Semua tulisan dari NTT AKTUAL

Sektor Jasa Keuangan & REI NTT Selenggarakan Vaksinasi, ini Link Pendaftaran nya

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, Sektor Jasa Keuangan bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 pada tanggal 20 hingga 24 September 2021 mendatang bertempat di Pitoby Sport Center yang terletak di Jl. H.R Koroh, Bello, Maulafa Kota Kupang.

Vaksinisasi Covid-19 ini akan diselenggarakan sejak pukul 08.00 – 15.00 WITA. Masyarakat yang ingin memperoleh pelayanan Vaksinisasi ini dapat mendaftarkan diri melalui link : https://reipeduli.id/

Ketua DPD REI Provinsi NTT, Bobby Pitoby dalam kegiatan Press Conference bersama awak media bertempat di Cafe Petir Kupang, Kamis (16/9/2021) sore mengatakan jenis vaksin yang akan diberikan dalam kegiatan Vaksinisasi Covid-19 nantinya di Pitoby Sport Center yaitu jenis Sinovac.

Ketua DPD REI Provinsi NTT, Bobby Pitoby (pojok kiri) saat memberikan keterangan pers dalam Press Conference bersama awak media di Cafe Petir Kupang, Kamis (16/9/2021) sore. Dok : Nataniel Pekaata/ NTT AKTUAL

“Sebelum melakukan kegiatan Vaksinasi bagi masyarakat Kota Kupang ini, REI NTT bersama Sektor Jasa Keuangan juga sudah melakukan kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Kota Maumere,” kata Bobby.

Bobby Pitoby mengungkapkan terimakasih kepada BI dan OJK dan Pemerintah yang selalu aktif mendukung pemulihan ekonomi pasca Covid-19 dan diharapkan lewat diselenggarakan nya vaksinasi ini dapat segera memulihkan perekonomian.

Pada kegiatan Press Conference ini yang berlangsung di Cafe Petir Kupang ini juga turut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan BI NTT I Nyoman Ariawan Atmaja, Deputi Kepala OJK Provinsi NTT dan Karo Ekonomi NTT.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan dirinya mengharapkan Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan ini mendapatkan dukungan dari semua lapisan masyarakat terutama sentra-sentra ekonomi agar aktivitas perekonomian cepat segera pulih. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Wali Kota Launching Galeri ATM Kontainer Bank NTT KCU Kupang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang melaunching Galeri ATM Kontainer di Bank NTT Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang, Jl. Cak Doko, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Rabu (15/9/2021).

Galeri ATM yang dibangun dari kontainer bekas itu didesain secara unik, terletak persis di sisi barat Bank NTT KCU Kupang. Desain bagian dalam dan luarnya dicat menarik, serta dilengkapi pendingin ruangan. Lantainya dipasangi keramik, dibuatkan pintu dan jendela kaca transparan. Disisi atas kontainer, didesain menjadi sebuah tempat nongkrong bagi kaum muda dan bisa menjadi spot foto menarik. Ada lampu hias dan pagar pembatas agar siapapun aman dari kecelakaan. Akses ke atas menggunakan sebuah tangga di sisi timur kontainer. Ada tiga unit mesin ATM di dalamnya untuk melayani sejumlah nasabah yang mendatangi central ATM itu.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota juga menandai secara resmi diberlakukannya Smart Branch Bank NTT di KCU Kupang. Sebelumnya program ini sudah dilaunching oleh Gubernur NTT bertepatan dengan HUT Bank NTT ke-59 pada 17 Juli 2021 lalu dan mulai digunakan di Bank NTT Kantor Cabang Khusus. Smart Branch Bank adalah aktivitas pelayanan nasabah bertransakasi dengan menggunakan mesin SBS yang dapat diinisiasi, dilakukan sendiri oleh nasabah melalui interface nasabah di dalam Smart Bank. Mesin yang digunakan dalam sistem ini antara lain adalah Cash Recycle Machine (CRM), yang merupakan pengembangan dari mesin CDM (Cash Deposit Machine), di mana CDM hanya dapat melayani setoran tunai, sedangkan CRM dapat melakukan keduanya, yakni setor tunai dan tarik tunai, pembayaran, pembelian, transfer. Mesin lain yang digunakan sistem ini adalah Smart Teler System (STS), yang merupakan mesin yang akan melayani pembukaan rekening baru secara mandiri pada SMART BANK NTT, dengan melakukan verifikasi pada NIK nasabah/calon nasabah.

Wali Kota mengapresiasi terobosan yang sudah dibuat Bank NTT tersebut. Diakuinya ada begitu banyak perubahan dan langkah kreatif yang diambil oleh manajemen Bank NTT saat ini yang sudah turut menjaga bahkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Kupang, terutama di tengah pandemi covid 19. “Masyarakat harus tau kontribusi Bank NTT terhadap pembangunan Kota Kupang,” tegasnya. Tidak hanya dalam pertumbuhan ekonomi tetapi juga dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Kupang menata kota menjadi lebih baik. Salah satu contoh nyata yang diungkapkannya adalah CSR Bank NTT di Bundaran Tirosa berupa air mancur yang sekaligus menjadi media iklan bagi Bank NTT. Bank NTT juga sudah membantu Pemkot Kupang dalam upaya melakukan percepatan vaksinasi. Saat ini pencapaian vaksinasi di Kota Kupang sudah mencapai 64 persen, diharapkan akhir September mendatang sudah mencapai 70 persen.

