Semua tulisan dari NTT AKTUAL

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TTU Gencar Kembangkan Tanjung Bastian

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) aktif mengembangkan destinasi wisata Tanjung Bastian yang ada di Kabupaten TTU.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas, saat ditemui Media ini di ruang kerjanya, Rabu (11/03/2020).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, Robertus Nahas. Foto : Yanri Erastus Maunaben/NTT Aktual

“Di Tanjung Bastian saat ini sudah di lakukan pengembangan-pengambangan yakni dengan menambah fasilitas dan di tahun ini kami juga akan mengadakan sumur Bor,” ujar Robertus.

Dirinya menambahkan Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga aktif mengembangkan obyek wisata alam Oeluan.

“Di Oeluan saat ini kami sedang menambah gasebo-gasebo dan penataan jalan setapak sehingga dapat menghubungkan gasebo dengan gasebo, selain itu kami akan menyediakan bak-bak sampah karna walaupun kita punya obyek wisata yang menarik penataan kebersihan juga harus kita perhatikan,” ungkapnya.

Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga terus gencar melakukan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan potensi-Potensi wisata di Kabupaten TTU yaitu dengan aktif melakukan Indentifikasi dan pembinaan-pembinaan, jelas Robertus Nahas.

“Langkah-langkah yang kami lakukan saat ini adalah melakukan identifikasi potensi-potensi wisata di semua Desa dan kecamatan, oleh Kepala Desa dan Camat. Setelah melakukan identifikasi kita lakukan pembinaan di lokasi-lokasi yang berpotensi untuk di kembangkan, seperti saat ini kami sedang membina kelompok Sari wisata di Desa Neopesu untuk mengembangkan potensi wisata Alam disana,” kata Robertus.

Lanjutnya, kemudian di desa Leorak nantinya Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU juga akan melakukan pelatihan lagi karna disana ada air terjun yang cukup indah, jadi yang akan dilakukan disana adalah dengan memberikan pelatihan kepada kelompok Sari Wisata agar pada akhirnya dari potensi-potensi wisata yang indah tersebut dapat memberikan kontribusi pula terhadap pendapatan daerah,

Selain dari langkah-langkah strategis yang telah disiapkan dan yang sudah di tempuh oleh Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten TTU, untuk mengembangkan sektor pariwisata juga diperlukan dukungan dan peran aktif dari Dinas-dinas terkait lainnya, jelas Robertus

“Dinas-dinas terkait lain yakni seperti dinas PUPR agar dapat menyiapkan akses jalan yang lebih baik, dinas Perumahan setidaknya harus meyiapkan perumahan-perumahan yang bagus di sekitar obyek wisata,” ujar Robertus.

Disisi lain juga diperlukan adanya dorongan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, agar dapat lebih mengembangkan pelaku-pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjual souvenir ataupun pangananan lokal khas daerah di obyek-obyek wisata, sehingga saat orang yang berkunjung bisa membawanya pulang sebagai oleh-oleh dari tempat wisata yang di kunjungi tersebut, tutupnya. (Red)

Penulis   : Yanri Erastus Maunaben
Editor      : Nataniel Pekaata

Kantor Perwakilan BI NTT Aktif Selenggarakan Pekan QRIS Nasional

NTT AKTUAL. KUPANG. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat aktif menyelenggarakan pekan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Kupang yang dimana Kota Kupang merupakan ibukota dari Provinsi NTT.

“Sejak tanggal 2 hingga tanggal 8 Maret 2020, kami aktif melakukan sosialisasi QRIS melalui Media cetak dan elektronik yaitu melalui TV, Radio dan juga Surat Kabar atau Koran,”

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, kepada awak media dan wartawan dalam kegiatan Media Briefing Pekan QRIS Nasional 2020, yang berlangsung di Ruang Lasiana KPw BI NTT, Selasa (10/03/2020) sore.

Dalam kegiatan Media Briefing ini juga turut pula dihadiri Kepala Unit Pengawasan SP PUR dan KI BI NTT, NLP Sri Sandhi, Kepala Tim SP PUR dan Layanan Administrasi BI NTT, Eddy Junaedi.

Pada kesempatan ini Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, menambahkan QRIS adalah standar nasional QR Code pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran di Indonesia. QRIS yang diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2019 (bertepatan dengan HUT RI ke-74) bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju.

“Hingga 28 Februari 2020, secara nasional merchant yang sudah terdaftar dan memasang QRIS mencapai 2,7 juta merchant dan di Provinsi NTT sebanyak 10.533 merchant, sementara di Kota Kupang mencapai 3.041 merchant,” kata Ariawan.

Lanjutnya, dalam menyelenggarakan pekan QRIS Nasional 2020 di Kota Kupang, Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT juga selalu aktif menyelenggarakan sosialisasi dan launching.

“Sosialisasi dan Launching pekan QRIS Nasional 2020 sudah dilakukan sejak tanggal 9 Maret 2020, dan kegiatan sosialisasi dan launching ini akan berlangsung hingga tanggal 14 Maret 2020,” ujar Ariawan Atmaja.

Pada acara puncak sosialisasi dan launching pekan QRIS Nasional 2020 yang akan berlangsung pada tanggal 14 Maret 2020 mendatang, Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT akan menggelar kegiatan fun color run, dimana seperti yang direncanakan nantinya dalam kegiatan fun color run ini akan diikuti sebanyak 1.000 peserta dari seluruh unsur baik itu Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Perbankan dan masyarakat umum, jelasnya

“Salah satu hal istimewa dalam kegiatan fun colour run ini nantinya yaitu kami akan mendorong 1.000 orang peserta untuk memberikan donasi atau sumbangan bagi tempat-tempat ibadah baik itu untuk Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu dan Budha,” ungkap Ariawan Atmaja.

Sehingga pada akhirnya event Pekan QRIS Nasional 2020 tidak hanya menjangkau merchant, pedagang dan pelaku-pelaku bisnis saja, tetapi juga menjangkau umat-umat bergama terutama pada tempat-tempat ibadah, pungkasnya. (Red)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Jefri Riwu Kore : Mari bersama Sukseskan Pembangunan di Kota Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, atau yang akrab disapa Jefri Riwu Kore, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pembangunan di Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, saat memberikan sambutannya dan membuka dengan resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Kota Lama Tahun 2021, yang bertempat di Aula Kantor Camat Kota Lama, Kota Kupang, Senin (9/03/2020).

“Saya berharap melalui Musrenbang, kita mencari jalan keluar dengan prioritas-prioritas terbaik yang akan dilaksanakan di Kecamatan. Kota Kupang memerlukan pembangunan infrastruktur yang baik, untuk itu saya mengajak mari kita bekerja bersama untuk mensukseskan pembangunan di Kota Kupang,” ujar Walikota Kupang seraya menyebutkan juga tentang berbagai program bantuan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kupang di tahun 2020 ini.

Jefri Riwu Kore juga menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat Kecamatan merupakan forum untuk memusyawarahkan hasil dari Musrenbang di tingkat Kelurahan se-Kecamatan Kota Lama, kegiatan rutin ini akan terus dilaksanakan hingga tingkat Nasional dan tentunya dilindungi oleh Undang-Undang.

Dikesempatan yang sama, Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Kota Lama, dra. Maria Fernandez selaku Ketua Panitia Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Lama mengatakan Musrenbang adalah forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah dengan lebih mengedepankan kaidah musyawarah untuk mufakat dengan azas-azas partisipatif dan berkeadilan.

Dirinya menambahkan hasil Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Lama tahun 2021 harus merupakan penjabaran visi, misi dan program priortas pembangunan Pemerintah Kota Kupang sesuai RPJMD 2017 – 2022 yang memuat 3 rencana aspek prioritas antara lain pembangunan fisik, ekonomi dan sosial budaya.

Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Lama kali ini menggunakan aplikasi e-Musrenbang yang akan membahas hasil Musrenbang di 10 (sepuluh) Kelurahan se-Kecamatan Kota Lama. Tujuan kegiatan ini sesuai Permendagri nomor 86 tahun 2017 yaitu membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan hasil Musrenbang dari tingkat kelurahan yang akan ditentukan untuk menjadi prioritas kegiatan pembangunan di tingkat Kecamatan Kota Lama, membahas dan menetapkan prioritas kegiatan pembangunan Kecamatan yang belum tercakup dalam kegiatan prioritas pembangunan kelurahan, menyepakati pengelompokan atas prioritas kegiatan pembangunan Kecamatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta pagu indikatif perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang. (*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Komisariat D. N LMND Kota Kefamenanu Buka Lapak Baca

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. Guna meningkatkan minat baca Mahasiswa, Komisariat D. N Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Kefamenanu membuka lapak baca buku. Kegiatan lapak baca ini di buka di halaman kampus UNIMOR Fakultas Ilmu Sosial dan politik, Selasa (10/03/2020).

Saat ditemui Media ini, Ketua Komisariat D. N LMND Eksekutif Kota Kefamenanu, Kornelius Pinto menjelaskan maksud dan tujuan di bukanya lapak baca di halaman kampus.

“Alasan kami buka lapak baca ini yaitu untuk meningkatkan minat baca mahasiswa khususnya di UNIMOR. Dengan kemauan dan kesadaran sendiri kami membuka lapak baca ini, karena kalau tidak ada minat baca buku bagaimana orang dapat berpikir kritis,” ujarnya.

Kegiatan buka lapak baca sudah di mulai sejak semester ganjil tahun 2019, pada semester lalu Komisariat D. N LMND Eksekutif Kota Kefamenanu juga  melakukan hal yang sama yakni dengan membuka lapak baca kemudian pada semester ini kembali melakukan nya lagi, jelas Kornelius Pinto.

“Hari ini baru kami mulai lagi dan sudah menjadi agenda organisasi jadi setiap hari selasa akan terus kami buka lapak baca seperti ini, tergantung dari cuaca saja dan untuk tempat akan berpinda – pindah, misalkan saja hari ini sudah kami buat di FISIP nanti minggu depan bisa saja di Fakultas Ekonomi, di Fakultas Ilmu Pendidikan atau di Fakultas Pertanian jadi tempat nya saja yang berpindah-pindah,” ungkapnya.

Dirinya merasa senang karena ada pula sejumlah Dosen dan pegawai UNIMOR pada kesempatan sebelumnya juga menyempatkan diri datang meluangkan waktu untuk membaca bersama.

Untuk sumber-sumber nya seperti buku semua di tanggung oleh organisasi, oleh karena itu dirinya mengharapkan partisipasi aktif dari mahasiwa untuk datang membaca di lapak baca yang sudah disediakan ini, tambahya.

Kegiatan buka lapak baca pada hari ini di mulai kira-kira pada pukul 09.20 pagi, dan kemudian di tutup pada siang hari tepat pada pukul 12.40, dikarenakan kondisi cuaca saat itu hendak hujan, tutup Kornelis. (Red)

Penulis   : Yanri Maunaben
Editor      : Nataniel Pekaata

Walikota Kupang Menerima Sertifikat Sistem Manajemen Mutu SNI ISO

NTT AKTUAL. KUPANG. Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menerima sertifikat Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001: 2015 yang diserahkan oleh PT SUCOFINDO (Persero), Senin (9/03/2020).

Sertifikat ini diserahkan oleh Direktur Komersial 1 PT SUCOFINDO (Persero) Herliana Dewi kepada Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, bertempat di Hotel Maya, Jalan Sumatera, Kelurahan Tode Kisar, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Penyerahan sertifikat ini disaksikan oleh Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang, antara lain, Penjabat Sekretaris Daerah, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, para Asisten Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Walikota Kupang dan para Pimpinan Perangkat Daerah serta para Camat dan Lurah se-Kota Kupang.

Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, pada kesempatan ini menyatakan rasa terima kasih atas peran PT SUCOFINDO (Persero) dalam sertifikasi untuk Pemerintah Kota Kupang.

“Dengan adanya sertifikasi SNI ISO 9001:2015, menguatkan komitmen Pemerintahan Kota Kupang dalam memberikan pelayanan publik yang prima bagi kepuasan masyarakat Kota Kupang,” kata Jefirstson.

Walikota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, juga menuturkan bahwa Pemerintahan Kota Kupang berkomitmen untuk terus berbenah dalam meningkatkan kinerja perangkat-perangkatnya secara bertahap, khususnya dalam hal pelayanan publik dengan manajemen mutu terstandar berdasarkan SNI ISO 9001:2015.

Selanjutnya, Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menjelaskan bahwa ruang lingkup sertifikasi ini meliputi 3 lembaga di bawah Pemerintah Kota Kupang, yaitu pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang dalam pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, Surat Kematian, dan Surat Perkawinan; Seketariat Daerah Kota Kupang, yaitu pada proses Pengurusan Kenaikan Gaji Berkala Secara Elektronik (E-KGB); dan pada lembaga pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah S. K Lerik dengan ruang lingkup Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Walikota Kupang bertekad akan menambahkan ruang lingkup pelayanan lainnya.

Direktur Komersial 1 PT SUCOFINDO (Persero) Herliana Dewi dalam sambutannya mengatakan masyarakat saat ini semakin selektif menuntut tempat pelayanan yang bersih, aman, nyaman dan kondusif dalam memberikan pelayanan yang dibutuhkan. Oleh karena itu, selaku perusahaan dengan layanan jasa Sertifikasi, Inpeksi dan Pengujian, Sucofindo mendukung upaya Pemerintah Kota Kupang meningkatkan pelayanan publiknya dalam menjaga komitmen untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001: 2015.

Herliana juga menuturkan bahwa proses sertifikasi SNI ISO 9001:2015 ini membutuhkan waktu yang tak singkat. “Proses diawali dengan perbaikan-perbaikan sesuai rekomendasi hasil audit yang dilakukan oleh lembaga tersebut, dan setelah melewati seluruh proses dan tahapan audit yang dilakukan, maka ketiga lembaga tersebut dapat memenuhi seluruh persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015,” ujar Herliana.

Dirinya berharap bahwa implementasi sertifikasi SNI ISO 9001: 2015 di Kota Kupang dapat berkomitmen untuk menjaga dan memelihara sistem manajemen mutu. “Kami juga berharap Pemerintahan Kota Kupang dapat mengikuti dan mematuhi seluruh standar dan regulasi terkait, tetap semangat untuk continual improvement, dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, dan tetap berinovasi,” ujar Herliana. PT SUCOFINDO (Persero) juga menurut Herliana akan selalu siap untuk mendukung Kota Kupang dalam lingkup sertifikasi dan jasa lainnya yang dimiliki lembaganya,” tutup Herliana.

Dikesempatan yang sama Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya dalam sambutannya mengatakan Penerapan SNI ISO 9001 versi 2015 dapat mendukung tercapainya efisiensi dan layanan bermutu prima, sehingga dapat mendukung Kota Kupang sebagai kota penghubung untuk wilayah Indonesia TImur dalam mewujudkan smart city. Untuk itu BSN siap mendukung kota Kupang melalui pembinaan mutu dan melakukan pendampingan.

Kegiatan tersebut, dilaksanakan juga penyerahan Sertifikat Lead Auditor ISO 9001:2015 masing-masing kepada Hengky Malelak, S.STP, M.Si, James R. Benufinit, S.STP, M.Si, Marfis Regho, S.STP, M.Pub, Geregorius E. Rohi, S.STP, Christo V. Amalo, S.STP, MM, Dian Ika Rahmawati, S.Si.Apt, Herlina, SKM dan Sally J. Laning, S.Ab, penyerahan piagam penghargaan kepada ketua dan tim ahli serta pengelola ISO 9001:2015 dan penyematan pin ISO kepada Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kota Kupang, Drs. Agus Ririmasse, M.Si, Direktris RSUD S K Lerik, dr. marsiana Y. Halek dan Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Kupang, Hasan E. Nirwana, SE, M.Si.

