik, profesional, kolaborasi dan sinergi kelembagaan. Jangan kerja sendiri-sendiri. Kampus dan mahasiswa harus terlibat aktif dimasyarakat. Provinsi ini sangat kaya dan harus kita kelola bersama,” ucap Gubernur.

Ia juga mengatakan, Pemprov NTT sedang membangun budidaya lobster dan kerapu. “Beberapa hari lalu kita bersama Menteri Perikanan dan Kelautan juga meninjau budidaya lobster di Mulut Seribu. Tahun 2023 kita bermimpi budidaya lobster yang terbesar ada di NTT dan bisa bersaing dengan Vietnam. Harus optimis dan yakin. Kita kerja bersama,” tegasnya. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata

BMPS NTT Hybrid Festival 2021 Akan Libatkan Semua Sekolah Swasta

NTT AKTUAL. KUPANG. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Nusa Tenggara Timur kembali menggelar Festival Sekolah Swasta dari tingkat SD, SMP & SMA/SMK swasta se-NTT, kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada 28 Oktober 2021 berkenan dengan momentum hari sumpah pemuda.

Informasi tersebut disampaikan Ketua BMPS Provinsi NTT, Winston Neil Rondo melalui press realese, selasa (19/10/2021), dirinya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sudah berlangsung tiga kali dengan beragam tema, mulai dari Festival SMA/SMK Swasta, Pentas Seni Online, dan saat ini merupakan event keempat yang digabungkan dengan beragam kegiatan.

Winston yang didampingi Pengurus BMPS NTT, Romo Kornelis Usboko dan Evy Mauboy mengaku bahwa kehadiran BMPS NTT tetap menggelorakan semangat bagi Yayasan, Guru dan Siswa sekolah-sekolah swasta di NTT untuk tetap berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana yang diamanatkan UUD 1945, semangat yang digelorakan itu, lanjut Winston, bertujuan agar guru-guru dan siswa tidak merasa sendiri, terus bergandengan tangan dengan meningkatkan karakter, mental dan kreatifitas siswa sebagai SDM bagi bangsa Indonesia ke depan.

Ketua BMPS Provinsi NTT, Winston Neil Rondo. Dokumentasi : Istimewa

Mantan Ketua Komisi V DPRD NTT ini, Membeberkan bahwa Festival kali ini dinamakan GENCAR (Generasi Cerdas & Smart) BMPS Hybrid Festival 2021 yang akan diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 28-30 oktober 2021, “akan ada beberapa agenda besar dalam penyelenggaraan festival kali ini, dihari pertama untuk SMA/SMK Swasta Se-NTT kita mengadakan Webinar Literasi Digital dengan tema ‘Merdeka Belajar & Transformasi Digital dalam Dunia Pendidikan’ Bersama Narasumber Bapak Menteri Pendidikan, Mas Nadiem Makarim dan Ketua BMPS Nasional bapak Ki Saur Panjaitan” ungkap Winston.

Usai Webinar, kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan Lomba Pidato memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, dengan tema Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. “dihari ke dua kita mengadakan Pensi Online untuk ke dua kalinya yang merupakan project turunan hasil kreatifitas berpikir BMPS NTT, diharapkan guru-guru dan siswa dapat terlibat secara aktif dengan kreatifitas masing-masing, Guru bersama siswa dapat menciptakan karya kreatifitas berupa nyanyi solo, paduan suara, tarian daerah, gitar, sasando, biola, drama singkat, film pendek, puisi, fashionshow, pidato, cover lagu dan karya lainnya yang akan dikirimkan ke BMPS untuk diputarkan saat pelaksanaan Pensi Online berlangsung,” urai Winston lagi.

Sementara Pada hari ke tiga, puncak acara, BMPS masih akan melombakan perlombaan tingkat SD dengan mengadakan Bolelebo Festival bagi siswa SD & SMP Kota Kupang yang didalamnya ada beberapa jenis perlombaan, Mewarnai tingkat SD Kelas 1-3, Fashion Show Tingkat SD dan Fashion Show Tingkat SMP.

Semua penyelenggaraan acara Hybrid dengan protokol kesehatan yang ketat, yang hadir secara onside khusus hanya untuk peserta yang terlibat baik dalam acara Webinar Literasi Digital, Lomba Pidato, Pensi Online, Lomba Mewarnai ataupun Lomba Fashion show. (*)