Menurutnya selain lewat pembagian deviden, Bank NTT juga kerap membantu Pemkot Kupang lewat berbagai program CSR-nya. Saat ini Pemkot Kupang sedang berupaya mengajukan permohonan untuk perubahan Peraturan Daerah terkait penambahan modal di Bank NTT. Dia berharap jika sudah ditetapkan, tambahan modal tersebut bisa membantu Bank NTT dalam memenuhi target modal inti yang disyaratkan OJK.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menanggapi semua pencapaian yang mereka peroleh saat ini tidak lepas dari dukungan Wali Kota dan para kepala daerah lainnya sebagai pemegang saham. Dia optimis dengan dukungan positif itu pihaknya akan mencapai modal inti yang diisyaratkan OJK untuk posisi 2020 yakni minimal Rp 2 triliun. Saat ini modal inti yang dimiliki Bank NTT senilai 1 triliun 940 miliar rupiah. Dukungan modal dari Pemkot Kupang hingga saat ini senilai Rp 97,5 miliar, dengan jumlah deviden yang sudah diberikan senilai Rp 142,6 miliar.

Kegiatan hari ini menurutnya merupakan langkah lanjutan dari launching pada 17 Juli 2021 lalu, untuk mewujudkan komitmen menuju super smart bank. “Penyesuaian dan adaptasi industri perbankan dengan dunia digitalisasi perlu terus kita lakukan,” tambahnya. Menurutnya dengan sistem ini layanan teller yang konvensional akan berkurang diganti dengan mesin. Layanan yang selama ini butuh waktu cukup lama kini bisa lebih singkat. Namun diakuinya dalam implementasi sistem ini mereka menemukan kendala, terutama soal syarat administrasi oleh para calon nasabah yang terhambat karena belum memiliki dokumen kependudukan. Bahkan beberapa kali pihaknya menemukan ada calon nasabah yang memiliki KTP “aspal”, dengan data ganda, sehingga tidak bisa diproses. Karena itu pihaknya siap bekerja sama dengan Pemkot Kupang untuk menertibkan masalah administrasi semacam itu.

Mengenai Galeri ATM Kontainer menurutnya jika pandemi sudah berakhir dan warga sudah bisa beraktivitas normal, pihaknya akan menggandeng Karang Taruna kelurahan setempat untuk menampilkan kreativitasnya di tempat tersebut. Pada malam hari tempat tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi warga setempat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja menyampaikan salah satu upaya BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi adalah mendorong digitalisasi ekonomi dan keuangan melalui layanan ATM dan sistem pembayaran. Menurutnya dengan menggunakan sistem ini ada indikasi Bank NTT sudah mulai on the track. Dia berharap dalam dua tahun ke depan Bank NTT sudah menjadi bank devisa.

Wakil Kepala OJK Provinsi NTT, Setia Ariyanto menambahkan menurut penilaian OJK, Bank NTT makin sehat di tengah pandemi covid 19. Dia berharap Bank NTT makin melangkah lebih baik sehingga membuka peluang untuk fully digital dalam pelayanannya. Menurutnya dilihat dari kinerja keuangan Bank NTT secara umum cukup meningkat di tengah pandemi, terutama penyaluran kredit yang sangat tinggi melampaui pencapaian nasional. Perkreditan Bank NTT secara yoy di Bulan Juni 2021 mencapai 7,92 persen sementara secara nasional hanya 0,64 persen. Sementara secara year to date tahun 2021, perkreditan di Bank NTT mencapai 3,05 persen sementara pencapaian secara nasional hanya 1,84 persen. Dia berharap pertumbuhan kredit ini bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi di NTT.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola langoday, MM, Komisaris Independen Bank NTT, Samuel Djoh, para Direktur Bank NTT dan Kepala Divisi, Kepala Bank NTT KCU Kupang beserta jajarannya, Kasie Intel Kajari Kota Kupang serta rohaniwan. Turut mendampingi Wail Kota pada kesempatan tersebut Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally,SH,M.Si, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega,SH, Kepala Badan Keuangan Kota Kupang, Dra. Thruice Balina Oey, M.Si serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji,SSTP, M.Si. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Bank NTT Luncurkan Kantor Kedua Dengan Layanan Smart Branch, Wali Kota Kupang Mengaku Bangga

NTT AKTUAL. KUPANG. PT. Bank Pembangunan Daerah Provinsi NTT (Bank NTT) kini boleh berbangga. Rabu (15/9/2021) mereka meluncurkan kantor kedua dengan layanan smart branch yakni jenis layanan hybrid, atau perpaduan konvensional dengan digital. Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang yang terletak di Jl. Cak Doko, Kelurahan Oetete Kecamatan Oebobo Kota Kupang, resmi beroperasi, setelah seremoni penguntingan pita oleh Wali Kota Kupang, Jefirstson Riwu Kore.

Dirut Bank NTT, Harry Alexanderx Riwu Kaho, saat menjelaskan ke Wali Kota Kupang, Jefirstson Riwu Kore tentang layanan smart branch Bank NTT KCU Kupang, pada Rabu (15/9/2021) siang.

Hadir menyaksikan momentum penting itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, Wakil Kepala OJK NTT, Setia Ariyanto, Plt Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, serta sejumlah mitra. Dari kalangan internal, hadir Dirut Bank NTT Harry Alex Riwu Kaho, Komisaris Independen, Samuel Djoh Despasianus, serta sejumlah Kadiv yakni Kadiv Rencorsec Endri Wardono, Kadiv IT Bisnis, Salmun Randa Terru, Kadiv Treasury, Zet Lamu.

Pada momentum itu, Wali Kota Jefri juga menggunting pita pertanda diresmikannya central ATM yang terbuat dari kontainer yang terletak di sisi barat KCU. Dalam kunjungnnya ke dua lokasi pusat layanan dengan inovasi baru ini, para tamu undangan nampak terkagum-kagum. Mereka tak mampu menyembunyikan rasa bangga atas prestasi yang dilakukan oleh manajemen Bank NTT.

Usai menggunting pita, Wali Kota Kupang dan rombongan melihat-lihat fasilitas yang tersedia di central ATM. Juga hal yang sama pada layanan smart branch KCU. Di lantai satu KCU, Wali Kota nampak terkesima saat menyaksikan demonstrasi pegawai yang melayani seorang nasabah yang hendak menginisiasi kredit pada KIOSK. Hal yang sama juga pada layanan STS dan smart teller.

Dirut Alex saat itu menjelaskan bahwa jika sebelumnya mereka menyiagakan enam orang teller, maka dengan layanan terbaru ini, hanya ada dua teller dan setiap teller melayani tiga mesin. Nasabah cukup menggesek kartu ATM, lalu mengikuti proses selanjutnya, untuk layanan apa saja yang membutuhkan jasa Bank NTT. Ada satu teller konvensional, sebagai layanan transisi bagi warga yang membutuhkaan bukti-bukti administrasi dan sebagainya.
Sementara, dalam seremoni awal, dalam pertemuan yang sangat terbatas dan taat Prokes, Dirut Harry Alex Riwu Kaho menegaskan bahwa “Kegiatan pagi ini adalah langkah selanjutnya dari komitmen tanggal 17 Juli Lalu, untuk Bank NTT menuju super smart bank. Sehingga adaptasi menuju dunia digitalisasi, kita terus lakukan.

“Semua bisa tercapai karena dukungan yaang kuat dari pak Wali Kota, dan seluruh pemegang saham sehingga modal inti kita yang diwajibkan oleh OJK, yakni modal inti minimum Rp 2 T, kami optimis akan mencapainya,” ujar Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.

Lebih jauh menurut Alex, modal inti yang sudah terkumpul hingga hari ini tercatat sudah mencapai Rp 1, 940 Triliun dan masih ada beberapa Pemda lagi termasuk Pemkot Kupang yang belum menyetornya. “Karena itu kami menanti penyertaaan modalnya.”
Saat itu, Dirut Alex juga menjelaskan bahwa Bank NTT pun berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan untuk ekspansi dana PEN. “Dua kali kita dipercayakan dan sudah dua kali kita penuhi. Pertama Rp 1 M, kita ekspansi 200 %, yang kedua juga Juni kemarin kita dikasi Rp 100 M dan sudah ekspansi sebesar Rp 200 M. Dari dua siklus ini kita sudah memenuhi komitmen dengan Kemenkeu.” Sementara terkait kontainer ATM, dia menjelaskan bahwa didesain untuk nantinya bisa bersinergi dengan Pemkot Kupang untuk layanan smart city. Karena itu pihaknya terbuka dengan Pemkot Kupang untuk bekerjasama dalam layanan administrasi kependudukan.

Sementara Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja dalam sambutannya menegaskan bahwa ada beberapa langkah yang dilakukan BI yakni mendorong sektor-sektor produktif yang resikonya rendah. Baik dari pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Kedua, yang dilakukan oleh BI, OJK, Bank NTT maupun lembaga non perbankan adalah memberikan Akses keuangan melalui TPAKD. Ketiga, BI mendorong berupa digitalisasi ekonomi dan keuangan.

“Kali ini kita dorong Bank NTT melakukan digitalisasi keuangaan, salah satunya melalui layanan ATM dan berbagai sistem pembayaran. Bank Indonesia menciptakan sistem ini sehingga digitalisasi ekonomi dan keuangan bisa berjalan sebagaimana yang kita harapkan. Triwulan kedua pertumbuhan ekonomi sudah 4,22, walau lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi secara nasional, yakni 7,07 tetapi ini memberikan indikasi yang cukup kuat bahwa kita sudah mulai on the track,”tegas Ariawan Atmaja.

Di samping menciptakan ekosistem sistem pembayaran, Bank Indonesia menurutnya sudah menyusun blue print sistem pembayaran. Termasuk QRIS menjadi bagian dari implementasi sistem pembayaran. Berikutnya, BI pun mendorong digitalisasi dan elektronifikasi sistem pembayaran di Pemda. Menurutnya ini penting karena PD akan meningkat setelah semua terdigitalisasi. Karena itu Bank Indonesia bekejasama dengan Bank NTT akan mendorong para bupati dan walikota di NTT untuk terus melakukan percepatan melalui digitalisasi.

Sementara itu Wakil Kepala OJK NTT, Setia Ariyanto dalam sambutannya menegaskan bahwa OJK melihat, Bank NTT melangkah ke arah yang lebih baik. Sesuai statusnya yang sudah dinyatakan sebagai bank yang sehat tentu menjadikan Bank NTT menggunakan layanan digital dalam pelayanannya.

“Ini yang kami dorong dalam era pandemi seperti ini. Kami beri apresiasi kepada teman-teman di KCU uang sudah memiliki kantor yang bagus, sehingga nantinya berdampak pada pelayanan kepada masyarakat NTT,”tegasnya sembari menambahkan sentuhan-sentuhan seperti yang dilakukan oleh manajemen saat ini, dengan layanan smart branch, perlu didorong. Pihaknya berharap dengan peningkatan layanan transaksi di Bank NTT ini, akan mengurai antrian panjang serta dari sisi kualitas layanan, lebih maju.

Wali Kota Kupang Bangga Kinerja Direksi

Sementara itu Wali Kota Kupang, Jefirstson Riwu Kore, dalam sambutannya tak mampu menyembunyikan rasa bangganya pada kinerja Direktur Utama Harry Alex Riwu Kaho dan manajemen. “Begitu banyak perubahan dan kreativitas yang dibuat oleh Bank NTT. Sekaligus membantu ekonomi di Kota Kupang. Sebagai pemimpin di kota ini kami merasakan betul bagaimana gejolak ekonomi di masa pandemi ini. Namun Bank NTT tetap berjuang luar biasa. Tadi bapak dari OJK mengatakan, kreditnya bertumbuh, itu prestasi yang luar biasa. Dari sisi prestasi, kreativitas, kami melihat pemimpin yang sekarang adalah orang yang memiliki visi luar biasa kedepan. Ini pemimpin-pemimpin yang kita cari untuk membangun Indonesia khususnya ekonomi di Provinsi NTT,” tegas Jefri.

Dia menambahkan “Saya berterimakasih kepada Pak Alex dan direksi yang lain karena secara luar biasa membantu kami di kota ini untuk membantu ekonomi. Bapak Nyoman juga berkolaborasi dengan kami sehingga inflasi di kota bisa terjaga baik. Saya kira ini langkah awal yang luar biasa, untuk ekonomi di sini bertumbuh secara baik. Saya atas nama Pemkot Kupang ucapkan banyak terimakasih kepada Bank NTT yang sudah cukup bayak membantu kami di kota ini.”

Masih dalam kesempatan itu, Wali Kota pun menjelaskan bahwa ketika masuk kota, ada banyak perubahan yang disumbang oleh Bank NTT. Salah satunya, air mancur Bundaran PU, itu adalah salah satu terobosan. Kami berterimakasih atas kepeduliannya terhadap kota ini,” tegas Wali Kota Jefri.

Masih dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa masyarakat harus tau bahwa kontrubusi Bank NTT terhadap Kota Kupang cukup banyak. Banyak keuntungan yang diperoleh Pemkot Kupang atas kerjasama dengan Bank NTT. Ada CSR, dan juga kemudahan lain bernilai puluhan miliar yang sudah diterima.

“Atas nama pribadi saya ucapkan banyak terimakasih atas kerjasama dan kreativitas-kreativitas yang dilakukan oleh pemimpin yang sekarang. Yakni bagaimana menggunakan dana sekecil-kecilnya untuk kesejahteraan masyarakat. Saya berterimakasih karena selama pandemi ini, Bank NTT juga terlibat dalam vaksinasi dalam berbagai tempat di kota ini. Hari ini persentase jumlah warga yang divaksin adalah 64 persen. Dibandingkan dengan NTT secara keseluruhan 18 persen. Kita terus berjuang baik lewat lembaga-lembaga lain, kita berterimakasih kepada TNI Polri, Kajari dan Kajati yang bayak membantu kita.” tutup Wali Kota Kupang. (***)

Wali Kota Kupang Perintahkan Lurah Segera Data Warga yang Belum Divaksin

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH memerintahkan para Lurah dan Camat se-Kota Kupang untuk segera mendata warga yang belum divaksin dalam satu dua hari ke depan. Arahan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan covid 19 di Kota Kupang yang berlangsung secara virtual, Senin (13/9/2021).

Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE,M.Si, para Asisten Sekda, segenap pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang beserta para camat dan lurah.

Wali Kota dalam arahannya mengatakan pemerintah akan menargetkan 10 ribu warga yang belum divaksin. Oleh karena itu data warga yang belum divaksin tiap-tiap kelurahan nantinya dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk kemudian diatur jadwal vaksinasinya di tiap kelurahan.

Wali Kota mengakui saat ini Pemkot Kupang memiliki persediaan vaksin astra zeneca yang harus segera dimanfaatkan. Untuk itu masing-masing kelurahan akan dijatah 250-300 warga untuk divaksin baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua. Jadwal vaksinasi akan dimulai sejak Rabu (15/9/2021) mendatang. Para lurah dan camat juga diminta untuk memberikan edukasi kepada warga bahwa vaksin aztra zaneca aman untuk digunakan.

Selain warga masyarakat umum, Wali Kota juga menegaskan kepada para pimpinan perangkat daerah untuk memastikan semua staf dan keluarganya sudah divaksin, dibuktikan dengan sertifikat vaksin. ”Akan ada sanksi bagi pegawai yang belum divaksin dan mereka tidak diperbolehkan masuk kantor,” tegasnya. Sementara bagi warga atau pegawai yang karena alasan kesehatan tidak dapat divaksin harus dibuktikan dengan keterangan dokter.

Wali Kota menambahkan evaluasi yang dibuat hari ini dimaksudkan untuk mengukur pencapaian vaksinasi yang akan memberikan dampak pada penilaian terhadap Pemkot Kupang dalam mendukung program vaksinasi. “Progres vaksinasi di Kota Kupang saat ini sudah mencapai 64 persen. Diharapkan hingga akhir September nanti sudah 70 persen dan secepatnya bisa mencapai herd immunity, sehingga warga bisa lebih leluasa beraktivitas termasuk dalam upaya peningkatan ekonomi,” tambahnya.

Meskipun sudah turun status, dari sebelumnya memberlakukan PPKM level 4 ke level 3, Wali Kota mengimbau seluruh warga Kota Kupang untuk tetap waspada, dengan mentaati protokol kesehatan serta mengikuti vaksinasi. Sementara itu vaksinasi untuk para pelajar, ia menambahkan akan diatur tersendiri di sekolah masing-masing.

Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si, yang mendampingi langsung Wali Kota dalam rapat tersebut menegaskan kepada para lurah, camat dan pimpinan perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti arahan Wali Kota tersebut. Menurutnya percepatan vaksinasi ini akan menjadi prioritas utama Pemkot Kupang dalam beberapa waktu ke depan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati. Pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari lurah dan camat terutama soal data target sasaran yang belum divaksin. Kadis Kesehatan juga minta secara khusus kepada para lurah yang dalam wilayah kerjanya memiliki pasar tradisional untuk mengatur jadwal untuk vaksinasi bagi para pedagang di pasar. Dia juga optimis jika progres vaksinasi sudah mencapai 80 persen, Kota Kupang sudah bisa pulih dan mencapai herd immunity. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Musda Demokrat NTT, 12 DPC Serahkan Surat Dukungan Langsung Untuk Jeriko Kepada DPP

NTT AKTUAL. KUPANG. Sejumlah Ketua DPC Partai Demokrat dari NTT mendatangi langsung DPP Partai Demokrat, Sabtu (11/9/2021), mereka menyerahkan langsung surat dukungan kepada DPP Partai Demokrat.

Surat dukungan dari 12 DPC tersebut adalah untuk mendukung kembali Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Dr. Jefri Riwu Kore sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTT periode 2021-2026.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kupang, Herry Kadja selaku juru bicara tim pemenangan Jeriko mengaku sedang berada di Jakarta, dirinya mengatakan bahwa baru selesai bertemu Kepala BPOKK DPP Demokrat, “kami dan teman-teman diterima langsung Bapak Herman Khaeron untuk menyerahkan berkas surat dukungan DPC untuk bapak Jefri Riwu Kore,” kata Herry.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kupang, Herry Kadja

Mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Kupang ini melanjutkan bahwa mereka menyerahkan 12 dukungan DPC se-NTT yg diterima pimpinan BPOKK DPP Demokrat, termasuk dukungan dari DPC TTU dan Sumba Barat, “kami ke DPP jumat kemarin,” lanjutnya.

Surat Dukungan tersebut berasal dari 12 kabupaten/kota antara lain, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor, Sumba Timur, Sumba Barat dan Sumba Tengah.

Menurutnya, tidak ada surat dukungan ganda dari DPC pendukung Jeriko karena sebelumnya baik Ketua DPC TTU dan Sumba Barat sudah melakukan penarikan dukungan terhadap kandidat lain yang dibuat sebelum adanya PO atau peraturan organisasi tentang Juklak/juknis Musda dan muscab Demokrat yang terbit pada 3 Mei 2021.

Lanjutnya, surat dukungan terbaru 12 DPC Demokrat sudah disesuaikan dengan format terbaru surat dukungan sesuai surat BPOKK DPP nomor 016 tgl 31 agustus 2021 tentang Pemberitahuan Pelaksanaan Musda Demokrat NTT, maka pada 3 september, 12 surat dukungan DPC sudah ditandatangani dan dimasukan ke DPP pada Jumat (10/9/2021).

Terhadap semua dukungan DPC yang diserahkan ke BPOKK DPP Partai akan melakukan verifikasi lebih lanjut sebelum pelaksanaan musda NTT pada (24/9/2021), oleh karena itu Herry mengajak kader yang tidak memiliki hak suara dan hanya bertindak sebagai juru bicara dadakan untuk bersikap tenang, “tidak usah gaduh, karena siapa yg jadi ketua nanti kita sudah tahu siapa pemenangnya, semua punya komitmen untuk membangun Demokrat dan mewujudkan Demokrat terus berjaya,” tutup Herry

Secara terpisah media ini sudah melakukan konfirmasi telepon kepada ketua DPC TTU Yohanis Salem di Kefa dan Ketua DPC Sumba Barat Domi Dinga Leba di Waikabubak yang terindikasi dukungan ganda dan mereka memberi penjelasan tegas.

Ketua DPC TTU Yohanis Salem mengatakan bahwa dukungan yang diberikan kepada Pak Leonard Lelo diberikan sebelum pemberlakukan PO yang baru, sesuai arahan surat BPOKK dirinya sudah memberikan dukungan final kepada Jefri Riwu Kore pada 3 september 2021.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Ketua DPC Sumba Barat Dominggus Dinga Leba, dirinya mengaku memberi dukungan mutlak kepada Dr. Jefri Riwu Kore untuk menahkodai Demokrat NTT lima tahun mendatang. (*)

Wali Kota Minta Pimpinan OPD Manfaatkan Medsos Untuk Informasikan Progres Kerja

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore minta pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang memanfaatkan media sosial untuk sampaikan informasi pembangunan dan program kerja. Setiap pimpinan perangkat daerah wajib memiliki akun media sosial dan wajib memposting setiap kegiatan dan program kerjanya di media sosial tersebut juga mengirimkan data dan informasi tersebut ke Dinas Kominfo. Arahan tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi terkait penyebaran informasi melalui sosial media yang berlangsung secara virtual, Sabtu (11/9/2021).

Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah menjalin kerja sama dengan konsultan sosial media yang akan membantu mengemas informasi dalam bentuk konten infografis yang menarik untuk disimak, terkait program dan progres kerja Pemerintah Kota Kupang selama kurang lebih empat tahun terakhir. Akun sosial media tersebut akan dikelola secara profesional oleh tim dari konsultan sosial media. Informasi-informasi terkait perkembangan di Kota Kupang juga nantinya akan dipromosikan dengan memanfaatkan fitur berbayar pada media sosial yang paling sering digunakan warga seperti facebook dan instagram. Ditambahkannya, saat ini pengguna internet mencapai 170 juta jiwa yang rata-rata menggunakan sosial media kurang lebih tiga jam sehari. Menurutnya sosial media akan berpengaruh besar terhadap berbagai persoalan termasuk informasi publik.

Dengan pemanfaatan media sosial secara maksimal Wali Kota berharap penilaian positif terhadap kinerja Pemerintah Kota Kupang semakin meningkat. Untuk itu Wali Kota mengimbau kepada seluruh pimpinan perangkat daerah untuk secara terbuka menyampaikan data dan informasi terkait progres program kegiatan kerja masing-masing perangkat daerah kepada Dinas Kominfo untuk kemudian diolah tim konsultan menjadi informasi bagi masyarakat melalui akun media sosial resmi Pemkot Kupang.

Konsultan sosial media, Victor Niki dalam pemaparannya menjelaskan tugas mereka sebagai konsultan antara lain mengelola sosial media Pemerintah Kota Kupang bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kota Kupang. Mereka juga akan mengiklankan informasi-informasi penting dari OPD yang ada di Kota Kupang guna menjangkau banyak orang khususnya di Kota Kupang. Konsultan juga bertugas untuk membangun basis sosial media Pemerintah Kota Kupang agar diikuti semaksimal mungkin oleh pengguna sosial media Kota Kupang, dengan tujuan agar publikasi kinerja Pemkot Kupang menjadi lebih efisien dan cepat tersampaikan kepada publik.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega, SH, para Staf Ahli Wali Kota Kupang beserta segenap pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang. (*PKP_ans/chr)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Tingkatkan Kualitas Nakes, Pemkot Teken MoU Dengan BBTKLPP Surabaya

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan tenaga kesehatan di Kota Kupang dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit, kesehatan lingkungan serta pendidikan dan pelatihan laboratorium kesehatan, Pemerintah Kota Kupang menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya. Penandatanganan MoU oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si mewakili Pemerintah Kota Kupang dan Kepala BBTKLPP Surabaya, Rosidi Roslan berlangsung di ruang rapat Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (9/9). Turut hadir pada kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes bersama para kepala bidang, Direktur RSUD SK Lerik, dr. Marsiana Halek dan Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Kupang, Johanes Don Bosco B. Assan, S.Kom beserta jajarannya.

Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kepala BBTKLPP Surabaya beserta jajarannya yang sudah berkenan datang ke Kota Kupang untuk merespon kebutuhan Pemerintah Kota Kupang khususnya dalam memberikan pembelajaran dan pelatihan bagi para tenaga kesehatan. Diakuinya ada banyak hal positif yang sudah dibuat BBTKLPP Surabaya di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu Sekda berharap dengan ditandatanganinya MoU ini berbagai program kerja yang baik itu bisa dibagikan kepada para tenaga kesehatan di Kota Kupang. Dengan demikian para tenaga kesehatan di Kota Kupang diharapkan bisa menjadi lebih terampil dan profesional. Pemerintah Kota Kupang menurutnya siap memberikan dukungan dalam hal-hal yang dibutuhkan.

Kepala BBTKLPP Surabaya, Rosidi Roslan memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah cepat merespon tawaran kerja sama. Pemkot Kupang juga dinilainya kreatif dan inovatif dalam mewujudkan wacana kerja sama terkait pencegahan dan pengendalian penyakit, kesehatan lingkungan serta pendidikan dan pelatihan laboratorium kesehatan yang sudah sempat dibahasnya dengan Kadis Kesehatan Kota Kupang beberapa waktu lalu. BBTKLPP Surabaya menurutnya siap membantu dan memfasilitasi upaya Pemerintah Kota Kupang demi kesehatan seluruh masyarakat Kota Kupang. “Pemerintah Kota Kupang bisa mengirim orang ke tempat kami atau kami yang datang ke sini,” tambahnya.

Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes usai penandatanganan tersebut menjelaskan, MoU ini terkait program pengendalian penyakit, kesehatan lingkungan. Dengan MoU ini BBTKLPP Surabaya bisa membantu memenuhi kebutuhan pelatihan sumber daya manusia, konsultan dan pendampingan untuk program-program tersebut. Selain itu MoU juga memuat terkait kerja sama pendidikan dan pelatihan laboratorium kesehatan. Sebentar lagi laboratorium kesehatan di RSUD SK Lerik akan beroperasi, dalam kesepakatan tersebut pihak BBTKLPP Surabaya akan berperan mendampingi para petugas di labkes tersebut hingga para petugas bisa mandiri. Selain itu sampel hasil dari Kota Kupang juga dapat dikirim ke Surabaya sebagai second opinion.

Dalam MoU yang akan berlaku sejak tahun 2021 hingga tahun 2022 itu diatur tugas BBTKLPP Surabaya sebagai pihak pertama antara lain; melaksanakan program pencegahan dan pengendalian penyakit di Kota Kupang serta melaksanakan program kesehatan lingkungan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Kupang. Tugas lain dari BBTKLPP Surabaya yang diatur dalam MoU tersebut adalah mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam pemeriksaan laboratorium kesehatan serta melakukan pendampingan secara berkelanjutan. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

Rayakan HUT ke-20, Demokrat Kabupaten Kupang Bantu Modal Wirausaha Puluhan Milenial

NTT AKTUAL. KUPANG. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke-20 dengan menghadirkan kader dan puluhan penjual sirih keliling di Halaman Rumah Demokrat, Kamis (09/9/2021).

Kader tersebut hadir mengikuti secara virtual pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sementara 31 anak muda penjual sirih-pinang keliling tersebut akan menerima bantuan modal usaha sebagai bagian dari Gerakan Demokrat Bina UMKM di bulan bakti Partai Demokrat tahun 2021.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang, Winston Rondo (kiri belakang) saat foto bersama dengan pengurus dan Kader partai Demokrat Kabupaten Kupang serta puluhan penjual sirih keliling di Halaman Rumah Demokrat, Kamis (09/9/2021)

Dalam perayaan Dua Dekade Partai Demokrat ini, DPC Kabupaten Kupang sebelumnya pada bulan agustus berbagi kasih dengan 50 anak Panti Asuhan di Kecamatan Kupang Tengah, khusus kegiatan Bina UMKM kali ini, Ketua DPC Partai Demokrat, Winston Rondo mengatakan bahwa DPC Kabupaten Kupang mempunyai target spesifik menyasar wirausaha orang-orang muda milenial.

Orang muda milenial tersebut, berasal dari Kecamatan Amarasi Selatan, mereka menggunakan motor pribadi membeli sirih dari Pasar Buraen dan Pasar Oesao lalu mengemas dalam bingkisan kecil untuk dijual dengan harga 5-10 ribu lalu dijajakan keliling ke kampung-kampung yang jauh.

Winston berharap agar bantuan tersebut dapat menambah bahan baku sebagai modal usaha bagi penjual sirih keliling tersebut, ini juga menindaklanjuti informasi yang disampaikan Ketua PAC Amarasi Selatan, “para penjual sirih ini sangat militan usahanya, mereka jalan jauh-jauh, sehingga dalam momentum HUT Demokrat kami terpanggil untuk membantu mereka,” kata Winston.

Mantan Ketua Komisi V DPRD NTT ini berharap agar penjual sirih keliling tersebut dapat menjadi komunitas binaan Demokrat, Partai Demokrat juga menitipkan komunitas tersebut kepada anggota DPRD Fraksi Demokrat agar menjadi prioritas utama sehingga bisa diperkuat dengan kebijakan pemerintah yang lebih berkelanjutan kedepannya.

Kornelis, salah satu penjual sirih dalam testimoninya mengatakan bahwa, dirinya melakukan usaha apa saja untuk bertahan hidup, jika tidak ada musim sirih, maka ia menjual ikan, tempe, tahu dan lainnya untuk bertahan hidup, dirinya merasa bahwa dukungan Demokrat ini sangat bermanfaat baginya untuk bertahan ditengah pandemi.

Dalam acara HUT Partai ke-20, DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang juga menggelar doa bersama dan memotong kue ulang tahun, juga memberi apresiasi kepada senior dan sesepuh partai di Kabupaten Kupang.

Senior-senior tersebut masih tetap setiap dan memberi diri dan cintanya untuk partai Demokrat sekalipun sudah berlalu 20 tahun, tadi ada senior Urbanus Nahe mantan Ketua PAC Amfoang Barat Daya dan Benyamin Padji Mamo yang saat ini sebagai Wakil Ketua DPC.

Momentum dan refleksi 20 tahun perjalanan Partai Demokrat, menurut Ketua DPC adalah mengajari kader muda untuk tidak melupakan sejarah karena apa yang dicapai oleh Partai Demokrat sejauh ini merupakan perjuangan dari para pendahulu.

Hadir dalam perayaan tersebut anggota DPRD Kabupaten Kupang, Sekretaris DPC Bertus Seran, Bendahara Partai, ketua ketua PAC dan kader partai Demokrat lainnya, kegiatan kali ini dalam momentum HUT ke-20 semata untuk kebangkitan Partai Demokrat. (*)

Wawali Pantau Vaksinasi Kerja Sama GBIS Miracle dan PMI Kota Kupang

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man memantau vaksinasi yang digelar di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Miracle Kupang, Kelurahan Kelapa Lima, Rabu (08/9/2021). Vaksinasi tersebut terlaksana berkat kerja sama antara Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang dan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Miracle Kupang.

Turut mendampingi Wawali dalam pemantauan tersebut Wakil Ketua PMI Kota Kupang, Alfred Lakabela, S.Pd, M.Pd, Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa, S.Sos,MM, Lurah Kelapa Lima, Yustinus Kahan, S.IP, M.Si, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kelapa Lima serta tokoh masyarakat setempat.

Wawali di sela kunjungannya mengapresiasi antusiasme warga kelurahan Kelapa Lima yang dengan sukarela datang untuk divaksin. Ucapan terima kasih disampaikannya kepada GBIS Miracle Kota Kupang dan PMI Kota Kupang yang sudah menginisiasi kegiatan vaksinasi ini. Menurutnya ini merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti bagi Pemerintah Kota Kupang yang saat ini tengah memperjuangkan percepatan vaksinasi bagi seluruh warga.

Pada kesempatan yang berbeda, sehari sebelumnya usai menghadiri video conference bersama Presiden RI terkait vaksinasi merdeka yang digelar Polri di Masjid Nurul Sa’adah Kota Kupang, Wawali menyampaikan saat ini pencapaian vaksinasi di Kota Kupang untuk dosis pertama sudah mencapai sekitar 61-62 persen. Sementara untuk vaksinasi dosis kedua pencapaiannya sekitar 30-an persen. Menurutnya untuk bulan September, Pemkot Kupang dengan dukungan TNI dan Polri berupaya mengejar percepatan vaksinasi untuk dosis pertama. Pada bulan Oktober mendatang jika dosis pertama sudah mencapai 70-an persen, baru dikejar untuk vaksinasi dosis kedua untuk mengurangi gap yang cukup jauh.

Wawali menambahkan pelaksanaan vaksinasi untuk dosis kedua sudah lebih mudah karena beberapa faktor, di antaranya adalah nama dan alamat orangnya sudah diketahui, didukung dengan mobilisasi oleh TNI-Polri serta kesadaran warga Kota Kupang yang sudah semakin tinggi.

Pdt. Stefanus Hok Drawan Untono,S.Th, Gembala Sidang Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Miracle Kupang mengakui kegiatan ini merupakan inisiatif pihaknya bersama PMI Kota Kupang. Menurutnya GBIS se-Indonesia selalu mendukung program pemerintah khususnya untuk penanganan covid 19. Pdt. Stefanus bersyukur karena Pemkot Kupang sudah antusias bekerja sama dengan gereja mereka menggelar kegiatan ini.

Lurah Kelapa Lima, Yustinus Kahan, S.IP, M.Si, menjelaskan vaksinasi yang digelar hari ini ditargetkan bagi 350 warga. Diakuinya antusiasme warga Kelapa Lima untuk divaksin sangat tinggi, dilihat dari jumlah yang mendaftar sudah mendekati target yang ditentukan. Selain bagi warga Kelurahan Kelapa Lima vaksinasi ini juga terbuka untuk masyarakat luar wilayah Kelapa Lima yang mau divaksin sesuai persediaan. Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa, S.Sos,MM menambahkan pada hari yang sama juga digelar vaksinasi di dua tempat lainnya dalam wilayah Kecamatan Kelapa Lima, yakni di Kelurahan Oesapa dan Kelurahan Lasiana. Dia berharap dengan semakin banyak digelarnya vaksinasi massal seperti ini pencapaian vaksinasi di Kota Kupang bisa terus meningkat. (*PKP_ans)

Sumber berita + foto : Prokompim Setda Kota Kupang

KONI NTT Targetkan 10 Mendali Emas pada PON Papua 2021

NTT AKTUAL. KUPANG. Memberi dalam kelebihan, itu hal yang biasa, tapi memberi dalam kekurangan, itulah hal yang luar biasa, disampaikan oleh Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi (JNS) saat menghadiri sekaligus sebagai Narasumber bersama Ketua KONI NTT, Andre Koreh pada acara dialog publik yang diselenggarakan oleh TVRI NTT, Senin (06/9/2021).

Wagub Josef menyampaikan kepada publik terkait regulasi Undang-undang nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan Nasional sebagai referensi dalam berkolaborasi untuk berpartisipasi dalam ajang nasional PON Papua 2021′”

“Sebelum saya menjelaskan soal persiapan saya kira saya harus menjelaskan dulu dari dimensi regulasi, dimensi kontekstual dan dimensi fleksibilitas. Mengapa? Karena ini harus diketahui oleh kita semua. sistem keolahragaan terdiri dari sub sistem. Ada yang namanya pelaku olahraga, ada yang namanya organisasi olahraga, pendanaan olahraga, ada yang namanya sarana dan prasarana, ada yang namanya partisipasi masyarakat dan ada yang namanya organisasi pendukung keolahragaan. Oleh sebab itu didalam kesisteman ini maka dimensi idealnya adalah semua sistem ini harus digerakan untuk menuju suatu sistem keolahragaan yang kita cita-citakan bersama. Itu merupakan substansi dari Undang-undang dimaksud,” ungkap Wagub Josef

“Kemudian dalam sistem keolahragaan itu mempunyai tujuan agar orang berolahraga. Olahraga ada 3 yaitu olahraga pendidikan, olahraga rekreasi dan olahraga prestasi. Sedangkan PON merupakan salah satu contoh olahraga prestasi. Olahraga prestasi terdiri dari atlet, organisasi olahraga. Organisasi olahraga sendiri adalah induk-induk cabang organisasi olahraga yang dibentuk oleh masyarakat. Kemudian tanggung jawab pemerintah daerah dalam sistem keolahragaan adalah sebagai pengelola olahraga di daerah dan dibantu oleh KONI daerah. Maka saya meminta kepada teman-teman dari KONI, dari induk organisasi. Mari kita duduk bersama agar jangan sampai pemerintah mengatakan bahwa ini tugasnya KONI, ini tugasnya induk organisasi.
Tanggung jawab olahraga sebenarnya pemerintah tetapi didelegasikan kepada induk-induk organisasi yang dikoordinir oleh KONI,” tegas Wagub Nae Soi.

Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi (tengah) bersama Ketua KONI NTT, Andre Koreh (kanan) saat menghadiri sekaligus sebagai Narasumber pada acara dialog publik yang diselenggarakan oleh TVRI NTT, Senin (06/9/2021). Dok : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Wagub JNS menekankan terkait kekhasan dalam pelaksanaan PON Papua 2021.

“Dalam konteks persiapan tentu saja persiapan kali ini berbeda karena PON kali ini berbeda dari sebelumnya, kali ini sangat luar biasa. Karena bisa menjadi sebuah ancaman, ganguan, tantangan atau hambatan. Tergantung bagaimana kita mengaturnya, Karena PON yang sekarang sangat ketat karena pertama diadakan di Papua, selanjutnya diselenggarakan dalam keadaan Covid-19 yang belum reda. Oleh sebab itu kita dalam mempersiapkan diri kita tetap memperhatikan prestasi olahraga, faktor kesehatan, faktor keamanan dan kenyamanan juga harus diperhatikan.” Jelas Wagub.

Sementara itu, Ketua KONI NTT, Andre Koreh menyampaikan gambaran persiapan Atlet NTT yang terlibat dalam cabang olah raga untuk mengikuti PON XX beserta cabang olah raga yang terlibat,

“Selanjutnya, persiapan atlet sudah cukup panjang karena sudah melewati tahapan seleksi dari tahun 2017 sampai saat ini. Kebetulan tahun ini NTT meloloskan 89 atlet yang tersebar pada Cabang-cabang olahraga yang lolos ke PON XX adalah Kempo, tinju, silat, atletik, renang, taekwondo, tarung derajat, wushu, muatay, criket, menembak dan sepak bola,”jelas Andre

“Saat ini KONI mentargetkan 10 medali emas yang didapatkan 6 dari kempo, 2 dari tinju dan 2 dari silat dari 12 cabang olah raga,” jelas Andre. (*/NA)

Sumber berita + foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Editor : Nataniel Pekaata