Kemudian dilanjutkan dengan launching penerapan ISO 9001:2015 kepada perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang serta perluasan ruang lingkup Penerapan ISO 9001:2015 yang ditandai dengan penandatanganan komitmen dan jadwal penerapan ISO 9001:2015, masing-masing oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Kupang, A. D. E. Manafe, S.IP, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP, M.Si, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang, Frengky Amalo, S.Sos, MM, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang, dr. I. W. A. Wijana S. Putra, M.Si dan Direktur PDAM Tirta Bening Lontar, Johanes S. Otemoesoe, SE.

PT. SUCOFINDO (Persero) adalah lembaga BUMN yang melayani Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2015 dan layanan jasa sertifikasi lainnya di antaranya Sistem Manajemen Keamanan Informasi SNI ISO 27001:2013, Sertifikasi SNI ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, Sertifikasi SNI ISO 28000:2009 Sistem Manajemen Keamanan pada Rantai Pasokan, Sistem Manajemen Keamanan Pangan SNI ISO 22000:2018, Sistem Manajamen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016, Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja SNI ISO 45001:2018, berdasarkan PP 50 tahun 2012. (*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Hari ini, PJ. Sekda Kota Kupang Lantik Sepuluh Orang Pejabat

NTT AKTUAL.KUPANG. Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, hari ini Senin (9/03/2020) melantik dan mengambil Sumpah Jabatan sepuluh orang Pejabat Pengawas pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang berdasarkan Perubahan Nomenklatur Terbaru pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang dan Keputusan Wali Kota Kupang Nomor: BKPPD.821/306/D/III/2020 di Ruang Garuda Kantor Walikota Kupang.

Turut hadir dalam acara pelantikan ini Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang, Abraham David Evil Manafe, S.IP, M.Si.

Adapun pejabat yang dilantik antara lain :

1. Serafina Yohana Teti, SE sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan Pada Sekretariat Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

2. Ida Rumaida, SE sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan Pada Sekretariat Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

3. Emi Luan, SH, sebagai Kepala Seksi Pembinaan Perangkat Daerah pada Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

4. Ngamal Petronela, B.BM, sebagai Kepala Seksi Pembinaan Lembaga Pendidikan, Perusahaan Swasta, BUMD, Perusahaan, Ormas/Parpol dan Masyarakat pada Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

5. Arifin Dekson Anawart Non, S.Sos, sebagai Kepala Seksi Pengawasan Kearsipan pada Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

6. Hendry Ricardo Foenale, SE, sebagai Kepala Seksi Layanan Sistem Informasi Kearsipan dan Pemanfaatan Arsip pada Bidang Pengelolaan Arsip Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

7. Yappy Piet Manafe, SH, sebagai Kepala Seksi Layanan Otomasi dan Kerja Sama Perpustakaan pada Bidang Pengelolaan, Layanan dan Pelestarian Perpustakaan Kota Kupang.

8. Salma Tokan, sebagai Kepala Seksi Pelestarian Bahan Perpustakaan pada Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Perpustakaan Kota Kupang.

9. Heo Julianus Lado, SH sebagai Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan pada Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

10. Yefta Marsel Benyamin, SH, sebagai Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Perpustakaan pada Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang. (*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Walikota Kupang Hadir Dalam Aksi Tanam Pohon DPC PDIP Kota Kupang

NTT AKTUAL. KUPANG. Walikota Kupang DR. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, hadir dan memberikan sambutan pada Kegiatan Tanam Pohon dalam rangka Gerakan Cinta Bumi DPC PDI Perjuangan Kota Kupang, yang berlangasung di Boulevart Jalur 40, RT.14/RW.04, Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Sabtu, (7/03/2020).

Hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPD RI asal NTT, Hilda Riwu Kore – Manafe, SE, MM. Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Ir. Emilia Nomleni. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kupang, Yeskial Loudou. Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kota Kupang Adrianus A. Talli, S.Tr.T, Dominika Wasanono Bethan, SH, Barche B. R. Bastian dan Ir. John G. F. Seran, Camat Alak, Ridhon A Bire, SIP. Lurah Manulai II, Meksain Mauk, Babinkantibmas Kelurahan Manulai II, Boevantura T. Kima, Pengurus PAC PDI Perjuangan Se-Kota Kupang, Banteng Muda Kota Kupang dan Simpatisan Partai PDI Perjuangan Kota Kupang.

Saat memberikan sambutan, Walikota Kupang, DR. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, mengatakan “Program ini selaras dengan apa yang kita lakukan di Pemerintah Kota Kupang saat ini, yang mana mendapat dukungan penuh dari anggota DPRD Kota Kupang dari partai PDI Perjuangan”.

Pada kesempatan itu, Walikota Kupang juga menyampaikan terima kasih atas segala dukungan partai PDI Perjuangan melalui para kadernya yang duduk di DPRD Kota Kupang dalam rangka mendukung program-program Pemerintah Kota Kupang terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kota Kupang, Katanya “Terima kasih, atas dukungan yang luar biasa dalam memberantas masalah kemiskinan di Kota Kupang.

Mengakhiri sambutannya, Walikota Kupang, DR. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, juga menegaskan “saya akan meminta para lurah dan camat untuk memperhatikan serta menjaga, pohon yang sudah kita tanam hari ini. sekali lagi terima kasih karena dengan kegiatan ini PDI Perjuangan sudah turut menata bumi kita. Ini di mulai dari Kota Kupang untuk mencintai bumi”.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Ir. Emilia Nomleni saat memberikan sambutan, mengatakan “kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT PDI Perjuangan dan HUT Ketua Umum, Hj. Megawati Soekarno Putri”. Menyikapi kondisi di Kota Kupang saat ini, Ir. Emilia Nomleni berpesan “Apa yang kita ingin orang lain lakukan untuk kita, maka itu yang harus kita lakukan.

Selaku ketua panitia, Viktor Dimoe Heo, menyampaikan “Sebanyak 300 anakan-anakan pohon ini diperoleh dari Pemerintah Kota Kupang. Ini semua, juga dapat terlaksana atas dukungan Pemerintah Kota Kupang setelah dilakukan koordinasi yang baik”.
(*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Peringati HPSN, Babinsa Koramil 1604-01/Kota Ikut Andil Bersihkan Sampah

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 21 Februari mendatang, Babinsa Koramil 1604-01/Kota bersama masyarakat Ikut andil pada Kegiatan pembersihan Sampah yang bertempat di TWAL (Tempat Wisata Alam Laut) Pantai Ketapang 1 Kelurahan Todekisar Kecamatan Kota Lama Kota Kupang, Jumat (6/02/2020).

Kegiatan pembersihan sampah ini diselenggarakan oleh BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) wilayah II Resort Teluk Kupang Provinsi NTT dengan Tema “Selamatkan Bumi, kendalikan Sampah untuk wujudkan NTT Bersih, NTT maju dan NTT Sejahtera” untuk mendukung salah satu program pemerintah tentang Pariwisata, dalam hal ini adalah Wisata Alam Laut yang harus dilestarikan.

Aksi bersih-bersih sampah ini dipimpin oleh Kasi Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah II, Lidya Tesa dan turut pula dihadiri Lurah Todekisar, Babinsa koramil1604-01/Kota, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Kupang, Tokoh masyarakat, serta warga yang berada di sekitar Pantai Ketapang 1 Kelurahan Todekisar dengan jumlah keselurahan nya mencapai 89 orang, dengan rincian nya yakni Babinsa 1604-01/Kota 3 orang, Balai SKW (Satuan Konservasi Wilayah) II Resort Teluk Kupang 53 orang, Kelurahan Todekisar 11 orang, Tokoh masyarakat dan warga sekitar Pantai Ketapang 1 Kelurahan Todekisar berjumlah 20 orang, Dinas Lingkungan Hidup Kota kupang 1 orang.

