Patut Ditiru, Wanita ini Aktif Berbagi Kasih Kepada Sesama Yang Membutuhkan

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Menjadi teladan yang baik dan patut ditiru, karena didasari ketulusan, wanita yang berprofesi sebagai pengusaha di Kota Kupang ini selalu aktif berbagi kasih kepada sesama yang membutuhkan.

Saat ditemui Media ini, Jumat (30/04/2021) siang Wanita Pengusaha bernama lengkap Yane Yonain menceritakan kalau dirinya sering kali berbagi kasih kepada sesama yang membutuhkan, seperti anak-anak yang berjualan koran di lampu merah dan juga kepada pemulung.

“Saya merasa puas dan bahagia kalau bisa berbagi kasih seperti ini, karena saya juga pernah mengalami susahnya kehidupan walaupun tidak sama seperti yang dialami anak-anak penjual koran dan pemulung,” ujar wanita yang merupakan warga asli NTT ini.

Seperti saat ini dia menyempatkan diri berbagi kasih dengan salah seorang warga yang berprofesi sebagai penjual kacang rebus keliling.

“Saya hari ini mau pergi berolahraga tapi kebetulan saat mengendarai mobil saya melihat ada bapak-bapak yang usianya sudah cukup lanjut berjualan kacang rebus dengan berjalan kaki. Saya seketika itu langsung memutar arah mobil saya dan menghampiri bapak tersebut dan saya langsung menurunkan bantuan (sembako) yang saya simpan di dalam mobil saya. Saya hari ini memberikan bantuan berupa beras 10 Kg, susu, mie instan, gula pasir dan juga minyak goreng,” kata pemilik toko Ban Prima Perkasa ini.

Bantuan ini merupakan bantuan yang sebelumnya belum sempat dibagikannya kepada warga terdampak badai Seroja dan bantuan ini dirinya peroleh dari teman-temannya yang ada di Jakarta, jelas Yane Yonain.

“Beberapa waktu lalu teman-teman saya di Jakarta tergerak hatinya saat mendengarkan ada bencana akibat siklon tropis seroja yang melanda NTT, mereka sempat memberikan bantuan dan sempat mentransfer uang ke rekening saya, dan kemudian dari uang tersebut saya membeli paket sembako berupa beras, mie instan, minyak goreng, susu dan gula pasir. Paket sembako ini sempat saya bagikan di Naioni dan sejumlah tempat lainnya, saat membagikan bantuan ini saya mengendarai mobil sendiri. Jadi hari ini kebetulan di dalam mobil saya lihat ada paket yang masih tersisa karena belum sempat dibagikan saat itu, saya langsung turun dan memberikan kepada bapak yang saya lihat berjualan kacang rebus ini,” ungkap nya.

Didalam mobilnya dia menyimpan juga paket sembako yang belum sempat dibagikan dan apabila kebetulan saat dijalan dirinya melihat ada warga yang membutuhkan dia langsung turun dari mobil dan memberikan bantuan paket sembako tersebut, tambahnya.

Dirinya menceritakan pula tidak hanya disaat pasca badai seroja dirinya berbagi kasih, tetapi sebelum terjadi badai seroja dirinya juga sudah sering berbagi kasih dengan sesama yang membutuhkan, salah satu contoh dirinya kerap kali berbagi kasih dengan anak-anak yang berjualan koran di lampu merah.

“Saat berada di lampu merah dan melihat anak-anak yang berjualan koran saya sering tergerak hati untuk bisa berbagi kasih dengan mereka, oleh karena itu saya sering membeli koran mereka sampai habis biar mereka bisa cepat pulang dan beristirahat, kalau tidak beli koran nya saya memberikan mereka sedikit uang untuk bisa membantu mereka. Semua ini dirinya lakukan tulus serta murni dari hati,” ujar Yane Yonain.

Ditempat yang sama, warga penerima bantuan yang berprofesi sebagai penjual kacang rebus keliling, Leonard Mbaru mengatakan dirinya sangat berterimakasih dan bersyukur karena diberikan bantuan ini.

“Saya ucapkan terimakasih sudah mendapatkan sedikit berkat ini dan saya bersyukur untuk bantuan paket sembako ini,” tutupnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata