Seperti Prakiraan, Puncak Kemarau Provinsi NTT Terjadi Pada Agustus 2020

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Seperti hasil prakiraan Iklim dari Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, puncak musim kemarau di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk Tahun 2020 yaitu diprakirakan akan terjadi pada bulan Agustus.

Hal ini disampaikan Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Apolinaris S.Geru, SP.,M.Si kepada Media Online NTT Aktual, Sabtu (28/03/2020).

Apolinaris Geru menambahkan jika dibandingkan terhadap rata-ratanya selama 30 tahun (1981 – 2010) awal musim kemarau pada tahun 2020 diprakirakan di sebagian besar daerah NTT dan sama dari rata-ratanya.

“Awal musim kemarau 2020 Zona Musim (ZOM) di NTT diprakirakan umumnya mulai pada bulan April 2020, dan untuk prakiraan puncak musim kemarau di Provinsi NTT tahun 2020 diprakirakan akan terjadi pada bulan Agustus,” ujarnya.

Puncak musim kemarau merupakan periode yang dimana terdapat jumlah curah hujan terendah selama 3 (tiga) dasarian berturut-turut. Jika 3 (tiga) dasarian tersebut berada pada bulan yang berbeda, bulan yang dinyatakan sebagai puncak kemarau adalah dimana 2 (dua) dasarian tersebut berada. Jika terdapat minimal 3 (tiga) dasarian bernilai 0 mm, maka bulan yang dinyatakan sebagai puncak musim kemarau diambil di tengah periode tersebut, jelas Apolinaris.

Lanjut dirinya, Dasarian adalah rentang waktu selama 10 (sepuluh) hari. Dalam satu bulan dibagi menjadi 3 (tiga) dasarian yaitu :
Dasarian I : tanggal 1 sampai dengan 10
Dasarian II : tanggal 11 sampai dengan 20
Dasarian III : tanggal 21 sampai dengan akhir bulan

Sementara itu, permulaan musim kemarau ditetapkan berdasarkan jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) yang dimana kurang dari 50 milimeter dan diikuti oleh beberapa dasarian berikutnya. Permulaan musim kemarau, bisa terjadi lebih awal (maju), sama, atau lebih lambat (mundur) dari normalnya (rata-rata 1981-2010), tambahnya

Apolinaris Geru menerangkan Prakiraan musim kemarau 2020 Zona Musim di Provinsi NTT adalah sebagai berikut :
1. Prakiraan “Awal” Musim Kemarau 2020 :
– Maret 2020 : 4 ZOM (17.4% dari 23 ZOM)
– April 2020 : 18 ZOM (78.3% dari 23 ZOM)
– Mei 2020 : 1 ZOM (4.3% dari 23 ZOM)

2. Perbandingan Prakiraan Awal Musim Kemarau 2020 Terhadap Rata-Ratanya (Periode 1981 – 2010)
– Maju dari rata-ratanya : 6 ZOM (26.1% dari 23 ZOM)
– Sama dengan rata-ratanya : 11 ZOM (47.8% dari 23 ZOM)
– Mundur dari rata-ratanya : 6 ZOM (26.1% dari 23 ZOM)

3. Prakiraan “Sifat Hujan” Musim Kemarau 2020
– Atas Normal (AN) : 1 ZOM (4.3% dari 23 ZOM)
– Normal (N) : 20 ZOM (87.0% dari 23 ZOM)
– Bawah Normal (BN) : 2 ZOM (8.7% dari 23 ZOM)

4. Prakiraan Puncak Musim Kemarau 2020
– Agustus 2020 : 23 ZOM (100% dari 23 ZOM), pungkasnya. (*/Red)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Dandim 1604/Kupang Pimpin Patroli Gabungan Pencegahan Covid-19

NTT AKTUAL. KUPANG. Guna mencegah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P Kodim 1604/Kupang memimpin langsung patroli gabungan bersama Korem 161/Wira Sakti dan Polres Kupang. Tim Gabungan TNI-Polri membantu Pemerintah Daerah untuk memberikan imbauan.

Sebelum melaksanan patroli, personel dari TNI melakukan apel pengecekan di halaman Makodim 1604/Kupang, Jumat (27/03/2020).

Patroli tersebut melibatkan Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P, Kasi Intel Korem 161/WS. Kolonel Inf Fransiscus Ari Susetio, S.E., Pasiops Kodim 1604/Kupang Mayor Inf Dadi Gunawan, Kapenrem 161/WS Mayor Inf Arwan Minarta, Dandenma Korem 161/WS Mayor Inf Ketut Nesa Suardanta, ST., M.Si

Sasaran patroli membubarkan kerumunan massa, sentra ekonomi dan pusat keramaian. Adapun Rute Patroli dengan mengambil titik start dari Makodim – Kuanino – Jln. Eltari – Jalan W.J. Lalamentik – TDM – Bundaran Tirosa – Pulau Indah – Jln. Timor Raya – Pantai Warna Oesapa – Kembali melewati Jalan Timor Raya-Finish kembali ke Makodim 1604/Kupang.

Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P Kodim 1604/Kupang menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan patroli tersebut yaitu untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan memberikan arahan ditiap adanya perkumpulan warga untuk dilakukan himbauan dan pendekatan secara persuasif untuk tidak keluar rumah agar masyarakat menghindari kerumunan massa.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berkumpul hingga larut malam. Agar masyarakat dapat sehat dan tidak ada yang terkena Virus Corona,” jelasnya.

Dandim 1604/Kupang menambahkan “saya tidak akan bosan-bosannya mengajak dan menghimbau masyarakat untuk stay at home, agar masing-masing tetap berada di rumah. Dan menerapkan Physical Distancing jaga jarak fisik tapi bukan putus silaturahmi, jaga jarak di fasilitas umum, menerapkan hidup bersih dan patuh pada protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Guna memutus tali rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” tegasnya. (*/Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang

Jalani Rapid Test, Walikota Kupang Negatif Corona

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dinas Kesehatan Kota Kupang siang tadi, Sabtu (28/3/2020) melakukan prosedur pemeriksaan sampel darah Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menggunakan rapid test kit. Dari hasil tes menunjukkan bahwa Walikota Kupang negatif terhadap Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

Tampak Kepala Dinas Kesehatan, drg. Retnowati, M.Kes hadir mendampingi Walikota Kupang selama menjalani pemeriksaan oleh dokter ahli yang ditunjuk Dinas Kesehatan Kota Kupang.

Terkait pemeriksaan terhadap sampel darah Walikota Kupang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes menjelaskan bahwa ini merupakan pertama kalinya rapid test Covid-19 dilaksanakan di Kota Kupang.

“Kami laksanakan pertama kali pada Bapak Walikota dan selanjutnya Bapak Wakil Walikota juga akan menjalani tes. Langsung kami laksanakan setelah alat rapid test diterima dari Pemerintah Provinsi NTT. Dan kebetulan juga menimbang bapak Walikota Kupang beberapa waktu lalu pernah ke luar daerah,” ujar Kadis.

Walikota Kupang kurang lebih 13 hari yang lalu tepatnya tanggal 15 Maret 2020 hadir dalam Kongres yang dilaksanakan Partai Demokrat di Jakarta.

“alhamdulilah hasil tes Bapak Wali tadi negatif, tes ini merupakan bagian upaya kita dalam mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin meluas di Indonesia sekaligus tanggungjawab kami untuk melayani kesehatan kepala daerah,” jelas drg. Retno.

Dirinya menjelaskan cara kerja alat rapid test adalah untuk melihat adanya antibodi dalam sampel darah. Pada test kit tersebut, terdapat 3 keterangan yang bertuliskan C, IgG, dan IgM,

“Kalau ada garis di C saja berarti negatif, kalau ada garis di C dan IgG atau IgM artinya positif. Jika hasilnya negatif berarti tidak ada virus. Virus corona baru bisa dilihat dalam waktu 7-10 hari setelah terjangkit. Jika baru terjangkit masih sulit dideteksi. Bapak Wali sendiri sudah 13 hari berada di Kupang setelah pulang dari Jakarta. Jadi kalau saat itu baru pulang langsung dites virusnya masih sulit dideteksi. Lagipula alatnya juga baru datang dan Bapak Wali sudah 13 hari semenjak pulang dari Jakarta. Kita bersyukur hasil tesnya negatif,” ujar Kadis.

Menurutnya, kedepan rapid test akan dilakukan untuk umum, sebagai salah satu upaya deteksi dini terhadap penularan Covid-19, terlebih khusus untuk mereka yang masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP), “Alat yang tersedia baru satu unit dan masih sulit mendapatkannya. Tapi kami sedang berupaya menambah alat Rapid Test ini,” pungkasnya. (*/PKP/Red)

Hari Kedua, Korem 161/Wira Sakti Semprot Disinfektan Cegah Corona

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dari tiga hari yang direncanakan, hari ini hari kedua Korem 161/Wira Sakti melaksanakan tindakan/upaya preventif untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan melaksanakan penyemprotan ke Asrama TNI AD, tempat Ibadah, Panti Asuhan dan Sekolah.

Hal tersebut disampaikan Kasi Ter Korem 161/Wira Sakti Kol. Inf Abdullah Jamali usai kegiatan penyemprotan disinfektan cegah penyebaran virus Corona di Kupang, Jumat (27/03/2020).

Lebih lanjut dijelaskan sasaran kegiatan penyemprotan disinfektan dihari kedua.

“Adapun yang kita semprot pada hari kedua ini adalah Asmara TNI AD Teplan dan Fontein, Masjid Nurul Iman Oebobo, Gereja Santo Yoseph Naikoten, Gereja Koinonia, Pura Oebananta, Panti Asuhan Nurusa’adah Fontein, Gereja Imanuel Oepura, Panti Asuhan Syalom Sikumana, SMAN 5 Kupang, SMA Olah Raga Kupang dan LPP TVRI NTT,” jelas Kasiter

Sementara itu Penanggung Jawab Pantai Asuhan Syalom Sikumana, Yuliana Wula Bulu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Korem 161/Wira Sakti.

“Hari ini kami bersyukur, karena tempat kami ini disterilisasikan dengan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus Corona di lingkungan kami, untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Korem 161/Wira Sakti kepada kami,” pungkasnya.
(*/Red)

Sumber : Penrem 161WS

Cegah Penyebaran Corona, Kodim 1604/Kupang Lakukan Penyemprotan Disinfektan

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Berbagai upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) gencar dilaksanakan oleh Kodim 1604/Kupang. Beberapa upaya yang dilakukan yaitu salah satunya dengan penyemprotan disinfektan seperti yang dilakukan di beberapa perkantoran lingkup Provinsi NTT dengan melibatkan seluruh komponen Pemerintahan dengan Babinsa dan masyarakat.

Pelaksanaan penyemprotan ini dilakukan pada Kamis (26/03/2020) dan penyemprotan disinfektan ini akan dilakukan selama 3 hari yakni mulai dari tanggal 26, 27 dan 28 Maret 2020.

Penyemprotan disinfektan ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Kesehatan Provinsi NTT dengan tujuan meminimalisir penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT khususnya di Kota Kupang.

Pelaksanaan penyemprotan di lakukan di perkantoran seperti kantor DPRD Provinsi NTT, Kejati, Pengadilan Tinggi Provinsi NTT, PKK, Den POM IX/Udy, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, Pol PP Provinsi, KPU, Dinas Satu Data, Unisev, Dinas Pertambangan, Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian, Depnaker, PLN Cabang Kupang, Bulog, Perhubungan dan sejumlah perkantoran lainnya yang ada di Provinsi NTT.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1604/Kupang diwakili oleh Pasi Intel Kodim 1604/Kupang Mayor Inf. Haryono, Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekes Kemenkes Kupang a.n Karolus Ngambut SKM M.Kes, Ketua Pengda Hakli Provinsi NTT a.n M.J.S Takesan SKM. Ms.i, staf Dinkes Provinsi NTT, dan di ikuti 40 orang yang terdiri dari anggota Kodim 1604/Kupang, Dinkes Provinsi NTT, Mahasiswa Poltek Kesehatan Lingkungan Kupang, (HAKLI) Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungn Indonesia. (*/Red)

Sumber : Pendim 1604/Kupang)

Dukung Gugus Tugas Cegah Covid-19, Korem 161/Wira Sakti Semprot Disinfektan

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Hari ini hari pertama, dari tiga hari yang direncanakan, Korem 161/Wira Sakti mendukung Gugus Tugas dalam tindakan/upaya preventif untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di Provinsi NTT, khususnya di Kota Kupang dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan secara serentak dan masiv.

Demikian disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos disela sela kegiatan penyemprotan disinfektan di Lingkungan Kantor, Asrama TNI AD, Tempat Ibadah Asrama TNI AD (Masjid, Gereja dan Pura), Sekolah, Panti Asuhan dan sektor umum lainnya di sekitar Kantor dan Asrama TNI AD, Kamis (26/03/2020).

Danrem 161/Wira Sakti terlihat turun langsung memantau pelaksanaan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian Korem 161/Wira Sakti untuk mengantisipasi penyebaran dan upaya pencegahan Virus Corona (Covid-19).

Sementara itu, Kasiter Korem 161/Wira Sakti Kol. Inf Abdullah Jamali selaku koordinator kegiatan penyemprotan disinfektan menyampaikan rangkaian kegiatan hari pertama, diantaranya di tiga Panti Asuhan.

“Pagi ini kami melaksanakan penyemprotan di Panti Asuhan Aisiyah Jl KH. Ahmad Dahlan no 18 Kel Kayu Putih,Kec Oebobo Kota Kupang, Susteran Alma Panti Asuhan Bakti Luhur Jl Souverdi No 1, Kel. TDM, Kec. Oebobo, Kota Kupang, dan Panti Asuhan Louis de Monfort Jl. Oebelifo III Paroki St. Familia Sikumana,” jelas Kasiter.

Juga melaksanakan penyemprotan di Lingkungan Perkantoran, Kediaman Danrem, Kediaman Kasrem, Kediaman Para Kasi, Tempat Ibadah dan Sekolah serta Asrama TNI AD Kuanino.

” Lingkungan Perkantoran meliputi Makorem 161/Wira Sakti, Kediaman Danrem, Kediaman Kasrem, Kediaman Para Kasi, TK Kartika Kuanino, SDN Kuanino, Masjid Nurul Wathon, Pura Wira Tirta Yudha, Gereja Batu Karang dan semua perumahan di Asrama TNI AD Kuanino,” ujar Kasiter.

Sementara itu, Pimpinan ketiga Panti Asuhan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Korem 161/Wira Sakti yang telah melaksanakan penyemprotan disinfektan ini.

“Terima kasih dan apresiasi kepada Korem 161/Wira Sakti yang telah berinisiatif melaksanakan penyemprotan disinfektan ditempat kami,” ujar Pimpinan Panti Asuhan Louis de Monfort Sikumana.

Ditambahkan oleh Kasiter bahwa dalam kegiatan ini dilaksanakan oleh 16 Tim dan 1 unit mobil tanki disinfektan Korem 161/Wira Sakti.

“Besok hari Kedua, Jumat 27 Maret 2020,akan dilanjutkan penyemprotan disinfektan di Asrama TNI AD Teplan dan Fontein, Masjid Nurul Iman Oebobo, Gereja Santo Yoseph Naikoten, Pura Oebananta, Panti Asuhan Nurusa’adah, Panti Asuhan Syalom Sikumana dan Panti Asuhan Budi Luhur Baumata,” pungkas Kasiter.

Tampak para Kasi Korem 161/Wira Sakti turut mendampingi Danrem 161/Wira Sakti dalam memantau kegiatan ini.
(*/Red)

Sumber : Penrem161WS

Mencegah Covid-19, YPKM dan KASOGI Gelar Aksi Kemanusian, Ini Aksinya !

NTT AKTUAL. SOE. Guna mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) bekerjasama dengan Komunitas So’e Berbagi (KASOGI) menggelar aksi kemanusian yakni dengan memasang tandon air atau wadah untuk mencuci tangan bagi masyarakat.

Aksi pemasangan tandon air oleh tim dari YPKM dan KASOGI ini dilakukan pada Senin (23/03/2020) disejumlah titik yang ada di Kota Soe yang dimana Soe juga merupakan ibu kota dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Ketua Yayasan YPKM Sandy Rupidara mengatakan untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) diperlukan kerjasama yang aktif dari semua pihak.

Sandy Rupidara menambahkan aksi kemanusian ini merupakan hal yang positif, oleh karena itu dirinya mengajak semua komponen masyarakat yang ada di Kabupaten TTS untuk selalu bekerjasama guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Untuk itu semua NGO harus dapat bergandeng tangan dengan gereja dan pemerintah agar bersama-sama mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Soe Berbagi (Kasogi) yang juga Guru SMK Kristen Soe, Nifron Fallo mengatakan kerjasama dalam melaksanakan aksi kemanusian yang dilakukan oleh YPKM bekerjasama dengan Komunitas Soe Berbagi (Kasogi) dalam pemasangan tandon air ini merupakan salah satu bentuk perhatian yang diberikan kepada masyarakat untuk pada akhirnya dapat mencegah  Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) itu sendiri.

Dirinya menambahkan aksi kemanusiaan pemasangan tandon air ini sudah dilakukan sejak hari Sabtu (21/03/2020) lalu, dan hingga saat ini tandon yang telah terpasang yaitu di samping koperasi Swasti sari 1 titik, depan swalayan Wijaya Soe 1 titik, Polres TTS 1 titik, Dinas Kesehatan Kabupaten TTS 1 titik, pertanahan lama Soe 1 titik, RSUD Soe 2 titik dan 2 titik pula di pasar inpres Soe.

“Saya mengharapkan masyarakat dapat menggunakan tandon yang telah dipasang ini dengan sebaik-baiknya karena ini semua demi kebaikan kita bersama,”ujarnya.

Seperti yang direncanakan Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) bekerjasama dengan Komunitas So’e Berbagi (KASOGI) juga akan menambah pemasangan tandon di beberapa titik lagi sesuai dengan kebutuhan, pungkasnya. (*/Red)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Menangkal Penyebaran Corona, Wali Kota Kupang Minta Masyarakat Taati Imbauan Pemerintah

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Wali Kota Kupang minta masyarakat Kota Kupang mentaati imbauan Pemerintah dan tetap diam di dalam rumah.

Hal ini disampaikan Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson Riwu Kore, MM., MH, saat melakukan Pemantauan dan Sosialisasi Edaran Pemerintah Kota (Pemkot) terkait penutupan sementara tempat hiburan di wilayah Kota Kupang, Selasa (24/03/2020) malam.

Pada kesempatan ini Wali Kota Kupang didamping Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Yeri Sabtuhar Padji Kana, S.Sos. MM, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, Drs. Feliberto Amaral bersama anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, dan Unsur Media.

“Untuk seluruh masyarakat Kota Kupang, kami mengimbau untuk tetap tinggal di rumah untuk menjaga kenyamanan kita bersama, agar tidak terjangkit ataupun menjangkitkan virus Corona kepada saudara-saudara yang lain. Saya berharap masyarakat mentaati imbauan Pemerintah. Dan kami terus bekerja sama dengan aparat untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada yang berkeliaran di luar rumah,” ungkap Jefirstson.

Dikesempatan yang sama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, Drs. Felisberto Amaral mengatakan bahwa orang tua harus lebih menasehati anak-anak mereka agar tidak berkeliaran di luar rumah.

Felisberto Amaral menambahkan Satuan Polisi Pamong Praja bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan pemantauan secara berlapis.

“Sesuai dengan Rapat Koordinasi, Satuan Polisi Pamong Praja bersama pihak Kepolisian dan TNI melakukan pemantauan secara berlapis untuk mengantisipasi adanya orang-orang yang kembali berkerumunan di pinggir-pinggir jalan,” kata Felisberto

Felisberto juga berharap semua unsur masyarakat dapat lebih aktif dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. (Red)

Penulis : Folkes Timu
Editor    : Nataniel Pekaata

Dandim 1604/Kupang Bentuk Tim Khusus Percepatan Penanggulangan Covid-19

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P telah membentuk tim khusus percepatan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang bertempat di Makodim 1604/Kupang, Selasa (24/03/2020).

Tim khusus juga dilengkapi APD (Alat Pelindung Diri). Langkah ini sebagai upaya satuan untuk menyiapkan APD (Alat Pelindung Diri) sebagai bentuk keseriusan Kodim 1604/Kupang dalam menanggulangi bencana terhadap merebaknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tersebut.

Turut hadir pada pembentukan tim khusus tersebut Kasdim 1604/Kupang Letkol Inf Sugeng Prihatin Sos., M.Sc., M.Tr., Hanla, dan para Perwira Seksi 1604/Kupang.

Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P, menyampaikan seperti kita ketahui bersama bahwa Virus Corona ini sudah menyebar ke seluruh dunia dan virus ini merupakan jenis virus baru yang dimana dapat dikatakan sampai dengan saat ini obatnya sudah ada tapi sifatnya hanya mencoba.

“Saya mengingatkan kepada semua prajurit Kodim 1604/Kupang bahwa kita sebagai prajurit TNI sudah di kontrak oleh Negara, sesuai dengan pembukaan UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah indonesia oleh karena itu kita harus siap dalam menghadapi kondisi apapun apabila dibutuhkan demi kepentingan Bangsa dan Negara. Serta apabila virus corona sudah merebak dan menimbulkan banyak korban, maka kita dari TNI pasti akan menjadi garda terdepan dalam menghadapi masalah ini,” ujarnya.

“Dandim 1604/Kupang menghimbau agar kita sebagai prajurit TNI AD untuk bersama-sama mengajak masyarakat khususnya Kota Kupang, untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, selalu mencuci tangan, hindari keramaian, tidak usah keluar rumah kalau tidak ada kepentingan mendesak, selalu menjaga kesehatan dan jangan mudah percaya kepada berita hoax yang banyak beredar pada saat ini,” jelas Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P. (*/Red)

Sumber : Pendim1604/Kupang

Unsur Gugus Tugas NTT, Terima Bantuan APD Dari Pusat

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. “Dengan diterimanya Alat Pelindung Diri (APD) ini, maka akan meningkatkan kesiapan dan kemampuan para tenaga medis sebagai unsur terdepan dalam penanganan Covid-19 di NTT,”

Hal tersebut disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos saat Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT menerima 10 Box APD ( 1 Box 50 paket ) di Terminal Kargo dan Pos Bandar Udara Internasional El Tari Kupang, Selasa (24/03/2020)

Lebih lanjut dikatakan bahwa APD ini akan didistribusikan kepada Rumah Sakit di Provinsi NTT guna menangani kasus Covid-19.

“APD ini akan digunakan oleh para petugas medis untuk melindungi diri saat menangani kasus Covid-19. Para petugas medis ini sebagai unsur terdepan selalu bersinergi melawan virus Corona yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi NTT” ungkap Danrem 161/Wira Sakti.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Gubernur NTT beserta Danrem 161/Wira Sakti dan rombongan lainnya, melakukan peninjauan Alternatif Ruangan Isolasi bagi Pasien ODP di Klinik Pratama Kartika Universitas Nusa Cendana (Undana ) Kupang.

Kedatangan Gubernur NTT beserta Danrem 161/Wira Sakti dan rombongan tersebut disambut oleh Kabid Linjamsos Dinas Sosial Provinsi NTT Djoese S.M. Mau Buti, Spt.M.Si dan Rektor Undana Prof. Ir. Fredrik L Benu, M.Si,PhD.

“Ruangan yang disiapkan Klinik Pratama Kartika ini bersifat antisipasi atas penyebaran wabah Covid-19,” jelas Rektor Undana.

Tampak hadir juga Wakapolda NTT serta beberapa pejabat lainnya.

Dalam kegiatan ini Danrem 161/Wira Sakti didampingi oleh Kasi Ter Korem 161/Wira Sakti Kol. Inf Abdullah Jamali.
(*/Red)

Sumber : Penrem161WS