Dandim 1604/Kupang Kolonel I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P memerintahkan kepada jajarannya untuk menghimbau para Babinsa agar selalu peduli terhadap desa binaannya agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. Sehingga diharapkan tetap terjamin kesehatan warga masyarakat. Sehingga terciptanya Kemanunggalan TNI–Rakyat,

“Kita harus terus meningkatkan kepedulian terhadap sampah. Dandim berharap aksi bersih-bersih ini tidak hanya dilakukan pada saat hari Peduli Sampah Nasional saja namun bisa dilakukan sekali dalam sepekan demi kebersihan yang lebih efektif diwilayah Kota Kupang,” ujarnya.

Dandim 1604/Kupang juga menambahkan di Kodim sendiri sudah berjalan kegiatan pembersihan internal. Dimana satuan jajaran Kodim 1604/Kupang setiap Minggu ke-3 tiap bulan wajib melaksanakan pembersihan lingkungan sekitar kantor dan pangkalan guna menjaga kebersihan dan keindahan tempat bekerja.

“Disamping itu segala macam penyakit yang timbul akhir-akhir ini, salah satunya seperti DBD itu berawal dari kurang sadarnya kita akan kebersihan lingkungan sekitar kita,” kata Dandim.

Oleh sebab itu dirinya selalu menghimbau dan mengajak masyarakat untuk senantiasa hidup dengan budaya bersih dan sehat, pungkasnya. (*/Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang

Walikota Kupang Meminta Tambahan Dokter Ahli di RSUD SK Lerik

NTT AKTUAL. KUPANG. Walikota Kupang Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM,MH, meminta pemerintah pusat untuk menambah jumlah tenaga dokter ahli di RSUD SK Lerik Kota Kupang. Permintaan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Lakalena di Kantor Dinas Kesehatan Kota Kupang, Jumat (6/03/2020).

Menurutnya tahun 2019 lalu Pemerintah Pusat memang telah menggelontorkan dana senilai Rp 70 miliar untuk pembangunan gedung serta pengadaan alat yang lebih canggih dari rumah sakit lain di Kota Kupang. Sayangnya perkembangan tersebut tidak didukung dengan SDM berupa dokter ahli yang cukup. Melalui Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, Pemkot Kupang berharap kebutuhan ini bisa diperjuangkan.”Kalau bisa ada dana DAK yang dipakai untuk membiayai dokter spesialis,” pintanya.

Walikota sendiri mengakui sudah menginstruksikan Direktris RSUD SK Lerik dan Kadis Kesehatan Kota Kupang untuk menempatkan semua dokter ahli Kota Kupang di RSUD SK Lerik. Tujuannya adalah untuk menarik minat warga sekaligus meningkatkan kepercayaan warga bahwa RSUD SK Lerik bisa melayani lebih baik. Selain dokter ahli, Walikota juga berharap Pemerintah Pusat bisa membantu RSUD SK Lerik untuk mendatangkan sejumlah alat medis yang selama ini menjadi kebutuhan warga namun belum ada, seperti CT (computed tomography) scan.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Lakalena pada kesempatan yang sama mengakui, untuk saat ini sebenarnya kelasnya RSUD SK Lerik beda tipis dengan RS W. Z. Johanes sebagai RS rujukan.

Ditambahkannya, saat ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berencana membangun RSU Pusat yang berlokasi di wilayah Kelurahan Manulai 2. Dalam waktu dekat Menteri Kesehatan RI sendiri berencana meninjau langsung lokasi tersebut. Jika masalah okupasi warga bisa beres secepatnya, dalam tahun ini proses pembangunan tahap pertama sudah bisa dimulai.

Politisi asal Kota Kupang ini memastikan kehadiran RSUP ini nantinya selain untuk mengurangi ketergantungan pada tenaga medis dari pusat serta tingginya rujukan pasien ke RS di Pulau Jawa, juga bisa memback up Fakultas Kedokteran Undana untuk melahirkan SDM dokter-dokter spesialis yang menjadi kebutuhan saat ini. Mengenai permintaan peralatan medis yang dikemukakan Walikota, Melki berjanji akan membantu memperjuangkan untuk diadakan.

Sebelum ke Kantor Dinkes Kota Kupang, Melki juga berkesempatan mengunjungi Puskesmas Sikumana dan Pasir Panjang serta salah satu posyandu di Sikumana. Turut serta dalam rombongan tersebut Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat. Saat menerima kunjungan tersebut Walikota didampingi oleh sejumlah Kepala Bidang di Dinkes Kota Kupang dan para Kepala Puskesmas. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang dr. Fauzi Lukman Nurdyansyah, MM. (*/Red)

Sumber : Humas Setda Kota Kupang

Dandim 1604/Kupang Ajak Masyarakat Waspadai Wabah ASF

NTT-AKTUAL.KUPANG. Hasil koordinasi melalui telepon Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. Drh. I Ketut Diarmita. M.P dengan Komandan Kodim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P, menyatakan siap mendukung programnya tentang meningkatkan kewaspadaannya terhadap masuk dan menyebarnya wabah African Swine Fever (ASF) atau Demam Babi Afrika, Jumat (28/02/2020).

Guna mencegah masuk dan menyebarnya ASF Komandan Kodim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P memerintahkan jajarannya untuk memperketat dan memperkuat pengawasan lalu lintas babi antar wilayah.

Tidak mudah memang mengendalikan lalu lintas manusia, hewan dan barang dari daerah tertular ke bebas.

“Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. Drh. I Ketut Diarmita. M.P. mengatakan Pemerintah memberikan perhatian khusus untuk pengendalian dan penanggulangan ASF, mengingat berdampak besar bagi masyarakat peternak kecil yang penghidupannya tergantung dari beternak babi. Kami sangat serius menangani ini. Namun masyarakat juga harus terus mendukung pemerintah, misalnya melaporkan bila ada babi sakit. Jangan menjual apalagi membuang bangkai babi ke lingkungan,” ujarnya.

Ketut kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi daerah sentra produksi babi, mengingat ASF belum ada vaksin dan obatnya. Jadi satu-satunya cara adalah dengan pengawasan lalu lintas yang ketat dan disiplin dalam menegakkan aturan biosekuriti, sehingga kasus tidak masuk dan menyebar. Semua pihak harus saling membantu, mengingat penyebaran penyakit ini hanya bisa dikendalikan melalui biosekuriti yang ketat. Otoritas veteriner di masing-masing wilayah diminta memberi perhatian khusus.

Sebagai informasi, hingga 27 Februari 2020. Di Kota Kupang jumlah angka kasus kematian akibat wabah ASF sebanyak 444 ekor yang mati, begitu juga di Kabupaten Kupang sudah mencapai 378 ekor. Kasus kematian akibat suspek ASF di Kota/Kabupaten Kupang mencapai 822 ekor.

“Dandim mengharapkan peran serta jajaran TNI terutama Kodim 1604/Kupang turut guna mencegah masuk atau menyebarnya ASF ke daerah bebas. Kita harapkan ada kerjasama dan sinergi yang harmonis untuk masyarakat kita. Untuk itu peran serta semua lapisan sangat diperlukan terutama untuk mewujudkan program Pemerintah Pemkot Kupang,” ujarnya.

Dengan keterlibatan anggota Kodim 1604/Kupang diharapkan menjadi momentum yang sangat penting sehingga dapat menggugah masyarakat untuk guna mencegah masuk atau menyebarnya ASF lebih luas lagi. Semoga program ini dapat membuahkan hasil dalam hal penanganan masuk dan menyebarnya penyakit African Swine Fever (ASF) atau Demam Babi Afrika di Kota Kupang, pungkasnya. (*/Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang